-->

Berita

Iklan

Kabar Jatim

Daerah

Daerah

Berita Pilihan

16/09/2026

Babinsa Banyuputih Lor Cek Sumur Bor Program Kasad, Jaga Ketersediaan Air bagi Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya memastikan fasilitas air bersih dapat dimanfaatkan secara optimal terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Banyuputih Lor Koramil 0821-07/Randuagung Peltu Hadyadi melaksanakan monitoring pemanfaatan sumur bor Program Kasad di Dusun Pondok Telo RT 005 RW 004, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026).

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengetahui kondisi serta pemanfaatan fasilitas sumur bor yang telah tersedia di wilayah. Keberadaan sumur bor menjadi salah satu sarana yang dapat mendukung kebutuhan air masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Hadyadi memantau kondisi sumur bor sekaligus melihat pemanfaatannya oleh masyarakat di sekitar lokasi. Monitoring secara berkala juga penting untuk mengetahui apabila terdapat kendala pada fasilitas sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Peltu Hadyadi menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan sumur bor dapat terus dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Monitoring ini kami lakukan untuk melihat kondisi sumur bor sekaligus memastikan pemanfaatannya berjalan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar dia.

Menurutnya, pemanfaatan fasilitas umum membutuhkan kepedulian bersama, sehingga masyarakat diharapkan turut menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta menggunakan sarana tersebut secara tertib.

Keberadaan sumur bor Program Kasad di Dusun Pondok Telo diharapkan dapat mendukung ketersediaan air bagi masyarakat. Melalui monitoring yang dilakukan Babinsa, kondisi fasilitas dapat terus dipantau sehingga pemanfaatannya tetap berjalan sesuai kebutuhan warga.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam menjalankan pembinaan wilayah melalui pemantauan berbagai fasilitas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (Pendim0821)

Kodim 0821 Lumajang Ajak Warga Peduli Sampah, Bersihkan Pantai Bambang hingga Pasar Gedang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0821/Lumajang menggelar Gerakan Peduli Sampah secara serentak di sejumlah wilayah, Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan di satu titik. termasuk kawasan wisata Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, dan Area Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Gerakan tersebut menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi ruang aktivitas sehari-hari. Di Pantai Bambang, kegiatan dipimpin Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri dan melibatkan sekitar 200 peserta. 

Sementara di Area Pasar Gedang, kegiatan diawali apel pembukaan sebelum peserta bergerak membersihkan sampah di lingkungan pasar.

Mayor Inf Tanuri menegaskan, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan masyarakat dan keberlanjutan aktivitas ekonomi. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun bersama, baik di kawasan wisata maupun pusat aktivitas masyarakat seperti pasar.

“Lingkungan yang bersih memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di kawasan wisata, kebersihan akan membuat pengunjung merasa nyaman, sedangkan di pasar, lingkungan yang bersih akan mendukung kenyamanan pedagang dan pembeli serta membantu menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Mayor Inf Tanuri.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih tersebut juga memiliki nilai edukasi. Kehadiran personel TNI bersama masyarakat di lapangan diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong perubahan kebiasaan, terutama dalam hal membuang dan mengelola sampah agar tidak mencemari lingkungan.

“Gerakan ini jangan dipandang hanya sebagai kegiatan membersihkan sampah. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran. Ketika masyarakat memiliki kepedulian dan kebiasaan menjaga kebersihan, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Di Area Pasar Gedang, kegiatan pembersihan difokuskan pada sampah yang berada di lingkungan pasar. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial di wilayah, melalui pendekatan langsung dan kegiatan bersama yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara di Pantai Bambang, kegiatan diarahkan untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dari sampah yang berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan. Kebersihan pantai diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga kawasan wisata tetap nyaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang memperoleh manfaat dari keberadaan destinasi tersebut.

Mayor Inf Tanuri berharap Gerakan Peduli Sampah dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan konsistensi, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.

“Melalui momentum HUT ke-81 TNI, mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan bersama. TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, mengajak dan memberikan contoh, agar lingkungan tetap aman, sehat, resik dan indah serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Mayor Inf Tanuri. (Pendim 0821).

Pemkab Lumajang Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD yang Masih Kosong


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, segera membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih kosong.

Empat jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pariwisata, Inspektur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Indah setelah menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional di Lobby Pemkab Lumajang, Rabu (16/9/2026).

“Segera kami buka seleksi terbuka untuk empat jabatan, yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Inspektorat, BPKD dan Satpol PP,” kata Indah.

Menurut dia, pengisian jabatan tersebut diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Setiap OPD memiliki tugas dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pimpinan yang ditempatkan di masing-masing perangkat daerah harus memiliki kompetensi serta kemampuan untuk mengelola organisasi.

Indah berharap pejabat yang nantinya lolos seleksi tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mempunyai pengalaman dan kemampuan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan OPD.

“Harapannya tentu yang terpilih memiliki kompetensi dan bisa membawa organisasi bekerja lebih baik. Masing-masing OPD mempunyai tugas dan tantangan yang berbeda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seleksi terbuka juga menjadi kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan untuk berkompetisi secara profesional.

Pemkab Lumajang, kata Indah, akan menjalankan seluruh tahapan seleksi berdasarkan aturan yang berlaku.

“Seleksinya dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan. ASN yang memenuhi persyaratan kami berikan kesempatan untuk mengikuti proses tersebut secara profesional,” katanya.

Pengisian empat jabatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah. Selain itu, keberadaan pejabat definitif di masing-masing OPD diharapkan dapat mendukung percepatan program pemerintah daerah.

Indah menekankan, pejabat yang nantinya terpilih harus mampu membangun kerja sama di lingkungan organisasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Yang paling penting bagaimana pejabat yang terpilih nantinya dapat bekerja dengan baik, membangun koordinasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lumajang,” pungkasnya (Imam) 

Polres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja yang Disembunyikan di Vespa, Hendak Dikirim ke Sulawesi Tengah


Gresik, (Onenewsjatim)–
Satresnarkoba Polres Gresik, Polda Jawa Timur, menggagalkan pengiriman narkotika jenis ganja seberat 10,858 kilogram yang disembunyikan di dalam komponen sepeda motor Piaggio Vespa.

Ganja tersebut ditemukan di sebuah gudang ekspedisi di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan karyawan ekspedisi yang mencurigai sebuah paket sepeda motor.

Laporan itu disampaikan melalui layanan Call Center 110 pada Rabu (9/9/2026).

"Berawal dari kecurigaan karyawan terhadap paket motor yang akan dikirim, lalu dilaporkan melalui Call Center 110 yang segera kami tindaklanjuti," kata Rizki saat memberikan keterangan, Rabu (16/9/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang akan dikirim melalui jasa ekspedisi.

Saat dibongkar, petugas menemukan puluhan kantong plastik berisi batang, daun, dan biji tanaman kering yang diduga merupakan ganja.

Total terdapat 30 kantong plastik dengan berat bruto sekitar 10,858 kilogram.

"Barang bukti tersebut kini kami amankan, yaitu sebanyak 30 kantong plastik berisi tanaman kering diduga ganja dengan berat total bruto sekitar 10,858 kilogram," ujar Rizki.

Selain ganja, polisi juga mengamankan satu unit Piaggio Vespa warna cokelat tanpa nomor polisi.

Kasatresnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani menjelaskan, pelaku menggunakan sepeda motor tersebut untuk menyamarkan narkotika agar tidak mudah diketahui saat dikirim melalui ekspedisi.

Ganja disembunyikan di dalam tangki bahan bakar minyak (BBM) dan bagasi bagian depan Vespa.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sepeda motor yang berisi ganja tersebut rencananya dikirim ke Provinsi Sulawesi Tengah.

Polisi telah mengantongi identitas orang yang diduga sebagai pengirim. Saat ini, yang bersangkutan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik Satresnarkoba Polres Gresik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan melengkapi proses penyidikan.

Sementara itu, barang bukti tanaman kering tersebut dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk memastikan kandungan narkotikanya.

"Barang bukti tanaman kering kami kirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna memastikan kandungannya," kata Ahmad Yani.

Apabila hasil pemeriksaan laboratorium memastikan barang tersebut merupakan ganja, penyidik akan menerapkan pasal sesuai ketentuan Undang-Undang Narkotika.

Pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Dengan jumlah barang bukti yang mencapai lebih dari 1 kilogram, pelaku dapat terancam pidana berat sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Polres Gresik mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha jasa ekspedisi dan logistik, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyalahgunaan layanan pengiriman untuk mengedarkan narkotika.

Polisi juga mengingatkan agar setiap paket yang dinilai mencurigakan segera dilaporkan kepada aparat kepolisian melalui layanan yang tersedia.

Dugaan Korupsi PPKT Senduro Lumajang, Jaksa Periksa 94 Penerima Manfaat


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang masih melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa/Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Program tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2025.

Dalam proses penyidikan, jaksa telah memeriksa hampir 100 orang saksi. Sebagian besar saksi merupakan masyarakat yang tercatat sebagai penerima manfaat program tersebut.

Kasi Intel Kejari Lumajang Lukman Akbar Bastiar mengatakan, sedikitnya 94 penerima manfaat telah dimintai keterangan oleh penyidik.

"Penerima manfaat saja ada 94, kurang lebih hampir 100 orang saksi," kata Lukman kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Lukman menjelaskan, pemeriksaan terhadap banyak penerima manfaat dilakukan karena penyidik mendalami dugaan penyalahgunaan dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, PPKT tersebut dilaksanakan dengan skema swakelola yang seharusnya melibatkan masyarakat sebagai pelaksana. Namun, berdasarkan hasil penyidikan sementara, pekerjaan diduga tidak sepenuhnya dikerjakan oleh masyarakat penerima manfaat.

"Itu kan swakelola yang diberikan negara kepada masyarakat langsung. Namun swakelola ini dikelola bukan masyarakat langsung. Ada pihak-pihak yang terlibat dan nanti akan kami umumkan saat jumpa pers," ujarnya.

Penyidik juga menemukan dugaan ketidaksesuaian antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan apa yang diterima masyarakat penerima manfaat.

"RAB yang ada tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh masyarakat. Intinya ada di situ. Jadi apa yang seharusnya diterima ternyata tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat," jelasnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penyidikan karena diduga terdapat penyalahgunaan dana yang bersumber dari negara.

"Modusnya, dugaannya memang ada penyalahgunaan dana yang diberikan oleh negara kepada masyarakat langsung. Namun swakelola ini ternyata dikelola bukan oleh masyarakat langsung," ungkap Lukman.

Terkait kerugian negara, Kejari Lumajang telah menerima hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari Inspektorat Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Lukman mengatakan hasil perhitungan tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari proses penyidikan sebelum penetapan tersangka.

"Tim penyidik akan melakukan ekspose internal, selanjutnya kami akan ekspose di Kejaksaan Tinggi. Setelah hasil ekspose Kejaksaan Tinggi keluar, baru kami akan lakukan penetapan tersangka," pungkasnya.

Satlantas Polres Lumajang Gelar Bakti Kesehatan untuk Driver Ojol


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menggelar bakti kesehatan bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Klinik Dokkes Polres Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dan kemitraan dengan komunitas pengemudi ojol.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno. Para pengemudi ojol mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan kesehatan tersebut ditujukan untuk memastikan kondisi fisik para pengemudi tetap prima saat menjalankan aktivitas dan melayani masyarakat di jalan raya.

AKP Bayu mengatakan, kesehatan pengemudi menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan karena mereka memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan.

“Kami ingin memastikan para driver ojol dalam kondisi sehat dan prima ketika beraktivitas di jalan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para pengemudi yang setiap hari membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bayu.

Menurut dia, kondisi fisik pengemudi dapat berpengaruh terhadap keselamatan selama berkendara. Karena itu, pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu pengemudi mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, para driver ojol juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kondisi tubuh, berkendara dengan tertib serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap para driver ojol dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan komunitas ojek online.

Komunitas ojol dinilai memiliki peran penting karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan kondisi lalu lintas setiap hari.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis dan humanis antara Polri dengan komunitas ojol,” katanya.

Bayu berharap kegiatan bakti kesehatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi ojol sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan berkendara.

Kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Para driver ojol juga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar Satlantas Polres Lumajang.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini pun dimanfaatkan Satlantas Polres Lumajang untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk kelompok pekerja yang memiliki aktivitas tinggi di jalan raya.

Kenang Jasa Pahlawan, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa



Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang melaksanakan ziarah makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Rabu (16/9/2026) sore.

Kegiatan bertajuk Polantas Ziarah tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Ziarah menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi anggota kepolisian.

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Selanjutnya, peserta ziarah melaksanakan upacara dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, kegiatan ziarah tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Menurut dia, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel Satlantas untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Semangat pengabdian mereka menjadi teladan bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” kata Bayu.

Ia menambahkan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas.

“Semangat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Bayu berharap, semangat penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti dalam kegiatan ziarah. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Harapannya seluruh personel semakin meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, sehingga keberadaan Polantas benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ziarah berlangsung dengan khidmat dan diikuti personel Satlantas Polres Lumajang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kabupaten Lumajang.

Hukrim

Iklan

Pemerintah

Peristiwa

Wisata

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved