-->

18/05/2026

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional


Tuban, (Onenewsjatim)
- Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah situasi krisis global. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, 'Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.' Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyebut inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang merupakan terobosan besar. Menurut Presiden, lahirnya inovasi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.

“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” lanjutnya.

Selain inovasi briket arang dari tongkol jagung, Presiden juga menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa produk-produk inovasi ini nantinya dapat didistribusikan secara luas kepada masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya.

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton


Tuban, (Onenewsjatim)
- Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditunjukkan saat Presiden melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Usai mendampingi Kepala Negara dalam kegiatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa agenda di Tuban merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Menurutnya, pemerintah kini tidak hanya fokus mempertahankan capaian swasembada beras, tetapi juga memperkuat produksi jagung dan komoditas pangan strategis lainnya.

“Ini salah satu upaya kita, kerja keras kita untuk memastikan pangan kita kuat, pangan kita mandiri setelah kita berhasil mencapai swasembada beras di tahun 2025 yang lalu atas kerja keras Pak Mentan beserta dengan seluruh jajaran. Kita sekarang mengejar untuk juga swasembada di bidang jagung dan seluruh komoditas pangan lainnya,” ujar Menteri Pras.

Lebih lanjut, Menteri Pras juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani Indonesia atas kontribusi mereka dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menteri Pras menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan para petani di seluruh daerah.

“Tentunya kita menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada Menteri Pertanian tetapi kepada seluruh petani di seluruh Indonesia karena kerja keras para petani kita dapat mencapai swasembada pangan,” imbuh Menteri Pras.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pras turut mengungkapkan capaian strategis lain di sektor pangan nasional, yakni meningkatnya cadangan beras pemerintah yang kini mencapai 5,3 juta ton di gudang Bulog. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi pencapaian bersejarah yang menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan terkendali.

“Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog sejumlah 5,3 juta ton. sekali lagi kita ingin memastikan bahwa pangan kita aman, terkendali, harga juga terjangkau bahkan bisa memberi bantuan kepada saudara-saudara kita di negara lain,” ungkap Menteri Pras.

Senada dengan Menteri Pras, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah juga terus memperkuat dukungan sektor pertanian, termasuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani. Menurut Menteri Amran, stok pupuk nasional saat ini dalam kondisi lebih dari cukup, bahkan Indonesia telah mulai melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara.

“Pupuk kita lebih dari cukup bahkan kemarin kami ekspor ke Australia, berikutnya Filipina, Brasil, India, bahkan kemarin juga Menteri Pertanian Australia langsung mengucapkan terima kasih 4 kali. Ini kehebatan Bapak Presiden Republik Indonesia gagasan besar beliau kita laksanakan dengan baik,” ujar Menteri Amran.

Selain keberhasilan swasembada beras, Menteri Amran menyebut Indonesia kini juga telah mencapai swasembada jagung untuk kebutuhan pakan. Menteri Amran menambahkan bahwa harga pupuk dalam negeri pun mengalami penurunan hingga 20 persen, yang diharapkan semakin membantu produktivitas petani nasional.

“Swasembada beras sudah, kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Berikutnya industri seperti disampaikan tadi Pak Mensesneg,” pungkas Menteri Amran.(Red)

Babinsa Ranuyoso Ajarkan Bhinneka Tunggal Ika kepada Pelajar SD Negeri Wates Kulon 02


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini, Babinsa Wates Kulon Koramil 0821-06/Ranuyoso Kopka Sudarmono melaksanakan kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) tentang 4 Pilar Kebangsaan, khususnya materi Bhinneka Tunggal Ika, kepada siswa kelas 5 SD Negeri Wates Kulon 02, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti para siswa dengan semangat. Dalam penyampaiannya, Kopka Sudarmono mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya menjaga persatuan dan menghargai perbedaan suku, agama, ras, maupun budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai Bhinneka Tunggal Ika harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter cinta tanah air, toleran, serta mampu hidup rukun di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus bangga menjadi anak Indonesia. Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu tujuan, yaitu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Kopka Sudarmono di hadapan para siswa.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Wasbang di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah positif dalam membentuk karakter disiplin, semangat nasionalisme, serta meningkatkan rasa cinta tanah air pada kalangan pelajar.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Wates Kulon 02, Muhammad Syamroni, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan wawasan kebangsaan yang diberikan Babinsa sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan memotivasi para siswa untuk terus semangat meraih cita-cita di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang pentingnya persatuan dan cinta tanah air, tetapi juga termotivasi untuk belajar lebih giat dalam menggapai cita-cita mereka kelak. Kami berharap generasi muda memiliki semangat disiplin, tanggung jawab, dan tekad kuat untuk menjadi kebanggaan bangsa,” pungkasnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat demi masa depan bangsa Indonesia. (Pendim0821)

Kepedulian TNI untuk Rakyat, Babinsa Kedungrejo Bantu Wujudkan Rumah Layak Huni


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Babinsa Kedungrejo Koramil 0821-16/Rowokangkung, Serka Riono Asnan bersama satu anggota melaksanakan pendampingan pekerjaan pemasangan dinding batako setinggi tiga meter pada program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Surti di Dusun Pondok Kobong RT 002 RW 001, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat agar lebih aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni.

Dalam keterangannya, Serka Riono Asnan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Rutilahu menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaan.

“Kami hadir untuk membantu dan memastikan proses pembangunan berjalan lancar, sehingga warga penerima bantuan dapat segera menempati rumah yang lebih layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan hunian yang layak tidak hanya berdampak pada kenyamanan keluarga penerima bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Melalui kegiatan tersebut, semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan terus terjaga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

Jelang Idul Adha, Sapi Limusin Warga Ranuyoso Digondol Maling


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kasus pencurian hewan ternak kembali terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Lumajang. Seekor sapi jenis blasteran limusin milik warga Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, raib digondol maling, Senin (18/5/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Mostar. Ia baru menyadari sapinya hilang saat hendak memberi pakan ternak sekitar pukul 03.00 WIB. Saat dicek, kandang dalam kondisi rusak dan sapi miliknya sudah tidak berada di tempat.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, mengatakan, laporan kejadian tersebut diterima pihak kepolisian beberapa jam setelah peristiwa terjadi.

“Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Ranuyoso sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Suprapto, Senin (18/5/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga masuk melalui bagian belakang kandang dengan cara membobol tembok.

“Pelaku masuk lewat dinding belakang kandang milik korban, kemudian memutus tali tampar dan membawa sapi keluar dari kandang,” katanya.

Polisi menduga aksi pencurian dilakukan lebih dari satu orang karena ukuran sapi yang cukup besar serta lokasi kandang yang berada di area perkebunan tebu.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, Polres Lumajang menerjunkan tim K9 atau anjing pelacak guna menelusuri jejak pelaku dan keberadaan sapi curian tersebut.

“Kami masih melakukan pencarian. Karena lokasi berada di kawasan perkebunan tebu, kami gunakan tim K9 untuk membantu pelacakan hewan ternak tersebut,” ungkap Suprapto.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para peternak sapi di Lumajang, agar meningkatkan kewaspadaan menjelang Idul Adha. Menurutnya, kasus pencurian hewan ternak kerap meningkat pada periode tersebut karena tingginya permintaan sapi kurban.

“Kami mengimbau warga untuk lebih memperhatikan keamanan kandang dan ternaknya, terutama pada malam hingga dini hari,” pungkasnya.


17/05/2026

Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Kunir Kidul Kawal Program Rutilahu Milik Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Babinsa Kunir Kidul Koramil 0821-13/Kunir, Serda Eko Susanto, melaksanakan pendampingan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Edi Purwanto di Dusun Mertosari RT 001 RW 001, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Minggu (17/5/2026).

Pada tahap pengerjaan kali ini, kegiatan difokuskan pada pemasangan dinding batako serta pemasangan keramik di ruang tamu, teras, dan kamar tidur rumah warga penerima bantuan.

Dalam keterangannya, Serda Eko Susanto menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu penyediaan hunian yang layak dan nyaman.

“Melalui program Rutilahu ini, kami berharap masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan juga bertujuan memperkuat semangat gotong royong dan memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana.

Program Rutilahu tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fisik rumah warga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

Sinergi TNI dan Warga, Babinsa Ranupakis Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus ditunjukkan oleh Babinsa Ranupakis Koramil 0821-05/Klakah. Bersama warga, Babinsa Ranupakis Sertu Yuliyanto melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan di Dusun Nangkaan RT 001 RW 005 Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan dengan membersihkan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang menumpuk di sepanjang bahu jalan. Selain memperindah lingkungan, pembersihan itu juga bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sertu Yuliyanto mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu cara mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi budaya bangsa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Dengan kebersamaan seperti ini, pekerjaan menjadi ringan dan hasilnya lebih maksimal,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Nangkaan, Suhar, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa. 

Menurutnya, perawatan lingkungan harus dilakukan secara rutin agar jalan dan fasilitas umum tetap nyaman digunakan masyarakat.

“Perawatan lingkungan ini sangat penting, karena kalau tidak dibersihkan secara berkala rumput liar akan cepat tumbuh, sampah bisa menumpuk, dan akhirnya mengganggu keindahan serta kenyamanan warga. Dengan kerja bakti seperti ini, lingkungan menjadi lebih sehat, rapi, dan aman,” pungkasnya.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan lingkungan Dusun Nangkaan semakin tertata rapi, bersih, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara Babinsa dan warga dalam membangun desa yang sehat dan aman. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved