-->

04/08/2026

Hari Pertama Jabat Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi Langsung Sambangi Kejari


Lumajang, (Onenewsjatim) - Memasuki hari pertama menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lumajang, AKBP Riki Yariandi langsung bergerak cepat menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum setempat.

AKBP Riki menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lumajang pada Selasa (4/8/2026) untuk memperkuat sinergitas antar lembaga dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Lumajang.

Kedatangan Kapolres anyar tersebut disambut hangat oleh jajaran pimpinan Kejari Lumajang. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun tetap terfokus pada pembahasan strategis mengenai keterpaduan sistem peradilan pidana (integrated criminal justice system).

AKBP Riki menegaskan, silaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya unsur penegak hukum, menjadi prioritas utamanya di awal masa kepemimpinan.

"Sebagai pejabat baru, langkah awal saya adalah menjalin koordinasi dan menguatkan tali silaturahmi dengan rekan-rekan Forkopimda, khususnya Kejaksaan Negeri," kata Riki 

"Sinergitas yang solid antara Kepolisian dan Kejaksaan adalah kunci utama dalam menciptakan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi masyarakat Lumajang," lanjutnya.

Tekankan Efisiensi dan Penyamaan Persepsi

Lebih lanjut, Riki menjelaskan pentingnya kesamaan persepsi serta keterbukaan komunikasi antar instansi. Menurutnya, hal ini krusial agar proses penanganan perkara hukum dapat berjalan efisien dan tepat sasaran sejak awal.

Ia menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas koordinasi teknis, mulai dari tahap penyidikan oleh kepolisian hingga proses penuntutan oleh kejaksaan.

"Hambatan komunikasi harus diminimalisasi agar setiap proses hukum yang berjalan senantiasa transparan dan menjunjung tinggi norma hak asasi manusia," tegas mantan Kapolres Pekalongan Kota

Riki berharap, kolaborasi erat yang terjalin antara Polres dan Kejari Lumajang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

"Tujuan akhir dari sinergitas ini tidak lain adalah untuk memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi seluruh lapisan masyarakat Lumajang. Kami optimistis penegakan hukum di Kabupaten Lumajang akan semakin solid dan efektif," pungkasnya. (Imam) 


30/07/2026

Satresnarkoba Polres Lumajang Raih 2 Penghargaan Polda Jatim di Semester I 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Jajaran Satuan Reserse Narkoba Satresnarkoba Polres Lumajang menutup semester I 2026 dengan torehan prestasi. Satuan ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dari Kepolisian Daerah Polda Jawa Timur atas kinerja penegakan hukum dan pemberantasan narkotika.

Penghargaan diberikan dalam evaluasi kinerja semester I 2026 tingkat Polda Jatim pada Kamis 30/7/2026. Polres Lumajang masuk 10 besar pengungkapan kasus narkoba terbanyak di tingkat provinsi. Selain itu, Polres Lumajang juga menempati peringkat kedua untuk kategori Polres Tipe B.

Kasatresnarkoba Polres Lumajang Iptu Dwi Sugiyanto mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel di lapangan.

"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas di lapangan dengan penuh dedikasi. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran masyarakat yang turut memberikan informasi," ujar Iptu Dwi kepada wartawan di Lumajang, Kamis 30/7/2026.

Menurut Iptu Dwi, intensitas penindakan dan dukungan informasi dari masyarakat menjadi kunci meningkatnya jumlah pengungkapan kasus di wilayah hukum Kabupaten Lumajang sepanjang enam bulan pertama tahun ini.

Meski mendapat apresiasi, Iptu Dwi menegaskan pihaknya tidak akan mengendurkan pengawasan. Ia menyebut penghargaan justru dijadikan bahan evaluasi internal.

"Kami berkomitmen untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku kejahatan. Penghargaan ini bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang," tegasnya.

Selain mengedepankan langkah represif berupa penindakan hukum, Polres Lumajang juga memperkuat strategi preventif. Sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba secara rutin dilakukan ke sekolah-sekolah, komunitas pemuda, dan elemen masyarakat lain. Tujuannya untuk menekan angka permintaan.

"Dengan semangat Presisi, Polres Lumajang berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," pungkas Iptu Dwi. (Imam) 


29/07/2026

Kapolres Lumajang Berganti, AKBP Alex Sandy Siregar Dipromosikan Jadi Wakapolresta Malang Kota


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepemimpinan di Polres Lumajang resmi berganti. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jawa Timur, sementara posisinya kini diisi AKBP Riki Yariandi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah.

Pergantian jabatan tersebut ditandai dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (28/7/2026), bersama serah terima sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk memperkuat pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Jawa Timur. Sementara kepada pejabat baru, ia berharap mampu segera beradaptasi dan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Dengan promosi tersebut, AKBP Alex Sandy Siregar kini mengemban amanah baru sebagai Wakapolresta Malang Kota. Selama memimpin Polres Lumajang, ia dikenal aktif mendorong penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat.

Tongkat estafet kepemimpinan Polres Lumajang selanjutnya dipegang AKBP Riki Yariandi. Berbekal pengalaman sebagai Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah, ia diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Kabupaten Lumajang.

Menutup amanatnya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkas Irjen Pol. Nanang Avianto.

26/07/2026

Polsek Tekung Gencarkan Patroli Sambang, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Bhabinkamtibmas Desa Karangbendo, Polsek Tekung, Bripka Joko Kuncoro mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Imbauan tersebut disampaikan saat Bripka Joko Kuncoro melaksanakan patroli sambang menggunakan mobil patroli di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).

Dalam kegiatan itu, Bripka Joko berdialog langsung dengan warga. Ia mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap situasi di lingkungan sekitar serta mengajak warga untuk saling bekerja sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Bripka Joko Kuncoro.

Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, Bripka Joko juga mengimbau warga agar memperkuat komunikasi antarwarga melalui kegiatan ronda maupun saling mengingatkan demi mencegah aksi pencurian, kenakalan remaja, maupun gangguan keamanan lainnya.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Tekung AKP Eka Nurprianto Zen mengatakan kegiatan patroli sambang yang dilakukan para Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui patroli sambang, anggota kami dapat menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini," ujar AKP Eka Nurprianto Zen.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tekung akan tetap aman, nyaman, dan kondusif," pungkasnya.(humas Polres Lumajang) 

19/07/2026

Bhabinkamtibmas Rowokangkung Dampingi Petani Tanam Jagung, Dukung Swasembada Pangan dari Tingkat Desa


Lumajang, (Onenewsjatim
) – Komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan terus diwujudkan hingga tingkat desa. 

Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Rowokangkung, Bripka Didik Riyadi, yang turun langsung mendampingi warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, dalam kegiatan penanaman jagung dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan bergizi.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong masyarakat mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki. 

Selain membantu proses penanaman jagung, Bripka Didik juga mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Bripka Didik Riyadi mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

"Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal. Selain jagung, pekarangan rumah juga bisa ditanami berbagai tanaman pangan bergizi yang bermanfaat bagi kebutuhan keluarga. Ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa," ujar Bripka Didik.

Menurutnya, ketahanan pangan menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, Polri hadir memberikan motivasi sekaligus pendampingan agar petani semakin semangat meningkatkan hasil produksi pertanian.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Dawuhan Wetan. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan, terutama dalam mendorong semangat mengelola lahan pertanian secara lebih produktif.

Sementara itu, Kapolsek Rowokangkung, AKP Nur Mofit, S.A.P  menegaskan bahwa jajaran Polsek Rowokangkung siap mendukung seluruh program pemerintah, termasuk mewujudkan swasembada pangan melalui penguatan sektor pertanian di wilayah binaan.

"Kami berkomitmen terus mengawal program pemerintah pusat hingga ke tingkat desa. Pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kapolsek.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Rowokangkung terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.


14/07/2026

MPLS Jadi Momentum Satlantas Lumajang Edukasi Budaya Tertib Lalu Lintas kepada Anak-anak

Unit Kamsel Satlantas Polres Lumajang berikan edukasi kepada Murid PAUD

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak).


Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di PAUD Muslimat NU Abasya, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Senin (13/7/2026). 


Personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas memberikan materi keselamatan berlalu lintas dengan metode yang interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.


Kasatlantas Polres Lumajang AKP Yulian Putra Prasviawan mengatakan, pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan positif hingga mereka dewasa.


"Pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak anak masih berada di bangku pendidikan usia dini agar tumbuh menjadi kebiasaan positif hingga dewasa," kata Yulian.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas, pentingnya disiplin saat berada di jalan raya, hingga cara menggunakan helm yang benar ketika dibonceng sepeda motor. Petugas juga mengingatkan bahwa anak-anak yang belum memenuhi persyaratan usia tidak diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor.


Tak hanya menyasar para siswa, Satlantas Polres Lumajang juga membagikan brosur berisi imbauan tertib berlalu lintas kepada kepala sekolah, guru, serta orang tua dan wali murid.


Langkah ini dilakukan untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak dini.


Menurut AKP Yulian, pembentukan karakter disiplin tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sejak anak-anak melalui pendekatan edukatif yang sesuai dengan usia mereka.


"Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka mampu memahami bahwa mematuhi aturan lalu lintas merupakan bagian dari menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.


Ia menegaskan, pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak hanya penting bagi pelajar tingkat SMP maupun SMA, tetapi juga harus diberikan kepada anak usia dini agar nilai-nilai disiplin telah tertanam sebelum mereka tumbuh dewasa.


Melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Satlantas Polres Lumajang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat dibangun sejak dini. 


Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) yang semakin kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang. (Imam) 


12/07/2026

Jaga Keamanan Malam Hari, Sat Samapta Polres Lumajang Intensifkan Patroli di Objek Vital


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Suasana malam di kawasan pusat Kota Lumajang tampak lebih terjaga dengan kehadiran personel Sat Samapta Polres Lumajang yang menggelar Patroli Perintis Presisi, Sabtu (11/7/2026). 

Kegiatan yang dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto itu menyasar sejumlah objek vital, mulai dari kawasan perbankan hingga pertokoan, sebagai langkah preventif mengantisipasi tindak kriminalitas.


Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan protokol dan lokasi yang masih ramai aktivitas masyarakat. Sesekali kendaraan patroli berhenti di depan bank maupun pusat pertokoan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.


Di sejumlah kantor perbankan, personel Sat Samapta melakukan pengecekan situasi di sekitar area ATM, pintu masuk, hingga area parkir. Petugas juga berdialog dengan petugas keamanan (security) untuk mengetahui kondisi terkini serta memastikan sistem pengamanan, termasuk kamera pengawas (CCTV), berfungsi dengan baik.


AKP Agus Sugiharto tampak turun langsung memberikan arahan kepada petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang namun potensi tindak kejahatan tetap harus diantisipasi.


"Kami mengingatkan petugas keamanan agar rutin melakukan patroli di sekitar area bank, memastikan CCTV aktif, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan," ujar AKP Agus saat berdialog dengan petugas keamanan.


Patroli kemudian berlanjut ke kawasan pertokoan yang masih beroperasi. Di lokasi tersebut, personel menyapa pemilik toko, karyawan, hingga masyarakat yang sedang berbelanja. Polisi mengimbau agar para pelaku usaha tidak lengah dalam menjaga keamanan tempat usahanya.


Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci, menggunakan kunci ganda saat parkir, serta tidak menyimpan barang berharga di tempat yang mudah terlihat dari luar kendaraan.


Menurut AKP Agus Sugiharto, sasaran patroli malam kali ini difokuskan pada objek-objek vital yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi dan berpotensi menjadi target pelaku kejahatan.

"Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata AKP Agus Sugiharto.


Ia menjelaskan, patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat serta petugas keamanan di objek vital.


"Personel kami berdialog dengan security bank, pemilik usaha, maupun warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan segera melapor apabila melihat adanya aktivitas yang mencurigakan," ujarnya.


Selain mengantisipasi kejahatan 3C, patroli juga menjadi bagian dari upaya Polres Lumajang dalam menjaga stabilitas keamanan di pusat kota, terutama pada malam akhir pekan ketika mobilitas masyarakat cenderung meningkat.


AKP Agus menambahkan, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.


"Kami berharap masyarakat terus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan. Jika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat," tegasnya.


Melalui Patroli Perintis Presisi yang dilaksanakan secara rutin, Polres Lumajang berharap dapat terus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang. 


Kehadiran personel di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. (Imam) 

01/07/2026

Kapolres Lumajang: HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme Polri


Lumajang , (Onenewsjatim)
– Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan AKBP Alex Sandy Siregar usai memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Alun-Alun Lumajang, Rabu (1/7/2026), bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, pesan utama yang disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam amanat upacara menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme Polri agar benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Harapannya sama seperti yang disampaikan Bapak Presiden dalam amanat tadi, yang pada intinya bermuara pada peningkatan profesionalisme. Polri harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Ia mengatakan tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks sehingga seluruh anggota Polri dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi, baik di tingkat nasional maupun global.

"Tugas-tugas kepolisian ke depan harus diimbangi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan situasi. Perkembangan politik global juga memberikan pengaruh, sehingga kita tidak boleh hanya bersikap reaktif, tetapi harus proaktif dan adaptif," katanya.

Kapolres menambahkan, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat memperoleh perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin optimal.

"Kami ingin masyarakat benar-benar terlindungi dengan baik dan mendapatkan pelayanan yang maksimal," imbuhnya.

AKBP Alex juga mengungkapkan rasa syukur atas tingginya kepercayaan masyarakat kepada Polri. Namun, menurutnya kepercayaan tersebut harus dijawab dengan peningkatan tanggung jawab dan kinerja yang lebih baik.

"Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat kepada Polri. Namun kepercayaan itu harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh jajaran Polres Lumajang terus didorong untuk bergerak cepat dalam menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional.

"Tidak ada lagi yang berjalan, semua harus berlari. Kita harus bergerak cepat menjawab seluruh harapan masyarakat terhadap profesionalisme Polri," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Polres Lumajang telah mengambil berbagai langkah percepatan dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Saat ini kami sudah melakukan langkah-langkah cepat dalam melaksanakan tugas kepolisian, khususnya pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sejalan dengan semangat dan slogan kami, For the Future," pungkas AKBP Alex Sandy Siregar.

29/06/2026

Pantau Lahan Pertanian Warga, Polsek Pasrujambe Pastikan Produktivitas Tetap Terjaga


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepolisian Sektor (Polsek) Pasrujambe terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memantau langsung perkembangan tanaman jagung dan padi di Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Personel Polsek Pasrujambe turun ke lahan pertanian untuk memastikan kondisi tanaman tetap produktif sekaligus menjalin komunikasi dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Sujianto, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyambangi lahan pertanian warga. Polsek Pasrujambe berkomitmen penuh mengawal program ketahanan pangan nasional dari level paling dasar, yakni mendampingi para petani agar masa tanam hingga panen berjalan optimal tanpa kendala kamtibmas," ujar AKP Sujianto.

Menurutnya, komoditas jagung menjadi salah satu potensi unggulan di wilayah Pasrujambe yang perlu terus dijaga produktivitasnya. Karena itu, pengecekan rutin dilakukan agar setiap persoalan yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

"Melalui pengecekan rutin dan komunikasi langsung dengan petani, kami dapat mendeteksi lebih dini berbagai kendala seperti pengairan, ketersediaan pupuk, maupun serangan hama, sehingga koordinasi dengan penyuluh pertanian bisa segera dilakukan," jelasnya.

Selain melakukan pemantauan, Polsek Pasrujambe juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif secara maksimal serta segera melaporkan apabila terdapat gangguan keamanan yang berpotensi menghambat aktivitas pertanian.

AKP Sujianto menegaskan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pihak.

"Ketahanan pangan yang kuat merupakan pondasi terciptanya keamanan wilayah yang kondusif. Kami berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani semakin erat sehingga swasembada pangan dapat terwujud," pungkasnya.

24/06/2026

Tanam Selada di Pekarangan, Polsek Padang Ajak Warga Wujudkan Kemandirian Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Jajaran Polsek Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. 

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mendampingi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi area produktif dengan menanam tanaman hortikultura bernilai gizi tinggi, seperti selada, Rabu (24/6/2026).

Kapolsek Padang, Iptu Buriantoro, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

"Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendukung penuh Program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Keberhasilan ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada optimalisasi aset lahan yang dikelola masyarakat secara mandiri," ujar Iptu Buriantoro.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah tidak hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dan pangan.

Ia menjelaskan, personel Polsek Padang tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi warga agar lebih aktif memanfaatkan lahan yang tersedia.

"Kami mendorong masyarakat agar memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan rumah untuk menanam komoditas bergizi seperti selada. Tujuannya jelas, yakni memastikan ketersediaan pangan sehat yang mandiri bagi keluarga," tuturnya.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat yang mulai menyadari pentingnya mengoptimalkan lahan pekarangan untuk mendukung kebutuhan pangan sehari-hari. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan bercocok tanam juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Iptu Buriantoro optimistis, gerakan pemanfaatan pekarangan rumah ini dapat berkembang menjadi budaya produktif yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

"Ke depan, kami berharap program ini terus berkembang menjadi budaya mandiri yang berkelanjutan, sehingga setiap keluarga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan daerah," pungkasnya.


23/06/2026

Polsek Ranuyoso Dampingi Petani Jagung, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dari Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Polsek Ranuyoso, Polres Lumajang, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di sektor pertanian.

Sebagai bentuk implementasi program Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Ranuyoso, Bripda Akbar Yudha, melakukan peninjauan pekarangan pangan bergizi sekaligus mengecek perkembangan tanaman jagung milik H. Rizal di Dusun Bulutangkur, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan tanaman pangan warga tumbuh optimal serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif guna mendukung kemandirian pangan keluarga.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

"Kami berkomitmen mengawal program Asta Cita Presiden dengan menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif turun ke lapangan, mendampingi masyarakat, serta memantau perkembangan sektor pertanian dan pekarangan pangan bergizi di desa binaan masing-masing," ujar AKP Sajito.

Menurutnya, ketahanan pangan nasional harus dimulai dari tingkat desa dan keluarga. Karena itu, pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan komoditas pertanian seperti jagung menjadi langkah nyata yang perlu terus didorong.

"Apa yang dilakukan Pak H. Rizal merupakan contoh positif yang patut diapresiasi. Dengan menanam jagung dan mengelola pekarangan pangan bergizi, masyarakat turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional," katanya.

AKP Sajito menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pangan. Kehadiran anggota Polri di tengah petani diharapkan dapat memberikan semangat dan rasa optimisme kepada warga untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

"Tugas Polri saat ini tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi pendamping masyarakat dalam berbagai program pembangunan. Melalui pendampingan ini, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap dukungan dan perhatian dari berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga sektor pertanian di wilayah Ranuyoso semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Editor : Redaksi

21/06/2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Ajak 2.000 Peserta Gowes Bersama


Lumajang, (Onenewsjatim)
-– Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-Alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.

Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Alex menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita. Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama. Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

15/06/2026

Polri Turun ke Sawah, Polsek Candipuro Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Jajaran Polsek Candipuro, Polres Lumajang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor ketahanan pangan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan pengelolaan lahan pertanian jagung di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Tanaman jagung yang ditanam di lahan milik Sukandar, warga Dusun Sumberrejo, kini tumbuh subur dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.

Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Kami berkomitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya di bidang ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan anggota di lapangan bertujuan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Lugito, Senin (16/6/2026).


Menurutnya, keberhasilan budidaya jagung di Desa Sumberrejo menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi sektor pertanian.

Ia menambahkan, Polsek Candipuro tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panennya sehingga dapat mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional," ujarnya.


Sementara itu, Sukandar mengaku terbantu dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan menjadi dorongan bagi petani untuk lebih serius mengelola lahan pertanian.

"Kami merasa didampingi dan diperhatikan. Harapannya hasil panen nanti bisa maksimal dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar," ungkap Sukandar.


Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Candipuro merupakan bagian dari upaya Polres Lumajang dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui sektor pertanian.

Selain memperkuat ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan. (Imam)


14/06/2026

Bhabinkamtibmas Kunir Turun ke Sawah, Dampingi Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim) - 
Peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sukosari, Polsek Kunir, Bripda M. Jurjis yang turun langsung meninjau lahan pertanian jagung milik warga di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/6/2026).

Di sela kegiatan sambang desa, Bripda Jurjis menyempatkan diri mengecek kondisi tanaman jagung milik Wijen Utomo yang saat ini menunjukkan pertumbuhan cukup baik dan berpotensi menghasilkan panen optimal.

Selain memantau perkembangan tanaman, Bripda Jurjis juga berdialog dengan petani terkait kondisi lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga berbagai tantangan yang dihadapi selama masa budidaya.

Kapolsek Kunir Iptu Muljoko mengatakan keterlibatan anggota Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, termasuk di bidang pertanian,” kata Iptu Muljoko.

Menurutnya, pendampingan kepada petani dilakukan untuk memberikan motivasi sekaligus membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Ia menjelaskan, keberhasilan sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan. Karena itu, Polsek Kunir terus mendorong personelnya untuk aktif mendampingi petani dan menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kehadiran anggota di tengah petani dapat memberikan semangat serta membantu memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bripda Jurjis juga mengajak petani untuk mempersiapkan pola tanam berkelanjutan dengan menanam padi setelah masa panen jagung berakhir.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah.

Sementara itu, Wijen Utomo selaku pemilik lahan mengapresiasi perhatian yang diberikan pihak kepolisian terhadap sektor pertanian di wilayahnya.

“Kami merasa senang karena ada pendampingan dari Bhabinkamtibmas. Kehadiran beliau memberikan motivasi kepada kami untuk terus mengelola lahan dengan baik dan meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.

Kegiatan pemantauan lahan pertanian tersebut berlangsung penuh keakraban. Melalui pendekatan humanis dan pendampingan langsung kepada petani, Polsek Kunir berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional.(Imam)

13/06/2026

Polisi Lumajang Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1-V1


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana serius terlihat di lobi Mapolres Lumajang pada Jumat (12/6/2026). Sejumlah personel Sat Samapta Polres Lumajang tampak fokus mengikuti latihan bongkar pasang senjata api jenis SS1-V1 sebagai bagian dari persiapan menghadapi lomba tingkat Polda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto didampingi Kanit Turjawali Ipda Wahib. 

Kegiatan diawali dengan apel dan arahan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya penguasaan teknik bongkar pasang senjata sebagai salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki anggota Polri.

Kasubsi Pidm si Humas Ipda Suprapto melalui AKP Agus Sugiharto menekankan bahwa latihan tidak hanya bertujuan mengejar prestasi dalam perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme personel dalam memahami fungsi dan mekanisme kerja senjata api yang digunakan saat bertugas.

Setelah menerima arahan para peserta mengikuti sesi drill yang dipandu instruktur Briptu Fariz. Pada tahap ini anggota diberikan penjelasan mengenai prosedur yang benar dalam membongkar dan memasang kembali komponen senjata SS1-V1.

Latihan berlangsung secara bertahap. Setiap anggota diminta mempraktikkan teknik yang telah diberikan secara berulang. Metode tersebut dilakukan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.

Para peserta terlihat saling mengamati dan mengevaluasi satu sama lain. Instruktur juga memberikan koreksi secara langsung apabila ditemukan kesalahan dalam proses bongkar pasang senjata. Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap personel memiliki pemahaman yang sama dan mampu menjalankan prosedur dengan tepat.

Memasuki sesi berikutnya suasana latihan menjadi lebih kompetitif. Seluruh anggota diberikan kesempatan untuk menguji kemampuan masing-masing melalui simulasi lomba. 


Dalam sesi ini peserta dituntut menunjukkan kecepatan dan ketepatan saat membongkar maupun memasang kembali senjata.

Waktu pengerjaan menjadi salah satu indikator penilaian. Namun ketepatan prosedur tetap menjadi aspek utama yang diperhatikan oleh tim penilai. Setiap kesalahan dalam tahapan pelaksanaan dapat memengaruhi hasil akhir peserta.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi lomba keterampilan yang akan digelar di tingkat Polda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

"Latihan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota. Selain sebagai persiapan lomba kegiatan ini juga bertujuan memperkuat pemahaman personel terhadap penggunaan dan perawatan senjata dinas," kata Suprapto.

Menurutnya penguasaan teknik bongkar pasang senjata menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Kemampuan tersebut tidak hanya berguna saat mengikuti perlombaan tetapi juga mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

"Ketepatan dan pemahaman terhadap setiap komponen senjata sangat penting. Karena itu latihan dilakukan secara berulang agar anggota semakin terampil dan percaya diri," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung seluruh personel menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh. Tim instruktur melakukan evaluasi terhadap kecepatan pelaksanaan ketepatan prosedur serta pemahaman peserta mengenai fungsi setiap bagian senjata.

Dari hasil kompetisi internal yang digelar pada akhir kegiatan terpilih tiga anggota Sat Samapta dengan catatan waktu tercepat dan tingkat ketepatan terbaik. Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai wakil Sat Samapta Polres Lumajang untuk mengikuti lomba tingkat Polda Jawa Timur.

Suprapto berharap para peserta yang terpilih mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Polres Lumajang dalam ajang tersebut.

"Kami optimistis anggota yang terpilih dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Yang terpenting adalah menjaga disiplin latihan dan terus meningkatkan keterampilan sehingga siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Latihan yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan lancar dan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Sat Samapta Polres Lumajang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjaga profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian.(Imam)

10/06/2026

Polres Lumajang Rotasi Pejabat, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Berganti


Lumajang , (Onenewsjatim) –
Polres Lumajang melakukan pergantian sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (9/6/2026).

Pergantian jabatan yang menjadi sorotan dalam mutasi kali ini adalah posisi Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. 

Jabatan Kasat Reskrim yang sebelumnya diemban AKP Pras Adinata S.Tr.K., S.I.K., resmi diserahterimakan kepada Iptu M. Ari Nuzul Aulia S.Tr.K., S.I.K., M.Si. Sementara itu, jabatan Kasat Narkoba yang sebelumnya dijabat AKP I Gede Putu Wiranata S.H., M.H., kini dipercayakan kepada Iptu Dwi Sugiyanto, S.H.

Selain dua jabatan strategis tersebut, Polres Lumajang juga melakukan rotasi pada sejumlah posisi lainnya sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi. Tujuannya agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan adaptif dalam menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Alex dalam amanatnya.

Menurutnya, pergantian pejabat tidak boleh mengganggu jalannya program kerja yang telah dirintis sebelumnya. Sebaliknya, pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan capaian yang sudah ada sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kontinuitas program kerja harus tetap terjaga meskipun terjadi pergantian pejabat. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus menghadirkan inovasi demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam rotasi tersebut, AKP Agus Sugiharto dipercaya menjabat Kasat Samapta menggantikan AKP Sajito. Sebelumnya, Agus menjabat sebagai Kapolsek Jatiroto.

Selanjutnya, AKP Sajito mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Ranuyoso menggantikan AKP Imam Soepardi yang dimutasi menjadi Kapolsek Jatiroto.

Pergantian juga terjadi di tingkat kepolisian sektor. Jabatan Kapolsek Randuagung yang sebelumnya diemban Iptu Dirga Pradhira Irianto kini dijabat Iptu Edi Kuswanto. Sementara jabatan Kapolsek Lumajang Kota diserahterimakan kepada Iptu Zainul Abidin.

Alex menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada institusi maupun masyarakat.

“Kewenangan dalam organisasi bisa didelegasikan, tetapi tanggung jawab tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. Karena itu, setiap pejabat harus mampu mempertanggungjawabkan tugas dan kewenangannya kepada institusi, masyarakat, serta kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Alex juga mengingatkan seluruh personel Polres Lumajang untuk terus menjaga profesionalisme, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Masyarakat mengharapkan kehadiran Polri yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Oleh sebab itu, laksanakan tugas secara profesional, proporsional, objektif, dan penuh keikhlasan dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.


05/06/2026

Antusiasme TNI, Polri, dan Warga Warnai Donor Darah Hari Bhayangkara di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejak pagi, suasana halaman Mapolres Lumajang tampak lebih ramai dari biasanya, Jumat (5/6/2026). Personel Polres Lumajang, anggota Kodim 0821/Lumajang, Bhayangkari, Pramuka, hingga masyarakat umum datang silih berganti untuk mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Mereka terlihat antusias menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah. Kegiatan yang dikemas dalam bakti kesehatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang mengedepankan aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sebelum melakukan donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi fisik secara umum. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pendonor berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat medis.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, donor darah merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurut dia, setetes darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan hidup bagi mereka yang sedang membutuhkan bantuan.

"Kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan," kata Alex di sela kegiatan.

Ia menuturkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lumajang menargetkan terkumpulnya puluhan kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Menurut Alex, kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. Karena itu, partisipasi anggota Polri bersama masyarakat dalam kegiatan donor darah menjadi kontribusi nyata untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti donor darah tidak hanya bertujuan membantu sesama, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi warga," ucapnya.


14/05/2026

Antisipasi 3C dan Narkoba, Polisi Gelar Patroli KRYD di Jalur Nasional Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Kepolisian di wilayah Kabupaten Lumajang. 

Seperti yang dilakukan anggota Polsek Tempeh bersama Polsek Sumbersuko yang melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Jalan Raya Nasional Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Rabu (13/5/2026) malam.

Patroli gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin dengan melibatkan personel gabungan dari dua polsek. 

Kegiatan difokuskan pada antisipasi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas dan Curanmor), peredaran narkoba, senjata tajam, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Sejak malam hingga dini hari, petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan di sepanjang jalur nasional yang kerap menjadi akses utama kendaraan antar daerah. 

Kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas dihentikan secara humanis untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas memeriksa identitas pengendara, surat-surat kendaraan, hingga barang bawaan guna memastikan tidak ada benda berbahaya maupun barang terlarang yang dibawa pengendara. 

Pemeriksaan dilakukan secara selektif namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dari hasil patroli dan pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya senjata tajam, narkoba maupun barang mencurigakan lainnya. 

Selain itu, aparat juga memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara yang kedapatan belum melengkapi dokumen kendaraan bermotor.

Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin mengatakan patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Patroli gabungan ini kami lakukan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya. Jalur nasional merupakan akses vital dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pengawasan secara rutin,” ujar AKP Syamsul Arifin saat ditemui di lokasi patroli.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan efek cegah terhadap pelaku kriminalitas. Selain pemeriksaan kendaraan, personel juga melakukan dialog dengan masyarakat dan pengguna jalan.

“Kami mengedepankan patroli humanis. Selain melakukan pemeriksaan, anggota juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

AKP Syamsul Arifin menambahkan, patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara berkala, terutama pada jam-jam rawan dan titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

Di lapangan, keberadaan aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan. 

Sejumlah pengendara mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian, terutama di jalur nasional yang ramai dilalui kendaraan pada malam hari.

Hingga Matahari Terbit, Polisi Lumajang Intensifkan Patroli Jalur Nasional dan Titik Rawan


Lumajang , (Onenewsjatim)
– Suasana dini hari di sejumlah ruas jalan Kabupaten Lumajang tampak berbeda pada Kamis (14/5/2026). Saat sebagian besar warga masih terlelap, personel Satuan Samapta Polres Lumajang justru bergerak menyusuri jalur-jalur rawan kriminalitas dalam patroli Perintis Presisi guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Patroli yang dimulai sejak dini hari hingga matahari terbit itu dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Sajito, S.H., M.H., bersama empat personel Sat Samapta menggunakan kendaraan patroli dinas.

Sorot lampu rotator biru mobil patroli tampak menyala saat petugas memasuki jalur nasional wilayah Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto. Ruas jalan yang dikenal cukup ramai dilalui kendaraan angkutan dan pengguna jalan antarwilayah tersebut menjadi titik awal patroli.

Petugas melakukan pemantauan situasi kamtibmas, menyisir titik-titik yang dinilai rawan aksi kriminalitas jalanan, balap liar hingga potensi gangguan keamanan lainnya.

“Patroli Perintis Presisi ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi,” ujar AKP Sajito saat ditemui di sela patroli.

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan pada waktu rawan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan niat para pelaku kejahatan.

Setelah situasi di wilayah Jatiroto dipastikan aman dan kondusif, rombongan patroli melanjutkan penyisiran menuju Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Di lokasi tersebut, personel Sat Samapta bergabung dengan anggota Polsek Randuagung untuk memperkuat pemantauan keamanan wilayah. Petugas tampak beberapa kali berhenti untuk mengawasi arus lalu lintas serta memantau aktivitas masyarakat yang mulai beraktivitas menjelang subuh.

AKP Sajito mengatakan patroli gabungan menjadi bentuk sinergitas antara fungsi Samapta dan jajaran polsek dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas, terutama pada jam-jam rawan dini hari hingga pagi hari. Kehadiran patroli ini juga untuk memberikan efek cegah dan efek jera atau show of force terhadap para pelaku tindak pidana,” tegasnya.

Sekitar pukul 04.00 WIB, patroli kembali bergerak menuju wilayah Kecamatan Kedungjajang. Udara dingin dini hari dan kondisi jalan yang mulai diselimuti kabut tipis tidak menyurutkan semangat personel dalam melakukan pemantauan.

Namun di tengah perjalanan, petugas mendapati seorang pengendara sepeda motor asal Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, mengalami kendala akibat kehabisan bahan bakar di jalan raya.

Tanpa ragu, personel Sat Samapta langsung berhenti dan membantu pengendara tersebut agar dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

“Mudah-mudahan bensin ini cukup sampai Sumbersuko dan sampai rumah di Mojosari,” kata AKP Sajito sambil menyerahkan bantuan bahan bakar kepada pengendara motor tersebut.

Aksi spontan anggota kepolisian itu mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sikap humanis personel patroli dinilai menjadi bukti bahwa kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Usai membantu pengendara motor, patroli kembali dilanjutkan menuju kawasan Jembatan Grobogan di Kecamatan Kedungjajang hingga matahari mulai terbit.

Sepanjang patroli berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Polisi memastikan kegiatan patroli rutin akan terus dilakukan secara intensif pada jam-jam rawan sebagai upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

AKP Sajito menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli preventif di sejumlah titik rawan kriminalitas guna menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

02/05/2026

Komitmen Jaga Integritas, Satreskrim Polres Probolinggo Rutin Tes Urine dan Cek Senpi


Probolinggo, (Onenewsjatim) 
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalitas dan integritas personel melalui kegiatan rutin tes urine serta pengecekan senjata api (senpi) dinas, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Mapolres Probolinggo itu melibatkan fungsi pengawasan internal bersama tim Dokkes Polres Probolinggo. 

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh personel Satreskrim sebagai langkah preventif guna memastikan anggota tetap disiplin dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Probolinggo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengawasan internal sekaligus upaya menjaga marwah institusi kepolisian di tengah tuntutan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.

“Kami ingin memastikan seluruh personel bebas dari penyalahgunaan narkoba serta menggunakan senjata api sesuai prosedur yang berlaku. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga disiplin dan integritas anggota,” ujar AKBP Wahyudin Latif.

Dalam pelaksanaannya, tes urine dilakukan secara mendadak untuk memastikan tidak ada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Dari hasil pemeriksaan, seluruh anggota yang mengikuti kegiatan dinyatakan negatif narkoba.

Selain tes urine, jajaran pengawas internal juga melakukan pengecekan senjata api dinas milik personel. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, kondisi fisik senjata, kelayakan penggunaan, hingga standar keamanan dalam penyimpanan dan penggunaan senpi.

AKBP Wahyudin Latif menegaskan, pengecekan berkala terhadap senjata api sangat penting untuk meminimalisasi potensi penyalahgunaan maupun kelalaian yang dapat membahayakan anggota maupun masyarakat.

“Pengecekan senpi secara rutin menjadi bagian dari pengawasan internal agar seluruh personel memahami tanggung jawab dalam penggunaan senjata api dinas. Senpi harus digunakan secara profesional, terukur, dan sesuai aturan,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran signifikan terkait kepemilikan maupun penggunaan senjata api dinas. Meski demikian, seluruh personel tetap diberikan penekanan agar senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan kehati-hatian, serta melakukan perawatan senjata secara berkala.

Melalui kegiatan rutin tersebut, Polres Probolinggo berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian terus meningkat. Langkah pengawasan internal ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang bersih, profesional, humanis, dan berintegritas.(Tim)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved