-->

01/07/2026

Kapolres Lumajang: HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme Polri


Lumajang , (Onenewsjatim)
– Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan AKBP Alex Sandy Siregar usai memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Alun-Alun Lumajang, Rabu (1/7/2026), bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, pesan utama yang disampaikan Presiden Republik Indonesia dalam amanat upacara menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme Polri agar benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Harapannya sama seperti yang disampaikan Bapak Presiden dalam amanat tadi, yang pada intinya bermuara pada peningkatan profesionalisme. Polri harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Ia mengatakan tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks sehingga seluruh anggota Polri dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi, baik di tingkat nasional maupun global.

"Tugas-tugas kepolisian ke depan harus diimbangi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan situasi. Perkembangan politik global juga memberikan pengaruh, sehingga kita tidak boleh hanya bersikap reaktif, tetapi harus proaktif dan adaptif," katanya.

Kapolres menambahkan, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat memperoleh perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang semakin optimal.

"Kami ingin masyarakat benar-benar terlindungi dengan baik dan mendapatkan pelayanan yang maksimal," imbuhnya.

AKBP Alex juga mengungkapkan rasa syukur atas tingginya kepercayaan masyarakat kepada Polri. Namun, menurutnya kepercayaan tersebut harus dijawab dengan peningkatan tanggung jawab dan kinerja yang lebih baik.

"Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat kepada Polri. Namun kepercayaan itu harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan," ujarnya.

Ia menegaskan seluruh jajaran Polres Lumajang terus didorong untuk bergerak cepat dalam menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional.

"Tidak ada lagi yang berjalan, semua harus berlari. Kita harus bergerak cepat menjawab seluruh harapan masyarakat terhadap profesionalisme Polri," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Polres Lumajang telah mengambil berbagai langkah percepatan dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Saat ini kami sudah melakukan langkah-langkah cepat dalam melaksanakan tugas kepolisian, khususnya pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sejalan dengan semangat dan slogan kami, For the Future," pungkas AKBP Alex Sandy Siregar.

29/06/2026

Pantau Lahan Pertanian Warga, Polsek Pasrujambe Pastikan Produktivitas Tetap Terjaga


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepolisian Sektor (Polsek) Pasrujambe terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memantau langsung perkembangan tanaman jagung dan padi di Dusun Pakurejo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Personel Polsek Pasrujambe turun ke lahan pertanian untuk memastikan kondisi tanaman tetap produktif sekaligus menjalin komunikasi dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Sujianto, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyambangi lahan pertanian warga. Polsek Pasrujambe berkomitmen penuh mengawal program ketahanan pangan nasional dari level paling dasar, yakni mendampingi para petani agar masa tanam hingga panen berjalan optimal tanpa kendala kamtibmas," ujar AKP Sujianto.

Menurutnya, komoditas jagung menjadi salah satu potensi unggulan di wilayah Pasrujambe yang perlu terus dijaga produktivitasnya. Karena itu, pengecekan rutin dilakukan agar setiap persoalan yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

"Melalui pengecekan rutin dan komunikasi langsung dengan petani, kami dapat mendeteksi lebih dini berbagai kendala seperti pengairan, ketersediaan pupuk, maupun serangan hama, sehingga koordinasi dengan penyuluh pertanian bisa segera dilakukan," jelasnya.

Selain melakukan pemantauan, Polsek Pasrujambe juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan produktif secara maksimal serta segera melaporkan apabila terdapat gangguan keamanan yang berpotensi menghambat aktivitas pertanian.

AKP Sujianto menegaskan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pihak.

"Ketahanan pangan yang kuat merupakan pondasi terciptanya keamanan wilayah yang kondusif. Kami berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani semakin erat sehingga swasembada pangan dapat terwujud," pungkasnya.

24/06/2026

Tanam Selada di Pekarangan, Polsek Padang Ajak Warga Wujudkan Kemandirian Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Jajaran Polsek Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. 

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah mendampingi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah menjadi area produktif dengan menanam tanaman hortikultura bernilai gizi tinggi, seperti selada, Rabu (24/6/2026).

Kapolsek Padang, Iptu Buriantoro, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

"Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mendukung penuh Program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Keberhasilan ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada optimalisasi aset lahan yang dikelola masyarakat secara mandiri," ujar Iptu Buriantoro.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah tidak hanya mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dan pangan.

Ia menjelaskan, personel Polsek Padang tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi warga agar lebih aktif memanfaatkan lahan yang tersedia.

"Kami mendorong masyarakat agar memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan rumah untuk menanam komoditas bergizi seperti selada. Tujuannya jelas, yakni memastikan ketersediaan pangan sehat yang mandiri bagi keluarga," tuturnya.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat yang mulai menyadari pentingnya mengoptimalkan lahan pekarangan untuk mendukung kebutuhan pangan sehari-hari. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan bercocok tanam juga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.

Iptu Buriantoro optimistis, gerakan pemanfaatan pekarangan rumah ini dapat berkembang menjadi budaya produktif yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

"Ke depan, kami berharap program ini terus berkembang menjadi budaya mandiri yang berkelanjutan, sehingga setiap keluarga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan daerah," pungkasnya.


23/06/2026

Polsek Ranuyoso Dampingi Petani Jagung, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional dari Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Polsek Ranuyoso, Polres Lumajang, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di sektor pertanian.

Sebagai bentuk implementasi program Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Desa Ranuyoso, Bripda Akbar Yudha, melakukan peninjauan pekarangan pangan bergizi sekaligus mengecek perkembangan tanaman jagung milik H. Rizal di Dusun Bulutangkur, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan tanaman pangan warga tumbuh optimal serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif guna mendukung kemandirian pangan keluarga.

Kapolsek Ranuyoso AKP Sajito, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan.

"Kami berkomitmen mengawal program Asta Cita Presiden dengan menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif turun ke lapangan, mendampingi masyarakat, serta memantau perkembangan sektor pertanian dan pekarangan pangan bergizi di desa binaan masing-masing," ujar AKP Sajito.

Menurutnya, ketahanan pangan nasional harus dimulai dari tingkat desa dan keluarga. Karena itu, pemanfaatan lahan pekarangan dan pengembangan komoditas pertanian seperti jagung menjadi langkah nyata yang perlu terus didorong.

"Apa yang dilakukan Pak H. Rizal merupakan contoh positif yang patut diapresiasi. Dengan menanam jagung dan mengelola pekarangan pangan bergizi, masyarakat turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional," katanya.

AKP Sajito menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas pangan. Kehadiran anggota Polri di tengah petani diharapkan dapat memberikan semangat dan rasa optimisme kepada warga untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

"Tugas Polri saat ini tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi pendamping masyarakat dalam berbagai program pembangunan. Melalui pendampingan ini, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas mendapat respons positif dari masyarakat. Warga berharap dukungan dan perhatian dari berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga sektor pertanian di wilayah Ranuyoso semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Editor : Redaksi

21/06/2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Ajak 2.000 Peserta Gowes Bersama


Lumajang, (Onenewsjatim)
-– Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-Alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.

Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Alex menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita. Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama. Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

15/06/2026

Polri Turun ke Sawah, Polsek Candipuro Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Jajaran Polsek Candipuro, Polres Lumajang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor ketahanan pangan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan pengelolaan lahan pertanian jagung di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Tanaman jagung yang ditanam di lahan milik Sukandar, warga Dusun Sumberrejo, kini tumbuh subur dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.

Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Kami berkomitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya di bidang ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan anggota di lapangan bertujuan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Lugito, Senin (16/6/2026).


Menurutnya, keberhasilan budidaya jagung di Desa Sumberrejo menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi sektor pertanian.

Ia menambahkan, Polsek Candipuro tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panennya sehingga dapat mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional," ujarnya.


Sementara itu, Sukandar mengaku terbantu dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan menjadi dorongan bagi petani untuk lebih serius mengelola lahan pertanian.

"Kami merasa didampingi dan diperhatikan. Harapannya hasil panen nanti bisa maksimal dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar," ungkap Sukandar.


Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Candipuro merupakan bagian dari upaya Polres Lumajang dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui sektor pertanian.

Selain memperkuat ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan. (Imam)


© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved