Iklan

Iklan

,

Iklan

Download our application

Tragis, Pria Tanpa Identitas Tewas Setelah Diduga Melompat dari Jembatan Gladak Perak

, Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T01:01:45Z


Lumajang (Onenewsjatim) –
Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dasar aliran Sungai Besuk Kobokan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Senin (13/7/2026) malam. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Gladak Perak.


Sebelum korban ditemukan, warga sempat menemukan sebuah tas punggung yang diduga milik korban tertinggal di tepi jembatan. Di dalam tas tersebut terdapat pakaian, sepotong roti, dan sekantong tembakau.


Hadi, warga yang berada di sekitar Jembatan Gladak Perak, mengatakan keberadaan tas yang ditinggalkan di pinggir jembatan memunculkan dugaan bahwa korban sengaja melompat.


"Ada orang bunuh diri, karena tasnya ditinggal di pinggir jembatan," ujar Hadi.


Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya penemuan jenazah seorang pria di bawah Jembatan Besuk Kobokan sekitar pukul 19.00 WIB.


Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya berjalan kaki dari arah Pronojiwo menuju sebuah warung yang berada tidak jauh dari jembatan. Kepada pemilik warung, korban mengaku sempat bermalam di sebuah masjid di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.


Pemilik warung kemudian menawarkan makanan kepada korban. Namun setelah itu, korban kembali berjalan menuju arah Jembatan Besuk Kobokan.


Tak lama berselang, seorang pengendara sepeda motor memberi tahu pemilik warung bahwa ada seorang pria berdiri di atas jembatan dengan posisi diduga hendak melompat. Saat saksi bergegas menuju lokasi, korban sudah berada di dasar sungai.


Menurut Ipda Suprapto, korban mengalami luka berat akibat benturan.


"Korban mengalami patah paha kanan, kepala pecah, dan seluruh tulang dada patah," katanya.


Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara tidak menemukan kartu identitas pada tubuh korban. Hanya sebuah telepon genggam yang ditemukan sebagai barang milik korban.


"Untuk identitas korban tidak ditemukan," ujar Suprapto.


Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk proses identifikasi lebih lanjut. Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab pasti kematiannya.


"Saat ini kita masih lakukan identifikasi karena identitas korban tidak ada, dugaan awal bunuh diri," pungkas Ipda Suprapto.


Polres Lumajang mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri sesuai korban agar segera menghubungi pihak kepolisian atau mendatangi RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk membantu proses identifikasi.


Terbaru Lainnya

Berita Pilihan
Daerah