Lumajang, (Onenewsjatim) – Kepolisian Resor Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dilaksanakan di Alun-Alun Lumajang, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin jajaran Polres Lumajang dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, serta Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi.
Dalam operasi pengamanan tahun ini, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama momentum mudik dan libur Lebaran. Personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga berbagai instansi terkait.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, dari unsur Polri sendiri pihaknya menyiapkan sekitar 200 personel. Namun dengan dukungan dari berbagai instansi, jumlah total personel yang terlibat diperkirakan mencapai lebih dari 300 orang.
“Dari Polri sendiri kita siapkan sekitar 200 personel. Namun kita juga dibantu oleh pemerintah daerah, TNI, serta stakeholder lainnya. Jadi totalnya bisa lebih dari 300 personel yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Idul Fitri,” ujar Alex Sandy Siregar.
Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke Kabupaten Lumajang.
Salah satu pelayanan yang disiapkan yakni informasi perkembangan situasi lalu lintas secara berkala, sehingga masyarakat dapat menentukan jalur perjalanan yang lebih aman dan lancar.
“Pelayanan yang kita berikan bermacam-macam, khususnya terkait informasi perkembangan arus lalu lintas. Dengan informasi tersebut masyarakat bisa mengatur strategi perjalanan di jalur-jalur yang ada di Lumajang,” jelasnya.
Selain itu, Polres Lumajang juga menyiapkan pos pelayanan terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan. Sejumlah ambulans disiagakan selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan.
“Pelayanan kesehatan juga sudah kita siapkan bersama pemerintah daerah. Ambulans disiagakan 24 jam untuk membantu masyarakat apabila ada keluhan kesehatan selama perjalanan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik, serta patroli di kawasan permukiman untuk mengantisipasi tindak kejahatan di rumah-rumah yang ditinggal pemiliknya.
Menurut Kapolres, masyarakat yang membutuhkan bantuan saat perjalanan mudik dapat langsung menghubungi layanan darurat 110 yang akan terhubung dengan petugas.
“Jika ada pemudik yang mengalami kesulitan di perjalanan, cukup menelpon 110. Nanti tim kami akan mempelajari situasi yang dialami pemudik tersebut dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” katanya.
Ia mencontohkan, apabila kendaraan mengalami kerusakan atau kehabisan bahan bakar, petugas akan mengerahkan tim bantuan yang telah disiapkan di sejumlah titik pelayanan.
Alex menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan mudik Lebaran tidak lepas dari kerja sama semua pihak, baik dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, maupun berbagai elemen masyarakat.
“Ini adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta stakeholder lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.(Imam)











FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram