-->

06/09/2026

Dojo Dvija Fighting Club Lumajang Raih 4 Medali di Kejurda Ju-Jitsu Piala Gubernur Jatim 2026


Gresik, (Onenewsjatim) –
Prestasi membanggakan ditorehkan Dojo Dvija Fighting Club asal Kabupaten Lumajang dalam ajang Kejuaraan Daerah/Kejuaraan Provinsi (Kejurda/Kejurprov) Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026.

Kejuaraan tersebut berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik, pada 29–30 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Timur tersebut, Dojo Dvija Fighting Club mengirimkan tiga atlet. Meski dengan jumlah atlet yang terbatas, mereka mampu menunjukkan performa kompetitif dengan meraih total empat medali.

Keempat medali tersebut terdiri dari satu medali emas dan tiga medali perunggu.

Medali emas diraih Amelia Candra Dewi setelah menjadi juara pertama Fighting System Putri U21 kelas -48 kilogram.

Sementara itu, tiga medali perunggu masing-masing diraih Eristia Fatmawati pada kategori Fighting System Putri 21+ kelas -57 kilogram, Aulia Fitri Indana Zulva pada Fighting System Putri U18 kelas +63 kilogram, serta Kurniawan Adi Wijaya yang meraih juara ketiga kategori Antar Master Sabuk Hitam kelas A.

Pelatih Ju-Jitsu Dojo Dvija Fighting Club  Lumajang Kurniawan Adi Wijaya mengatakan, capaian tersebut menjadi hasil positif dari proses latihan yang selama ini dijalani para atlet.

Menurut dia, keberhasilan para atlet tidak hanya ditentukan saat pertandingan, tetapi juga melalui kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalani latihan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih para atlet. Dengan tiga atlet yang kami kirim, semuanya berhasil membawa pulang medali,” ujar Kurniawan

Ia mengatakan, persaingan dalam Kejurda/Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 cukup ketat karena mempertemukan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Karena itu, raihan empat medali tersebut dinilai menjadi motivasi bagi Dojo Dvija Fighting Club untuk terus meningkatkan kualitas atlet, terutama menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

“Masih banyak yang harus dievaluasi, baik dari teknik, fisik maupun mental bertanding. Hasil ini akan menjadi bahan bagi kami untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan prestasi ke depan,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet muda di Lumajang untuk menekuni olahraga Ju-Jitsu secara serius.

Selain itu, dukungan dari berbagai pihak juga dinilai penting agar pembinaan atlet Ju-Jitsu di Kabupaten Lumajang dapat terus berkembang.

“Harapan kami, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya. Kami ingin pembinaan di Dojo Dvija Fighting Club terus berjalan dan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat membawa nama baik Lumajang,” pungkas Kurniawan

Adapun daftar atlet Dojo Dvija Fighting Club Lumajang yang meraih medali dalam Kejurda/Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 yakni:

1.. Amelia Candra Dewi – Juara 1 Fighting System Putri U21 kelas -48 Kg.

2. Eristia Fatmawati – Juara 3 Fighting System Putri 21+ kelas -57 Kg.

3. Aulia Fitri Indana Zulva – Juara 3 Fighting System Putri U18 kelas +63 Kg.

4. Kurniawan Adi Wijaya – Juara 3 Antar Master Sabuk Hitam kelas A. (Nur) 

24/08/2026

Polres Lumajang Tekuk PKDI 2-1, Kapolres AKBP Riki Ikut Cetak Gol


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pertandingan sepak bola persahabatan antara Polres Lumajang dan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Lumajang berlangsung sengit di Stadion Semeru, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Minggu (23/8/2026) malam.

Laga yang dikemas sebagai ajang silaturahmi tersebut berakhir dengan kemenangan Polres Lumajang. Tim yang diperkuat Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi itu menundukkan PKDI dengan skor 2-1.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua kesebelasan saling melancarkan serangan dan berusaha menciptakan peluang di depan gawang.

Polres Lumajang mendapat kesempatan emas setelah wasit menunjuk titik putih menyusul bola yang mengenai tangan pemain PKDI di dalam kotak penalti.

Eksekusi penalti sempat ditepis penjaga gawang PKDI. Namun bola muntah langsung disambar AKBP Riki Yariandi dengan tendangan keras yang mengarah ke gawang.

Gol tersebut membawa Polres Lumajang unggul 1-0.

Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Polres Lumajang terus memberikan tekanan, sementara PKDI berusaha membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Tekanan Polres Lumajang akhirnya kembali membuahkan hasil. Sebuah tendangan keras pemain Polres Lumajang yang menerima umpan dari rekannya berhasil menembus gawang PKDI.

Skor berubah menjadi 2-0.

PKDI tak menyerah. Tim yang diperkuat para kepala desa tersebut meningkatkan tekanan dan mendapatkan peluang melalui tendangan bebas.

Eksekusi bola mati itu berhasil menjebol gawang Polres Lumajang sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Pada menit-menit akhir pertandingan, PKDI terus berupaya menyamakan kedudukan. Namun solidnya pertahanan Polres Lumajang membuat sejumlah serangan berhasil diredam.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, pertandingan tersebut tidak semata-mata digelar untuk mencari kemenangan. Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan para kepala desa.

“Yang paling utama bukan soal menang atau kalah. Pertandingan ini menjadi sarana silaturahmi, mempererat persahabatan, sekaligus membangun kebersamaan dan sportivitas,” kata Riki.

Dia menambahkan, hubungan yang baik antara kepolisian dan pemerintah desa penting untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Lumajang.

“Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi dan sinergitas dapat terus terjalin. Kita ingin hubungan antara Polres Lumajang dengan para kepala desa semakin solid,” ujarnya.

Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Meski kedua tim tampil kompetitif di lapangan, sportivitas tetap menjadi bagian utama hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan 2-1 tersebut pun ditutup dengan suasana kebersamaan antara jajaran Polres Lumajang dan para kepala desa yang tergabung dalam PKDI Kabupaten Lumajang. (Imam) 

21/06/2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Ajak 2.000 Peserta Gowes Bersama


Lumajang, (Onenewsjatim)
-– Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-Alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.

Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Alex menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita. Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama. Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

Ribuan Warga Meriahkan Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80, TNI-Polri Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Utara Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026), untuk mengikuti kegiatan Gowes Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang diinisiasi Polres Lumajang tersebut menjadi ajang mempererat sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat dan mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut. Selain komunitas pesepeda, peserta juga berasal dari unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.

Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar, Sekretaris Daerah Agus Triyono, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diawali registrasi peserta dan penampilan Tari Topeng Kaliwungu yang menampilkan kekayaan budaya lokal. Momentum peringatan HUT Bhayangkara juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga bersama tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Semoga kegiatan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menjaga kesehatan, sekaligus membangun semangat positif di tengah masyarakat," ujar Alex.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menegaskan bahwa Gowes Sehat merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.

"Kegiatan ini mencerminkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui olahraga bersama, kita membangun semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai fondasi dalam mewujudkan generasi yang produktif dan bebas dari pengaruh narkoba," kata Anton.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi ruang positif yang mampu mempererat komunikasi, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. TNI akan selalu hadir mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat," tambahnya.

Usai pelepasan peserta, ribuan pesepeda menempuh rute yang telah disiapkan panitia dengan pengawalan aparat keamanan dan dukungan tenaga kesehatan di sejumlah titik. Selain berolahraga, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai hadiah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor.

Melalui kegiatan Gowes Sehat HUT Bhayangkara ke-80, semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya hidup sehat diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi seluruh elemen bangsa dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Lumajang yang aman, sehat, harmonis, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.


01/03/2026

Balap Lari Jelang Sahur, Cara Positif Pemuda Lumajang Hindari Balap Liar dan Perang Sarung


Lumajang (Onenewsjatim)
– Cara unik dilakukan sekelompok pemuda di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mengisi waktu menjelang sahur selama Ramadan. Alih-alih terlibat balap liar atau perang sahur yang berisiko tinggi, mereka memilih menggelar balap lari di jalanan yang sepi.

Aksi tersebut berlangsung di Jalan Abu Bakar, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, pada Minggu (1/3/2026) dini hari. 

Sejumlah remaja dan pemuda tampak beradu kecepatan di lintasan sekitar 100 meter, bahkan tanpa menggunakan alas kaki. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali aba-aba “go” dikumandangkan.

Salah satu penggagas kegiatan, , mengatakan balap lari itu muncul secara spontan melihat banyak anak muda yang masih berkeliaran menjelang sahur.

“Sekarang banyak anak muda yang cenderung main games atau perang sarung saat puasa. Dari situ muncul ide membuat kegiatan yang lebih positif dan tetap aktif secara fisik,” ujarnya.

Menurut Arif, balap lari menjadi alternatif yang bermanfaat karena mengandung unsur olahraga dan kebersamaan. Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak bermuatan taruhan atau hadiah apa pun.

“Ini bukan ajang judi atau lomba berhadiah. Murni untuk silaturahmi, seru-seruan, sekaligus olahraga. Lari juga menyehatkan tubuh dibandingkan begadang hanya main gim,” katanya.

Meski demikian, kegiatan tersebut sempat mendapat perhatian aparat kepolisian yang melakukan patroli rutin. Petugas kemudian memberikan imbauan agar kegiatan serupa ke depan dilakukan dengan prosedur yang benar dan berizin.

Kasubsi PIDM Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, membenarkan adanya tren baru balap lari yang dilakukan malam hingga menjelang sahur selama Ramadan.

“Kami sudah melaksanakan patroli, pendekatan, dan memberikan imbauan kepada para pemuda yang melakukan balap lari. Pada prinsipnya, kami tidak melarang kegiatan olahraga,” kata Suprapto.

Namun, ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dan ketertiban umum. Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukan di jalan raya yang masih dilalui kendaraan.

“Kalau dilakukan tanpa izin, itu berbahaya bagi pelari sendiri dan juga mengganggu pengguna jalan lain. Jalan raya bukan arena khusus olahraga,” ujarnya.

Suprapto menegaskan, pihak kepolisian justru siap mendukung jika kegiatan balap lari tersebut diajukan secara resmi.

“Kami wadahi dan support kalau memang itu kegiatan olahraga. Silakan ajukan izin secara resmi agar bisa dilaksanakan secara prosedural, aman, dan tidak membahayakan,” pungkasnya. (Imam).


07/02/2026

Kasdim Lumajang Hadiri Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja 2026



Lumajang, (Onenewsjatim) –
Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang menunjukkan dukungannya terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga bela diri tradisional.

Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri dalam opening ceremony Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang digelar di GOR Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, tersebut berlangsung selama dua hari. Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan potensi atlet pencak silat, khususnya generasi muda di Lumajang dan wilayah sekitarnya.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), pelatih, atlet, serta masyarakat pecinta olahraga bela diri tradisional.

Selain sebagai wadah kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi sarana melestarikan budaya bangsa melalui olahraga pencak silat yang merupakan warisan asli Indonesia.

Kehadiran Kasdim 0821/Lumajang dalam kegiatan itu menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap upaya pembinaan generasi muda melalui aktivitas positif yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat persaudaraan.

Mayor Inf Tanuri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kejuaraan tersebut. Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui olahraga pencak silat, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Semoga kejuaraan ini menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus mempererat persatuan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Kejuaraan Pencak Silat Arya Wiraraja Island Van Java 2026, diharapkan semangat olahraga di kalangan generasi muda semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran Lumajang sebagai daerah yang aktif dalam pembinaan olahraga dan pelestarian budaya nasional.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved