-->

18/06/2026

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Babinsa Alun Alun Turun Langsung Bangun Jalan Dusun


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Alun Alun Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Ade Irwan Tukan, melaksanakan pendampingan sekaligus karya bakti pembangunan jalan rabat beton di Dusun Darungan RT 006 RW 004, Desa Alun Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama masyarakat setempat dalam suasana gotong royong yang penuh kebersamaan. Pembangunan jalan rabat beton ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan sehingga dapat menunjang kelancaran aktivitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

Di sela kegiatan, Kopka Ade Irwan Tukan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami selalu siap mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan adanya jalan rabat beton ini, diharapkan akses warga menjadi lebih baik sehingga aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berjalan lebih lancar," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Darungan, Muhammad Nur, mengatakan bahwa pembangunan jalan rabat beton merupakan langkah penting dalam upaya perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur di lingkungan dusun. Menurutnya, kondisi jalan yang lebih layak akan memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Jalan ini merupakan akses utama yang setiap hari digunakan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial. Dengan adanya perbaikan melalui pembangunan rabat beton, kami berharap masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih aman, nyaman, dan tahan lama. Infrastruktur yang baik tidak hanya membutuhkan pembangunan, tetapi juga kepedulian masyarakat dalam pemeliharaannya agar tetap layak digunakan dan mampu menunjang kelancaran aktivitas warga di masa mendatang," ungkapnya.

Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan karya bakti tersebut, pembangunan jalan rabat beton diharapkan dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Dusun Darungan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat. (Pendim0821)

Polisi Ungkap Modus Penipuan Siber Berkedok Aparat, 45 Tersangka Diamankan di Surabaya

 



Surabaya - Penyidik Polrestabes Surabaya terus mengembangkan kasus sindikat kejahatan siber internasional yang menyasar warga negara asing. Hingga kini, sebanyak 45 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, mengatakan para tersangka terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan, dan tiga warga negara Indonesia (WNI). Polisi juga masih memburu sejumlah pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Koordinasi lintas negara terus kami lakukan agar seluruh rangkaian kejahatan ini dapat diungkap secara menyeluruh," kata Luthfi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui kerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri. Langkah tersebut ditempuh untuk memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang dan China, mengingat seluruh korban berasal dari dua negara tersebut.

Luthfi menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan korban dari Indonesia. Para korban diketahui merupakan warga negara Jepang dan China yang menjadi target penipuan oleh sindikat tersebut.

Modus yang digunakan pelaku yakni menghubungi korban melalui sambungan telepon dan video call. Dalam aksinya, para pelaku menyamar sebagai aparat kepolisian dan menuduh korban terlibat tindak pidana, seperti pencucian uang.

Korban kemudian ditekan dan diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang dengan dalih proses hukum. Untuk memperkuat skenario tersebut, sindikat ini bahkan menyiapkan ruangan khusus yang didesain menyerupai kantor polisi.

"Ruangan itu dibuat kedap suara dan ditata seperti ruang pemeriksaan agar saat video call berlangsung terlihat meyakinkan di mata korban," ujarnya.

Dari hasil digital forensik terhadap barang bukti elektronik yang disita, penyidik menemukan sekitar 30 ribu data calon korban asal Jepang. Selain itu, ditemukan pula puluhan ribu data warga negara China yang diduga telah dipersiapkan sebagai target penipuan berikutnya.

Polisi kini masih mendalami seluruh barang bukti digital untuk menelusuri jaringan pelaku yang diduga memiliki keterkaitan dengan sindikat lintas negara. Penyidik juga berkoordinasi dengan Kejaksaan serta Mabes Polri terkait mekanisme penanganan hukum dan kemungkinan kerja sama dengan negara asal para tersangka.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Khusus untuk kasus yang melibatkan korban asal Jepang, penyidik juga menangani dugaan tindak pidana penyekapan terhadap dua korban.

Luthfi menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas perkara tersebut dan memastikan seluruh pelaku yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kami berkomitmen menuntaskan pengungkapan kasus ini hingga seluruh jaringan terungkap dan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," tegasnya.

Editor: Redaksi
Reporter: Imam Fatoni

Demo di DPRD Lumajang, Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Pertamax


Lumajang, (Onenewsjatim
)– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Lumajang Menggugat” di depan Kantor DPRD Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026). 

Massa aksi menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax serta mendesak evaluasi sejumlah kebijakan dan program pemerintah.

Aksi yang diikuti kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Lumajang berlangsung tertib. 

Massa membawa sebuah mobil pikap yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan orasi dan tuntutan.

Setibanya di depan gedung DPRD, para mahasiswa meminta pimpinan dewan menemui mereka secara langsung. 

Tak berselang lama, Ketua DPRD Lumajang, Oktafiyani, keluar dan berdialog dengan massa aksi di tepi jalan bersama para peserta demonstrasi.

Dalam pernyataannya, mahasiswa menilai kenaikan harga BBM non-subsidi berpotensi memperberat beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) PMII Lumajang, Saiful Hadi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap berbagai kebijakan yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat.

“Kami mengawal aspirasi terkait kebijakan BBM, khususnya penolakan kenaikan harga BBM non-subsidi yang berpotensi berdampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat dan harga BBM subsidi,” ujar Saiful Hadi di sela aksi.

Selain isu BBM, massa juga mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut mereka, program yang semula diharapkan menjadi solusi peningkatan gizi masyarakat perlu diawasi secara ketat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan bebas dari penyimpangan.

Mahasiswa juga meminta penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penyalahgunaan program tersebut.

Tak hanya itu, mereka turut menyoroti pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Massa menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap tata kelola, pendanaan, transparansi, hingga efektivitas program bagi masyarakat desa.

Dalam tuntutannya, mahasiswa juga menyampaikan aspirasi terkait revisi Undang-Undang Polri dan evaluasi Undang-Undang TNI. Mereka menilai kebijakan tersebut perlu dikaji secara cermat guna menjaga supremasi sipil, profesionalitas institusi, serta semangat reformasi.

Di tingkat daerah, mahasiswa meminta percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di Kabupaten Lumajang agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menanggapi berbagai tuntutan tersebut, Ketua DPRD Lumajang, Oktafiyani, menyatakan pihaknya menghormati aksi yang dilakukan mahasiswa sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Ini kan bentuk demokrasi. Jadi apabila ada isu-isu yang menurut masyarakat tidak benar, harus dievaluasi dan diawasi bersama,” kata Oktafiyani di hadapan peserta aksi.

Ia menilai mahasiswa dan DPRD memiliki tujuan yang sama dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan publik.

“Kita sambut dengan baik. Berarti mahasiswa dan aliansi memiliki respons yang sama dengan kami, yaitu sama-sama mengawasi kebijakan yang ada,” ujarnya.

Terkait tuntutan yang disampaikan, Oktafiyani menegaskan DPRD Lumajang akan menindaklanjutinya melalui mekanisme kelembagaan dengan mengirimkan rekomendasi kepada pemerintah pusat dan lembaga terkait.

“Tindak lanjutnya akan kami kirimkan dalam bentuk rekomendasi karena ini bukan kebijakan kami, melainkan kewenangan pemerintah pusat. Aspirasi dan tuntutan mahasiswa akan kami teruskan kepada DPR RI, kementerian terkait, serta lembaga yang berwenang,” katanya. (Imam)


17/06/2026

Dua Bulan Terapkan WFH, Belanja Operasional Pemkab Lumajang Turun Rp464 Juta


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang setiap hari Jumat mulai menunjukkan dampak positif terhadap efisiensi anggaran daerah.

Dalam kurun waktu April hingga Mei 2026, Pemkab Lumajang berhasil menghemat belanja operasional hingga Rp464,07 juta.

Kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) non-pelayanan tersebut mulai diberlakukan sejak 2 April 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lumajang, Sunyoto, mengatakan bahwa penghematan terjadi pada sejumlah pos belanja operasional, mulai dari listrik dan air, bahan bakar minyak (BBM), perjalanan dinas hingga biaya lembur pegawai.

“Secara total terdapat penghematan belanja dari April ke Mei 2026 sebesar Rp464,07 juta. Ini menunjukkan bahwa kebijakan WFH memberikan dampak nyata terhadap efisiensi belanja daerah,” ujar Sunyoto, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, penghematan terbesar berasal dari berkurangnya penggunaan listrik dan air di lingkungan perkantoran pemerintah. Pada April 2026, tagihan listrik dan air tercatat sebesar Rp636,5 juta, sedangkan pada Mei turun menjadi Rp509,31 juta.

“Belanja listrik dan air turun sekitar Rp127,18 juta atau hampir 20 persen dibanding bulan sebelumnya,” katanya.

Selain itu, pengeluaran untuk BBM kendaraan dinas juga mengalami penurunan signifikan. Dari Rp491,31 juta pada April menjadi Rp402,08 juta pada Mei atau berkurang Rp89,23 juta.

Efisiensi juga terlihat pada biaya perjalanan dinas yang turun dari Rp673,49 juta menjadi Rp578,21 juta. Dengan demikian, terdapat penghematan sebesar Rp95,28 juta atau sekitar 14,15 persen.

Sementara itu, pos belanja lembur menjadi sektor yang mencatat penurunan paling besar. Pengeluaran lembur ASN yang sebelumnya mencapai Rp534,16 juta pada April turun menjadi Rp381,78 juta pada Mei.

“Belanja lembur berkurang Rp152,38 juta atau sekitar 28,53 persen. Ini menjadi penyumbang penghematan terbesar selama pelaksanaan WFH,” jelas Sunyoto.

Tren positif penghematan uang rakyat ini diprediksi tidak akan berhenti di bulan Mei saja. Sunyoto meyakini bahwa laporan keuangan bulan Juni 2026 akan menunjukkan angka penghematan yang lebih signifikan.

Hal ini menyusul adanya gebrakan baru dari Bupati Lumajang yang mengeluarkan instruksi larangan penggunaan kendaraan dinas roda empat. Kebijakan ini diyakini akan semakin menekan angka belanja BBM dan biaya pemeliharaan kendaraan dinas.

"Untuk bulan Juni belum bisa kami sajikan secara rinci karena periodenya masih berjalan. Tapi, melihat kebijakan terbaru, prediksi kami angka penghematannya akan mengalami peningkatan yang lebih besar," pungkas Sunyoto dengan optimis.

Gotong Royong Bangun Gorong-Gorong, Babinsa Kertowono Dukung Infrastruktur Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Desa Kertowono Koramil 0821-04/Gucialit, Kopka Mustaji, melaksanakan kerja bakti bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mengawal pembangunan gorong-gorong atau drainase sepanjang 50 meter di Dusun Sidodadi RT 002 RW 004, Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur guna menunjang kelancaran aliran air, mengurangi risiko genangan, serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Kehadiran Babinsa di tengah proses pembangunan menjadi bentuk nyata pendampingan dan pengawalan program pembangunan desa agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Selain membantu pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Babinsa juga turut memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah desa dan warga.

Kopka Mustaji mengatakan bahwa keterlibatan TNI melalui aparat Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaan.

“Pembangunan infrastruktur seperti drainase ini sangat penting untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Kami siap mendukung dan mengawal setiap program pemerintah desa demi kemajuan wilayah,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Sidodadi, Yudiono, menyampaikan Atas nama Pemerintah Desa Kertowono, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bergotong royong serta kepada Babinsa yang senantiasa mendampingi dan mengawal setiap tahapan pembangunan. Dan berharap hasil pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan menjadi wujud nyata pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan gorong-gorong sepanjang 50 meter di Dusun Sidodadi ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Desa Kertowono yang dibiayai melalui Anggaran Dana Desa Semester Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, khususnya dalam memperlancar saluran pembuangan air sehingga dapat mengurangi potensi genangan maupun kerusakan jalan saat musim hujan,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur di pedesaan diharapkan semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. Semangat gotong royong yang terus terjaga menjadi modal utama dalam mewujudkan desa yang maju, aman, dan sejahtera. (Pendim0821)

Kodim 0821 Lumajang Lepas Personel MPP, Pengabdian kepada Bangsa Ditekankan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang dirangkaikan dengan kegiatan korp raport Masa Persiapan Pensiun (MPP) bagi tujuh personel, terdiri atas enam anggota TNI dan satu ASN, di Halaman Makodim 0821/Lumajang, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, yang membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin M.A., Dalam amanatnya ditegaskan bahwa upacara bendera tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial rutin, tetapi harus dimaknai sebagai sarana memperkuat jati diri prajurit dan aparatur negara yang menjunjung tinggi nilai pengabdian, loyalitas, disiplin, serta tanggung jawab kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya atas dedikasi serta loyalitas yang telah ditunjukkan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan.

Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa dinamika geopolitik global saat ini semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

Berbagai konflik di sejumlah kawasan dunia berdampak pada sektor ekonomi, energi, pangan, rantai pasok, hingga stabilitas sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi nasional. Ancaman yang dihadapi bangsa pun berkembang menjadi multidimensi, tidak hanya dalam aspek militer, tetapi juga melalui ekonomi, informasi, teknologi, siber, dan psikologi masyarakat.

Selain itu, Pangdam menyoroti peran media sosial yang semakin besar dalam membentuk opini publik. Berbagai narasi yang berkembang kerap menyudutkan peran TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah dan program-program strategis yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menghadapi kondisi tersebut, seluruh prajurit dan PNS diminta untuk tidak terjebak dalam polemik maupun terpancing provokasi di ruang digital. Menurut Pangdam, jawaban terbaik terhadap berbagai tudingan adalah melalui kerja nyata, pengabdian yang tulus, dan keberhasilan pelaksanaan tugas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah, Kodam V/Brawijaya terus memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, cegah dini, serta pembinaan teritorial guna mengantisipasi berbagai potensi ancaman. Prajurit dan PNS diharapkan senantiasa hadir di tengah masyarakat, memperkuat komunikasi dengan seluruh komponen bangsa, dan menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat.

Memasuki pertengahan Tahun Anggaran 2026, Kodam V/Brawijaya juga berkomitmen melaksanakan program kerja dan anggaran secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai kebijakan TNI AD serta arah pembangunan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kasdim 0821/Lumajang turut membacakan amanat Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi,S.A.P., M.I.P, kepada personel yang memasuki Masa Persiapan Pensiun (MPP). Dandim menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta loyalitas para personel selama mengabdi kepada TNI, khususnya di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Dandim menegaskan bahwa MPP merupakan awal dari babak kehidupan baru untuk kembali berkiprah di tengah masyarakat. Meski memasuki masa purna tugas, para personel diharapkan tetap menjalin hubungan baik dengan Kodim 0821/Lumajang dan menjadi bagian dari jaringan informasi yang membantu memantau perkembangan situasi wilayah.

“Selamat menjalankan masa purna tugas kepada seluruh personel yang memasuki MPP maupun pensiun. Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa, negara, dan satuan,” demikian pesan Dandim yang dibacakan Kasdim.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian para prajurit dan ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya, sekaligus penguatan komitmen seluruh personel Kodim 0821/Lumajang untuk terus hadir menjaga stabilitas wilayah dan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Pendim 0821).

7 Kecamatan di Lumajang Alami Pemadaman Listrik, PLN Lakukan Penguatan Sistem Kelistrikan


Lumajang (Onenewsjatim)
– Sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang mengalami pemadaman listrik sementara pada Rabu (17/6/2026) siang.

Pemadaman tersebut terjadi sebagai bagian dari pekerjaan penguatan sistem kelistrikan yang dilakukan oleh PLN guna meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, wilayah yang terdampak meliputi 7 Kecamatan diantaranya Kecamatan Kunir, Yosowilangun, Pasirian, Randuagung, Tempeh, Pronojiwo, dan Tempursari.

Drian Friska Nugraha, Manager PLN ULP Lumajang, menjelaskan bahwa penghentian sementara pasokan listrik dilakukan untuk mendukung proses pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan listrik.

"Terjadi pemadaman di beberapa titik di Kabupaten Lumajang dalam rangka meningkatkan keandalan sistem kelistrikan. Untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, PLN melaksanakan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan," ujarnya.

Menurut Drian, pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar tiga jam. Selama proses pengerjaan, pasokan listrik di sejumlah lokasi terdampak harus dihentikan sementara demi keselamatan dan kelancaran pekerjaan di lapangan.

"Untuk mendukung pekerjaan tersebut, diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi terdampak selama proses pekerjaan berlangsung," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PLN untuk memastikan pasokan listrik yang lebih andal dan berkualitas bagi masyarakat dalam jangka panjang.

PLN, lanjut Drian, juga berkomitmen untuk terus memberikan informasi kepada pelanggan terkait perkembangan proses pemulihan jaringan hingga seluruh sistem kembali normal.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perkembangan proses pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," katanya.

Drian menambahkan, PLN terus berupaya memberikan layanan kelistrikan terbaik kepada masyarakat serta mengharapkan dukungan dan pengertian pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung.

"Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan dukungan pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website PLN maupun aplikasi PLN Mobile," pungkasnya.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved