-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

10/02/2026

Babinsa Rogotrunan Dampingi Pelayanan Kesehatan di Posyandu Melati


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Fris Wardeni, melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan di Posyandu Melati, RT 004 RW 005 Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu tersebut menjadi energi positif bagi warga, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Kegiatan ini dipimpin oleh Bidan Kelurahan Rogotrunan, Nur Agnie Jatur Handayani, S.Tr.Keb, dengan sasaran lintas usia.

Tercatat sebanyak 81 peserta mengikuti pelayanan kesehatan, terdiri dari 34 balita, 5 ibu hamil, 28 warga usia produktif, 6 lansia, serta 8 remaja. 

Beragam layanan kesehatan diberikan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan ibu hamil dan lansia, pemberian vitamin A dan obat cacing, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pengukuran berat badan dan tinggi badan, hingga skrining serta konsultasi kesehatan.

Babinsa Kelurahan Rogotrunan, Sertu Fris Wardeni, menegaskan bahwa keberhasilan program Posyandu sangat bergantung pada kesadaran dan peran aktif masyarakat. Menurutnya, Posyandu merupakan sarana kesehatan yang mudah dijangkau dan sangat bermanfaat bagi warga dari berbagai kelompok usia.

“Posyandu ini disediakan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan sejak dini. Karena itu, kami mengajak seluruh warga, baik ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia, agar tidak ragu dan rutin memanfaatkan layanan yang ada,” ungkap dia.

Ia menambahkan, kehadiran warga dalam setiap kegiatan Posyandu tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap terwujudnya lingkungan yang sehat dan produktif. Dengan pemeriksaan rutin, potensi gangguan kesehatan dapat dicegah lebih awal.

Sementara itu, Bidan Kelurahan Rogotrunan, Nur Agnie Jatur Handayani, S.Tr.Keb, menjelaskan bahwa pemantauan kesehatan secara rutin melalui Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat sejak dini. Menurutnya, pemeriksaan berkala memungkinkan tenaga kesehatan mengetahui perkembangan tumbuh kembang balita, kondisi ibu hamil, serta kesehatan lansia dan usia produktif.

“Melalui Posyandu, kami bisa melakukan skrining awal terhadap berbagai risiko kesehatan. Jika ditemukan tanda-tanda gangguan, penanganan bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Posyandu, diharapkan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Rogotrunan terus meningkat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan manusia yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)

Babinsa Sukodono Bantu Warga Perkuat Fasilitas TPU Dusun Duren


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum kembali ditunjukkan Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821-02/Sukodono, Serma Heri Lesmono, yang bersama warga melaksanakan kegiatan pembangunan pagar di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Duren RT 040 RW 013 Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta kerapian lingkungan makam, sekaligus memperkuat nilai gotong royong masyarakat dalam merawat fasilitas umum yang memiliki nilai sosial dan budaya tinggi.

Di sela kegiatan, Serma Heri Lesmono mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan pagar TPU merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. 

Menurutnya, keberadaan pagar di area pemakaman penting untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan warga yang berziarah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar, termasuk fasilitas umum seperti TPU yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Duren, Buntek, menjelaskan bahwa pembangunan pagar di area TPU bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan ketenangan para peziarah saat berkunjung. 

Menurutnya, dengan adanya pagar, lingkungan makam menjadi lebih tertata, aman, serta memberikan rasa khusyuk bagi masyarakat yang datang untuk berdoa maupun berziarah kepada keluarga yang telah berpulang.

“Dengan pembangunan pagar ini, kami berharap para peziarah merasa lebih nyaman dan tenang saat berada di area makam. Selain menjaga keamanan, pagar juga membuat lingkungan TPU terlihat lebih rapi dan terawat,” pungkasnya.

Dengan adanya pembangunan pagar TPU tersebut, diharapkan area pemakaman menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan itu juga menjadi contoh nyata kolaborasi positif antara TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik serta memperkuat solidaritas sosial di wilayah pedesaan. (Pendim0821)

Polemik Tumpak Sewu, Bupati Lumajang Tegaskan Aset Sungai Kewenangan Pemprov Jatim


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polemik kepemilikan dan pengelolaan Wisata Air Terjun Tumpak Sewu kembali mencuat setelah DPRD dan Pemerintah Kabupaten Malang mengklaim secara yuridis bahwa Coban Sewu berada di wilayah Kabupaten Malang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menegaskan pihaknya memilih menunggu hasil mediasi yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Menurutnya, aset sungai yang menjadi bagian dari kawasan Tumpak Sewu merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

“Kita tunggu hasil mediasi dari provinsi. Saya menghormati proses yang dilakukan Pemprov Jatim karena sungainya merupakan aset provinsi,” ujar Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, Bunda Indah menegaskan bahwa secara faktual, keindahan Air Terjun Tumpak Sewu dapat dinikmati secara utuh dari wilayah Kabupaten Lumajang.

“Air terjun Tumpak Sewu ini adalah anugerah Allah yang bisa dinikmati keindahannya secara penuh dari Lumajang,” tegasnya.

Dari sisi Pemerintah Kabupaten Lumajang, Bunda Indah memastikan pengelolaan wisata Tumpak Sewu selama ini berjalan kondusif dan sesuai ketentuan. 

Ia mengaku telah mewanti-wanti para pengelola agar tidak melanggar aturan maupun kesepakatan yang telah ditetapkan oleh Dinas PU Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur.

“Dari sisi Lumajang aman-aman saja. Para pengelola Tumpak Sewu sudah saya warning untuk tidak melakukan kesalahan dan melanggar peraturan maupun kesepakatan yang sudah ditetapkan oleh PU SDA Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Ia menekankan bahwa dalam kesepakatan tersebut terdapat poin-poin penting, salah satunya larangan melakukan penarikan pungutan atau tiket di area tertentu, khususnya di kawasan aliran sungai.

“Kalau dalam kesepakatan PU SDA melarang adanya penarikan tiket di bawah (area sungai), ya jangan dilakukan. Teman-teman pengelola selama ini sudah menjalankan itu dengan benar,” jelas Bunda Indah.

Apabila di kemudian hari ditemukan adanya pelanggaran, Bunda Indah menegaskan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur untuk menindaklanjuti dan mengomunikasikannya dengan pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Malang.

“Kalau ada pelanggaran, itu kewenangan PU SDA Provinsi Jawa Timur untuk menindaklanjuti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemkab Lumajang menegaskan tidak ingin larut dalam polemik klaim wilayah. Menurut Bunda Indah, secara yuridis pengelolaan aset sungai memang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

“Silakan dibahas karena itu ranah provinsi. Pemprov Jatim memang harus menjadi penengah karena aset sungai itu milik Pemprov,” ujarnya.

Pemkab Lumajang, lanjut Bunda Indah, memilih fokus pada pembinaan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), atau pihak lain yang terlibat dalam pengelolaan wisata di wilayahnya.

“Kami fokus melakukan pembinaan terhadap Pokdarwis, BUMDes, atau siapa pun yang mengelola wisata. Sementara asetnya tetap milik PU SDA Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Pengendara Tertib Dapat Bunga dan Cokelat dari Satlantas Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menggelar aksi simpatik dengan membagikan bunga dan cokelat kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Tertib Lalu Lintas Jalan S. Parman, Kabupaten Lumajang, Selasa (10/2/2026). 

Aksi humanis ini dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polres Lumajang Iptu Robertus Evan Devanto bersama KBO Satlantas Ipda Eko Budi Laksono.

Bunga dan cokelat dibagikan kepada pengendara sepeda motor yang dinilai patuh terhadap aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm standar, membawa kelengkapan surat kendaraan, serta mematuhi rambu dan marka jalan.

Iptu Robertus Evan Devanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada pengendara yang sudah tertib. Harapannya, budaya tertib berlalu lintas dapat terus meningkat dan menjadi kebiasaan di masyarakat,” kata Iptu Robertus.

Selain pembagian bunga dan cokelat, petugas Satlantas juga memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan terkait pentingnya keselamatan berkendara. Sosialisasi tersebut bertujuan menekan angka pelanggaran serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Yulian Putra Prasviawan menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan langkah preemtif dan preventif.

“Operasi Keselamatan ini tidak semata-mata penindakan. Kami lebih mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas AKP Yulian.

Menurutnya, kepatuhan pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, Satlantas Polres Lumajang akan terus menggelar kegiatan edukatif dan humanis selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung.

"Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang," pungkasnya 


09/02/2026

Babinsa Barat dan Warga Gotong Royong Rawat Akses Jalan Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai wujud memberikan semangat kebersamaan. Babinsa Barat Koramil 0821-20/Padang, Koptu Ach. Susanto, bersama warga setempat melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan di kanan kiri jalan Dusun Pakel RT 006 RW 007, Desa Barat Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar dan semak belukar yang mulai menutupi badan jalan. Selain memperindah lingkungan, kerja bakti ini juga bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan serta menciptakan suasana desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Koptu Ach. Susanto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui kerja bakti seperti ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa, sekaligus mendorong kepedulian warga terhadap lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.

Sekretaris Desa Barat, Imam Nawawi, yang turut hadir didampingi Kepala Dusun Pakel, Sudono, mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam mendukung program kebersihan desa. Menurutnya, kehadiran Babinsa mampu menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial.

“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan Babinsa. Sinergi ini membuat warga semakin kompak dan sadar bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tutur Imam Nawawi.

Sementara itu, Kasun Pakel, Sudono, menambahkan bahwa kerja bakti rutin seperti ini akan terus digalakkan sebagai upaya menjaga akses jalan desa tetap layak dan mendukung aktivitas warga sehari-hari.

“Jalan yang bersih dan terawat tentu berdampak positif bagi mobilitas dan kenyamanan masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, diharapkan semangat gotong royong di Desa Barat terus terjaga, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun desa yang bersih, aman, dan harmonis. (Pendim0821)

Kasdim 0821/Lumajang Tegaskan Peran Strategis Pers Jaga Stabilitas Daerah di HPN 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri menegaskan peran strategis pers dalam menjaga stabilitas daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Senin (9/2/2026).

Kegiatan HPN 2026 tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.

Menurut Tanuri, peringatan HPN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan insan pers dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pers memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan wilayah. Informasi yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab sangat berpengaruh terhadap kepercayaan publik,” kata Tanuri.

Ia menilai, di era digital saat ini, tantangan utama yang dihadapi masyarakat adalah maraknya disinformasi dan hoaks. Karena itu, keberadaan media profesional menjadi semakin penting sebagai rujukan informasi yang kredibel dan mencerdaskan.

Tanuri juga menegaskan bahwa TNI memandang pers sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga harmoni sosial, serta memperkuat nilai persatuan dan kebangsaan.

“Sinergi yang baik antara TNI dan insan pers akan melahirkan ruang publik yang sehat, sekaligus membangun optimisme masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika zaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan media diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.

Peringatan HPN 2026 di Kabupaten Lumajang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan refleksi, menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan pers sebagai mitra pembangunan yang profesional, independen, dan berintegritas.

“Melalui momentum Hari Pers Nasional ini, kami berharap hubungan harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan insan pers terus terjaga demi mewujudkan Lumajang yang aman, informatif, dan semakin maju,” pungkas Tanuri.

Di Peringatan HPN 2026, PWI Lumajang Dorong Wartawan Lebih Profesional


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-80 PWI di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemkab Lumajang, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.

Ketua PWI Lumajang Mujibul Choir menegaskan, peringatan HPN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi.

“Sejak awal kemerdekaan hingga era digital saat ini, pers selalu berada di garis depan dalam menyampaikan informasi, mengawal kebijakan publik, sekaligus menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat,” kata Choir dalam sambutannya.

Ia mengingatkan bahwa penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional oleh Presiden Soeharto bertepatan dengan hari lahir PWI merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi pers dalam sejarah bangsa.


Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, Mujibul menilai peran pers profesional justru semakin vital.

Namun demikian, ia mengungkapkan masih rendahnya tingkat kompetensi wartawan di daerah.

“Di Lumajang jumlah wartawan diperkirakan lebih dari 100 orang, tetapi yang sudah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baru sekitar 30 persen,” ujarnya.

Menurut Mujibul, UKW bukan sekadar sertifikat, melainkan instrumen penting untuk memastikan wartawan bekerja sesuai standar profesional dan kode etik jurnalistik.

Melalui momentum HPN 2026, PWI Lumajang berharap adanya dukungan lebih kuat dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memfasilitasi penyelenggaraan UKW.

“Sinergi ini penting agar kualitas pers lokal semakin meningkat. Apalagi di Jawa Timur, penyelenggaraan UKW resmi saat ini masih terbatas pada PWI dan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo),” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan pentingnya peran pers dalam menyajikan informasi yang berkualitas, edukatif, dan konstruktif bagi masyarakat.

“Media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses pembangunan,” kata Bunda Indah

Ia berharap insan pers tidak hanya menyajikan berita yang informatif, tetapi juga mampu membangun citra positif daerah.

“Melalui pemberitaan yang membangun, kami berharap insan pers dapat ikut mempromosikan Kabupaten Lumajang, baik dari sektor pariwisata, budaya, ekonomi, maupun pembangunan,” ujarnya.

Bunda menegaskan, pers merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Kami berharap informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar memberikan manfaat nyata serta mendukung kemajuan Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved