-->

12/02/2026

Babinsa Tukum Dampingi Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Dusun Pandanwangi


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Manggis bagi balita dan lansia di Dusun Pandanwangi, Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Kamis (12/6/2026).

Kegiatan posyandu tersebut diikuti oleh puluhan balita dan warga lanjut usia yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara rutin. Petugas kesehatan dibantu para kader posyandu tampak melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan bagi peserta.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan balita dan lansia di wilayah binaan.

Serda Haeruddin mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk selalu hadir dan membantu setiap kegiatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.

“Kegiatan posyandu ini sangat penting untuk memantau tumbuh kembang balita serta kondisi kesehatan para lansia. Kami sebagai Babinsa selalu siap mendukung dan mendampingi agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, posyandu juga berperan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pencegahan penyakit sejak dini.

“Melalui posyandu, para orang tua bisa mengetahui perkembangan anaknya, sementara lansia dapat memeriksakan kesehatannya secara rutin. Ini sangat membantu dalam upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Haeruddin.

Selain melakukan pendampingan, Babinsa juga turut berinteraksi dengan warga, memberikan motivasi kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke posyandu, serta mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, salah satu kader posyandu setempat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif mendukung kegiatan di desa.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu kelancaran kegiatan, beliau juga sering memberikan semangat kepada warga untuk aktif datang ke posyandu,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, dan Babinsa, diharapkan pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berjalan optimal serta mampu menekan angka stunting dan penyakit pada lansia.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap kegiatan posyandu terus berjalan rutin sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar di lingkungan mereka.

Penulis: Imam 

Editor: Redaksi

26/01/2026

Babinsa Oro Oro Ombo Dampingi Posyandu Harapan Jaya, Perkuat Layanan Kesehatan Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Babinsa Oro Oro Ombo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Serda Yayat Sugiat, melakukan pendampingan kegiatan Posyandu Harapan Jaya di Dusun Kampung Renteng RT 002 RW 005, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (26/1/2026).

Pendampingan dilakukan sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa juga bertujuan memastikan kegiatan Posyandu berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan Posyandu meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, penimbangan balita, imunisasi, serta pemberian vitamin guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. 

Babinsa turut memberikan dukungan moril kepada tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Serda Yayat mengatakan, pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap membantu dan mendampingi kegiatan masyarakat, termasuk Posyandu, agar benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” kata Serda Yayat.

Sementara itu, Bidan Desa Oro Oro Ombo, Ari Peristiwana, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia. 

Pelayanan rutin seperti penimbangan, imunisasi, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan menjadi upaya pencegahan stunting dan deteksi dini gangguan kesehatan.

“Posyandu menjadi sarana penting pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi pola hidup sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Oro Oro Ombo, Ny. Suwarno, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung keberlangsungan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di desa.

“Melalui Posyandu, kami terus mendorong kesadaran masyarakat, khususnya para ibu dan lansia, agar rutin memeriksakan kesehatan. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata Ny. Suwarno.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu, balita, dan lansia semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program Indonesia Sehat.(Pendim 0821)


15/01/2026

Perkuat Nilai Kemanusiaan, Babinsa Kunir Kidul Dampingi Kegiatan Donor Darah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kepedulian terhadap kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, dengan turut serta mendampingi dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar di Balai Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Desa Kunir Kidul, Palang Merah Indonesia (PMI), serta dukungan aktif TNI melalui peran Babinsa di wilayah binaan. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari, mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Babinsa Kunir Kidul, Serda Eko Susanto, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan donor darah tidak hanya bernilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami selalu siap mendukung kegiatan positif di wilayah binaan, terlebih yang berkaitan dengan kemanusiaan. Donor darah ini sangat bermanfaat dan semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap dia.

Kepala Desa Kunir Kidul, Drajat Ali Fatoni, menjelaskan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah tersebut menjadi cerminan kepedulian sosial warga yang terus tumbuh dan terjaga. 

Ia menuturkan bahwa warga dari berbagai kalangan secara sukarela hadir dan mengikuti seluruh tahapan donor darah dengan penuh kesadaran dan semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat baik. Warga datang dengan kesadaran sendiri untuk mendonorkan darahnya demi membantu sesama. Ini menunjukkan bahwa rasa empati dan kepedulian sosial masyarakat Kunir Kidul semakin kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan donor darah, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Desa Kunir Kidul terus terjaga. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Pendim0821)

10/01/2026

Sekitar 30 Balita Ikuti Posyandu Pelangi, Babinsa Beri Pendampingan Penuh


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Kutorenon Koramil 0821-02/Sukodono, Serda Muhammad Yani, yang melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan di Posyandu Pelangi, Dusun Kepuh RT 001 RW 003, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan Posyandu yang rutin digelar tersebut menjadi garda terdepan dalam upaya pemantauan tumbuh kembang balita serta pencegahan dini berbagai permasalahan kesehatan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk aktif mengikuti layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.

Pendampingan dilakukan sejak awal kegiatan hingga selesai, mulai dari penimbangan balita, pencatatan perkembangan berat dan tinggi badan, hingga pemberian vitamin dan imunisasi sesuai jadwal. Tercatat sekitar 30 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang dilaksanakan dengan penuh antusias oleh para orang tua.

Serda Muhammad Yani menegaskan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan balita merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. 

“Kami siap bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar dia.

Bidan Desa Kutorenon, Desie Lilavati Vijaganita, S.ST, menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas kesehatan generasi muda sejak dini. 

“Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan balita secara berkala, mendeteksi dini stunting, serta memberikan edukasi kesehatan dan tentunya partisipasi orang tua untuk terus melakukan pemantauan tumbuh kembang Balitanya," pungkasnya. (Pendim0821)

30/12/2025

Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang Kawal PSN Puskesmas di Kelurahan Citrodiwangsan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar oleh Puskesmas Lumajang di kawasan permukiman warga RW 12, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan PSN tersebut menyasar langsung rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar sebagai langkah antisipatif terhadap berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dengan metode pemeriksaan tempat penampungan air, selokan, hingga sudut-sudut rawan genangan, tim gabungan memastikan lingkungan warga tetap bersih dan sehat.

Babinsa Citrodiwangsan, Sertu Hari Suyono, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan PSN merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, pencegahan penyakit tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk aparat kewilayahan dan masyarakat itu sendiri.

“Pendampingan ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendorong kesadaran warga agar rutin menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat penyakit sudah merebak,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Kelurahan Citrodiwangsan, Septin Murdyastuti, Amd.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan PSN merupakan agenda rutin yang terus digalakkan, terutama saat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya penerapan 3M Plus sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam memutus siklus hidup nyamuk.

“Melalui PSN ini, kami juga memberikan edukasi langsung kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan rumah masing-masing. Jika dilakukan secara konsisten, risiko DBD dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Plt Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., mengapresiasi kolaborasi bersama tenaga kesehatan, dan masyarakat. Ia menilai kegiatan PSN bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

“Kami berharap kesadaran warga terus meningkat. PSN ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas, melainkan gerakan bersama demi kualitas hidup masyarakat Citrodiwangsan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan adanya pendampingan Babinsa dalam kegiatan PSN, diharapkan sinergi lintas sektor semakin solid dan mampu menjadi benteng awal dalam menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit menular berbasis lingkungan. (Pendim0821)

16/12/2025

Musim Hujan dan Perubahan Iklim Picu Ancaman DBD, Masyarakat Diminta Waspada


Foto ilustrasi (pakai Ai)

Lampung, (Onenewsjatim) – Musim hujan yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim menjadi perhatian serius di sektor kesehatan. 

Salah satu dampak yang paling dirasakan masyarakat adalah meningkatnya ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya keterkaitan erat antara perubahan iklim dan peningkatan kasus DBD. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Neglected Tropical Diseases oleh Ryan et al. (2021) mengungkapkan bahwa curah hujan tinggi yang disertai peningkatan suhu dan kelembapan menciptakan kondisi ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Hal senada juga disampaikan dalam penelitian The Association Between Dengue Case and Climate: A Systematic Review and Meta-analysis yang menyebutkan bahwa perubahan iklim berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kasus DBD. 

Kasus DBD umumnya meningkat saat dan setelah puncak musim hujan, terutama akibat banyaknya genangan air di lingkungan sekitar.

Genangan air di sekitar rumah, selokan yang tersumbat, serta tempat penampungan air yang tidak tertutup rapat menjadi lokasi favorit nyamuk untuk bertelur. 

Selain itu, perubahan iklim global menyebabkan musim hujan berlangsung lebih lama, sehingga risiko penularan DBD semakin besar.

Tak hanya meningkatkan jumlah kasus, perubahan iklim juga memperluas wilayah penyebaran nyamuk pembawa virus dengue, termasuk ke daerah yang sebelumnya jarang terdampak. Suhu yang lebih hangat membuat siklus hidup nyamuk berlangsung lebih cepat dan meningkatkan potensi penularan penyakit ke manusia.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat lonjakan signifikan kasus DBD. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2024, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 257.271 kasus DBD dengan 1.461 kematian. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 114.720 kasus dengan 894 kematian.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diwaspadai setiap tahun, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, upaya pencegahan terus digencarkan melalui pengendalian berbasis lingkungan.

Pengendalian DBD dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas. Langkah tambahan meliputi penggunaan larvasida dan perbaikan sistem drainase agar tidak menimbulkan genangan air.

Larvasida berfungsi membasmi jentik nyamuk pada tempat air yang sulit dikuras, seperti bak mandi atau toren air, sehingga mencegah jentik berkembang menjadi nyamuk dewasa. 

Sementara itu, perbaikan drainase bertujuan menjaga saluran air tetap bersih dan lancar.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga disarankan menggunakan perlindungan tambahan seperti kelambu saat tidur, obat anti nyamuk, serta alat pengusir nyamuk elektrik. 

Langkah ini dinilai efektif mengurangi risiko gigitan nyamuk, terutama pada pagi dan sore hari saat nyamuk Aedes paling aktif, sebagaimana direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan DBD. Kementerian Kesehatan RI terus menggalakkan Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (G1R1J) agar pemantauan jentik nyamuk dapat dilakukan secara mandiri di setiap rumah.

Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara rutin, risiko penularan DBD diharapkan dapat ditekan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada selama musim hujan demi melindungi diri dan keluarga dari ancaman penyakit DBD.

Daftar Pustaka:

Abdulah, et all. 2025. The association between dengue case and climate: A systematic review and meta-analysis. journal homepage: www.elsevier.com/locate/onehlt 

Ebi, K. L., & Hess, J. J. (2023). Health risks due to climate change: Inequity in causes and consequences.Health Affairs, 42(12), 1812–1819. https://www.healthaffairs.org/doi/10.1377/hlthaff.2023.00778

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, 14 November). Waspada Penyakit di Musim Hujan. Diakses melalui: https://kemkes.go.id/id/waspada-penyakit-di-musim-hujan

Kementerian Kesehatan RI. (2024). 5 Langkah Sehat Terhindar dari DBD selama Musim Hujan. Portal Ayosehat. Diakses melalui: https://ayosehat.kemkes.go.id/5-langkah-sehat-terhindar-dari-dbd-selama-musim-hujan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025).

Profil Kesehatan Indonesia 2024. Diakses melaui: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2024

Ryan, S. J., Carlson, C. J., Mordecai, E. A., & Johnson, L. R. (2021).

Global expansion and redistribution of Aedes-borne virus transmission risk with climate change. PLoS Neglected Tropical Diseases, 15(3), e0009130.

https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009130World Health Organization. (2023).

Dengue and severe dengue – Fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue


Penulis: Audria Octa A.W.L, Amd.Keb., S.KM.

Editor: Imam 



15/12/2025

Sinergi TNI dan Puskesmas, Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak Digelar di Pronojiwo


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak terus digalakkan di wilayah. Babinsa Pronojiwo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Sertu Akhir Suhud melaksanakan kegiatan pendampingan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Pronojiwo di Posyandu Bougenville, Dusun Kalibening, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (15/12/2025).

Kegiatan tersebut menyasar kelompok rentan kesehatan, dengan memberikan edukasi seputar pentingnya pemenuhan gizi seimbang, perawatan kehamilan, ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin.

Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 8 ibu hamil, 14 ibu menyusui, dan 17 balita mengikuti penyuluhan dengan penuh antusias. Selain menerima materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan konsultasi langsung terkait kondisi kesehatan yang dialami, sehingga penyuluhan berlangsung interaktif dan komunikatif.

Sertu Akhir Suhud menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya kesehatan ibu dan anak sejak dini. 

“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk selalu hadir dan mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Melalui penyuluhan ini, kami berharap para ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, asupan gizi, serta rutin memeriksakan kondisi ke Posyandu, sehingga dapat mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.” kata dia.

Sementara itu, Bidan Ika Rini Puspitasari menegaskan bahwa peran lintas sektor, termasuk Babinsa, sangat membantu kelancaran kegiatan Posyandu. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita lebih peduli terhadap pola hidup sehat dan rutin memanfaatkan layanan kesehatan.

“Penyuluhan ini bertujuan memberikan edukasi tentang perawatan kehamilan, pentingnya ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Dengan adanya dukungan dan pendampingan dari Babinsa, kegiatan Posyandu berjalan lebih tertib dan lancar, serta partisipasi ibu-ibu semakin meningkat. Kami berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kesehatan ibu dan anak.”

Melalui kegiatan penyuluhan yang berkelanjutan dan pendampingan yang optimal, Posyandu Bougenville diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Pronojiwo. (Pendim0821)

14/12/2025

Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan, Posyandu Karanganyar Layani Puluhan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito, melaksanakan pendampingan sekaligus monitoring kegiatan Posyandu yang digelar di Kantor Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (14/12/2025).

Kegiatan Posyandu tersebut diikuti oleh 36 balita, yang mendapatkan pelayanan kesehatan rutin berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. 

Pendampingan Babinsa dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Posyandu oleh Bidan Desa Karanganyar, Titin Sri Purwati, Amd.Keb, yang memberikan pelayanan kesehatan sekaligus edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan kesehatan balita secara berkala.

Saat dikonfirmasi Sertu Taufiq Abdul Lukito menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. 

Menurutnya, kesehatan anak merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan balita. Dengan Posyandu yang rutin dan tertib, diharapkan tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Titin Sri Purwati mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran serta kehadiran masyarakat dalam setiap kegiatan Posyandu. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat membantu kelancaran pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Melalui kegiatan pendampingan Posyandu tersebut, Babinsa Karanganyar tidak hanya menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved