-->

16/03/2026

Stok Darah O di Lumajang Menipis Jelang Idulfitri, PMI Ajak Warga Segera Donor


Lumajang (Onenewsjatim)
– Persediaan darah golongan O di Kabupaten Lumajang dilaporkan menipis menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Saat ini stok darah O di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang hanya tersisa sekitar 52 kantong, jauh di bawah standar stok aman yang seharusnya mencapai 100 hingga 120 kantong.

Kabag Humas dan Pelayanan PMI Lumajang, Trio Abdul Wahab, mengatakan penurunan stok tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan darah dari sejumlah rumah sakit dalam beberapa waktu terakhir.

“Untuk stok saat ini, golongan darah A ada 80 kantong, golongan B 120 kantong, golongan AB 40 kantong, sedangkan golongan darah O tinggal 52 kantong. Padahal standar stok aman untuk golongan darah O minimal sekitar 100 kantong,” ujarnya.

Menurut Trio, PMI Lumajang sebenarnya telah mengantisipasi kebutuhan darah menjelang Lebaran sejak sebelum memasuki bulan Ramadan. Namun lonjakan permintaan dari rumah sakit membuat stok darah O mengalami penurunan cukup signifikan.

“Memang ada peningkatan kebutuhan dari rumah sakit, khususnya untuk golongan darah O. Di sisi lain, kebutuhan darah yang paling banyak memang golongan O, meskipun jumlah pendonornya juga paling banyak,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut berpotensi mengganggu pelayanan pasien di rumah sakit apabila stok darah tidak segera ditambah.

“Kalau kita tidak terus mengupayakan penambahan stok, tentu akan sangat mengganggu pelayanan. Karena ketika ada pasien yang membutuhkan, darahnya tidak tersedia,” katanya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, PMI Lumajang melakukan berbagai langkah, salah satunya dengan memanfaatkan database pendonor melalui sistem SIM Donor yang dimiliki PMI.

Melalui sistem tersebut, PMI secara otomatis mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada para pendonor yang sudah waktunya kembali mendonorkan darahnya, terutama bagi pendonor dengan golongan darah O.

“Kami memiliki database pendonor di seluruh Lumajang. Dari sistem itu secara otomatis akan mengirimkan informasi melalui WhatsApp bahwa stok darah O dalam kondisi kritis, sehingga kami mengimbau pendonor yang sudah waktunya donor untuk segera melakukan donor darah,” jelas Trio.

Selain itu, PMI Lumajang juga menambah pelayanan dan fasilitas bagi para pendonor selama Ramadan sebagai bentuk apresiasi.

“Untuk edisi Ramadan, kami menambah servis donor serta souvenir bagi pendonor. Biasanya pendonor mendapatkan susu, biskuit, roti, dan air mineral. Pada Ramadan ini ada tambahan sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor,” ujarnya.

PMI juga menyiapkan kegiatan donor darah melalui mobil unit di sejumlah titik keramaian, seperti masjid, kecamatan, maupun lokasi kegiatan masyarakat.

“Kami juga menambah kegiatan mobil unit donor darah di masjid, kecamatan, atau tempat keramaian. Biasanya kegiatan ini dilakukan setelah salat tarawih atau setelah buka puasa,” tambahnya.

PMI Lumajang berharap masyarakat, khususnya yang memiliki golongan darah O, dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah agar kebutuhan darah bagi pasien di rumah sakit tetap terpenuhi selama Ramadan hingga Idulfitri.(Fat)

12/02/2026

Babinsa Tukum Dampingi Kegiatan Posyandu Balita dan Lansia di Dusun Pandanwangi


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Manggis bagi balita dan lansia di Dusun Pandanwangi, Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Kamis (12/6/2026).

Kegiatan posyandu tersebut diikuti oleh puluhan balita dan warga lanjut usia yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka secara rutin. Petugas kesehatan dibantu para kader posyandu tampak melakukan penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan bagi peserta.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan balita dan lansia di wilayah binaan.

Serda Haeruddin mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa untuk selalu hadir dan membantu setiap kegiatan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.

“Kegiatan posyandu ini sangat penting untuk memantau tumbuh kembang balita serta kondisi kesehatan para lansia. Kami sebagai Babinsa selalu siap mendukung dan mendampingi agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, posyandu juga berperan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat, gizi seimbang, serta pencegahan penyakit sejak dini.

“Melalui posyandu, para orang tua bisa mengetahui perkembangan anaknya, sementara lansia dapat memeriksakan kesehatannya secara rutin. Ini sangat membantu dalam upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Haeruddin.

Selain melakukan pendampingan, Babinsa juga turut berinteraksi dengan warga, memberikan motivasi kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke posyandu, serta mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, salah satu kader posyandu setempat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai selalu aktif mendukung kegiatan di desa.

“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain membantu kelancaran kegiatan, beliau juga sering memberikan semangat kepada warga untuk aktif datang ke posyandu,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, aparat desa, dan Babinsa, diharapkan pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berjalan optimal serta mampu menekan angka stunting dan penyakit pada lansia.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap kegiatan posyandu terus berjalan rutin sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar di lingkungan mereka.

Penulis: Imam 

Editor: Redaksi

26/01/2026

Babinsa Oro Oro Ombo Dampingi Posyandu Harapan Jaya, Perkuat Layanan Kesehatan Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Babinsa Oro Oro Ombo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Serda Yayat Sugiat, melakukan pendampingan kegiatan Posyandu Harapan Jaya di Dusun Kampung Renteng RT 002 RW 005, Desa Oro Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (26/1/2026).

Pendampingan dilakukan sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa juga bertujuan memastikan kegiatan Posyandu berjalan tertib, aman, dan lancar.

Kegiatan Posyandu meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, penimbangan balita, imunisasi, serta pemberian vitamin guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. 

Babinsa turut memberikan dukungan moril kepada tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Serda Yayat mengatakan, pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami siap membantu dan mendampingi kegiatan masyarakat, termasuk Posyandu, agar benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” kata Serda Yayat.

Sementara itu, Bidan Desa Oro Oro Ombo, Ari Peristiwana, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia. 

Pelayanan rutin seperti penimbangan, imunisasi, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan menjadi upaya pencegahan stunting dan deteksi dini gangguan kesehatan.

“Posyandu menjadi sarana penting pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi pola hidup sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Oro Oro Ombo, Ny. Suwarno, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung keberlangsungan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di desa.

“Melalui Posyandu, kami terus mendorong kesadaran masyarakat, khususnya para ibu dan lansia, agar rutin memeriksakan kesehatan. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata Ny. Suwarno.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu, balita, dan lansia semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program Indonesia Sehat.(Pendim 0821)


15/01/2026

Perkuat Nilai Kemanusiaan, Babinsa Kunir Kidul Dampingi Kegiatan Donor Darah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kepedulian terhadap kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, dengan turut serta mendampingi dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang digelar di Balai Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Desa Kunir Kidul, Palang Merah Indonesia (PMI), serta dukungan aktif TNI melalui peran Babinsa di wilayah binaan. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari, mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Babinsa Kunir Kidul, Serda Eko Susanto, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan donor darah tidak hanya bernilai kemanusiaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Kami selalu siap mendukung kegiatan positif di wilayah binaan, terlebih yang berkaitan dengan kemanusiaan. Donor darah ini sangat bermanfaat dan semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap dia.

Kepala Desa Kunir Kidul, Drajat Ali Fatoni, menjelaskan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah tersebut menjadi cerminan kepedulian sosial warga yang terus tumbuh dan terjaga. 

Ia menuturkan bahwa warga dari berbagai kalangan secara sukarela hadir dan mengikuti seluruh tahapan donor darah dengan penuh kesadaran dan semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat baik. Warga datang dengan kesadaran sendiri untuk mendonorkan darahnya demi membantu sesama. Ini menunjukkan bahwa rasa empati dan kepedulian sosial masyarakat Kunir Kidul semakin kuat,” ujarnya.

Melalui kegiatan donor darah, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Desa Kunir Kidul terus terjaga. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (Pendim0821)

10/01/2026

Sekitar 30 Balita Ikuti Posyandu Pelangi, Babinsa Beri Pendampingan Penuh


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Kutorenon Koramil 0821-02/Sukodono, Serda Muhammad Yani, yang melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan di Posyandu Pelangi, Dusun Kepuh RT 001 RW 003, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan Posyandu yang rutin digelar tersebut menjadi garda terdepan dalam upaya pemantauan tumbuh kembang balita serta pencegahan dini berbagai permasalahan kesehatan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk aktif mengikuti layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.

Pendampingan dilakukan sejak awal kegiatan hingga selesai, mulai dari penimbangan balita, pencatatan perkembangan berat dan tinggi badan, hingga pemberian vitamin dan imunisasi sesuai jadwal. Tercatat sekitar 30 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang dilaksanakan dengan penuh antusias oleh para orang tua.

Serda Muhammad Yani menegaskan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan balita merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. 

“Kami siap bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar dia.

Bidan Desa Kutorenon, Desie Lilavati Vijaganita, S.ST, menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas kesehatan generasi muda sejak dini. 

“Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan balita secara berkala, mendeteksi dini stunting, serta memberikan edukasi kesehatan dan tentunya partisipasi orang tua untuk terus melakukan pemantauan tumbuh kembang Balitanya," pungkasnya. (Pendim0821)

30/12/2025

Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang Kawal PSN Puskesmas di Kelurahan Citrodiwangsan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar oleh Puskesmas Lumajang di kawasan permukiman warga RW 12, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan PSN tersebut menyasar langsung rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar sebagai langkah antisipatif terhadap berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dengan metode pemeriksaan tempat penampungan air, selokan, hingga sudut-sudut rawan genangan, tim gabungan memastikan lingkungan warga tetap bersih dan sehat.

Babinsa Citrodiwangsan, Sertu Hari Suyono, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan PSN merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, pencegahan penyakit tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk aparat kewilayahan dan masyarakat itu sendiri.

“Pendampingan ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendorong kesadaran warga agar rutin menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat penyakit sudah merebak,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Kelurahan Citrodiwangsan, Septin Murdyastuti, Amd.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan PSN merupakan agenda rutin yang terus digalakkan, terutama saat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya penerapan 3M Plus sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam memutus siklus hidup nyamuk.

“Melalui PSN ini, kami juga memberikan edukasi langsung kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan rumah masing-masing. Jika dilakukan secara konsisten, risiko DBD dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Plt Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., mengapresiasi kolaborasi bersama tenaga kesehatan, dan masyarakat. Ia menilai kegiatan PSN bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

“Kami berharap kesadaran warga terus meningkat. PSN ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas, melainkan gerakan bersama demi kualitas hidup masyarakat Citrodiwangsan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan adanya pendampingan Babinsa dalam kegiatan PSN, diharapkan sinergi lintas sektor semakin solid dan mampu menjadi benteng awal dalam menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit menular berbasis lingkungan. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved