-->

27/04/2026

Pemuda Sumbersuko Jadi Korban Begal di JLS Lumajang, Dikeroyok dan Dibuang ke Sungai

Pemuda Sumbersuko Jadi Korban Begal di JLS Lumajang, Dikeroyok dan Dibuang ke Sungai

polisi melakukan olah tkp di Jembatan JLS

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang. Seorang pemuda bernama Mochammad Taufik Hidayat (22), warga Kecamatan Sumbersuko, menjadi korban pembegalan di kawasan Jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Minggu (26/4/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3945 CLE serta sebuah telepon genggam miliknya yang dibawa kabur oleh pelaku.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban mengunjungi rumah pacarnya sekitar pukul 19.30 WIB. Keduanya kemudian pergi ke pasar malam di Lapangan Kunir.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, korban diminta mengantarkan pacarnya ke rumah temannya di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Setelah tiba di lokasi tujuan, korban justru diminta pulang dengan diantar oleh tiga orang laki-laki yang merupakan teman dari pacarnya. Hal itu dilakukan karena korban mengaku tidak mengetahui arah perjalanan pulang.

Namun di tengah perjalanan, korban diarahkan melewati jalur sepi di Jalan Lintas Selatan (JLS). Saat melintas di kawasan tersebut, sepeda motor korban kehabisan bahan bakar. Salah satu pelaku sempat membantu mendorong kendaraan hingga mencapai jembatan di Desa Wotgalih.

“Sesampainya di atas jembatan, para pelaku tiba-tiba menghentikan laju dan langsung melakukan aksi kekerasan terhadap korban,” jelas Suprapto.

Korban dikeroyok oleh ketiga pelaku dengan pukulan tangan yang mengenai bagian kepala hingga menyebabkan luka dan pendarahan. Tidak hanya itu, salah satu pelaku juga sempat mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Beruntung, korban berhasil menghindari sabetan senjata tajam tersebut sehingga tidak mengalami luka akibat benda tajam. Namun aksi kekerasan tidak berhenti di situ.

“Korban kemudian didorong ke arah sungai. Sempat berpegangan pada pagar jembatan, tetapi akhirnya ditendang hingga terjatuh ke Sungai Bondoyudo,” ungkapnya.

Dalam kondisi terluka, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai sebelah timur, kemudian naik kembali ke atas jembatan. Saat itulah korban menyadari bahwa sepeda motor dan telepon genggamnya telah hilang dibawa kabur oleh para pelaku.

Dari hasil keterangan awal, sebelum kejadian korban sempat diajak mengonsumsi minuman keras oleh teman perempuan di Desa Pandanarum.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Mapolsek Yosowilangun dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Motif para pelaku masih dalam penyelidikan dan pendalaman. Kami juga tengah melakukan upaya identifikasi dan pengejaran terhadap para pelaku,” tegas Suprapto.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved