-->

09/10/2026

Cegah DBD, Babinsa dan Petugas Kesehatan Sisir Permukiman Warga Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) dilakukan melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di RW 13, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Serka Darsono, mendampingi tim kesehatan dari puskesmas bersama pemerintah kelurahan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan lingkungan permukiman, terutama tempat-tempat yang berpotensi menampung air dan menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue penyebab DBD.

Serka Darsono mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut. Karena itu, warga diimbau tidak hanya menjaga kebersihan saat kegiatan PSN berlangsung, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami mengajak warga membiasakan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air," kata Darsono.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan tambahan untuk mengurangi risiko perkembangbiakan nyamuk di lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan Wisnu Nur Rochman mengatakan, upaya pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan hingga masyarakat.

Menurut dia, menjaga kebersihan lingkungan secara rutin merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya sarang nyamuk.

Hal senada disampaikan bidan Septin Murdyastuti yang turut mendukung kegiatan tersebut bersama tenaga kesehatan. Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit.

Melalui kegiatan PSN ini, warga RW 13 diharapkan semakin aktif memeriksa tempat penampungan air dan membersihkan lingkungan secara berkala.

Sinergi TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan DBD sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang bersih dan sehat.(Pendim 0821)

Kawal Bantuan untuk Rakyat, Babinsa Sawaran Kulon Hadir dalam Penyaluran BLT DD


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat diwujudkan melalui pendampingan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga yang membutuhkan. Babinsa Sawaran Kulon Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Sertu Moh. Saeroji, melaksanakan pendampingan penyerahan BLT DD periode Agustus hingga Oktober 2026 di Aula Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran penyaluran bantuan pemerintah desa sekaligus memastikan proses penyerahan berlangsung tertib, aman, dan transparan. Sebanyak 10 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan.

Untuk periode Agustus hingga Oktober 2026, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan dengan total Rp900.000, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga serta meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Moh. Saeroji menyampaikan bahwa dirinya turut memantau jalannya penyaluran dan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar. Kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk pendampingan kewilayahan dalam mengawal program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pendampingan penyaluran BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan prioritas keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sawaran Kulon, Sudarmi, S.AP., menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Pemerintah desa berupaya melaksanakan penyaluran sesuai ketentuan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir mendampingi masyarakat, mendukung program pemerintah, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. (Pendim0821)

Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Blokade Jalan HGU PT Kalijeruk Baru, Total 5 Orang Diamankan


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Polres Lumajang kembali mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pemblokiran jalan perkebunan milik PT Kalijeruk Baru di Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dengan penangkapan tersebut, total lima orang telah diamankan polisi terkait aksi penutupan akses jalan di kawasan perkebunan yang memiliki hak guna usaha (HGU) tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, tiga orang itu ditangkap pada Kamis (8/10/2026), saat petugas melanjutkan operasi pembukaan blokade jalan yang telah berlangsung selama dua hari.

"Jadi, ada tambahan lagi tiga orang pelaku yang diamankan," kata Riki di Lumajang, Jumat (9/10/2026).

Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial M, J, dan H. Mereka diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Randuagung dan Klakah.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan dua orang dalam penanganan kasus pemblokiran akses jalan perkebunan tersebut pada Rabu (7/10/2026).

Riki menjelaskan, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk mendalami keterlibatan ketiga orang yang baru diamankan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penentuan status hukum mereka.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa tong yang dicor dan digunakan untuk menghalangi akses jalan perkebunan.

Selain itu, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat.

"Hampir 10 orang saksi sudah diperiksa. Tinggal memanggil kepala desa untuk dimintai keterangan," ujar Riki.

Penanganan perkara tersebut berkaitan dengan aksi pemasangan patok dan material penghalang yang menutup akses jalan di area perkebunan PT Kalijeruk Baru. Sebelumnya, petugas melakukan penindakan sekaligus membuka paksa blokade tersebut.

Kapolres menilai aksi pemblokiran jalan secara sepihak itu sebagai tindakan yang mengarah pada premanisme karena dinilai mengganggu aktivitas pihak perkebunan.

Menurut Riki, perusahaan tersebut telah memperpanjang izin HGU yang di dalamnya mencakup peralihan fungsi lahan untuk penanaman tebu.

Ia menyebut, berdasarkan hasil penelusuran awal, aksi tersebut diduga berkaitan dengan permintaan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan dengan menghasut warga sekitar.

"Motifnya itu meminta CSR dengan cara menghasut warga sekitar, padahal pelaku merupakan orang luar. Aktor utamanya inisial B yang kita buru saat ini," tegasnya.

Polisi masih memburu seseorang berinisial B yang disebut Kapolres sebagai aktor utama dalam aksi tersebut.

Penyidik juga terus mendalami peran masing-masing pihak untuk mengungkap secara utuh dugaan keterlibatan mereka dalam pemblokiran akses jalan perkebunan PT Kalijeruk Baru.

Raih Medali Asian Games 2026, Atlet Lumajang Disambut Ratusan Pelajar


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Tiga atlet asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang berlaga di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, disambut meriah saat kembali ke kampung halaman. Dua di antaranya sukses membawa pulang medali, yakni perak dan perunggu.

Ketiga atlet tersebut adalah Feri Yudoyono dan Zaenal Fanani dari cabang olahraga balap sepeda serta Saiful Rizal dari cabang olahraga sepak takraw.

Kedatangan mereka disambut langsung Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma. Para atlet diarak melintasi jalan protokol Kota Lumajang dan disambut ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Sorakan, tepuk tangan, serta kibaran bendera Merah Putih mewarnai penyambutan tersebut. Para atlet juga melambaikan tangan kepada masyarakat yang berjejer di sepanjang jalan.

Dua atlet yang berhasil meraih medali adalah Feri Yudoyono, warga Kecamatan Kunir, yang menyabet perunggu pada nomor Men's Cross Country Mountain Bike, serta Saiful Rizal, warga Kecamatan Pronojiwo, yang membawa pulang medali perak dan perunggu dari cabang sepak takraw.

Feri mengaku sangat bahagia bisa meraih medali perunggu di ajang olahraga tingkat Asia tersebut. Prestasi itu menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya di nomor balap sepeda lintas alam.

"Senang banget mendapatkan medali perunggu di Asian Games. Mungkin di Men's Cross Country Mountain Bike baru kali ini mendapatkan medali di ajang Asian Games, jadi senang banget," kata Feri.

Perjuangan Feri untuk meraih medali tidak berjalan mudah. Ia mengaku sempat terjatuh ketika perlombaan menyisakan kurang dari setengah putaran. Padahal, saat itu dirinya masih bersaing untuk memperebutkan medali emas dan perak.

Meski terjatuh, Feri berusaha bangkit dan melanjutkan perlombaan hingga garis finis. Ia mengaku tidak ingin menyerah sebelum menyelesaikan pertandingan.

"Walaupun susah-susah, dalam hati tidak ada kata menyerah. Jadi, saya berjuang sampai selesai. Alhamdulillah mendapatkan medali," ujarnya.

Ke depan, Feri berharap bisa terus meningkatkan kemampuan melalui latihan agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi berikutnya.

Sementara itu, Saiful Rizal mengaku bersyukur bisa mempersembahkan dua medali bagi Indonesia. Di usianya yang telah memasuki kepala tiga, ia masih mampu bersaing dan meraih prestasi di level internasional.

Saiful meraih medali perak pada nomor kuadran putra dan medali perunggu pada nomor beregu putra cabang olahraga sepak takraw.

"Alhamdulillah, perasaan saya sangat senang sekali. Di usia saya yang menginjak kepala tiga ini bisa mendapatkan dua medali, yakni perak dan perunggu," ungkap Saiful.

Ia menjelaskan, perjuangan menuju Asian Games juga diwarnai persaingan ketat. Sebelumnya, tim Indonesia mengikuti World Cup di Malaysia sebagai bagian dari rangkaian kompetisi internasional.

Menurutnya, persaingan di kejuaraan tersebut menjadi gambaran kekuatan tim-tim yang kembali dihadapi pada Asian Games di Jepang.

Saiful berharap semakin banyak kompetisi digelar untuk membuka kesempatan bagi atlet muda mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Untuk generasi muda, silakan tunjukkan kepada dunia bahwa kalian bisa lebih baik dari generasi sebelumnya," pesannya.

Bupati Minta Atlet Cetak Generasi Penerus

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengaku bangga atas prestasi yang diraih para atlet. Menurutnya, penyambutan yang melibatkan ratusan siswa diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan motivasi generasi muda untuk mengikuti jejak para atlet berprestasi.

Ia juga meminta Feri Yudoyono dan Saiful Rizal ikut membina atlet-atlet muda agar prestasi balap sepeda dan sepak takraw Lumajang dapat terus berlanjut.

"Saya senang, terutama karena yang menyambut tadi anak-anak sekolah. Ini bisa menjadi semangat dan motivasi buat mereka bahwa Lumajang memiliki atlet berprestasi. Mereka juga bisa menjadi juara," kata Indah.

Indah menyebut pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak terjadi kesenjangan antargenerasi. Ia berharap atlet senior turut berperan dalam melatih dan mencetak bibit-bibit baru yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjutnya, akan mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk memperkuat pembinaan cabang olahraga yang berpotensi menghasilkan atlet berprestasi.

"Kemarin saya sudah bilang kepada Kadispora untuk terus melakukan pembinaan bersama KONI terhadap cabang olahraga yang berpotensi mencetak atlet-atlet yang bisa membawa medali untuk Lumajang," ujarnya.

Selain pembinaan, Pemkab Lumajang juga berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana olahraga sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Terkait penghargaan, atlet peraih medali juga berpeluang mendapatkan apresiasi berupa uang pembinaan. Untuk kategori perorangan, atlet peraih medali emas mendapat Rp 50 juta, perak Rp 40 juta, dan perunggu Rp 30 juta.

Prestasi para atlet tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Lumajang, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di panggung internasional.

08/10/2026

Maut di Jalur Menurun Lumajang, Truk Pasir Hantam Truk dan Avanza, 2 Tewas


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Kecelakaan maut yang melibatkan dua truk pengangkut pasir dan satu unit mobil Toyota Avanza terjadi di Jalan Raya Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (8/10/2026).

Peristiwa tragis tersebut menyebabkan pasangan suami istri (pasutri) meninggal dunia.

Korban tewas adalah Marta Afrilia Fardka (28), sopir truk pasir warga Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, serta istrinya, Eka Yuliasasi (25), warga Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi DK 9654 WL yang dikemudikan oleh Marta melaju dari arah barat (Malang) menuju timur (Lumajang).

Saat melintasi jalanan menurun, kendaraan Hino tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi rem atau rem blong.

"Awalnya kendaraan truk pasir nomor polisi DK 9654 WL yang dikendarai Marta Afrilia Fardka melaju dari arah barat di jalan menurun mengalami rem blong," kata Dendy saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2026).

Lantaran tak terkendali, truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk Mitsubishi bernopol N 9733 UT yang dikemudikan oleh Budi Lestari (45), warga Desa Candipuro, yang saat itu berada di depannya.

Usai menabrak truk di depannya, truk yang dikendarai Marta oleng ke arah kiri lalu terbalik dan menghantam mobil Toyota New Avanza nopol P 1837 AI dari arah berlawanan (Lumajang menuju Malang). 

Mobil Avanza tersebut dikemudikan oleh Nawari (46), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Tegal Ampel, Kabupaten Bondowoso.

Akibat benturan keras itu, Marta mengalami luka serius di bagian kepala, badan, dan kaki. Sedangkan sang istri, Eka Yuliasasi, mengalami luka parah di kepala dan badan.

"Akibatnya pasangan suami istri, Marta Afrilia Fardka dan istrinya, Eka Yuliasasi, mengalami luka-luka. Keduanya meninggal dunia dalam perjalanan (ke rumah sakit)," ungkap Dendy.

Sementara itu, Budi Lestari, pengemudi truk Mitsubishi N 9733 UT, mengalami patah tulang pada kedua tangannya.

"Budi Lestari mengalami patah tulang tangan bagian kanan dan kiri, kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Haryoto Lumajang," terangnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menyimpulkan pengemudi truk DK 9654 WL kurang waspada saat melintasi jalur menurun serta mengalami masalah rem.

"Kurang waspada saat melintasi jalan menurun dan mengalami rem blong sehingga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas," pungkas Dendy.

Detik-detik Kecelakaan Terekam Video dan Viral

Tak lama setelah insiden tersebut terjadi, rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan maut itu beredar luas dan viral di platform media sosial WhatsApp.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat truk bernomor polisi N 9733 UT bermuatan pasir baru saja keluar dari area pertambangan di Desa Sumberwuluh dan hendak bergerak masuk ke jalan raya.

Namun, pada saat yang bersamaan, truk pengangkut pasir lainnya (DK 9654 WL) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Malang menuju Lumajang.

Truk berkecepatan tinggi itu langsung menghantam bagian belakang truk N 9733 UT yang baru keluar dari jalur tambang, hingga menyebabkan kedua kendaraan besar tersebut terguling di tengah jalan raya. (Mam) 


Diksar Saka Bhayangkara, Satlantas Lumajang Berikan Edukasi Keselamatan Berkendara


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang memberikan edukasi keselamatan berkendara (safety riding) kepada anggota Saka Bhayangkara Angkatan XXII Tahun 2026 Kwartir Cabang Lumajang, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) tersebut merupakan bagian dari Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara di Bumi Perkemahan (Bumper) Dadapan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Kami mengimbau anggota Saka Bhayangkara agar selalu tertib berlalu lintas dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan pemahaman tentang kewajiban menggunakan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan benar, termasuk mengunci tali helm hingga berbunyi klik, meskipun berkendara dalam jarak dekat.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai posisi duduk yang aman saat berboncengan menggunakan sepeda motor. Selain itu, petugas membagikan brosur imbauan tertib berlalu lintas sebagai sarana edukasi.

AKP Bayu berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong anggota Saka Bhayangkara menerapkan perilaku berkendara yang aman sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.

“Melalui edukasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat sehingga pelanggaran dapat ditekan dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan,” tutupnya.

Pasma Royce Tinggalkan Polda Jatim, Siap Emban Amanah Baru sebagai Kapolda Bali


Surabaya, (Onenewsjatim)–
Keluarga besar Polda Jawa Timur melepas Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Kamis (8/10/2026).

Acara silaturahmi dan pelepasan tugas tersebut berlangsung di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur. Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Jawa Timur.

Turut hadir para pejabat utama Polda Jatim, serta para kapolres, kapolresta, dan kapolrestabes jajaran Polda Jatim bersama pendamping.

Sebelumnya, Pasma Royce menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur sejak September 2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya.

Dalam sambutannya, Nanang Avianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Pasma Royce selama bertugas di lingkungan Polda Jawa Timur.

Menurut Nanang, Pasma merupakan sosok perwira yang memiliki pengalaman di bidang operasional, reserse, dan kewilayahan. Ia juga dinilai mampu membangun komunikasi serta memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Sejak September 2024, Bapak Pasma Royce telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Polda Jawa Timur sebagai Wakapolda. Sebelumnya, beliau juga telah memberikan pengabdian yang kuat saat menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya,” ujar Nanang.

Ia menambahkan, kemampuan Pasma dalam menjalin komunikasi dengan berbagai pihak turut mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur.

Komunikasi tersebut dibangun dengan berbagai kalangan, mulai dari ulama, tokoh agama, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, kalangan pekerja, organisasi masyarakat, hingga kelompok masyarakat lainnya.

“Bapak Pasma mampu hadir dalam berbagai ruang. Beliau aktif berkomunikasi dengan para ulama, tokoh agama, Forkopimda, TNI, kalangan pekerja, organisasi masyarakat, hingga berbagai lapisan masyarakat,” katanya.

Pasma Royce Sampaikan Terima Kasih

Dalam kesempatan yang sama, Pasma Royce menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jatim atas arahan dan bimbingan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Wakapolda.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pejabat utama, kapolres jajaran, perwira, anggota Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Jawa Timur.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh Pejabat Utama, Kapolres jajaran, para perwira, anggota, serta ASN Polda Jawa Timur atas dedikasi, loyalitas, kerja sama, dan dukungan tulus yang telah diberikan selama ini,” ujar Pasma.

Menurut dia, kebersamaan seluruh jajaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya.

Pasma juga menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolda Jatim dan seluruh keluarga besar Polda Jawa Timur apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun kekhilafan.

“Saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda dan seluruh keluarga besar Polda Jawa Timur,” tuturnya.

Menjelang tugas barunya sebagai Kapolda Bali, Pasma memohon doa restu agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah.

Ia berharap hubungan silaturahmi dan persaudaraan yang telah terjalin selama bertugas di Jawa Timur tetap terjaga meskipun nantinya berada di wilayah penugasan yang berbeda.

“Kami berharap tali silaturahmi, persaudaraan, dan hubungan kekeluargaan yang telah terjalin erat di Jawa Timur ini tetap terjaga dengan baik, meski nantinya kami dipisahkan oleh jarak dan wilayah tugas yang berbeda,” pungkasnya.

Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan dan kebersamaan keluarga besar Polda Jawa Timur atas pengabdian Pasma Royce selama bertugas di Jawa Timur. (Red)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved