-->

21/06/2026

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Ajak 2.000 Peserta Gowes Bersama


Lumajang, (Onenewsjatim)
-– Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan peserta tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sejak matahari belum terlalu tinggi, Jalan Alun-Alun Utara di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lumajang telah dipadati peserta. Mereka datang tidak hanya dari berbagai wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.

Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.

Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Tak lama kemudian, rombongan pesepeda bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Di sejumlah titik jalan, warga tampak berdiri di pinggir ruas jalan untuk menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta.

Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Honda Beat menjadi daya tarik tersendiri yang membuat peserta semakin bersemangat mengikuti kegiatan hingga selesai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

“Gowes Sepeda Gembira ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata Alex.

Ia mengaku bersyukur melihat tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat. Peserta yang hadir tidak hanya dari Lumajang, tetapi juga dari sejumlah daerah lain. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, persaudaraan, dan sinergitas yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara melalui kegiatan positif seperti olahraga bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Alex menegaskan bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. Menurut dia, peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Keamanan dan kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat itu menambahkan, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin kompleks dan dinamis. Karena itu, sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, TNI, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar kita. Hari ini lewat kayuhan pedal bersama, kita hilangkan sekat-sekat birokrasi. Kita berbaur menjadi satu, berkeringat bersama, dan bergembira bersama. Inilah wujud nyata bahwa Polri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat,” ungkap Alex.

Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize. Ribuan peserta bertahan di lokasi untuk menantikan pengumuman pemenang hadiah utama maupun berbagai hadiah hiburan lainnya.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menggambarkan kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, serta harmonis.

Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga.

15/06/2026

Polri Turun ke Sawah, Polsek Candipuro Dorong Swasembada Pangan Lewat Budidaya Jagung


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Jajaran Polsek Candipuro, Polres Lumajang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor ketahanan pangan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pendampingan pengelolaan lahan pertanian jagung di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Tanaman jagung yang ditanam di lahan milik Sukandar, warga Dusun Sumberrejo, kini tumbuh subur dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian secara produktif.

Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

"Kami berkomitmen mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya di bidang ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan anggota di lapangan bertujuan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus memastikan lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Lugito, Senin (16/6/2026).


Menurutnya, keberhasilan budidaya jagung di Desa Sumberrejo menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi sektor pertanian.

Ia menambahkan, Polsek Candipuro tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir dalam berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panennya sehingga dapat mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional," ujarnya.


Sementara itu, Sukandar mengaku terbantu dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, perhatian dan dukungan yang diberikan menjadi dorongan bagi petani untuk lebih serius mengelola lahan pertanian.

"Kami merasa didampingi dan diperhatikan. Harapannya hasil panen nanti bisa maksimal dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar," ungkap Sukandar.


Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Candipuro merupakan bagian dari upaya Polres Lumajang dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui sektor pertanian.

Selain memperkuat ketersediaan pangan, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan. (Imam)


14/06/2026

Bhabinkamtibmas Kunir Turun ke Sawah, Dampingi Petani Jagung Demi Ketahanan Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim) - 
Peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Sukosari, Polsek Kunir, Bripda M. Jurjis yang turun langsung meninjau lahan pertanian jagung milik warga di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/6/2026).

Di sela kegiatan sambang desa, Bripda Jurjis menyempatkan diri mengecek kondisi tanaman jagung milik Wijen Utomo yang saat ini menunjukkan pertumbuhan cukup baik dan berpotensi menghasilkan panen optimal.

Selain memantau perkembangan tanaman, Bripda Jurjis juga berdialog dengan petani terkait kondisi lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga berbagai tantangan yang dihadapi selama masa budidaya.

Kapolsek Kunir Iptu Muljoko mengatakan keterlibatan anggota Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, termasuk di bidang pertanian,” kata Iptu Muljoko.

Menurutnya, pendampingan kepada petani dilakukan untuk memberikan motivasi sekaligus membangun komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Ia menjelaskan, keberhasilan sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan. Karena itu, Polsek Kunir terus mendorong personelnya untuk aktif mendampingi petani dan menyerap berbagai aspirasi maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap kehadiran anggota di tengah petani dapat memberikan semangat serta membantu memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bripda Jurjis juga mengajak petani untuk mempersiapkan pola tanam berkelanjutan dengan menanam padi setelah masa panen jagung berakhir.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus mendukung program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah.

Sementara itu, Wijen Utomo selaku pemilik lahan mengapresiasi perhatian yang diberikan pihak kepolisian terhadap sektor pertanian di wilayahnya.

“Kami merasa senang karena ada pendampingan dari Bhabinkamtibmas. Kehadiran beliau memberikan motivasi kepada kami untuk terus mengelola lahan dengan baik dan meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.

Kegiatan pemantauan lahan pertanian tersebut berlangsung penuh keakraban. Melalui pendekatan humanis dan pendampingan langsung kepada petani, Polsek Kunir berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional.(Imam)

13/06/2026

Polisi Lumajang Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1-V1


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana serius terlihat di lobi Mapolres Lumajang pada Jumat (12/6/2026). Sejumlah personel Sat Samapta Polres Lumajang tampak fokus mengikuti latihan bongkar pasang senjata api jenis SS1-V1 sebagai bagian dari persiapan menghadapi lomba tingkat Polda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto didampingi Kanit Turjawali Ipda Wahib. 

Kegiatan diawali dengan apel dan arahan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya penguasaan teknik bongkar pasang senjata sebagai salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki anggota Polri.

Kasubsi Pidm si Humas Ipda Suprapto melalui AKP Agus Sugiharto menekankan bahwa latihan tidak hanya bertujuan mengejar prestasi dalam perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme personel dalam memahami fungsi dan mekanisme kerja senjata api yang digunakan saat bertugas.

Setelah menerima arahan para peserta mengikuti sesi drill yang dipandu instruktur Briptu Fariz. Pada tahap ini anggota diberikan penjelasan mengenai prosedur yang benar dalam membongkar dan memasang kembali komponen senjata SS1-V1.

Latihan berlangsung secara bertahap. Setiap anggota diminta mempraktikkan teknik yang telah diberikan secara berulang. Metode tersebut dilakukan untuk meningkatkan kecepatan sekaligus memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.

Para peserta terlihat saling mengamati dan mengevaluasi satu sama lain. Instruktur juga memberikan koreksi secara langsung apabila ditemukan kesalahan dalam proses bongkar pasang senjata. Pendekatan tersebut dilakukan agar setiap personel memiliki pemahaman yang sama dan mampu menjalankan prosedur dengan tepat.

Memasuki sesi berikutnya suasana latihan menjadi lebih kompetitif. Seluruh anggota diberikan kesempatan untuk menguji kemampuan masing-masing melalui simulasi lomba. 


Dalam sesi ini peserta dituntut menunjukkan kecepatan dan ketepatan saat membongkar maupun memasang kembali senjata.

Waktu pengerjaan menjadi salah satu indikator penilaian. Namun ketepatan prosedur tetap menjadi aspek utama yang diperhatikan oleh tim penilai. Setiap kesalahan dalam tahapan pelaksanaan dapat memengaruhi hasil akhir peserta.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi lomba keterampilan yang akan digelar di tingkat Polda Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

"Latihan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan anggota. Selain sebagai persiapan lomba kegiatan ini juga bertujuan memperkuat pemahaman personel terhadap penggunaan dan perawatan senjata dinas," kata Suprapto.

Menurutnya penguasaan teknik bongkar pasang senjata menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Kemampuan tersebut tidak hanya berguna saat mengikuti perlombaan tetapi juga mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

"Ketepatan dan pemahaman terhadap setiap komponen senjata sangat penting. Karena itu latihan dilakukan secara berulang agar anggota semakin terampil dan percaya diri," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung seluruh personel menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh. Tim instruktur melakukan evaluasi terhadap kecepatan pelaksanaan ketepatan prosedur serta pemahaman peserta mengenai fungsi setiap bagian senjata.

Dari hasil kompetisi internal yang digelar pada akhir kegiatan terpilih tiga anggota Sat Samapta dengan catatan waktu tercepat dan tingkat ketepatan terbaik. Ketiganya kemudian ditetapkan sebagai wakil Sat Samapta Polres Lumajang untuk mengikuti lomba tingkat Polda Jawa Timur.

Suprapto berharap para peserta yang terpilih mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Polres Lumajang dalam ajang tersebut.

"Kami optimistis anggota yang terpilih dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Yang terpenting adalah menjaga disiplin latihan dan terus meningkatkan keterampilan sehingga siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Latihan yang berlangsung hingga siang hari itu berjalan lancar dan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Sat Samapta Polres Lumajang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menjaga profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian.(Imam)

10/06/2026

Polres Lumajang Rotasi Pejabat, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Berganti


Lumajang , (Onenewsjatim) –
Polres Lumajang melakukan pergantian sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (9/6/2026).

Pergantian jabatan yang menjadi sorotan dalam mutasi kali ini adalah posisi Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. 

Jabatan Kasat Reskrim yang sebelumnya diemban AKP Pras Adinata S.Tr.K., S.I.K., resmi diserahterimakan kepada Iptu M. Ari Nuzul Aulia S.Tr.K., S.I.K., M.Si. Sementara itu, jabatan Kasat Narkoba yang sebelumnya dijabat AKP I Gede Putu Wiranata S.H., M.H., kini dipercayakan kepada Iptu Dwi Sugiyanto, S.H.

Selain dua jabatan strategis tersebut, Polres Lumajang juga melakukan rotasi pada sejumlah posisi lainnya sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi. Tujuannya agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan adaptif dalam menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Alex dalam amanatnya.

Menurutnya, pergantian pejabat tidak boleh mengganggu jalannya program kerja yang telah dirintis sebelumnya. Sebaliknya, pejabat baru diharapkan mampu melanjutkan capaian yang sudah ada sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kontinuitas program kerja harus tetap terjaga meskipun terjadi pergantian pejabat. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus menghadirkan inovasi demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam rotasi tersebut, AKP Agus Sugiharto dipercaya menjabat Kasat Samapta menggantikan AKP Sajito. Sebelumnya, Agus menjabat sebagai Kapolsek Jatiroto.

Selanjutnya, AKP Sajito mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Ranuyoso menggantikan AKP Imam Soepardi yang dimutasi menjadi Kapolsek Jatiroto.

Pergantian juga terjadi di tingkat kepolisian sektor. Jabatan Kapolsek Randuagung yang sebelumnya diemban Iptu Dirga Pradhira Irianto kini dijabat Iptu Edi Kuswanto. Sementara jabatan Kapolsek Lumajang Kota diserahterimakan kepada Iptu Zainul Abidin.

Alex menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada institusi maupun masyarakat.

“Kewenangan dalam organisasi bisa didelegasikan, tetapi tanggung jawab tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. Karena itu, setiap pejabat harus mampu mempertanggungjawabkan tugas dan kewenangannya kepada institusi, masyarakat, serta kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Alex juga mengingatkan seluruh personel Polres Lumajang untuk terus menjaga profesionalisme, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Masyarakat mengharapkan kehadiran Polri yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman. Oleh sebab itu, laksanakan tugas secara profesional, proporsional, objektif, dan penuh keikhlasan dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.


05/06/2026

Antusiasme TNI, Polri, dan Warga Warnai Donor Darah Hari Bhayangkara di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sejak pagi, suasana halaman Mapolres Lumajang tampak lebih ramai dari biasanya, Jumat (5/6/2026). Personel Polres Lumajang, anggota Kodim 0821/Lumajang, Bhayangkari, Pramuka, hingga masyarakat umum datang silih berganti untuk mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Mereka terlihat antusias menjalani proses pemeriksaan kesehatan sebelum mendonorkan darah. Kegiatan yang dikemas dalam bakti kesehatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang mengedepankan aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Sebelum melakukan donor darah, para peserta terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, hingga kondisi fisik secara umum. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pendonor berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat medis.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, donor darah merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurut dia, setetes darah yang disumbangkan dapat memberikan harapan hidup bagi mereka yang sedang membutuhkan bantuan.

"Kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan," kata Alex di sela kegiatan.

Ia menuturkan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Lumajang menargetkan terkumpulnya puluhan kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Menurut Alex, kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan masih cukup tinggi. Karena itu, partisipasi anggota Polri bersama masyarakat dalam kegiatan donor darah menjadi kontribusi nyata untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi warga yang membutuhkan.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti donor darah tidak hanya bertujuan membantu sesama, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi warga," ucapnya.


14/05/2026

Antisipasi 3C dan Narkoba, Polisi Gelar Patroli KRYD di Jalur Nasional Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Kepolisian di wilayah Kabupaten Lumajang. 

Seperti yang dilakukan anggota Polsek Tempeh bersama Polsek Sumbersuko yang melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Jalan Raya Nasional Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Rabu (13/5/2026) malam.

Patroli gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin dengan melibatkan personel gabungan dari dua polsek. 

Kegiatan difokuskan pada antisipasi tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas dan Curanmor), peredaran narkoba, senjata tajam, serta gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Sejak malam hingga dini hari, petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan di sepanjang jalur nasional yang kerap menjadi akses utama kendaraan antar daerah. 

Kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas dihentikan secara humanis untuk dilakukan pemeriksaan.

Petugas memeriksa identitas pengendara, surat-surat kendaraan, hingga barang bawaan guna memastikan tidak ada benda berbahaya maupun barang terlarang yang dibawa pengendara. 

Pemeriksaan dilakukan secara selektif namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Dari hasil patroli dan pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan adanya senjata tajam, narkoba maupun barang mencurigakan lainnya. 

Selain itu, aparat juga memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara yang kedapatan belum melengkapi dokumen kendaraan bermotor.

Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin mengatakan patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Patroli gabungan ini kami lakukan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya. Jalur nasional merupakan akses vital dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan pengawasan secara rutin,” ujar AKP Syamsul Arifin saat ditemui di lokasi patroli.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan efek cegah terhadap pelaku kriminalitas. Selain pemeriksaan kendaraan, personel juga melakukan dialog dengan masyarakat dan pengguna jalan.

“Kami mengedepankan patroli humanis. Selain melakukan pemeriksaan, anggota juga menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

AKP Syamsul Arifin menambahkan, patroli gabungan akan terus dilaksanakan secara berkala, terutama pada jam-jam rawan dan titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan.

Petugas juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

Di lapangan, keberadaan aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan. 

Sejumlah pengendara mengaku merasa lebih aman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian, terutama di jalur nasional yang ramai dilalui kendaraan pada malam hari.

Hingga Matahari Terbit, Polisi Lumajang Intensifkan Patroli Jalur Nasional dan Titik Rawan


Lumajang , (Onenewsjatim)
– Suasana dini hari di sejumlah ruas jalan Kabupaten Lumajang tampak berbeda pada Kamis (14/5/2026). Saat sebagian besar warga masih terlelap, personel Satuan Samapta Polres Lumajang justru bergerak menyusuri jalur-jalur rawan kriminalitas dalam patroli Perintis Presisi guna mengantisipasi aksi kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Patroli yang dimulai sejak dini hari hingga matahari terbit itu dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Sajito, S.H., M.H., bersama empat personel Sat Samapta menggunakan kendaraan patroli dinas.

Sorot lampu rotator biru mobil patroli tampak menyala saat petugas memasuki jalur nasional wilayah Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto. Ruas jalan yang dikenal cukup ramai dilalui kendaraan angkutan dan pengguna jalan antarwilayah tersebut menjadi titik awal patroli.

Petugas melakukan pemantauan situasi kamtibmas, menyisir titik-titik yang dinilai rawan aksi kriminalitas jalanan, balap liar hingga potensi gangguan keamanan lainnya.

“Patroli Perintis Presisi ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya pada jam-jam rawan menjelang pagi,” ujar AKP Sajito saat ditemui di sela patroli.

Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan pada waktu rawan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menekan niat para pelaku kejahatan.

Setelah situasi di wilayah Jatiroto dipastikan aman dan kondusif, rombongan patroli melanjutkan penyisiran menuju Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Di lokasi tersebut, personel Sat Samapta bergabung dengan anggota Polsek Randuagung untuk memperkuat pemantauan keamanan wilayah. Petugas tampak beberapa kali berhenti untuk mengawasi arus lalu lintas serta memantau aktivitas masyarakat yang mulai beraktivitas menjelang subuh.

AKP Sajito mengatakan patroli gabungan menjadi bentuk sinergitas antara fungsi Samapta dan jajaran polsek dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas, terutama pada jam-jam rawan dini hari hingga pagi hari. Kehadiran patroli ini juga untuk memberikan efek cegah dan efek jera atau show of force terhadap para pelaku tindak pidana,” tegasnya.

Sekitar pukul 04.00 WIB, patroli kembali bergerak menuju wilayah Kecamatan Kedungjajang. Udara dingin dini hari dan kondisi jalan yang mulai diselimuti kabut tipis tidak menyurutkan semangat personel dalam melakukan pemantauan.

Namun di tengah perjalanan, petugas mendapati seorang pengendara sepeda motor asal Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, mengalami kendala akibat kehabisan bahan bakar di jalan raya.

Tanpa ragu, personel Sat Samapta langsung berhenti dan membantu pengendara tersebut agar dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

“Mudah-mudahan bensin ini cukup sampai Sumbersuko dan sampai rumah di Mojosari,” kata AKP Sajito sambil menyerahkan bantuan bahan bakar kepada pengendara motor tersebut.

Aksi spontan anggota kepolisian itu mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sikap humanis personel patroli dinilai menjadi bukti bahwa kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Usai membantu pengendara motor, patroli kembali dilanjutkan menuju kawasan Jembatan Grobogan di Kecamatan Kedungjajang hingga matahari mulai terbit.

Sepanjang patroli berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif. Polisi memastikan kegiatan patroli rutin akan terus dilakukan secara intensif pada jam-jam rawan sebagai upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

AKP Sajito menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli preventif di sejumlah titik rawan kriminalitas guna menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved