-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

28/07/2026

Belanja Listrik, BBM hingga Perjalanan Dinas Pemkab Lumajang Naik, Ini Penjelasan BPKAD


Lumajang,(Onenewsjatim) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mencatat kenaikan realisasi belanja pada empat komponen utama selama periode Mei hingga Juni 2026, meski kebijakan efisiensi anggaran, termasuk penerapan work from home (WFH) setiap Jumat, masih diberlakukan.

Empat komponen yang mengalami kenaikan tersebut meliputi belanja listrik dan air, bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas, perjalanan dinas, serta belanja lembur. 

Total kenaikan pada keempat pos anggaran itu mencapai sekitar Rp 614,23 juta.saat memasuki periode bulan Mei ke Juni.

Sebelumnya kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat di lingkungan Pemkab Lumajang mampu menghemat pengeluaran hingga Rp 464,07 juta dari bulan April ke Mei 2026.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lumajang, Sunyoto, menjelaskan bahwa kenaikan realisasi belanja pada Juni tidak mencerminkan aktivitas yang terjadi pada bulan yang sama. 

Menurut dia, realisasi pembayaran merupakan pertanggungjawaban atas kegiatan yang dilaksanakan pada bulan sebelumnya.

"Realisasi belanja pada bulan berjalan merupakan realisasi kegiatan bulan sebelumnya karena pertanggungjawaban kegiatan dilakukan paling lambat tanggal 10 pada bulan berikutnya. Misalnya pemakaian listrik dan air bulan Mei dipertanggungjawabkan pada bulan Juni, demikian pula BBM kendaraan, perjalanan dinas, dan belanja lainnya," kata Sunyoto di Lumajang, Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan data BPKAD, belanja listrik dan air pada Juni mencapai Rp 545,83 juta, meningkat Rp 36,52 juta dibanding realisasi Mei sebesar Rp 509,31 juta.

Sementara itu, belanja bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas juga naik menjadi Rp 479,56 juta, atau bertambah Rp 77,48 juta dibanding bulan sebelumnya yang tercatat Rp 402,08 juta.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada anggaran perjalanan dinas. Pada Juni, realisasi belanja mencapai Rp 974,53 juta, meningkat Rp 396,32 juta dibanding Mei yang sebesar Rp 578,21 juta

Selain itu, belanja lembur pegawai juga mengalami kenaikan dari Rp 381,78 juta pada Mei menjadi Rp 485,69 juta di Juni atau bertambah Rp 103,91 juta.

Meski demikian, Sunyoto memastikan tren tersebut berbalik pada laporan realisasi bulan Juli. Menurutnya, dampak kebijakan efisiensi anggaran mulai terlihat secara nyata dengan penurunan pengeluaran di berbagai komponen belanja.

"Realisasi bulan Juli menurun. Itu mencerminkan pelaksanaan kegiatan pada bulan Juni sudah berkurang. Pengeluaran bulan Juli nantinya akan dilaporkan pada bulan Agustus," ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga 24 Juli 2026, Pemkab Lumajang berhasil menghemat anggaran sekitar Rp 1,51 miliar dari empat komponen belanja yang menjadi fokus efisiensi, yakni listrik dan air, BBM kendaraan dinas, perjalanan dinas, serta lembur.

Menurut Sunyoto, penurunan tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah daerah mulai memberikan hasil nyata.

"Dampak riil dari efisiensi sangat nyata dan itu terlihat dari laporan bulan Juli yang menurun tajam. Itu merupakan pengeluaran atas kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Juni," katanya.

Namun demikian, ia menilai kenaikan belanja pada periode tertentu tetap merupakan hal yang wajar. Sebab, aktivitas OPD tidak selalu sama setiap bulan, terlebih saat memasuki semester kedua pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kalau pada periode tertentu terjadi peningkatan, itu wajar karena bisa saja aktivitas OPD sedang tinggi. Sekarang sudah memasuki semester dua sehingga seluruh OPD harus melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang telah direncanakan," pungkas Sunyoto.(Nur) 

Mutasi Besar di Polda Jatim, Kapolda Lantik Pejabat Baru dan 26 Kapolres


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan 26 Kapolres jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Selasa (28/7/2026).

Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri guna memperkuat kinerja institusi, meningkatkan profesionalisme, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polda Jawa Timur. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang mendapat amanah baru.

Menurut Nanang, mutasi merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan sekaligus menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Irjen Pol. Nanang Avianto.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Dalam sertijab tersebut, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Di tingkat Pejabat Utama Polda Jatim, di antaranya jabatan Karo Ops, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirlantas, Karo SDM, Dansat Brimob, Kabidkum hingga Karumkit Bhayangkara Kediri.

Sementara itu, sebanyak 26 Kapolres jajaran juga berganti, termasuk Kapolres Lumajang, Kapolresta Malang Kota, Kapolres Malang, Kapolres Lamongan, Kapolres Jember, Kapolres Probolinggo, Kapolres Tulungagung, Kapolres Blitar, Kapolres Kediri, hingga Kapolres Sampang.

Salah satu pergantian yang menjadi perhatian adalah Kapolres Lumajang. AKBP Alex Sandy Siregar mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jawa Timur. Posisinya kini diisi oleh AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota, Polda Jawa Tengah.

Selain itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Jabatan yang ditinggalkannya diisi Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.

Kapolda berharap para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, menjaga kesinambungan program yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Nanang.

Ia menambahkan, mutasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi menjadi bagian dari strategi pembinaan sumber daya manusia Polri untuk menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

Dengan rotasi tersebut, Polda Jawa Timur diharapkan semakin siap menghadapi dinamika tugas kepolisian serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis sesuai semangat Polri Presisi

Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan pada kesempatan tersebut meliputi Pejabat Utama Polda Jawa Timur dan sejumlah Kapolres jajaran, yaitu:  

1. Karo Ops Polda Jatim Brigjen Pol. Nurhandono diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. II Lemdiklat Polri. Jabatan Karo Ops Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Joni Iskandar yang sebelumnya menjabat Kabidpengsos Sespim Lemdiklat Polri. 

2. Dirreskrimum Polda Jatim Brigjen Pol. Widi Atmoko diangkat dalam jabatan baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri. Jabatan Dirreskrimum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Roy HM Sihombing yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Jatim. 

3. Jabatan Dirreskrimsus Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Dodi Ruyatman yang sebelumnya bertugas sebagai Dirreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara. 

4. Dirlantas Polda Jatim Brigjen Pol. Iwan Saktiadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolda Banten. Jabatan Dirlantas Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Rahmat Hakim yang sebelumnya menjabat Kapusdiklantas Lemdiklat Polri.  

5. Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno diangkat dalam jabatan baru sebagai Karo Ops Polda Papua. Jabatan Karo SDM Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Heru Budu Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri.  

6. Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol. Suryo Sudarmadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagops Rorenminops Korbrimob Polri. Jabatan Dansat Brimob Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Yanto Dwi Nugroho yang sebelumnya menjabat Dansat Brimob Polda NTB. 

7. Kabidkum Polda Jatim Kombes Pol. Sugeng Riyadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagren Rorenmin Baintelkam Polri. Jabatan Kabidkum Polda Jatim selanjutnya dijabat Kombes Pol. Taufan Dirgantoro yang sebelumnya menjabat Anjak Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.   

8. Kombes Pol. dr. Elyani diangkat sebagai Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Biddokkes Polda Jatim. Sebelumnya yang bersangkutan bertugas sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. III Pusdokkes Polri.  

9. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolresta Malang Kota selanjutnya dijabat Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.  

10. Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdianto diangkat dalam jabatan baru sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri. Jabatan Kapolres Malang selanjutnya dijabat AKBP Rulian Syauri yang sebelumnya menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri.  

11. Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya. Jabatan Kapolres Lamongan selanjutnya dijabat AKBP Adhytiawarman Gautama Putra yang sebelumnya menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jatim.  

12. Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto diangkat sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Jatim. Jabatan Kapolres Pamekasan selanjutnya dijabat AKBP Wahyu Hidayat yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.  

13. Jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak selanjutnya dijabat AKBP Irwan Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditressiber Polda Jatim.  

14. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Riki Yariandi yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jateng.  

15. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Ridwan Maliki yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek.  

16. Kapolres Trenggalek kini dijabat AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya yang sebelumnya menjabat Kasubbaglahtalek Baginfopers Robinkar SSDM Polri.  

17. Kapolres Blitar AKBP Rivanda diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya. Jabatannya digantikan AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution yang sebelumnya menjabat Sekpri Wakapolri Spripim Polri.  

18. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Jateng. Jabatannya digantikan AKBP M. Wahyudin Latif yang sebelumnya menjabat Kapolres Probolinggo.  

19. Jabatan Kapolres Probolinggo kini diemban AKBP Asmida Rizki Siregar yang sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditintelkam Polda Jatim. 

20. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Jabatannya digantikan AKBP Arif Ardiansyah Prasetyo yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Ditreskrimum Polda Jambi.  

21. Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagssusdagri Baggassus Robinkar SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Wiwin Junianto Supriyadi yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun Kota.  

22. Jabatan Kapolres Madiun Kota kini diemban AKBP Rizki Pratama Wida yang sebelumnya menjabat Assesor Madya Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri.  

23. Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Candra Putra diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Jabatannya digantikam AKBP Alaiddin yang sebelumnya menjabat Kapolres Tuban. 

24. Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri. Jabatannya digantikan AKBP Kresno Wisnu Putranto yang sebelumnya menjabat Kasubbagsumda Bagrenmin Divpropam Polri.  

25. Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakapolresta Karawang Polda Jabar. Jabatannya digantikan AKBP Yenny Diarty yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumsel.  

26. Kapolres Sampang AKBP Hartono diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Jatim. Jabatannya digantikan AKBP Anang Hardiyanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Sumenep.  (Red) 

  

Babinsa Kutorenan: Latihan PBB Bukan Sekadar Baris-Berbaris, tetapi Membentuk Karakter Anak


Lumajang, (Onenewsjatim)-Sebagai wujud pembinaan karakter generasi muda sejak usia dini, Babinsa Kutorenon Koramil 0821-02/Sukodono terus berperan aktif mendukung dunia pendidikan melalui pemberian materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Serma Dhuri Ari Siswanto bersama Sertu Hery Wahyudi kepada 60 siswa SDN Kutorenon 03, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).

Pelatihan yang berlangsung dengan penuh semangat itu bertujuan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme kepada para siswa. Selain mengenalkan dasar-dasar PBB, para Babinsa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati aturan, menghargai sesama, dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

Babinsa Kutorenon, Serma Dhuri Ari Siswanto, mengatakan bahwa pelatihan PBB bukan hanya melatih gerakan baris-berbaris, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter dan mental anak agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, serta memiliki rasa cinta tanah air.

"Melalui latihan PBB ini kami ingin menanamkan kebiasaan disiplin sejak dini. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, kekompakan, dan kepatuhan terhadap aturan akan menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat," kata dia.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa di lingkungan sekolah merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan.

Sementara itu, Guru Pendamping SDN Kutorenon 03, Umar Usman, S.Pd., menyampaikan banyak terima kasih terhadap pembinaan karakter anak didiknya. Menurutnya, materi yang disampaikan para Babinsa memberikan pengalaman belajar yang positif dan mampu meningkatkan semangat serta kedisiplinan siswa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Koramil 0821-02/Sukodono yang telah memberikan pelatihan PBB kepada siswa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter disiplin, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan jiwa kebersamaan di kalangan peserta didik," ungkap Umar.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0821-02/Sukodono berharap sinergi antara TNI dan lembaga pendidikan dapat terus terjalin dengan baik dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, nasionalisme yang kuat, dan siap menjadi penerus bangsa yang berintegritas. (Pendim0821)

Koramil Lumajang Bekali Anggota OSIS SMAN 1 dengan Pembinaan Kedisiplinan dan Karakter


Lumajang , (Onenewsjatim)-Danramil 0821-01/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi menegaskan pentingnya membangun karakter disiplin, kepemimpinan, dan tanggung jawab bagi generasi muda melalui pembinaan yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi Pembinaan Kedisiplinan kepada 25 siswa anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Lumajang di Aula Makoramil 0821-01/Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Koramil 0821-01/Lumajang dalam mendukung pembentukan karakter pelajar yang berjiwa nasionalis, memiliki integritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. 

Materi yang diberikan meliputi pentingnya disiplin sebagai pondasi keberhasilan, kepemimpinan, tanggung jawab organisasi, serta sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Dalam pemaparannya, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi mengatakan bahwa anggota OSIS memiliki peran strategis sebagai motor penggerak berbagai kegiatan positif di sekolah. Oleh karena itu, mereka dituntut memiliki kedisiplinan, etika, dan jiwa kepemimpinan yang kuat agar mampu menjadi contoh bagi siswa lainnya.

"Disiplin bukan hanya soal menaati aturan, tetapi juga membangun tanggung jawab terhadap diri sendiri, organisasi, dan lingkungan. Dengan karakter yang kuat, adik-adik akan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan," ujarnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga para peserta dapat memahami pentingnya penerapan disiplin dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS.

Kepala SMAN 1 Lumajang, Moh. Agus Wibisono, M.Pd., mengucapkan terima kasih dan dukungan dalam memberikan pembinaan kepada peserta didiknya. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan TNI menjadi langkah positif dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Koramil 0821-01/Lumajang atas pembinaan yang diberikan kepada anggota OSIS. Materi ini sangat bermanfaat dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepemimpinan siswa sebagai bekal mereka di sekolah maupun di tengah masyarakat," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0821-01/Lumajang berharap para anggota OSIS mampu mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan dalam setiap aktivitas di sekolah, sehingga dapat menjadi teladan sekaligus penggerak terciptanya lingkungan pendidikan yang tertib, berprestasi, dan berkarakter. (Pendim0821)

27/07/2026

DPRD Lumajang Sahkan P-APBD 2026, Defisit Rp 371,6 Miliar Ditutup dari SILPA, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas


Lumajang, (Onenewsjatim) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang resmi mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar, Senin (27/7/2026).

Dalam postur anggaran yang telah disetujui, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 1.980.435.365.636,77, sedangkan belanja daerah mencapai Rp 2.352.107.699.272, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp 371,6 miliar. 

Meski demikian, DPRD memastikan defisit tersebut telah ditutup melalui skema pembiayaan netto yang bersumber dari akumulasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA).

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lumajang, Arif Wijayanto, mengatakan perubahan APBD 2026 menunjukkan adanya penurunan pendapatan daerah dibanding APBD murni.

"Pendapatan daerah pada APBD murni sebesar Rp 1.981.746.109.460,91, kemudian setelah perubahan menjadi Rp 1.980.435.365.636,77," kata Arif saat membacakan laporan Banggar dalam rapat paripurna.

Menurut Arif, penurunan tersebut dipicu turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp 7 miliar. PAD yang sebelumnya diproyeksikan sekitar Rp 497 miliar, setelah perubahan menjadi sekitar Rp 490,8 miliar.

Ia menjelaskan, komponen PAD terdiri atas hasil pajak daerah sebesar Rp 194,1 miliar, retribusi daerah Rp 284,1 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 6,7 miliar, serta lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 5,8 miliar.

Di sisi lain, pendapatan transfer justru mengalami kenaikan dari Rp 1,484 triliun menjadi Rp 1,489 triliun. Pendapatan tersebut terdiri atas transfer pemerintah pusat sebesar Rp 1,378 triliun dan transfer antar daerah sebesar Rp 111,2 miliar.

Sementara itu, belanja daerah mengalami peningkatan cukup signifikan, dari semula Rp 2,106 triliun pada APBD murni menjadi Rp 2,352 triliun dalam perubahan anggaran.

Arif merinci, belanja operasi meningkat menjadi Rp 1,734 triliun yang meliputi belanja pegawai sebesar Rp 796,9 miliar, belanja barang dan jasa Rp 815,8 miliar, belanja hibah Rp 112,1 miliar, serta belanja bantuan sosial Rp 9,59 miliar.

Belanja modal juga melonjak dari Rp 76,8 miliar menjadi Rp 212,1 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan antara lain untuk belanja tanah Rp 6,1 miliar, alat dan mesin Rp 60,3 miliar, gedung dan bangunan Rp 32,3 miliar, jalan, irigasi, dan jaringan Rp 100,2 miliar, aset tetap lainnya Rp 10,8 miliar, serta aset lainnya Rp 2,1 miliar.

Selain itu, belanja transfer meningkat menjadi Rp 394 miliar yang terdiri atas belanja bagi hasil Rp 23,4 miliar dan bantuan keuangan Rp 371 miliar.

Menanggapi pengesahan tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan seluruh tahapan pembahasan telah dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Banggar DPRD hingga memperoleh dukungan dari seluruh fraksi.

"Pembahasan sudah dilakukan bersama TAPD, kemudian dilanjutkan dengan pandangan fraksi dan semuanya mendukung, terutama untuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan," ujar Indah.

Ia menambahkan, rancangan P-APBD yang telah disetujui DPRD selanjutnya akan dikirim kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Indah juga meminta Dinas Pekerjaan Umum segera mempersiapkan proses lelang dini agar pelaksanaan proyek fisik tidak terlambat.

"Saya sudah meminta Dinas PU melakukan lelang dini supaya waktunya cukup. Semua fraksi memiliki semangat yang sama dengan pemerintah daerah, yakni mempercepat pembangunan infrastruktur," katanya.

Menurut Indah, persetujuan P-APBD tidak hanya menjadi pemenuhan tahapan administrasi pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi momentum mempercepat realisasi program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Persetujuan Perubahan APBD ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi energi baru untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Lumajang. Saya mengapresiasi sinergi DPRD bersama Pemerintah Kabupaten sehingga seluruh proses pembahasan berjalan baik dan menghasilkan keputusan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang Oktafiani menegaskan sebagian besar tambahan anggaran dalam Perubahan APBD 2026 diarahkan untuk menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat, terutama perbaikan infrastruktur jalan.

"Uang rakyat pada P-APBD ini paling banyak diperuntukkan bagi perbaikan infrastruktur jalan karena itu yang paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat Lumajang saat ini. Harapannya dampak PAK ini bisa langsung dirasakan," ujar Oktafiani.

Ia menambahkan, defisit anggaran sebesar Rp 371,6 miliar telah dipastikan aman karena seluruhnya ditutup menggunakan akumulasi SILPA APBD Kabupaten Lumajang, sehingga tidak mengganggu keberlanjutan program pembangunan maupun stabilitas keuangan daerah.



Sinergi Babinsa dan Kades Grobogan Jaga Kamtibmas Lewat Patroli Malam


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Babinsa Grobogan Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang Serma Jianto dengan melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus patroli malam bersama Kepala Desa Grobogan Edy Susanto di Dusun Krajan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (26/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata Babinsa dalam memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah binaan sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah desa. Dalam pelaksanaannya, Serma Jianto bersama Kades Grobogan menyambangi sejumlah titik dan berinteraksi dengan warga untuk mengetahui kondisi lingkungan secara langsung.

Melalui pendekatan yang humanis, Babinsa mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Warga juga diimbau untuk menjaga komunikasi dan segera menyampaikan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

Serma Jianto menyampaikan bahwa patroli malam tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi wilayah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Patroli bersama ini merupakan upaya untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kita bisa mengetahui kondisi lingkungan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan warga,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Grobogan, Edy Susanto, menyampaikan yang dilakukan dirinya bersama Babinsa dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, keterlibatan aparat kewilayahan bersama pemerintah desa dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

“Kami sangat mendukung kegiatan patroli seperti ini. Pemerintah desa bersama Babinsa dan masyarakat harus terus bersinergi agar keamanan dan kenyamanan lingkungan tetap terjaga. Kami juga mengajak seluruh warga untuk peduli dan bersama-sama menjaga kondusivitas Desa Grobogan,” pungkasnya.

Kegiatan patroli malam tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif. Kehadiran Babinsa bersama Kades di tengah masyarakat juga menjadi wujud kepedulian terhadap keamanan sekaligus mempererat hubungan dengan warga di wilayah binaan. (Pendim0821)

Patroli Malam Humanis, Babinsa Bodang Sapa Warga dan Pantau Keamanan Wilayah


Lumajang , (Onenewsjatim)-
Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah terus dilakukan Babinsa Bodang Koramil 0821-20/Padang Serda Lukman Subki dengan melaksanakan patroli malam sekaligus menyambangi Poskamling dan menyapa warga di Dusun Kayu Gedang RT 004 RW 005, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (26/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaannya. Dengan menyambangi Poskamling, Serda Lukman Subki tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi secara langsung dengan warga yang tengah melaksanakan ronda malam.

Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, Babinsa menyapa warga serta berdialog terkait kondisi keamanan lingkungan. Pendekatan tersebut menjadi sarana untuk menggali informasi sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Serda Lukman Subki menyampaikan bahwa patroli malam dan sambang Poskamling merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap keamanan wilayah binaan.

“Melalui patroli malam dan menyapa warga secara langsung, kami dapat mengetahui perkembangan situasi di lingkungan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh warga,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Kayu Gedang, Mohammad Irawan, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang menyempatkan diri menyambangi warga saat kegiatan ronda malam.

Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan serta menjaga komunikasi dengan aparat kewilayahan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang mau menyapa dan berdialog langsung dengan warga. Hal ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan,” ungkapnya.

Melalui patroli malam yang dikemas secara humanis tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat. Kehadiran TNI di tengah warga juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan Desa Bodang yang aman, nyaman, dan kondusif. (Pendim0821)

Pemerintah

Iklan

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved