-->

20/07/2026

Kodim 0821/Lumajang Perkuat Ketahanan Wilayah Melalui Penyuluhan P4GN


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang menggelar kegiatan Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lumajang sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan prajurit yang profesional, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0821/Lumajang, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap semester tersebut diikuti oleh prajurit dan PNS Kodim 0821/Lumajang. Selain sebagai sarana edukasi, penyuluhan juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman personel terhadap bahaya narkoba, sekaligus memperkuat peran aparat kewilayahan dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Lumajang.

Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan P4GN merupakan bentuk komitmen nyata TNI AD dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Ia mengapresiasi seluruh personel Kodim 0821/Lumajang karena hingga saat ini tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan satuan.

"Penyuluhan P4GN ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan bersama BNNK Lumajang sebagai langkah pencegahan sejak dini. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota karena sampai saat ini tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kodim 0821/Lumajang. Kondisi ini harus terus dipertahankan melalui disiplin, pengawasan, dan kepedulian bersama," ujar Mayor Tanuri.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian serius seluruh prajurit. TNI AD telah menerapkan kebijakan yang tegas terhadap setiap personel yang terbukti terlibat narkoba, termasuk pelaksanaan tes urine secara mendadak sebagai bentuk pengawasan dan deteksi dini.

Dalam kegiatan tersebut, Staf BNNK Kabupaten Lumajang, Devi Oktaviana, menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan, keluarga, dan kehidupan sosial, serta pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Ia juga menjelaskan bahwa ancaman narkoba merupakan salah satu bentuk proxy war, yaitu upaya melemahkan bangsa melalui perusakan moral, mental, dan ketahanan generasi muda tanpa menggunakan kekuatan militer secara langsung.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika dan psikotropika beserta dampaknya terhadap sistem saraf, organ tubuh, hingga risiko ketergantungan yang dapat menghancurkan masa depan individu maupun keluarga.

Kegiatan penyuluhan ini memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi prajurit Kodim 0821/Lumajang, tetapi juga bagi masyarakat. Sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil), prajurit diharapkan menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, sekaligus mampu mendeteksi dan mencegah peredarannya di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang lebih aman, sehat, dan produktif serta generasi muda yang terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Melalui kegiatan P4GN tersebut, Kodim 0821/Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pemberantasan narkoba sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui prajurit yang bersih, profesional, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. (Pendim 0821).

Babinsa Tegalbangsri Motivasi Pengrajin Tusuk Sate, Dorong UMKM Terus Berkembang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan usaha masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Tegalbangsri Koramil 0821-06/Ranuyoso, Sertu Mujahidin, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan salah satu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pembuat tusuk sate di Dusun Krajan, Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Mujahidin mengunjungi tempat usaha milik Jamsari yang telah lama menekuni produksi tusuk sate sebagai salah satu usaha rumahan yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi keluarga serta membuka peluang penghasilan bagi masyarakat sekitar.

Melalui komunikasi yang berlangsung santai dan penuh keakraban, Babinsa mendengarkan secara langsung kondisi usaha, mulai dari proses produksi, ketersediaan bahan baku, hingga pemasaran hasil produksi. Selain itu, ia juga memberikan motivasi agar pelaku UMKM tetap semangat mengembangkan usahanya di tengah dinamika perekonomian.

Sertu Mujahidin mengatakan bahwa pendampingan melalui komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang berkontribusi terhadap perekonomian desa.

"UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami hadir untuk memberikan semangat, mendengar berbagai kendala yang dihadapi, serta mendorong para pelaku usaha agar terus berinovasi dan mempertahankan kualitas produknya sehingga mampu bersaing di pasar," kata dia.

Menurutnya, usaha pembuatan tusuk sate yang ditekuni Jamsari menjadi salah satu contoh usaha rumahan yang memiliki prospek baik karena produknya dibutuhkan secara berkelanjutan oleh para pedagang kuliner maupun masyarakat.

Sementara itu, Jamsari mengaku senang atas perhatian yang diberikan Babinsa kepada pelaku UMKM. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para pelaku usaha untuk terus berkembang.

"Kami merasa diperhatikan. Kehadiran Babinsa memberikan semangat kepada kami agar tetap optimistis menjalankan usaha. Mudah-mudahan usaha kecil seperti ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat sekitar," ungkapnya.

Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan hubungan yang harmonis antara Babinsa dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong tumbuhnya sektor UMKM sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi desa. Pendekatan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi turut mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan di wilayah binaan. (Pendim0821)

19/07/2026

Silaturahmi Jadi Jembatan, Babinsa Jeruk Perkokoh Kemanunggalan TNI dan Rakyat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, Babinsa Desa Jeruk Koramil 0821-04/Gucialit, Serka Bohari Rahman, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) melalui silaturahmi bersama warga binaan di Dusun Sidorejo RT 003 RW 001, Desa Jeruk, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/07/2026).

Kegiatan komunikasi sosial tersebut menjadi salah satu sarana bagi Babinsa untuk mengetahui secara langsung kondisi dan perkembangan situasi di wilayah binaannya. Dengan menjalin dialog yang akrab bersama masyarakat, berbagai informasi maupun aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.

Dalam kesempatan itu, Serka Bohari Rahman mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat kerukunan antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara rutin merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Silaturahmi seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Selain mempererat hubungan emosional antara Babinsa dan warga, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan berbagai masukan maupun perkembangan situasi di desa sehingga apabila terdapat kendala dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama," ujar dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dusun Sidorejo, Hariadi, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selama ini aktif menjalin komunikasi dengan warga. 

Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong.

"Kami merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang rutin bersilaturahmi serta berdialog dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, hubungan antara TNI dan warga semakin erat sehingga berbagai persoalan di lingkungan dapat dibahas bersama dan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta mempercepat terwujudnya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Gucialit. (Pendim0821)

Tutup MPLS, Danramil Klakah Ajak Pelajar Perkuat Nasionalisme dan Disiplin


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Danramil 0821-05/Klakah, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para peserta didik baru di SMAN 1 Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi nilai-nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, bela negara, kedisiplinan, serta pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab sebagai pelajar.

Dalam penyampaiannya, Kapten Cba Dwa Wawan Hertanto mengajak seluruh siswa untuk menjadikan masa sekolah sebagai momentum membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta mengembangkan prestasi yang dilandasi rasa cinta kepada bangsa dan negara.

"Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, selain menguasai ilmu pengetahuan, para pelajar juga harus memiliki karakter yang kuat, disiplin, berintegritas, serta mampu menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari," ujar dia.

Ia juga mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial, menjauhi perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat menghambat masa depan mereka. Menurutnya, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Klakah, Achmad Sulton, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Danramil 0821-05/Klakah yang telah memberikan materi Wawasan Kebangsaan pada hari terakhir pelaksanaan MPLS. Menurutnya, materi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik baru untuk membangun karakter, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.

"Materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Bapak Danramil memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa. Selain memperkuat rasa nasionalisme, kegiatan ini juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, semangat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap bekal ini mampu menjadi fondasi bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta lingkungan sekitarnya," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sebagai landasan dalam belajar, berprestasi, serta berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendim0821)

18/07/2026

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Turnamen Mini Soccer Antar-RT di Burno, Semarakkan HUT Ke-81 RI


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di berbagai daerah. Di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, turnamen mini soccer antar-RT menjadi salah satu kegiatan yang menyatukan warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Agar kegiatan berlangsung aman dan tertib, Babinsa Desa Burno Koramil 0821-03/Senduro, Sertu Jumali, bersama Bhabinkamtibmas Desa Burno, Aiptu Benni, melakukan pengamanan selama pertandingan yang berlangsung di Lapangan Manunggal, Dusun Krajan II, Sabtu (18/7/2026).

Turnamen tersebut diikuti perwakilan dari sejumlah RT di Desa Burno dan disambut antusias masyarakat. Selain menjadi ajang olahraga, kompetisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat persatuan warga dalam menyambut peringatan kemerdekaan.

Sertu Jumali mengatakan kehadiran TNI dan Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama rangkaian peringatan HUT RI.

"Kami ingin memastikan seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Momentum peringatan HUT Kemerdekaan hendaknya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sekadar ajang kompetisi. Karena itu kami mengajak seluruh peserta maupun penonton menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.

Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Desa Burno, Aiptu Benni, menegaskan pengamanan bersama merupakan wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 "Kami bersama Babinsa berkomitmen terus hadir mengawal setiap kegiatan masyarakat agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kami yakin rangkaian HUT Ke-81 RI di Desa Burno dapat berjalan lancar dan penuh semangat persatuan," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Burno, Sutondo, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang aktif mendukung setiap kegiatan masyarakat.

Menurutnya, sinergi aparat keamanan memberikan rasa nyaman bagi peserta maupun penonton sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.

"Turnamen mini soccer ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kami mengajak seluruh pemain, ofisial, dan penonton untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga ketertiban, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan," tuturnya.

Pemerintah Desa Burno berharap semarak peringatan HUT Ke-81 RI tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, persatuan, dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Dengan pengamanan terpadu dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung aman, lancar, serta menjadi momentum mempererat kebersamaan warga dalam mengisi kemerdekaan.Editor: Redaksi

Babinsa Selokgondang Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa Baru SMK Ryo Yuwaraja


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis sejak dini, Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Cahyo Pranowo, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Ryo Yuwaraja, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 siswa mengikuti penyampaian materi. Dalam kesempatan itu, Serka Cahyo Pranowo mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, kedisiplinan, semangat persatuan, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

Menurutnya, pembekalan Wawasan Kebangsaan pada masa MPLS menjadi langkah strategis dalam membangun karakter siswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, berintegritas, serta mampu menyaring berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis rasa nasionalisme.

"Melalui materi Wawasan Kebangsaan ini, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan kepedulian terhadap bangsa sejak para siswa mengawali jenjang pendidikan di sekolah ini. Dengan karakter yang kuat, mereka akan menjadi generasi yang mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Cahyo.

Suasana penyampaian materi berlangsung interaktif. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, menghormati sesama, serta membangun sikap disiplin sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kepala SMK Ryo Yuwaraja, Masduki, S.Si, mengatakan bahwa pemberian materi Wawasan Kebangsaan oleh Babinsa menjadi bekal yang sangat berharga bagi siswa baru dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air sejak awal memasuki dunia pendidikan di tingkat menengah kejuruan.

"Melalui materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh Babinsa, para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Kami meyakini pembekalan ini akan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, sehingga mereka tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai wujud sinergi antara sekolah dan TNI dalam mencetak generasi muda yang berkarakter Pancasila dan berwawasan kebangsaan," pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil turut andil dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui edukasi kebangsaan di lingkungan sekolah. Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki semangat bela negara demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved