-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Daerah

Berita Pilihan

05/10/2026

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Temukan Dugaan Latihan Menembak

Dok foto humas 

Jakarta, (Onenewsjatim)
– Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka tindak pidana terorisme di enam provinsi. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan sebagian tersangka, mulai dari latihan fisik hingga menembak.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan, penegakan hukum terhadap para tersangka dilakukan secara serentak di enam provinsi.

Keenam wilayah tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

"Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya," kata Mayndra kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).

Sebanyak 11 tersangka yang diamankan masing-masing berinisial HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), MF (37), AF (26), dan MW (42).

Temukan Dugaan Kegiatan Pelatihan

Dalam rangkaian penyidikan, Densus 88 menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh sebagian tersangka.

Pelatihan tersebut meliputi latihan fisik, menembak, hingga kegiatan lain yang berkaitan dengan militansi terorisme.

"Dalam kegiatan penyidikan juga ditemukan dugaan adanya kegiatan pelatihan pada sebagian tersangka. Dari latihan fisik, menembak, serta kegiatan pelatihan lainnya yang terkait dengan aktivitas militansi terorisme," ujar Mayndra.

Usai melakukan penangkapan, Densus 88 kemudian melanjutkan proses penyidikan dengan melakukan sejumlah tindakan terhadap para tersangka maupun barang bukti yang ditemukan.

Mayndra menjelaskan, tindakan penyidikan tersebut meliputi penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka.

"Setelah melaksanakan penangkapan, Densus 88 AT Polri melakukan rangkaian tindakan penyidikan, termasuk penggeledahan, penyitaan dan pemeriksaan barang bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, berdasarkan SOP yang ada," jelasnya.

Densus 88 memastikan proses penyidikan terhadap para tersangka masih berlangsung. Penyidik masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta keterkaitan para tersangka dengan individu maupun jaringan terorisme lainnya.

El Nino Picu Kenaikan Harga, Cabai Rawit Merah di Lumajang Capai Rp75 Ribu


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, melonjak hingga Rp75 ribu per kilogram pada awal Oktober 2026.

Data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur mencatat harga tersebut pada Senin (5/10/2026). Kenaikan ini menempatkan cabai rawit merah Lumajang sebagai salah satu komoditas dengan harga cukup tinggi di Jawa Timur.

Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lumajang Hendra Suwandaru mengatakan, kenaikan harga dipengaruhi kondisi kemarau dan dampak El Nino yang menyebabkan ketersediaan air bagi petani terbatas.

"Kenaikan harga ini cukup kuat dan berkaitan dengan keterbatasan air akibat dampak El Nino. Ini mempengaruhi produksi," kata Hendra di Lumajang, Senin (5/10/2026).

Menurut Hendra, harga cabai cenderung fluktuatif karena dipengaruhi cuaca, musim, tingkat produksi, serta masa panen. Kondisi tersebut membuat pergerakan harga cabai berbeda dengan sejumlah komoditas pangan yang memiliki harga eceran tertinggi (HET).

"Cabai bersifat sangat fluktuatif karena sangat bergantung pada faktor cuaca, musim kemarau atau hujan, dan masa panen petani. Karena itu, pemerintah terkadang menetapkan rentang harga acuan," ujarnya.

Hendra menilai kenaikan harga memberikan peluang bagi petani untuk memperoleh hasil yang lebih baik setelah menanggung biaya dan risiko selama masa tanam hingga panen. Namun, harga tetap perlu dijaga agar tidak terlalu membebani konsumen.

"Tentu tetap perlu dijaga dua kepentingan sekaligus, petani tetap dapat nilai jual yang layak dan konsumen tetap memiliki akses pangan dengan harga terjangkau," ungkapnya.

Untuk menjaga kestabilan harga, Pemkab Lumajang berencana menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada pertengahan Oktober 2026.

Langkah tersebut dinilai penting karena harga cabai rawit merah saat ini telah melampaui harga acuan penjualan di tingkat konsumen.

Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 12 Tahun 2024, harga acuan penjualan cabai rawit merah di tingkat konsumen berada pada kisaran Rp40 ribu hingga Rp57 ribu per kilogram.

Dengan harga Rp75 ribu per kilogram, cabai rawit merah di Lumajang berada Rp18 ribu di atas batas atas harga acuan tersebut. (Imam) 

Musim Pancaroba, Kasus ISPA dan Pneumonia di Lumajang Meningkat, Mayoritas Anak-anak


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Jumlah pasien dengan gangguan infeksi saluran pernapasan, baik saluran pernapasan atas maupun bawah, mengalami peningkatan di RSUD dr Haryoto Lumajang, Jawa Timur.

Lonjakan jumlah pasien tersebut mulai terlihat sejak Agustus 2026 dan meningkat sekitar tiga kali lipat pada September 2026.

Humas Pelayanan Media RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, mengatakan peningkatan paling banyak terjadi pada pasien yang membutuhkan perawatan inap.

"Di bulan Agustus yang terbanyak adalah infeksi saluran pernapasan, baik atas maupun bawah. Data tersebut juga meningkat sampai di bulan September terjadi lonjakan sekitar tiga kali lipat," kata Yanna.


Menurut dia, berdasarkan data rumah sakit, sekitar 70 persen pasien yang datang dengan gangguan saluran pernapasan merupakan anak-anak.


Keluhan yang paling banyak disampaikan pasien antara lain batuk, pilek hingga sesak napas. Kondisi sesak napas menjadi salah satu alasan pasien segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

"Mayoritas adalah usia anak-anak. Sekitar 70 persen pasien yang datang dengan gangguan saluran pernapasan atas maupun bawah adalah usia anak-anak. Keluhan utamanya batuk, pilek, dan sesak napas," ujarnya.


Kondisi tersebut juga terlihat dari aktivitas pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Haryoto Lumajang yang dipenuhi pasien.


Sejumlah pasien yang telah mendapatkan penanganan di IGD bahkan masih harus menunggu ketersediaan kamar sebelum dapat dipindahkan ke ruang rawat inap.

Yanna menjelaskan, kondisi cuaca pada musim pancaroba diduga turut memengaruhi meningkatnya kasus gangguan saluran pernapasan.

Menurutnya, perubahan cuaca dapat membuat daya tahan tubuh sebagian masyarakat menurun sehingga lebih mudah terserang virus, bakteri maupun penyebab infeksi lainnya.

"Karena saat ini musim pancaroba, jadi sangat dibutuhkan imunitas yang sangat baik. Mungkin beberapa masyarakat karena adaptasi ataupun imunitas yang turun, akhirnya mudah terserang virus, bakteri maupun yang lainnya," jelasnya.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus, masyarakat diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga daya tahan tubuh.

Penggunaan masker, terutama ketika berada di tempat ramai, menjadi salah satu langkah pencegahan yang dianjurkan. Selain itu, masyarakat juga diminta rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga secara teratur.

"Imbauan tetap utama adalah pakai masker, kemudian cuci tangan, meningkatkan imunitas dengan pola hidup yang sehat, yaitu makan minum yang bergizi dan seimbang, serta olahraga yang teratur," kata Yanna.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada kondisi lebih serius, seperti sesak napas.

Influenza pada umumnya disebabkan oleh virus dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, masyarakat perlu mewaspadai tanda-tanda kegawatan, terutama ketika muncul sesak napas atau batuk berdahak yang sulit dikeluarkan.

"Kalau muncul tanda-tanda kegawatan, seperti sesak napas dan batuk berdahak yang sulit keluar, masyarakat diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan," pungkasnya.

Air Bersih Mengalir, Senyum Warga Jatisari Kembali Mekar


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Kebahagiaan sederhana terpancar dari wajah masyarakat saat kebutuhan air bersih hadir di tengah kehidupan mereka. Kehadiran air bersih menjadi angin segar sekaligus membawa harapan bagi warga di RT 002 RW 008 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (5/10/2026).

Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai aktivitas keluarga, mulai dari kebutuhan minum, memasak, hingga menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan.

Senyum dan rasa syukur warga menjadi gambaran bahwa perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat memiliki arti yang besar. Air yang mengalir menghadirkan rasa lega sekaligus memberikan semangat baru bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kehadiran air bersih juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan.

Di tengah kesederhanaan itu, ada pesan yang begitu kuat: ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, kebahagiaan pun dapat tumbuh dari hal yang sederhana.

Air bersih mengalir, harapan tumbuh, dan senyum masyarakat menjadi bukti bahwa kepedulian selalu memiliki arti. (Pendim0821)

HUT ke-81 TNI, Kodim Lumajang Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian kepada Purnawirawan


Lumajang,(Onenewsjatim)-
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kodim 0821/Lumajang tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta kepedulian terhadap keluarga besar TNI.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tersebut digelar di Halaman Makodim 0821/Lumajang, Senin (5/10/2026), dengan upacara yang dipimpin Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri.

Peringatan tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Tema tersebut menjadi penegasan bahwa keberadaan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran dan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan pengabdian TNI selama 81 tahun.

Selain itu, Kodim 0821/Lumajang juga menggelar bakti sosial dengan menyerahkan paket sembako kepada para purnawirawan dan organisasi keluarga besar TNI.

Bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah organisasi, di antaranya Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri, PPAD, PIVERI, PERIB, PEPABRI, serta LVRI.

Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk penghargaan dan kepedulian kepada para purnawirawan serta keluarga besar TNI yang sebelumnya telah memberikan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri mengatakan, momentum HUT ke-81 TNI diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat.

“Semangat kebersamaan dengan rakyat harus terus dijaga. Pengabdian TNI harus memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Tanuri.

Menurut dia, kebersamaan tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan dan mendukung terciptanya kondisi masyarakat yang aman serta kondusif.

Melalui peringatan HUT ke-81 TNI, Kodim 0821/Lumajang berkomitmen untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan pengabdian dan kepedulian sosial.

Semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata untuk masyarakat dan bangsa. (Imam) 

04/10/2026

Polisi Cek Dugaan Sabung Ayam di Pasirian, Tak Temukan Aktivitas Perjudian


Lumajang,(Onenewsjatim)-
Polres Lumajang bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media online terkait dugaan praktik perjudian sabung ayam di Dusun Siluman, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Pengecekan dilakukan personel Polsek Pasirian pada Minggu (4/10/2026). Petugas dipimpin langsung Kapolsek Pasirian Iptu Loni Roy Madhona mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dari hasil pengecekan, polisi tidak menemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam maupun kerumunan warga di lokasi yang dimaksud.

“Pada saat petugas melakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya aktivitas perjudian sabung ayam sebagaimana yang diberitakan. Meski demikian, sarana yang diduga dapat digunakan untuk kegiatan tersebut langsung kami bongkar,” kata Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto.

Menurut Suprapto, petugas memang menemukan sebuah bangunan sederhana berbahan bambu di lokasi. Bangunan tersebut diduga pernah digunakan sebagai sarana kegiatan sabung ayam.

Untuk mencegah bangunan tersebut kembali dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar hukum, personel kepolisian bersama warga kemudian melakukan pembongkaran.

“Langkah ini merupakan bentuk pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan perjudian ataupun aktivitas lain yang dapat mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Suprapto mengatakan, pengecekan langsung ke lapangan dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap informasi yang berkembang di masyarakat maupun pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana.

Ia menegaskan, setiap informasi yang diterima akan terlebih dahulu diverifikasi dengan mendatangi lokasi dan mencocokkannya dengan fakta yang ditemukan petugas.

“Polres Lumajang merespons setiap informasi masyarakat secara cepat melalui pengecekan langsung di lapangan. Kami ingin memastikan setiap informasi yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta di lapangan,” kata Suprapto.

Ia mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan perjudian atau tindak pidana lainnya. Laporan tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti melalui pengecekan sesuai prosedur.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Polres Lumajang juga memastikan upaya pencegahan terhadap penyakit masyarakat, termasuk perjudian, akan terus dilakukan melalui patroli dan pemantauan wilayah.

Suprapto menambahkan, masyarakat juga diharapkan tidak mudah menarik kesimpulan dari informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, fakta di lapangan menjadi dasar penting dalam memastikan kebenaran sebuah informasi.

Ia juga meluruskan kabar yang ditayangkan oleh salah satu media online. Menurutnya, narasi berita tersebut cenderung menggiring opini dan tidak sesuai fakta di lapangan.

​"Informasi yang diunggah media online tersebut menggiring opini dan tidak sesuai fakta di lapangan, karena saat dicek langsung memang tidak ditemukan aktivitas judi sabung ayam," ujarnya.

​Polres Lumajang memastikan penanganan terhadap seluruh laporan dugaan tindak pidana dilakukan secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

​Guna mencegah munculnya kembali potensi arena perjudian di wilayah Kabupaten Lumajang, pihak kepolisian akan terus menggencarkan patroli serta tindakan preventif.

​"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur yang berlaku, sehingga informasi yang berkembang dapat dipastikan berdasarkan fakta di lapangan," kata Ipda Suprapto

Sinergisitas Babinsa Dukung Pelayanan Kesehatan, 30 Balita Ikuti Posyandu Semangka


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya memperkuat sinergisitas dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan Babinsa di wilayah binaan. Salah satunya melalui pendampingan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang menjadi bagian penting dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita.

Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun Sertu Taufiq Abdul Lukito melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan balita di Posyandu Semangka, Dusun Krajan RT 006 RW 002, Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (4/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di Posyandu. 

Pendampingan Babinsa dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun sinergi bersama bidan desa dan kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak.

Sertu Taufiq Abdul Lukito mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak.

“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergisitas Babinsa bersama kader Posyandu, tenaga kesehatan dan pemerintah desa. Dengan adanya pelayanan secara rutin, kondisi kesehatan serta tumbuh kembang balita dapat terus dipantau,” ujarnya.

Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting karena menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, orang tua juga dapat memperoleh informasi mengenai pentingnya memperhatikan kesehatan dan kebutuhan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Pendampingan secara langsung diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi antara berbagai unsur di tingkat desa, sehingga pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan secara tertib, lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Babinsa untuk terus membangun kebersamaan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan kewilayahan, termasuk mendukung pelayanan dasar di bidang kesehatan demi terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)

Hukrim

Iklan

Pemerintah

Peristiwa

Wisata

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved