-->

18/03/2026

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Karanganyar Monitoring Kegiatan Posyandu


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. 

Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito, melaksanakan pendampingan sekaligus monitoring kegiatan Posyandu yang digelar di Kantor Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (18/3/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut diikuti oleh 30 Balita, yang mendapatkan pelayanan kesehatan rutin berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Pendampingan Babinsa dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Posyandu oleh Bidan Desa Karanganyar, Titin Sri Purwati, Amd.Keb, yang memberikan pelayanan kesehatan sekaligus edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan kesehatan balita secara berkala.

Saat dikonfirmasi Sertu Taufiq Abdul Lukito menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. Menurutnya, kesehatan anak merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan balita. Dengan Posyandu yang rutin dan tertib, diharapkan tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Karanganyar, Titin Sri Purwati, Amd.Keb., menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara berkelanjutan. 

Ia menjelaskan bahwa melalui Posyandu, para orang tua dapat mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini, sehingga apabila ditemukan adanya gangguan pertumbuhan dapat segera dilakukan penanganan.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa, khususnya dalam memantau tumbuh kembang balita. Dengan pemeriksaan rutin seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian edukasi gizi, kami berharap para orang tua semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan anak secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan Posyandu tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Babinsa yang turut membantu dalam menggerakkan warga. (Pendim0821)

Pemudik Diimbau Waspada, Ini Titik Rawan Perlambatan di Jalur Lumajang


Lumajang (Onenewsjatim)
– Pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Lumajang diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah titik rawan perlambatan arus lalu lintas, terutama di jalur utara.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan potensi kemacetan diperkirakan tidak terlalu signifikan, namun perlambatan kendaraan kemungkinan terjadi di beberapa lokasi.

“Kalau kemacetan mungkin kecil, tapi potensi perlambatan ada, terutama di wilayah utara seperti Ranuyoso. Di sana ada dua pasar tumpah, yakni Pasar Ranuyoso dan Pasar Wates Wetan di perbatasan Lumajang–Probolinggo,” ujarnya.

Selain itu, perlambatan juga diprediksi terjadi di kawasan Klakah, khususnya di perlintasan kereta api. Aktivitas keluar-masuk kendaraan serta penutupan palang pintu saat kereta melintas menjadi salah satu pemicu antrean.

“Di Klakah juga berpotensi terjadi perlambatan, terutama di perlintasan kereta api. Untuk antisipasi, kami telah menempatkan pos pengamanan di Terminal Klakah,” tambahnya.

Menurut Suprapto, petugas kepolisian akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik tersebut apabila terjadi kepadatan kendaraan. Personel juga disiagakan untuk membantu mengurai antrean.

“Kalau memang terjadi kepadatan, anggota akan melakukan pengaturan. Di Ranuyoso juga dibackup personel Polsek, dan bila diperlukan bisa ditambah dari pos pengamanan,” jelasnya.

Polres Lumajang juga menyiapkan jalur alternatif bagi pemudik untuk menghindari kepadatan, khususnya dari arah utara.

“Dari arah perbatasan Probolinggo–Lumajang, pengendara bisa berbelok ke kanan. Jalur tersebut tembus ke selatan Polsek Ranuyoso hingga Kedungjajang,” terangnya.

Sementara itu, untuk menghindari perlambatan di Klakah, pengendara dapat mengambil jalur alternatif melalui kawasan Ranu.

“Dari simpang empat Alfamart Klakah, bisa belok kiri masuk jalur dalam area Ranu, nanti tembus ke simpang tiga pom bensin Klakah,” imbuhnya.

Tak hanya pengamanan arus mudik, kepolisian juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan di rumah kosong yang ditinggal pemudik.

“Kami dari tim preventif akan patroli ke perumahan-perumahan yang ditinggal pemudik untuk menjaga keamanan,” tegas Suprapto.

Sementara itu, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Aulia Dheta Astarika, menambahkan bahwa tim urai kemacetan telah disiagakan untuk merespons cepat jika terjadi kepadatan lalu lintas.

“Apabila terjadi kemacetan, tim urai akan bergerak cepat untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas,” katanya.

Ia menyebut, waktu rawan perlambatan umumnya terjadi pada pagi hari di kawasan Pasar Ranuyoso dan sore hari di wilayah Klakah.

“Pagi hari di Pasar Ranuyoso, sedangkan sore hari di Klakah, terutama saat aktivitas di stasiun dan perlintasan kereta api meningkat,” jelasnya.

Aulia memperkirakan durasi perlambatan di kedua titik tersebut bisa mencapai sekitar tiga jam, meski arus kendaraan tetap berjalan.

“Perkiraan sekitar tiga jam, baik pagi di Ranuyoso maupun sore di Klakah. Namun arus tetap bergerak, hanya saja melambat,” pungkasnya.(Imam)

465 Ribu Pekerja Lumajang Belum Tersentuh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan


Lumajang, (DOC) -
Sebanyak 465.888 penduduk bekerja di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tercatat belum terlindungi program jaminan sosial tenaga kerja dari . Angka ini menunjukkan masih rendahnya tingkat kepesertaan pekerja dalam program perlindungan ketenagakerjaan.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lumajang hingga awal 2026, capaian kepesertaan baru mencapai 16,08 persen atau setara 89.266 orang dari total 555.154 penduduk bekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lumajang, , mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi data hingga Maret 2026.

“Sebanyak 89.266 atau 16,08 persen yang sudah terdaftar kepesertaan BPJS itu tersebar di seluruh Indonesia, namun KTP-nya Lumajang. Mereka ini bekerja di berbagai daerah,” ujar Delistyana, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan, dari total peserta tersebut, hanya sekitar 50.098 pekerja yang benar-benar terdaftar dan bekerja di wilayah Lumajang. Sementara sisanya merupakan pekerja asal Lumajang yang bekerja di luar daerah.

Menurut Delistyana, pihaknya terus berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan, terutama bagi pekerja yang berada di wilayah Lumajang.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lumajang menargetkan peningkatan cakupan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) dari 16,08 persen menjadi 20 persen pada tahun 2026.

“Masih ada kekurangan sekitar 22.042 pekerja yang harus segera didaftarkan. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai hingga akhir tahun,” pungkasnya.

17/03/2026

Musrenbang RKPD 2027 Lumajang, Kasdim Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Komandan Kodim 0821/Lumajang yang diwakili oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Lumajang yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja. Selasa(17/3/2026)

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027. 

Musrenbang RKPD juga bertujuan menyelaraskan program prioritas pemerintah daerah dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdim 0821 menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Kodim 0821/Lumajang merupakan wujud dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui Musrenbang ini diharapkan tercipta keselarasan program pembangunan daerah yang mampu menjawab berbagai tantangan ke depan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Lumajang yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kabupaten Lumajang tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang bersama-sama memberikan masukan dan gagasan demi pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Pendim0821)

Upacara 17-an Kodim Lumajang, Dandim Ingatkan Loyalitas dan Kinerja Personel


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Makodim 0821/Lumajang.Senin (17/3/2026)

Upacara yang diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0821/Lumajang tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan serta wujud pembinaan kedisiplinan di lingkungan TNI AD.

Dalam amanatnya, Dandim menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, loyalitas, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja serta menjaga citra positif TNI di tengah masyarakat.

“Upacara 17-an bukan hanya kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kita sebagai prajurit dan aparatur negara dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan apel pemberangkatan cuti bagi prajurit dan PNS Kodim 0821/Lumajang. Pada kesempatan tersebut, Dandim secara simbolis juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang akan melaksanakan cuti.

Pemberian bingkisan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian satuan kepada prajurit dan PNS, khususnya menjelang momentum kebersamaan bersama keluarga. Dandim berharap para personel yang melaksanakan cuti dapat memanfaatkan waktu dengan baik serta tetap menjaga nama baik satuan selama berada di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh anggota yang melaksanakan cuti dapat beristirahat dengan baik, menjaga faktor keamanan selama perjalanan, serta kembali ke satuan dengan kondisi sehat dan siap melanjutkan tugas,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud soliditas dan kebersamaan di lingkungan Kodim 0821/Lumajang dalam menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Pendim0821)

Mudik Lebaran 2026, Ratusan Warga Lumajang Berangkat Gratis ke Surabaya


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ratusan warga Kabupaten Lumajang tampak antusias mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lumajang, Selasa (17/3/2026). 

Sebanyak 117 pemudik diberangkatkan menggunakan tiga armada bus dari Gedung Sudjono Lumajang menuju Surabaya.

Pantauan di lokasi, halaman Gedung Sudjono yang berada di Jalan Alun-alun Selatan, Kelurahan Ditrotrunan, Kecamatan Lumajang dipadati warga sejak pagi. 

Suasana penuh kegembiraan terlihat dari para peserta yang bersiap berangkat menuju kampung halaman.

Tiga bus tersebut secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang, Agus Triyono.

Salah satu peserta mudik gratis, Zian Fernanda, mengaku sangat senang bisa mengikuti program tersebut. Ia menyebut pengalaman ini menjadi momen berkesan, terlebih karena ini merupakan kali pertama dirinya mengikuti mudik gratis dari pemerintah.

“Saya baru pertama kali ikut mudik gratis dari Pemkab Lumajang. Senang banget, apalagi bisa bertemu keluarga dan naik bus gratis,” ujarnya.

Zian menambahkan, dirinya mengetahui informasi program tersebut dari temannya yang kemudian membantu proses pendaftaran. Ia berangkat menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Gresik.

Sementara itu, Sekda Lumajang Agus Triyono menyampaikan bahwa program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya tersedia satu armada bus, kini pemerintah menyediakan tiga armada.

“Hari ini kami memberangkatkan 117 orang dari total kuota 120 yang telah disiapkan pemerintah. Ini menunjukkan partisipasi masyarakat terus meningkat,” ungkapnya.

Ia berharap program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat menjalani perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan arus lalu lintas serta risiko kecelakaan di jalan raya.

“Semoga program ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mudik yang aman dan tertib,” pungkasnya.

Ledakan di Masjid Raya Pesona Jember, Kapolda Jatim: Penyelidikan Masih Berjalan


Jember, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Daerah Jawa Timur terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa tim gabungan telah diterjunkan untuk mengungkap penyebab ledakan yang terjadi saat pelaksanaan salat tarawih tersebut.

“Sejak kejadian, anggota Polres Jember bersama tim dari Polda Jatim langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Nanang.

Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS), Penjinak Bom (Jibom), Laboratorium Forensik (Labfor), serta tim investigasi dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Peristiwa ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat jamaah tengah melaksanakan ibadah salat tarawih. Meski demikian, Kapolda memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab ledakan,” tegasnya.

Pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari pengamanan dan sterilisasi lokasi, olah TKP, hingga pengumpulan barang bukti. Selain itu, pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi juga terus dilakukan.

Nanang  juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menganalisis barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk rekaman CCTV yang diharapkan dapat memberikan petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

“Seluruh barang bukti saat ini masih dalam proses pemeriksaan di laboratorium forensik. Kami juga mengumpulkan rekaman CCTV untuk memperkuat proses investigasi,” jelasnya.

Terkait dugaan adanya cairan tertentu maupun sumber ledakan, Nanang menegaskan bahwa semuanya masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Situasi sudah kami kendalikan dan kepolisian akan terus hadir untuk menjamin keamanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Nanang memastikan bahwa perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik.

“Kami masih terus bekerja mendalami peristiwa ini. Nanti setiap perkembangan akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved