-->

20/09/2026

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Permudah Mobilitas Warga Sitinggil Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)—
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Dusun Sitinggil, Desa Kebonagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, disambut antusias masyarakat.

Jembatan yang lebih dikenal warga dengan sebutan Jembatan Merah Putih itu tidak hanya menjadi akses penghubung antarwilayah, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pantauan di lokasi, Minggu (20/9/2026), sejumlah warga tampak melintas menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki. Suasana di sekitar jembatan terlihat ramai dengan aktivitas masyarakat.

Salah seorang warga Sitinggil, [Nama Narasumber], mengatakan keberadaan jembatan tersebut memberikan kemudahan bagi warga, terutama dalam mobilitas dan akses menuju wilayah lain.

“Dengan adanya jembatan ini, kami merasa lebih mudah untuk bepergian. Warga juga senang karena akses sekarang lebih terbuka,” ujar [Nama Narasumber].

Menurut dia, jembatan tersebut juga memberikan suasana baru bagi masyarakat. Warga tidak lagi hanya melihat jembatan sebagai bangunan penghubung, tetapi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Sekarang masyarakat bisa lebih mudah melintas. Anak-anak juga terlihat senang dan warga semakin sering beraktivitas di sekitar jembatan,” katanya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bagi warga Sitinggil, akses yang semakin mudah diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sosial masyarakat.

Jembatan tersebut juga menjadi simbol keterhubungan antarkawasan. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi turut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas di wilayahnya.

Keceriaan warga yang melintas menjadi gambaran sederhana bahwa pembangunan infrastruktur memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat Sitinggil, jembatan bukan sekadar penghubung dua sisi wilayah, melainkan akses menuju aktivitas dan harapan baru.(Pendim 0821)



18/09/2026

Korban Kecelakaan Truk Rem Blong di Gucialit Bertambah, Total 2 Orang Meninggal

Truk rem blong diamankan kantor Satlantas polres Lumajang

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Korban meninggal dunia dalam kecelakaan truk bermuatan sembako di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bertambah satu orang.

Dengan demikian, total korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi pada Kamis (17/9/2026) sore tersebut menjadi dua orang. Selain itu, sembilan orang mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi ketika truk Mitsubishi bernomor polisi N-8187-YH yang membawa sembako melaju dari arah Gucialit menuju Padang. Saat melintasi jalan yang menurun, truk diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan.

Truk kemudian menabrak sejumlah kendaraan dan orang yang berada di sekitar lokasi hajatan pernikahan warga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu Ardiana mengatakan, korban meninggal dunia pertama diketahui bernama Marni (46), warga Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo.

Sementara korban kedua bernama Aulia Melinda Valentine (20), warga Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Aulia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

"Korban kedua meninggal dunia atas nama Aulia Melinda Valentine (20), warga Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Korban meninggal di rumah sakit dr. Haryoto Lumajang," kata Dendy.

Menurut Dendy, sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pengemudi truk, Kasim (69), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, juga masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dendy mengatakan, kondisi pengemudi belum memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan secara mendalam. Saat kecelakaan terjadi, pengemudi juga sempat terjebak di dalam kendaraan.

"Untuk sopir juga masih dalam perawatan di rumah sakit umum karena mengalami sakit pada bagian perut. Posisi sopir juga sempat terjebak saat kejadian," ujarnya.

Diduga Rem Blong

Dendy menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kernet dan sejumlah saksi di sekitar lokasi, tidak ditemukan adanya pengereman sebelum truk menabrak kendaraan di depannya.

"Dari pemeriksaan awal, baik dari kernet maupun saksi di sekitar TKP, dari atas itu tidak ada pengereman sama sekali. Jadi remnya blong," kata Dendy.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, truk tersebut awalnya melaju dari arah Gucialit menuju Padang. Saat berada di jalan menurun, kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Truk kemudian membentur sebuah pikap Suzuki Carry bernomor polisi L-8060-AA yang berjalan searah di depannya.

Pikap tersebut kemudian terdorong dan menabrak kerumunan orang yang berada di sekitar lokasi hajatan pernikahan.

Truk terus melaju ke arah timur dan kembali menabrak pikap Mitsubishi L300 bernomor polisi N-8157-YA yang sedang berhenti atau parkir di sisi utara jalan.

Setelah itu, truk menabrak lima sepeda motor yang berada di lokasi. Kendaraan tersebut masing-masing Honda Scoopy N-2092-YAG, Honda Scoopy N-6139-YBD, Honda Beat N-2515-YAD, Honda Vario N-4855-YBF, dan Honda Vario W-4126-BI.

Truk kemudian kembali menabrak perangkat sound system yang digunakan untuk acara pernikahan hingga akhirnya berhenti.

Polisi Masih Lakukan Penyidikan

Akibat kecelakaan tersebut, sedikitnya dua kendaraan roda empat dan lima kendaraan roda dua mengalami kerusakan.

Polisi masih melakukan penyidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.

Dendy mengatakan, pemeriksaan terhadap pengemudi belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena yang bersangkutan masih dalam kondisi syok dan menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kami masih melakukan pemeriksaan mengingat jumlah korban cukup banyak, baik korban jiwa maupun kerugian material," ujarnya.

Petugas juga telah mendatangi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap pengemudi. Namun, pemeriksaan lebih detail masih menunggu kondisi pengemudi memungkinkan.

"Masih dalam proses penyidikan. Untuk pengemudi masih shock. Kemarin kami sudah melakukan kunjungan untuk pemeriksaan awal ke rumah sakit, tetapi masih belum bisa dimintai keterangan secara detail," kata Dendy.

17/09/2026

Truk Sembako Diduga Rem Blong Tabrak Hajatan di Gucialit, 1 Orang Meninggal


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana hajatan pernikahan warga di Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah truk bermuatan sembako menabrak sejumlah kendaraan dan benda di sekitar lokasi, Kamis (17/9/2026) sore.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Truk bernopol N 8187 YH itu diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah barat menuju timur di jalan yang kondisi jalannya menurun.

Truk kemudian melaju tidak terkendali hingga menyerempet kendaraan yang berada di sekitar lokasi hajatan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, kendaraan tersebut selanjutnya menabrak warung, mobil pikap, hingga sejumlah sepeda motor milik tamu undangan yang diparkir di pinggir jalan.

Sedikitnya enam sepeda motor yang terparkir di depan terop hajatan mengalami kerusakan. Truk baru berhenti setelah menabrak perangkat sound system yang berada di area hajatan.

Bagian depan truk terlihat ringsek akibat benturan. Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan.

Bambang, anggota keluarga pemilik hajatan, mengatakan sebelum kecelakaan terjadi, truk melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah barat.

Menurut dia, warga kemudian melihat truk tersebut oleng dan tidak terkendali sebelum akhirnya menabrak sejumlah benda dan kendaraan di sekitar lokasi hajatan.

"Kata orang-orang remnya blong. Setelah itu oleng, terus nabrak warung dan pikap yang parkir," kata Bambang saat ditemui di lokasi.

Truk kemudian menyerempet kendaraan lain yang berada di sekitar jalan sebelum menghantam sepeda motor milik tamu undangan yang diparkir di pinggir jalan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Bayu mengatakan, kecelakaan itu melibatkan satu truk dan sejumlah kendaraan lain. Berdasarkan pendataan awal, terdapat delapan kendaraan yang terlibat, terdiri dari truk, satu mobil pikap, dan sejumlah sepeda motor.

"Ini diduga rem blong. Berdasarkan keterangan saksi, truk melaju dari arah barat ke timur, kemudian menyerempet L300, menabrak warung, pikap, hingga enam sepeda motor. Truk baru berhenti setelah menabrak sound system," ujar Bayu.

Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak delapan orang menjadi korban. Satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, sedangkan enam korban lainnya mengalami luka ringan.

Para korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.

Bayu menegaskan, korban kecelakaan rata-rata merupakan tamu hajatan yang berada di sekitar lokasi. Korban meninggal dunia juga merupakan tamu yang datang ke acara pernikahan tersebut.

"Yang meninggal dunia ini yang ditabrak, tamu juga dari yang punya hajatan," katanya.

Menurut Bayu, polisi langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata korban dan kendaraan yang terlibat, serta mengamankan truk.

"Upaya dari kami, yang pertama melaksanakan olah TKP, datang ke tempat kejadian, mendata korban. Yang kedua, kami mengamankan truk yang terlibat kecelakaan," ujar Bayu.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan yang menjadi korban tabrakan tampak mengalami kerusakan. Sementara bagian depan truk mengalami ringsek setelah menghantam sound system di area hajatan.

Upacara 17-an Kodim 0821 Lumajang, Kasdim Tanuri Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang menggelar Upacara Bendera 17-an di halaman Makodim 0821/Lumajang, Jalan Alun-alun Utara Nomor 09, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (17/9/2026).

Upacara tersebut diikuti prajurit TNI dan aparatur sipil negara (ASN) Kodim 0821/Lumajang. Kegiatan menjadi bagian dari pembinaan disiplin sekaligus penguatan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya.

Dalam amanat tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodam V/Brawijaya atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas, termasuk mendukung berbagai kegiatan kenegaraan di wilayah Jawa Timur.

Mayor Inf Tanuri mengatakan, Upacara Bendera 17-an tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan rutin atau seremonial.

Menurutnya, upacara menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, disiplin, loyalitas dan tanggung jawab sebagai prajurit maupun ASN.

“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas sebagai prajurit dan ASN bukan hanya menjalankan rutinitas kedinasan, tetapi juga memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Tanuri.

Diminta Waspadai Potensi Bencana

Tanuri menuturkan, salah satu penekanan dalam amanat Pangdam adalah peningkatan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi wilayah dan potensi bencana.

Musim kemarau berkepanjangan dan fenomena El Nino berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya produksi pertanian hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki potensi bencana hidrometeorologi maupun geologi, termasuk gempa bumi dan erupsi gunung api.

Karena itu, jajaran Kodam V/Brawijaya, termasuk Kodim 0821/Lumajang, diminta memperkuat kemampuan deteksi dini dan cegah dini.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD serta unsur terkait juga perlu terus ditingkatkan.

“Karena itu, kesiapsiagaan, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama harus terus kita tingkatkan,” ujar Tanuri.

Menurutnya, pola deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap perkembangan situasi di wilayah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan keamanan maupun bencana, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.

Penekanan Akhir Tahun Anggaran

Selain kesiapsiagaan bencana, Pangdam V/Brawijaya juga memberikan sejumlah penekanan terkait pelaksanaan tugas menjelang akhir Tahun Anggaran 2026.

Satuan diminta meningkatkan tertib administrasi, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program kerja serta penggunaan anggaran.

Kesiapan menghadapi Audit Kinerja Itjenad juga menjadi perhatian. Termasuk melakukan verifikasi penyaluran tunjangan kinerja, meningkatkan pengawasan penggunaan listrik dan air, serta memperhatikan kesehatan dan keselamatan personel.

Kesiapsiagaan satuan juga harus dijaga melalui apel pemeriksaan secara rutin.

Di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, jajaran Kodam V/Brawijaya diminta mempercepat pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta mengoptimalkan program ketahanan pangan.

Termasuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Merah Putih dan melaksanakan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 secara terpadu serta lintas sektoral.

Tanuri menegaskan, seluruh arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi prajurit dan ASN Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas.

“Prajurit dan ASN Kodim 0821 harus senantiasa siap, disiplin, peduli terhadap kondisi wilayah, serta mampu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, setiap pelaksanaan tugas harus diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Orientasinya adalah bagaimana setiap tugas yang kita laksanakan memberikan manfaat nyata dan memperkuat kehadiran TNI di tengah rakyat,” pungkasnya. (Pendim 0821)

Karya Jurnalistik TMMD Kodim 0821 Lumajang Raih Juara III Nasional


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0821/Lumajang berhasil meraih Juara III tingkat nasional kategori media cetak.

Karya tersebut merupakan liputan wartawan Harian Bangsa, Dadang Dwi Tanto, mengenai pelaksanaan TMMD di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diterima Dadang Dwi Tanto bersama Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., dalam Rapat Koordinasi TMMD ke-130 TA 2026 di Mabes AD, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E.

Karya jurnalistik tersebut mengangkat sejumlah aktivitas selama pelaksanaan TMMD di Lumajang. Di antaranya pembangunan infrastruktur, keterlibatan masyarakat, hingga semangat gotong royong antara TNI dan warga.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara jajaran TNI dan insan pers yang terlibat dalam mengawal kegiatan TMMD.

“Alhamdulillah, Kodim 0821 Lumajang mendapatkan Juara III karya jurnalistik kategori media cetak. Ini bukan hasil kerja kami sendiri, tetapi juga berkat teman-teman wartawan yang bersama-sama berjuang dan mengawal kegiatan di lapangan,” kata Anton.

Menurut dia, keberadaan wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai pelaksanaan TMMD kepada masyarakat.

Pemberitaan yang dihasilkan juga menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan pembangunan serta interaksi antara prajurit TNI dan masyarakat selama program berlangsung.

Sementara itu, Dadang Dwi Tanto mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan tetap menjunjung tinggi integritas.

“Juara III ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, menjaga integritas jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dadang.

Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada TNI AD, Satgas TMMD, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pihak yang telah mendukung proses peliputan hingga karya tersebut berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

Ia berharap sinergi antara TNI, pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mengawal berbagai program pembangunan dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan bagi Kodim 0821/Lumajang dalam pelaksanaan TMMD ke-130 TA 2026, khususnya dalam membangun kolaborasi dengan media untuk menyampaikan berbagai kegiatan kepada publik.

(Pendim 0821)

Tertabrak KA Ijen Ekspres, Fortuner Terseret hingga Ringsek di Perlintasan Jember


Jember, (Onenewsjatim)
– Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.05 WIB.

Sebuah Toyota Fortuner tertabrak Kereta Api (KA) 239F Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang di petak jalan Tanggul (TGL)–Bangsalsari (BSS), tepatnya di Km 173+060.

Akibat kejadian tersebut, mobil Toyota Fortuner mengalami kerusakan parah. Pengemudinya, Yusril Nur Ibnu, warga Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan kecelakaan bermula ketika mobil tersebut melaju dari arah selatan dan hendak melewati perlintasan sebidang.

“Pengendara diduga tidak menaati rambu lalu lintas dengan berhenti sejenak ketika hendak melalui perlintasan sebidang,” kata Cahyo.

Pada saat bersamaan, KA Ijen Ekspres melaju dari arah barat menuju timur. Masinis KA 239F sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali.

Namun, karena jarak antara kereta dan kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Benturan keras menyebabkan mobil mengalami kerusakan parah dan terseret dari titik awal kejadian. Peristiwa tersebut juga sempat direkam oleh warga menggunakan kamera telepon seluler.

Setelah kejadian, KA Ijen Ekspres berhenti luar biasa untuk menjalani pemeriksaan sarana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi lokomotif dan rangkaian kereta tetap aman.

“Pada pukul 12.19 WIB kereta dinyatakan aman dan kembali melanjutkan perjalanan dari lokasi kejadian. Seluruh petugas kereta api dan penumpang dalam kondisi selamat,” ujar Cahyo.

Cahyo menyebut insiden tersebut menyebabkan perjalanan KA Ijen Ekspres mengalami keterlambatan selama 46 menit. Selain itu, terdapat kerusakan pada bagian lampu kabut lokomotif.

Meski demikian, perjalanan kereta api di lintas tersebut kembali berjalan normal dan aman.

KAI Daop 9 Jember menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi perlintasan sebidang, terutama perlintasan yang tidak dijaga.

Cahyo mengatakan keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat dan pemangku kepentingan terkait untuk memitigasi risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak bersikap abai saat melintasi perlintasan sebidang. Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang,” katanya.

Menurut dia, pengguna jalan tidak boleh mengambil risiko dengan menerobos atau mengabaikan keberadaan kereta api yang akan melintas.

“Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru. Kereta api tidak dapat berhenti mendadak dan memiliki jarak pengereman yang panjang. Disiplin dan kepatuhan pengguna jalan menjadi kunci utama untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” ujar Cahyo.

KAI Daop 9 Jember kembali mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang.

Berdasarkan Pasal 124 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Ketentuan serupa juga ditegaskan dalam Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

KAI mengimbau pengendara untuk berhenti ketika akan melewati perlintasan, memastikan kondisi aman, serta tidak memaksakan diri melintas ketika kereta api sudah mendekat. (Imam) 

Pria di Tempursari Lumajang Dibacok Teman Pakai Celurit, Pelaku Kabur


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang pria bernama Fendik (43), warga Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, menjadi korban pembacokan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Fendik dibacok oleh YKS (41), warga Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Keduanya diketahui merupakan teman sesama sopir truk pengangkut tebu.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di sebuah warung kopi di wilayah Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian bermula ketika YKS datang ke warung kopi tersebut dengan mengendarai sepeda motor bersama seorang temannya berinisial AR.

Sesampainya di lokasi, YKS melihat korban yang sedang berada di warung kopi.

"Setelah turun dari sepeda motor dan mengetahui ada korban, pelaku langsung mengambil sabit yang dibawanya di dalam jok sepeda motornya," kata Suprapto.

Tanpa banyak bicara, YKS kemudian membacok Fendik menggunakan celurit. Bacokan tersebut mengenai bagian kepala sebelah kiri, tepatnya di atas telinga.

"Pelaku langsung membacok korban sebanyak satu kali hingga mengenai kepala sebelah kiri di atas telinga," ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, AR yang datang bersama YKS berusaha melerai. Upaya itu membuat aksi penganiayaan tidak berlanjut.

Setelah melakukan pembacokan, YKS langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan upaya pencarian terhadap terduga pelaku.

Sementara itu, Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno mengatakan, polisi belum mengetahui motif pembacokan tersebut.

Menurutnya, korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto Lumajang.

"Kita belum bisa menentukan motif, karena korban belum bisa dimintai keterangan. Sedangkan yang diduga pelaku juga melarikan diri," kata Sukirno.

Sukirno menambahkan, berdasarkan informasi awal, korban dan terduga pelaku merupakan teman baik. Keduanya sama-sama bekerja sebagai sopir truk pengangkut tebu.

"Informasi sementara, korban dan pelaku adalah teman baik. Mereka sama-sama sopir truk tebu," ujarnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab pembacokan serta keberadaan YKS.

16/09/2026

Pemkab Lumajang Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD yang Masih Kosong


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, segera membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih kosong.

Empat jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pariwisata, Inspektur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, proses seleksi akan dilakukan secara terbuka dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Hal itu disampaikan Indah setelah menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional di Lobby Pemkab Lumajang, Rabu (16/9/2026).

“Segera kami buka seleksi terbuka untuk empat jabatan, yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Inspektorat, BPKD dan Satpol PP,” kata Indah.

Menurut dia, pengisian jabatan tersebut diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Setiap OPD memiliki tugas dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pimpinan yang ditempatkan di masing-masing perangkat daerah harus memiliki kompetensi serta kemampuan untuk mengelola organisasi.

Indah berharap pejabat yang nantinya lolos seleksi tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mempunyai pengalaman dan kemampuan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan OPD.

“Harapannya tentu yang terpilih memiliki kompetensi dan bisa membawa organisasi bekerja lebih baik. Masing-masing OPD mempunyai tugas dan tantangan yang berbeda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seleksi terbuka juga menjadi kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan untuk berkompetisi secara profesional.

Pemkab Lumajang, kata Indah, akan menjalankan seluruh tahapan seleksi berdasarkan aturan yang berlaku.

“Seleksinya dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan. ASN yang memenuhi persyaratan kami berikan kesempatan untuk mengikuti proses tersebut secara profesional,” katanya.

Pengisian empat jabatan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah. Selain itu, keberadaan pejabat definitif di masing-masing OPD diharapkan dapat mendukung percepatan program pemerintah daerah.

Indah menekankan, pejabat yang nantinya terpilih harus mampu membangun kerja sama di lingkungan organisasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

“Yang paling penting bagaimana pejabat yang terpilih nantinya dapat bekerja dengan baik, membangun koordinasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lumajang,” pungkasnya (Imam) 

Polres Gresik Sita 10,8 Kg Ganja yang Disembunyikan di Vespa, Hendak Dikirim ke Sulawesi Tengah


Gresik, (Onenewsjatim)–
Satresnarkoba Polres Gresik, Polda Jawa Timur, menggagalkan pengiriman narkotika jenis ganja seberat 10,858 kilogram yang disembunyikan di dalam komponen sepeda motor Piaggio Vespa.

Ganja tersebut ditemukan di sebuah gudang ekspedisi di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Wakapolres Gresik Kompol Rizki Santoso mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan karyawan ekspedisi yang mencurigai sebuah paket sepeda motor.

Laporan itu disampaikan melalui layanan Call Center 110 pada Rabu (9/9/2026).

"Berawal dari kecurigaan karyawan terhadap paket motor yang akan dikirim, lalu dilaporkan melalui Call Center 110 yang segera kami tindaklanjuti," kata Rizki saat memberikan keterangan, Rabu (16/9/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang akan dikirim melalui jasa ekspedisi.

Saat dibongkar, petugas menemukan puluhan kantong plastik berisi batang, daun, dan biji tanaman kering yang diduga merupakan ganja.

Total terdapat 30 kantong plastik dengan berat bruto sekitar 10,858 kilogram.

"Barang bukti tersebut kini kami amankan, yaitu sebanyak 30 kantong plastik berisi tanaman kering diduga ganja dengan berat total bruto sekitar 10,858 kilogram," ujar Rizki.

Selain ganja, polisi juga mengamankan satu unit Piaggio Vespa warna cokelat tanpa nomor polisi.

Kasatresnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani menjelaskan, pelaku menggunakan sepeda motor tersebut untuk menyamarkan narkotika agar tidak mudah diketahui saat dikirim melalui ekspedisi.

Ganja disembunyikan di dalam tangki bahan bakar minyak (BBM) dan bagasi bagian depan Vespa.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sepeda motor yang berisi ganja tersebut rencananya dikirim ke Provinsi Sulawesi Tengah.

Polisi telah mengantongi identitas orang yang diduga sebagai pengirim. Saat ini, yang bersangkutan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penyidik Satresnarkoba Polres Gresik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan melengkapi proses penyidikan.

Sementara itu, barang bukti tanaman kering tersebut dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk memastikan kandungan narkotikanya.

"Barang bukti tanaman kering kami kirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna memastikan kandungannya," kata Ahmad Yani.

Apabila hasil pemeriksaan laboratorium memastikan barang tersebut merupakan ganja, penyidik akan menerapkan pasal sesuai ketentuan Undang-Undang Narkotika.

Pelaku terancam dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Dengan jumlah barang bukti yang mencapai lebih dari 1 kilogram, pelaku dapat terancam pidana berat sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Polres Gresik mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha jasa ekspedisi dan logistik, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyalahgunaan layanan pengiriman untuk mengedarkan narkotika.

Polisi juga mengingatkan agar setiap paket yang dinilai mencurigakan segera dilaporkan kepada aparat kepolisian melalui layanan yang tersedia.

Dugaan Korupsi PPKT Senduro Lumajang, Jaksa Periksa 94 Penerima Manfaat


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang masih melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi Program Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa/Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Program tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang tahun anggaran 2025.

Dalam proses penyidikan, jaksa telah memeriksa hampir 100 orang saksi. Sebagian besar saksi merupakan masyarakat yang tercatat sebagai penerima manfaat program tersebut.

Kasi Intel Kejari Lumajang Lukman Akbar Bastiar mengatakan, sedikitnya 94 penerima manfaat telah dimintai keterangan oleh penyidik.

"Penerima manfaat saja ada 94, kurang lebih hampir 100 orang saksi," kata Lukman kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Lukman menjelaskan, pemeriksaan terhadap banyak penerima manfaat dilakukan karena penyidik mendalami dugaan penyalahgunaan dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, PPKT tersebut dilaksanakan dengan skema swakelola yang seharusnya melibatkan masyarakat sebagai pelaksana. Namun, berdasarkan hasil penyidikan sementara, pekerjaan diduga tidak sepenuhnya dikerjakan oleh masyarakat penerima manfaat.

"Itu kan swakelola yang diberikan negara kepada masyarakat langsung. Namun swakelola ini dikelola bukan masyarakat langsung. Ada pihak-pihak yang terlibat dan nanti akan kami umumkan saat jumpa pers," ujarnya.

Penyidik juga menemukan dugaan ketidaksesuaian antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan apa yang diterima masyarakat penerima manfaat.

"RAB yang ada tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh masyarakat. Intinya ada di situ. Jadi apa yang seharusnya diterima ternyata tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat," jelasnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penyidikan karena diduga terdapat penyalahgunaan dana yang bersumber dari negara.

"Modusnya, dugaannya memang ada penyalahgunaan dana yang diberikan oleh negara kepada masyarakat langsung. Namun swakelola ini ternyata dikelola bukan oleh masyarakat langsung," ungkap Lukman.

Terkait kerugian negara, Kejari Lumajang telah menerima hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari Inspektorat Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Lukman mengatakan hasil perhitungan tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari proses penyidikan sebelum penetapan tersangka.

"Tim penyidik akan melakukan ekspose internal, selanjutnya kami akan ekspose di Kejaksaan Tinggi. Setelah hasil ekspose Kejaksaan Tinggi keluar, baru kami akan lakukan penetapan tersangka," pungkasnya.

Satlantas Polres Lumajang Gelar Bakti Kesehatan untuk Driver Ojol


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menggelar bakti kesehatan bagi para pengemudi ojek online (ojol) di Klinik Dokkes Polres Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026. Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dan kemitraan dengan komunitas pengemudi ojol.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno. Para pengemudi ojol mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan kesehatan tersebut ditujukan untuk memastikan kondisi fisik para pengemudi tetap prima saat menjalankan aktivitas dan melayani masyarakat di jalan raya.

AKP Bayu mengatakan, kesehatan pengemudi menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan karena mereka memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan.

“Kami ingin memastikan para driver ojol dalam kondisi sehat dan prima ketika beraktivitas di jalan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para pengemudi yang setiap hari membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bayu.

Menurut dia, kondisi fisik pengemudi dapat berpengaruh terhadap keselamatan selama berkendara. Karena itu, pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu pengemudi mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, para driver ojol juga mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kondisi tubuh, berkendara dengan tertib serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap para driver ojol dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan komunitas ojek online.

Komunitas ojol dinilai memiliki peran penting karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dan kondisi lalu lintas setiap hari.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis dan humanis antara Polri dengan komunitas ojol,” katanya.

Bayu berharap kegiatan bakti kesehatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para pengemudi ojol sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan berkendara.

Kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Para driver ojol juga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar Satlantas Polres Lumajang.

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara tahun ini pun dimanfaatkan Satlantas Polres Lumajang untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk kelompok pekerja yang memiliki aktivitas tinggi di jalan raya.

Kenang Jasa Pahlawan, Satlantas Polres Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa



Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang melaksanakan ziarah makam pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Rabu (16/9/2026) sore.

Kegiatan bertajuk Polantas Ziarah tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Ziarah menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian bagi anggota kepolisian.

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Selanjutnya, peserta ziarah melaksanakan upacara dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, kegiatan ziarah tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Menurut dia, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel Satlantas untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Semangat pengabdian mereka menjadi teladan bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” kata Bayu.

Ia menambahkan, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas.

“Semangat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Bayu berharap, semangat penghormatan kepada para pahlawan tidak berhenti dalam kegiatan ziarah. Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Harapannya seluruh personel semakin meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, sehingga keberadaan Polantas benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ziarah berlangsung dengan khidmat dan diikuti personel Satlantas Polres Lumajang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Kabupaten Lumajang.

14/09/2026

Tumpukan Limbah Kayu Terbakar di Lumajang, Rumah Warga Hanya Berjarak 100 Meter


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kebakaran melanda lahan penampungan limbah kayu seluas sekitar 1 hektare di Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (7/9/2026).

Api membakar tumpukan limbah kayu yang berada di lokasi penampungan. Banyaknya material mudah terbakar membuat kobaran api sulit dipadamkan.

Dari pantauan di lokasi, asap tebal terlihat membubung dari area penampungan. Kobaran api juga beberapa kali membesar saat tertiup angin.

Lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan permukiman warga. Jarak titik api dengan rumah penduduk diperkirakan hanya sekitar 100 meter.

Petugas pemadam kebakaran kemudian berupaya melakukan pembasahan sekaligus melokalisir kobaran api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api merembet ke lahan pertanian dan permukiman warga.

Kabid Damkar Lumajang Mohammad Asro mengatakan, kondisi kebakaran sudah cukup besar ketika petugas tiba di lokasi.

"Melihat posisi seperti ini, kebakarannya sudah terlalu besar," kata Asro saat ditemui di lokasi kebakaran.

Menurut dia, prioritas petugas saat ini bukan hanya memadamkan api, tetapi juga mencegah kobaran api meluas ke area di sekitarnya.

"Kami mengantisipasi agar tidak merambat meluas kepada permukiman dan tidak merambat ke lahan pertanian yang lain," ujarnya.

Damkar Lumajang mengerahkan dua armada untuk menangani kebakaran tersebut. Namun, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala.

Salah satunya adalah tumpukan limbah kayu yang cukup tebal. Material tersebut membuat api mudah kembali menyala meski telah dilakukan pembasahan.

"Namun demikian, sampah ini sudah terlalu tebal, limbah kayunya. Kami Damkar Lumajang mengerahkan dua armada. Tapi kesulitannya mungkin karena sudah terlalu luas penyebarannya. Terus ditambah angin," kata Asro.

Kondisi di lapangan juga diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang. Asap tebal membuat petugas kesulitan mendekati titik api secara langsung.

Karena itu, dua armada pemadam yang dikerahkan lebih banyak digunakan untuk melakukan pembasahan pada area sekitar lokasi kebakaran.

Salah satu area yang menjadi perhatian petugas adalah lahan tebu milik warga yang berada tepat di samping penampungan limbah kayu.

Pembasahan dilakukan untuk membuat area tersebut tetap basah sehingga api tidak mudah merambat apabila kobaran api terdorong angin.

Petugas juga melakukan penyekatan dan pelokalisiran api. Upaya ini menjadi langkah penting mengingat jarak lokasi kebakaran dengan permukiman warga hanya sekitar 100 meter.

Selain permukiman, terdapat pula lahan pertanian warga yang berada di sekitar lokasi penampungan.

Petugas masih disiagakan di lokasi untuk memantau perkembangan titik api dan memastikan kobaran tidak meluas.

Sementara itu, akses jalan yang menghubungkan Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, menuju Desa Bodang, Kecamatan Padang, juga ditutup sementara.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi.

HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Lumajang Bagikan Sembako untuk 50 Pengemudi Ojol


Kasat lantas berikan paket sembako ke ojol

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 50 pengemudi ojek online (ojol), Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Satlantas Polres Lumajang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.

Bantuan sembako diberikan kepada para pengemudi ojol yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.

Para penerima bantuan menyambut baik kegiatan tersebut. Bantuan dinilai cukup membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah tuntutan ekonomi keluarga.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, penyaluran bansos merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam momentum peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.

"Tujuan pelaksanaan bantuan sosial kepada pengemudi ojek online dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sebagai wujud kepedulian sosial Polri untuk meringankan beban ekonomi masyarakat," kata Bayu.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan. Satlantas Polres Lumajang juga ingin memperkuat hubungan dengan komunitas pengemudi ojol yang selama ini menjadi bagian dari mitra kepolisian.

Bayu mengatakan, komunikasi dan sinergi dengan para pengemudi ojol penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.

"Selain itu, kegiatan ini untuk mempererat kemitraan dan sinergi antara Polantas dengan komunitas pengemudi ojol dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcarlantas," ujarnya.

Dia menambahkan, pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya. Karena itu, keberadaan mereka juga dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib.

"Melalui bansos ini kami ingin memperkuat semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan antara Polri dengan rekan-rekan Paguyuban Ojol Lumajang," kata Bayu.

Ketua Paguyuban Ojol: Bantuan Sangat Berarti

Ketua Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL) Yoni Febrianto mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Satlantas Polres Lumajang kepada para pengemudi ojol.

Menurut Yoni, bantuan sembako tersebut memiliki manfaat langsung bagi para pengemudi karena dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

"Alhamdulillah, adanya bansos ini mengurangi beban ekonomi kami. Terima kasih kepada Satlantas Polres Lumajang yang telah membantu," ujar Yoni.

Dia berharap perhatian dan komunikasi antara kepolisian dengan komunitas ojol dapat terus terjalin. Menurutnya, hubungan yang baik antara kedua pihak juga penting untuk mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan.

Yoni juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran lalu lintas Polri atas kepedulian yang diberikan kepada komunitas pengemudi ojol.

"Semoga ke depannya Korlantas semakin cemerlang dan lebih baik lagi," katanya.

Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara tersebut menjadi momentum bagi Satlantas Polres Lumajang untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, sekaligus membangun sinergi dengan komunitas pengemudi ojol dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.(imam) 

Polda Jatim Siagakan Posko DVI di RS Bhayangkara, Antisipasi Perkembangan KM Virgo Transport 8


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Polda Jawa Timur menyiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara H. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, untuk mendukung penanganan insiden hilang kontak KM Virgo Transport 8.

Posko tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan kesiapan personel apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam perkembangan operasi pencarian dan pertolongan (SAR).

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol dr Wahono Edi Prastowo mengatakan, sekitar 20 personel disiagakan di Posko DVI. Mereka terdiri dari tim DVI, tenaga medis, dan personel pendukung.

"Posko DVI kami siagakan sebagai bagian dari kesiapan penanganan terpadu. Personel dan sarana pendukung telah disiapkan sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, tim dapat segera melaksanakan tugas sesuai prosedur," kata Wahono, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, penyiagaan Posko DVI bukan berarti proses pencarian telah dihentikan atau sudah ada kepastian mengenai kondisi penumpang dan kru KM Virgo Transport 8.

Polda Jatim tetap menempatkan operasi pencarian dan pertolongan sebagai prioritas utama.

Terintegrasi dengan Posko Ante Mortem

Selain Posko DVI di RS Bhayangkara, Bidokkes Polda Jatim juga telah menyiapkan Posko Ante Mortem di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Posko tersebut menjadi tempat pendataan informasi dari keluarga penumpang yang diduga berada di dalam KM Virgo Transport 8.

Data yang dihimpun meliputi informasi identitas serta data pendukung lainnya. Seluruh informasi tersebut akan dikelola secara terkoordinasi untuk mendukung proses identifikasi apabila nantinya diperlukan.

"Data dari keluarga akan dihimpun secara terkoordinasi sebagai bagian dari kesiapan proses identifikasi. Namun, fokus utama saat ini tetap mendukung operasi pencarian dan pertolongan," ujar Wahono.

Koordinasi penanganan juga dilakukan dengan Polresta Sumenep. Kepolisian setempat telah menyiagakan tiga Posko Terpadu Tanggap Darurat, yakni di Mapolresta Sumenep, Pelabuhan Kalianget, dan Polsek Masalembu.

Posko tersebut disiapkan untuk mendukung operasi SAR, termasuk mengantisipasi kemungkinan lokasi penerimaan maupun evakuasi apabila terdapat perkembangan dalam proses pencarian.

Polda Jatim Minta Keluarga Percaya Informasi Resmi

Wahono menegaskan, penyiagaan Posko DVI merupakan bagian dari prosedur kesiapsiagaan dalam operasi kemanusiaan.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh unsur yang terlibat dapat bergerak cepat apabila terjadi perkembangan situasi.

"Fokus utama saat ini tetap mendukung operasi pencarian dan pertolongan. Kami berharap seluruh penumpang dan kru KM Virgo Transport 8 dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," katanya.

Di sisi lain, Polda Jatim memastikan koordinasi terus dilakukan bersama Basarnas, TNI, KSOP, pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, fasilitas kesehatan, serta instansi terkait lainnya.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga penumpang, agar mendapatkan informasi melalui sumber resmi.

Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait jumlah maupun kondisi penumpang dan kru KM Virgo Transport 8.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya informasi keliru yang dapat menimbulkan keresahan di tengah keluarga maupun masyarakat. (Imam) 

Dandim Lumajang Ikuti Riding Scooterist Sarungan, 250 Peserta Keliling JLS


Lumajang, (Onenewsjatim)– Pemandangan unik terlihat di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Sekitar 250 peserta mengikuti El-Aly Riding Scooterist Sarungan dalam rangkaian Haul ke-21 KH Ali Ihsan dan Haul ke-12 Nyai H Fatimah Ali.

Uniknya, para peserta tidak hanya mengendarai scooter bersama, tetapi juga mengenakan sarung selama kegiatan berlangsung.

Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur El Aly, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut juga diikuti komunitas scooter Kabupaten Lumajang, alumni Ponpes An-Nur El Aly, serta sejumlah tokoh dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H., Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, S.Ag., M.H., Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lumajang Drs. H. Suigsan, M.M., dan Pengasuh Ponpes An-Nur El Aly KH Lutfi Hakim Ali.

Riding sambil bersarung

Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dengan kedatangan rombongan komunitas scooter di halaman Ponpes An-Nur El Aly.

Sebelum berangkat, peserta mengikuti doa yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah.

Rombongan kemudian diberangkatkan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma sekitar pukul 14.00 WIB.

Para peserta melintasi rute Ponpes An-Nur El Aly menuju Jalur Lingkar Selatan (JLS), kemudian kembali menuju pesantren.

Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan tiba di Pos 1 Jembatan Selowangi untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Rombongan kemudian tiba kembali di Ponpes An-Nur El Aly sekitar pukul 15.15 WIB.

Setelah itu, peserta melaksanakan salat Ashar. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan, sholawat Nabi dan doa bersama untuk mengenang KH Ali Ihsan dan Nyai H Fatimah Ali.

Bukan sekadar riding

Pengasuh Ponpes An-Nur El Aly KH Lutfi Hakim Ali mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul bagi komunitas scooter.

Menurut dia, riding dikemas sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus mengajak peserta bersholawat dan mendoakan Kabupaten Lumajang.

“Tujuan kegiatan riding sore ini bertujuan untuk kebersamaan dalam bersholawat, berscooter dan berdoa untuk Lumajang yang lebih baik,” kata KH Lutfi Hakim Ali.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pra-haul KH Ali Ihsan dan Nyai H Fatimah Ali.

Dandim: Jadi sarana silaturahmi

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti El-Aly Riding Scooterist Sarungan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI, pemerintah daerah, pesantren, komunitas, alumni dan masyarakat.

Selain menjaga kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenang jasa dan keteladanan para ulama.

“Semangat kebersamaan dan silaturahmi seperti ini perlu terus dijaga. Selain menjadi bagian dari rangkaian haul, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kekeluargaan,” ujar Anton.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menyampaikan rasa syukur dapat hadir dan bersilaturahmi dalam rangkaian Haul KH Ali Ihsan ke-21 dan Nyai H Fatimah Ali ke-12.

Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan masyarakat Lumajang.

Rangkaian haul

El-Aly Riding Scooterist Sarungan merupakan bagian dari rangkaian pra-haul KH Ali Ihsan ke-21 dan Nyai H Fatimah Ali ke-12. Keduanya merupakan orang tua dari KH Lutfi Hakim Ali.

Rangkaian haul juga diisi kegiatan khotmil yang digelar di sejumlah pesantren cabang An-Nur, yakni Ponpes Nurul Ihsan An-Nur, Ponpes An-Nur El Aly dan Ponpes An-Nur Azzahra.

Puncak rangkaian haul nantinya ditutup dengan pengajian akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pesantren bersama komunitas, pemerintah daerah, TNI-Polri, alumni dan masyarakat berupaya menjaga tradisi silaturahmi sekaligus mengenang perjuangan para ulama dalam kehidupan keagamaan dan pendidikan masyarakat.

Motor Pelaku Jambret Salon Lumajang Dibakar Massa, Polisi Temukan Sabu dan Pil


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kasus dugaan penjambretan di sebuah salon perawatan rambut di Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengungkap fakta lain.

Polisi menemukan narkotika jenis sabu dan sejumlah pil yang diduga obat keras berbahaya (okerbaya) dari sepeda motor yang digunakan terduga pelaku berinisial USM.

Sepeda motor tersebut sebelumnya menjadi sasaran amukan warga hingga dibakar setelah USM berhasil ditangkap massa usai diduga melakukan aksi perampasan di salon tersebut.

Kepala Desa Tegalrandu, Sadi, mengatakan temuan barang tersebut diketahui ketika kendaraan pelaku diperiksa warga bersama petugas kepolisian di sekitar lokasi kejadian.

Menurut dia, warga yang mengejar pelaku kemudian memeriksa sepeda motor yang ditinggalkan setelah pelaku berhasil diamankan.

"Setelah sepeda motornya dibongkar dan diperiksa bersama petugas, ditemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu. Ada botol, selang kecil dan korek," kata Sadi saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Sadi menjelaskan, dugaan penjambretan itu terjadi ketika USM masuk ke salon dan mengancam korban menggunakan senjata yang belakangan diduga merupakan pistol mainan.

Pelaku kemudian mengambil barang milik korban sebelum berusaha meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Namun, upaya pelarian tersebut gagal. Pemilik salon disebut mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan itu membuat warga sekitar ikut melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil dihentikan tidak jauh dari lokasi salon.

Warga yang emosi kemudian menghakimi pelaku. Akibat kejadian tersebut, USM mengalami sejumlah luka sebelum akhirnya diamankan dan dievakuasi oleh anggota kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., membenarkan adanya barang bukti yang ditemukan dari kendaraan yang digunakan pelaku.

"Benar ada temuan sabu dan pil yang dibawa pelaku. Saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka setelah diamankan warga," ujar Ari Nuzul.

Polisi, lanjut dia, masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut sekaligus mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Penyidik juga masih memeriksa sejumlah barang bukti yang ditemukan dari kendaraan pelaku.

"Dari hasil pengecekan, pelaku bukan residivis," kata Ari Nuzul.

Nekat Jambret Sambil Todong Pistol Mainan, Pria di Lumajang Babak Belur Dihajar Massa

Foto ilustrasi AI

Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang pria bernama Usman (34), warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diduga menjadi pelaku perampasan di sebuah salon kecantikan di Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah.

Aksi tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) malam. Pelaku sempat dihakimi massa setelah korban berteriak meminta pertolongan.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian bermula saat pelaku datang ke salon dan mengincar barang berharga milik korban.

Saat melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban menggunakan benda yang awalnya dikira sebagai senjata api.

"Jadi, pelaku ini mengincar barang berharga korban seperti satu buah HP dan uang yang ada di dalam tas. Nah, pelaku ini mengeluarkan senjata api yang ternyata mainan," ujar Suprapto di Mapolres Lumajang, Senin (14/9/2026).

Menurut Suprapto, korban yang panik karena merasa ditodong senjata api kemudian berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban membuat warga sekitar berdatangan dan berusaha menangkap pelaku yang hendak melarikan diri.

Warga yang berhasil menangkap pelaku kemudian melakukan aksi kekerasan hingga Usman mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Bahkan, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku saat beraksi turut menjadi sasaran amarah warga. Kendaraan tersebut dirusak dan dibakar.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Usman kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Beruntung, pelaku bisa diamankan dan diselamatkan dari amukan warga, dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan," kata Suprapto.

Polisi juga mengamankan sebuah pistol mainan yang diduga digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korban saat melakukan aksinya.

Hingga kini, Usman masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lumajang akibat luka yang dialaminya setelah dihakimi massa.

Kondisi tersebut membuat penyidik belum dapat meminta keterangan secara maksimal dari pelaku.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kasus tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

"Untuk kondisi pelaku saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Saat ini pelaku diketahui satu. Nah, kemungkinan nanti kalau memang ada perkembangan kita sampaikan kembali," ungkap Suprapto.


13/09/2026

Emak-emak Asal Lumajang Bobol Rumah Kosong di Batu, Uang dan Perhiasan Rp70 Juta Raib


Batu (Onenewsjatim)-
Satreskrim Polres Batu Polda Jawa Timur mengungkap kasus pembobolan rumah kosong yang dilakukan lintas wilayah. Polisi menangkap seorang perempuan berinisial WLS (39), warga asal Kabupaten Lumajang, yang diduga menjadi pelaku.

WLS diamankan setelah polisi mengusut kasus pencurian di sebuah rumah milik warga berinisial AS di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Dalam aksinya, tersangka diduga sengaja datang dari Lumajang menggunakan sepeda motor seorang diri. Untuk mengelabui petugas, kendaraan yang digunakan dilengkapi pelat nomor palsu.

Tersangka kemudian mencari rumah yang ditinggal pemiliknya. Setelah memastikan kondisi sekitar sepi, WLS masuk ke rumah dengan cara merusak pintu.

Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin mengatakan, tersangka memanfaatkan benda yang ditemukan di sekitar lokasi untuk membobol pintu rumah korban.

"Modusnya keliling mencari sasaran rumah kosong. Begitu situasi sepi, pelaku merusak pintu menggunakan gunting rumput yang ditemukan di sekitar lokasi," kata Zaenal, Sabtu (12/9/2026).

Dari rumah tersebut, tersangka membawa kabur uang tunai dan sejumlah perhiasan. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Kasus tersebut kemudian ditangani Satreskrim Polres Batu. Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV itu, polisi mendapatkan petunjuk mengenai ciri-ciri dan kendaraan yang digunakan pelaku. Petugas kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap WLS.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya gunting rumput yang diduga digunakan untuk merusak pintu, tang, pelat nomor palsu, serta pakaian yang dikenakan tersangka saat menjalankan aksinya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mengetahui bahwa barang-barang berharga hasil pencurian telah dijual oleh tersangka. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan membayar utang.

Penyidikan kemudian dikembangkan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus serupa di wilayah lain.

Hasil pengembangan sementara menunjukkan WLS diduga telah melakukan pembobolan di tiga rumah lainnya di Kabupaten Malang.

Tiga lokasi tersebut berada di wilayah Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon.

"Proses penyelidikan masih terus kita kembangkan untuk mengungkap kemungkinan TKP lainnya," ujar Zaenal.

Saat ini WLS telah ditahan di Mapolres Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Fat) 

Angin Kencang Bikin Api Karhutla Bromo Merembet ke Jemplang, 20 Hektare Terbakar


Malang, (Onenewsjatim)
— Polres Malang Polda Jatim mengerahkan personel padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang merembet hingga Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Sebelumnya, titik api terpantau di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. 

Hembusan angin kencang pada Sabtu (12/9/2026) sore memicu pergerakan api ke arah barat menuju kawasan hutan Pos Jemplang. Hingga pukul 20.00 WIB, kobaran api terpantau membesar di area perbukitan Pos Jemplang, tepatnya di depan pos atau sebelah selatan kawasan Bromo Hillside.

Kapolres Malang, AKBP Ruliyan Syauri melalui Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel untuk mempercepat penanganan darurat bersama unsur terkait.

"Polres Malang menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Kami bersama petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet semakin luas," ujar AKP Budiono, Minggu (13/9/2026).

Operasi pemadaman ini, truk tangki air milik Polres Malang Polda Jatim dikerahkan guna menjamin suplai kebutuhan air bagi petugas di titik pemadaman didukung oleh pengerahan armada kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Malang, PT Pindad, PT Bentoel, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

"Keterlibatan multisektor ini dinilai krusial mengingat tantangan medan perbukitan yang berat serta tiupan angin yang tidak stabil," kata AKP Budiono.

Menurut AKP Budiono, petugas tidak hanya fokus memadamkan api utama, tetapi juga melakukan pendinginan pada sisa bara agar tidak kembali berkobar.

Berdasarkan estimasi sementara, luas area hutan yang terdampak di sekitar Pos Jemplang mencapai kurang lebih 20 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi oleh cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar.

"Upaya pemadaman di lapangan dilakukan secara taktis menggunakan selang dari hydrant portabel, sprayer elektrik, penyiraman manual, hingga pemutusan jalur api menggunakan dahan pohon," tambah AKP Budiono.

Petugas juga memotong batang pohon yang masih membara untuk mengeliminasi potensi titik api susulan.

Sebagai langkah antisipasi dan keselamatan, akses jalur penghubung dari Desa Ngadas (Kabupaten Malang) menuju Desa Ranupane, Kecamatan Senduro (Kabupaten Lumajang), ditutup sementara bagi publik. Kebijakan ini diberlakukan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga," pungkas AKP Budiono. (*)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved