-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

05/06/2026

Pencuri Komponen Traffic Light di Surabaya Ditangkap, Aksi Pelaku Terekam CCTV


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kasus pencurian komponen traffic light (TL) yang menyebabkan lampu lalu lintas di Simpang Empat Jalan Karang Tembok, Surabaya, padam pada 10 Mei 2026 lalu akhirnya berhasil diungkap. 

Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Semampir menangkap seorang pemuda berinisial DAF (23), warga Surabaya, yang diduga sebagai pelaku pencurian.

Kapolsek Semampir,Kompol Herry Iswanto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah petugas Sentral Informasi dan Traffic System (SITS) Dinas Perhubungan Kota Surabaya menerima sinyal alarm dari perangkat traffic light saat bertugas.

Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati boks panel traffic light dalam kondisi terbuka. 

Setelah diperiksa, salah satu komponen penting di dalam panel diketahui hilang.

"Kami menerima laporan terkait hilangnya komponen traffic light tersebut dan langsung melakukan penyelidikan," ujar Kompol Herry swanto, Jumat (5/6).

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi, Polisi mengidentifikasi seorang pria yang terekam berada di dekat boks panel traffic light mengenakan kaos hijau dan sarung.

Berbekal identitas yang berhasil dikantongi, petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya di kawasan Wonokusumo Jaya, Surabaya.

"Tersangka berhasil kami amankan di rumahnya. Saat ini yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut," tegasnya.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan padamnya traffic light di Simpang Empat Jalan Karang Tembok sempat viral di media sosial. 

Gangguan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut sempat terganggu sebelum akhirnya dilakukan perbaikan oleh petugas terkait. (*)

Antusiasme TNI, Polri, dan Warga Warnai Donor Darah Hari Bhayangkara di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejak pagi, suasana halaman Mapolres Lumajang tampak lebih ramai dari biasanya, Jumat (5/6/2026). Personel Polres Lumajang, anggota Kodim 0821/Lumajang, Bhayangkari, Pramuka, hingga masyarakat umum datang silih berganti untuk mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Mereka terlihat antusias menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah. Kegiatan yang dikemas dalam bakti kesehatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang mengedepankan aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sebelum melakukan donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi fisik secara umum. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pendonor berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat medis.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, donor darah merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurut dia, setetes darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan hidup bagi mereka yang sedang membutuhkan bantuan.

"Kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan," kata Alex di sela kegiatan.

Ia menuturkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lumajang menargetkan terkumpulnya puluhan kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Menurut Alex, kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. Karena itu, partisipasi anggota Polri bersama masyarakat dalam kegiatan donor darah menjadi kontribusi nyata untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti donor darah tidak hanya bertujuan membantu sesama, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi warga," ucapnya.


Babinsa Banjarwaru Dampingi Posyandu Anggrek, 70 Warga Dapat Layanan Kesehatan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak, termasuk keterlibatan aparat kewilayahan dalam mendukung pelayanan kesehatan di tingkat desa. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Banjarwaru Koramil 0821-01/Lumajang, Serda Syamsuddin, yang melaksanakan pendampingan kegiatan pelayanan kesehatan Posyandu Anggrek di RT 002 RW 001 Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan Posyandu yang menjadi salah satu garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat tersebut diikuti oleh 40 balita dan 30 warga lanjut usia (lansia). Berbagai layanan diberikan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang balita, penimbangan berat badan, hingga pemeriksaan kesehatan rutin bagi lansia.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Syamsuddin turut membantu kelancaran pelaksanaan pelayanan serta memberikan motivasi kepada warga agar aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia. 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia.

Serda Syamsuddin mengatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang produktif dan sejahtera.

"Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan melalui posyandu. Kami berharap warga semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sehingga kondisi kesehatan balita maupun lansia dapat terus terpantau dengan baik," ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Banjarwaru, Isnaini, S.Kep., menyampaikan bahwa Kegiatan Posyandu merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia. 

Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkala, sekaligus melakukan deteksi dini apabila terdapat gangguan kesehatan. Bagi lansia, Posyandu juga menjadi sarana untuk memantau kondisi kesehatan sehingga mereka tetap produktif dan sehat di usia lanjut.

“Kami berharap masyarakat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu setiap bulan, karena kesehatan yang terjaga sejak dini akan menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera. Alhamdulillah, partisipasi warga di Posyandu Anggrek cukup baik, dan kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, kader posyandu, dan masyarakat, pelayanan kesehatan di tingkat desa diharapkan semakin optimal. Kegiatan Posyandu Anggrek menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama terhadap kesehatan mampu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sejahtera. (Pendim0821)

Perkuat Kebersamaan, Personel Kodim 0821 Lumajang Ikut Donor Darah di Mapolres


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata sinergitas TNI-Polri sekaligus kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh anggota Kodim 0821/Lumajang dengan menghadiri dan mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan oleh Polres Lumajang, bertempat di Mapolres Lumajang. Jumat (5/6/2026)

Kegiatan sosial tersebut melibatkan personel TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat yang secara sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Lumajang. 

Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran anggota Kodim 0821/Lumajang dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TNI untuk terus mendukung setiap program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi kepentingan masyarakat. 

Donor darah dinilai sebagai aksi sederhana namun memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Di sela kegiatan, perwakilan Kodim 0821/Lumajang menyampaikan bahwa partisipasi dalam donor darah merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya diwujudkan melalui tugas-tugas kewilayahan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan Polri dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaksanaan donor darah berlangsung tertib dengan didukung tenaga medis profesional yang melakukan pemeriksaan kesehatan peserta sebelum proses pengambilan darah. Antusiasme peserta terlihat tinggi sebagai bentuk kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ketersediaan stok darah bagi kebutuhan pelayanan kesehatan.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan donor darah ini tidak hanya menjadi simbol peringatan hari jadi Kepolisian Republik Indonesia, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lumajang yang sehat, aman, dan sejahtera.(Pendim0821)

Dua Begal Bersenjata Tajam yang Rampas Motor Mahasiswa di Malang Ditangkap


Malang Kota, (Onenewsjatim)
– Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar mahasiswa di Kota Malang akhirnya terungkap.

Satreskrim Polresta Malang Kota menangkap Dua pelaku yang diduga merampas telepon genggam dan sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam di wilayah Kecamatan Blimbing.

Sementara satu pelaku H alias Habibi masih dalam pengejaran dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)

Tersangka yang diamankan berinisial DS (26) dan MM (20), keduanya warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari dua laporan Polisi yang diterima pada awal Juni 2026.

Kemudian penyidik melakukan penyelidikan melalui pemeriksaan saksi, olah TKP, analisis rekaman CCTV, dan pengumpulan alat bukti lainnya.

Dari hasil penyelidikan, Polisi berhasil mengenali identitas para pelaku hingga akhirnya kedua tersangka dapat diamankan. 

"Saat ini kami juga masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya yang terlibat,” ujar AKP Aji, Jumat (5/6/26).

Berdasarkan hasil penyidikan, aksi pertama terjadi pada 16 Mei 2026 di kawasan Jalan M. Wiyono, Kecamatan Blimbing. 

Saat itu korban sedang berkumpul bersama teman-temannya didatangi para pelaku yang kemudian melakukan intimidasi dan mengancam menggunakan pisau.

Karena takut, korban akhirnya menyerahkan satu unit iPhone 12 Pro Max beserta kata sandinya kepada pelaku.

Tak lama berselang, komplotan tersebut kembali beraksi pada 24 Mei 2026 dini hari. 

Kali ini sasaran mereka adalah tiga mahasiswa yang sedang berada di kawasan Alun-Alun Kota Malang.

Pelaku mengancam korban menggunakan celurit dan parang sebelum merampas dua telepon genggam serta satu unit sepeda motor Honda Beat.

“Modus para pelaku adalah mencari korban pada malam hingga dini hari, mengintimidasi, lalu mengambil barang korban dengan ancaman kekerasan menggunakan senjata tajam,” jelas AKP Aji.

Polisi lebih dahulu menangkap MM di sebuah warnet di kawasan Kebalen Wetan, Kotalama, pada 1 Juni 2026.

Dari hasil interogasi, MM mengakui keterlibatannya dalam kedua aksi kejahatan tersebut. 

Dari pengembanagn, Polisi kemudian berhasil menangkap DS di kediamannya pada hari yang sama.

“Kami juga masih menelusuri keberadaan barang hasil kejahatan yang diduga telah dijual serta memburu satu pelaku lain yang masih berstatus DPO,” ungkap AKP Aji.

Atas perbuatannya, kedua tersangka DS dan MM dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman yang disesuaikan dengan unsur perbuatan dan akibat yang ditimbulkan.

“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam membantu menjaga keamanan lingkungan. Setiap informasi yang diberikan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Driver Ojek Online dan Lokal Jadi Prioritas Program BPJS Ketenagakerjaan Gratis di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal. 

Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama BPJS Ketenagakerjaan, puluhan pengemudi ojek online dan ojek lokal mengikuti sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Pujasera Candu, Lumajang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para pengemudi yang tergabung dalam berbagai komunitas ojek di Kabupaten Lumajang. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman terkait manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus rencana pemberian bantuan iuran kepesertaan yang dibiayai pemerintah daerah.

Perwakilan Disnaker Kabupaten Lumajang, Catur, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat yang memiliki risiko tinggi dalam bekerja.

"Para pengendara yang tergabung dalam berbagai komunitas ojol datang untuk mengikuti sosialisasi program jaminan sosial. Rencana bantuan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan wujud hadirnya pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat, khususnya profesi yang rentan terhadap risiko kerja," ujarnya.

Menurutnya, pembiayaan program tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan pemerintah. Pada tahap awal, driver ojek menjadi kelompok prioritas penerima bantuan.

"Untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah driver ojek, baik online maupun lokal. Ke depan kuota juga akan diberikan kepada profesi lain yang memiliki risiko kerja tinggi seperti nelayan dan pekerja informal lainnya," katanya.

Ia menjelaskan, bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan itu akan diberikan secara gratis selama empat bulan, yakni mulai September hingga Desember 2026. Karena itu, para pengemudi yang belum terdaftar diharapkan segera mendaftarkan diri agar dapat memperoleh manfaat program tersebut.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lumajang, Delistyana Diah Vianty, menyatakan pihaknya siap mendukung dan melaksanakan program pemerintah tersebut secara optimal.

Menurut Delistyana, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi pengemudi ojek yang setiap hari menghadapi berbagai risiko saat bekerja di jalan raya.

"Kami sangat mendukung program ini dan berharap seluruh pengemudi ojek yang belum terdaftar dapat segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program ini memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi selama menjalankan aktivitas pekerjaan," ujarnya.

Ia menambahkan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga memberikan kepastian perlindungan bagi keluarga apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan.

Pada kesempatan yang sama, Pegawai Bagian Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Bagus Purnomo Aji, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima bantuan iuran.

"Syarat utama untuk mengikuti program bantuan iuran ini adalah memiliki KTP Kabupaten Lumajang dan berusia di bawah 65 tahun. Proses pendaftarannya juga sangat mudah karena dapat dilakukan secara online melalui barcode dan tautan yang telah disediakan," jelasnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Ketua Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL), Yony Febrianto. Ia mengapresiasi langkah Disnaker dan BPJS Ketenagakerjaan yang dinilai memberikan perhatian nyata terhadap kesejahteraan para pengemudi ojek.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Disnaker dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lumajang yang telah menunjukkan keseriusan dalam memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi para driver ojek, baik online maupun lokal," katanya.

Yony menegaskan bahwa POOL siap menjadi jembatan antara pemerintah dan komunitas ojek dalam menyosialisasikan berbagai program yang berpihak kepada pekerja sektor informal.

"POOL akan membantu menyampaikan informasi ini kepada seluruh pengemudi, termasuk ojek pangkalan, agar semakin banyak yang bisa menerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami tidak ada perbedaan antara ojek online maupun ojek lokal. Semua bisa bersatu, rukun, dan bekerja dengan aman demi memenuhi kebutuhan keluarga," ujarnya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak pekerja sektor informal yang memperoleh perlindungan jaminan sosial, sehingga risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya dapat diminimalkan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.


04/06/2026

Cegah Longsor, Babinsa Koramil Padang Turun Langsung Bantu Pembangunan Pondasi Jalan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan keselamatan warga. Babinsa Tanggung Koramil 0821-20/Padang, Sertu Mohammad Sholeh Ridwan, turut membantu warga melaksanakan kerja bakti pembangunan pondasi penahan tanah di bibir jalan Dusun Krajan RT 004 RW 002, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (4/6/2026).

Pembangunan pondasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memperkuat struktur tanah di sepanjang tepi jalan yang rawan mengalami pergeseran, terutama saat musim hujan. Selain berfungsi sebagai penahan tanah, pondasi itu juga diharapkan mampu mencegah terjadinya longsor yang dapat membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mohammad Sholeh Ridwan tampak membaur bersama warga, mengangkat material bangunan serta membantu proses pengerjaan pondasi. Kehadirannya menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa yang aman dan berkelanjutan.

Sertu Mohammad Sholeh Ridwan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Pembangunan pondasi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas tanah di tepi jalan agar tidak mudah longsor. Kami hadir untuk membantu warga sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Mualim, mengatakan bahwa pembangunan pondasi penahan tanah tersebut merupakan bagian dari upaya perbaikan infrastruktur desa yang sangat dibutuhkan masyarakat. 

Menurutnya, kondisi bibir jalan yang rawan terkikis dan longsor memerlukan penanganan segera agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun menghambat aktivitas warga.

"Perbaikan infrastruktur ini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat karena jalan merupakan akses utama yang digunakan setiap hari. Dengan adanya pembangunan pondasi penahan tanah ini, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih aman, kuat, dan mampu bertahan dari potensi longsor," pungkasnya.

Melalui kerja sama yang solid antara Babinsa dan masyarakat, pembangunan pondasi penahan tanah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan akses transportasi warga serta menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. (Pendim0821)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved