-->

04/09/2026

Babinsa Mangunsari Kawal Pembangunan Drainase 100 Meter di Kampung Baru


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Mangunsari Koramil 0821-15/Tekung Kopka Suwardi bersama warga melaksanakan pendampingan sekaligus mengawal kegiatan pembangunan drainase sepanjang 100 meter di Dusun Kampungbaru RT 001 RW 001, Desa Mangunsari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan proses penggalian sebagai bagian dari tahapan pembangunan drainase. Babinsa Kopka Suwardi turut hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan serta membantu kelancaran kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong.

Menurut Kopka Suwardi, kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bagian dari upaya untuk terus menjalin kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat. 

Selain mendukung kelancaran pekerjaan, pendampingan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga.

“Pembangunan drainase ini sangat penting bagi masyarakat karena berfungsi mengatur dan memperlancar aliran air di pengairan pertanian. Dengan saluran yang baik, diharapkan nantinya kebutuhan air bagi warga petani,” kata dia.

Pembangunan drainase sepanjang 100 meter tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi warga tani. Selain membantu memperlancar pembuangan air, 

Kepala Dusun Kampungbaru Sunaryo menyampaikan bahwa pembangunan drainase sepanjang 100 meter tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung sistem pengairan pertanian di wilayah dusun. Saat ini kegiatan masih dalam tahap penggalian sebagai bagian awal dari proses pembangunan.

“Pembangunan drainase ini memang sangat dibutuhkan, terutama untuk mengatur aliran air bagi para petani agar lebih terarah. Dengan adanya saluran yang dibangun dengan baik, kami berharap aliran air dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu lahan milik warga tani lainnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Mangunsari terus berupaya hadir dan berperan aktif dalam setiap kegiatan kewilayahan, termasuk mendukung pembangunan infrastruktur desa. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, petugas pengairan, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung kesejahteraan pertanian. (Pendim0821)

Perkuat Sinergi Kesehatan, Babinsa Oro Oro Ombo Dampingi Pelayanan Posyandu


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Oro Oro Ombo Koramil 0821-14/Pronojiwo Serda Yayat Sugiat melaksanakan monitoring pelayanan kesehatan warga melalui kegiatan Posyandu terpusat yang berlangsung di Kantor Kepala Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian dan pendampingan Babinsa terhadap berbagai program kesehatan masyarakat, khususnya pelayanan bagi kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil (bumil), batita, dan balita.

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Bidan Polindes Ari Peristiwana, A.Md.Keb, bersama kader Posyandu. Sekitar 65 warga yang terdiri dari lansia, batita, balita, dan ibu hamil hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Serda Yayat Sugiat menyampaikan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan.

“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan kegiatan Posyandu dapat berjalan dengan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara tertib. Kami juga mengajak warga untuk rutin memanfaatkan Posyandu sebagai sarana memantau kondisi kesehatan keluarga,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Polindes Ari Peristwana, A.Md.Keb, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan kesehatan masyarakat, terutama tumbuh kembang anak, kesehatan ibu hamil, serta kondisi kesehatan lansia.

"Kami berharap, kehadiran masyarakat secara rutin dalam kegiatan Posyandu secara rutin, serta kami sangat terbantu dalam pelayanan kesehatan warga melakukan pemantauan penyakit sejak dini, juga sebagai langkah awal untuk pencegahan stunting bagi Balita," tegas dia.

Kepala Desa Oro Oro Ombo, Suwarno, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam mendampingi kegiatan Posyandu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan di desa.

“Dengan adanya pendampingan dan kebersamaan seperti ini, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal. Kami berharap warga terus aktif mengikuti Posyandu sehingga kondisi kesehatan masyarakat dapat terpantau secara berkala,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa Oro Oro Ombo terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan dan kewilayahan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. (Pendim0821)

03/09/2026

Kawal Program Desa, Babinsa Jatimulyo Dampingi Pembangunan Drainase Sepanjang 950 Meter


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur desa sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan tertib dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Babinsa Desa Jatimulyo Koramil 0821-13/Kunir Serda Ary Agus Wulandono melaksanakan pendampingan pembangunan drainase kanan dan kiri jalan sepanjang 950 meter di Dusun Pandansari RT 004 RW 002, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026).

Pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari program pembangunan desa yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan serta mendukung kelancaran sistem pembuangan air di sepanjang jalan permukiman warga.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Ary Agus Wulandono turun langsung ke lokasi untuk memantau sekaligus mendampingi proses pembangunan. Kehadiran Babinsa menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah desa, khususnya pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Menurut Serda Ary Agus Wulandono, pembangunan drainase memiliki peran penting dalam menjaga kondisi jalan dan lingkungan, terutama dalam mengatur aliran air agar tidak menggenangi badan jalan maupun permukiman warga.

“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pembangunan desa. Kami berharap pembangunan drainase sepanjang 950 meter ini dapat dikerjakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi genangan serta menjaga kondisi jalan agar tetap baik,” ungkap dia.

Ia menambahkan, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat, pembangunan infrastruktur di wilayah binaan diharapkan dapat berjalan lancar. Babinsa juga terus mendorong masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan setelah selesai dikerjakan.

Sementara itu, Kepala Desa Jatimulyo H. Rasad menyampaikan bahwa pembangunan drainase tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Pembangunan drainase ini sangat penting untuk mendukung kelancaran pembuangan air, sehingga diharapkan tidak terjadi genangan yang dapat mengganggu aktivitas warga maupun merusak badan jalan. Kami juga mengapresiasi pendampingan Babinsa yang turut mengawal pelaksanaan pembangunan di lapangan,” pungkasnya.

H. Rasad berharap pembangunan drainase kanan dan kiri jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dusun Pandansari. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan merawat drainase agar fungsinya tetap optimal.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut menjadi salah satu wujud sinergi antara TNI dan pemerintah desa dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah. Dengan adanya koordinasi dan kebersamaan antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kenyamanan warga Desa Jatimulyo. (Pendim0821)

Latihan Menembak Semester II, Dandim 0821/Lumajang Tekankan Profesionalisme Prajurit


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh. Anton Subhandi memimpin latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Semester II Tahun 2026.

Latihan tersebut digelar di Lapangan Tembak Batalyon Infanteri 527/Baladibya Yudha, Kabupaten Lumajang, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan diikuti personel militer Kodim 0821/Lumajang. Dalam latihan itu, prajurit mengasah kemampuan menggunakan senjata ringan, di antaranya senapan FNC dan pistol.

Pelaksanaan latihan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, kedisiplinan, ketepatan serta kepatuhan terhadap prosedur penggunaan senjata.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh. Anton Subhandi mengatakan, latihan menembak merupakan bagian dari pembinaan kemampuan dasar prajurit.

Menurut dia, kemampuan menggunakan senjata harus terus dipelihara dan ditingkatkan melalui latihan yang dilakukan secara terukur dan berkesinambungan.

"Latihan harus dilaksanakan dengan serius, disiplin dan penuh tanggung jawab. Kemampuan prajurit harus terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga setiap personel senantiasa siap melaksanakan tugas secara profesional," kata Anton.

Ia menjelaskan, latihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dalam menggunakan senjata.

Lebih dari itu, latihan juga diperlukan untuk membentuk konsentrasi, ketenangan, kedisiplinan dan kesiapsiagaan prajurit ketika menghadapi tuntutan tugas di lapangan.

Kapolres Lumajang ikut latihan menembak pistol

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi turut hadir dan mengikuti latihan menembak pistol.

Kapolres mengikuti rangkaian latihan dengan didampingi langsung oleh Dandim 0821/Lumajang.

Kehadiran Kapolres dalam latihan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri di Kabupaten Lumajang.

Anton mengatakan, koordinasi dan komunikasi yang baik antara TNI dan Polri menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.

"Sinergitas TNI dan Polri harus terus diperkuat. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Latihan menembak Semester II Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat menjaga kesiapan personel Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan berbagai tugas.

Kodim 0821/Lumajang juga berkomitmen melaksanakan pembinaan kemampuan prajurit secara terprogram dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk personel yang profesional, disiplin dan tangguh.

Dengan kemampuan prajurit yang terus terpelihara serta sinergitas TNI-Polri yang semakin kuat, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lumajang dapat berjalan optimal.

02/09/2026

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Kaliwungu Bersama Petani Siapkan Lahan Tanam


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Kaliwungu Koramil 0821-10/Tempeh Sertu Abdul Haris melaksanakan pendampingan pengolahan lahan sawah milik Bapak Anwar, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumberjaya, di Dusun Karangrejo RT 002 RW 004, Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan persawahan seluas kurang lebih 1,5 hektare. Dalam pendampingannya, Sertu Abdul Haris turut membantu petani dalam proses pengolahan lahan sebagai tahap awal sebelum memasuki masa tanam.

Pendampingan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mempererat komunikasi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.

Sertu Abdul Haris menyampaikan bahwa pengolahan lahan menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan budidaya tanaman. Karena itu, proses tersebut perlu dilakukan secara baik agar kondisi tanah siap digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada para petani. Kami ingin membantu dan memberikan motivasi agar setiap tahapan kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik, sehingga diharapkan hasil produksi nantinya juga dapat meningkat,” ujar dia.

Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian tidak hanya sebatas membantu pekerjaan di lapangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai kondisi dan kendala yang dihadapi petani.

Sementara itu, Ketua Poktan Sumberjaya, Jumiadi, menyampaikan bahwa pengolahan lahan merupakan tahapan penting yang harus dipersiapkan dengan baik sebelum memasuki masa tanam. Kondisi tanah yang diolah secara optimal diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman dan memberikan hasil produksi yang lebih baik.

“Pengolahan lahan ini kami lakukan untuk mempersiapkan kondisi tanah agar lebih siap untuk ditanami. Dengan lahan yang diolah dengan baik, diharapkan proses tanam nantinya dapat berjalan lancar dan tanaman bisa tumbuh secara maksimal,” pungkasnya.

Kegiatan pendampingan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan produktivitas lahan pertanian di Desa Kaliwungu dapat terus ditingkatkan serta turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah binaan. (Pendim0821)

Dandim Lumajang Tinjau Karhutla TNBTS Ranupani, Pastikan Kesiapan Penanganan di Lapangan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi terkini karhutla di Blok Landengan Dowo, yang berada di antara Pos 1 dan Pos 2 jalur pendakian menuju Ranu Kumbolo.

Setibanya di Posko Penanganan Karhutla di Kantor TNBTS Resort Ranupani, Anton menerima laporan mengenai perkembangan kondisi kebakaran dari sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi Pjs. Danramil 0821/03 Senduro Kapten Czi Suharsono, Kapolsek Senduro AKP Wahono Puji S., S.H., Kepala TNBTS Resort Ranupani Rianto Arhie, Babinsa Ranupani Serda Zainal Arifin, Bhabinkamtibmas Aipda David, personel TNBTS serta BPBD Kabupaten Lumajang.

Cek peralatan pemadaman

Sebelum menuju lokasi, Anton terlebih dahulu mengecek kesiapan peralatan yang digunakan untuk penanganan karhutla.

Salah satunya peralatan pemadam api dan blower milik TNBTS yang digunakan untuk membantu menghalau asap di lokasi terdampak.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dalam kondisi siap digunakan apabila diperlukan dalam proses penanganan di lapangan.

Setelah itu, Anton bersama jajaran TNI, Polri, TNBTS dan BPBD bergerak menuju kawasan Landengan Dowo untuk memantau titik kepulan asap.

Rombongan kemudian tiba di Pos 1 jalur pendakian Ranu Kumbolo. Dari lokasi tersebut, mereka melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi kawasan dan kepulan asap yang masih terlihat.

Keselamatan personel jadi prioritas

Anton mengatakan, pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi karhutla sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan situasi di lapangan.

Menurut dia, penanganan karhutla di kawasan konservasi membutuhkan koordinasi lintas instansi, mengingat kondisi medan yang tidak mudah dijangkau.

"Kami bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan," kata Anton.

Ia menegaskan, keselamatan personel menjadi perhatian utama dalam setiap upaya penanganan karhutla.

"Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, sementara upaya penanganan dilakukan secara bersama-sama sesuai kondisi dan situasi di lokasi," ujarnya.

Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Kodim 0821/Lumajang terhadap upaya penanganan karhutla di kawasan TNBTS.

Koordinasi antara TNI, Polri, TNBTS dan BPBD terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.




© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved