-->

07/06/2026

Pelaku Curanmor di Surabaya Dibekuk, Motor Curian Ditemukan Tak Jauh dari Rumah Korban


Surabaya , (Onenewsjatim) 
– Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Jalan Tambak Wedi Lama, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. 

Dalam waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berikut sepeda motor hasil curiannya.

Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban berinisial MS (37), warga setempat, saat itu memarkir sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi L 3179 AAV di depan rumahnya dalam keadaan terkunci stang.

"Korban memarkir kendaraannya di depan rumah sekitar pukul 11.30 WIB. Namun saat keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di lokasi," kata Iptu Suroto, Sabtu (6/6/2026).

Mengetahui kendaraannya hilang, korban segera melakukan pengecekan melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan sweter hijau dan celana pendek cokelat mendekati sepeda motor korban.

Pelaku kemudian diduga menggunakan kunci T untuk merusak kunci stang sebelum membawa kabur kendaraan tersebut.

"Setelah mengetahui kendaraannya dicuri, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kenjeran untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Kenjeran segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah keterangan serta petunjuk dari lokasi kejadian.

Upaya cepat petugas membuahkan hasil pada malam harinya. Sekitar pukul 20.00 WIB, polisi menerima informasi dari masyarakat bahwa sepeda motor yang dilaporkan hilang berada di depan sebuah rumah yang lokasinya tidak jauh dari kediaman korban.

Petugas bersama korban kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sepeda motor milik korban beserta seorang pria yang kemudian diketahui berinisial AR (29).

"Setelah tiba di lokasi, petugas menemukan kendaraan milik korban. Saat dilakukan interogasi awal, yang bersangkutan mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut," jelas Iptu Suroto.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua mata kunci T, satu rumah kunci T, sweter hijau, celana pendek cokelat yang digunakan saat beraksi, satu unit sepeda motor Honda Vario merah milik korban, serta rekaman CCTV yang merekam aksi pencurian.

Menurut Iptu Suroto, pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan melepas beberapa bagian kendaraan agar tidak mudah dikenali. Namun berkat informasi masyarakat dan gerak cepat anggota di lapangan, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan.

"Pelaku berusaha mengelabui petugas dengan melepas beberapa bagian motor. Namun berkat informasi masyarakat dan kerja cepat anggota di lapangan, kendaraan berhasil ditemukan dan diamankan," tegasnya.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Ia berdalih melakukan perbuatannya karena terdesak kebutuhan ekonomi dan tuntutan memenuhi kebutuhan keluarga.

Meski demikian, polisi masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

"Kasus ini masih kami kembangkan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada jaringan ataupun pelaku lain yang terlibat," pungkas Iptu Suroto.

Akibat perbuatannya, tersangka kini diamankan di Polsek Kenjeran untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (Red)

16 Desa di Lumajang Masih Dipimpin Pj Kades, Pilkades Mulai Digelar 2027


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sebanyak 16 desa di Kabupaten Lumajang hingga kini masih dipimpin oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa sebagai konsekuensi dari kekosongan jabatan kepala desa definitif. 

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) terus mempersiapkan skema pengisian jabatan secara demokratis melalui Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dispemasdes Lumajang, Ricky Dharma Putra, mengatakan dari 16 desa yang saat ini dipimpin Pj Kades, dua desa akan lebih dahulu melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) pada tahun 2027.

“Insya Allah tahun depan dari 16 desa tersebut ada dua desa yang akan melaksanakan Pilkades PAW, yakni Desa Jokarto Kecamatan Tempeh dan Desa Yosowilangun Kidul Kecamatan Yosowilangun,” kata Ricky saat dikonfirmasi 

Menurutnya, tahapan Pilkades PAW direncanakan mulai berjalan pada Januari 2027. Sementara Pilkades serentak untuk desa-desa lainnya dijadwalkan mulai memasuki tahapan pada Juni 2027.

“Untuk PAW sendiri proses tahapannya kami usahakan mulai Januari. Sedangkan Pilkades serentak tahapannya mulai Juni 2027,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, kekosongan jabatan kepala desa di sejumlah wilayah dipicu oleh berbagai faktor. Namun dalam beberapa tahun terakhir, penyebab yang paling dominan adalah meninggalnya kepala desa definitif sebelum masa jabatannya berakhir.

“Macam-macam penyebabnya. Terakhir memang cukup banyak yang meninggal dunia. Selain itu ada juga yang karena kasus hukum,” ungkapnya.

Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan publik dan roda pemerintahan desa, pemerintah daerah kemudian menunjuk aparatur sipil negara (ASN) sebagai Penjabat Kepala Desa hingga terpilih kepala desa definitif.

Daftar Lengkap 16 Desa yang Dipimpin Pj Kades di Lumajang

Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari Dispemasdes Kabupaten Lumajang, berikut adalah sebaran 16 desa yang saat ini masih dinakhodai oleh Penjabat (Pj) Kades:

1. Desa Pundungsari (Kecamatan Tempursari)

2. Desa Bago (Kecamatan Pasirian)

3. Desa Nguter (Kecamatan Pasirian)

4. Desa Krai (Kecamatan Yosowilangun)

5. Desa Yosowilangun Kidul (Kecamatan Yosowilangun) – Persiapan Pilkades PAW

6. Desa Sumberanyar (Kecamatan Rowokangkung)

7. Desa Ranupani (Kecamatan Senduro)

8. Desa Ranupakis (Kecamatan Klakah)

9. Desa Wates Kulon (Kecamatan Ranuyoso)

10. Desa Mojosari (Kecamatan Sumbersuko)

11. Desa Argosari (Kecamatan Senduro)

12. Desa Jokarto (Kecamatan Tempeh) – Persiapan Pilkades PAW

13. Desa Banyuputih Lor (Kecamatan Randuagung)

14. Desa Sawaran Kulon (Kecamatan Kedungjajang)

15. Desa Dawuhan Wetan (Kecamatan Rowokangkung)

16. Desa Boreng (Kecamatan Lumajang. (Imam)

Sopir Elf Pelaku Kecelakaan yang Tewaskan Pedagang Sayur di Randuagung Menyerahkan Diri


Lumajang , (Onenewsjatim) –
Sopir minibus Isuzu Elf yang terlibat kecelakaan lalu lintas hingga menyebabkan seorang pedagang sayur keliling (mlijo) meninggal dunia di Jalan Raya Klettek, Dusun Kidul Sawah, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Kasus kecelakaan yang sempat viral di media sosial tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 03.55 WIB. Korban diketahui bernama Khusnul Khotimah (43), warga Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sebuah mobil Elf menyeret sepeda motor Honda Supra X milik korban yang membawa dagangan sayur.

Setelah kendaraan berhenti, pengemudi dan beberapa penumpang terlihat turun dari kendaraan dan mengevakuasi korban beserta sepeda motornya ke tepi jalan sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, membenarkan bahwa pengemudi kendaraan beserta mobil Elf yang terlibat kecelakaan telah mendatangi kantor Satlantas Polres Lumajang untuk memberikan keterangan.

“Pengemudi dan kendaraan Elf sudah menyerahkan diri ke kantor Satlantas Polres Lumajang,” kata Ipda Dendy Cucu saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Supra X nomor polisi P 6033 TO yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.

Saat melintas di jalan yang menikung ke kiri, korban diduga kurang memperhatikan kondisi jalan dan berjalan terlalu ke kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju minibus Isuzu Elf nomor polisi M 7312 V yang dikemudikan Imam Safi'i, warga Kabupaten Jember. Benturan tidak dapat dihindari hingga bagian depan kendaraan mengenai obrok atau keranjang sayur yang dibawa korban.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan sementara, sepeda motor berjalan terlalu ke kanan sehingga terjadi kecelakaan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan,” jelas Dendy.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara kendaraan korban mengalami kerusakan cukup parah.



06/06/2026

Kecelakaan Maut di Randuagung, Pedagang Mlijo Meninggal Diduga Jadi Korban Tabrak Lari


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Klettek, Dusun Kidul Sawah, Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/6/2026) dini hari. 

Seorang pedagang sayur keliling (mlijo) berinisial Husnul (43) tewas di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Elf.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.55 WIB tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang kini viral di media sosial. 

Dalam rekaman video tersebut, tampak sebuah mobil Elf menyeret sepeda motor Honda Supra X milik korban yang dilengkapi keranjang dagangan sejauh beberapa meter.

Mirisnya, setelah kendaraan berhenti, pengemudi dan penumpang mobil tersebut terlihat turun dan mengevakuasi korban serta sepeda motornya ke tepi jalan, sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia membenarkan bahwa korban meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP).

"Iya benar, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan intensif," ujar Ipda Dendy saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Dendy mengakui adanya sedikit kendala dalam laporan awal ke Unit Laka Satlantas karena adanya jeda waktu pelaporan saat pergantian petugas piket. 

"Laporannya memang baru kami terima setelah petugas piket Unit Laka lepas dinas, sehingga penanganan awal sempat dilakukan oleh Polsek Randuagung," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Randuagung, Iptu M. Dirga Pradhira Irianto Yasir, menjelaskan bahwa pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi kendaraan yang terlibat karena minimnya saksi mata di lokasi saat kecelakaan terjadi.

"Kecelakaan melibatkan sepeda motor Supra X hitam dengan kendaraan jenis Elf. Saat ini statusnya tabrak lari karena tidak ada saksi yang melihat langsung di lokasi, namun kami sedang menganalisis bukti CCTV yang ada," jelas Iptu Dirga.

Lebih lanjut, Iptu Dirga menyebutkan bahwa korban merupakan warga Kecamatan Kecamatan Randuagung 

"Korban atas nama Husnul (43) warga Kecamatan Randuagung," tegasnya.

Babinsa Turun Langsung ke Posyandu, 20 Balita Grobogan Dapat Layanan Kesehatan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sinergi antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan kader posyandu terus menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Posyandu Mawar yang berlangsung di Dusun Kedung Spikul RT 02 RW 05, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Grobogan Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Serka Slamet, turut melaksanakan pendampingan bersama Bidan Desa Grobogan, Herlina Puspitasari, S.S.Tr. Keb., serta para kader kesehatan setempat guna memastikan pelayanan kesehatan bagi balita berjalan dengan tertib dan optimal.

Sebanyak 20 balita hadir mengikuti rangkaian pelayanan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemberian edukasi kesehatan kepada para orang tua. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan mencegah berbagai risiko gangguan kesehatan sejak dini.

Serka Slamet mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat yang menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Kami selalu siap mendukung kegiatan pelayanan kesehatan di wilayah binaan. Melalui Posyandu, kondisi kesehatan dan perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga berbagai potensi permasalahan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani," kata dia.

Sementara itu, Bidan Desa Grobogan, Herlina Puspitasari, S.S.Tr. Keb., menuturkan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau masyarakat.

"Posyandu menjadi wadah penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin. Kehadiran orang tua bersama anak-anaknya setiap bulan sangat membantu kami dalam memastikan kondisi kesehatan balita tetap terjaga. Kami juga mengapresiasi dukungan Babinsa dan kader yang selalu aktif membantu sehingga pelayanan dapat berjalan dengan lancar dan maksimal," ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang solid antara Babinsa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, kegiatan Posyandu Mawar diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak sejak usia dini. Sinergi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju masa depan yang lebih baik. (Pendim0821)

Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan, Posyandu Anggrek Layani Puluhan Balita dan Lansia


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak, termasuk keterlibatan aparat kewilayahan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Banjarwaru Koramil 0821-01/Lumajang, Serda Syamsuddin, yang melaksanakan pendampingan kegiatan pelayanan kesehatan Posyandu Anggrek di RT 002 RW 001 Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan Posyandu yang menjadi salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat tersebut diikuti oleh 40 balita dan 30 warga lanjut usia (lansia). Berbagai layanan diberikan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, penimbangan berat badan, hingga pemeriksaan kesehatan rutin bagi lansia.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Syamsuddin turut membantu kelancaran pelaksanaan pelayanan serta memberikan motivasi kepada warga agar aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia. 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia.

Serda Syamsuddin mengatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang produktif dan sejahtera.

"Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan melalui posyandu. Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sehingga kondisi kesehatan balita maupun lansia dapat terus terpantau dengan baik," ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Banjarwaru, Isnaini, S.Kep., menyampaikan bahwa Kegiatan Posyandu merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia. 

Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala, sekaligus melakukan deteksi dini apabila terdapat gangguan kesehatan. Bagi lansia, Posyandu juga menjadi sarana untuk memantau kondisi kesehatan sehingga mereka tetap produktif dan sehat di usia lanjut.

“Kami berharap masyarakat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu setiap bulan, karena kesehatan yang terjaga sejak dini akan menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera. Alhamdulillah, partisipasi warga di Posyandu Anggrek cukup baik, dan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, kader posyandu, dan masyarakat, pelayanan kesehatan di tingkat desa diharapkan semakin optimal. Kegiatan Posyandu Anggrek menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama terhadap kesehatan mampu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera. (Pendim0821)

Ketua POOL Ajak Ojek Pangkalan Lumajang Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan Gratis


Lumajang, (Onenewsjatim) – Ketua Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL), Yony Febrianto, S.Sos., mengajak para pengemudi ojek pangkalan untuk bersatu dan memanfaatkan program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sosialisasi tersebut dilakukan langsung di Terminal Minak Koncar Lumajang, Sabtu (6/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Yony tidak hanya memberikan penjelasan mengenai manfaat program, tetapi juga membantu proses pendaftaran para pengemudi agar dapat segera memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurut Yony, program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pekerja sektor informal yang setiap hari menghadapi berbagai risiko di jalan.

"Kami ingin memastikan seluruh pengemudi, baik ojek online, ojek lokal maupun ojek pangkalan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh perlindungan kerja. Karena itu kami turun langsung untuk memberikan sosialisasi sekaligus membantu proses pendaftarannya," kata Yony.

Ia menegaskan bahwa seluruh komunitas pengemudi di Lumajang harus mengedepankan kebersamaan dan solidaritas. Perbedaan status sebagai ojek online maupun ojek pangkalan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling mendukung.

"Ojek online, ojek lokal, dan ojek pangkalan harus bersatu, saling mendukung dan bekerja sama. Tidak boleh ada yang merasa paling unggul atau saling menjatuhkan. Semua harus rukun dan kompak, saling membantu sesama pejuang jalanan dan pejuang keluarga. Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah," ujarnya.

Yony menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi para pengemudi yang setiap hari bekerja di jalan raya. Dengan adanya jaminan sosial, para pengemudi memiliki perlindungan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko lainnya saat menjalankan aktivitas mencari nafkah.

Sementara itu, salah seorang pengemudi ojek pangkalan, Suhar atau yang akrab disapa Buyar, mengaku senang dengan adanya program tersebut. Ia menyatakan kesediaannya untuk mengikuti program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan yang difasilitasi pemerintah daerah.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ketua POOL yang sudah datang langsung memberikan penjelasan. Bahkan beliau juga membantu mengisi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan sehingga kami lebih mudah untuk mengikuti program ini," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Mu'arif. Ia mengaku merasa diperhatikan oleh pemerintah melalui program perlindungan sosial bagi para pengemudi.

"Saya senang sekali karena merasa diperhatikan oleh pemerintah. Program ini sangat bermanfaat sebagai perlindungan dalam bekerja, sehingga kami bisa lebih tenang saat mencari nafkah untuk keluarga," katanya.

Program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal. Melalui kolaborasi dengan komunitas pengemudi, diharapkan semakin banyak pekerja transportasi yang mendapatkan jaminan keselamatan kerja dan perlindungan sosial yang memadai.

Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan POOL, para pengemudi ojek pangkalan diharapkan semakin memahami pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta dapat memanfaatkan program bantuan yang telah disediakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman dalam bekerja.(Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved