-->

22/09/2026

Bazar TNI HUT ke-81 di Lumajang, Dandim Ajak Masyarakat Dukung Produk Lokal


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Kodim 0821/Lumajang menggelar Bazar TNI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Makodim 0821/Lumajang, Jalan Alun-Alun Utara Nomor 09, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026).

Bazar tersebut menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan untuk membeli kebutuhan pokok serta melihat berbagai produk lokal yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang Ny. Anita Anton Subhandi, Kasdim 0821 Mayor Inf Tanuri, dan pengurus Persit turut mengecek kesiapan bazar.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Panglima TNI Ny. Evi Agus Subiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Bazar TNI disampaikan tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka.

UMKM binaan dan anggota IKKT Pragati Wira Anggini turut ambil bagian dengan menawarkan berbagai produk kepada masyarakat.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan, bazar tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Bazar TNI ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan TNI bersama masyarakat. Selain membantu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kami juga ingin memberikan ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk-produknya,” kata Anton.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal.

Menurut Anton, dukungan masyarakat terhadap produk lokal dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha kecil sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Setiap transaksi terhadap produk lokal turut memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha kecil dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Bazar TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI tersebut berlangsung hingga menjelang siang. Kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0821/Lumajang turut mendorong kepedulian sosial serta memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.(Pendim 0821)

Polrestabes Surabaya Ungkap Sindikat Penukar Kartu ATM Lintas Daerah, 9 Tersangka Ditangkap


Surabaya, (Onenewsjatim)
— Tim gabungan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Unit Reskrim Polsek Genteng menangkap sembilan orang yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan dan pencurian dengan modus penukaran kartu ATM.

Sembilan tersangka tersebut ditangkap di dua hotel di kawasan Jalan Samudra, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya, pada Jumat (4/9/2026) dini hari.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah polisi memetakan sejumlah orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) serta melakukan pendalaman terhadap jaringan tersebut.

"Tim bergerak setelah mendeteksi keberadaan para pelaku di dua hotel berbeda di Jalan Samudra. Dari dua lokasi tersebut, total sembilan orang berhasil kami amankan," kata Hadi kepada wartawan, Selasa (22/9/2026).

Kerugian Korban Capai Rp 116 Juta

Dari hasil pemeriksaan sementara, sindikat tersebut diduga telah beraksi di sejumlah lokasi di Surabaya. Total kerugian korban mencapai Rp 116 juta.

Aksi pertama terjadi di Hotel Inna Simpang pada 14 Januari 2026. Korbannya merupakan warga Kalimantan dengan kerugian sekitar Rp 40 juta.

Kemudian, pada 13 Mei 2026, aksi serupa terjadi di kawasan RRI Surabaya. Korban yang berasal dari Jakarta mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta.

Sementara pada 26 Agustus 2026, komplotan tersebut kembali beraksi di Hotel Inna Simpang. Kali ini, korban asal Trenggalek mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta.

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban maupun lokasi lain yang berkaitan dengan jaringan tersebut.

Pelaku Berbagi Peran

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku diduga memiliki peran masing-masing untuk meyakinkan korban.

Pelaku berinisial F disebut berpura-pura sebagai warga Kalimantan. Sementara E menyamar menggunakan nama "Andi" untuk mendekati dan menjerat korban sejak berada di Jakarta.

Pelaku lainnya, AA, mengaku sebagai warga negara Brunei Darussalam. Sedangkan I berperan sebagai sopir.

Modus tersebut digunakan untuk membangun kepercayaan korban sebelum kartu ATM milik korban ditukar.

"Polisi masih memburu satu pelaku lain berinisial R yang masuk dalam DPO," ujar Hadi.

Saat ini, sembilan tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga melakukan pendalaman terhadap sejumlah barang bukti, termasuk rekaman kamera CCTV, riwayat transaksi, serta komunikasi melalui telepon.

Para tersangka dijerat Pasal 476 dan/atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Motor Istri Dicuri, Suami Kejar Pelaku Pakai Avanza hingga Tewas di Jalan Ranuyoso


Lumajang, (DOC)
— Aksi pencurian sepeda motor di wilayah Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berujung maut.

Satu dari dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas setelah motor yang dikendarainya ditabrak mobil oleh suami korban saat berusaha melarikan diri.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ranuyoso, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Pelaku yang tewas diketahui bernama Zidan Bustomi (20), warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung. Sementara rekannya, Dimas Septa Prasetya (26), warga Kecamatan Randuagung, mengalami luka parah.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian bermula ketika korban, Rohimmah (32), warga Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, hendak berangkat bekerja ke Kabupaten Probolinggo.

Namun, di tengah perjalanan, korban mengeluhkan sakit. Ia kemudian menghubungi suaminya, Holi.

"Suaminya kemudian meminta korban menunggu di sebuah warung. Sepeda motor milik korban rencananya akan dititipkan di warung tersebut," kata Suprapto.

Setelah tiba di lokasi, Holi justru mendapat informasi bahwa sepeda motor Honda Beat milik istrinya telah dibawa oleh dua orang.

Mendengar hal tersebut, Holi langsung melakukan pengejaran menggunakan mobil Toyota Avanza ke arah utara.

Saat pengejaran berlangsung, Holi melihat dua pelaku masing-masing mengendarai sepeda motor. Salah satu motor merupakan milik korban, sedangkan motor lainnya diduga digunakan sebagai sarana oleh pelaku.

Menurut Suprapto, Holi kemudian menabrakkan mobilnya ke arah kedua sepeda motor tersebut.

Akibat benturan, salah satu motor kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik. Zidan terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, mobil yang dikendarai Holi kembali menabrak sepeda motor milik korban yang ditumpangi pelaku lainnya hingga terjatuh.

"Mobil Avanza kemudian oleng dan menabrak sebuah warung yang berada di sebelah barat jalan," ujar Suprapto.

Pelaku Sempat Acungkan Celurit

Dalam proses pengejaran, situasi sempat memanas. Salah satu pelaku disebut mengancam Holi dengan mengacungkan senjata tajam jenis celurit.

Namun, ancaman tersebut tidak menghentikan pengejaran.

Holi tetap mengejar hingga akhirnya menabrakkan mobilnya ke arah sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku.

Akibat kejadian tersebut, Dimas mengalami sejumlah luka, di antaranya patah tulang lengan tangan kanan, patah kaki kanan, serta luka lecet pada wajah.

Dimas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara Zidan dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya masih berada di kamar jenazah RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya dua unit sepeda motor, satu unit mobil Toyota Avanza, sebilah celurit, serta kunci T yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.

"Barang bukti sudah kami amankan dan saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," kata Suprapto.

21/09/2026

Malam Tak Menghalangi Pengabdian, Babinsa Buwek Bersama Kasun Pantau Keamanan Dusun Stasiun


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Malam hari tidak menjadi penghalang bagi Babinsa Buwek Koramil 0821-07/Randuagung untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bersama perangkat desa, Babinsa melakukan patroli malam sekaligus menyambangi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Dusun Stasiun, Desa Buwek, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Babinsa Buwek Serma Jzulkharnenry Ponsuw bersama Kepala Dusun (Kasun) Stasiun Suswiyanto di Poskamling Dusun Stasiun RT 004 RW 002, Senin (21/9/2026) malam.

Kehadiran Babinsa dan Kasun tidak hanya untuk memantau situasi keamanan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat komunikasi dengan warga yang melaksanakan ronda malam.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya berdialog dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Serma Jzulkharnenry Ponsuw mengatakan, keberadaan Poskamling memiliki peran penting dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

“Patroli dan sambang Poskamling ini merupakan upaya untuk mempererat komunikasi dengan warga sekaligus memastikan kegiatan ronda berjalan dengan baik. Dengan kebersamaan dan kepedulian, keamanan lingkungan dapat kita jaga bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kasun Stasiun Suswiyanto menyambut baik kegiatan sambang yang dilakukan Babinsa. Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus diperkuat sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Kegiatan patroli malam dan sambang Poskamling tersebut sekaligus menunjukkan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat. Melalui komunikasi dan koordinasi yang rutin, diharapkan kesadaran warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat.

Dengan sinergi antara aparat, perangkat desa, dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Desa Buwek diharapkan tetap aman, nyaman, dan kondusif. (Pendim0821)

Pertemuan Poktan Sumberpetung Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI dan Petani


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Upaya mendukung kemajuan sektor pertanian terus dilakukan Babinsa melalui kehadiran dan komunikasi langsung bersama kelompok tani. Babinsa Sumberpetung Koramil 0821-06/Ranuyoso Kopka Bahron Adi Saputro menghadiri pertemuan rutin kelompok tani (Poktan) Sumberpetung yang digelar di rumah Ketua Poktan, Da’im, Dusun Berca RT 002 RW 001, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (21/9/2026).

Pertemuan rutin tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas berbagai hal yang berkaitan dengan aktivitas dan kebutuhan para petani. Kehadiran Babinsa di tengah kelompok tani juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi serta mendukung terciptanya hubungan yang semakin erat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kopka Bahron Adi Saputro turut berdialog dengan para petani, menyerap aspirasi serta mengetahui secara langsung kondisi yang dihadapi kelompok tani dalam menjalankan aktivitas pertanian.

“Kehadiran kami dalam pertemuan kelompok tani ini sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama sesuai kewenangan masing-masing,” ujar dia.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Camat Ranuyoso Arif Mustafa, UPT Pertanian Ranuyoso Idham Chalid, serta Bhabinkamtibmas Sumberpetung Agus HP.

Sinergi antara Babinsa, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjaga. Dengan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan, berbagai program pertanian dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sumberpetung. (Pendim0821)

Kepergok Tebang 4 Pohon di Hutan Produksi Lumajang, 2 Warga Diamankan


Lumajang, (Onenewsjatim) —
Dua pria warga Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, diamankan polisi dan petugas Perhutani setelah kedapatan memotong pohon di kawasan hutan produksi.

Keduanya diduga menebang empat pohon mahoni kaya menggunakan gergaji mesin atau chain saw.

Kedua pria tersebut masing-masing berinisial HH dan PRM. Mereka diamankan petugas gabungan Polhut dan Polsek Klakah saat melakukan patroli di kawasan Hutan Pertuni, Petak 20 I, Dusun Gunung Kenek, Desa Papringan, Kecamatan Klakah.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat patroli, petugas mendapati aktivitas warga di kawasan hutan produksi.

"Kemudian ditemukan dua orang laki-laki sedang memotong pohon jenis mahoni kaya dengan menggunakan chain saw," kata Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, Senin (21/9/2026).

Petugas kemudian mengamankan kedua pria tersebut untuk dimintai keterangan. Saat diperiksa, keduanya tidak dapat menunjukkan izin pemotongan pohon dari pihak Perhutani.

"Karena tidak mampu menunjukkan izin pemotongan pohon dari pihak Perhutani, kedua orang tersebut diamankan oleh petugas gabungan Polhut dan Polsek Klakah," ujar Suprapto.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan empat pohon mahoni kaya telah dipotong. Pemotongan dilakukan menggunakan chain saw dan diduga tidak sesuai dengan perizinan yang berlaku.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi. Di antaranya satu unit chain saw warna biru, dua potongan kayu mahoni kaya, serta satu unit sepeda motor.

"Barang bukti yang diamankan di antaranya satu buah chain saw warna biru, dua buah potongan kayu mahoni kaya dan satu unit sepeda motor," imbuhnya.

Saat ini HH dan PRM masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami motif serta aktivitas pemotongan pohon di kawasan hutan produksi tersebut.

Atas dugaan perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 82 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Kecelakaan Truk di Hajatan Gucialit, Polisi Tunggu Pemeriksaan Sopir untuk Ungkap Penyebab


Lumajang, (Onenewsjatim) —
Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang masih mendalami kecelakaan truk yang menabrak warga dan sejumlah kendaraan saat acara hajatan pernikahan di Desa/Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026) sore. Truk bernomor polisi N 8187 YH yang dikemudikan Kasim (69), warga Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sebelum akhirnya melaju dan menabrak area tempat berlangsungnya hajatan.

Dalam peristiwa itu, sejumlah warga serta kendaraan yang berada di sekitar lokasi terdampak. 

Data kepolisian menunjukkan jumlah korban meninggal dunia kini mencapai dua orang. Sementara sembilan korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu Ardiana mengatakan, polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan sekaligus mendalami kemungkinan adanya unsur pidana.

Menurut Dendy, penyidik saat ini masih meminta keterangan dari sejumlah saksi yang merupakan korban dalam kecelakaan tersebut.

"Untuk saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi korban," kata Dendy saat dikonfirmasi di Lumajang, Senin (21/9/2026).

Selain faktor teknis kendaraan, polisi juga mendalami kemungkinan adanya kelalaian manusia atau human error dalam kecelakaan tersebut.

Namun, pemeriksaan terhadap pengemudi belum dapat dilakukan. Kasim masih menjalani perawatan di RSUD dr Haryoto Lumajang sehingga belum memungkinkan untuk memberikan keterangan secara rinci kepada penyidik.

"Dugaan human error masih kami dalami dalam proses penyidikan. Pengemudi saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan kondisinya masih syok, sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih detail," Pungkas Dendy. (Imam) 




© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved