-->

15/02/2026

Remaja 15 Tahun Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Pakel Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang remaja berusia 15 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan wisata Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2025) 

Korban diketahui bernama Ibnu Adam (15), warga Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Korban diduga tidak bisa berenang saat mandi di kolam pemandian tersebut.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak tenggelam di Wisata Sumber Pakel sekitar pukul 11.30 WIB. Korban bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk mandi,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi.

Awalnya korban datang ke pemandian bersama beberapa rekannya. Sesampainya di lokasi, korban bertemu dua temannya. Korban kemudian mandi di kolam sebelah barat bersama seorang temannya berinisial MR, disusul dua rekannya lainnya, RRF dan DF.

Sekitar setengah jam kemudian, RRF naik ke tepi kolam untuk merokok. Namun, kurang lebih lima menit setelah itu, MR dan DF berteriak memberitahukan bahwa korban tenggelam. RRF berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil mengangkat korban seorang diri.

“Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Korban berhasil diangkat secara bPihakersama-sama dalam kondisi sudah lemas. Saat itu sempat diberikan pertolongan pertama sambil menunggu ambulans,” jelas Suprapto.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi keamanan, terutama bagi anak-anak yang berenang. Jika tidak bisa berenang, sebaiknya menggunakan pelampung dan tetap dalam pengawasan,” pungkas Suprapto. (Imam)

07/02/2026

Siswi Korban Dugaan Peluru Nyasar di Lumajang Akan Jalani Visum


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang berinisial NS (13), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, akan menjalani visum usai diduga menjadi korban peluru nyasar.

Korban saat ini menjalani perawatan pasca operasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang dan kondisinya dilaporkan terus membaik. Operasi dilakukan pada Rabu (4/2/2026) malam untuk mengeluarkan benda asing yang tertancap di paha kiri korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di koridor lantai dua sekolah bersama teman-temannya ketika jam istirahat. Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri bagian dalam yang disertai keluarnya darah.

Plt. Wakil Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, membenarkan bahwa pihak rumah sakit telah menerima surat resmi permintaan visum et repertum dari kepolisian.

“Kami kemarin sudah menerima surat permintaan visum dari kepolisian dan akan kami proses lebih lanjut,” kata dr. Yana, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pelaksanaan visum maupun hasilnya. Menurut dr. Yana, sebelum dilakukan visum, pihaknya tidak berani menyimpulkan bahwa benda asing tersebut merupakan peluru.

“Ada benda asing yang tertancap di paha kiri korban dan sudah berhasil kami keluarkan. Tapi untuk memastikan itu peluru atau bukan, itu ranah visum dan penyidik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, luka yang dialami korban relatif kecil dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Luka berada di bagian paha kiri atas lutut bagian depan.

“Posisi lukanya di sisi dalam paha, sementara benda asingnya teraba di sisi luar paha,” jelas dr. Yana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi menggunakan X-ray, diketahui bahwa benda asing tersebut berada di atas tulang dan tidak menyebabkan kerusakan serius.

“Dari hasil pemeriksaan tidak mengenai tulang. Alhamdulillah aman dan selama perawatan pasien tetap dalam kondisi sadar,” tambahnya.

Saat ini, kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif. Nyeri yang dirasakan mulai berkurang dan korban sudah bisa beraktivitas secara mandiri.

“Kondisi terkini pasien dalam kondisi baik, nyeri sudah jauh berkurang dan sudah mulai bisa duduk serta beraktivitas mandiri,” ujar dr. Yana.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan bahwa hingga saat ini hasil visum korban masih belum keluar.

“Hasil visum belum keluar, masih dalam proses di RSUD dr. Haryoto Lumajang,” pungkasnya

24/01/2026

Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kota, Tiga Pengedar Asal Surabaya Diamankan


Gresik, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jawa Timur berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu lintas kota. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pengedar asal Kota Surabaya.

Penangkapan dilakukan dalam operasi pada Minggu malam (4/1/2026). Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti sabu dengan total berat lebih dari 7,9 gram serta uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil transaksi narkoba.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan CA (27), warga Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya. Tersangka diamankan di depan sebuah minimarket di Jalan Raya Boboh, Desa Gantang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari tangan CA, petugas menyita satu klip plastik berisi sabu dengan berat netto sekitar 0,099 gram. Saat diinterogasi, CA mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial GZ melalui perantara AI.

Berdasarkan keterangan tersebut, tim Satresnarkoba Polres Gresik langsung melakukan pengembangan ke wilayah Surabaya. 

Hasilnya, tersangka AI (47) berhasil diamankan di sebuah rumah di Jalan Gadel Tengah, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes.

Dalam penangkapan AI, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi narkoba serta alat komunikasi milik tersangka.

Tak berselang lama, sekitar pukul 23.00 WIB, petugas kembali melakukan penggerebekan di lokasi lain yang masih berada di Jalan Gadel Tengah. 

Di lokasi tersebut, polisi berhasil meringkus GZ (19), warga Kecamatan Tandes, Surabaya, yang diduga berperan sebagai pemasok utama sabu dalam jaringan tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua plastik berisi sabu dengan berat total netto sekitar 7,884 gram, uang tunai sebesar Rp5.400.000 yang diduga hasil penjualan narkoba, satu pak plastik klip kosong, tas selempang, serta dua unit telepon genggam masing-masing iPhone 13 dan Vivo Y28 yang digunakan untuk bertransaksi.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Gresik dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya yang masuk dari luar daerah.

“Ketiga tersangka telah kami amankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Ahmad Yani.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Polres Gresik tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (Red)


18/01/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Purorejo Dampingi Pengolahan Lahan Sawah 2 Hektare


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah binaan. 

Salah satunya dilakukan Babinsa Purorejo Koramil 0821-18/Tempursari, Koptu Eko Azis, dengan mendampingi pengolahan lahan sawah milik petani di Dusun Pasirejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026).

Pendampingan tersebut dilaksanakan pada lahan sawah seluas 2 hektare milik Adi Ikhwanto, anggota Kelompok Tani Lumintu. Kegiatan difokuskan pada proses pengolahan lahan sebagai tahap awal persiapan tanam padi, guna memastikan kondisi tanah siap mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Koptu Eko Azis mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Melalui pendampingan di lapangan, Babinsa berupaya memberikan motivasi serta memastikan pengolahan lahan dilakukan sesuai dengan anjuran teknis pertanian.

“Pendampingan ini kami lakukan agar petani semakin semangat dan yakin dalam mengolah lahan. Dengan pengolahan yang baik, diharapkan hasil panen dapat maksimal sehingga mampu menopang ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Lumintu, Nanang, mengapresiasi peran aktif Babinsa yang secara konsisten hadir mendampingi petani. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi petani untuk lebih disiplin dan serius dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari Babinsa. Kehadiran beliau di sawah memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ungkap Nanang.

Melalui sinergi antara Babinsa dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Tempursari. (Pendim0821)

12/01/2026

Babinsa Desa Tukum Dampingi Panen Padi, Hasil Panen Capai 20 Ton


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Babinsa Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin, terlihat aktif mendampingi petani dalam kegiatan panen padi di Dusun Tukum Kidul, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin (12/1/2025).

Kegiatan panen dilakukan di wilayah kelompok tani Makmur dengan luas lahan sekitar 2.500 hektar. Padi yang dipanen merupakan milik H. Fakida, Ketua Poktan Subur Makmur, dengan hasil panen mencapai 20 ton.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Haeruddin menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa terhadap petani dilakukan secara rutin untuk memastikan proses panen berjalan lancar dan hasil produksi maksimal.

“Sebagai Babinsa, kami terus mendampingi para petani di wilayah binaan. Pendampingan ini penting agar panen bisa berjalan lancar, petani mendapatkan hasil maksimal, dan tetap menerapkan teknik bercocok tanam yang baik,” ujar Serda Haeruddin.

Selain itu, Serda Haeruddin menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan petani juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tukum sehingga dapat mendukung ketahanan pangan lokal.

Para petani berharap kegiatan pendampingan ini bisa terus dilakukan, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen bisa meningkat dari tahun ke tahun.


22/12/2025

Babinsa Ranuyoso Dampingi BUMDes Meninjo Kembangkan Usaha Bebek Pedaging


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Babinsa Meninjo Koramil 0821-06/Ranuyoso, Sertu Januar Ainur Hidayat, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus sharing pengetahuan tentang cara meningkatkan produktivitas bebek pedaging yang dikelola oleh Ahmad Arifin, berlokasi di Dusun Kapuran RT 004 RW 002 Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di BUMDes Meninjo Komsos yang dilakukan menjadi sarana Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Januar menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membantu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. 

“Melalui komsos, kami berupaya memberikan motivasi dan berbagi pengetahuan agar usaha peternakan yang dikelola BUMDes dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar dia.

Kepala Desa Meninjo, Sayuti, menyampaikan harapannya agar usaha bebek pedaging yang dikelola BUMDes dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, pendampingan dan sharing pengetahuan yang diberikan Babinsa menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan.

“Kami berharap usaha bebek pedaging ini dapat berhasil dan memberikan hasil yang maksimal bagi BUMDes maupun masyarakat. Dengan manajemen yang baik, mulai dari pemilihan bibit, pemberian pakan yang tepat, hingga perawatan yang teratur, usaha ini bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan,” pungkasnya.

Keberhasilan bebek pedaging di Desa Meninjo diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian desa secara mandiri dan berkelanjutan. 

Melalui kegiatan komsos yang berkelanjutan, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Meninjo. (Pendim0821)

16/12/2025

Belajar di Tenda Darurat Pascareupsi Semeru, Bang Pur Pastikan Hak Pendidikan Siswa Supiturang Tetap Terpenuhi


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 2 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, masih terus berlangsung meski sekolah mereka terdampak parah erupsi Gunung Semeru. Untuk sementara, proses pembelajaran harus dilaksanakan di tenda darurat, Selasa (2025).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebanyak 94 siswa mengikuti pelajaran di tenda putih yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kondisi belajar masih sangat terbatas, bahkan beberapa siswa terlihat tidak mengenakan sepatu lantaran basah terkena hujan.

Salah seorang siswa kelas V, Ilya, mengaku terpaksa tidak memakai sepatu karena kondisinya belum kering setelah kehujanan.

Diketahui, bangunan SDN 2 Supiturang mengalami kerusakan berat akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 19 November 2025. Akibatnya, seluruh aktivitas pendidikan dipindahkan ke sekolah darurat.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, H. Muhamad Nur Purnamasidi atau yang dikenal dengan sapaan Bang Pur, turun langsung meninjau kegiatan belajar siswa di tenda darurat Desa Supiturang.

Dalam kunjungannya, ia menyerahkan berbagai bantuan penunjang pendidikan, seperti rompi, tas sekolah, seragam, buku pegangan guru, serta bahan ajar.

Bang Pur menegaskan bahwa sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama meskipun berada di wilayah yang terdampak bencana alam.

Menurutnya, penanganan pascabencana kerap hanya ramai di awal, namun berkurang perhatiannya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, ia menilai pelayanan pendidikan tidak boleh mengalami penurunan sedikit pun.

“Ini menyangkut masa depan anak-anak. Pelayanan pendidikan harus tetap maksimal walaupun mereka berada di daerah terdampak bencana,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat memungkinkan, termasuk pemanfaatan dana siap pakai atau dana Bendahara Umum Negara (BUN) yang dapat dicairkan sesuai kebijakan Presiden.

“Jangan sampai ada anak yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi atau dampak bencana. Soal anggaran, negara sebenarnya siap,” ujarnya.

Selain itu, Bang Pur mendorong percepatan koordinasi lintas kementerian, mulai dari Komisi X DPR RI, Kemendikdasmen, hingga Kementerian Keuangan, agar penanganan pendidikan di wilayah terdampak segera masuk tahap pemulihan.

Ia juga menyinggung opsi regrouping sekolah dengan tetap memperhatikan aspek jarak, keamanan, serta kondisi psikologis peserta didik.

Sementara itu, Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pusat terkait penanganan pendidikan pascabencana.

Ia menyebutkan, sejumlah tim dari kementerian telah turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, paket keluarga, serta tenda pembelajaran darurat.

Menurut Andri, pola pembelajaran di sekolah darurat lebih menitikberatkan pada pemulihan kondisi psikologis siswa. Porsi materi akademik sengaja dikurangi untuk memberi ruang pada trauma healing.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 2 Supiturang, Ali Wafi. Ia mengungkapkan bahwa cuaca menjadi tantangan utama selama pelaksanaan sekolah darurat.

Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam tenda, dan banyak siswa pulang dalam kondisi basah sehingga sepatu mereka harus dijemur.

“Sekarang ada dua tenda, masing-masing digunakan untuk tiga kelas. Kami berharap ke depan anak-anak bisa segera belajar di tempat yang lebih aman dan layak,” katanya.

Ali Wafi menambahkan, meski pembelajaran tetap berjalan, materi akademik dikurangi hingga sekitar 75 persen, sementara fokus utama diarahkan pada pemulihan mental dan kenyamanan siswa pascabencana.

25/11/2025

OJK, LPS, BI dan LJK Salurkan Bantuan Rp 531 Juta untuk Korban Erupsi Semeru


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Indonesia (BI) Jember, serta Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FKLJKD) Jember yang beranggotakan Lembaga Jasa Keuangan di wilayah Sekarkijang menyalurkan bantuan senilai Rp531 juta dalam bentuk barang untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (25/11/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono, di Posko Penanganan Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru di Kantor Kecamatan Pronojiwo.

Komitmen Sektor Jasa Keuangan untuk Masyarakat Lumajang

Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, mengatakan bahwa seluruh institusi sektor keuangan bergerak bersama untuk memberikan dukungan nyata kepada korban erupsi.

"Kami keluarga besar sektor keuangan—OJK, LPS, Bank Indonesia, dan forum komunikasi lembaga jasa keuangan—memberikan support dan bantuan kepada masyarakat korban erupsi Semeru di Lumajang," ujar Mufid.

Ia menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diserahkan mencapai Rp 531 juta, dan proses penyaluran telah dilakukan sejak awal masa darurat.

"Alhamdulillah, ini sambil bergerak tadi Rp531 juta yang bisa kami support. Bantuan ini sudah berjalan sejak awal dan akan terus bertahap ke depan," katanya.

Selain memberikan bantuan barang, Mufid menegaskan bahwa pihaknya juga tengah memetakan dampak erupsi terhadap nasabah lembaga keuangan, khususnya yang memiliki kredit di wilayah terdampak.

"Kami menerima laporan bahwa ada satu lembaga keuangan, PNM, yang memiliki sekitar 300 nasabah terdampak. Kami meminta seluruh lembaga keuangan memetakan dampaknya agar dapat diberi dukungan, termasuk kemungkinan restrukturisasi kredit," jelasnya.

Ke depan, OJK juga mendorong penguatan literasi dan edukasi keuangan untuk mendukung UMKM dan pelaku usaha di wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BI Cabang Jember, Ahmad, menegaskan bahwa keterlibatan BI merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian sektor jasa keuangan terhadap masyarakat Lumajang.

"Kami dari Bank Indonesia ikut berpartisipasi mendukung penyaluran bantuan ini. Ini merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk bahwa sektor jasa keuangan guyub rukun membantu korban erupsi Semeru," ujar Ahmad.

Ahmad menyampaikan bahwa BI akan menyesuaikan dukungan lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

LPS: Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sementara itu, Fitri Rosi Sapdiana, Kepala Edukasi Humas dan Hubungan Kelembagaan HPW II LPS, menyampaikan bahwa LPS hadir untuk menyampaikan amanah pimpinan agar turut membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

"Harapannya kami dapat membantu masyarakat yang terdampak erupsi Semeru dan semakin dekat dengan masyarakat. Selama ini LPS berkantor di Jakarta, tetapi dalam dua tahun terakhir kami membuka kantor perwakilan di Medan, Surabaya, dan Makassar," jelas Fitri.

Ia juga menegaskan peran LPS sebagai lembaga penjamin simpanan masyarakat di perbankan.

"LPS menjamin simpanan seluruh nasabah perbankan. Jadi terkait warga yang terdampak dan memiliki pinjaman, mekanisme pemulihannya kembali pada kebijakan lembaga keuangan dan OJK. LPS sendiri fokus pada penjaminan simpanan," tegasnya.

Sinergi Lembaga Keuangan untuk Pemulihan Semeru

Dengan adanya sinergi OJK, LPS, BI dan FKLJKD Jember, pemerintah daerah berharap proses pemulihan pasca-erupsi Semeru dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Bantuan akan terus berlangsung secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.(Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved