-->

07/09/2026

Dibegal Saat Dini Hari, Warga Probolinggo Terjatuh ke Jurang, Motor Dibawa Kabur

Dibegal Saat Dini Hari, Warga Probolinggo Terjatuh ke Jurang, Motor Dibawa Kabur


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Aksi pembegalan terjadi di Jalan Nasional, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Seorang warga Kabupaten Probolinggo, Nur Ahmad (31), menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Sepeda motor Honda Vario miliknya dibawa kabur pelaku.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya laporan pencurian dengan kekerasan tersebut.

"Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan terhadap korban Nur Ahmad sekitar pukul 04.00 WIB," kata Suprapto saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Suprapto, peristiwa itu terjadi di Jalan Nasional, tepatnya di sebelah utara Pasar Buah Ranuyoso.

Saat itu, korban dalam perjalanan dari arah Jember menuju Probolinggo dengan mengendarai sepeda motor.

Korban diketahui melaju beriringan dengan seorang temannya. Namun, posisi korban berada di belakang.

Ketika melintas di lokasi kejadian, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam tiba-tiba memepet kendaraan korban.

Salah satu pelaku kemudian mencabut kunci kontak sepeda motor korban hingga kendaraan tersebut berhenti.

Korban yang menyadari dirinya menjadi sasaran kejahatan sempat berteriak meminta bantuan kepada temannya yang berada di depan.

Korban juga berupaya melakukan perlawanan terhadap pelaku.

Namun, saat berusaha melawan, korban justru terjatuh ke dalam jurang atau curah yang berada di pinggir jalan.

Melihat kejadian tersebut, saksi yang berada di depan sempat hendak memberikan pertolongan kepada korban.

Akan tetapi, niat tersebut urung dilakukan setelah pelaku mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit.

"Korban sempat meminta bantuan kepada saksi. Namun, saksi tidak berani menolong karena diancam menggunakan celurit oleh pelaku," ujar Suprapto.

Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dengan membawa sepeda motor Honda Vario milik korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 24,5 juta.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi serta sejumlah data yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku

"Anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku," kata Suprapto.

Suprapto menegaskan, polisi akan menindak tegas pelaku kejahatan jalanan, terlebih aksi tersebut dilakukan dengan menggunakan senjata tajam.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara, khususnya pada jam-jam rawan," pungkasnya. (Imam) 



Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved