-->

17/04/2026

Pejalan Kaki Tertemper KA Ranggajati di Jalur Tanggul–Jatiroto, Masinis Sempat Bunyi Klakson


Jember, (Onenewsjatim) –
Insiden kecelakaan kembali terjadi di jalur kereta api, tepatnya di antara Stasiun Tanggul dan Stasiun Jatiroto, wilayah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Lumajang, Jumat (17/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.24 WIB saat rangkaian Kereta Api Ranggajati melintas di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan awal, seorang pejalan kaki berada di jalur rel sehingga mengakibatkan kecelakaan atau temperan.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi insiden diterima dari masinis KA Ranggajati melalui Pusat Pengendali Operasi (Pusdal) Daop 9 Jember.

“Kami menerima laporan dari masinis bahwa terdapat seorang pejalan kaki yang menemper rangkaian kereta api saat melintas di lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum kejadian, masinis telah berupaya memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 atau klakson lokomotif secara berulang. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.

“Masinis sudah berkali-kali membunyikan klakson sebagai peringatan, namun karena posisi korban sangat dekat dengan kereta, insiden tetap terjadi,” jelasnya.

Pasca kejadian, tim keamanan dari Polsuska Daop 9 Jember bersama petugas keamanan Stasiun Jatiroto langsung menuju lokasi guna mengamankan area dari kerumunan warga. 

Pihak PT KAI juga berkoordinasi dengan Polsek Sumberbaru untuk proses evakuasi korban

Cahyo menambahkan, kereta api memiliki karakteristik khusus yang tidak memungkinkan untuk berhenti secara mendadak. 

Hal ini disebabkan oleh faktor kecepatan, berat rangkaian, serta kondisi lintasan yang membutuhkan jarak pengereman cukup panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, tidak berjalan di atas rel, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan sebidang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu dan sinyal yang ada demi keselamatan bersama. (Imam)

Kasus BBM Subsidi Terungkap di Gresik, 17.000 Liter Solar Disita Polisi


Gresik, (Onenewsjatim) -
Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi dengan total barang bukti mencapai sekitar 17.000 liter. 

Dalam kasus ini, satu orang tersangka berinisial ZA (46) telah diamankan dan ditahan di Rutan Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/A/9/IV/2026 yang diterima pada 14 April 2026. 

Petugas Satreskrim kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan informasi adanya gudang penimbunan solar subsidi di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

“Petugas menemukan sekitar 9.000 liter solar subsidi yang ditampung dalam 10 tangki berkapasitas masing-masing 1.000 liter di sebuah gudang di Dusun Cabean, Desa Ngemboh,” ujar AKBP Ramadhan  dalam press conference yang digelar di Mapolres Gresik, Kamis (16/4/2026).

Tak berhenti di lokasi pertama, Polisi melakukan pengembangan dan kembali menemukan penimbunan solar subsidi di lokasi lain di Dusun Rejodadi, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng.

“Di lokasi kedua ditemukan kurang lebih 8.000 liter solar subsidi yang disimpan dalam 9 tangki berkapasitas 1.000 liter,” imbuhnya.

Dari hasil penyelidikan, Polisi mengidentifikasi pemilik BBM tersebut adalah ZA. 

Tersangka kemudian ditangkap di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 19 tangki berisi total sekitar 17.000 liter solar subsidi, 2 unit mesin diesel, 3 unit mesin pompa air, 30 meter selang plastik. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar,” tegas AKBP Ramadhan.

Kapolres Gresik juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi, terutama di tengah situasi geopolitik yang berdampak pada kestabilan energi. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan jika menemukan praktik serupa.

“Silakan laporkan melalui call center 110 atau layanan CAK RAMA di 0811882006,” pungkasnya. (Red)

Realisasi Investasi Lumajang 2025 Tembus Rp2,6 Triliun, Sektor Perdagangan dan Reparasi Dominan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Realisasi investasi di Kabupaten Lumajang sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp2,628 triliun atau mendekati target yang ditetapkan sebesar Rp2,640 triliun.

Pejabat Fungsional Pengolahan Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Kabupaten Lumajang, Abdul Munir, mengungkapkan bahwa capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2,400 triliun dan melampaui target Rp1,893 triliun.

“Untuk tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp2,628 triliun. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang juga telah melampaui target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, realisasi investasi tahun 2025 masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai sekitar Rp2,57 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sekitar Rp53,9 miliar.

“PMA relatif kecil, karena beberapa investor mengalami kendala, terutama terkait ketersediaan bahan baku dan pertimbangan profitabilitas. Bahkan ada yang memindahkan lokasi investasinya ke daerah lain,” jelasnya.

Dari sisi jumlah pelaku usaha, terjadi peningkatan dari 389 pelaku usaha pada tahun 2024 menjadi 407 pelaku usaha di tahun 2025.

Adapun sektor yang mendominasi investasi pada tahun 2025 adalah sektor perdagangan dan reparasi dengan nilai Rp912,2 miliar. Disusul sektor industri kayu sebesar Rp841,7 miliar dan industri makanan sebesar Rp580,3 miliar.

“Terjadi pergeseran sektor unggulan. Jika tahun 2024 industri makanan mendominasi dengan nilai Rp1,263 triliun, maka di tahun 2025 sektor perdagangan dan reparasi menjadi yang tertinggi,” tambahnya.

Meski capaian investasi meningkat, Abdul Munir mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pelaku usaha.

“Banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam pelaporan LKPM, terutama terkait sistem OSS yang terkadang mengalami kendala teknis saat proses input maupun perbaikan data,” ungkapnya.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan peningkatan investasi menjadi Rp2,8 triliun. Hingga triwulan pertama tahun 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp1,2 triliun.

Menurutnya, saat ini sektor usaha di Lumajang masih didominasi industri berbasis kayu, dengan jumlah unit usaha diperkirakan mencapai 150 hingga 200 unit.

“Mayoritas memang usaha kayu. Ini yang cukup berkembang, sementara untuk PMA masih belum terlalu signifikan,” pungkasnya.

Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Pengeroyokan Kades Pakel Lumajang


Lumajang (Onenewsjatim)
– Terduga pelaku penganiayaan terhadap Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Sampurno akhirnya berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Lumajang. 

Sebanyak 10 orang kini menjalani pemeriksaan intensif atas dugaan keterlibatan dalam aksi kekerasan tersebut.

Peristiwa pembacokan terjadi di rumah 

Kepala Desa Pakel pada Rabu (14/4/2026), yang diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara korban dan sejumlah pihak.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengungkapkan, total ada 16 orang yang telah diperiksa dalam kasus ini. Dari jumlah tersebut, 10 orang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi kekerasan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Total ada 16 orang yang kami periksa. Dari jumlah tersebut, 10 orang diduga sebagai pelaku penganiayaan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar AKBP Alex, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, para pelaku yang datang ke rumah kepala desa berjumlah sekitar 12 orang. Namun, hanya 10 orang yang melakukan aksi pengeroyokan, sementara dua lainnya tidak terlibat karena tidak memahami situasi yang terjadi.

Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku diketahui tidak saling mengenal satu sama lain. Mereka berkumpul setelah diajak oleh pihak tertentu, bahkan sebagian di antaranya dijemput secara acak di sekitar pasar tanpa mengetahui tujuan sebenarnya.

“Sebagian pelaku ini diajak, bahkan ada yang dijemput di sekitar pasar tanpa mengetahui secara jelas tujuan kedatangan mereka,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi sehari sebelumnya, tepatnya saat kegiatan pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso. Saat itu, korban diduga mengeluarkan pernyataan dengan intonasi keras yang dianggap menyinggung perasaan sejumlah jamaah.

Berawal dari niat untuk meminta klarifikasi, situasi di lokasi justru memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan. Polisi juga mengidentifikasi adanya dua orang yang diduga sebagai inisiator dalam peristiwa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, ada dua orang yang terindikasi sebagai inisiator. Awalnya hanya ingin konfirmasi, namun berkembang menjadi tindakan kekerasan,” ungkapnya.

Dalam kejadian tersebut, pelaku menggunakan berbagai alat, mulai dari senjata tajam jenis clurit, keris, hingga benda tumpul seperti kayu. Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian dan diperkuat dengan rekaman CCTV yang beredar di masyarakat.

Terkait kemungkinan penyelesaian secara kekeluargaan, Kapolres menyatakan bahwa pihaknya tetap akan menjalankan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku. Meski demikian, ruang mediasi tetap terbuka sesuai ketentuan hukum.

“Kami tetap memproses sesuai prosedur. Namun jika ada upaya penyelesaian di luar peradilan, itu akan kami kaji sesuai aturan yang berlaku,”tegasnya.

Sementara itu, salah satu saksi berinisial DN telah diperiksa dan dipastikan tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. 

DN disebut hadir secara sukarela untuk memberikan klarifikasi karena namanya sempat disebut-sebut.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, yakni Pasal 262 ayat (2) dan Pasal 307 ayat (1), dengan ancaman hukuman masing-masing hingga tujuh tahun penjara.

16/04/2026

Nyalip Motor, Pelajar di Lumajang Tewas Tertabrak Pikap


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Kamis (16/4/2026) pagi. 

Seorang pelajar berinisial VAP (15) meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu kendaraan pikap.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban merupakan warga Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, mengatakan kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi N-6613-UT melaju dari arah selatan ke utara.

“Korban mendahului sepeda motor Honda Beat yang berjalan searah di depannya. Namun saat menyalip, diduga mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga terjadi benturan,” ujar Dendy saat dikonfirmasi.

Sepeda motor yang didahului diketahui dikendarai Titis Septiana (23), warga Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro. Akibat benturan tersebut, kedua pengendara terjatuh ke badan jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan pikap Mitsubishi bernomor polisi N-9529-YE yang dikemudikan Aang (37), warga Kecamatan Sukodono. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.

“Setelah terjatuh, sepeda motor korban tertabrak kendaraan pikap yang datang dari arah berlawanan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, VAP mengalami luka berat di bagian kepala dan sempat dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang. Namun nyawanya tidak tertolong.

“Korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap Dendy.

Sementara itu, pengendara Honda Beat, Titis Septiana, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kecelakaan dipicu kurangnya kewaspadaan korban saat mendahului kendaraan lain.

“Diduga pengendara Honda Scoopy kurang waspada saat mendahului, sehingga terjadi benturan dengan kendaraan yang didahului dan juga kendaraan dari arah berlawanan,” pungkasnya. (Imam)


23 Paket Bertuliskan “Bugatti” Ditemukan di Pantai Giligenting, 22 Positif Kokain


Surabaya, (Onenewsjatim) –
Polda Jawa Timur melalui Polres Sumenep mengamankan barang temuan yang diduga narkotika dengan berat total sekitar 27,83 kilogram di wilayah pesisir Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Senin (13/4/2026) sore.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas temuan tersebut.

“Barang bukti telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur guna memastikan kandungan zat di dalamnya, sekaligus memperkuat proses pembuktian hukum,” ungkap Irjen Nanang, Kamis (16/4/2026).

Kapolda Jatim menjelaskan, temuan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya benda asing di sekitar lokasi pantai. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Giligenting Polres Sumenep langsung melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.15 WIB.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan sebanyak 23 bungkusan plastik bertuliskan “BUGATTI” yang diduga berisi narkotika. Sebanyak 9 bungkusan ditemukan di dalam sebuah pulsak berbahan terpal warna abu-abu, sementara 14 bungkusan lainnya ditemukan tercecer di sekitar lokasi.

Selanjutnya, seluruh barang temuan diamankan dan diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Sumenep untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dari total 23 bungkusan tersebut, sebanyak 22 bungkusan terkonfirmasi mengandung kokain berdasarkan hasil uji laboratoris Bidlabfor Polda Jatim, sementara 1 bungkusan lainnya merupakan plastik kosong.

Hingga saat ini, status perkara masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada tersangka yang ditetapkan.

Polda Jatim memastikan bahwa seluruh penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan terbuka, termasuk memastikan penyampaian informasi yang cepat dan akurat kepada publik melalui media sebagai mitra strategis.

“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan pelayanan informasi kepada media agar setiap perkembangan dapat tersampaikan secara akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim turut mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah melaporkan temuan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dengan aparat dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

Silaturahmi Humanis, Babinsa Mlawang Perkuat Sinergi dengan Stasiun Klakah


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan serta menjaga komunikasi yang baik dengan instansi di wilayah binaan, Babinsa Mlawang Koramil 0821-05/Klakah Kopka Ramli melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) melalui silaturahmi bersama Kepala Stasiun KAI Klakah yang baru di Stasiun Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Kamis (16/4/2026). 

Silaturahmi yang dilakukan menjadi langkah awal membangun koordinasi yang solid antara TNI AD melalui Babinsa dengan pihak PT KAI dalam mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan stasiun.

Dalam silaturrahmi tersebut, Kopka Ramli menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala Stasiun Klakah yang baru, Hari Susanto. 

Ia berharap, pergantian kepemimpinan di Stasiun Klakah dapat semakin memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah sekitar jalur dan area perkeretaapian.

“Komsos ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk menjalin hubungan baik dengan semua elemen di wilayah binaan. Dengan komunikasi yang baik, segala potensi permasalahan bisa dicegah sejak dini,” ujar dia.

Selain memperkenalkan diri, Babinsa juga mengajak pihak stasiun untuk terus menjalin koordinasi terkait situasi keamanan di area stasiun, termasuk antisipasi gangguan kamtibmas, keselamatan jalur kereta, serta keterlibatan masyarakat sekitar dalam menjaga fasilitas umum.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klakah Hari Susanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Babinsa Mlawang. Ia menilai kegiatan silaturahmi tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata dalam membangun sinergitas demi menciptakan lingkungan stasiun yang aman, tertib, dan nyaman bagi para penumpang.

“Kami menyambut baik komunikasi dan koordinasi dengan Babinsa. Semoga ke depan sinergi ini semakin kuat untuk mendukung keamanan dan pelayanan di Stasiun Klakah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan pihak KAI Stasiun Klakah, sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam mendukung stabilitas wilayah serta pelayanan publik yang lebih baik. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved