-->

20/10/2026

Lewat Karya Bakti TNI, Kodim 0821/Lumajang Renovasi RTLH Milik Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan Kodim 0821/Lumajang melalui program Karya Bakti TNI Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) Semester II Tahun Anggaran 2026. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sarini, warga Dusun Mulyorejo RT 002 RW 005, Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).

Program renovasi RTLH tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Melalui kegiatan ini, TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P. melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan dari komando atas yang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat.

Menurutnya, program Karya Bakti TNI AD mengusung tema “Karya Bakti TNI AD Menguatkan Ketahanan Wilayah untuk Mewujudkan Indonesia Maju”. 

Kegiatan tersebut merupakan program Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program renovasi RTLH ini merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. 

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima maupun lingkungan sekitarnya.

Melalui program Karya Bakti TNI Satkowil Semester II TA 2026, Kodim 0821/Lumajang terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan pembangunan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera. (Pendim0821)

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda Tahap VII di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kebersamaan antara TNI dan warga kembali terlihat dalam melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang berada di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya akses pertanian dan perekonomian warga pedesaan.

Pasiter Kodim 0821/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan salah satu program pembinaan teritorial Kodim 0821/Lumajang untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang membutuhkan.

"Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII ini kita kerjakan bersama-sama dengan warga. Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin memastikan akses masyarakat di Dusun Wonoasih ini menjadi lebih baik dan aman untuk dilalui," ujar Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi di lokasi.

Menurutnya, progres pembangunan hingga hari ini terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut tidak lepas dari semangat gotong royong warga Dusun Wonoasih yang setiap hari turut membantu personel di lapangan.

"Antusiasme warga sangat tinggi. Mereka datang dengan suka rela membawa peralatan seadanya untuk membantu. Semangat seperti inilah yang harus kita jaga, karena membangun desa tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama," tambahnya.

Dengan dibangunnya Jembatan Garuda ini, diharapkan roda perekonomian warga Desa Wonokerto semakin meningkat. Akses yang sebelumnya sulit dan berisiko, terutama saat musim penghujan, kini perlahan mulai teratasi.

Pasiter juga berharap, setelah jembatan ini selesai, warga dapat bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi selanjutnya.(Pendim0821)

19/10/2026

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Garuda Tahap VII di Wonokerto Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Pemandangan penuh kebersamaan terlihat di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (19/10/2026).

Personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu mempercepat pembangunan jembatan yang menjadi urat nadi konektivitas antar dusun tersebut. Pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Danramil 0821/04 Gucialit Kapten Czi Heri Cahyono mengatakan, kekompakan TNI dan warga menjadi modal utama dalam pembangunan ini. Tanpa adanya kebersamaan, pembangunan jembatan yang berada di medan cukup menantang tersebut akan sulit terselesaikan.

"Hari ini kita lanjutkan pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII. Alhamdulillah, kebersamaan TNI dan warga sangat luar biasa. Semua bekerja dengan ikhlas dan semangat gotong royong," ujar Kapten Czi Heri Cahyono.

Ia menjelaskan, Jembatan Garuda nantinya akan sangat membantu aktivitas warga, terutama petani dalam mengangkut hasil bumi serta anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

"Jembatan ini adalah harapan warga. Jika sudah jadi, akses akan jauh lebih aman dan lancar, tidak lagi khawatir saat musim hujan. Inilah wujud nyata TNI hadir untuk rakyat," tegasnya.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Wonoasih mengaku senang dan berterima kasih atas bantuan TNI. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong yang mulai luntur.

Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII terus dikebut dan ditargetkan segera rampung agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh warga Desa Wonokerto.(Pendim0821)

Dari Kerja Bakti untuk Desa, Babinsa Bodang Dukung Pembangunan Jalan Rabat Beton


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur desa ditunjukkan Babinsa Bodang Koramil 0821-20/Padang, Kopka Suparjo, dengan membantu warga melaksanakan kerja bakti pembangunan jalan rabat beton di Dusun Belimbing RT 004 RW 006, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan Babinsa dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat. Melalui kerja bersama, proses pembangunan jalan diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kelancaran aktivitas warga sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, Kopka Suparjo turut membantu warga di lokasi pembangunan, menyampaikan kehadirannya tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap pengerjaan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui kebersamaan dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan lingkungan.

"Keikutsertaan kami dalam kerja bakti merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga, serta mendukung kegiatan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama," kata dia.

Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dipelihara karena menjadi kekuatan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan desa yang lebih baik. Sinergi antara warga, perangkat desa, dan Babinsa juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki serta kepedulian terhadap fasilitas umum yang dibangun.

Sementara itu, Kepala Dusun Belimbing, Munaji, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rabat beton merupakan bagian penting dalam meningkatkan kenyamanan akses masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga melalui kerja bakti menjadi modal penting agar pembangunan dapat terlaksana dengan semangat kebersamaan.

“Kerja bakti ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan. Dengan saling membantu dan bergotong royong, kami berharap pembangunan jalan rabat beton ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, pembangunan jalan rabat beton di Dusun Belimbing diharapkan dapat mendukung mobilitas warga sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan pembangunan menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung kemajuan desa. (Pendim0821)

18/10/2026

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kebonsari Hadiri Pengajian Ahad Pon di Sumbersuko


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan humanis aparat kewilayahan. 

Hal tersebut terlihat saat Babinsa Kebonsari Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serda Agus Waskito, bersama Bhabinkamtibmas Kebonsari, Aiptu Mujiono, menghadiri pengajian rutin Ahad Pon yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).

Kehadiran kedua aparat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya suasana lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. 

Pengajian rutin tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat persaudaraan serta membangun kepedulian sosial antarwarga.

Serda Agus Waskito mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan masyarakat merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial untuk menjaga hubungan baik antara TNI dan warga binaan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat menjalin silaturahmi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan. Kami berharap kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan dapat terus menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” kata dia.

Menurutnya, kedekatan antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lingkungan dapat dibicarakan dan diselesaikan melalui musyawarah serta semangat kebersamaan.

Sementara itu, Aiptu Mujiono menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti pengajian Ahad Pon memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan sosial dan menumbuhkan nilai-nilai positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan pengajian rutin ini dapat terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan antarwarga, serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, suasana desa yang aman dan nyaman dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menunjukkan sinergi dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya melalui aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan mendukung kegiatan sosial serta keagamaan yang berkembang di wilayah binaan.

Kebersamaan yang dilakukan diharapkan semakin memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang rukun, harmonis, serta memiliki semangat gotong royong dalam menjaga ketenteraman desa. (Pendim0821)

TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda Tahap VII di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan warga mewarnai pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang berlokasi di Dusun Wonoasih, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).

Pembangunan infrastruktur jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat. Jembatan Garuda diharapkan menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari.

Pasiter Kodim 0821/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi yang turut memantau langsung di lokasi mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini bukan hanya sekedar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong. Kami bersama warga saling bahu-membahu agar pembangunan ini cepat selesai dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga Dusun Wonoasih sangat membantu mempercepat proses pembangunan. Sinergi antara personel TNI dan masyarakat terlihat kompak mulai dari pengangkutan material, pengecoran, hingga perakitan konstruksi jembatan.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga Desa Wonokerto. Dengan kebersamaan ini, pekerjaan yang berat menjadi ringan. Ini adalah cerminan bahwa TNI selalu hadir dan menjadi bagian dari solusi untuk rakyat," tambahnya.

Sementara itu, warga setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap dengan adanya Jembatan Garuda, akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini menjadi lebih aman dan lancar.

Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII ini ditargetkan selesai tepat waktu agar segera dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Gucialit dan sekitarnya.(Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved