Lumajang, (Onenewsjatim) – Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang berinisial NS (13), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, akan menjalani visum usai diduga menjadi korban peluru nyasar.
Korban saat ini menjalani perawatan pasca operasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang dan kondisinya dilaporkan terus membaik. Operasi dilakukan pada Rabu (4/2/2026) malam untuk mengeluarkan benda asing yang tertancap di paha kiri korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di koridor lantai dua sekolah bersama teman-temannya ketika jam istirahat. Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri bagian dalam yang disertai keluarnya darah.
Plt. Wakil Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, membenarkan bahwa pihak rumah sakit telah menerima surat resmi permintaan visum et repertum dari kepolisian.
“Kami kemarin sudah menerima surat permintaan visum dari kepolisian dan akan kami proses lebih lanjut,” kata dr. Yana, Kamis (5/2/2026).
Namun demikian, pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pelaksanaan visum maupun hasilnya. Menurut dr. Yana, sebelum dilakukan visum, pihaknya tidak berani menyimpulkan bahwa benda asing tersebut merupakan peluru.
“Ada benda asing yang tertancap di paha kiri korban dan sudah berhasil kami keluarkan. Tapi untuk memastikan itu peluru atau bukan, itu ranah visum dan penyidik,” tegasnya.
Ia menjelaskan, luka yang dialami korban relatif kecil dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Luka berada di bagian paha kiri atas lutut bagian depan.
“Posisi lukanya di sisi dalam paha, sementara benda asingnya teraba di sisi luar paha,” jelas dr. Yana.
Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi menggunakan X-ray, diketahui bahwa benda asing tersebut berada di atas tulang dan tidak menyebabkan kerusakan serius.
“Dari hasil pemeriksaan tidak mengenai tulang. Alhamdulillah aman dan selama perawatan pasien tetap dalam kondisi sadar,” tambahnya.
Saat ini, kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif. Nyeri yang dirasakan mulai berkurang dan korban sudah bisa beraktivitas secara mandiri.
“Kondisi terkini pasien dalam kondisi baik, nyeri sudah jauh berkurang dan sudah mulai bisa duduk serta beraktivitas mandiri,” ujar dr. Yana.
Sementara itu, Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan bahwa hingga saat ini hasil visum korban masih belum keluar.
“Hasil visum belum keluar, masih dalam proses di RSUD dr. Haryoto Lumajang,” pungkasnya


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram