Lumajang, (Onenewsjatim)-Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kali Asem, Dusun Krajan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Memasuki tahap akhir penyelesaian, Babinsa Karanganom Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Bejo Utomo, bersama warga dan para pekerja melanjutkan pengerjaan pengecatan pagar jembatan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan pengecatan pagar tersebut merupakan bagian dari tahap finishing yang bertujuan tidak hanya memperindah tampilan jembatan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap material besi dari pengaruh cuaca dan risiko korosi sehingga usia pakai jembatan menjadi lebih panjang.
Di lokasi pekerjaan, tampak Babinsa bersama warga dan pekerja saling bahu-membahu menyelesaikan setiap bagian pagar dengan penuh ketelitian. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan.
Dalam kesempatan itu, Sertu Bejo Utomo mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami akan terus mendampingi hingga pembangunan selesai. Jembatan ini diharapkan menjadi sarana penghubung yang aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas dan kegiatan perekonomian,” ungkap dia.
Sementara itu di tempat terpisah, Danramil 0821-17/Pasrujambe Kapten Arm Ony Ariyanto, S.H., menerangkan bahwa progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda hingga tanggal 14 Juni 2026 telah mencapai 93,46 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jembatan kini semakin mendekati tahap penyelesaian dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Dengan progres yang telah mencapai lebih dari 93 persen, saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian tahap akhir agar jembatan dapat segera difungsikan. Kami berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga melalui konektivitas yang semakin baik.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, penyelesaian Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti bahwa pembangunan yang melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat akan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan desa. (Pendim0821)









FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram