-->

07/05/2026

Bupati Lumajang Lantik 3 Pj Kades, Kandidat dari Ranuyoso Mendadak Hilang

Bupati Lumajang Lantik 3 Pj Kades, Kandidat dari Ranuyoso Mendadak Hilang


Lumajang, (DOC) –
Bupati atau yang akrab disapa Bunda Indah resmi melantik tiga Penjabat (Pj) Kepala Desa untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, Kamis (7/5/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung PKK Lumajang itu sekaligus diwarnai kejadian tak biasa. Satu calon Pj Kepala Desa untuk Desa Wates Kulon, Kecamatan Ranuyoso, mendadak tidak hadir dan tidak dapat dihubungi menjelang prosesi dimulai.

Tiga pejabat yang resmi dilantik yakni Samsul Hadi sebagai Pj Kepala Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Oke Suprihatmanko sebagai Pj Kepala Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, serta Muhamad Irwin Abdul Gofur sebagai Pj Kepala Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung.

Dalam keterangannya Bunda Indah mengaku sempat terkejut karena calon Pj Kepala Desa asal Ranuyoso tersebut mendadak menghilang tanpa kabar.

“Sejak pagi tidak bisa dihubungi sama sekali. Padahal sebelumnya sudah dipersiapkan untuk dilantik hari ini. Saya juga heran kenapa tiba-tiba menghilang,” kata Bunda Indah.

Menurutnya, kandidat tersebut sebelumnya dipilih karena dinilai memahami kondisi wilayah Ranuyoso. Selain berstatus aparatur sipil negara, yang bersangkutan juga merupakan putra daerah setempat sehingga dianggap memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Pemkab Lumajang, lanjut dia, kini akan kembali melakukan pencarian kandidat baru untuk mengisi posisi Pj Kepala Desa Wates Kulon agar roda pemerintahan desa tetap berjalan optimal.

“Kalau memang belum berkenan ya tidak bisa dipaksakan. Nanti akan kami carikan calon lain yang siap menjalankan amanah,” ujarnya.

Bunda Indah menjelaskan, penunjukan Pj Kepala Desa dilakukan untuk menjaga stabilitas pemerintahan desa hingga pelaksanaan pemilihan kepala desa definitif. Masa jabatan penjabat kali ini diperkirakan berlangsung cukup panjang, yakni sekitar satu setengah tahun.

Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja profesional serta mampu menjaga integritas sebagai aparatur negara.

“Saya minta menjalankan tugas dengan penuh amanah. Sebagai ASN harus memberi contoh, baik dalam administrasi pemerintahan maupun perilaku di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dengan seluruh unsur desa, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, hingga pengurus RT dan RW.

Menurutnya, sinergi yang baik akan menentukan kelancaran pelayanan publik dan menjaga kondusivitas desa selama masa transisi kepemimpinan.

“Jangan bekerja sendiri. Rangkul semua elemen masyarakat agar pelayanan kepada warga tetap berjalan baik,” pungkas Bunda Indah.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved