![]() |
| Lokasi tempat ditemukan korban meninggal |
Lumajang (Onenewsjatim) – Suasana duka menyelimuti keluarga Merinda Tri Agustin (22), warga Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.
Sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Jumat (3/7/2026), korban ternyata sempat berpamitan kepada keluarga untuk menginap di rumah temannya di Kota Lumajang pada Kamis (2/7/2026) malam usai salat Isya.
Paman korban, Saniman, mengaku masih mengingat jelas percakapan terakhir dengan keponakannya. Saat itu Merinda meminta izin untuk menginap di rumah seorang teman.
Meski sempat diliputi firasat kurang baik, ia akhirnya mengizinkan korban berangkat karena khawatir perjalanan pulang pada malam hari justru membahayakan.
"Tadi malam habis Isya dia bilang ke saya, 'Pak, saya mau menginap di rumah teman.' Sebenarnya saya merasa tidak enak hati dan sempat ingin menyuruhnya pulang. Tapi karena sudah malam, saya takut berbahaya di jalan, akhirnya saya izinkan," ujar Saniman.
Namun, keesokan harinya kabar duka datang. Merinda ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya dengan kondisi tanpa busana. Penemuan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.
Menurut Saniman, awalnya pacar korban merasa curiga karena berkali-kali menghubungi Merinda melalui telepon, namun tidak pernah mendapat jawaban. Pacar korban kemudian meminta bantuan seorang tetangga sekaligus teman korban bernama Eka untuk mengecek kondisi Merinda di rumah.
"Pacarnya minta tolong kepada Mbak Eka, tetangga korban, untuk melihat keadaan Merry karena ditelepon tidak diangkat. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia. Mbak Eka langsung menjerit histeris," ungkapnya.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tim dari Satreskrim Polres Lumajang bersama petugas terkait segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban untuk keperluan penyelidikan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia memastikan bahwa pelaku dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia telah berhasil diamankan.
"Pelaku penganiayaan hingga korban meninggal berinisial AR yang merupakan pacar korban," kata AKP Ari Nuzul Aulia.
Meski pelaku telah ditangkap, polisi masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap yang menyebabkan Merinda kehilangan nyawa. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan barang bukti juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan. (Imam)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram