-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Daerah

Berita Pilihan

04/10/2026

Polisi Cek Dugaan Sabung Ayam di Pasirian, Tak Temukan Aktivitas Perjudian


Lumajang,(Onenewsjatim)-
Polres Lumajang bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media online terkait dugaan praktik perjudian sabung ayam di Dusun Siluman, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Pengecekan dilakukan personel Polsek Pasirian pada Minggu (4/10/2026). Petugas dipimpin langsung Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roy Madhona mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dari hasil pengecekan, polisi tidak menemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam maupun kerumunan warga di lokasi yang dimaksud.

“Pada saat petugas melakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam sebagaimana yang diberitakan. Meski demikian, sarana yang diduga dapat digunakan untuk kegiatan tersebut langsung kami bongkar,” kata Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto.

Menurut Suprapto, petugas memang menemukan sebuah bangunan sederhana berbahan bambu di lokasi. Bangunan tersebut diduga pernah digunakan sebagai sarana kegiatan sabung ayam.

Untuk mencegah bangunan tersebut kembali dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar hukum, personel kepolisian bersama warga kemudian melakukan pembongkaran.

“Langkah ini merupakan bentuk pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan perjudian ataupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Suprapto mengatakan, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap informasi yang berkembang di masyarakat maupun pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana.

Ia menegaskan, setiap informasi yang diterima akan terlebih dahulu diverifikasi dengan mendatangi lokasi dan mencocokkannya dengan fakta yang ditemukan petugas.

“Polres Lumajang merespons setiap informasi masyarakat secara cepat melalui pengecekan langsung di lapangan. Kami ingin memastikan setiap informasi yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta di lapangan,” kata Suprapto.

Ia mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan perjudian atau tindak pidana lainnya. Laporan tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti melalui pengecekan sesuai prosedur.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Polres Lumajang juga memastikan upaya pencegahan terhadap penyakit masyarakat, termasuk perjudian, akan terus dilakukan melalui patroli dan pemantauan wilayah.

Suprapto menambahkan, masyarakat juga diharapkan tidak mudah menarik kesimpulan dari informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, fakta di lapangan menjadi dasar penting dalam memastikan kebenaran sebuah informasi.

Ia juga meluruskan kabar yang ditayangkan oleh salah satu media online. Menurutnya, narasi berita tersebut cenderung menggiring opini dan tidak sesuai fakta di lapangan.

​"Informasi yang diunggah media online tersebut menggiring opini dan tidak sesuai fakta di lapangan, karena saat dicek langsung memang tidak ditemukan aktivitas judi sabung ayam," ujarnya.

​Polres Lumajang memastikan penanganan terhadap seluruh laporan dugaan tindak pidana dilakukan secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

​Guna mencegah munculnya kembali potensi arena perjudian di wilayah Kabupaten Lumajang, pihak kepolisian akan terus menggencarkan patroli serta tindakan preventif.

​"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku, sehingga informasi yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta di lapangan," kata Ipda Suprapto

Sinergisitas Babinsa Dukung Pelayanan Kesehatan, 30 Balita Ikuti Posyandu Semangka


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya memperkuat sinergisitas dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Babinsa di wilayah binaan. Salah satunya melalui pendampingan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita.

Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun Sertu Taufiq Abdul Lukito melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan balita di Posyandu Semangka, Dusun Krajan RT 006 RW 002, Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di Posyandu. 

Pendampingan Babinsa dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun sinergi bersama bidan desa dan kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak.

Sertu Taufiq Abdul Lukito mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergisitas Babinsa bersama kader Posyandu, tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Dengan adanya pelayanan secara rutin, kondisi kesehatan serta tumbuh kembang balita dapat terus dipantau,” ujarnya.

Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting karena menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, orang tua juga dapat memperoleh informasi mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan dan kebutuhan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Pendampingan secara langsung diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi antara berbagai unsur di tingkat desa, sehingga pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara tertib, lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Babinsa untuk terus membangun kebersamaan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk mendukung pelayanan dasar di bidang kesehatan demi terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)

Jembatan Garuda Tahap VII Mulai Digarap, Akses Wonoasih–Kenongo Ditata


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Pembangunan Jembatan Beton Garuda tahap VII yang menjadi penghubung antara Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto dengan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan. Pada Sabtu (3/10/2026), kegiatan pembangunan dilanjutkan melalui sejumlah pekerjaan persiapan awal pada (30/9/2026) lalu dan penataan lokasi sebagai bagian dari tahapan konstruksi jembatan.

Saat dikonfirmasi Perwira Seksi Teritorial Kodim 0821/Lumajang Ahmad Ely Supriyadi menyampaikan Dalam pelaksanaan tahap VII tersebut, kegiatan difokuskan pada pembersihan lokasi pembangunan serta pemerataan jalan menuju jembatan pemotongan pohon bambu yang berada di sekitar area pekerjaan. 

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan lebih tertata dan mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi pada tahapan berikutnya," kata dia.

Selain itu, lanjut Ely dirinya menerjunkan personel Koramil untuk membantu melaksanakan perakitan rangka besi bekisting yang menjadi bagian penting dalam persiapan konstruksi beton. Pekerjaan lainnya berupa pemerataan tanah sekaligus pembuatan cakar ayam menggunakan mini excavator untuk mendukung kesiapan struktur dasar jembatan.

Jembatan Garuda tersebut direncanakan memiliki konstruksi beton dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter. Struktur jembatan memiliki kedalaman 5 meter dengan kapasitas beban hingga 8 ton.

"Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai. Tercatat sekitar 2.100 jiwa atau 480 kepala keluarga menjadi penerima manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut," pungkasnya.

Kegiatan pembangunan melibatkan berbagai unsur secara bersama-sama, terdiri dari personel TNI, staf pemerintah desa,  masyarakat setempat, serta  teknisi. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran proses pembangunan melalui pembagian tugas sesuai bidang masing-masing.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda tahap VII diharapkan dapat terus berjalan secara bertahap hingga seluruh konstruksi selesai. Selain memperkuat konektivitas antara Dusun Wonoasih dan Desa Kenongo, keberadaan jembatan nantinya diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah sekitar. (Pendim0821)

03/10/2026

Babinsa Jarit Kawal Rabat Beton 750 Meter, Dukung Infrastruktur Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya membangun kebersamaan dengan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran program pembangunan desa terus dilakukan Babinsa Jarit Koramil 0821-09/Candipuro Serka Wahyudi melaksanakan pendampingan dalam pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 750 meter di Dusun Bulak Klakah RT 004 RW 002, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut hadir dan mengawal proses pembangunan yang menjadi bagian dari program desa. Kehadiran Babinsa di tengah pelaksanaan pekerjaan juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta mendorong semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Serka Wahyudi menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan infrastruktur desa merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, keterlibatan langsung di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga sinergi dan semangat gotong royong dalam setiap program yang dilaksanakan desa.

“Kami berupaya hadir untuk mendampingi dan mengawal pembangunan yang menjadi bagian dari program desa. Selain memastikan kegiatan berjalan dengan baik, kehadiran Babinsa juga untuk membangun kebersamaan serta mendorong semangat gotong royong bersama masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kasun Bulak Klakah Marjuki Wibisono menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton tersebut menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dalam menunjang kelancaran aktivitas warga.

“Pembangunan jalan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan aktivitas sehari-hari. Kami berharap proses pengerjaannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa Jarit tersebut menjadi bagian dari upaya mengawal pembangunan infrastruktur program desa sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah desa, Babinsa dan warga, pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat. (Pendim0821)

Ratusan Pelajar Lumajang Adu Kreativitas dalam Lomba Cipta Baca Puisi TNI


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sekitar 150 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Lomba Cipta Baca Puisi yang digelar Kodim 0821/Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0821/Lumajang tersebut mengusung tema “Puisi Menyatukan, TNI Menginspirasi, Bergerak untuk Patriotisme Generasi Bangsa.”

Perlombaan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan Tanah Air melalui karya sastra.

Perlombaan dipimpin Pasi Intel Kodim 0821/Lumajang Kapten Cba Dwi Wawan Hertanto. Ia sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Dalam sambutannya, Dwi Wawan mengapresiasi keberanian para peserta yang telah tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Selamat bertanding. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik. Maksimalkan kemampuan dan tunjukkan karya puisi terbaik kalian,” kata Dwi Wawan.

Ia berpesan agar peserta tidak berkecil hati apabila belum berhasil meraih juara. Menurutnya, keberanian untuk tampil di depan umum dan kemauan untuk terus belajar merupakan bagian penting dalam proses mengembangkan potensi diri.

“Bagi yang nantinya belum mendapatkan juara, jangan bersedih. Tetap berjuang dan terus semangat. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Menurut Dwi Wawan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memberikan ruang kepada pelajar dalam mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri.

Melalui puisi, para peserta didorong menyampaikan berbagai pesan tentang persatuan, nasionalisme, perjuangan, kepahlawanan, serta kecintaan terhadap Indonesia.

Lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni tingkat SD dan SMP. Para peserta tampil secara bergantian di hadapan dewan juri dengan membawakan puisi sesuai tema yang telah ditentukan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang perlombaan. Mereka tidak hanya dituntut mampu membacakan puisi dengan baik, tetapi juga menampilkan ekspresi dan penghayatan saat menyampaikan pesan dalam setiap bait.

Bagi para pelajar, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk melatih keberanian tampil di depan umum sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi dan berekspresi.

Kodim 0821/Lumajang berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter generasi muda.

Selain melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan di bidang sastra, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang kreatif, percaya diri, berkarakter, serta memiliki semangat patriotisme.

Pesan kebangsaan pun disampaikan dengan cara yang dekat dengan dunia pelajar. Melalui karya puisi, nilai persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air diharapkan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa.

(Pendim 0821)

Tiga Pelajar SMAN 1 Lumajang Raih Silver Medal di Malaysia Lewat Inovasi Permen Herbal


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ide sederhana dari keresahan terhadap kebiasaan merokok di kalangan pelajar mengantarkan tiga siswa SMAN 1 Lumajang meraih prestasi internasional. 

Mereka menciptakan inovasi permen herbal yang ditujukan sebagai alternatif untuk membantu mengurangi ketergantungan terhadap rokok.

Ketiga pelajar tersebut yakni Dhiva Novia Putri Andini, Sadewa Aryawibawa dan Widda Rizki Baari'ah. 

Siswa kelas X itu berhasil meraih Silver Medal sekaligus Favorite Poster dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) di Universiti Putra Malaysia (UPM), Serdang, Selangor, Malaysia.

Karya mereka masuk dalam kategori HealthCandy yang digelar Sentosa Foundation bersama pihak kampus di Malaysia. Presentasi mengenai inovasi permen herbal tersebut menjadi salah satu penilaian yang mengantarkan tim SMAN 1 Lumajang meraih penghargaan.

Dhiva Novia Putri Andini mengatakan, gagasan penelitian tersebut berangkat dari kondisi di lingkungan sekitar. Dia melihat masih banyak masyarakat yang merokok, termasuk kalangan pelajar.

Menurutnya, sebagian perokok mengalami kesulitan untuk berhenti karena telah mengalami ketergantungan terhadap nikotin. Dari persoalan tersebut, dia bersama dua rekannya mencoba mencari alternatif melalui produk permen berbahan herbal.

"Di lingkungan sekolah juga banyak teman-teman yang merokok. Tentunya kami mencoba mengurangi hal tersebut dengan membuat inovasi berupa permen," kata Dhiva, Sabtu (3/10/2026).

Dhiva menjelaskan, permen tersebut dirancang menggunakan bahan herbal seperti daun kemangi, kayu manis dan daun mint. Bahan-bahan tersebut diekstrak kemudian diolah menjadi permen dengan tambahan gelatin dan gula rendah kalori.

Dia menyebut penggunaan gula rendah kalori dipilih karena permen biasa yang kerap dikonsumsi sebagai pengalih keinginan merokok memiliki kandungan gula yang relatif tinggi.

"Jadi kami buat permen herbal yang diekstrak dari daun kemangi, kayu manis serta gula rendah kalori sehingga tidak membuat glukosa darah naik," jelasnya.

Dalam proses pembuatannya, bahan herbal terlebih dahulu direndam selama satu hari. Setelah melalui proses ekstraksi, cairan kemudian dicampurkan dengan gelatin hingga memiliki tekstur yang lebih kental.

Adonan tersebut selanjutnya dituangkan ke dalam cetakan. Setelah itu diperlukan waktu sekitar tiga hari hingga permen mengeras dan siap digunakan.

"Untuk proses keseluruhan dari awal sampai menjadi permen paling cepat empat hari. Bahan seperti kemangi, kayu manis dan daun mint harus direndam satu hari, kemudian dari cetakan sampai mengeras membutuhkan waktu sekitar tiga hari," terang Dhiva.

Lolos Seleksi di Indonesia

Dhiva mengaku tidak menyangka penelitian yang mereka kerjakan bisa membawa mereka hingga ke ajang internasional di Malaysia. Awalnya, karya tersebut hanya diikutkan dalam proses seleksi paper penelitian di Indonesia.

Paper penelitian itu diseleksi pada Agustus 2026. Setelah lolos tahap seleksi, tim SMAN 1 Lumajang mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka di Universiti Putra Malaysia.

"Kami tidak menyangka kalau karya kami ternyata lolos di Malaysia. Saat itu paper kami diseleksi dulu di Indonesia untuk diambil finalisasi," ungkapnya.

Pada babak final, ketiga pelajar mempresentasikan hasil penelitian melalui media poster. Mereka diberi waktu sekitar tujuh menit untuk menjelaskan gagasan, proses pembuatan hingga tujuan dari inovasi tersebut.

Setelah presentasi, para juri memberikan sejumlah pertanyaan untuk menguji pemahaman peserta terhadap penelitian yang dibuat.

"Kami presentasi menggunakan poster selama tujuh menit. Setelah itu juri melakukan penilaian dan ada sesi tanya jawab. Waktu itu ada sekitar tiga sampai empat pertanyaan dari juri," tuturnya.

Ajang 3rd ISS tersebut diikuti peserta dari sejumlah negara. Dhiva menyebut terdapat pelajar dari tujuh negara yang mengikuti kompetisi tersebut dengan peserta asal Indonesia menjadi salah satu yang paling banyak.

"Setiap tim paling banyak lima orang. Ada yang tiga orang dan ada juga yang sendiri. Alhamdulillah kami mendapatkan silver dan best poster," katanya.

Prestasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Dhiva dan kedua rekannya. Selain membawa pulang Silver Medal, karya mereka juga mendapat penghargaan Favorite Poster.

Dua Siswa SMAN 1 Lumajang Juga Raih Medali

Prestasi siswa SMAN 1 Lumajang di ajang internasional tersebut tidak berhenti pada tim HealthCandy. Dua siswa lainnya, yakni Aisyah Putri Syahrani dan Muhammad Ilham Dwipangga, juga berhasil meraih penghargaan.

Keduanya memperoleh Bronze Medal dan Favorite Poster melalui kategori AgriMOF. Penelitian yang mereka tampilkan mengangkat inovasi pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah rumah tangga.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan kiprah pelajar SMAN 1 Lumajang dalam mengembangkan penelitian berbasis persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar dan membawanya ke tingkat internasional.



02/10/2026

Kawal Program Desa, Babinsa Selok Anyar Bantu Pengerjaan Jalan Rabat Beton


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya mengawal pelaksanaan program pembangunan desa terus dilakukan Babinsa Selok Anyar Koramil 0821-08/Pasirian Sertu Aris Setyardi bersama rekannya dengan terjun langsung membantu Pemdes dan warga dalam pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 150 meter di Dusun Tempuran RT 003 RW 004, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Aris Setyardi bersama rekannya turut membantu para pekerja dalam proses pengerjaan rabat beton. Keterlibatan Babinsa menjadi bagian dari upaya pendampingan sekaligus memastikan pelaksanaan program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat dan aparat kewilayahan.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Dusun Tempuran, khususnya dalam mendukung kelancaran akses warga maupun kegiatan perekonomian di wilayah setempat.

Sertu Aris Setyardi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam pelaksanaan pembangunan desa merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. 

Menurutnya, keterlibatan secara langsung juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta mendorong semangat gotong royong antara masyarakat dan pemerintah desa.

“Kami berupaya hadir dan membantu setiap pelaksanaan program desa yang menyentuh kepentingan masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan dapat dilaksanakan secara lebih maksimal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Tempuran Qomaruddin Hamdi menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kondisi akses lingkungan bagi masyarakat. Dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Babinsa, turut membantu kelancaran proses pengerjaan di lapangan.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa Selok Anyar tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga turut mengawal program pembangunan desa agar berjalan secara sinergis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendim0821)

Hukrim

Iklan

Pemerintah

Peristiwa

Wisata

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved