-->

06/08/2026

Babinsa dan Petani Bangun Drainase 200 Meter untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian di Lumajang

Babinsa dan Petani Bangun Drainase 200 Meter untuk Perkuat Infrastruktur Pertanian di Lumajang


LUMAJANG, (DOC) 
– Babinsa Desa Grati Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serda Ardiyoso, bersama petani membangun saluran drainase sepanjang 200 meter di area persawahan Kelompok Tani (Poktan) Ngasem Makmur, Dusun Krajan, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026).

Pembangunan drainase dilakukan secara gotong royong sebagai upaya memperkuat infrastruktur pertanian. Saluran tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air, mengurangi genangan saat musim hujan, sekaligus membantu pengaturan irigasi pada lahan pertanian.

Serda Ardiyoso mengatakan, sistem drainase yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian. Menurut dia, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan kepada petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

"Melalui kerja bakti pembangunan drainase ini, kami ingin membantu menciptakan sistem pengairan yang lebih baik sehingga lahan pertanian dapat dikelola secara optimal. Dengan kebersamaan antara Babinsa dan para petani, pekerjaan menjadi lebih ringan dan manfaatnya dapat dirasakan bersama," kata Ardiyoso di sela kegiatan.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan tidak hanya terbangun dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga, termasuk di sektor pertanian.

Sementara itu, Ketua Poktan Ngasem Makmur, Heru Subowo, menjelaskan bahwa pembangunan saluran drainase sepanjang 200 meter dilakukan untuk memperbaiki sistem pembuangan air di area persawahan yang selama ini membutuhkan penataan.

"Saluran drainase ini diharapkan mampu memperlancar aliran air sehingga tidak terjadi genangan yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain itu, drainase juga memudahkan pengaturan sirkulasi air di lahan pertanian sehingga kondisi tanah tetap terjaga dan proses budidaya dapat berjalan lebih optimal," ujar Heru.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur pendukung yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak melalui semangat gotong royong dinilai mampu mempercepat pembangunan sarana pertanian yang bermanfaat bagi petani.

Pembangunan drainase tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian di Desa Grati. Dengan sistem pengairan yang lebih baik, produktivitas lahan diharapkan meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Editor: Redaksi

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved