-->

12/01/2026

Babinsa Desa Tukum Dampingi Panen Padi, Hasil Panen Capai 20 Ton


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Babinsa Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin, terlihat aktif mendampingi petani dalam kegiatan panen padi di Dusun Tukum Kidul, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin (12/1/2025).

Kegiatan panen dilakukan di wilayah kelompok tani Makmur dengan luas lahan sekitar 2.500 hektar. Padi yang dipanen merupakan milik H. Fakida, Ketua Poktan Subur Makmur, dengan hasil panen mencapai 20 ton.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Haeruddin menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa terhadap petani dilakukan secara rutin untuk memastikan proses panen berjalan lancar dan hasil produksi maksimal.

“Sebagai Babinsa, kami terus mendampingi para petani di wilayah binaan. Pendampingan ini penting agar panen bisa berjalan lancar, petani mendapatkan hasil maksimal, dan tetap menerapkan teknik bercocok tanam yang baik,” ujar Serda Haeruddin.

Selain itu, Serda Haeruddin menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan petani juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tukum sehingga dapat mendukung ketahanan pangan lokal.

Para petani berharap kegiatan pendampingan ini bisa terus dilakukan, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen bisa meningkat dari tahun ke tahun.


22/12/2025

Babinsa Ranuyoso Dampingi BUMDes Meninjo Kembangkan Usaha Bebek Pedaging


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Babinsa Meninjo Koramil 0821-06/Ranuyoso, Sertu Januar Ainur Hidayat, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus sharing pengetahuan tentang cara meningkatkan produktivitas bebek pedaging yang dikelola oleh Ahmad Arifin, berlokasi di Dusun Kapuran RT 004 RW 002 Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di BUMDes Meninjo Komsos yang dilakukan menjadi sarana Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Januar menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membantu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. 

“Melalui komsos, kami berupaya memberikan motivasi dan berbagi pengetahuan agar usaha peternakan yang dikelola BUMDes dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar dia.

Kepala Desa Meninjo, Sayuti, menyampaikan harapannya agar usaha bebek pedaging yang dikelola BUMDes dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, pendampingan dan sharing pengetahuan yang diberikan Babinsa menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan.

“Kami berharap usaha bebek pedaging ini dapat berhasil dan memberikan hasil yang maksimal bagi BUMDes maupun masyarakat. Dengan manajemen yang baik, mulai dari pemilihan bibit, pemberian pakan yang tepat, hingga perawatan yang teratur, usaha ini bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan,” pungkasnya.

Keberhasilan bebek pedaging di Desa Meninjo diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian desa secara mandiri dan berkelanjutan. 

Melalui kegiatan komsos yang berkelanjutan, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Meninjo. (Pendim0821)

16/12/2025

Belajar di Tenda Darurat Pascareupsi Semeru, Bang Pur Pastikan Hak Pendidikan Siswa Supiturang Tetap Terpenuhi


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 2 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, masih terus berlangsung meski sekolah mereka terdampak parah erupsi Gunung Semeru. Untuk sementara, proses pembelajaran harus dilaksanakan di tenda darurat, Selasa (2025).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebanyak 94 siswa mengikuti pelajaran di tenda putih yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kondisi belajar masih sangat terbatas, bahkan beberapa siswa terlihat tidak mengenakan sepatu lantaran basah terkena hujan.

Salah seorang siswa kelas V, Ilya, mengaku terpaksa tidak memakai sepatu karena kondisinya belum kering setelah kehujanan.

Diketahui, bangunan SDN 2 Supiturang mengalami kerusakan berat akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 19 November 2025. Akibatnya, seluruh aktivitas pendidikan dipindahkan ke sekolah darurat.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, H. Muhamad Nur Purnamasidi atau yang dikenal dengan sapaan Bang Pur, turun langsung meninjau kegiatan belajar siswa di tenda darurat Desa Supiturang.

Dalam kunjungannya, ia menyerahkan berbagai bantuan penunjang pendidikan, seperti rompi, tas sekolah, seragam, buku pegangan guru, serta bahan ajar.

Bang Pur menegaskan bahwa sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama meskipun berada di wilayah yang terdampak bencana alam.

Menurutnya, penanganan pascabencana kerap hanya ramai di awal, namun berkurang perhatiannya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, ia menilai pelayanan pendidikan tidak boleh mengalami penurunan sedikit pun.

“Ini menyangkut masa depan anak-anak. Pelayanan pendidikan harus tetap maksimal walaupun mereka berada di daerah terdampak bencana,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat memungkinkan, termasuk pemanfaatan dana siap pakai atau dana Bendahara Umum Negara (BUN) yang dapat dicairkan sesuai kebijakan Presiden.

“Jangan sampai ada anak yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi atau dampak bencana. Soal anggaran, negara sebenarnya siap,” ujarnya.

Selain itu, Bang Pur mendorong percepatan koordinasi lintas kementerian, mulai dari Komisi X DPR RI, Kemendikdasmen, hingga Kementerian Keuangan, agar penanganan pendidikan di wilayah terdampak segera masuk tahap pemulihan.

Ia juga menyinggung opsi regrouping sekolah dengan tetap memperhatikan aspek jarak, keamanan, serta kondisi psikologis peserta didik.

Sementara itu, Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pusat terkait penanganan pendidikan pascabencana.

Ia menyebutkan, sejumlah tim dari kementerian telah turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, paket keluarga, serta tenda pembelajaran darurat.

Menurut Andri, pola pembelajaran di sekolah darurat lebih menitikberatkan pada pemulihan kondisi psikologis siswa. Porsi materi akademik sengaja dikurangi untuk memberi ruang pada trauma healing.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 2 Supiturang, Ali Wafi. Ia mengungkapkan bahwa cuaca menjadi tantangan utama selama pelaksanaan sekolah darurat.

Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam tenda, dan banyak siswa pulang dalam kondisi basah sehingga sepatu mereka harus dijemur.

“Sekarang ada dua tenda, masing-masing digunakan untuk tiga kelas. Kami berharap ke depan anak-anak bisa segera belajar di tempat yang lebih aman dan layak,” katanya.

Ali Wafi menambahkan, meski pembelajaran tetap berjalan, materi akademik dikurangi hingga sekitar 75 persen, sementara fokus utama diarahkan pada pemulihan mental dan kenyamanan siswa pascabencana.

25/11/2025

OJK, LPS, BI dan LJK Salurkan Bantuan Rp 531 Juta untuk Korban Erupsi Semeru


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Indonesia (BI) Jember, serta Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FKLJKD) Jember yang beranggotakan Lembaga Jasa Keuangan di wilayah Sekarkijang menyalurkan bantuan senilai Rp531 juta dalam bentuk barang untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (25/11/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono, di Posko Penanganan Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru di Kantor Kecamatan Pronojiwo.

Komitmen Sektor Jasa Keuangan untuk Masyarakat Lumajang

Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, mengatakan bahwa seluruh institusi sektor keuangan bergerak bersama untuk memberikan dukungan nyata kepada korban erupsi.

"Kami keluarga besar sektor keuangan—OJK, LPS, Bank Indonesia, dan forum komunikasi lembaga jasa keuangan—memberikan support dan bantuan kepada masyarakat korban erupsi Semeru di Lumajang," ujar Mufid.

Ia menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diserahkan mencapai Rp 531 juta, dan proses penyaluran telah dilakukan sejak awal masa darurat.

"Alhamdulillah, ini sambil bergerak tadi Rp531 juta yang bisa kami support. Bantuan ini sudah berjalan sejak awal dan akan terus bertahap ke depan," katanya.

Selain memberikan bantuan barang, Mufid menegaskan bahwa pihaknya juga tengah memetakan dampak erupsi terhadap nasabah lembaga keuangan, khususnya yang memiliki kredit di wilayah terdampak.

"Kami menerima laporan bahwa ada satu lembaga keuangan, PNM, yang memiliki sekitar 300 nasabah terdampak. Kami meminta seluruh lembaga keuangan memetakan dampaknya agar dapat diberi dukungan, termasuk kemungkinan restrukturisasi kredit," jelasnya.

Ke depan, OJK juga mendorong penguatan literasi dan edukasi keuangan untuk mendukung UMKM dan pelaku usaha di wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BI Cabang Jember, Ahmad, menegaskan bahwa keterlibatan BI merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian sektor jasa keuangan terhadap masyarakat Lumajang.

"Kami dari Bank Indonesia ikut berpartisipasi mendukung penyaluran bantuan ini. Ini merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk bahwa sektor jasa keuangan guyub rukun membantu korban erupsi Semeru," ujar Ahmad.

Ahmad menyampaikan bahwa BI akan menyesuaikan dukungan lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

LPS: Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sementara itu, Fitri Rosi Sapdiana, Kepala Edukasi Humas dan Hubungan Kelembagaan HPW II LPS, menyampaikan bahwa LPS hadir untuk menyampaikan amanah pimpinan agar turut membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

"Harapannya kami dapat membantu masyarakat yang terdampak erupsi Semeru dan semakin dekat dengan masyarakat. Selama ini LPS berkantor di Jakarta, tetapi dalam dua tahun terakhir kami membuka kantor perwakilan di Medan, Surabaya, dan Makassar," jelas Fitri.

Ia juga menegaskan peran LPS sebagai lembaga penjamin simpanan masyarakat di perbankan.

"LPS menjamin simpanan seluruh nasabah perbankan. Jadi terkait warga yang terdampak dan memiliki pinjaman, mekanisme pemulihannya kembali pada kebijakan lembaga keuangan dan OJK. LPS sendiri fokus pada penjaminan simpanan," tegasnya.

Sinergi Lembaga Keuangan untuk Pemulihan Semeru

Dengan adanya sinergi OJK, LPS, BI dan FKLJKD Jember, pemerintah daerah berharap proses pemulihan pasca-erupsi Semeru dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Bantuan akan terus berlangsung secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.(Imam)

04/10/2025

Gotong Royong Babinsa dan Warga Kloposawit Perbaiki Akses Jalan Pertanian


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan Semangat gotong royong Babinsa Kloposawit Koramil 0821-09/Candipuro, Serda Moch. Dedik Indra Irawan, bersama warga melaksanakan kerja bakti perbaikan jalan Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (1/10/2025).

Kegiatan perbaikan jalan sepanjang 850 meter yang berlokasi di Dusun Pancut RT 002 RW 003 tersebut melibatkan warga, dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Pancut, Andik Hendrawan. Jalan yang diperbaiki merupakan akses penting bagi masyarakat setempat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama di bidang pertanian dan perdagangan.

Saat dikonfirmasi Serda Moch. Dedik menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kegotongroyongan yang telah menjadi tradisi masyarakat pedesaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin erat. Kami hadir untuk mendukung dan memotivasi warga agar terus menjaga semangat gotong royong demi kemajuan desa,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Pancut, Andik Hendrawan, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa jalan desa yang diperbaiki sangat bermanfaat bagi warga, terutama sebagai akses transportasi hasil pertanian.

“Kami berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa. Dengan kerja sama ini, warga menjadi lebih bersemangat karena merasa didampingi dalam setiap langkah pembangunan,” ujarnya.

Perbaikan jalan desa diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kloposawit. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi kemajuan desa. (Pendim0821)

14/09/2025

Patroli Gabungan Kodim 0821 dan Banser Sasar Titik Rawan di Lumajang Kota


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821 Lumajang bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar apel gabungan, di halaman Makodim 0821 Lumajang yang dilanjutkan dengan patroli keliling wilayah Kota Lumajang. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (14/9/2025). 

Pengambil apel gabungan, Pa Jaga Kodim 0821, Pelda Reno Andrianto, menyampaikan bahwa kebersamaan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“TNI tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga dengan Banser. Dengan kebersamaan ini, kita ingin menunjukkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi ini diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Sementara itu, tertua patroli, Bati Wanwil Ter Kodim 0821, Serma Samsul Hadi, menambahkan bahwa patroli gabungan ini dilakukan untuk menyisir beberapa titik rawan di wilayah Lumajang Kota.

“Kami bersama Banser melakukan patroli keliling, menyapa warga sekaligus menghimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungannya. Kehadiran aparat bersama ormas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang dan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan apel gabungan dan patroli bersama ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lebih aman dengan kehadiran aparat dan Banser di lapangan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. (Pendim 0821).

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved