-->

03/04/2026

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Tempursari Ajak RT/RW Perkuat Kewaspadaan Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Aparat kewilayahan di Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. 

Hal itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kamtibmas yang melibatkan para Ketua RT dan RW di Balai Desa Tempursari, Kamis (3/4/2026).

Babinsa Tempursari Pos Koramil 0821/05 Kedungjajang, Serma Muhamad Soli, mengatakan bahwa peran RT dan RW sangat strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat komunikasi dan koordinasi agar potensi gangguan bisa dicegah sejak dini,” ujar Soli.

Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Selain itu, ia juga mendorong optimalisasi sistem keamanan lingkungan seperti ronda malam dan pelaporan cepat apabila ditemukan hal mencurigakan.

Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Tempursari, Aiptu Totok Yusmanto, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar atau hoaks, yang berpotensi memicu konflik sosial.

“Peran RT dan RW sangat penting dalam menjaga stabilitas desa. Dengan komunikasi yang baik, potensi konflik, kenakalan remaja, hingga tindak kriminalitas bisa diminimalkan,” kata Totok.

Sementara itu, Kepala Desa Tempursari, Fitrianingsih, mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi pemerintah desa menjaga kondusivitas wilayah.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Kami berharap RT dan RW dapat menjadi penggerak di lingkungannya serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin solid antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga Desa Tempursari tetap aman, tertib, dan harmonis, sehingga aktivitas warga dapat berjalan dengan lancar.

Editor: Imam Fatoni 

Penulis: Pendim 0821 Lumajang


Pererat Sinergitas Pasca Lebaran, Babinsa Hadiri Halal Bihalal Stakeholder Jogoyudan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan dan aparat kewilayahan terus dilakukan pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. 

Salah satunya melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar di Balai Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (2/4/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Jogoyudan Koramil 0821-01/Lumajang, Serda Moh. Mu’ali, bersama Lurah Jogoyudan Yuniar Ken Sari, S.STP., M.A.P., perangkat kelurahan, serta berbagai stakeholder setempat.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Serda Moh. Mu’ali menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan sarana strategis untuk mempererat komunikasi dan koordinasi lintas sektor.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergitas dan soliditas antar unsur di wilayah. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan dapat diselesaikan secara bersama-sama dan penuh kekeluargaan,” ujar Mu’ali.

Ia juga menambahkan, kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Lurah Jogoyudan, Yuniar Ken Sari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa dan seluruh stakeholder yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kebersamaan di wilayahnya.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

Menurut Yuniar, kegiatan seperti Halal Bihalal juga menjadi ruang efektif untuk memperkuat hubungan emosional sekaligus menyatukan visi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan saling bersalaman serta ramah tamah antar peserta. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut, hubungan kerja yang telah terjalin dapat semakin solid dan berkelanjutan.


Editor: Imam 

Penulis : Pendim 0821 Lumajang 


Polda Jatim Raih Penghargaan U.S FWS, Bukti Keberhasilan Berantas Perdagangan Satwa Liar


Surabaya, (Onenewsjatim)-
Polda Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dan penghargaan dari perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Kamis (2/4/26).

Penghargaan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat tersebut diberikan kepada Polda Jatim melalui satuan kerja Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) atas kolaborasi erat yang telah terjalin dalam penanganan perdagangan satwa liar ilegal.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Fasilitas Diplomatik Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia James A. Markley sebagai Atase regional U.S. Forest and Wildlife Service (USFWS.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas keberhasilan Polri dalam hal ini Ditpolairud Polda Jatim dalam penanganan kasus perdagangan satwa liar ilegal.

“Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri atas dedikasi dan profesionalisme dalam penegakan hukum lintas negara, khususnya Polda Jawa Timur dalam menjaga kelestarian satwa liar yang dilindungi,” ungkapnya.

Ia menambahkan kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan operasional, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi kerja sama strategis berkelanjutan di bidang konservasi dan keamanan.

James A. Markley menyerahkan sertifikat penghargaan tersebut untuk Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si dan Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol. Dr. Arman Asmara Syarifuddin, S.H., S.I.K., M.H.

Penyerahan penghargaan diterima oleh Wadir Polairud Akbp Ahmad Nanang Wibowo yang mewakili Kapolda Jatim dan Dirpolairud Polda Jatim di Mapolairud Polda Jatim.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan Ditpolairud Polda Jatim dalam pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar serta kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perairan yang berdampak global.

“Kami sangat mengapresiasi kerja profesional Ditpolairud Polda Jawa Timur yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam penegakan hukum," ungkap James A. Markley.

Ia mengatakan kerja sama ini menjadi contoh kolaborasi internasional yang bisa memberikan dampak signifikan terhadap perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Suasana pertemuan di Mapolda Jatim tersbut juga membahas peluang kerja sama ke depan, meliputi pelatihan bersama, pertukaran pengetahuan, serta penguatan koordinasi dalam penanganan isu-isu strategis di wilayah perairan.

Sementara itu Kombes Pol. Arman mewakili Kapolda Jatim, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen institusinya.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta melindungi kelestarian satwa liar," ujar Kombes Pol Arman.

Ia menegaskan Polda Jawa Timur  berkomitmen akan terus memperkuat sinergi internasional melalui pertukaran informasi dan koordinasi lintas negara.

Kombes Arman menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari soliditas internal serta dukungan berbagai pihak terutama masyarakat yang telah membantu.

Kunjungan kehormatan ini tidak hanya menjadi simbol hubungan diplomatik yang harmonis, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama sinergi antara Polda Jawa Timur dan pihak internasional menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.

"Polda Jatim tetap berkomitmen dalam menjaga keamanan maritim dan kelestarian lingkungan yang bisa berdampak positif bagi masyarakat luas," pungkas Kombes Arman. (*)

Motor Pemudik Raib di Masjid Probolinggo, Hilang Saat Ditinggal Istirahat


Probolinggo (Probolinggo) –
Nasib nahas dialami seorang pemudik asal Banyuwangi yang kehilangan sepeda motor saat beristirahat di sebuah masjid di wilayah Kota Probolinggo, Rabu dini hari (1/4/2026).

Korban diketahui bernama Trio Agung Pamungkas (26). Saat kejadian, ia tengah melakukan perjalanan dari Gresik menuju Banyuwangi bersama calon istrinya untuk mengurus keperluan administrasi pernikahan.

Keduanya memutuskan singgah sejenak untuk beristirahat di sebuah masjid yang berada di Jalan Prof. Hamka, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, sekitar pukul 01.30 WIB. Namun, saat terbangun, sepeda motor yang diparkir di area masjid sudah tidak berada di tempat.

Adik korban, Reva Selina, mengaku pihak keluarga sangat terkejut atas kejadian tersebut. Ia menyebut, motor hilang dalam waktu singkat saat korban beristirahat.

“Kami benar-benar tidak menyangka. Baru sebentar istirahat, motor sudah hilang,” ujar Reva saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Motor yang raib tersebut merupakan Honda Vario dengan nomor polisi P 2117 QAZ. Menurut Reva, kendaraan itu sudah menggunakan sistem keyless, sementara remote masih dipegang oleh korban saat kejadian berlangsung.

Hal itu, lanjutnya, menimbulkan pertanyaan terkait bagaimana pelaku bisa membawa kabur kendaraan tersebut.

Usai menyadari kehilangan, korban segera meminta bantuan warga sekitar. Salah satu warga kemudian membantu mengantarkan korban ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu, warga setempat bernama Sovia mengungkapkan, korban sempat datang meminta pertolongan pada dini hari. Namun, saat itu dirinya tidak langsung menyadari karena sedang berada di bagian belakang rumah.

“Setelah pintu dibuka, ternyata ada yang minta tolong karena motornya hilang. Kami lalu membantu mengantarkan ke Polsek,” katanya.

Polisi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) beberapa jam setelah laporan diterima.

Di tengah proses pencarian, sempat muncul informasi dari warga lain yang menyebut kendaraan tersebut terlihat berada di pinggir jalan tidak jauh dari lokasi masjid. Namun, saat korban mendatangi lokasi tersebut, motor sudah tidak ditemukan.

“Katanya sempat terlihat di pinggir jalan, tapi saat dicek sudah tidak ada. Di lokasi itu juga tercium bau bensin cukup menyengat,” ungkap Reva.

Upaya penelusuran melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) masjid juga belum membuahkan hasil. Pihak takmir menyebut perangkat CCTV dalam kondisi tidak berfungsi saat kejadian.

Hingga saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Keluarga korban berharap ada itikad baik dari pihak yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut.

“Kami tidak ingin memperpanjang masalah. Harapan kami, kalau ada yang mengetahui atau menemukan, motor itu bisa dikembalikan,” pungkas Reva.

02/04/2026

Semarak HUT ke-62 Dharma Pertiwi, Persit Lumajang Ikuti Donor Darah Serentak di Jember


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT ke-62 Dharma Pertiwi Tahun 2026, dilaksanakan kegiatan donor darah serentak yang berlangsung di Aula Makodim 0824/Jember, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 170 peserta tersebut turut dihadiri oleh Ketua Persit KCK Cabang XXXV Dim 0821/Lumajang, Ny. Anita Anton S bersama jajaran anggota Persit.

Donor darah serentak ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Wanita TNI dan Persit dalam membantu ketersediaan stok darah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam momentum peringatan HUT Dharma Pertiwi.

Ketua Persit KCK Cabang XXXV Dim 0821/Lumajang, Ny. Anita Anton S menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk partisipasi dalam peringatan HUT Dharma Pertiwi, tetapi juga sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami berharap dapat membantu sesama yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan Persit,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib, aman dan penuh antusiasme peserta, mencerminkan semangat pengabdian Wanita TNI dalam mendukung tugas kemanusiaan serta mempererat sinergi antar satuan di wilayah. (Pendim 0821).

25 Prajurit Kodim 0821/Lumajang Naik Pangkat, Dandim: Bentuk Apresiasi atas Dedikasi dan Kinerja


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sebanyak 25 prajurit Kodim 0821/Lumajang menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dalam upacara yang digelar di halaman Makodim 0821/Lumajang, Kamis (2/4/2026). Kenaikan pangkat tersebut merupakan periode 1 April 2026.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 20 prajurit Bintara dan 5 prajurit Tamtama. Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P.

Dalam amanatnya, Dandim menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sesuatu yang diberikan secara otomatis, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja prajurit.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya disyukuri dan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik profesionalisme, disiplin, maupun tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD,” ujar Letkol Anton.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dan keteladanan prajurit di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagai aparat teritorial, prajurit TNI memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

“Setiap prajurit harus mampu menunjukkan sikap yang baik serta menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.

Upacara kenaikan pangkat tersebut turut dihadiri oleh jajaran perwira, anggota militer dan PNS Kodim 0821, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV. Suasana haru dan bangga terlihat dari para prajurit dan keluarga yang hadir menyaksikan momen tersebut.

Salah satu prajurit yang menerima kenaikan pangkat mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pengabdian.

“Kami siap menjalankan tugas dengan lebih baik dan penuh tanggung jawab ke depannya,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh prajurit Kodim 0821/Lumajang untuk terus meningkatkan kinerja serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Editor: Redaksi Nasional

Peredaran Sabu Marak, Polres Jember Sita 35,99 Gram dan Tangkap 18 Tersangka


Jember, (Onenewsjatim) –
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan capaian kinerja Satres Narkoba Polres Jember dalam press release pengungkapan peredaran gelap narkoba selama periode Maret 2026. 

Dalam keterangannya, pihak Polres Jember Polda Jatim berhasil mengungkap puluhan kasus Narkoba dan para tersangka, Selasa, (31/3/2026).

“Selama bulan Maret ini, Alhamdulillah kami berhasil mengungkap 15 kasus dengan total 18 tersangka, terdiri dari 17 laki-laki dan 1 perempuan,” ungkap AKBP Bobby.

Dari total kasus tersebut, sebanyak 14 merupakan kasus narkotika dengan 17 tersangka dan Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sabu-sabu dengan total berat 35,99 gram. 

Para pelaku diketahui menjalankan aksinya dengan motif ekonomi, yakni untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dengan peredaran sistem ranjau.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk kepemilikan sabu di atas 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara serta denda hingga Rp10 miliar. 

Sementara untuk berat di bawah 5 gram dikenakan Pasal 114 ayat (1) dengan ancaman serupa dan denda minimal Rp1 miliar.

Selain itu, Polres Jember Polda Jatim juga mengungkap satu kasus peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dengan satu tersangka. 

Barang bukti yang diamankan berupa 81 butir pil berjenis trihexyphenidyl. Pelaku diketahui menjual obat keras tanpa izin edar dan tanpa resep dokter.

Dalam kasus ini, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.

Kapolres Jember juga menyoroti sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, salah satunya penggerebekan pada 27 Maret 2026 oleh tim Satres Narkoba yang dibackup tim Alap-Alap dan Samapta. 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 9 orang di sebuah rumah kosong yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penggunaan sabu.

AKBP Bobby menambahkan bahwa selama Maret terdapat tiga kasus menonjol. 

Di antaranya pengungkapan di wilayah Sumbersari dengan barang bukti 11,63 gram sabu, di Kencong sebesar 7,31 gram, serta penggerebekan di Karangbayat yang mengamankan sembilan orang, dua di antaranya ditetapkan sebagai pengedar.

Menurutnya, para pelaku memanfaatkan momentum operasi besar kepolisian seperti Operasi Pekat dan Operasi Ketupat, di mana fokus petugas terbagi untuk pengamanan arus mudik dan balik.

“Para pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk meningkatkan aktivitas peredaran narkotika,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, terhadap tujuh orang yang diamankan dalam penggerebekan terakhir, saat ini masih menjalani proses asesmen terpadu.

Kapolres Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam pencegahan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor, berani menolak, serta mengawasi keluarga, khususnya anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (*)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved