-->

14/09/2026

Motor Pelaku Jambret Salon Lumajang Dibakar Massa, Polisi Temukan Sabu dan Pil


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kasus dugaan penjambretan di sebuah salon perawatan rambut di Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mengungkap fakta lain.

Polisi menemukan narkotika jenis sabu dan sejumlah pil yang diduga obat keras berbahaya (okerbaya) dari sepeda motor yang digunakan terduga pelaku berinisial USM.

Sepeda motor tersebut sebelumnya menjadi sasaran amukan warga hingga dibakar setelah USM berhasil ditangkap massa usai diduga melakukan aksi perampasan di salon tersebut.

Kepala Desa Tegalrandu, Sadi, mengatakan temuan barang tersebut diketahui ketika kendaraan pelaku diperiksa warga bersama petugas kepolisian di sekitar lokasi kejadian.

Menurut dia, warga yang mengejar pelaku kemudian memeriksa sepeda motor yang ditinggalkan setelah pelaku berhasil diamankan.

"Setelah sepeda motornya dibongkar dan diperiksa bersama petugas, ditemukan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi sabu. Ada botol, selang kecil dan korek," kata Sadi saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Sadi menjelaskan, dugaan penjambretan itu terjadi ketika USM masuk ke salon dan mengancam korban menggunakan senjata yang belakangan diduga merupakan pistol mainan.

Pelaku kemudian mengambil barang milik korban sebelum berusaha meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

Namun, upaya pelarian tersebut gagal. Pemilik salon disebut mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan itu membuat warga sekitar ikut melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil dihentikan tidak jauh dari lokasi salon.

Warga yang emosi kemudian menghakimi pelaku. Akibat kejadian tersebut, USM mengalami sejumlah luka sebelum akhirnya diamankan dan dievakuasi oleh anggota kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., membenarkan adanya barang bukti yang ditemukan dari kendaraan yang digunakan pelaku.

"Benar ada temuan sabu dan pil yang dibawa pelaku. Saat ini pelaku masih menjalani perawatan medis akibat luka-luka setelah diamankan warga," ujar Ari Nuzul.

Polisi, lanjut dia, masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut sekaligus mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Penyidik juga masih memeriksa sejumlah barang bukti yang ditemukan dari kendaraan pelaku.

"Dari hasil pengecekan, pelaku bukan residivis," kata Ari Nuzul.

Nekat Jambret Sambil Todong Pistol Mainan, Pria di Lumajang Babak Belur Dihajar Massa

Foto ilustrasi AI

Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang pria bernama Usman (34), warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diduga menjadi pelaku perampasan di sebuah salon kecantikan di Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah.

Aksi tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2026) malam. Pelaku sempat dihakimi massa setelah korban berteriak meminta pertolongan.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian bermula saat pelaku datang ke salon dan mengincar barang berharga milik korban.

Saat melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban menggunakan benda yang awalnya dikira sebagai senjata api.

"Jadi, pelaku ini mengincar barang berharga korban seperti satu buah HP dan uang yang ada di dalam tas. Nah, pelaku ini mengeluarkan senjata api yang ternyata mainan," ujar Suprapto di Mapolres Lumajang, Senin (14/9/2026).

Menurut Suprapto, korban yang panik karena merasa ditodong senjata api kemudian berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban membuat warga sekitar berdatangan dan berusaha menangkap pelaku yang hendak melarikan diri.

Warga yang berhasil menangkap pelaku kemudian melakukan aksi kekerasan hingga Usman mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Bahkan, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku saat beraksi turut menjadi sasaran amarah warga. Kendaraan tersebut dirusak dan dibakar.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa. Usman kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Beruntung, pelaku bisa diamankan dan diselamatkan dari amukan warga, dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan," kata Suprapto.

Polisi juga mengamankan sebuah pistol mainan yang diduga digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korban saat melakukan aksinya.

Hingga kini, Usman masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Lumajang akibat luka yang dialaminya setelah dihakimi massa.

Kondisi tersebut membuat penyidik belum dapat meminta keterangan secara maksimal dari pelaku.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kasus tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

"Untuk kondisi pelaku saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Saat ini pelaku diketahui satu. Nah, kemungkinan nanti kalau memang ada perkembangan kita sampaikan kembali," ungkap Suprapto.


13/09/2026

Emak-emak Asal Lumajang Bobol Rumah Kosong di Batu, Uang dan Perhiasan Rp70 Juta Raib


Batu (Onenewsjatim)-
Satreskrim Polres Batu Polda Jawa Timur mengungkap kasus pembobolan rumah kosong yang dilakukan lintas wilayah. Polisi menangkap seorang perempuan berinisial WLS (39), warga asal Kabupaten Lumajang, yang diduga menjadi pelaku.

WLS diamankan setelah polisi mengusut kasus pencurian di sebuah rumah milik warga berinisial AS di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Dalam aksinya, tersangka diduga sengaja datang dari Lumajang menggunakan sepeda motor seorang diri. Untuk mengelabui petugas, kendaraan yang digunakan dilengkapi pelat nomor palsu.

Tersangka kemudian mencari rumah yang ditinggal pemiliknya. Setelah memastikan kondisi sekitar sepi, WLS masuk ke rumah dengan cara merusak pintu.

Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin mengatakan, tersangka memanfaatkan benda yang ditemukan di sekitar lokasi untuk membobol pintu rumah korban.

"Modusnya keliling mencari sasaran rumah kosong. Begitu situasi sepi, pelaku merusak pintu menggunakan gunting rumput yang ditemukan di sekitar lokasi," kata Zaenal, Sabtu (12/9/2026).

Dari rumah tersebut, tersangka membawa kabur uang tunai dan sejumlah perhiasan. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Kasus tersebut kemudian ditangani Satreskrim Polres Batu. Polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV itu, polisi mendapatkan petunjuk mengenai ciri-ciri dan kendaraan yang digunakan pelaku. Petugas kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap WLS.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya gunting rumput yang diduga digunakan untuk merusak pintu, tang, pelat nomor palsu, serta pakaian yang dikenakan tersangka saat menjalankan aksinya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mengetahui bahwa barang-barang berharga hasil pencurian telah dijual oleh tersangka. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan membayar utang.

Penyidikan kemudian dikembangkan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus serupa di wilayah lain.

Hasil pengembangan sementara menunjukkan WLS diduga telah melakukan pembobolan di tiga rumah lainnya di Kabupaten Malang.

Tiga lokasi tersebut berada di wilayah Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Kasembon.

"Proses penyelidikan masih terus kita kembangkan untuk mengungkap kemungkinan TKP lainnya," ujar Zaenal.

Saat ini WLS telah ditahan di Mapolres Batu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (Fat) 

Angin Kencang Bikin Api Karhutla Bromo Merembet ke Jemplang, 20 Hektare Terbakar


Malang, (Onenewsjatim)
— Polres Malang Polda Jatim mengerahkan personel padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang merembet hingga Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Sebelumnya, titik api terpantau di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. 

Hembusan angin kencang pada Sabtu (12/9/2026) sore memicu pergerakan api ke arah barat menuju kawasan hutan Pos Jemplang. Hingga pukul 20.00 WIB, kobaran api terpantau membesar di area perbukitan Pos Jemplang, tepatnya di depan pos atau sebelah selatan kawasan Bromo Hillside.

Kapolres Malang, AKBP Ruliyan Syauri melalui Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel untuk mempercepat penanganan darurat bersama unsur terkait.

"Polres Malang menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Kami bersama petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet semakin luas," ujar AKP Budiono, Minggu (13/9/2026).

Operasi pemadaman ini, truk tangki air milik Polres Malang Polda Jatim dikerahkan guna menjamin suplai kebutuhan air bagi petugas di titik pemadaman didukung oleh pengerahan armada kendaraan pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Malang, PT Pindad, PT Bentoel, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

"Keterlibatan multisektor ini dinilai krusial mengingat tantangan medan perbukitan yang berat serta tiupan angin yang tidak stabil," kata AKP Budiono.

Menurut AKP Budiono, petugas tidak hanya fokus memadamkan api utama, tetapi juga melakukan pendinginan pada sisa bara agar tidak kembali berkobar.

Berdasarkan estimasi sementara, luas area hutan yang terdampak di sekitar Pos Jemplang mencapai kurang lebih 20 hektare. Vegetasi yang terbakar didominasi oleh cemara gunung, mentigen, akasia, serta semak belukar.

"Upaya pemadaman di lapangan dilakukan secara taktis menggunakan selang dari hydrant portabel, sprayer elektrik, penyiraman manual, hingga pemutusan jalur api menggunakan dahan pohon," tambah AKP Budiono.

Petugas juga memotong batang pohon yang masih membara untuk mengeliminasi potensi titik api susulan.

Sebagai langkah antisipasi dan keselamatan, akses jalur penghubung dari Desa Ngadas (Kabupaten Malang) menuju Desa Ranupane, Kecamatan Senduro (Kabupaten Lumajang), ditutup sementara bagi publik. Kebijakan ini diberlakukan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam kebakaran.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga," pungkas AKP Budiono. (*)

Polres Probolinggo Imbau Wisatawan Patuhi Penutupan Kawasan TNBTS Akibat Karhutla


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Polres Probolinggo memperketat pengamanan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan savana Blok Pengol, sekitar Bukit Teletubbies

Personel gabungan diterjunkan untuk melakukan patroli sekaligus memastikan penutupan akses wisata berjalan dengan baik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah wisatawan maupun masyarakat memasuki kawasan yang masih berpotensi membahayakan.

Patroli difokuskan pada sejumlah jalur masuk strategis menuju kawasan Bromo, termasuk akses melalui Kabupaten Probolinggo di kawasan Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.

Petugas bersiaga untuk melakukan pemantauan dan mengantisipasi adanya pengunjung yang nekat menerobos masuk ke kawasan yang sedang ditutup.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, penutupan kawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya mengutamakan keselamatan masyarakat di tengah proses penanganan karhutla.

"Kami meminta kerja sama dari seluruh calon pengunjung dan pelaku jasa wisata untuk menghormati kebijakan penutupan temporer ini. Situasi di lokasi masih rawan dan prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat," ujar Rizki, Minggu (13/9/2026).

Menurut dia, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk mengamankan akses menuju kawasan wisata, tetapi juga mendukung kelancaran proses pemadaman yang dilakukan tim gabungan.

Petugas juga memastikan jalur menuju lokasi kebakaran tidak terganggu oleh aktivitas masyarakat maupun wisatawan.

Selain melakukan patroli, polisi memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat dan para pelaku jasa wisata, termasuk penyedia jip dan jasa kuda.

Mereka diminta sementara waktu menunda aktivitas wisata sampai kondisi kawasan dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

"Jangan memaksakan diri untuk masuk ke kawasan yang sudah ditutup. Kami berharap seluruh pihak dapat memahami bahwa penutupan ini dilakukan demi keselamatan bersama," kata Rizki.

Penutupan akses wisata di kawasan TNBTS akan diberlakukan hingga situasi dinyatakan aman dan proses penanganan karhutla selesai.

Polres Probolinggo juga mengingatkan wisatawan yang telah membeli tiket secara daring agar mengikuti informasi resmi dari Balai Besar TNBTS terkait kebijakan penutupan dan penyesuaian jadwal kunjungan.

Wisatawan diminta tidak hanya mengandalkan informasi dari media sosial atau pihak lain yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari pengelola TNBTS dan mematuhi seluruh ketentuan yang diberlakukan selama penanganan karhutla," ujarnya.

Hingga Minggu (13/9/2026), personel gabungan masih melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik kawasan TNBTS untuk mencegah masyarakat memasuki zona terdampak sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Polisi juga mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan kepulan asap atau titik api baru agar dapat ditangani sedini mungkin.(mam) 

Sinergi Hangat di Posyandu: Babinsa Kaliboto Lor Dampingi Monitoring Kesehatan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak, Babinsa Kaliboto Lor Koramil 0821-12/Jatiroto, Sertu Muhammad Syafiudin, turut mendampingi pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu, Dusun Krajan II RT 026 RW 005, Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 balita dan 10 ibu hamil, dengan pelayanan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh Bidan Desa Kaliboto Lor, Tri Devi Nurul Aisyah, A.Md.Keb.

Menurut Sertu Muhammad Syafiudin, kehadirannya di tengah kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan nyata Babinsa dalam upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah binaannya.

“Kami mendorong para orang tua agar aktif memanfaatkan Posyandu, karena di sinilah tumbuh kembang anak dapat dipantau secara rutin. Dengan begitu, apabila ada indikasi gangguan kesehatan, bisa segera ditangani oleh tenaga medis,” ujar dia.

Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan meliputi penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, pemberian vitamin, imunisasi, dan penyuluhan gizi. Selain itu, juga menjadi sarana edukasi bagi para ibu untuk memahami pentingnya pola makan seimbang dan kebersihan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan anak.

Sementara itu, Bidan Desa Kaliboto Lor Tri Devi Nurul Aisyah, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan Posyandu.

“Sinergi seperti ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kesehatan. Dengan adanya Babinsa, masyarakat menjadi lebih antusias datang ke Posyandu dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan balita serta ibu hamil,” ungkapnya.

Dengan pendampingan rutin dari Babinsa dan tenaga kesehatan desa, diharapkan masyarakat Dusun Krajan II semakin aktif menjaga kesehatan keluarga melalui pemanfaatan layanan Posyandu. (Pendim0821)

Pendampingan Babinsa Karanganyar Kawal Pembangunan Irigasi di Dusun Karangsari


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur program pemerintah desa, Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito melaksanakan pendampingan sekaligus mengawal pembangunan saluran irigasi ruas kanan kiri jalan Dusun Karangsari Desa Karanganyar Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada rehabilitasi saluran irigasi sepanjang 150 meter yang menjadi jalur utama pengairan lahan pertanian warga. 

Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pelaksana kegiatan, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan.

Di sela kegiatan, Sertu Taufiq Abdul Lukito mengatakan bahwa, keberadaan saluran irigasi disamping memiliki peran penting memperbaiki kualitas sisi jalan juga nantinya sebagai penunjang dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. 

“Saluran irigasi merupakan salah satu penunjang utama keberhasilan sektor pertanian. Kami mendukung penuh pembangunan ini agar distribusi air ke area persawahan menjadi lebih lancar, sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat,” ujar dia.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menyukseskan pembangunan di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan rehabilitasi saluran irigasi tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kebocoran dan hambatan aliran air menuju lahan pertanian. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, para petani akan lebih mudah mengatur kebutuhan air tentunya,” tambahnya (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved