-->

Berita

Kabar Jatim

Daerah

Hukrim

Berita Pilihan

17/03/2026

Musrenbang RKPD 2027 Lumajang, Kasdim Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Komandan Kodim 0821/Lumajang yang diwakili oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Lumajang yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja. Selasa(17/3/2026)

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027. 

Musrenbang RKPD juga bertujuan menyelaraskan program prioritas pemerintah daerah dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0821 menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Kodim 0821/Lumajang merupakan wujud dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui Musrenbang ini diharapkan tercipta keselarasan program pembangunan daerah yang mampu menjawab berbagai tantangan ke depan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Lumajang yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kabupaten Lumajang tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang bersama-sama memberikan masukan dan gagasan demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Pendim0821)

Upacara 17-an Kodim Lumajang, Dandim Ingatkan Loyalitas dan Kinerja Personel


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Makodim 0821/Lumajang.Senin (17/3/2026)

Upacara yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0821/Lumajang tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan serta wujud pembinaan kedisiplinan di lingkungan TNI AD.

Dalam amanatnya, Dandim menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga citra positif TNI di tengah masyarakat.

“Upacara 17-an bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kita sebagai prajurit dan aparatur negara dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan apel pemberangkatan cuti bagi prajurit dan PNS Kodim 0821/Lumajang. Pada kesempatan tersebut, Dandim secara simbolis juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang akan melaksanakan cuti.

Pemberian bingkisan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian satuan kepada prajurit dan PNS, khususnya menjelang momentum kebersamaan bersama keluarga. Dandim berharap para personel yang melaksanakan cuti dapat memanfaatkan waktu dengan baik serta tetap menjaga nama baik satuan selama berada di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh anggota yang melaksanakan cuti dapat beristirahat dengan baik, menjaga faktor keamanan selama perjalanan, serta kembali ke satuan dengan kondisi sehat dan siap melanjutkan tugas,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodim 0821/Lumajang dalam menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Pendim0821)

Mudik Lebaran 2026, Ratusan Warga Lumajang Berangkat Gratis ke Surabaya


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ratusan warga Kabupaten Lumajang tampak antusias mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Selasa (17/3/2026). 

Sebanyak 117 pemudik diberangkatkan menggunakan tiga armada bus dari Gedung Sudjono Lumajang menuju Surabaya.

Pantauan di lokasi, halaman Gedung Sudjono yang berada di Jalan Alun-alun Selatan, Kelurahan Ditrotrunan, Kecamatan Lumajang dipadati warga sejak pagi. 

Suasana penuh kegembiraan terlihat dari para peserta yang bersiap berangkat menuju kampung halaman.

Tiga bus tersebut secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono.

Salah satu peserta mudik gratis, Zian Fernanda, mengaku sangat senang bisa mengikuti program tersebut. Ia menyebut pengalaman ini menjadi momen berkesan, terlebih karena ini merupakan kali pertama dirinya mengikuti mudik gratis dari pemerintah.

“Saya baru pertama kali ikut mudik gratis dari Pemkab Lumajang. Senang banget, apalagi bisa bertemu keluarga dan naik bus gratis,” ujarnya.

Zian menambahkan, dirinya mengetahui informasi program tersebut dari temannya yang kemudian membantu proses pendaftaran. Ia berangkat menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Gresik.

Sementara itu, Sekda Lumajang Agus Triyono menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya tersedia satu armada bus, kini pemerintah menyediakan tiga armada.

“Hari ini kami memberangkatkan 117 orang dari total kuota 120 yang telah disiapkan pemerintah. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat terus meningkat,” ungkapnya.

Ia berharap program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat menjalani perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas serta risiko kecelakaan di jalan raya.

“Semoga program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mudik yang aman dan tertib,” pungkasnya.

Ledakan di Masjid Raya Pesona Jember, Kapolda Jatim: Penyelidikan Masih Berjalan


Jember, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Daerah Jawa Timur terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa tim gabungan telah diterjunkan untuk mengungkap penyebab ledakan yang terjadi saat pelaksanaan salat tarawih tersebut.

“Sejak kejadian, anggota Polres Jember bersama tim dari Polda Jatim langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Nanang.

Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS), Penjinak Bom (Jibom), Laboratorium Forensik (Labfor), serta tim investigasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Peristiwa ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat jamaah tengah melaksanakan ibadah salat tarawih. Meski demikian, Kapolda memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab ledakan,” tegasnya.

Pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari pengamanan dan sterilisasi lokasi, olah TKP, hingga pengumpulan barang bukti. Selain itu, pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi juga terus dilakukan.

Nanang  juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menganalisis barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk rekaman CCTV yang diharapkan dapat memberikan petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

“Seluruh barang bukti saat ini masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium forensik. Kami juga mengumpulkan rekaman CCTV untuk memperkuat proses investigasi,” jelasnya.

Terkait dugaan adanya cairan tertentu maupun sumber ledakan, Nanang menegaskan bahwa semuanya masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Situasi sudah kami kendalikan dan kepolisian akan terus hadir untuk menjamin keamanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nanang memastikan bahwa perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik.

“Kami masih terus bekerja mendalami peristiwa ini. Nanti setiap perkembangan akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Imam)

Tim Jibom dan Labfor Polda Jatim Olah TKP Ledakan Masjid Raya Pesona Jember Saat Tarawih


Jember, (Onenewsjatim)
– Tim penjinak bom (Jibom) bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan misterius yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026) malam.

Petugas melakukan pemeriksaan secara detail di titik yang diduga menjadi sumber ledakan, yakni di sekitar area tempat wudhu laki-laki. Sejumlah sudut lokasi diperiksa secara seksama, termasuk barang-barang yang berada di sekitar titik ledakan.

Selain itu, petugas juga memeriksa kerusakan yang ditimbulkan akibat ledakan, seperti plafon masjid yang jebol, rooster yang rusak, serta lemari yang berada di area sekitar lokasi kejadian.

Di depan masjid, sejumlah personel dari Korps Brimob Polri terlihat melakukan penjagaan ketat untuk mengamankan lokasi selama proses penyelidikan berlangsung.

Bahkan Kapolda Jatim Nanang Avianto turut memantau langsung proses olah TKP yang dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Diketahui, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB saat jamaah tengah melaksanakan shalat tarawih. Suara ledakan sempat membuat jamaah panik dan berhamburan keluar dari dalam masjid.

Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun ledakan menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian bangunan masjid, seperti atap dan plafon.

Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma, mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

“Dugaan sementara kita belum bisa menyimpulkan karena masih awal. Saat ini kami masih melakukan olah TKP lanjutan,” ujar Angga.

Ia menjelaskan bahwa polisi telah melakukan sterilisasi lokasi dan memasang perimeter di sekitar area masjid untuk menjaga keamanan selama proses penyelidikan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi karena kami sedang melakukan sterilisasi,” jelasnya.

Menurutnya, dari pengamatan awal di lokasi terdapat papan besi yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan. Namun pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebabnya karena proses analisa masih berlangsung.

“Untuk yang terlihat dari jauh tadi masih seperti ada papan besi yang mengalami ledakan, tetapi kami belum bisa melakukan analisa lebih lanjut,” tambahnya.

Untuk sementara waktu, aktivitas ibadah di Masjid Raya Pesona dihentikan demi menjaga keselamatan jamaah serta memudahkan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Untuk sementara kegiatan di masjid kita hentikan dulu demi keselamatan bersama,” pungkasnya.(Imam)

Ledakan Misterius Saat Tarawih di Masjid Patrang Jember, Polisi Sterilisasi Lokasi


Jember, (Onenewsjatim) –
Sebuah ledakan misterius terjadi di sebuah masjid di kawasan Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Senin (16/3/2026) malam. Peristiwa tersebut terjadi saat jamaah sedang melaksanakan shalat tarawih.

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu membuat jamaah panik dan berhamburan keluar dari masjid. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atap masjid serta merusak plafon dan etalase lemari buku di dalam area masjid.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sumber ledakan diduga berasal dari area dekat tempat wudhu laki-laki. Warga sekitar yang mendengar suara ledakan langsung berdatangan ke lokasi.

Kasat Reskrim Polres Jember, Angga Riatma, mengatakan pihak kepolisian segera melakukan sterilisasi lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman.

“Dugaan sementara kita belum bisa menyimpulkan karena masih awal. Saat ini kami masih melakukan olah TKP lanjutan,” ujar Angga.

Ia menjelaskan, polisi telah menetapkan perimeter di sekitar masjid dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan karena tim penjinak bom akan didatangkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke lokasi karena kami sedang melakukan sterilisasi. Besok siang kami juga akan berkoordinasi dengan tim Jibom untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut Angga, dari pengamatan awal di lokasi terlihat adanya papan besi yang diduga terkait dengan sumber ledakan. Namun pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Untuk yang terlihat dari jauh tadi masih seperti ada papan besi yang mengalami ledakan, tetapi kami belum bisa melakukan analisa lebih lanjut,” tambahnya.

Meski demikian, Angga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun terdapat kerusakan pada bagian atap masjid dan beberapa fasilitas di sekitar area tempat wudhu.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Namun ada kerusakan pada bagian atap dan papan besi yang berada di area dekat tempat wudhu,” katanya.

Untuk sementara waktu, aktivitas ibadah di masjid tersebut dihentikan guna menjaga keselamatan jamaah dan memudahkan proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Untuk sementara kegiatan di masjid kita hentikan dulu demi keselamatan bersama,” pungkasnya.


16/03/2026

Ramp Check Mudik Lebaran 2026, Dua Bus AKAP di Terminal Menak Koncar Lumajang Tak Laik Jalan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Menjelang arus mudik Lebaran 2026, petugas gabungan melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Menak Koncar, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Senin (16/3/2026).

Pemeriksaan dilakukan oleh Satlantas Polres Lumajang bersama UPT P3 LLAJ wilayah Jember-Lumajang dan tim penguji kendaraan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini bertujuan memastikan kendaraan angkutan penumpang yang akan digunakan selama arus mudik dalam kondisi aman dan layak jalan.

Selain pengecekan kondisi kendaraan, para sopir bus yang tiba di terminal juga diminta turun untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, mengatakan bahwa dari total bus yang diperiksa, terdapat dua unit yang dinyatakan tidak memenuhi standar keselamatan operasional.

“Dari 14 unit bus yang menjalani pemeriksaan ramp check, terdapat dua bus yang dinyatakan tidak laik jalan,” ujar Ipda Dendy Cucu di lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, dua bus tersebut masing-masing Bus Burobudur Indah dan Bus Ladju dengan trayek Jember–Surabaya.

Menurutnya, bus tersebut dinyatakan tidak laik jalan karena ditemukan sejumlah kerusakan yang berpotensi membahayakan keselamatan penumpang.

“Bus tidak laik jalan karena handrem tidak berfungsi dengan baik, lampu sein depan dan belakang tidak berfungsi normal, serta kaca depan mengalami kerusakan,” jelasnya.

Petugas kemudian meminta kepada pihak sopir maupun perusahaan otobus agar segera melakukan perbaikan di bengkel terdekat sebelum kendaraan kembali dioperasikan.

“Kami mengimbau agar segera dilakukan perbaikan. Ramp check ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia menjelang Operasi Ketupat untuk memastikan keselamatan penumpang,” tegas Ipda Dendy.

Sementara itu, hasil pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap para awak bus menunjukkan hasil yang menggembirakan. Seluruh sopir dan kru bus dinyatakan dalam kondisi sehat serta tidak terindikasi menggunakan narkoba.

“Sebanyak 14 sopir dan kru bus yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba,” tambahnya.

Pemerintah

Olahraga

Peristiwa

Politik

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved