-->

09/09/2026

Patroli Skala Besar Polres Lumajang, 41 Motor Ditindak karena Knalpot Brong


Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang Ipda Aulia Dheta Astarika

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polres Lumajang mengamankan 60 sepeda motor dalam patroli skala besar untuk mengantisipasi aksi balap liar di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (5/9/2026).

Dari 60 kendaraan yang diamankan, sebanyak 41 kendaraan ditindak karena ditemukan pelanggaran. Sebagian besar di antaranya menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang Ipda Aulia Dheta Astarika mengatakan, tidak seluruh kendaraan yang diamankan kemudian ditindak.

Setelah dilakukan pemeriksaan, sejumlah kendaraan dilepas karena dinilai lengkap dan masih sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan.

"Yang kami amankan 60. Yang kami tindak 41. Sisanya kami lepas karena lengkap, kendaraannya sesuai spesifikasi, ada helmnya juga," kata Aulia.

Menurut Aulia, kendaraan yang ditindak akan menjalani proses sesuai ketentuan. Pemilik kendaraan diminta mengembalikan kondisi sepeda motor menjadi standar, termasuk mengganti knalpot brong dengan knalpot standar.

Selain itu, kendaraan yang tidak dilengkapi pelat nomor wajib dipasangi pelat. Pemilik juga harus melengkapi dokumen kendaraan seperti STNK dan BPKB.

"Untuk persidangan nanti, kendaraan dijadikan standar semua. Knalpot ditinggal. Apabila tidak ada pelat, dipasang pelat. BPKB dan STNK harus dilengkapi, nanti dilampirkan. Baru bisa tukar barang bukti," ujarnya.

Balap Liar Bergeser ke Dalam Kota

Patroli skala besar tersebut dilakukan salah satunya untuk merespons keluhan masyarakat terkait aksi balap liar yang belakangan mulai bergeser ke kawasan dalam kota Lumajang.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian polisi adalah lampu merah Perempatan ST di Jalan PB Sudirman. Di kawasan tersebut, polisi menemukan banyak anak muda yang berkumpul dan diduga melakukan aktivitas yang berkaitan dengan balap liar.

Aulia mengatakan, sebelumnya aksi balap liar lebih sering dilakukan di Jalan Slamet Riyadi atau kawasan Semar. Namun, belakangan aktivitas tersebut mulai berpindah ke sejumlah ruas jalan di tengah kota.

"Biasanya anak muda melakukan balap liar di Jalan Slamet Riyadi (Semar), sekarang pindah ke dalam kota," kata Aulia.

Polisi juga menerima sejumlah laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait aktivitas balap liar dan kerumunan anak muda di tengah kota.

Menurut Aulia, aksi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Para pelaku biasanya terlebih dahulu berkumpul dan melihat situasi sebelum memulai balapan.

"Biasanya mereka melihat situasi. Kalau tidak ada polisi, jalan langsung ditutup dari arah utara, baru mereka start. Banyak yang menonton dan berkumpul bersama," jelasnya.

Kondisi itu membuat polisi meningkatkan patroli untuk mencegah aksi balap liar sekaligus mengurangi penggunaan knalpot brong di kawasan perkotaan.

Pelaku Balap Liar Bisa Ditahan Tiga Bulan

Aulia menegaskan, polisi akan memberikan tindakan lebih tegas terhadap pengendara yang terbukti melakukan balap liar, terlebih jika dilakukan di kawasan tengah kota.

Kendaraan yang digunakan untuk aksi balap liar dapat diamankan dan ditahan selama tiga bulan sesuai proses penindakan yang dilakukan kepolisian.

"Kalau melakukan aksi balap liar, kendaraan sepeda motor diamankan dan ditahan selama tiga bulan. Apalagi balap liar di tengah kota, kita sanksi lebih daripada yang lain karena sangat rawan," ujarnya.

Ia menyebut waktu terjadinya aksi balap liar juga mulai berubah. Jika sebelumnya lebih sering terjadi setelah tengah malam, polisi kini menemukan aktivitas tersebut mulai muncul sekitar pukul 22.00 WIB.

"Kalau biasanya jam 12 malam ke atas, sekarang jam 10 malam sudah mulai. Satu atau dua kendaraan mulai start di tengah kota, apalagi dekat Polres," kata Aulia.

Orang Tua Wajib Dampingi Pengambilan Kendaraan

Aulia mengatakan, sebagian pengendara yang diamankan merupakan anak muda, termasuk pelajar.

Polisi memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk melengkapi persyaratan sebelum kendaraan dapat diambil melalui mekanisme yang berlaku.

Kendaraan harus dikembalikan ke kondisi standar, sementara surat-surat kendaraan juga wajib dilengkapi.

"Karena kebanyakan anak sekolah, buat sekolah. Jadi kita persilakan dilengkapi, surat-surat lengkap, kendaraan distandarkan semua," katanya.

Dalam proses pengambilan kendaraan, orang tua juga diwajibkan hadir ke Polres Lumajang.

Polisi mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Masyarakat juga diminta tidak ikut melakukan maupun menonton aksi balap liar karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Kalau ada balap liar, jangan sampai menonton maupun ikut. Karena itu rawan," pungkas Aulia (imam).

Pavingisasi 100 Meter di Sombo, Babinsa Dorong Gotong Royong Warga


Lumajang , (Onenewsjatim)–
Upaya pembinaan teritorial melalui kedekatan dan keterlibatan langsung Babinsa bersama masyarakat. Hal tersebut diwujudkan Babinsa Sombo Koramil 0821-04/Gucialit, Serda Sutawi, dengan melaksanakan pendampingan kegiatan program pembangunan desa berupa pemasangan paving dan pengecoran sisi paving di Dusun Argidadi RT 003 RW 002, Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serda Sutawi turut mendampingi masyarakat dalam pelaksanaan kerja bakti pemasangan paving sepanjang kurang lebih 100 meter. Kehadiran Babinsa tidak hanya menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi sosial dan upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan pembangunan tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Desa Sombo dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana wilayah, khususnya akses jalan lingkungan yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Serda Sutawi menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kewilayahan untuk membantu masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam pembangunan desa.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu kelancaran pembangunan di wilayah. Semangat gotong royong harus terus dipertahankan karena pembangunan akan lebih cepat dan optimal apabila dilaksanakan secara bersama-sama. Dengan adanya pemasangan paving ini, kami berharap akses jalan menjadi lebih nyaman dan aman untuk dilalui, sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas pertanian,” ujar dia.

Menurutnya, kondisi jalan lingkungan yang semakin baik diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga serta mendukung kegiatan di sektor pertanian yang menjadi salah satu aktivitas masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Dusun Argidadi, Herman, menyampaikan bahwa kegiatan pemasangan paving dan pengecoran sisi paving sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Desa Sombo dalam upaya meningkatkan sarana dan prasarana dasar di lingkungan masyarakat.

“Pembangunan paving ini merupakan salah satu program desa untuk meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan. Kami berharap dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat dapat semakin lancar, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun mendukung kegiatan mobilitas pertanian warga,” pungkasnya.

Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat karena akses yang memadai akan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas. Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menggunakan jalan lingkungan. (Pendim0821)

Kodim 0821/Lumajang Tanam 1.000 Pohon di Buper Glagah Arum, Libatkan Pelajar dan Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang menanam 1.000 pohon di kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

Penanaman ribuan pohon itu melibatkan personel TNI, Polri, pelajar, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan Pasi Ter Kodim 0821/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriadi bertindak sebagai pimpinan acara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Batuud Koramil 0821/01 Kota Peltu Agus Fajar.

Dalam kegiatan tersebut, Kodim 0821/Lumajang mengerahkan anggota Koramil jajaran. Selain itu, turut terlibat dua personel Polsek Senduro dan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) siswa-siswi SMK Muhammadiyah Lumajang.

Danramil 0821/03 Senduro Kapten Czi Suharsono, Kapolsek Senduro AKP Wahono Puji S., S.H., perwakilan Kecamatan Senduro, perangkat Desa Kandangtepus, masyarakat serta sejumlah undangan juga hadir dalam kegiatan tersebut.

TNI Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Pasi Ter Kodim 0821/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriadi mengatakan, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut mendukung kegiatan tersebut.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan penanaman pohon dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan dan ladang pahala bagi kita semua," kata Ahmad Ely Supriadi.

Menurut dia, menjaga kelestarian alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

"Sayangi alam semesta ini, karena kehidupan kita sehari-hari sangat tergantung pada alam. Dengan menanam pohon, kita telah mengambil bagian dalam menjaga dan melestarikan lingkungan," ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan pohon memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan, mulai dari membantu menjaga kualitas udara, mempertahankan ketersediaan air, mencegah erosi, hingga menjaga keseimbangan ekosistem.

Libatkan Pelajar

Kegiatan penanaman 1.000 pohon tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda.

Keterlibatan siswa SMK Muhammadiyah Lumajang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini.

"Harapan kami, sumber daya alam yang ada saat ini, baik sumber daya biotik maupun abiotik, dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan manusia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestariannya," tutur Ahmad.

Menurutnya, penanaman pohon tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Perawatan dan keberlanjutan tanaman yang telah ditanam menjadi bagian penting agar manfaat penghijauan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Penanaman 1.000 pohon di Buper Glagah Arum sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia pendidikan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat HUT ke-81 TNI diharapkan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

08/09/2026

Kasat Samapta Polres Lumajang Tekankan Disiplin dan Kewaspadaan Personel


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto meminta seluruh personelnya meningkatkan disiplin, kewaspadaan, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas kepolisian.

Penekanan tersebut disampaikan Agus saat memimpin apel pengarahan pimpinan (APP) kepada personel Sat Samapta Polres Lumajang di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (8/9/2026).

Dalam arahannya, Agus mengingatkan anggota agar menghindari segala bentuk pelanggaran, terlebih tindak pidana yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi Polri.

"Selalu jaga kekompakan, keselamatan dan kesehatan. Hindari pelanggaran, apalagi tindak pidana," ujar Agus.

Ia juga meminta personel aktif memantau perkembangan situasi keamanan, baik kejadian yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang maupun informasi dari luar daerah yang berpotensi berdampak terhadap situasi kamtibmas.

Menurutnya, kewaspadaan tidak hanya diperlukan ketika anggota sedang bertugas, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Agus mengingatkan personel untuk turut mengingatkan keluarga agar memarkir kendaraan di lokasi yang aman serta menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan pencurian kendaraan bermotor.

"Anggota harus selalu waspada. Keluarga juga diingatkan untuk memarkir kendaraan di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda," katanya.

Selain itu, Agus menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik. Kesehatan personel dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesiapan anggota menjalankan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kanit Obvit memberikan atensi terkait kedisiplinan personel, khususnya dalam pelaksanaan poros pagi. Anggota diminta hadir tepat waktu untuk mengantisipasi keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam APP tersebut, personel yang tidak dapat mengikuti apel juga diminta segera melaporkan ketidakhadirannya kepada perwira maupun Kasat Samapta.

Kasat Samapta juga memberikan arahan terkait persiapan pelatihan Dalmas yang akan dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026).

Selain kesiapan fisik, personel juga diminta mempersiapkan kemampuan dasar kepolisian, termasuk pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya.

Sementara personel yang disiagakan untuk mengikuti kegiatan peninjauan kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ranu Pane diminta mempersiapkan diri dan menjalankan tugas sesuai arahan.

Agus juga menekankan kepada anggota penjagaan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap tamu yang masuk ke Mapolres Lumajang, termasuk memperhatikan aktivitas keluar-masuk pimpinan.

"Disiplin dalam pelaksanaan tugas harus menjadi perhatian seluruh personel. Setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta tetap waspada dalam setiap situasi," tegas Agus. (Mam) 

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Selokbesuki Sambangi Warga di Dusun Krajan Wetan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Selokbesuki Koramil 0821-02/Sukodono Sertu Sunyoto melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga di Dusun Krajan Wetan, Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kunjungan dan silaturahmi di rumah Yulianto, salah satu warga Dusun Krajan Wetan RT 002 RW 007 Desa Selokbesuki. Dalam kesempatan itu, Sertu Sunyoto berinteraksi langsung dengan warga serta menggali berbagai informasi terkait kondisi dan perkembangan lingkungan masyarakat.

Menurut Sertu Sunyoto, Komsos merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga binaan. Melalui interaksi secara langsung, Babinsa dapat lebih memahami berbagai kondisi, kebutuhan, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan warga. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis sehingga setiap perkembangan di wilayah dapat diketahui dan dikoordinasikan bersama,” ujarnya.

Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, kepedulian terhadap lingkungan serta meningkatkan semangat gotong royong. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Yulianto menyambut baik kegiatan silaturahmi yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan ruang bagi warga untuk berkomunikasi dan menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.

“Dengan adanya silaturahmi seperti ini, komunikasi antara warga dan Babinsa semakin dekat. Kami juga merasa lebih mudah untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan,” ungkapnya.

Kegiatan Komsos tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kedekatan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, rukun, serta kondusif. (Pendim0821)

Dandim 0821/Lumajang Sambut Ketua BAZNAS, Bahas Program Strategis Tahun 2026


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menyambut kedatangan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang beserta jajaran di Makodim 0821/Lumajang, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Kodim 0821/Lumajang dengan BAZNAS Kabupaten Lumajang dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan.

Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa kunjungan Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang merupakan agenda silaturahmi pimpinan baru, sekaligus penyampaian sejumlah program strategis BAZNAS Kabupaten Lumajang tahun 2026.

“Pertemuan ini merupakan silaturahmi dengan pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Lumajang. Selain itu, disampaikan pula sejumlah program strategis BAZNAS tahun 2026 yang diharapkan dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak,” terang Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi dalam mendukung masyarakat, khususnya melalui program sosial dan pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi warga Kabupaten Lumajang.

Dandim berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, sehingga berbagai program kemasyarakatan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan kelembagaan serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Kodim 0821/Lumajang dan BAZNAS Kabupaten Lumajang.( pendim 0821)

Antrean BBM di Lumajang Meningkat, Pasokan dari Surabaya dan Malang Tetap Lancar


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, masih terjadi. 

Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya permintaan BBM setelah pasokan di sejumlah SPBU Kabupaten Jember mengalami gangguan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan ketersediaan stok BBM bagi wilayah Lumajang tidak dipengaruhi kemacetan jalur Ketapang, Banyuwangi.

Pasalnya, pasokan BBM untuk wilayah Lumajang dikirim langsung dari Surabaya dan Malang. Distribusi tersebut tidak melalui jalur Ketapang yang mengalami kemacetan.

"Kalau Lumajang memang tidak dikirim dari Ketapang tetapi dari Surabaya. Kecuali yang Pronojiwo itu dikirim dari Malang," kata Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Lumajang, Bonni Momenta, di Lumajang, Selasa (8/9/2026).

Bonni menjelaskan, gangguan distribusi menuju Jember membuat sejumlah SPBU di daerah tersebut mengalami kekosongan stok. Kondisi itu kemudian mendorong sebagian masyarakat Jember mencari BBM ke wilayah lain, termasuk Lumajang.

"Nah, pengiriman ke arah Jember itu mengalami gangguan, sehingga banyak SPBU mengalami kekosongan. Efek dari kosongnya Jember itu banyak masyarakat yang lari ke wilayah Lumajang bahkan di beberapa kota lain sekitar," ujarnya.

Stok BBM Lumajang masih ratusan kiloliter

Berdasarkan data per 7 September 2026, stok BBM di seluruh SPBU Lumajang masih mencapai ratusan kiloliter (KL).

Untuk BBM bersubsidi, stok Pertalite tercatat sebanyak 252 KL, sedangkan Biosolar mencapai 167 KL.

Sementara itu, stok BBM nonsubsidi terdiri dari Pertamax sebanyak 103 KL, Pertamax Turbo 38 KL, dan Pertamina Dex 27 KL.

Bonni mengatakan, stok tersebut masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Ia memastikan pemerintah bersama Pertamina terus memantau kondisi stok dan perkembangan konsumsi BBM di lapangan.

"Mudah-mudahan cukup. Hal itu terus dipantau oleh Pertamina karena Pertamina sudah melihat fenomena itu dan nantinya akan dilakukan penambahan jika kurang stok untuk di Lumajang," ungkapnya.

Realisasi BBM bahkan melebihi kuota

Bonni menambahkan, kebutuhan BBM di Lumajang dalam beberapa waktu terakhir bahkan telah melampaui kuota yang ditetapkan.

Pada Agustus 2026, misalnya, realisasi penyaluran Pertalite di 19 SPBU Lumajang mencapai sekitar 7.900 KL. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuota yang berada di kisaran 7.100 KL.

Hal serupa terjadi pada Biosolar. Dari kuota sekitar 5.022 KL, realisasinya mencapai sekitar 6.000 KL.

"Seperti Agustus kemarin itu kuota realisasinya melebihi kuota yang ditentukan. Untuk Pertalite itu 7.100 sekian kiloliter, realisasinya 7.900. Untuk Biosolar 5.022 kiloliter itu realisasinya malah sampai 6.000," jelas Bonni.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan, Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan. Bonni menyebut tambahan Biosolar mencapai sekitar 200 KL.

Sementara untuk BBM nonsubsidi, terdapat tambahan pasokan Pertamax dan jenis BBM lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.

"Yang menjadi atensi itu Pertalite dan Biosolar. Iya, Biosolar itu yang menjadi atensi. Tapi tetap ada tambahan," katanya.

Bonni memastikan kondisi stok BBM di Lumajang terus dipantau. Jika terjadi peningkatan permintaan yang berpotensi mengurangi ketersediaan di SPBU, penambahan pasokan akan dilakukan.

Dengan demikian, antrean yang terjadi saat ini tidak serta-merta menunjukkan adanya kelangkaan BBM di Lumajang, melainkan salah satunya dipengaruhi peningkatan permintaan akibat pergeseran pembelian dari wilayah Jember.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved