-->

26/06/2026

Sindikat Pencuri 16 Unit AC di Kenpark Surabaya Dibekuk, Kerugian Capai Rp56 Juta


Surabaya, (Onenewsjatim) –
Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Unit Reskrim Polsek Kenjeran berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar fasilitas pendingin ruangan di kawasan wisata Kenjeran Park (Kenpark), Surabaya. 

Dalam pengungkapan tersebut, Empat tersangka yang diduga terlibat dalam pencurian belasan unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark berhasil diamankan.

Keempat tersangka masing-masing berinisial EOBS (19), warga Bulak Setro Utara yang diduga sebagai otak pelaku, AJ (21) asal Bandung yang berperan menjual barang hasil curian, MBZ (26) asal Pasuruan dan IS (23) asal Bandung yang bertugas mengawasi situasi dan turut menikmati hasil kejahatan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, Tiga pelaku lebih dahulu diamankan pada Minggu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. 

“Setelah ketiganya dilakukan interogasi dan pengembangan, satu pelaku lain berhasil kami tangkap di wilayah Malang,” ujar Iptu Suroto, Kamis (25/6/2026).

Sementara itu, Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto menerangkan, kasus ini terungkap setelah saksi berinisial MS menerima laporan dari teknisi terkait hilangnya 16 unit outdoor AC di Tribun Sport Kuda Kenpark. 

"Bersama rekannya, saksi kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan mendapati seluruh unit AC tersebut telah raib lalu melaporkan ke Polsek Kenjeran," ujar Kompol Yuyus.

Kapolsek Kenjeran menambahkan, dari hasil penyelidikan diketahui para pelaku melakukan aksinya secara terencana dan berulang. 

Dari total barang curian tersebut, para tersangka mengaku baru berhasil menjual Tiga unit outdoor AC melalui sistem cash on delivery (COD) yang dipasarkan melalui media sosial Facebook dengan harga Rp1,4 juta.

Hasil penjualan kemudian dibagi rata. AJ, IS dan MBZ masing-masing menerima Rp.400 ribu, sedangkan EOBS memperoleh Rp.200 ribu. 

"Kepada penyidik, para pelaku mengaku uang tersebut telah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Kompol Yuyus.

Akibat pencurian tersebut, pihak pengelola Kenpark mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp56 juta.

Dalam perkara ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit gerobak besi, satu unit sepeda motor Yamaha Mio J warna biru-putih yang digunakan untuk menjual barang hasil curian, serta kwitansi pembelian barang.

“Untuk 12 unit outdoor AC lainnya yang dilaporkan hilang, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim guna mengetahui kemungkinan keterlibatan jaringan lain,” pungkas Kompol Yuyus. (Red)

Oknum ASN di Bondowoso Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemukulan Perawat RSUD


Bondowoso, (Onenewsjatim) - 
Polres Bondowoso Polda Jatim akhirnya menetapkan oknum ASN berinisial APW asal Tenggarang sebagai tersangka kasus dugaan pemukulan terhadap tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Koesnadi.

​Penetapan tersangka tersebut setelah tim Penyidik Satreskrim Polres Bondowoso Polda Jatim melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi korban dan terlapor.

​Kapolres Bondowoso, AKBP Aryo Dwi Wibowo, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motif dugaan pemukulan adalah ketersinggungan.

​Diduga ada perkataan dari nakes yang disampaikan kepada nenek pasien, lalu diteruskan kepada pihak keluarga dan tersangka. Karena tidak terima, terjadilah cekcok yang berujung pada dugaan pemukulan.

​"Motifnya adalah ketersinggungan," ujar AKBP Aryo saat konferensi pers di Mako Polres Bondowoso, Rabu (24/6/2026).

​Menurut AKBP Aryo, dugaan pemukulan tersebut membuat korban mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan. Pihak korban bahkan telah melakukan visum.

​"Untuk saat ini penyidik akan segera melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri Bondowoso," ungkap AKBP Aryo.

​Dikonfirmasi terpisah, Dokter Spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polisi yang dengan respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat khususnya pada kasus ini.

Yusdeny Lanasakti berharap kasus ini diproses secara tuntas dan seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

​Di sisi lain, Yusdeny juga berharap kejadian ini bisa menjadi edukasi bersama agar tidak terulang lagi.

​"Terpenting nakes kita dilindungi. Pekerjaan kita kan berhubungan dengan menyelamatkan jiwa, ya. Harusnya kita dilindungi dalam melaksanakan tugas itu," ujarnya.

​Diberitakan sebelumnya, Viral video seorang perawat diduga dipukul oleh keluarga pasien. 

Video tersebut diunggah di akun media sosial dokter spesialis RSUD dr. Koesnadi, Yusdeny Lanasakti, pada Senin (8/6/2026).

Diketahui perawat tersebut berinisial AP yang bertugas di Ruang Dahlia RSUD dr. Koesnadi Bondowoso. 

Korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bondowoso yang kemudian langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya terlapor ditetapkan tersangka. (Red)

Tiga Jemaah Haji Lumajang Masih Dirawat di Madinah, Kepulangan Ditunda


Lumajang (Onenewsjatim) –
Proses kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Lumajang dari Arab Saudi belum sepenuhnya tuntas. Hingga Jumat (26/6/2026), tiga jemaah masih harus menjalani perawatan di Madinah karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk mengikuti penerbangan ke Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lumajang, Umar Hasan, mengatakan dua jemaah dari Kloter 99, yakni Badhowi dan Sumaris, masih berada di bawah penanganan tim medis akibat mengalami gejala hyponatremia atau kadar natrium dalam darah yang rendah.

"Keduanya masih dirawat di Madinah sehingga belum bisa bergabung dengan rombongan kepulangan kloter kami. Berdasarkan keterangan dokter, mereka diperkirakan membutuhkan perawatan satu hingga dua hari lagi sebelum dinyatakan layak terbang," ujar Umar Hasan.

Menurutnya, kedua jemaah tersebut termasuk kategori risiko tinggi ringan karena faktor usia yang sudah lanjut. Meski demikian, kondisi keduanya terus dipantau dan diharapkan segera pulih agar dapat dipulangkan bersama kloter berikutnya.

Sementara itu, dari Kloter 100 terdapat satu jemaah atas nama Mauhakam yang harus menjalani rawat inap setelah mengalami serangan stroke.

"Alhamdulillah kondisinya sudah stabil, meskipun masih menjalani perawatan dan belum dipindahkan dari ruang perawatan intensif. Untuk sementara beliau belum bisa dipastikan kapan akan dipulangkan," katanya.

Umar Hasan menambahkan, beberapa jemaah lain sempat mendapatkan perawatan medis, namun kini telah dinyatakan layak mengikuti penerbangan menuju Indonesia.

Salah satunya adalah Fadhol yang sebelumnya dirawat akibat gangguan jantung. Setelah kondisi kesehatannya membaik, ia diperbolehkan kembali ke hotel dan mengikuti jadwal kepulangan bersama rombongan.

Selain itu, Amsi dan Sugianto juga sempat menjalani observasi medis karena keluhan penyakit jantung, tekanan darah, dan gangguan lambung. Keduanya telah memperoleh izin dari dokter untuk kembali bersama kloter.

Untuk Kloter 98, Umar Hasan menjelaskan seorang jemaah bernama Narto memang baru keluar dari rumah sakit menjelang jadwal kepulangan. Meski dinyatakan layak terbang, pihaknya telah meminta keluarga menyiapkan ambulans saat penjemputan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai langkah antisipasi.

"Kondisinya memungkinkan untuk terbang, hanya saja kami meminta agar penjemputan menggunakan ambulans demi menjaga keselamatan dan kenyamanan beliau," jelasnya.

Ia juga menyebutkan hingga kini pihaknya masih menunggu laporan lengkap kondisi jemaah pada Kloter 101 yang menjadi rombongan terakhir asal Lumajang.

"Data kesehatan jemaah bersifat dinamis. Ada yang sebelumnya diperkirakan belum layak terbang, tetapi setelah pemeriksaan terakhir ternyata sudah bisa bergabung dengan rombongan," ungkap Umar Hasan.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.256 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang dijadwalkan kembali ke Indonesia pada musim haji tahun ini. Jumlah tersebut merupakan total jemaah yang pulang setelah dua jemaah sebelumnya wafat di Tanah Suci saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

Antrean Panjang Bio Solar di Lumajang, Sopir Harus Berburu BBM hingga Puluhan Kilometer


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Antrean panjang kendaraan angkutan barang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sukodono, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jumat (26/6/2026). 

Puluhan truk pengangkut tebu, truk pasir hingga kendaraan trailer mengular sejak siang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan memanjang hingga ke Jalan Soekarno-Hatta. 

Kondisi tersebut sempat memicu kepadatan arus lalu lintas karena kendaraan dari arah selatan harus menyeberang menuju SPBU. 

Sejumlah truk bahkan terpaksa berhenti di bahu jalan sambil menunggu giliran mengisi BBM.

Salah seorang sopir truk tebu, Riko, mengaku harus mengantre hampir dua jam untuk mendapatkan solar bersubsidi.

"Saya mulai antre sekitar pukul 12.30 WIB, baru bisa mengisi solar sekitar pukul 14.30 WIB," katanya.

Menurut Riko, pembelian solar di SPBU dibatasi maksimal Rp300 ribu untuk setiap kendaraan. Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan perjalanan.

"Kalau isi Rp300 ribu tidak sampai penuh. Untuk perjalanan ke Banyuwangi tidak cukup, paling sampai Jember harus isi lagi. Kalau di Jember juga antre, ya tambah terlambat lagi," ujarnya.

Ia menjelaskan keterlambatan mendapatkan BBM berdampak langsung terhadap aktivitas distribusi tebu menuju sejumlah daerah, seperti Banyuwangi, Lamongan, Blitar, hingga Malang.

"Kalau antreannya lama seperti ini, otomatis pengiriman tebu juga ikut terlambat," imbuhnya.

Riko menambahkan, tidak setiap hari dirinya bisa mendapatkan solar dengan mudah karena harus bergantung pada kondisi antrean di SPBU.

"Kalau mau antre lama ya dapat. Tapi memang tidak setiap hari mudah mendapatkan solar," ucapnya.

Sementara itu, sopir truk pasir asal Kecamatan Pasirian, Wahyudi, mengaku terpaksa mencari solar hingga ke SPBU Sukodono setelah stok di SPBU Pasirian habis.

"Saya sampai di SPBU Pasirian sekitar pukul 12.00 WIB, tapi solar sudah habis. Akhirnya harus ke Sukodono," katanya.

Perjalanan dari Pasirian menuju Sukodono yang mencapai puluhan kilometer menambah biaya operasional dan waktu kerja.

Menurut Wahyudi, kesulitan mendapatkan solar sudah berlangsung selama dua hari terakhir sehingga aktivitas mengangkut pasir praktis terhenti.

"Sudah dua hari tidak bisa mengangkut pasir karena susah cari solar," ujarnya.

Akibat tidak bisa beroperasi, Wahyudi mengaku kehilangan pendapatan yang biasanya mencapai sekitar Rp200 ribu per hari.

"Kalau dua hari tidak jalan, berarti sekitar Rp400 ribu pendapatan hilang," ungkapnya.

TNI Hadir untuk Rakyat, Koramil Lumajang Berbagi 100 Nasi Kotak pada Jumat Berkah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat berbagi dan mempererat kedekatan dengan masyarakat terus diwujudkan Koramil 0821-01/Lumajang melalui kegiatan Jumat Berkah. Dipimpin langsung Danramil 0821-01/Lumajang, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi, bersama anggota, sebanyak 100 nasi kotak dibagikan kepada masyarakat di depan Makoramil 0821-01/Lumajang, Jalan Panjaitan Nomor 77, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menyasar para pengguna jalan, pekerja harian, tukang becak, pengemudi ojek, serta warga yang melintas di sekitar Makoramil. Pembagian nasi kotak berlangsung dengan tertib dan disambut antusias oleh masyarakat yang menerima manfaat.

Saat dimintai keterangan, Danramil 0821-01/Lumajang, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit dengan warga binaan.

"Jumat Berkah bukan sekadar membagikan makanan, tetapi menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat rasa kebersamaan. Kami berharap apa yang kami berikan dapat sedikit membantu masyarakat sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang membawa manfaat," kata dia.

Lanjut Ely, kepedulian sosial merupakan bagian dari pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi makanan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama.

“Kegiatan Jumat Berkah yang kami laksanakan hari ini, sebagai menjadi sarana komunikasi sosial antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, kami dan anggota dapat berinteraksi langsung dengan warga, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga soliditas dengan masyarakat di wilayah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan berbagi sesama, Koramil 0821-01/Lumajang berharap semangat kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan ketahanan wilayah. (Pendim0821)

TK Kartika IV-70 Susun Program Pendidikan 2026/2027, Perkuat Karakter Anak dan Lepas Guru Senior


Lumajang , (Onenewsjatim)
– TK Kartika IV-70 menggelar Rapat Program Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya menyusun arah kebijakan pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah itu juga dirangkai dengan pelepasan guru senior, Sidati Qomariyah atau Bu Ria, yang memasuki masa purnatugas.

Rapat dihadiri Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang sekaligus Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0821, Ny. Anita Anton S., kepala sekolah, dewan guru, dan tenaga kependidikan TK Kartika IV-70.

Dalam sambutannya, Ny. Anita Anton S. menekankan pentingnya sinergi seluruh tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

"Rapat program pendidikan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan memperkuat sinergi seluruh tenaga pendidik dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak. Saya berharap setiap program yang disusun mampu menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini, sekaligus membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki akhlak mulia. Mari kita terus bekerja dengan hati, karena setiap langkah dan pengabdian kita akan menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak," ujarnya.

Menurut Anita, keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh profesionalisme, kekompakan, serta komitmen para pendidik dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.

Dalam rapat tersebut, sejumlah program prioritas dibahas, antara lain penyempurnaan kurikulum, penguatan pendidikan karakter, peningkatan kompetensi guru, inovasi metode pembelajaran berbasis kreativitas, hingga penguatan kemitraan dengan orang tua sebagai bagian dari proses pendidikan.

Selain agenda penyusunan program, kegiatan juga diwarnai dengan prosesi pelepasan Sidati Qomariyah (Bu Ria) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya di TK Kartika IV-70.

Selama bertugas, Bu Ria dikenal sebagai pendidik yang berdedikasi dalam membimbing anak-anak serta turut berkontribusi terhadap perkembangan sekolah.

Dalam pesan perpisahannya, Bu Ria menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar TK Kartika IV-70 atas kebersamaan selama menjalankan tugas sebagai pendidik.

"Saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan, kebersamaan, dan pengalaman berharga yang saya peroleh selama menjadi bagian dari keluarga besar TK Kartika IV-70. Semoga sekolah ini terus berkembang, semakin maju, dan tetap menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan meraih cita-cita mereka," katanya.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut, Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang menyerahkan cinderamata kepada Bu Ria. Prosesi berlangsung penuh haru dan menjadi simbol apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun.

Melalui rapat kerja ini, TK Kartika IV-70 menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat profesionalisme tenaga pendidik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Sekolah berharap program yang telah disusun dapat menjadi pijakan dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

25/06/2026

Truk Pasir Terjun ke Jurang 13 Meter di Lumajang, Dipicu As Roda Patah


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sebuah truk pengangkut pasir mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke jurang sedalam sekitar 13 meter di area tambang pasir bawah Jembatan Besuk Kobokan, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (25/6/2026) siang.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir truk berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan sesaat sebelum truk terperosok ke dasar jurang.

Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tersebut.

Menurutnya, kecelakaan diduga dipicu kerusakan teknis pada kendaraan saat sedang mengangkut muatan pasir dari lokasi tambang.

“Telah terjadi musibah truk angkutan pasir terperosok ke jurang akibat roda as belakang mengalami patah. Beruntung tidak ada korban jiwa karena pengemudi berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat dari kendaraan,” kata Ipda Suprapto saat dikonfirmasi, Kamis.

Insiden bermula ketika truk bernomor polisi P 8879 yang dikemudikan oleh Rosid, warga Dusun Sumberkajar, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, tengah membawa muatan penuh pasir. 

Saat melewati jalur menanjak di area tambang, as roda belakang truk tiba-tiba patah.

Kondisi tersebut membuat truk kehilangan tenaga dan kendali. Kendaraan berat itu kemudian berjalan mundur dengan cepat di jalanan menurun hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang setinggi kurang lebih 13 meter. 

Menyadari bahaya yang mengancam nyawanya, sang sopir mengambil keputusan cepat untuk menyelamatkan diri.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Begitu kendaraan tidak bisa dikendalikan, pengemudi langsung melompat dari kendaraan," jelas Suprapto.

Akibat benturan keras usai terjatuh dari ketinggian 13 meter, bodi truk mengalami kerusakan yang cukup parah. 

Bersama warga setempat dan pekerja tambang segera melakukan upaya evakuasi bangkai truk dari dasar jurang.

Sekitar pukul 15.00 WIB, proses pengangkatan badan truk berhasil dilakukan dengan mengerahkan satu unit alat berat.

"Truk sudah dievakuasi dengan menggunakan alat berat excavator ke tempat yang aman," tutupnya.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved