Lumajang, (Onenewsjatim) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus meluas.
Hingga Senin (31/8/2026), luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 592 hektare.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan titik api berada di sejumlah lokasi di jalur pendakian Gunung Semeru.
“Luasannya sebagaimana informasi dari TNBTS kurang lebih 592 hektare,” kata Isnugroho, Senin.
Api Berada di Jalur Pendakian
Menurut Isnugroho, titik api terpantau mulai dari Pos 1 hingga Pos 4 jalur pendakian Gunung Semeru.
Kondisi tersebut membuat api berpotensi bergerak ke arah Kalimati apabila tidak segera dilakukan upaya penyekatan.
“Pagi ini titik api berada di jalur pendakian mulai Pos 1 hingga Pos 4. Sangat dimungkinkan mengarah ke Kalimati,” ujarnya.
Petugas saat ini terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah kobaran api meluas hingga mendekati permukiman dan lahan pertanian milik warga.
Isnugroho menjelaskan, upaya pemadaman dari darat menghadapi kendala medan yang cukup berat. Selain kondisi kawasan yang curam, keterbatasan peralatan juga menjadi salah satu hambatan petugas.
“Sementara karena kondisi medan yang curam dan peralatan terbatas, pasukan darat tidak mampu melakukan pemadaman secara signifikan,” katanya.
BPBD Lumajang Bantu Penyekatan Api
BPBD Kabupaten Lumajang turut menerjunkan personel untuk membantu petugas TNBTS dalam penangani kebakaran.
Personel BPBD bersama petugas TNBTS melakukan pemantauan sekaligus upaya penyekatan agar api tidak semakin meluas.
“Kita menerjunkan personel untuk membantu melakukan upaya penyekatan api bersama petugas TNBTS,” kata Isnugroho.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menyebut terdapat tiga titik api yang terpantau di kawasan jalur pendakian Gunung Semeru.
"Ketiga lokasi tersebut berada di Blok Cemorokandang, sekitar Pos 1 jalur pendakian, serta kawasan Gunung Kukusan," katanya
Petugas TNBTS bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik api tersebut. (Imam)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram