-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Daerah

Berita Pilihan

07/09/2026

Antisipasi Antrean Mengular, Sat Samapta Polres Lumajang Pantau SPBU Labruk Lor


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi perhatian aparat kepolisian menyusul meningkatnya antrean kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM).

Sat Samapta Polres Lumajang turun langsung melakukan pemantauan di SPBU Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Senin (7/9/2026) siang.

Patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan raya. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya penimbunan BBM.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan BBM jenis Pertalite di SPBU Labruk Lor masih aman.

"Untuk sementara, BBM jenis Pertalite masih aman bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Agus saat ditemui di SPBU Labruk Lor, Senin.

Menurut dia, antrean kendaraan memang terlihat di dalam area SPBU. Namun, antrean tersebut belum sampai mengular ke jalan raya.

"Alhamdulillah untuk SPBU Labruk Lor sementara masih terpantau. Masih ada antrean di dalam SPBU, belum mengular ke jalan raya," ujarnya.

Agus mengatakan, kehadiran personel di lokasi juga untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

Terlebih, SPBU Labruk Lor berada di jalur yang dilalui kendaraan di jalan nasional wilayah Kabupaten Lumajang.

"Kita hadir untuk mengantisipasi kemacetan, termasuk memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang melintas di jalan nasional Lumajang," jelasnya.

Imbau masyarakat tidak panik

Agus mengimbau masyarakat tidak panik menyikapi antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Lumajang.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena ketersediaan Pertalite masih terpantau aman.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. BBM, khususnya Pertalite, masih aman. Harapan saya tidak ada pembelian yang melebihi kapasitas dan tetap normal," katanya.

Ia meminta masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara berlebihan justru berpotensi memperpanjang antrean dan menimbulkan kepadatan di SPBU.

"Jadi tidak perlu panik terhadap BBM yang tersedia di wilayah Kabupaten Lumajang," imbuh Agus.

Cegah penimbunan BBM

Selain mengantisipasi kemacetan, patroli Sat Samapta juga dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penimbunan BBM.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM dalam jumlah tidak wajar untuk kemudian ditimbun.

"Termasuk itu, salah satunya kita berpatroli. Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan. Ketika ada penimbunan, bisa diproses secara pidana," tegasnya.

Agus menambahkan, berdasarkan hasil pantauan sementara pada Senin siang, antrean di SPBU Labruk Lor masih dalam kondisi terkendali.

"Untuk antrean, hasil pantauan hanya hari ini. Tidak begitu panjang dan masih terkendali," pungkasnya.

Antrean Pertalite Terjadi di Sejumlah SPBU Lumajang, Ini Penjelasan Pertamina


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sejak pagi hari.

Pantauan di lapangan pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, antrean kendaraan terlihat di SPBU Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian. 

Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan sepeda motor yang hendak membeli Pertalite.

Panjangnya antrean bahkan membuat barisan kendaraan memanjang hingga ke ruas jalan raya di depan SPBU.

Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Desa Besuk, Kecamatan Tempeh. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre untuk mendapatkan Pertalite dan Solar.

Antrean kendaraan roda dua terlihat cukup panjang. Sebagian pengendara memilih beralih membeli Pertamax setelah melihat antrean Pertalite yang mengular.

Situasi yang sama terjadi di SPBU Labruk Lor, Kecamatan Lumajang. Sejak pagi, masyarakat terlihat mulai berdatangan dan mengantre untuk mendapatkan Pertalite maupun Solar.

Salah seorang pengendara motor, Anto, mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan Pertalite.

"Saya sudah antre sekitar setengah jam. Kemarin saya mau mengisi di sini, tetapi sempat kosong," kata Anto saat ditemui di SPBU Labruk Lor.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara memilih datang lebih pagi agar mendapatkan BBM.

Antrean kendaraan juga terlihat di SPBU Sukodono. Barisan kendaraan bahkan tampak memanjang hingga ke luar area SPBU.

Distribusi Terkendala Kemacetan di Ketapang

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang dan sekitarnya dipengaruhi kendala distribusi BBM.

Menurut Ahad, salah satu faktor utamanya adalah kemacetan panjang di wilayah Ketapang, Banyuwangi, yang berdampak terhadap waktu tempuh mobil tangki menuju SPBU.

"Kemacetan di jalur Ketapang, Banyuwangi mencapai sekitar 12 kilometer dan terjadi seiring dengan adanya kegiatan revitalisasi kapasitas dermaga ASDP," ujar Ahad.

Kondisi tersebut membuat pengiriman BBM ke wilayah Jember dan sekitarnya tidak berjalan optimal.

Di sisi lain, Pertamina mencatat adanya peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline dibandingkan kondisi normal.

Peningkatan konsumsi tersebut, kata Ahad, salah satunya dipengaruhi kekhawatiran masyarakat sehingga terjadi pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

"Di sisi lain, peningkatan konsumsi akibat kekhawatiran masyarakat atau panic buying turut memberikan tekanan terhadap ketersediaan BBM di SPBU. Konsumsi produk gasoline mengalami peningkatan dibanding kondisi normal," katanya.

Pertamina Perkuat Pasokan Pertalite

Untuk mengurai antrean, Pertamina mengaku terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait di wilayah Jember, Lumajang dan sekitarnya.

Koordinasi dilakukan untuk memetakan kebutuhan BBM di masing-masing wilayah, mengatur prioritas pengiriman, serta memperkuat pasokan Pertalite melalui optimalisasi dan alih suplai.

Pertamina juga memperkuat penyaluran BBM ke sejumlah SPBU yang membutuhkan tambahan pasokan.

Pada 5 September 2026, realisasi pasokan Pertalite disebut telah mencapai sekitar 110 persen.

"Realisasi supply Pertalite telah mencapai sekitar 110 persen, yang menunjukkan bahwa proses build up stok di SPBU mulai berjalan," kata Ahad.

Menurut dia, Pertamina masih terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mempercepat normalisasi kondisi di lapangan.

"Kami memahami adanya antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Jember, Lumajang dan sekitarnya. Pertamina terus memperkuat penyaluran dan mengatur prioritas pengiriman, khususnya untuk SPBU di pusat kota," ujar Ahad.

Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi BBM dapat berjalan lebih optimal.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan untuk mencegah terjadinya peningkatan antrean akibat pembelian berlebihan.

"Di saat yang sama, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan," pungkasnya.

Gara-gara Saluran Air, Lansia di Lumajang Dibacok Pakai Celurit hingga Tiga Kali


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang lansia bernama Nisman (67), warga Dusun Mrutu, Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan.

Nisman dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit atau arit oleh seorang pria berinisial MUR (65), warga Desa Dadapan, Kecamatan Padang, pada Minggu (6/9/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Korban mengalami luka sabetan senjata tajam jenis celurit, tepat di bagian pipi kanan, bahu kanan, dan kepala bagian belakang," kata Suprapto, Senin (7/9/2026).

Menurut Suprapto, peristiwa pembacokan itu terjadi di depan istri kedua korban.

Sebelum pembacokan terjadi, istri kedua korban, Bu Ni, terlibat cekcok dengan Parsi yang merupakan saudara pelaku.

Perselisihan tersebut diduga bermula dari persoalan saluran air yang bocor dan kemudian tertimbun tanah.

Akibat kondisi tersebut, air menggenangi jalan yang menjadi akses menuju rumah saudara istri kedua korban sehingga mengganggu aktivitas warga.

"Awalnya Bu Ni, istri kedua korban, cekcok dengan saudara Parsi, saudara dari pelaku. Persoalannya jalan menuju rumah saudara istri kedua korban tergenang air karena saluran air bocor dan tertimbun tanah," ujar Suprapto.

Cekcok tersebut kemudian mengundang perhatian warga. Saudara pelaku bersama sejumlah warga datang untuk mencoba menjelaskan dan menyelesaikan persoalan antara Bu Ni dan Parsi.

Namun, situasi berubah setelah korban datang ke lokasi.

Tanpa diduga, korban langsung diserang oleh MUR menggunakan senjata tajam.

Pelaku membacok korban sebanyak tiga kali. Sabetan celurit mengenai pundak sebelah kanan, pipi sebelah kanan, dan kepala bagian belakang.

Aksi tersebut sempat dilerai oleh dua warga yang berada di lokasi.

Saat warga berusaha menghentikan aksi pembacokan, pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri.

"Korban dibacok sebanyak tiga kali menggunakan senjata tajam jenis arit atau celurit hingga mengenai pundak sebelah kanan, pipi sebelah kanan, dan kepala bagian belakang," jelasnya.

Korban yang mengalami luka serius selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa serta motif pembacokan tersebut.

"Saat ini anggota Satreskrim bersama Polsek Kedungjajang sedang memburu pelaku yang kabur usai kejadian," pungkas Suprapto.


06/09/2026

TNI-Polri Bersinergi Amankan Sholawat dan Pengajian Satu Abad Masjid Ar-Roudloh


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Babinsa Labruk Kidul Koramil 0821-19/Sumbersuko Serma Nizar Lutfi bersama Bhabinkamtibmas Labruk Kidul melaksanakan pengamanan kegiatan Sholawat dan Pengajian Umum dalam rangka memperingati satu abad Masjid Ar-Roudloh.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ar-Roudloh, Dusun Gedongsari, Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu malam (5/9/2026). 

Kegiatan keagamaan tersebut diikuti masyarakat dan jamaah yang hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan satu abad berdirinya Masjid Ar-Roudloh.

Serma Nizar Lutfi menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan Sholawat dan Pengajian Umum dalam rangka satu abad Masjid Ar-Roudloh merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Selain melaksanakan pengamanan, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan,” ujar dia.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Labruk Kidul Aiptu Mafbud Junaidi, S.H menegaskan pentingnya sinergi dan koordinasi antara TNI, Polri, panitia serta masyarakat dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kami bersama Babinsa melakukan pemantauan agar jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, sekaligus mengantisipasi apabila terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Ketua Takmir Masjid Ar-Roudloh Moh. Kholil mengapresiasi kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turut membantu pengamanan kegiatan peringatan satu abad Masjid Ar-Roudloh.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengamanan dari Babinsa serta Bhabinkamtibmas. Kehadiran beliau memberikan rasa aman dan nyaman kepada panitia maupun jamaah, sehingga kegiatan Sholawat dan Pengajian Umum dapat terlaksana dengan tertib dan lancar,” pungkasnya. (Pendim0821)

Dandim 0821/Lumajang Dukung Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Budaya Hidup Sehat Masyarakat


Lumajang, (onenewsjatim)
-Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang menghadiri pelepasan peserta Sekarkijang QRIS Run 5K Dulur Sekarkijang X Samara 2026 di Alun-Alun Lumajang, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dengan penuh antusias. Selain menjadi ajang olahraga, Sekarkijang QRIS Run 5K menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas, serta masyarakat dalam semangat kebersamaan.

Kehadiran Letkol Arh Anton Subhandi bersama Forkopimda menunjukkan dukungan terhadap kegiatan positif yang mendorong pola hidup sehat, memperkuat persatuan, dan membangun kolaborasi di tengah masyarakat Kabupaten Lumajang.

Sebelum peserta diberangkatkan, Dandim 0821/Lumajang mengajak seluruh pelari untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan, serta menikmati kegiatan dengan tertib dan penuh kegembiraan.

“Olahraga tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat persaudaraan. Semoga kegiatan ini memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Lumajang,” ujarnya.

Pelepasan peserta berlangsung meriah dan tertib. Sekarkijang QRIS Run 5K Dulur Sekarkijang X Samara 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi antara Forkopimda, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lumajang. (Pendim0821)

Dojo Dvija Fighting Club Lumajang Raih 4 Medali di Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jatim 2026


Gresik, (Onenewsjatim) –
Prestasi membanggakan ditorehkan Dojo Dvija Fighting Club asal Kabupaten Lumajang dalam ajang Kejuaraan Daerah/Kejuaraan Provinsi (Kejurda/Kejurprov) Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik, pada 29–30 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, Dojo Dvija Fighting Club mengirimkan tiga atlet. Meski dengan jumlah atlet yang terbatas, mereka mampu menunjukkan performa kompetitif dengan meraih total empat medali.

Keempat medali tersebut terdiri dari satu medali emas dan tiga medali perunggu.

Medali emas diraih Amelia Candra Dewi setelah menjadi juara pertama Fighting System Putri U21 kelas -48 kilogram.

Sementara itu, tiga medali perunggu masing-masing diraih Eristia Fatmawati pada kategori Fighting System Putri 21+ kelas -57 kilogram, Aulia Fitri Indana Zulva pada Fighting System Putri U18 kelas +63 kilogram, serta Kurniawan Adi Wijaya yang meraih juara ketiga kategori Antar Master Sabuk Hitam kelas A.

Pelatih Ju-Jitsu Dojo Dvija Fighting Club  Lumajang Kurniawan Adi Wijaya mengatakan, capaian tersebut menjadi hasil positif dari proses latihan yang selama ini dijalani para atlet.

Menurut dia, keberhasilan para atlet tidak hanya ditentukan saat pertandingan, tetapi juga melalui kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalani latihan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih para atlet. Dengan tiga atlet yang kami kirim, semuanya berhasil membawa pulang medali,” ujar Kurniawan

Ia mengatakan, persaingan dalam Kejurda/Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 cukup ketat karena mempertemukan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Karena itu, raihan empat medali tersebut dinilai menjadi motivasi bagi Dojo Dvija Fighting Club untuk terus meningkatkan kualitas atlet, terutama menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

“Masih banyak yang harus dievaluasi, baik dari teknik, fisik maupun mental bertanding. Hasil ini akan menjadi bahan bagi kami untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan prestasi ke depan,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet muda di Lumajang untuk menekuni olahraga Ju-Jitsu secara serius.

Selain itu, dukungan dari berbagai pihak juga dinilai penting agar pembinaan atlet Ju-Jitsu di Kabupaten Lumajang dapat terus berkembang.

“Harapan kami, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya. Kami ingin pembinaan di Dojo Dvija Fighting Club terus berjalan dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat membawa nama baik Lumajang,” pungkas Kurniawan

Adapun daftar atlet Dojo Dvija Fighting Club Lumajang yang meraih medali dalam Kejurda/Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yakni:

1.. Amelia Candra Dewi – Juara 1 Fighting System Putri U21 kelas -48 Kg.

2. Eristia Fatmawati – Juara 3 Fighting System Putri 21+ kelas -57 Kg.

3. Aulia Fitri Indana Zulva – Juara 3 Fighting System Putri U18 kelas +63 Kg.

4. Kurniawan Adi Wijaya – Juara 3 Antar Master Sabuk Hitam kelas A. (Nur) 

Kapolres Lumajang Pimpin Patroli Skala Besar, Sasar Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas



Lumajang, (Onenewsjatim) – Polres Lumajang menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026) malam.

Patroli yang merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres bahkan turun langsung memimpin patroli dengan mengendarai sepeda motor bersama personel gabungan.

Patroli menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas, termasuk titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga pada malam hari.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kriminalitas, gangguan keamanan serta aksi balap liar yang masih menjadi keluhan masyarakat.

"Pada malam hari ini, Polres Lumajang akan melaksanakan kegiatan patroli skala besar, kegiatan rutin yang ditingkatkan," kata AKBP Riki Yariandi.

Menurut dia, personel akan menyisir sejumlah wilayah yang dianggap rawan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"Kita akan menyisir ke beberapa tempat atau daerah-daerah yang diketahui rawan," ujarnya.

Selain melakukan patroli, polisi juga berhenti di sejumlah titik yang sering digunakan sebagai lokasi nongkrong masyarakat.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas.

Polisi juga memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan yang diduga digunakan untuk aksi balap liar.

"Kita berhenti di tempat-tempat yang cukup rawan dan sering dilakukan tempat-tempat nongkrong, sehingga kita lakukan pemeriksaan dan edukasi, serta melakukan penindakan yang tegas dan humanis terhadap para pelaku balap liar," jelasnya.

Sasar Motor Spek Tak Sesuai

AKBP Riki mengatakan, kendaraan yang menjadi sasaran pemeriksaan antara lain sepeda motor dengan spesifikasi yang tidak sesuai standar serta menggunakan knalpot brong.

Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kendaraan tersebut tidak digunakan untuk mengganggu ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hari.

"Sasarannya kepada motor-motor yang terlihat speknya tidak sesuai, dan terlihat menggunakan knalpot brong," katanya.

Untuk mengantisipasi adanya kendaraan yang diamankan dalam kegiatan tersebut, Polres Lumajang juga menyiapkan tim sapu bersih.

Tim tersebut dilengkapi kendaraan truk yang digunakan untuk mengangkut sepeda motor hasil penindakan apabila ditemukan pelanggaran.

"Kita juga menyiapkan tim sapu bersih, truk yang digunakan untuk mengangkut kendaraan balap liar," ujar Riki.

Kapolres menegaskan, patroli skala besar tersebut merupakan bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, polisi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya kriminalitas dan gangguan kamtibmas.

"Kehadiran kita, Polres Lumajang, mudah-mudahan bisa berdampak positif kepada masyarakat, karena banyak juga masyarakat yang mengeluhkan, merasakan bahwa masih terjadi balap liar," ungkapnya.

Riki berharap kegiatan patroli dan penindakan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menekan angka kriminalitas serta aksi balap liar di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat ikut berperan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Mudah-mudahan kita terus menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang. Mari, sama-sama kita menjaga situasi kamtibmas di Polres Lumajang, tetap aman, tertib dan kondusif," pungkasnya.(imam) 



Hukrim

Iklan

Pemerintah

Peristiwa

Wisata

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved