Kabar TNI

Hadapi Ancaman Erupsi Semeru dan Banjir Lahar, Kodim 0821 Perkuat Pemantauan Wilayah

Onenewsjatim
Oleh Onenewsjatim
Hadapi Ancaman Erupsi Semeru dan Banjir Lahar, Kodim 0821 Perkuat Pemantauan Wilayah


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Kabupaten Lumajang, Kodim 0821/Lumajang menekankan kepada seluruh jajaran Koramil dan Babinsa agar senantiasa meningkatkan pemetaan serta pemantauan (mepping, monitoring) wilayah binaan. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya antisipasi dini terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya tanah longsor, erupsi Gunung Semeru, hingga banjir lahar dingin yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu.

Penekanan tersebut disampaikan Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., melalui Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri saat memimpin apel gabungan seluruh jajaran Koramil di halaman Makodim 0821/Lumajang, Rabu (4/11/2026).

Dalam arahannya, Kasdim menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus menjadi perhatian bersama seluruh personel, terutama para Danramil dan Babinsa yang memiliki tanggung jawab pembinaan teritorial di wilayah masing-masing. Setiap personel diharapkan mampu mengenali kondisi geografis, karakteristik wilayah, serta potensi kerawanan bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Pimpinan juga menekankan pentingnya melakukan pemetaan wilayah secara menyeluruh, mulai dari daerah rawan longsor, kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru, hingga aliran sungai yang berpotensi dilalui material lahar dingin. Pemetaan tersebut perlu dilakukan secara berkala agar perkembangan situasi di lapangan dapat diketahui dan menjadi dasar dalam menentukan langkah antisipasi,” ujar Kasdim.

Selain mepping, monitoring wilayah juga harus terus ditingkatkan melalui komunikasi dan koordinasi aktif dengan pemerintah desa, perangkat kecamatan, relawan kebencanaan, serta unsur terkait lainnya. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, setiap perkembangan kondisi wilayah dapat segera diketahui dan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas.

Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi bencana. Babinsa diharapkan tidak hanya memantau kondisi wilayah, tetapi juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar lereng, bantaran sungai, serta kawasan yang memiliki tingkat kerawanan bencana.

Tidak kalah pentingnya, dalam menghadapi potensi erupsi Gunung Semeru, jajaran Koramil dan Babinsa juga diminta untuk terus memperhatikan perkembangan informasi dan peringatan dari instansi berwenang. 

Begitu pula terhadap potensi banjir lahar dingin, pemantauan kondisi aliran sungai, peningkatan debit air, serta perubahan cuaca perlu menjadi perhatian agar masyarakat dapat memperoleh informasi dan peringatan lebih awal.

Tidak hanya berfokus pada pemantauan, kesiapan personel dan sarana pendukung juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Setiap Koramil diharapkan memahami mekanisme koordinasi, jalur komunikasi, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi keadaan darurat. Hal tersebut diperlukan agar pelaksanaan penanganan bencana dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan seluruh unsur terkait.

Lebih lanjut Tanuri menyampaikan bahwa, melalui apel gabungan, seluruh personel diingatkan untuk senantiasa meningkatkan kepedulian, kepekaan, dan tanggung jawab terhadap kondisi lingkungan di wilayah binaan. Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi, melainkan harus dibangun melalui langkah pencegahan, pemantauan, serta koordinasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Komitmen Kodim 0821/Lumajang akan terus mengoptimalkan peran jajaran Koramil dan Babinsa dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Lumajang. Sinergi antara TNI/Polri pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait, relawan, dan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman bencana alam,” pungkasnya.

Melalui peningkatan pemetaan dan monitoring wilayah tersebut, diharapkan setiap potensi kerawanan dapat teridentifikasi sejak dini, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan. Dengan demikian, kehadiran TNI melalui jajaran Kodim 0821/Lumajang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam melindungi keselamatan masyarakat serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam. (Pendim0821)

Komentar

Tinggalkan Komentar