-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

22/02/2026

Tujuh Koper Turis Thailand Hilang di Bromo, Polisi Ungkap Peran Pemilik Rumah


Probolingggo, (DOC) –
Misteri hilangnya tujuh koper milik wisatawan asal Thailand saat berwisata ke kawasan akhirnya menemui titik terang. Kepolisian resmi menetapkan satu orang tersangka dalam kasus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Penetapan tersangka dibenarkan oleh jajaran pada Sabtu (21/2/2026) malam. Tersangka diketahui berinisial Edi, pemilik rumah di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo yang sebelumnya sempat digerebek aparat tak lama setelah laporan kehilangan diterima polisi.

Narahubung korban, Alvi Wardah, yang mewakili wisatawan asal Thailand bernama Kathuma Puk, mengaku baru mengetahui kabar penetapan tersangka setelah dihubungi langsung oleh penyidik.

“Iya, semalam saya ditelepon oleh tim penyidik. Mereka menyampaikan kabar baik bahwa pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Alvi kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Menurut Alvi, polisi menetapkan Edi sebagai tersangka setelah mengantongi sejumlah barang bukti kuat.

Salah satunya adalah data sinyal GPS koper yang terdeteksi berhenti di rumah tersangka, serta keterangan dari istri tersangka yang mengakui adanya aktivitas penurunan koper di lokasi tersebut pada hari kejadian.

“Dari penjelasan penyidik, bukti-bukti yang dikumpulkan sudah cukup kuat. GPS koper berhenti di rumah itu, dan ada pengakuan bahwa koper memang diturunkan di sana,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, I Made Kembar Mertadana, turut membenarkan penetapan tersangka tersebut saat dikonfirmasi awak media.

“Benar,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/2/2026) dini hari.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik karena melibatkan wisatawan mancanegara yang tengah berlibur di salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Tujuh koper milik rombongan turis asal Thailand tersebut dilaporkan hilang saat melintas di wilayah pada Minggu (15/2/2026).

Dengan ditetapkannya tersangka, pihak korban berharap seluruh barang yang hilang dapat segera ditemukan dan dikembalikan.

Selain itu, mereka juga berharap kasus ini menjadi evaluasi bersama guna meningkatkan rasa aman dan kepercayaan wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan wisata nasional seperti Gunung Bromo. (Imam)

Karya Bakti Babinsa Koramil Klakah, Saluran Irigasi Manggisan Kembali Lancar


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali terlihat di wilayah Babinsa Kudus Koramil 0821-05/Klakah, Serda Agus Heri Lospala, bersama warga melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan saluran irigasi di Dusun Manggisan RT 005 RW 002, Desa Kudus, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (22/2/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan saluran irigasi dari tumpukan sampah, lumpur, dan rumput liar yang menghambat aliran air. Dengan bahu-membahu memastikan saluran irigasi kembali lancar sehingga dapat menunjang kebutuhan pertanian masyarakat setempat.

Saat dikonfirmasi Serda Agus Heri Lospala mengatakan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus membantu mengatasi permasalahan di wilayah binaan.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk memastikan saluran irigasi berfungsi optimal, terutama dalam mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian warga,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dusun Manggisan, Ahmad Dafi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan, khususnya dalam memastikan saluran irigasi tetap lancar.

Ia menegaskan bahwa irigasi yang bersih dan tidak tersumbat sangat berpengaruh terhadap kelangsungan pertanian masyarakat, mengingat sebagian besar warga Dusun Manggisan berprofesi sebagai petani. Dengan aliran air yang lancar, kebutuhan pengairan sawah dapat terpenuhi secara merata sehingga mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen.

“Kebersamaan seperti ini sangat penting. Dengan bergotong royong, pekerjaan berat terasa ringan dan saluran irigasi bisa kita pastikan tetap berfungsi dengan baik. Ini demi kepentingan bersama, khususnya para petani,” terangnya 

Menurutnya, saluran irigasi yang bersih sangat penting bagi para petani di Dusun Manggisan, mengingat sebagian besar warga menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan produktivitas pertanian dapat meningkat dan hasil panen menjadi lebih optimal.

Melalui gotong royong yang terus digalakkan, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Pendim0821)

Babinsa Dadapan Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Bahu Jalan Dusun Karang Mulyo


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa Dadapan Koramil 0821-04/Gucialit, Koptu Adrian Jaya Kasih Guntu, bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan Dusun Karang Mulyo RT 012 RW 005, Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. pada Minggu (22/2/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang bahu jalan dusun. Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi, kerja bakti ini juga bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan agar tidak terganggu oleh tanaman liar yang menutup pandangan.

Dalam kesempatan itu, Koptu Adrian Jaya Kasih Guntu mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI melalui peran Babinsa dalam membantu dan mendorong masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan kerja bakti seperti ini hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin solid,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Karang Mulyo, Sumeko, dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa kegiatan kerja bakti tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian bersama dalam merawat infrastruktur yang telah ada.

Ia menuturkan bahwa jalan dusun merupakan akses vital bagi aktivitas warga sehari-hari, mulai dari kegiatan pertanian, pendidikan, hingga perekonomian. Oleh karena itu, perawatan secara berkala melalui kerja bakti menjadi langkah penting agar kondisi jalan tetap terjaga dan tidak cepat rusak.

“Merawat infrastruktur itu bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat yang memanfaatkannya setiap hari. Dengan membersihkan kanan kiri jalan dan menjaga saluran air tetap lancar, kita bisa memperpanjang usia jalan dan mencegah kerusakan,” jelasnya.

Warga yang terlibat tampak antusias dan kompak bekerja bersama, mulai dari mencangkul, menyabit rumput, hingga mengangkut sampah ke tempat pembuangan. Kebersamaan tersebut mencerminkan nilai luhur gotong royong yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta tercipta suasana yang aman, sehat, dan harmonis di wilayah. (Pendim0821)

21/02/2026

Babinsa Sukodono Dampingi Peternak Ayam Petelur, Jaga Stabilitas Telur Jelang Ramadan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menjalin kedekatan dengan masyarakat, Babinsa Sumberrejo Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Lolok Wahyudi Hariyanto, melaksanakan kegiatan Komsos sekaligus pendampingan pertanian kepada peternak ayam petelur “Sumber Hasil Farm” milik H. Lukman, di Dusun Klingsi RT 038 RW 010 Desa Sumberrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar utama ketahanan pangan di wilayah binaan. 

Dalam menyampaikan bahwa melalui komunikasi sosial yang rutin, Babinsa dapat mengetahui kondisi produksi, distribusi, serta potensi kendala yang dihadapi peternak, sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait apabila diperlukan. 

“Kami ingin memastikan stok telur di wilayah tetap stabil, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, H. Lukman selaku pemilik peternakan ayam petelur “Sumber Hasil Farm” menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga produksi agar kebutuhan telur masyarakat tetap terpenuhi, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.  

Iamenegaskan bahwa berbagai langkah dilakukan mulai dari memastikan ketersediaan pakan, menjaga kesehatan ayam, hingga mengatur distribusi secara optimal.

“Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan telur tetap stabil selama Ramadan dan Lebaran, karena biasanya permintaan meningkat cukup signifikan. Dengan dukungan dan pendampingan dari semua pihak, kami semakin termotivasi untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar H. Lukman.

Melalui kegiatan Komsos dan pendampingan pertanian tersebut, diharapkan sinergi dapat mendorong peningkatan hasil produksi peternakan di Desa Sumberrejo. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. (Pendim0821)

Danrem 083/BDJ Tekankan Kehormatan Satuan dan Penguatan Kemanunggalan TNI–Rakyat di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, , menekankan pentingnya menjaga kehormatan satuan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas kewilayahan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan sekaligus pamitan kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang, di Aula Raden Wijaya Makodim , Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 0821/Lumajang, para perwira staf, para Danramil jajaran, prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

Dalam arahannya, Kolonel Kohir menyampaikan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja seluruh personel Kodim 0821/Lumajang yang dinilai konsisten menjalankan tugas pembinaan teritorial serta pengabdian kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa dinamika tantangan ke depan menuntut prajurit TNI AD untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas, disertai kesiapan mental, fisik, serta kemampuan adaptif terhadap perkembangan situasi wilayah.

“Jaga kehormatan satuan, tingkatkan kepekaan terhadap dinamika wilayah, dan terus hadir di tengah masyarakat sebagai solusi. Kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan utama dalam menjaga ketahanan wilayah,” tegas Kolonel Kohir.


Selain pengarahan, kegiatan tersebut juga menjadi momen pamitan Danrem kepada seluruh keluarga besar Kodim 0821/Lumajang, seiring berakhirnya masa tugasnya di . Ia menyampaikan terima kasih atas sinergi, loyalitas, dan dukungan yang telah terjalin selama kepemimpinannya.

“Soliditas dan kebersamaan yang telah dibangun agar terus dijaga dan ditingkatkan demi mendukung tugas-tugas TNI AD ke depan,” ujarnya.(Pendim 0821)

Kurir Dijanjikan Rp120 Juta, Polda Jatim Amankan 33,374 Kg Sabu dari Dua Lokasi


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Polda Jawa Timur kembali mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dalam dua kasus berbeda pada Februari 2026. 

Dari dua pengungkapan tersebut, Polisi menyita total hampir 33 kilogram sabu. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengungkapan pertama dilakukan di Jalan Keluar Rest Area KM 726B Tol Surabaya–Mojokerto, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Dalam penangkapan itu, Polisi menyita 10 bungkus kemasan teh China warna hijau berisi sabu dengan berat kurang lebih 10 kilogram, satu unit handphone, serta satu kardus tempat penyimpanan barang haram tersebut.

“Petugas mengamankan seorang tersangka berinisial RG (25), warga Bandung, yang berperan sebagai kurir atas perintah seseorang berinisial MM yang saat ini berstatus DPO,” ujar Kombes Abast, Kamis (19/2/26).

Kabid Humas Polda Jatim menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, RG sebelumnya membawa total 22 kilogram sabu dari Dumai, Riau, menuju Pulau Jawa melalui jalur darat dan laut. 

Sebagian barang telah diranjau di beberapa titik, yakni 10 kilogram di Rest Area Tol Cipularang, Purwakarta, serta 2 kilogram di wilayah Pasuruan.

“Motif tersangka adalah ekonomi. Ia dijanjikan upah sebesar Rp 120 juta apabila berhasil meloloskan sabu tersebut,”ungkap Kombes Abast.

Sementara itu kasus kedua diungkap di area pergudangan Surabaya Utara, Kota Surabaya. 

Dalam kasus ini, petugas mengamankan barang bukti 22 bungkus sabu bertuliskan GUANYINWANG dengan berat kotor 23,374 kilogram yang dikemas dalam tas ransel dan tas duffle bag.

Saat hendak diamankan, terduga pelaku melarikan diri dengan naik ke lantai atas bangunan pergudangan dan melompat ke gedung sebelah. 

Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO.

“Barang bukti berhasil kami amankan, sedangkan pelaku masih dalam proses pencarian. Kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” jelas Kombes Abast.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dalam UU Nomor 1 Tahun 2026, atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a KUHP. 

"Ancaman hukumannya berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun serta denda hingga Rp 2 miliar,"kata Kombes Abast.

Ia menegaskan, pengungkapan ini merupakan komitmen Polda Jatim dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Jawa Timur.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di Jawa Timur. Penindakan akan terus kami lakukan secara tegas dan terukur,” pungkas Kombes Abast. (*)

Hidup Sebatang Kara, Nenek Murtimah Tetap Istikamah Beribadah di Bulan Ramadan


Lumajang
, (Onenewsjatim) – Kehidupan Nenek Murtimah (80), lansia sebatang kara di Dusun Krajan Wetan, Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, menjadi potret keteguhan iman di tengah keterbatasan.

Di usia senjanya, dengan kondisi penglihatan yang hampir hilang dan pendengaran yang mulai memudar, Mbok Murtimah tetap teguh menjalani ibadah, khususnya di bulan suci Ramadan.

Dengan hanya bertopang pada sebilah tongkat kayu, Mbok Murtimah setiap hari meraba jalan menuju mushola terdekat. Tongkat sederhana itu menjadi “pemandu setia” saat ia beraktivitas, termasuk ketika hendak menunaikan salat berjamaah.

“Beliau itu luar biasa. Meski harus berjalan dengan tongkat dan penglihatannya sudah tidak ada, Nenek Murtimah tidak pernah absen salat berjamaah lima waktu. Puasa wajib maupun sunnah juga selalu dijalani,” ujar Fia, salah satu tetangga Mbok Murtimah, Jumat (20/2/2026).

Saking khawatir tertinggal takbiratul ihram, Mbok Murtimah bahkan kerap memilih bermalam di mushola. Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan.

Rumah yang ia tempati selama ini jauh dari kata layak, dengan kasur usang yang sudah mengeras dan sering membuat tubuhnya sakit saat beristirahat.

Selama ini, Mbok Murtimah diketahui tidur di atas kasur tipis yang langsung diletakkan di lantai semen tanpa alas. Kondisi tersebut membuatnya kerap terbangun di malam hari karena rasa nyeri di sekujur tubuh. Hidup seorang diri, ia menggantungkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari dari bantuan para tetangga sekitar.

Kisah keteguhan hati Mbok Murtimah itu pun sampai ke telinga jajaran kepolisian. Menanggapi kondisi tersebut, Ps Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma, SH, turun langsung ke rumah Mbok Murtimah untuk memberikan bantuan.

Kedatangan aparat kepolisian itu membawa angin segar. Sebuah kasur baru yang empuk menggantikan alas tidur lamanya.

Selain itu, paket sembako dan santunan uang tunai juga diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kami hadir sebagai bentuk kepedulian Polri, apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Nenek Murtimah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa dalam kekurangan pun, syukur dan ibadah tetap harus menjadi yang utama,” ujar Iptu Irdani Isma usai menyerahkan bantuan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kepedulian sosial dalam rangka menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadan.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki bulan Ramadan. Kami dari Polres Lumajang berbagi sedikit rezeki untuk keluarga kita yang membutuhkan. Kebetulan yang kami kunjungi adalah Murtimah yang hidup sebatang kara dengan berbagai keterbatasan,” jelasnya.

Menurutnya, selain tidak dapat melihat dengan baik dan mengalami gangguan pendengaran, Mbok Murtimah juga sangat bergantung pada bantuan tetangga untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk makan dan perawatan ringan.

“Sehari-harinya beliau dibantu oleh tetangganya. Kondisi seperti ini tentu perlu perhatian bersama. Mudah-mudahan bantuan yang kami sampaikan bisa benar-benar bermanfaat,” tambahnya.

Tak hanya kepada Mbok Murtimah, bantuan berupa sembako dan uang tunai juga disalurkan kepada sejumlah lansia sebatang kara dan warga kurang mampu lainnya di sekitar lokasi.

"Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap dapat menumbuhkan empati dan kepedulian sosial masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga," pungkasnya.(Imam)

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved