-->

06/05/2026

Babinsa Purworejo Sosialisasikan KDKMP untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka meningkatkan pembinaan teritorial sekaligus memantau perkembangan program di wilayah, Babinsa Purworejo Koramil 0821-03/Senduro, Koptu Suprapto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaan di Dusun Dispersi RT 004 RW 006, Desa Purworejo, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan komsos tersebut dilakukan bersama Samar, salah satu warga setempat, dengan fokus pembahasan terkait keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di lingkungan desa. 

Melalui pendekatan dialogis, Babinsa menggali informasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya peran program tersebut dalam mendukung perekonomian dan kesejahteraan warga.

Koptu Suprapto menyampaikan bahwa komsos merupakan sarana efektif dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui kondisi nyata di lapangan, termasuk perkembangan berbagai program KDKMP di wilayah yang sedang berjalan.

“Melalui komunikasi langsung seperti ini, kami bisa mengetahui sejauh mana keberadaan KDKMP memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, kami juga mendorong warga untuk aktif berpartisipasi dan menjaga keberlangsungan program tersebut,” ujar dia.

Ia menambahkan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan dan monitoring program-program pembangunan desa.

Sementara itu, Samar menyambut baik keberadaan (KDKMP) di wilayah kami. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi warga, baik itu untuk usaha kecil maupun kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya KDKMP, kami merasa lebih mudah dalam mengakses berbagai kebutuhan dan juga membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Harapannya, koperasi ini bisa dikelola dengan baik dan terus berkembang sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

"Kami juga berterima kasih kepada Babinsa yang selalu memberikan pendampingan dan penjelasan kepada warga, sehingga kami semakin memahami pentingnya keberadaan KDKMP sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa,” pungkasnya. (Pendim0821)

Cegah Gangguan Kesehatan, Santri di Wonokerto Jalani Pemeriksaan Medis


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap kesehatan generasi muda terus ditunjukkan aparat kewilayahan. Babinsa Wonokerto Koramil 0821-04/Gucialit, Serma Sugianto, melaksanakan pendampingan kegiatan pengecekan kesehatan bagi para santri di Pondok Pesantren Darul Muhajirin, Dusun Wonorejo, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Gucialit dan bidan desa setempat sebagai upaya memastikan kondisi kesehatan para santri tetap terjaga. Tercatat sebanyak 109 santri mengikuti pemeriksaan, terdiri dari 52 santri putra dan 57 santri putri.

Dalam pelaksanaannya, para santri menjalani serangkaian pemeriksaan dasar, mulai dari pengecekan kondisi fisik, tekanan darah, hingga konsultasi kesehatan. Pendampingan Babinsa dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para santri.

Dalam kesempatan itu, Serma Sugianto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.


“Kami hadir untuk mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Kesehatan santri sangat penting karena mereka merupakan generasi penerus yang harus dijaga sejak dini,” ucap dia.


Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muhajirin Wonokerto, Ustadz Samsul Muarif, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, termasuk para santri di lingkungan pesantren. Melalui peran aktif Puskesmas Gucialit yang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, kami merasakan langsung manfaatnya, terutama dalam mendeteksi kondisi kesehatan santri sejak dini.


“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut secara berkala, sehingga sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan pondok pesantren semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Wonokerto, Iis Erina, A.Md. Keb., bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Gucialit, Agustian Hermono, A.Md.Kep., menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk mencegah serta mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan di lingkungan pondok pesantren.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para santri dapat terus menjaga kesehatan, sehingga proses belajar dan pembinaan di Pondok Pesantren Darul Muhajirin dapat berjalan optimal, serta tercipta lingkungan yang sehat dan produktif. (Pendim0821)

05/05/2026

Babinsa Jogoyudan Gencarkan Komsos dan Patroli Malam, Jaga Keamanan Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya menjaga stabilitas keamanan lingkungan terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Jogoyudan Koramil 0821-01/Lumajang, Serda Moh. Mu’ali, mengintensifkan kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan patroli malam di wilayah Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026) malam.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik permukiman warga. Dalam pelaksanaannya, Babinsa berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui pendekatan humanis guna membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan.

Serda Moh. Mu’ali menegaskan bahwa komsos dan patroli wilayah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

“Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat mengetahui kondisi riil di wilayah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Ini penting sebagai langkah deteksi dini guna menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Serda Mu’ali.

Selain itu, dalam kegiatan patroli malam tersebut, pihaknya juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Ia juga mendorong masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Jogoyudan, Saiful Anam, S.AP, menilai kegiatan yang dilakukan Babinsa memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan di wilayahnya.

“Melalui komsos dan patroli yang rutin dilaksanakan, komunikasi antara Babinsa dan masyarakat semakin baik. Hal ini sangat membantu dalam upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak kelurahan akan terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk menghidupkan kembali kegiatan ronda malam serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Dengan kebersamaan dan koordinasi yang solid antara pemerintah kelurahan, TNI, dan masyarakat, kami optimistis wilayah Jogoyudan akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kelurahan Jogoyudan dapat terus terjaga, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. 


Editor: Imam

Sumber Berita: Pendim 0821 Lumajang


TNI dan Warga Bersihkan Akses Jalan Menuju Jembatan Perintis Garuda di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepedulian terhadap lingkungan dan akses infrastruktur kembali ditunjukkan melalui sinergi antara TNI dan masyarakat. 

Babinsa Desa Kebonagung, Sertu Hery Wahyudi dari Koramil 0821-02/Sukodono, bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan jalan menuju jembatan sungai di Dusun Sitiinggil, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta material yang menghambat akses jalan. 

Dengan peralatan sederhana, Babinsa dan warga tampak kompak bekerja demi menciptakan akses yang bersih, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.

Sertu Hery Wahyudi mengatakan, kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas warga, terutama menuju fasilitas vital seperti jembatan yang menjadi jalur utama aktivitas sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan akses jalan menuju jembatan tetap bersih dan mudah dilalui. Ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Hery di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dusun Sitiinggil, Nanang Bagas, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan akses menuju Jembatan Perintis Garuda. 

Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari ke sawah hingga ke pusat desa.

“Dengan kondisi jalan yang bersih dan terawat, tentu akan memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi masyarakat yang melintas,” kata Nanang.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi seluruh warga. Apalagi jembatan ini nantinya menjadi penghubung vital bagi ratusan kepala keluarga,” imbuhnya.

Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain memperlancar akses jalan, kerja bakti ini juga dinilai mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, akses jalan menuju jembatan di Dusun Sitiinggil diharapkan semakin optimal dalam menunjang mobilitas warga. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Editor: Imam 

Sumber berita: Pendim 0821


04/05/2026

Koramil 0821-20/Padang Terima Kunjungan Edukatif TK Dharma Wanita Barat


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Babinsa Mojo Koramil 0821-20/Padang Sertu Ahmad Supenil memberikan pengenalan Tugas Koramil kepada siswa Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Desa Barat dalam rangka kunjungan di Markas Koramil 0821-20/Padang Kabupaten Lumajag Jawa Timur, pada Senin (4/5/2026)

Sebanyak 25 anak beserta pendampingnya disambut hangat oleh piket Koramil Sertu Ahmad Supenil. Kunjungan tersebut bertujuan memberikan wawasan sejak dini mengenai tugas dan tanggung jawab TNI serta menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak.

Dalam kesempatan itu, Sertu Ahmad Supenil yang menerima kunjungan saat itu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting sebagai sarana edukasi generasi penerus, terutama bagi anak usia dini.

“Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang tugas dan profesi sebagai TNI, dalam hal ini lingkungan satuan Koramil Tempursari, yang tidak lain untuk memberikan edukasi, yang nantinya diharapkan dapat memotivasi mereka dalam mengejar cita-cita menjadi TNI atau abdi negara di masa depan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala sekolah TK Dharma Wanita Desa Barat, Sinta Jailani, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih, atas sambutan hangat dari pihak Koramil Tempursari.

“Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak untuk memahami profesi TNI sekaligus memperkaya pengalaman mereka. Semoga kunjungan ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi mereka,” pungkasnya.

Kegiatan kunjungan diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi yang positif kepada anak usia dini. Dengan adanya kunjungan tersebut, sebagai wujud dalam memahami pentingnya peran TNI serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air sejak dini. (Pendim0821)

Putus Keterisolasian, Jembatan Perintis Garuda Buka Akses Ekonomi dan Pendidikan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Di balik bentang alam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Krajan, Desa Karang Anom, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (4/5/2026), menghadirkan lebih dari sekadar infrastruktur. 

Ia menjadi simbol perubahan menghubungkan yang terpisah, membuka yang tertutup, dan menyalakan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses.

Selama bertahun-tahun, keterisolasian menjadi realitas yang membatasi ruang gerak warga. Jalan yang sulit dilalui bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memperlambat perputaran ekonomi, membatasi akses pendidikan, hingga menyulitkan layanan kesehatan. Kini, melalui pembangunan jembatan tersebut, sekat-sekat geografis perlahan mulai runtuh.

Personel Babinsa Desa Karanganom Koramil 0821-17/Pasrujambe Sertu Bejo Utomo menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung peluang. Ketika akses terbuka, maka kesempatan untuk berkembang akan ikut terbuka,” ungkapnya.

Dalam perspektif yang lebih luas, Jembatan Perintis Garuda menjadi katalisator perubahan. Ia akan memangkas waktu tempuh, menekan biaya distribusi, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian dan produk lokal. Dari yang sebelumnya terbatas, kini berpotensi berkembang menuju ekonomi yang lebih produktif dan kompetitif.

"Namun lebih dari itu, jembatan ini juga membangun konektivitas sosial. Interaksi antar warga akan semakin intens, pertukaran ide semakin terbuka, dan kohesi sosial antarwilayah akan semakin kuat," pungkasnya.

Kehadiran TNI dalam pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian tidak hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam membangun kesejahteraan. Bersama pemerintah daerah, Dinas PUTR, dan Forkopimca Pasrujambe, pembangunan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (Pendim 0821)

03/05/2026

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Kebonsari Bantu Sarana Ibadah


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Wujud nyata kepedulian serta upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat terus dilakukan oleh aparat kewilayahan, Babinsa Kebonsari Koramil 0821-19/Sumbersuko Serda Agus Waskito yang turut membantu kegiatan pemasangan lantai masjid sekaligus memberikan sarana dukungan berupa Al-Qur’an di Masjid An-Najiyah, Dusun Curah Jero, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama warga setempat sebagai bentuk gotong royong dalam menyelesaikan pembangunan dan perbaikan sarana ibadah. 

Babinsa hadir langsung membantu proses pemasangan lantai masjid, mulai dari pengangkutan material hingga penataan keramik agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya lebih rapi.

Saat dikonfirmasi Serda Agus Waskito mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah yang digunakan masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya membantu percepatan pembangunan masjid, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat. Masjid merupakan tempat ibadah yang harus kita jaga bersama, sehingga sudah sepatutnya kita saling membantu,” ujar dia.

Selain membantu pemasangan lantai masjid, Babinsa juga menyerahkan sarana dukungan berupa Al-Qur’an kepada pengurus Masjid An-Najiyah. Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah fasilitas ibadah dan menunjang kegiatan keagamaan masyarakat, seperti tadarus, pengajian, serta pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid An-Najiyah, Muhammad Ismail, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang telah hadir membantu pembangunan masjid sekaligus memberikan dukungan Al-Qur’an.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Babinsa yang sudah ikut membantu pemasangan lantai masjid. Bantuan Al-Qur’an ini juga sangat bermanfaat bagi jamaah, terutama untuk kegiatan mengaji dan pembelajaran anak-anak di masjid,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga semangat gotong royong serta mempererat kebersamaan dalam membangun sarana ibadah.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembangunan Masjid An-Najiyah dapat segera rampung dan memberikan kenyamanan bagi jamaah dalam melaksanakan ibadah. Selain itu, sinergi antara Babinsa dan masyarakat di Desa Kebonsari semakin kuat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kondusif dalam kehidupan bermasyarakat. (Pendim0821)

Babinsa Pundungsari Dampingi Petani Olah Lahan Padi 1 Hektare di Tempursari


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Babinsa Pundungsari Koramil 0821-18/Tempursari Serka Fery Dian Prasetiyono melaksanakan kegiatan pendampingan pengolahan lahan padi di lahan sawah seluas 1 hektare milik warga bernama Jarwo, yang berada di Dusun Krajan, Desa Pundungsari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan dengan terjun langsung ke area persawahan bersama petani, mulai dari proses persiapan lahan hingga pengecekan kondisi tanah yang akan digunakan untuk masa tanam padi. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan pengolahan lahan berjalan optimal agar hasil produksi pertanian dapat meningkat.

Serka Fery Dian Prasetiyono mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan wilayah serta mendorong semangat petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI melalui Babinsa untuk membantu petani agar lebih semangat dan memastikan proses pengolahan lahan berjalan sesuai tahapan, sehingga dapat mendukung hasil panen yang maksimal,” ujar Serka Fery.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sari Tani I, Arifin, menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pertanian sebagai sektor penting penopang ekonomi warga desa.

"Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan para petani di Desa Pundungsari semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mampu menjaga stabilitas pangan di wilayah," pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjalin erat dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pertanian. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved