-->

15/02/2026

Remaja 15 Tahun Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Pakel Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang remaja berusia 15 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan wisata Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2025) 

Korban diketahui bernama Ibnu Adam (15), warga Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Korban diduga tidak bisa berenang saat mandi di kolam pemandian tersebut.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak tenggelam di Wisata Sumber Pakel sekitar pukul 11.30 WIB. Korban bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk mandi,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi.

Awalnya korban datang ke pemandian bersama beberapa rekannya. Sesampainya di lokasi, korban bertemu dua temannya. Korban kemudian mandi di kolam sebelah barat bersama seorang temannya berinisial MR, disusul dua rekannya lainnya, RRF dan DF.

Sekitar setengah jam kemudian, RRF naik ke tepi kolam untuk merokok. Namun, kurang lebih lima menit setelah itu, MR dan DF berteriak memberitahukan bahwa korban tenggelam. RRF berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil mengangkat korban seorang diri.

“Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Korban berhasil diangkat secara bPihakersama-sama dalam kondisi sudah lemas. Saat itu sempat diberikan pertolongan pertama sambil menunggu ambulans,” jelas Suprapto.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi keamanan, terutama bagi anak-anak yang berenang. Jika tidak bisa berenang, sebaiknya menggunakan pelampung dan tetap dalam pengawasan,” pungkas Suprapto. (Imam)

07/02/2026

Siswi Korban Dugaan Peluru Nyasar di Lumajang Akan Jalani Visum


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Lumajang berinisial NS (13), warga Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, akan menjalani visum usai diduga menjadi korban peluru nyasar.

Korban saat ini menjalani perawatan pasca operasi di RSUD dr. Haryoto Lumajang dan kondisinya dilaporkan terus membaik. Operasi dilakukan pada Rabu (4/2/2026) malam untuk mengeluarkan benda asing yang tertancap di paha kiri korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban tengah berada di koridor lantai dua sekolah bersama teman-temannya ketika jam istirahat. Tiba-tiba, korban merasakan nyeri hebat di paha kiri bagian dalam yang disertai keluarnya darah.

Plt. Wakil Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang, dr. Yana Susantri, membenarkan bahwa pihak rumah sakit telah menerima surat resmi permintaan visum et repertum dari kepolisian.

“Kami kemarin sudah menerima surat permintaan visum dari kepolisian dan akan kami proses lebih lanjut,” kata dr. Yana, Kamis (5/2/2026).

Namun demikian, pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pelaksanaan visum maupun hasilnya. Menurut dr. Yana, sebelum dilakukan visum, pihaknya tidak berani menyimpulkan bahwa benda asing tersebut merupakan peluru.

“Ada benda asing yang tertancap di paha kiri korban dan sudah berhasil kami keluarkan. Tapi untuk memastikan itu peluru atau bukan, itu ranah visum dan penyidik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, luka yang dialami korban relatif kecil dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Luka berada di bagian paha kiri atas lutut bagian depan.

“Posisi lukanya di sisi dalam paha, sementara benda asingnya teraba di sisi luar paha,” jelas dr. Yana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi menggunakan X-ray, diketahui bahwa benda asing tersebut berada di atas tulang dan tidak menyebabkan kerusakan serius.

“Dari hasil pemeriksaan tidak mengenai tulang. Alhamdulillah aman dan selama perawatan pasien tetap dalam kondisi sadar,” tambahnya.

Saat ini, kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif. Nyeri yang dirasakan mulai berkurang dan korban sudah bisa beraktivitas secara mandiri.

“Kondisi terkini pasien dalam kondisi baik, nyeri sudah jauh berkurang dan sudah mulai bisa duduk serta beraktivitas mandiri,” ujar dr. Yana.

Sementara itu, Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan bahwa hingga saat ini hasil visum korban masih belum keluar.

“Hasil visum belum keluar, masih dalam proses di RSUD dr. Haryoto Lumajang,” pungkasnya

24/01/2026

Polres Gresik Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kota, Tiga Pengedar Asal Surabaya Diamankan


Gresik, (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jawa Timur berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu lintas kota. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pengedar asal Kota Surabaya.

Penangkapan dilakukan dalam operasi pada Minggu malam (4/1/2026). Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti sabu dengan total berat lebih dari 7,9 gram serta uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil transaksi narkoba.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan CA (27), warga Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya. Tersangka diamankan di depan sebuah minimarket di Jalan Raya Boboh, Desa Gantang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari tangan CA, petugas menyita satu klip plastik berisi sabu dengan berat netto sekitar 0,099 gram. Saat diinterogasi, CA mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seorang pria berinisial GZ melalui perantara AI.

Berdasarkan keterangan tersebut, tim Satresnarkoba Polres Gresik langsung melakukan pengembangan ke wilayah Surabaya. 

Hasilnya, tersangka AI (47) berhasil diamankan di sebuah rumah di Jalan Gadel Tengah, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes.

Dalam penangkapan AI, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi narkoba serta alat komunikasi milik tersangka.

Tak berselang lama, sekitar pukul 23.00 WIB, petugas kembali melakukan penggerebekan di lokasi lain yang masih berada di Jalan Gadel Tengah. 

Di lokasi tersebut, polisi berhasil meringkus GZ (19), warga Kecamatan Tandes, Surabaya, yang diduga berperan sebagai pemasok utama sabu dalam jaringan tersebut.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan dua plastik berisi sabu dengan berat total netto sekitar 7,884 gram, uang tunai sebesar Rp5.400.000 yang diduga hasil penjualan narkoba, satu pak plastik klip kosong, tas selempang, serta dua unit telepon genggam masing-masing iPhone 13 dan Vivo Y28 yang digunakan untuk bertransaksi.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Gresik dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, khususnya yang masuk dari luar daerah.

“Ketiga tersangka telah kami amankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Ahmad Yani.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal terkait dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

“Polres Gresik tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (Red)


18/01/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Purorejo Dampingi Pengolahan Lahan Sawah 2 Hektare


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) terus diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah binaan. 

Salah satunya dilakukan Babinsa Purorejo Koramil 0821-18/Tempursari, Koptu Eko Azis, dengan mendampingi pengolahan lahan sawah milik petani di Dusun Pasirejo, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/1/2026).

Pendampingan tersebut dilaksanakan pada lahan sawah seluas 2 hektare milik Adi Ikhwanto, anggota Kelompok Tani Lumintu. Kegiatan difokuskan pada proses pengolahan lahan sebagai tahap awal persiapan tanam padi, guna memastikan kondisi tanah siap mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Koptu Eko Azis mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan petani. Melalui pendampingan di lapangan, Babinsa berupaya memberikan motivasi serta memastikan pengolahan lahan dilakukan sesuai dengan anjuran teknis pertanian.

“Pendampingan ini kami lakukan agar petani semakin semangat dan yakin dalam mengolah lahan. Dengan pengolahan yang baik, diharapkan hasil panen dapat maksimal sehingga mampu menopang ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Lumintu, Nanang, mengapresiasi peran aktif Babinsa yang secara konsisten hadir mendampingi petani. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi petani untuk lebih disiplin dan serius dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari Babinsa. Kehadiran beliau di sawah memberikan motivasi tersendiri bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian,” ungkap Nanang.

Melalui sinergi antara Babinsa dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Tempursari. (Pendim0821)

12/01/2026

Babinsa Desa Tukum Dampingi Panen Padi, Hasil Panen Capai 20 Ton


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Babinsa Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin, terlihat aktif mendampingi petani dalam kegiatan panen padi di Dusun Tukum Kidul, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin (12/1/2025).

Kegiatan panen dilakukan di wilayah kelompok tani Makmur dengan luas lahan sekitar 2.500 hektar. Padi yang dipanen merupakan milik H. Fakida, Ketua Poktan Subur Makmur, dengan hasil panen mencapai 20 ton.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Haeruddin menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa terhadap petani dilakukan secara rutin untuk memastikan proses panen berjalan lancar dan hasil produksi maksimal.

“Sebagai Babinsa, kami terus mendampingi para petani di wilayah binaan. Pendampingan ini penting agar panen bisa berjalan lancar, petani mendapatkan hasil maksimal, dan tetap menerapkan teknik bercocok tanam yang baik,” ujar Serda Haeruddin.

Selain itu, Serda Haeruddin menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan petani juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tukum sehingga dapat mendukung ketahanan pangan lokal.

Para petani berharap kegiatan pendampingan ini bisa terus dilakukan, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen bisa meningkat dari tahun ke tahun.


22/12/2025

Babinsa Ranuyoso Dampingi BUMDes Meninjo Kembangkan Usaha Bebek Pedaging


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Babinsa Meninjo Koramil 0821-06/Ranuyoso, Sertu Januar Ainur Hidayat, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus sharing pengetahuan tentang cara meningkatkan produktivitas bebek pedaging yang dikelola oleh Ahmad Arifin, berlokasi di Dusun Kapuran RT 004 RW 002 Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di BUMDes Meninjo Komsos yang dilakukan menjadi sarana Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Januar menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam membantu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. 

“Melalui komsos, kami berupaya memberikan motivasi dan berbagi pengetahuan agar usaha peternakan yang dikelola BUMDes dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga,” ujar dia.

Kepala Desa Meninjo, Sayuti, menyampaikan harapannya agar usaha bebek pedaging yang dikelola BUMDes dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Menurutnya, pendampingan dan sharing pengetahuan yang diberikan Babinsa menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan.

“Kami berharap usaha bebek pedaging ini dapat berhasil dan memberikan hasil yang maksimal bagi BUMDes maupun masyarakat. Dengan manajemen yang baik, mulai dari pemilihan bibit, pemberian pakan yang tepat, hingga perawatan yang teratur, usaha ini bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan,” pungkasnya.

Keberhasilan bebek pedaging di Desa Meninjo diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru, serta memperkuat perekonomian desa secara mandiri dan berkelanjutan. 

Melalui kegiatan komsos yang berkelanjutan, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Meninjo. (Pendim0821)

16/12/2025

Belajar di Tenda Darurat Pascareupsi Semeru, Bang Pur Pastikan Hak Pendidikan Siswa Supiturang Tetap Terpenuhi


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 2 Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, masih terus berlangsung meski sekolah mereka terdampak parah erupsi Gunung Semeru. Untuk sementara, proses pembelajaran harus dilaksanakan di tenda darurat, Selasa (2025).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebanyak 94 siswa mengikuti pelajaran di tenda putih yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kondisi belajar masih sangat terbatas, bahkan beberapa siswa terlihat tidak mengenakan sepatu lantaran basah terkena hujan.

Salah seorang siswa kelas V, Ilya, mengaku terpaksa tidak memakai sepatu karena kondisinya belum kering setelah kehujanan.

Diketahui, bangunan SDN 2 Supiturang mengalami kerusakan berat akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 19 November 2025. Akibatnya, seluruh aktivitas pendidikan dipindahkan ke sekolah darurat.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, H. Muhamad Nur Purnamasidi atau yang dikenal dengan sapaan Bang Pur, turun langsung meninjau kegiatan belajar siswa di tenda darurat Desa Supiturang.

Dalam kunjungannya, ia menyerahkan berbagai bantuan penunjang pendidikan, seperti rompi, tas sekolah, seragam, buku pegangan guru, serta bahan ajar.

Bang Pur menegaskan bahwa sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama meskipun berada di wilayah yang terdampak bencana alam.

Menurutnya, penanganan pascabencana kerap hanya ramai di awal, namun berkurang perhatiannya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, ia menilai pelayanan pendidikan tidak boleh mengalami penurunan sedikit pun.

“Ini menyangkut masa depan anak-anak. Pelayanan pendidikan harus tetap maksimal walaupun mereka berada di daerah terdampak bencana,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat memungkinkan, termasuk pemanfaatan dana siap pakai atau dana Bendahara Umum Negara (BUN) yang dapat dicairkan sesuai kebijakan Presiden.

“Jangan sampai ada anak yang berhenti sekolah karena faktor ekonomi atau dampak bencana. Soal anggaran, negara sebenarnya siap,” ujarnya.

Selain itu, Bang Pur mendorong percepatan koordinasi lintas kementerian, mulai dari Komisi X DPR RI, Kemendikdasmen, hingga Kementerian Keuangan, agar penanganan pendidikan di wilayah terdampak segera masuk tahap pemulihan.

Ia juga menyinggung opsi regrouping sekolah dengan tetap memperhatikan aspek jarak, keamanan, serta kondisi psikologis peserta didik.

Sementara itu, Kasi Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Andri Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun pusat terkait penanganan pendidikan pascabencana.

Ia menyebutkan, sejumlah tim dari kementerian telah turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, paket keluarga, serta tenda pembelajaran darurat.

Menurut Andri, pola pembelajaran di sekolah darurat lebih menitikberatkan pada pemulihan kondisi psikologis siswa. Porsi materi akademik sengaja dikurangi untuk memberi ruang pada trauma healing.

Hal senada disampaikan Kepala SDN 2 Supiturang, Ali Wafi. Ia mengungkapkan bahwa cuaca menjadi tantangan utama selama pelaksanaan sekolah darurat.

Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam tenda, dan banyak siswa pulang dalam kondisi basah sehingga sepatu mereka harus dijemur.

“Sekarang ada dua tenda, masing-masing digunakan untuk tiga kelas. Kami berharap ke depan anak-anak bisa segera belajar di tempat yang lebih aman dan layak,” katanya.

Ali Wafi menambahkan, meski pembelajaran tetap berjalan, materi akademik dikurangi hingga sekitar 75 persen, sementara fokus utama diarahkan pada pemulihan mental dan kenyamanan siswa pascabencana.

25/11/2025

OJK, LPS, BI dan LJK Salurkan Bantuan Rp 531 Juta untuk Korban Erupsi Semeru


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Indonesia (BI) Jember, serta Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FKLJKD) Jember yang beranggotakan Lembaga Jasa Keuangan di wilayah Sekarkijang menyalurkan bantuan senilai Rp531 juta dalam bentuk barang untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru, Selasa (25/11/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono, di Posko Penanganan Tanggap Bencana Erupsi Gunung Semeru di Kantor Kecamatan Pronojiwo.

Komitmen Sektor Jasa Keuangan untuk Masyarakat Lumajang

Kepala OJK Jember, Mohammad Mufid, mengatakan bahwa seluruh institusi sektor keuangan bergerak bersama untuk memberikan dukungan nyata kepada korban erupsi.

"Kami keluarga besar sektor keuangan—OJK, LPS, Bank Indonesia, dan forum komunikasi lembaga jasa keuangan—memberikan support dan bantuan kepada masyarakat korban erupsi Semeru di Lumajang," ujar Mufid.

Ia menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diserahkan mencapai Rp 531 juta, dan proses penyaluran telah dilakukan sejak awal masa darurat.

"Alhamdulillah, ini sambil bergerak tadi Rp531 juta yang bisa kami support. Bantuan ini sudah berjalan sejak awal dan akan terus bertahap ke depan," katanya.

Selain memberikan bantuan barang, Mufid menegaskan bahwa pihaknya juga tengah memetakan dampak erupsi terhadap nasabah lembaga keuangan, khususnya yang memiliki kredit di wilayah terdampak.

"Kami menerima laporan bahwa ada satu lembaga keuangan, PNM, yang memiliki sekitar 300 nasabah terdampak. Kami meminta seluruh lembaga keuangan memetakan dampaknya agar dapat diberi dukungan, termasuk kemungkinan restrukturisasi kredit," jelasnya.

Ke depan, OJK juga mendorong penguatan literasi dan edukasi keuangan untuk mendukung UMKM dan pelaku usaha di wilayah terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BI Cabang Jember, Ahmad, menegaskan bahwa keterlibatan BI merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian sektor jasa keuangan terhadap masyarakat Lumajang.

"Kami dari Bank Indonesia ikut berpartisipasi mendukung penyaluran bantuan ini. Ini merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk bahwa sektor jasa keuangan guyub rukun membantu korban erupsi Semeru," ujar Ahmad.

Ahmad menyampaikan bahwa BI akan menyesuaikan dukungan lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

LPS: Ingin Lebih Dekat dengan Masyarakat

Sementara itu, Fitri Rosi Sapdiana, Kepala Edukasi Humas dan Hubungan Kelembagaan HPW II LPS, menyampaikan bahwa LPS hadir untuk menyampaikan amanah pimpinan agar turut membantu meringankan beban masyarakat terdampak.

"Harapannya kami dapat membantu masyarakat yang terdampak erupsi Semeru dan semakin dekat dengan masyarakat. Selama ini LPS berkantor di Jakarta, tetapi dalam dua tahun terakhir kami membuka kantor perwakilan di Medan, Surabaya, dan Makassar," jelas Fitri.

Ia juga menegaskan peran LPS sebagai lembaga penjamin simpanan masyarakat di perbankan.

"LPS menjamin simpanan seluruh nasabah perbankan. Jadi terkait warga yang terdampak dan memiliki pinjaman, mekanisme pemulihannya kembali pada kebijakan lembaga keuangan dan OJK. LPS sendiri fokus pada penjaminan simpanan," tegasnya.

Sinergi Lembaga Keuangan untuk Pemulihan Semeru

Dengan adanya sinergi OJK, LPS, BI dan FKLJKD Jember, pemerintah daerah berharap proses pemulihan pasca-erupsi Semeru dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Bantuan akan terus berlangsung secara bertahap menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.(Imam)

04/10/2025

Gotong Royong Babinsa dan Warga Kloposawit Perbaiki Akses Jalan Pertanian


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan Semangat gotong royong Babinsa Kloposawit Koramil 0821-09/Candipuro, Serda Moch. Dedik Indra Irawan, bersama warga melaksanakan kerja bakti perbaikan jalan Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (1/10/2025).

Kegiatan perbaikan jalan sepanjang 850 meter yang berlokasi di Dusun Pancut RT 002 RW 003 tersebut melibatkan warga, dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Pancut, Andik Hendrawan. Jalan yang diperbaiki merupakan akses penting bagi masyarakat setempat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, terutama di bidang pertanian dan perdagangan.

Saat dikonfirmasi Serda Moch. Dedik menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kegotongroyongan yang telah menjadi tradisi masyarakat pedesaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin erat. Kami hadir untuk mendukung dan memotivasi warga agar terus menjaga semangat gotong royong demi kemajuan desa,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Pancut, Andik Hendrawan, mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu hadir mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa. Ia menegaskan bahwa jalan desa yang diperbaiki sangat bermanfaat bagi warga, terutama sebagai akses transportasi hasil pertanian.

“Kami berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa. Dengan kerja sama ini, warga menjadi lebih bersemangat karena merasa didampingi dalam setiap langkah pembangunan,” ujarnya.

Perbaikan jalan desa diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kloposawit. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi kemajuan desa. (Pendim0821)

14/09/2025

Patroli Gabungan Kodim 0821 dan Banser Sasar Titik Rawan di Lumajang Kota


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821 Lumajang bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar apel gabungan, di halaman Makodim 0821 Lumajang yang dilanjutkan dengan patroli keliling wilayah Kota Lumajang. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (14/9/2025). 

Pengambil apel gabungan, Pa Jaga Kodim 0821, Pelda Reno Andrianto, menyampaikan bahwa kebersamaan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“TNI tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga dengan Banser. Dengan kebersamaan ini, kita ingin menunjukkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi ini diharapkan bisa meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Sementara itu, tertua patroli, Bati Wanwil Ter Kodim 0821, Serma Samsul Hadi, menambahkan bahwa patroli gabungan ini dilakukan untuk menyisir beberapa titik rawan di wilayah Lumajang Kota.

“Kami bersama Banser melakukan patroli keliling, menyapa warga sekaligus menghimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungannya. Kehadiran aparat bersama ormas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang dan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan apel gabungan dan patroli bersama ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa lebih aman dengan kehadiran aparat dan Banser di lapangan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. (Pendim 0821).

17/08/2025

Warga Labruk Kidul Gelar Upacara Tempo Doeloe Peringati HUT ke-80 RI


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang berlangsung meriah dengan cara unik. Ratusan warga Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, menggelar upacara bendera di Jalan Simpang Enam RW 02, Minggu (17/8/2025).

Upacara yang mengambil tema Detik-Detik Proklamasi Tempo Doeloe itu diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan. 

Mereka kompak mengenakan kostum khas sesuai profesi dan peran masyarakat, mulai dari pejuang, petani, buruh, pengusaha, guru, tentara, hansip, hingga anak sekolah dengan nuansa jadul.

Jalan lingkungan ditutup sementara agar warga bisa dengan khidmat mengikuti upacara. Bendera Merah Putih berkibar gagah di tengah lapangan upacara, sementara peserta berdiri rapi sembari penuh semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua Panitia, Ahmad Basori, mengatakan kegiatan ini digagas sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat sekaligus mengenang jasa para pejuang kemerdekaan.

“Peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial, melainkan wadah kebersamaan dari berbagai lapisan masyarakat. Kita ingin semua bisa ikut merasakan semangat persatuan dan nilai perjuangan,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ali (32), mengaku senang bisa ikut serta dalam upacara yang berbeda dari biasanya. Menurutnya, konsep tempo doeloe membuat warga lebih merasakan nuansa perjuangan dan kekompakan.

“Saya bangga bisa ikut upacara ini. Rasanya seperti kembali ke masa dulu, bagaimana para pejuang bersatu demi kemerdekaan. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun,” katanya.


15/03/2025

Marak Balap Liar, Wabup Lumajang Izinkan JLT Jadi Arena Drag Race


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Maraknya aksi balap liar yang didominasi anak muda, terutama di bulan Ramadhan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengambil langkah tegas dengan mengizinkan Jalan Lintas Timur (JLT) sebagai arena drag race resmi.

"Kami memfasilitasi kegiatan ini agar anak-anak muda yang memiliki minat dalam drag race dapat menyalurkan bakat mereka secara legal dan aman. Ini juga sebagai upaya untuk mencegah balap liar, yang seringkali meresahkan masyarakat," ujar Yudha Adji Kusuma.

Drag race ini akan digelar secara berkala, satu atau dua bulan sekali, bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Yudha menekankan bahwa kegiatan ini berbeda dengan balap liar, karena akan dilaksanakan dengan standar drag race yang jelas, meliputi dua lintasan, lampu start, dan timer untuk mengukur kecepatan.

"Ini bukan balap liar, melainkan drag race. Akan ada dua lintasan, lampu start, dan timer untuk mengukur kecepatan. Jadi, ini bukan balapan yang ugal-ugalan," tegasnya.

Menurut Yudha, kegiatan drag race ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan minat mereka secara positif. 

"Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan aman dan tertib. Oleh karena itu, kami mewajibkan peserta memiliki BPJS Ketenagakerjaan dan KTP," jelas Yudha

Drag race perdana akan dilaksanakan pada hari Minggu, 16 Maret 2025. Jika kegiatan ini berjalan tertib dan sukses, Pemkab Lumajang akan mempertimbangkan untuk menggelar kegiatan serupa setiap bulan.

"Jika anak-anak tertib, kita fasilitasi, akan kita laksanakan tiap bulan," ujar Yudha.

Tujuan utama dari inisiatif ini adalah memberikan wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan minat mereka secara positif, sekaligus menekan angka balap liar dan kecelakaan di jalan raya.

"Kami berharap dengan adanya fasilitas ini, angka kecelakaan akibat balap liar bisa ditekan. Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan anak-anak muda di Lumajang," pungkas Yudha.

Aksi balap liar kembali marak di Kabupaten Lumajang, terutama selama bulan suci Ramadhan. 

Kegiatan yang didominasi oleh anak-anak muda dan pelajar ini sering terjadi pada dini hari menjelang subuh dan sore hari, meresahkan warga sekitar. Aparat Kepolisian sering membubarkan aksi balapan liar.

Ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar antara lain Jalan Lintas Timur (JLT), Jalan Slamet Riyadi, Jalan Raya Hutan Jati Senduro, Jalan Lintas Selatan (JLS), dan Jalan Prayuana Klakah. (Imam)


16/01/2025

Babinsa Grati Bantu Petani Raih Hasil Maksimal dari Lahan 0,8 Hektar


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Grati Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serda Ardiyoso, melaksanakan pendampingan kepada petani dalam panen jagung di lahan seluas 0,8 hektar milik Suwari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Rais Kiri di Dusun Curah Jero, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/1/2025).

Disela kegiatannya, Serda Ardiyoso menyampaikan pendampingan itu merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjalin sinergi bersama petani guna meningkatkan hasil panen serta mendukung program swasembada pangan.

"Dengan kegiatan pendampingan ini, merupakan wujud sinergi kepada petani melakukan pemanenan jagung dengan hasil yang lebih baik," ujar dia.

Ia juga menambahkan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian mencerminkan komitmen TNI sebagai mitra strategis petani dalam mendorong produktivitas sektor pertanian. Selain memberikan dukungan teknis, pendampingan itu diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengelola hasil pertanian serta menjalin hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat petani.

Ketua Kelompok Tani Rais Kiri, Ngatu, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberikan dukungan moril tetapi juga berperan aktif dalam berbagai tahapan proses pertanian.

“Dalam panen kali ini, lahan milik Suwari menghasilkan 6,25 kuintal jagung. Upaya ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan  Sumbersuko,” pungkasnya. (Pendim0821)

Gotong Royong Hijaukan Karamenjangan, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan menjaga kelestarian alam, Babinsa Bulurejo 0821-18/Tempursari Pelda Supriadi bersama Tiga Pilar Bulurejo, Saka Wira Kartika, serta relawan pecinta alam melaksanakan kegiatan penghijauan di Dusun Karamenjangan, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (16/1/2025).

Dalam kesempatan itu, Pelda Supriadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Babinkamtipkan Bulurejo, Pemerintah Desa dan sebanyak 20 anggota pecinta alam dari Tempursari, serta anggota Saka Wira Kartika, secara aktif mendukung aksi penghijauan tersebut

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Selain untuk penghijauan, kami berharap pohon-pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kualitas udara dan mencegah longsor,” ujar dia.

Sebanyak 200 bibit pohon mahoni ditanam di lokasi kegiatan dengan tujuan memulihkan kawasan hijau, mengurangi risiko erosi, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Hal senada disampaikan oleh Bripda Ghani, yang mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dengan memperlihatkan semangat gotong royong dalam melestarikan lingkungan sekitar.

“Melalui aksi seperti ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama,” ungkap dia.

Nur Kholis, selaku Kepala Dusun Karamenjangan, juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat san kalangan pemuda di Kecamatan Tempursari untuk turut melaksanakan penghijauan.

“Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, kegiatan penghijauan ini berlangsung lancar. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah awal yang baik dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Wilayah Tempursari,” pungkasnya. (Pendim0821)

15/01/2025

Sinergi Bantu Petani Sukorejo Tingkatkan Produktivitas

Lumajang, (Onenewsjatim)-Babinsa Sukorejo Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Setiyo Subagio, bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Sukorejo, mendampingi kegiatan penelitian uji tanah sawah yang digelar oleh Petrokimia Gresik di lahan Kelompok Tani Argorejo 2, Dusun Rambaan, Desa Sukorejo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (15/1/2025).

Kegiatan yang digelar bertujuan untuk mengetahui kadar hara tanah, meliputi nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), serta tingkat keasaman (pH). Penelitian dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemetaan kondisi tanah dan penyesuaian kebutuhan pupuk.

Dalam kesempatan itu, Sertu Setiyo Subagio menjelaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI, BPP, dan Petrokimia Gresik dalam mendukung program pertanian berkelanjutan. 

"Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendampingi petugas dari Petrokimia, dengan maksud untuk dapat mengetahui kadar hara N, P, K, dan pH pada tanah sawah di lahan kelompok tani Argorejo," ujar dia.

Ketua Kelompok Tani Argorejo 2, Mistoko, menyampaikan apresiasinya terhadap pendampingan petugas Petrokimia Gresih yang diberikan oleh Babinsa, BPP Desa Sukorejo dan pihak terkait. 

"Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan solusi dalam pemilihan pupuk yang sesuai, sehingga hasil panen kami meningkat," katanya.

Evi Jazuli dari Petrokimia Gresik menambahkan bahwa kegiatan uji tanah sawah di kelompok tani Argorejo 2 merupakan bagian dari upaya mendukung petani dalam meningkatkan kesuburan tanah dan hasil pertanian.

Kegiatan uji tanah tersebut diharapkan dapat memberikan data akurat yang membantu petani dalam mengelola lahan secara lebih optimal, sehingga mendukung ketahanan pangan di wilayah setempat. (Pendim0821)

Babinsa Tanamkan Cinta Tanah Air pada Siswa SDN Kedungrejo

Lumajang, (Onenewsjatim) - Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini, Babinsa Kedungrejo, Koramil 0821-16/Rowokangkung Sertu Riono Asnan melaksanakan kegiatan pemberian Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di SDN Kedungrejo 02, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (15/1/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 102 siswa dengan antusiasme tinggi. Melalui penyampaian yang interaktif dan humanis, dengan menjelaskan pentingnya dalam memahami nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan, dan membangun semangat patriotisme sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali dengan tujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme sejak dini, serta untuk menambah pengetahuan dan wawasan para siswa akan tanah air," ujar Sertu Riono Asnan di sela-sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak untuk memahami simbol-simbol negara, sejarah perjuangan bangsa, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Sesi diskusi dan tanya jawab serta memberikan yel-yel untuk menambah semangat anak-anak.

Kepala Sekolah SDN Kedungrejo 02, Drs. Hari Lukito, menyampaikan apresiasi atas kerja sama pihak sekolah dan Babinsa dalam memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para siswa. 

"Kami sangat mendukung program ini karena sejalan dengan misi sekolah untuk membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air," ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Kedungrejo berharap generasi muda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan itu menjadi salah satu upaya nyata TNI, sebagai wujud implementasi Babinsa Masuk Sekolah. (Pendim0821)

14/01/2025

TNI dan Petani Saling Dukung, Sukseskan Penanaman Padi di Wonosari

Lumajang, (onenewsjatim) -Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Wonosari Koramil 0821-15/Tekung, Koptu Agus Alfian, melaksanakan kegiatan pendampingan pemindahan bibit tanaman padi dari pesemaian ke lahan tanam milik Taslim, anggota Poktan Tani Mulyo di Dusun Karang Panas, Desa Wonosari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (14/1/2025).

Kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut. Dalam proses pemindahan dan penanaman padi, dirinya terjun langsung bersama anggota Poktan Tani Mulyo untuk memastikan bibit padi dapat ditanam dengan baik sesuai prosedur yang benar.

Dalam kesempatan itu, Koptu Agus Alfian menegaskan bahwa peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta dalam membantu proses pertanian. 

“Kami berkomitmen untuk mendampingi petani dari awal hingga akhir, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga panen. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tercukupi,” jelasnya.

Ketua Poktan Tani Mulyo, Sihal, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi petani dalam setiap tahapan budidaya dan prosesi penanaman padi. 

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Pendampingan ini memberikan semangat bagi para petani untuk bekerja lebih giat demi hasil panen yang maksimal,” ungkapnya.

Pendampingan seperti tersebut diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang baik antara TNI dan masyarakat petani, terutama dalam mendukung program-program pemerintah di sektor pertanian. Selain meningkatkan hasil produksi, juga mempererat hubungan antara TNI dan warga tani. (Pendim0821)

TNI dan Petani Bersinergi Tingkatkan Produksi Padi di Oro-oro Ombo

Lumajang,(Onenewsjatim) -Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Oro Oro Ombo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Serda Yayat Sugiat, melaksanakan pendampingan panen padi di lahan pertanian seluas 1 hektar milik Kadiran, anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Maju 2, di Dusun Kebonan, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (14/1/2025).

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan. Dalam panen tersebut, lahan yang dikelola menghasilkan 1,7 ton padi dengan varietas hibrida Melati, yang dikenal memiliki kualitas unggul dan produktivitas tinggi.

Disela kegiatannya Serda Yayat Sugiat juga menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. 

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para petani, mulai dari proses tanam hingga panen, demi tercapainya swasembada pangan di wilayah Desa Oro Oro Ombo lebih meningkat,” jelas dia.

Ketua Kelompok Tani Tani Maju 2, Drs. Sukardi, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa yang terus bersinergi bersama untuk mendukung ketahanan pangan Nasional meningkat. 

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani. Hasil panen ini tidak terlepas dari kerja sama dan upaya bersama seluruh anggota kelompok tani,” ujarnya.

Dengan hasil panen yang memuaskan, diharapkan produksi pertanian di Desa Oro Oro Ombo dapat terus meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Selain itu, kolaborasi antara TNI dan petani diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional ditingkat lokal. (Pendim0821)

13/01/2025

Babinsa dan Warga Sukorejo Donor Darah

Lumajang, (Onenewsjatim)-Babinsa Sukorejo Koramil 0821-13/Kunir, Serma Juni Riwayanto, bersama lima anggota lainnya, turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Lumajang. Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (13/1/2025).

Kegiatan donor darah melibatkan partisipasi masyarakat setempat dan bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan. 

Dalam kesempatan itu, Serma Juni Riwayanto menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam mendonorkan darah.

“Dalam kegiatan ini, kami berharap ke depannya dapat mengedukasi dan menggugah minat masyarakat untuk berperan aktif dalam menyumbangkan darah mereka demi kepedulian kepada sesama,” ujar dia.

Kepala Desa Sukorejo, Sismi Wahidah, mengapresiasi dukungan dari partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut, menjadi salah satu motivasi bagi warga untuk lebih terlibat dalam kegiatan sosial.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyumbangkan darahnya. Semoga kegiatan ini dapat terus berlangsung secara rutin dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kegiatan donor darah, berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Lumajang. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh mendukung aksi sosial kemanusiaan. (Pendim0821)

Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase

Lumajang, (Onenewsjatim)-Kebersamaan dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kaliboto Lor Koramil 0821-12/Jatiroto, Sertu M. Syafiudin, yang bersama elemen masyarakat melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran drainase di Dusun Krajan 1, Desa Kaliboto Lor, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (12/1/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya genangan air di musim hujan serta menjaga kelancaran aliran air agar tidak menimbulkan banjir, dengan membersihkan sampah dan material lumpur yang menyumbat saluran drainase.

Sertu M. Syafiudin mengatakan bahwa kegiatan itu adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih serta sehat. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh saluran air yang tersumbat,” ujar dia.

Kepala Dusun Krajan 1, Suyono, menyampaikan pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak, dengan selesainya kerja bakti yang dilakukan, masyarakat Dusun Krajan 1 optimis bahwa saluran drainase yang telah dibersihkan akan berfungsi dengan baik sehingga risiko banjir dapat diminimalisir,” katanya.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kerja bakti yang digelar mencerminkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Selain membersihkan saluran drainase, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara warga. (Pendim0821)
© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved