-->

04/10/2026

Jembatan Garuda Tahap VII Mulai Digarap, Akses Wonoasih–Kenongo Ditata


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Pembangunan Jembatan Beton Garuda tahap VII yang menjadi penghubung antara Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto dengan Desa Kenongo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan. Pada Sabtu (3/10/2026), kegiatan pembangunan dilanjutkan melalui sejumlah pekerjaan persiapan awal pada (30/9/2026) lalu dan penataan lokasi sebagai bagian dari tahapan konstruksi jembatan.

Saat dikonfirmasi Perwira Seksi Teritorial Kodim 0821/Lumajang Ahmad Ely Supriyadi menyampaikan Dalam pelaksanaan tahap VII tersebut, kegiatan difokuskan pada pembersihan lokasi pembangunan serta pemerataan jalan menuju jembatan pemotongan pohon bambu yang berada di sekitar area pekerjaan. 

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan lebih tertata dan mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi pada tahapan berikutnya," kata dia.

Selain itu, lanjut Ely dirinya menerjunkan personel Koramil untuk membantu melaksanakan perakitan rangka besi bekisting yang menjadi bagian penting dalam persiapan konstruksi beton. Pekerjaan lainnya berupa pemerataan tanah sekaligus pembuatan cakar ayam menggunakan mini excavator untuk mendukung kesiapan struktur dasar jembatan.

Jembatan Garuda tersebut direncanakan memiliki konstruksi beton dengan panjang 12 meter dan lebar 4 meter. Struktur jembatan memiliki kedalaman 5 meter dengan kapasitas beban hingga 8 ton.

"Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai. Tercatat sekitar 2.100 jiwa atau 480 kepala keluarga menjadi penerima manfaat dari pembangunan infrastruktur tersebut," pungkasnya.

Kegiatan pembangunan melibatkan berbagai unsur secara bersama-sama, terdiri dari personel TNI, staf pemerintah desa,  masyarakat setempat, serta  teknisi. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran proses pembangunan melalui pembagian tugas sesuai bidang masing-masing.

Pembangunan Jembatan Beton Garuda tahap VII diharapkan dapat terus berjalan secara bertahap hingga seluruh konstruksi selesai. Selain memperkuat konektivitas antara Dusun Wonoasih dan Desa Kenongo, keberadaan jembatan nantinya diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah sekitar. (Pendim0821)

03/10/2026

Babinsa Jarit Kawal Rabat Beton 750 Meter, Dukung Infrastruktur Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya membangun kebersamaan dengan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran program pembangunan desa terus dilakukan Babinsa Jarit Koramil 0821-09/Candipuro Serka Wahyudi melaksanakan pendampingan dalam pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 750 meter di Dusun Bulak Klakah RT 004 RW 002, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut hadir dan mengawal proses pembangunan yang menjadi bagian dari program desa. Kehadiran Babinsa di tengah pelaksanaan pekerjaan juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi serta mendorong semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Serka Wahyudi menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan infrastruktur desa merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, keterlibatan langsung di lapangan juga menjadi bagian dari upaya menjaga sinergi dan semangat gotong royong dalam setiap program yang dilaksanakan desa.

“Kami berupaya hadir untuk mendampingi dan mengawal pembangunan yang menjadi bagian dari program desa. Selain memastikan kegiatan berjalan dengan baik, kehadiran Babinsa juga untuk membangun kebersamaan serta mendorong semangat gotong royong bersama masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kasun Bulak Klakah Marjuki Wibisono menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton tersebut menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dalam menunjang kelancaran aktivitas warga.

“Pembangunan jalan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan aktivitas sehari-hari. Kami berharap proses pengerjaannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa Jarit tersebut menjadi bagian dari upaya mengawal pembangunan infrastruktur program desa sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara pemerintah desa, Babinsa dan warga, pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat. (Pendim0821)

Ratusan Pelajar Lumajang Adu Kreativitas dalam Lomba Cipta Baca Puisi TNI


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sekitar 150 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Lomba Cipta Baca Puisi yang digelar Kodim 0821/Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Makodim 0821/Lumajang tersebut mengusung tema “Puisi Menyatukan, TNI Menginspirasi, Bergerak untuk Patriotisme Generasi Bangsa.”

Perlombaan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan Tanah Air melalui karya sastra.

Perlombaan dipimpin Pasi Intel Kodim 0821/Lumajang Kapten Cba Dwi Wawan Hertanto. Ia sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Dalam sambutannya, Dwi Wawan mengapresiasi keberanian para peserta yang telah tampil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Selamat bertanding. Semoga mendapatkan hasil yang terbaik. Maksimalkan kemampuan dan tunjukkan karya puisi terbaik kalian,” kata Dwi Wawan.

Ia berpesan agar peserta tidak berkecil hati apabila belum berhasil meraih juara. Menurutnya, keberanian untuk tampil di depan umum dan kemauan untuk terus belajar merupakan bagian penting dalam proses mengembangkan potensi diri.

“Bagi yang nantinya belum mendapatkan juara, jangan bersedih. Tetap berjuang dan terus semangat. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Menurut Dwi Wawan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memberikan ruang kepada pelajar dalam mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri.

Melalui puisi, para peserta didorong menyampaikan berbagai pesan tentang persatuan, nasionalisme, perjuangan, kepahlawanan, serta kecintaan terhadap Indonesia.

Lomba dibagi menjadi dua kategori, yakni tingkat SD dan SMP. Para peserta tampil secara bergantian di hadapan dewan juri dengan membawakan puisi sesuai tema yang telah ditentukan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang perlombaan. Mereka tidak hanya dituntut mampu membacakan puisi dengan baik, tetapi juga menampilkan ekspresi dan penghayatan saat menyampaikan pesan dalam setiap bait.

Bagi para pelajar, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk melatih keberanian tampil di depan umum sekaligus mengasah kemampuan berkomunikasi dan berekspresi.

Kodim 0821/Lumajang berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter generasi muda.

Selain melahirkan pelajar yang memiliki kemampuan di bidang sastra, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang kreatif, percaya diri, berkarakter, serta memiliki semangat patriotisme.

Pesan kebangsaan pun disampaikan dengan cara yang dekat dengan dunia pelajar. Melalui karya puisi, nilai persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air diharapkan dapat tumbuh sejak dini dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus bangsa.

(Pendim 0821)

Tiga Pelajar SMAN 1 Lumajang Raih Silver Medal di Malaysia Lewat Inovasi Permen Herbal


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ide sederhana dari keresahan terhadap kebiasaan merokok di kalangan pelajar mengantarkan tiga siswa SMAN 1 Lumajang meraih prestasi internasional. 

Mereka menciptakan inovasi permen herbal yang ditujukan sebagai alternatif untuk membantu mengurangi ketergantungan terhadap rokok.

Ketiga pelajar tersebut yakni Dhiva Novia Putri Andini, Sadewa Aryawibawa dan Widda Rizki Baari'ah. 

Siswa kelas X itu berhasil meraih Silver Medal sekaligus Favorite Poster dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) di Universiti Putra Malaysia (UPM), Serdang, Selangor, Malaysia.

Karya mereka masuk dalam kategori HealthCandy yang digelar Sentosa Foundation bersama pihak kampus di Malaysia. Presentasi mengenai inovasi permen herbal tersebut menjadi salah satu penilaian yang mengantarkan tim SMAN 1 Lumajang meraih penghargaan.

Dhiva Novia Putri Andini mengatakan, gagasan penelitian tersebut berangkat dari kondisi di lingkungan sekitar. Dia melihat masih banyak masyarakat yang merokok, termasuk kalangan pelajar.

Menurutnya, sebagian perokok mengalami kesulitan untuk berhenti karena telah mengalami ketergantungan terhadap nikotin. Dari persoalan tersebut, dia bersama dua rekannya mencoba mencari alternatif melalui produk permen berbahan herbal.

"Di lingkungan sekolah juga banyak teman-teman yang merokok. Tentunya kami mencoba mengurangi hal tersebut dengan membuat inovasi berupa permen," kata Dhiva, Sabtu (3/10/2026).

Dhiva menjelaskan, permen tersebut dirancang menggunakan bahan herbal seperti daun kemangi, kayu manis dan daun mint. Bahan-bahan tersebut diekstrak kemudian diolah menjadi permen dengan tambahan gelatin dan gula rendah kalori.

Dia menyebut penggunaan gula rendah kalori dipilih karena permen biasa yang kerap dikonsumsi sebagai pengalih keinginan merokok memiliki kandungan gula yang relatif tinggi.

"Jadi kami buat permen herbal yang diekstrak dari daun kemangi, kayu manis serta gula rendah kalori sehingga tidak membuat glukosa darah naik," jelasnya.

Dalam proses pembuatannya, bahan herbal terlebih dahulu direndam selama satu hari. Setelah melalui proses ekstraksi, cairan kemudian dicampurkan dengan gelatin hingga memiliki tekstur yang lebih kental.

Adonan tersebut selanjutnya dituangkan ke dalam cetakan. Setelah itu diperlukan waktu sekitar tiga hari hingga permen mengeras dan siap digunakan.

"Untuk proses keseluruhan dari awal sampai menjadi permen paling cepat empat hari. Bahan seperti kemangi, kayu manis dan daun mint harus direndam satu hari, kemudian dari cetakan sampai mengeras membutuhkan waktu sekitar tiga hari," terang Dhiva.

Lolos Seleksi di Indonesia

Dhiva mengaku tidak menyangka penelitian yang mereka kerjakan bisa membawa mereka hingga ke ajang internasional di Malaysia. Awalnya, karya tersebut hanya diikutkan dalam proses seleksi paper penelitian di Indonesia.

Paper penelitian itu diseleksi pada Agustus 2026. Setelah lolos tahap seleksi, tim SMAN 1 Lumajang mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka di Universiti Putra Malaysia.

"Kami tidak menyangka kalau karya kami ternyata lolos di Malaysia. Saat itu paper kami diseleksi dulu di Indonesia untuk diambil finalisasi," ungkapnya.

Pada babak final, ketiga pelajar mempresentasikan hasil penelitian melalui media poster. Mereka diberi waktu sekitar tujuh menit untuk menjelaskan gagasan, proses pembuatan hingga tujuan dari inovasi tersebut.

Setelah presentasi, para juri memberikan sejumlah pertanyaan untuk menguji pemahaman peserta terhadap penelitian yang dibuat.

"Kami presentasi menggunakan poster selama tujuh menit. Setelah itu juri melakukan penilaian dan ada sesi tanya jawab. Waktu itu ada sekitar tiga sampai empat pertanyaan dari juri," tuturnya.

Ajang 3rd ISS tersebut diikuti peserta dari sejumlah negara. Dhiva menyebut terdapat pelajar dari tujuh negara yang mengikuti kompetisi tersebut dengan peserta asal Indonesia menjadi salah satu yang paling banyak.

"Setiap tim paling banyak lima orang. Ada yang tiga orang dan ada juga yang sendiri. Alhamdulillah kami mendapatkan silver dan best poster," katanya.

Prestasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi Dhiva dan kedua rekannya. Selain membawa pulang Silver Medal, karya mereka juga mendapat penghargaan Favorite Poster.

Dua Siswa SMAN 1 Lumajang Juga Raih Medali

Prestasi siswa SMAN 1 Lumajang di ajang internasional tersebut tidak berhenti pada tim HealthCandy. Dua siswa lainnya, yakni Aisyah Putri Syahrani dan Muhammad Ilham Dwipangga, juga berhasil meraih penghargaan.

Keduanya memperoleh Bronze Medal dan Favorite Poster melalui kategori AgriMOF. Penelitian yang mereka tampilkan mengangkat inovasi pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah rumah tangga.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan kiprah pelajar SMAN 1 Lumajang dalam mengembangkan penelitian berbasis persoalan yang ditemui di lingkungan sekitar dan membawanya ke tingkat internasional.



02/10/2026

Kawal Program Desa, Babinsa Selok Anyar Bantu Pengerjaan Jalan Rabat Beton


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya mengawal pelaksanaan program pembangunan desa terus dilakukan Babinsa Selok Anyar Koramil 0821-08/Pasirian Sertu Aris Setyardi bersama rekannya dengan terjun langsung membantu Pemdes dan warga dalam pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 150 meter di Dusun Tempuran RT 003 RW 004, Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Aris Setyardi bersama rekannya turut membantu para pekerja dalam proses pengerjaan rabat beton. Keterlibatan Babinsa menjadi bagian dari upaya pendampingan sekaligus memastikan pelaksanaan program pembangunan desa dapat berjalan dengan baik melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat dan aparat kewilayahan.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas sehari-hari masyarakat Dusun Tempuran, khususnya dalam mendukung kelancaran akses warga maupun kegiatan perekonomian di wilayah setempat.

Sertu Aris Setyardi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam pelaksanaan pembangunan desa merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. 

Menurutnya, keterlibatan secara langsung juga menjadi sarana untuk mempererat komunikasi serta mendorong semangat gotong royong antara masyarakat dan pemerintah desa.

“Kami berupaya hadir dan membantu setiap pelaksanaan program desa yang menyentuh kepentingan masyarakat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, pekerjaan dapat dilaksanakan secara lebih maksimal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Tempuran Qomaruddin Hamdi menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kondisi akses lingkungan bagi masyarakat. Dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk Babinsa, turut membantu kelancaran proses pengerjaan di lapangan.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa Selok Anyar tidak hanya membantu pekerjaan fisik, tetapi juga turut mengawal program pembangunan desa agar berjalan secara sinergis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Pendim0821)

Komsos Babinsa Ranuwurung, Bantu Warga Sekaligus Pererat Silaturahmi


Lumajang, (onenewsjatim)-
Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Babinsa Ranuwurung Koramil 0821-07/Randuagung Sertu Eli Sudrajad melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang diwujudkan dengan membantu secara langsung pembangunan dapur milik warga di Dusun Glabak RT 012 RW 002 Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Eli Sudrajad turut membantu Aripin, warga setempat, dalam proses pembangunan dapur rumahnya. Keterlibatan Babinsa tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi warga, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang semakin dekat antara TNI dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berupaya hadir di tengah masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan yang membutuhkan kebersamaan. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi kepada warga untuk terus menjaga budaya saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat.

Sertu Eli Sudrajad menyampaikan bahwa kegiatan Komsos merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. 

Menurutnya, membantu pekerjaan warga merupakan salah satu cara sederhana untuk mempererat hubungan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.

“Kami berupaya selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk membantu pekerjaan warga yang membutuhkan tenaga. Selain meringankan pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan,” ujar dia.

Sementara itu, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan dapur tersebut turut memberikan dorongan bagi warga untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan secara gotong royong. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai persoalan maupun kebutuhan masyarakat dapat diketahui dan dikoordinasikan dengan lebih baik.

Kegiatan Komsos tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Babinsa dalam kehidupan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kepedulian, kebersamaan dan semangat gotong royong di wilayah binaan. (Pendim0821)

Nenek 79 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Seorang nenek bernama Asni (79), warga Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Bondoyudo, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Korban ditemukan pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 10.56 WIB. Jasad Asni ditemukan mengapung di aliran Sungai Bondoyudo, sekitar 1,9 kilometer dari lokasi awal kejadian.

"Koran ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 10.56 WIB. Korban ditemukan mengapung dengan jarak sekitar 1,9 kilometer dari lokasi kejadian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Asni diketahui merupakan warga Dusun Kebonsari RT 07 RW 05, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun.

Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan memulai pencarian pada pukul 07.00 WIB dengan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU I melakukan pencarian secara visual di atas permukaan air menggunakan rubber boat Basarnas dengan panjang lintasan sekitar 5 kilometer.

Sementara SRU II melakukan penyisiran sepanjang 2,5 kilometer menggunakan perahu rafting dan rubber boat milik BPBD. Sedangkan SRU III melakukan pencarian secara visual di sepanjang aliran sungai.

"Setelah korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke RS dr. Haryoto untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga, maka operasi SAR kami usulkan untuk ditutup," ujar Oka.

Ia mengatakan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian selanjutnya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Oka juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah membantu proses pencarian dan pertolongan hingga korban berhasil ditemukan.

Operasi SAR tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Lumajang, TNI, Polri, perangkat desa, Bankom 737 Yosowilangun, ORARI, MDMC, komunitas rescue, serta masyarakat sekitar.

Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan puluhan personel dengan dukungan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan water rescue, peralatan medis, dan alat komunikasi.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved