Lumajang, (Onenewsjatim) – Seorang lansia bernama Nisman (67), warga Dusun Mrutu, Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban pembacokan.
Nisman dibacok menggunakan senjata tajam jenis celurit atau arit oleh seorang pria berinisial MUR (65), warga Desa Dadapan, Kecamatan Padang, pada Minggu (6/9/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuh dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Korban mengalami luka sabetan senjata tajam jenis celurit, tepat di bagian pipi kanan, bahu kanan, dan kepala bagian belakang," kata Suprapto, Senin (7/9/2026).
Menurut Suprapto, peristiwa pembacokan itu terjadi di depan istri kedua korban.
Sebelum pembacokan terjadi, istri kedua korban, Bu Ni, terlibat cekcok dengan Parsi yang merupakan saudara pelaku.
Perselisihan tersebut diduga bermula dari persoalan saluran air yang bocor dan kemudian tertimbun tanah.
Akibat kondisi tersebut, air menggenangi jalan yang menjadi akses menuju rumah saudara istri kedua korban sehingga mengganggu aktivitas warga.
"Awalnya Bu Ni, istri kedua korban, cekcok dengan saudara Parsi, saudara dari pelaku. Persoalannya jalan menuju rumah saudara istri kedua korban tergenang air karena saluran air bocor dan tertimbun tanah," ujar Suprapto.
Cekcok tersebut kemudian mengundang perhatian warga. Saudara pelaku bersama sejumlah warga datang untuk mencoba menjelaskan dan menyelesaikan persoalan antara Bu Ni dan Parsi.
Namun, situasi berubah setelah korban datang ke lokasi.
Tanpa diduga, korban langsung diserang oleh MUR menggunakan senjata tajam.
Pelaku membacok korban sebanyak tiga kali. Sabetan celurit mengenai pundak sebelah kanan, pipi sebelah kanan, dan kepala bagian belakang.
Aksi tersebut sempat dilerai oleh dua warga yang berada di lokasi.
Saat warga berusaha menghentikan aksi pembacokan, pelaku kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri.
"Korban dibacok sebanyak tiga kali menggunakan senjata tajam jenis arit atau celurit hingga mengenai pundak sebelah kanan, pipi sebelah kanan, dan kepala bagian belakang," jelasnya.
Korban yang mengalami luka serius selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian peristiwa serta motif pembacokan tersebut.
"Saat ini anggota Satreskrim bersama Polsek Kedungjajang sedang memburu pelaku yang kabur usai kejadian," pungkas Suprapto.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram