-->

25/03/2026

Momen Idul Fitri, Babinsa Kandangtepus Sambangi Tokoh Masyarakat


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan aparat kewilayahan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Kandangtepus, Koramil 0821-03/Senduro, Sertu Edi Kuswanto yang menggelar silaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi kediaman Haji Mugi di Dusun Wonorejo RT 002 RW 004, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (25/3/2026).

Sertu Edi Kuswanto mengatakan, momen Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat teritorial dan masyarakat di wilayah binaan.

“Silaturahmi ini kami lakukan sebagai bentuk kedekatan dan kebersamaan dengan warga binaan, khususnya para tokoh masyarakat yang selama ini turut berperan dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas wilayah,” ujar Edi kepada wartawan.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara Babinsa dan tokoh masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan harmonis di lingkungan desa.

“Dengan komunikasi yang terjalin baik, setiap potensi permasalahan di wilayah bisa lebih cepat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Haji Mugi, menyambut positif kunjungan yang dilakukan Babinsa tersebut. Ia menilai kegiatan silaturahmi seperti ini penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini sangat baik untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Kami berharap kebersamaan serta komunikasi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus dipertahankan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan penuh kebersamaan di wilayah Desa Kandangtepus.

23/03/2026

Arus Balik Lebaran H+2, Penumpang Kereta di Daop 9 Jember Tembus 12 Ribu Lebih


Jember, (Onenewsjatim)
– Memasuki H+2 arus balik Lebaran 1447 Hijriah, mobilitas masyarakat pengguna transportasi kereta api di wilayah PT KAI Daop 9 Jember mengalami peningkatan signifikan. Pada Senin (23/3/2026), jumlah penumpang yang diberangkatkan tercatat mencapai 12.049 orang.

Lonjakan ini menjadi indikasi mulai padatnya arus balik setelah libur panjang Idulfitri. PT KAI Daop 9 Jember pun memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3/2026), seiring tingginya permintaan perjalanan masyarakat.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa tren kenaikan jumlah penumpang pada masa Angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Selama periode Angkutan Lebaran 2026, mulai 11 hingga 23 Maret, Daop 9 Jember telah melayani sebanyak 261.415 penumpang, baik yang naik maupun turun di seluruh stasiun wilayah kerja kami. Jumlah ini meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 247.345 penumpang,” ujar Cahyo dalam keterangannya.

Menurutnya, peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu, khususnya dalam mendukung mobilitas selama momen Lebaran.

Seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang, KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang. Penumpang diminta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean, serta memastikan tiket dan identitas sesuai dengan data perjalanan.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan,” kata Cahyo.

Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.

PT KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya dalam menghadapi puncak arus balik Lebaran 2026 yang diperkirakan akan terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari ke depan.

15/02/2026

Remaja 15 Tahun Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Pakel Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang remaja berusia 15 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan wisata Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2025) 

Korban diketahui bernama Ibnu Adam (15), warga Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Korban diduga tidak bisa berenang saat mandi di kolam pemandian tersebut.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak tenggelam di Wisata Sumber Pakel sekitar pukul 11.30 WIB. Korban bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk mandi,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi.

Awalnya korban datang ke pemandian bersama beberapa rekannya. Sesampainya di lokasi, korban bertemu dua temannya. Korban kemudian mandi di kolam sebelah barat bersama seorang temannya berinisial MR, disusul dua rekannya lainnya, RRF dan DF.

Sekitar setengah jam kemudian, RRF naik ke tepi kolam untuk merokok. Namun, kurang lebih lima menit setelah itu, MR dan DF berteriak memberitahukan bahwa korban tenggelam. RRF berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil mengangkat korban seorang diri.

“Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Korban berhasil diangkat secara bPihakersama-sama dalam kondisi sudah lemas. Saat itu sempat diberikan pertolongan pertama sambil menunggu ambulans,” jelas Suprapto.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi keamanan, terutama bagi anak-anak yang berenang. Jika tidak bisa berenang, sebaiknya menggunakan pelampung dan tetap dalam pengawasan,” pungkas Suprapto. (Imam)

07/02/2026

Siswi Korban Dugaan Peluru Nyasar di Lumajang Akan Jalani Visum


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang berinisial NS (13), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, akan menjalani visum usai diduga menjadi korban peluru nyasar.

Korban saat ini menjalani perawatan pasca operasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang dan kondisinya dilaporkan terus membaik. Operasi dilakukan pada Rabu (4/2/2026) malam untuk mengeluarkan benda asing yang tertancap di paha kiri korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di koridor lantai dua sekolah bersama teman-temannya ketika jam istirahat. Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri bagian dalam yang disertai keluarnya darah.

Plt. Wakil Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, membenarkan bahwa pihak rumah sakit telah menerima surat resmi permintaan visum et repertum dari kepolisian.

“Kami kemarin sudah menerima surat permintaan visum dari kepolisian dan akan kami proses lebih lanjut,” kata dr. Yana, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pelaksanaan visum maupun hasilnya. Menurut dr. Yana, sebelum dilakukan visum, pihaknya tidak berani menyimpulkan bahwa benda asing tersebut merupakan peluru.

“Ada benda asing yang tertancap di paha kiri korban dan sudah berhasil kami keluarkan. Tapi untuk memastikan itu peluru atau bukan, itu ranah visum dan penyidik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, luka yang dialami korban relatif kecil dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Luka berada di bagian paha kiri atas lutut bagian depan.

“Posisi lukanya di sisi dalam paha, sementara benda asingnya teraba di sisi luar paha,” jelas dr. Yana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi menggunakan X-ray, diketahui bahwa benda asing tersebut berada di atas tulang dan tidak menyebabkan kerusakan serius.

“Dari hasil pemeriksaan tidak mengenai tulang. Alhamdulillah aman dan selama perawatan pasien tetap dalam kondisi sadar,” tambahnya.

Saat ini, kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif. Nyeri yang dirasakan mulai berkurang dan korban sudah bisa beraktivitas secara mandiri.

“Kondisi terkini pasien dalam kondisi baik, nyeri sudah jauh berkurang dan sudah mulai bisa duduk serta beraktivitas mandiri,” ujar dr. Yana.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan bahwa hingga saat ini hasil visum korban masih belum keluar.

“Hasil visum belum keluar, masih dalam proses di RSUD dr. Haryoto Lumajang,” pungkasnya

24/01/2026

Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kota, Tiga Pengedar Asal Surabaya Diamankan


Gresik, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jawa Timur berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu lintas kota. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pengedar asal Kota Surabaya.

Penangkapan dilakukan dalam operasi pada Minggu malam (4/1/2026). Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti sabu dengan total berat lebih dari 7,9 gram serta uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil transaksi narkoba.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan CA (27), warga Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya. Tersangka diamankan di depan sebuah minimarket di Jalan Raya Boboh, Desa Gantang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari tangan CA, petugas menyita satu klip plastik berisi sabu dengan berat netto sekitar 0,099 gram. Saat diinterogasi, CA mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial GZ melalui perantara AI.

Berdasarkan keterangan tersebut, tim Satresnarkoba Polres Gresik langsung melakukan pengembangan ke wilayah Surabaya. 

Hasilnya, tersangka AI (47) berhasil diamankan di sebuah rumah di Jalan Gadel Tengah, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes.

Dalam penangkapan AI, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi narkoba serta alat komunikasi milik tersangka.

Tak berselang lama, sekitar pukul 23.00 WIB, petugas kembali melakukan penggerebekan di lokasi lain yang masih berada di Jalan Gadel Tengah. 

Di lokasi tersebut, polisi berhasil meringkus GZ (19), warga Kecamatan Tandes, Surabaya, yang diduga berperan sebagai pemasok utama sabu dalam jaringan tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua plastik berisi sabu dengan berat total netto sekitar 7,884 gram, uang tunai sebesar Rp5.400.000 yang diduga hasil penjualan narkoba, satu pak plastik klip kosong, tas selempang, serta dua unit telepon genggam masing-masing iPhone 13 dan Vivo Y28 yang digunakan untuk bertransaksi.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Gresik dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya yang masuk dari luar daerah.

“Ketiga tersangka telah kami amankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Ahmad Yani.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Polres Gresik tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (Red)


18/01/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Purorejo Dampingi Pengolahan Lahan Sawah 2 Hektare


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah binaan. 

Salah satunya dilakukan Babinsa Purorejo Koramil 0821-18/Tempursari, Koptu Eko Azis, dengan mendampingi pengolahan lahan sawah milik petani di Dusun Pasirejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026).

Pendampingan tersebut dilaksanakan pada lahan sawah seluas 2 hektare milik Adi Ikhwanto, anggota Kelompok Tani Lumintu. Kegiatan difokuskan pada proses pengolahan lahan sebagai tahap awal persiapan tanam padi, guna memastikan kondisi tanah siap mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Koptu Eko Azis mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Melalui pendampingan di lapangan, Babinsa berupaya memberikan motivasi serta memastikan pengolahan lahan dilakukan sesuai dengan anjuran teknis pertanian.

“Pendampingan ini kami lakukan agar petani semakin semangat dan yakin dalam mengolah lahan. Dengan pengolahan yang baik, diharapkan hasil panen dapat maksimal sehingga mampu menopang ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Lumintu, Nanang, mengapresiasi peran aktif Babinsa yang secara konsisten hadir mendampingi petani. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi petani untuk lebih disiplin dan serius dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari Babinsa. Kehadiran beliau di sawah memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ungkap Nanang.

Melalui sinergi antara Babinsa dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Tempursari. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved