-->

30/07/2026

Bangun Karakter Sejak Dini, Babinsa Sruni Latih PBB Calon Peserta Lomba SDN Sruni 01


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam upaya membentuk karakter disiplin, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan sejak usia dini, Babinsa Sruni Koramil 0821-05/Klakah, Serka Muhammad Nimin, memberikan pembinaan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa SDN Sruni 01, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa kepada dunia pendidikan sekaligus sebagai persiapan menghadapi Lomba Baris Berbaris (LBB) yang akan diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang.

Dalam pelatihan, Serka Muhammad Nimin memberikan materi dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hadap kanan dan kiri, hingga gerakan berjalan dan berpindah tempat secara serentak. Selain mengajarkan teknik gerakan yang benar, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, kekompakan, konsentrasi, dan rasa tanggung jawab dalam setiap latihan.

Menurutnya, latihan PBB tidak hanya bertujuan meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki mental yang tangguh, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim.

"Melalui latihan ini kami ingin membangun semangat kebersamaan, disiplin, dan rasa percaya diri para siswa. Semoga mereka tidak hanya siap mengikuti perlombaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari," ujar Serka Muhammad Nimin.

Menurutnya, latihan PBB tidak hanya bertujuan meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki mental yang tangguh, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam sebuah tim.

Sementara itu, Kepala SDN Sruni 01, Arihan Susiswanto, S.Pd.SD, mengatakan bahwa kegiatan pembinaan PBB yang diberikan Babinsa merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karakter bagi peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Sruni yang telah mendampingi dan melatih anak-anak dengan penuh kesabaran. Kehadiran TNI memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk lebih disiplin, kompak, dan percaya diri. Kami optimistis bekal yang diberikan akan menjadi modal penting dalam menghadapi Lomba Baris Berbaris bulan Agustus nanti," ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Koramil 0821-05/Klakah dan SDN Sruni 01 diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda. Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung dunia pendidikan melalui penanaman nilai-nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat gotong royong demi mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. (Pendim0821)

Inspiratif! Putri Petani di Lumajang Raih Beasiswa Kuliah Berkat Hafal 30 Juz Al-Qur'an


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Senyum bahagia terpancar dari wajah Sharifatul Ummah Kirdausi saat menerima beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang. 

Mahasiswi Universitas Jember (UNEJ) asal Desa Selok Besuki, Kecamatan Sukodono itu menjadi salah satu penerima bantuan pendidikan yang diserahkan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Gedung Panti PKK Lumajang, Kamis (30/7/2026).

Sharifatul bukan penerima beasiswa biasa. Mahasiswi yang kini tengah menyusun skripsi tersebut merupakan seorang hafizah Al-Qur'an 30 juz. 

Prestasi akademik dan kemampuan menghafal Al-Qur'an menjadi salah satu syarat yang mengantarkannya memperoleh bantuan pendidikan dari Pemkab Lumajang.

Putri dari pasangan seorang petani dan ibu rumah tangga itu mengaku beasiswa yang diterimanya sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

"Alhamdulillah beasiswa ini bisa terus berlanjut karena saya memenuhi kriteria. Selama kuliah di Jember, orang tua saya sudah tidak perlu mengirim uang lagi. Semua kebutuhan utama sudah tercukupi dari beasiswa ini. Kalau ada kebutuhan mendesak saja, orang tua membantu sedikit-sedikit," ujar Sharifatul.

Ia menjelaskan, setiap semester menerima bantuan sebesar Rp7.200.000. Dana tersebut digunakan untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2.500.000, sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama menjalani perkuliahan.

Saat ini Sharifatul memasuki semester akhir dan sedang menyusun skripsi sebagai tahap akhir sebelum menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Jember.

Menurutnya, kesempatan memperoleh beasiswa menjadi motivasi besar untuk terus mempertahankan prestasi akademik. Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan agar semakin banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dapat mengenyam pendidikan tinggi.

"Semoga beasiswa ini tetap berlanjut untuk adik-adik berikutnya, terutama yang kurang mampu tetapi berprestasi. Mereka bisa kuliah di mana pun dan mengejar cita-citanya tanpa terbebani kondisi ekonomi orang tua," katanya.

Sharifatul menceritakan, dirinya memperoleh beasiswa setelah mengikuti seleksi kemampuan hafalan Al-Qur'an yang dilaksanakan oleh para kiai hafiz. Tes tersebut menjadi penentu kelayakan penerima beasiswa tanpa harus melalui proses pendaftaran khusus maupun survei ekonomi.

"Waktu itu kami dites langsung oleh para kiai yang juga hafiz Al-Qur'an. Kalau memenuhi kriteria dari hasil tes, langsung masuk sebagai penerima beasiswa," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan para penerima beasiswa yang hadir saat ini merupakan mahasiswa semester akhir yang hampir menyelesaikan masa studi selama empat tahun.

Menurutnya, mahasiswa penerima beasiswa seharusnya termotivasi untuk dapat menyelesaikan pendidikan lebih cepat.

"Mereka ini sudah hampir selesai kuliah selama empat tahun. Saya berharap ke depan semakin banyak mahasiswa yang mampu lulus dalam waktu 3,5 tahun. Itu harus menjadi penyemangat bagi anak-anak yang sedang kuliah sekarang," kata Indah.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menilai peluang memperoleh beasiswa saat ini sangat terbuka lebar. Selain dari pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun berbagai perusahaan juga menyediakan banyak program bantuan pendidikan.

"Modalnya hanya satu, belajar yang rajin, pintar, dan punya semangat. Sekarang banyak sekali peluang beasiswa, mulai dari Kartu Indonesia Pintar sampai beasiswa dari berbagai perusahaan," ujarnya.

Pada tahun ajaran baru ini, Pemkab Lumajang kembali membuka program beasiswa bagi mahasiswa baru dari keluarga kurang mampu. Kuota yang disiapkan mencapai maksimal 100 mahasiswa.

Program tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri, khususnya Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang serta perguruan tinggi negeri bidang keperawatan di Kabupaten Lumajang.

"Kami memprioritaskan mahasiswa di kampus negeri, termasuk Polinema Kampus Lumajang dan perguruan tinggi negeri bidang keperawatan. Tetapi semuanya tetap melalui proses seleksi," jelasnya.

Untuk mahasiswa baru, Pemkab Lumajang mengalokasikan bantuan sebesar Rp6 juta setiap semester dengan masa pembiayaan maksimal delapan semester.

"Karena keterbatasan anggaran daerah, bantuan diberikan sebesar Rp6 juta per semester sampai maksimal delapan semester," tambah Indah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, AP., mengatakan minat masyarakat terhadap program beasiswa daerah terus meningkat.

Pada periode seleksi tahun ini tercatat sebanyak 184 mahasiswa mendaftar. Setelah melalui proses verifikasi dan seleksi sesuai kuota yang tersedia, sebanyak 114 mahasiswa ditetapkan sebagai penerima bantuan.

"Jumlah pendaftar sebanyak 184 orang, sedangkan yang dapat menerima beasiswa pada periode ini sebanyak 114 mahasiswa," ujar Indriono.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Lumajang dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tidak terhambat masalah ekonomi.

"Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi. Pembiayaan diberikan sesuai ketentuan program dengan masa bantuan maksimal delapan semester," pungkasnya.

Polisi Tangkap Pemuda yang Diduga Coba Bobol ATM dan Curi di Tiga Lokasi Bondowoso


Bondowoso, (Onenewsjatim) –
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso, Jawa Timur, mengamankan seorang pemuda berinisial AF (18) yang diduga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian dengan pemberatan serta percobaan pembobolan mesin ATM.

Pelaku diamankan polisi setelah diduga melakukan aksi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bondowoso pada Selasa (28/7/2026) dini hari.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, tiga lokasi yang menjadi sasaran pelaku yakni Kantor Kelurahan Sekar Putih, ATM BRI Unit Tegalampel, dan DRK Cafe & Resto.

"Dari hasil penyelidikan, tersangka melakukan aksi pencurian dan percobaan pencurian di tiga tempat berbeda. Pelaku berhasil diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh anggota Satreskrim Polres Bondowoso," ujar AKBP Aryo saat konferensi pers, Rabu (29/7/2026).

Masuk Kantor Kelurahan dengan Merusak Kunci

Aryo menjelaskan, aksi pertama terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Kantor Kelurahan Sekar Putih, Kecamatan Tegalampel.

Pelaku diduga masuk ke dalam kantor dengan cara merusak gembok dan silinder kunci pintu menggunakan obeng.

"Pelaku kemudian memeriksa sejumlah ruangan dan lemari yang ada di dalam kantor. Namun, tidak menemukan barang yang bisa diambil sehingga meninggalkan lokasi tanpa membawa barang," jelasnya.

Setelah itu, pelaku diduga melanjutkan aksinya ke ATM BRI Unit Tegalampel sekitar pukul 01.39 WIB.

Coba Bongkar Mesin ATM

Menurut Kapolres, saat berada di lokasi ATM, pelaku diduga mencoba masuk melalui pintu belakang kantor.

Aksi tersebut diketahui setelah petugas keamanan mendengar suara seseorang yang berupaya membuka pintu.

"Karena tidak berhasil masuk, pelaku kemudian mencoba mencongkel bagian brankas mesin ATM," kata AKBP Aryo.

Petugas keamanan yang berada di dalam kantor kemudian menghubungi teknisi mesin ATM untuk meminta bantuan.

Namun, pelaku tidak berhasil mengambil uang dan meninggalkan lokasi.

Diamankan Setelah Beraksi di Cafe

Sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku kembali diduga melakukan pencurian di DRK Cafe & Resto yang berada di Jalan Ki Ronggo, Kelurahan Blindungan, Kabupaten Bondowoso.

Dari lokasi tersebut, polisi kemudian berhasil mengamankan AF.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha NMAX 155, helm, jaket hitam, celana pendek hitam, gembok, serta uang tunai sebesar Rp250.000.

Luruskan Informasi Duel dengan Satpam

Polres Bondowoso juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait dugaan adanya dua pelaku dan aksi perkelahian antara pelaku dengan petugas keamanan Bank BRI.

Aryo memastikan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan konfrontasi dengan pihak terkait, tidak ditemukan adanya aksi duel maupun keterlibatan pelaku lain.

"Pelaku beraksi seorang diri. Saat mencoba membobol mesin ATM, pelaku mengalami kesulitan sehingga tidak berhasil mengambil uang. Tidak ada perkelahian dengan petugas keamanan seperti informasi yang sebelumnya beredar," tegasnya.

Atas dugaan perbuatannya, AF dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) huruf f subsider Pasal 521 ayat (1) dan ayat (2) juncto Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) KUHP. (Red) 


Dua Armada Angkutan Pelajar Gratis Diluncurkan, Pemkab Lumajang Buka Rute Baru


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menambah dua armada angkutan pelajar gratis yang melayani rute Pasirian-Lumajang dan Tempeh-Lumajang. 

Penambahan layanan tersebut diharapkan mempermudah akses transportasi bagi pelajar sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia sekolah.

Peluncuran dua armada baru itu dilakukan di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, Kamis (30/7/2026). 

Program ini juga menjadi upaya pemerintah daerah mengurangi beban biaya transportasi yang ditanggung orang tua serta mengurangi kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Hari Susiati, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan angkutan pelajar menjadi dasar pemerintah menambah armada.

"Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya para pelajar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga ke depan kami berharap jumlah armada dapat terus bertambah," kata Susi

Menurut dia, dukungan terhadap sektor pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga penyediaan sarana penunjang, termasuk transportasi yang aman, nyaman, dan mudah dijangkau.

Pemerintah daerah, lanjut Susi akan terus berupaya memperluas layanan angkutan pelajar agar semakin banyak siswa yang memperoleh akses transportasi menuju sekolah tanpa terkendala biaya maupun keselamatan.

"Semoga ke depan kemampuan APBD memungkinkan untuk terus meningkatkan pelayanan ini sehingga semakin banyak pelajar yang bisa merasakan manfaatnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin, menjelaskan sebelum penambahan dua armada tersebut, Dishub telah mengoperasikan dua unit angkutan pelajar gratis yang melayani rute Rowokangkung-Lumajang. Rute itu dipilih karena belum tersedia layanan angkutan umum.

Menurut Rasmin, hasil survei yang dilakukan Dishub kepada pelajar dan orang tua menunjukkan kebutuhan terhadap transportasi sekolah yang aman dan gratis terus meningkat. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Bupati Lumajang dan mendapat persetujuan untuk menambah armada.

"Hasil survei menunjukkan antusiasme masyarakat sangat besar. Kondisi ini kemudian kami laporkan kepada Ibu Bupati dan Alhamdulillah langsung mendapat respons dengan penambahan dua armada baru," ujarnya.

Dengan tambahan tersebut, kini angkutan pelajar gratis di Kabupaten Lumajang melayani tiga koridor, yakni Rowokangkung-Lumajang, Pasirian-Lumajang, dan Tempeh-Lumajang.

Meski demikian, Rasmin mengakui kapasitas armada yang tersedia masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Pada salah satu rute, dari sekitar 80 pelajar yang mendaftar, baru sekitar 32 siswa yang dapat terlayani.

"Artinya kebutuhan masyarakat memang masih sangat tinggi. Kehadiran dua armada baru ini setidaknya dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memberikan transportasi yang aman bagi para pelajar," katanya.

Dishub berharap program angkutan pelajar gratis dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh siswa sehingga berkontribusi menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ke depan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh tambahan armada agar jangkauan layanan semakin luas.

"Kami tidak berhenti sampai di sini. Kami terus berkomunikasi dengan kementerian agar ke depan bisa mendapatkan tambahan armada sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat terlayani," pungkas Rasmin.(fat) 



29/07/2026

Sinergi TNI dan BPBD Lumajang, Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Kemarau


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Upaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau terus dilakukan pemerintah bersama aparat kewilayahan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Lumajang yang didampingi Babinsa Tunjung Koramil 0821-04/Gucialit Serma Masruri di empat titik Dusun Sekarmulyo, Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak musim kemarau. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang mengalami keterbatasan, termasuk di Dusun Sekarmulyo.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Masruri turut mendampingi Tim petugas BPBD Kabupaten Lumajang, dalam proses droping dan penyaluran air bersih kepada masyarakat. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 28 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Serma Masruri mengatakan, pendampingan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan sekaligus memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Kami hadir untuk mendampingi proses penyaluran air bersih sekaligus membantu memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban warga selama menghadapi keterbatasan air akibat musim kemarau,” ujar dia.

Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau.

Bantuan air bersih tersebut mendapat respons positif dari warga Dusun Sekarmulyo. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, penyaluran tersebut juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat di tengah kondisi terbatasnya sumber air.

Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa, diharapkan penyaluran bantuan air bersih dapat berlangsung secara lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Sinergi tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran pemerintah dan TNI dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi yang berdampak terhadap kehidupan sehari-hari. (Pendim0821)

TNI dan Forkopimcam Senduro Jaga Harmoni Lewat Perayaan Hari Karo Suku Tengger


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya mempererat sinergi antara TNI, pemerintah, kepolisian, dan masyarakat terus dilakukan di wilayah Kecamatan Senduro. 

Hal tersebut ditunjukkan Batuud Koramil 0821-03/Senduro Peltu Sukari yang mewakili Danramil Senduro bersama Forkopimcam Senduro menghadiri kegiatan Tumpangsari dan hari keagamaan Karo di Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa malam (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Senduro Sarjito Wibowo, S.STB, Kapolsek Senduro AKP Wahono, S.H., Kepala Desa Kandangan Jumanang, Babinsa Senduro Sertu Fransisco, Bhabinkamtibmas Aipda Devid, Ketua BPD M. Hasan Rifai, para Ketua RT/RW se-Desa Kandangan, serta masyarakat Suku Tengger.

Kehadiran Peltu Sukari dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan kepedulian TNI terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang berlangsung di wilayah binaan. Selain menjaga hubungan baik dengan masyarakat, momentum tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh unsur Forkopimcam Senduro.

Saat dikonfirmasi Peltu Sukari menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan masyarakat dalam ritual adat tahunan yang sakral bagi masyarakat Suku Tengger di Kabupaten Lumajang merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga sekaligus mendukung terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan harmonis.

“Kehadiran kami bersama Forkopimcam merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Melalui momentum seperti ini, kita dapat mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta memperkuat sinergi dalam menciptakan wilayah Senduro yang aman dan kondusif,” ujar dia.

Menurutnya, keberagaman tradisi dan kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari kehidupan sosial yang perlu dijaga bersama. TNI bersama pemerintah dan masyarakat memiliki peran untuk terus membangun komunikasi serta kebersamaan agar setiap kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.

Kegiatan Tumpangsari dan hari keagamaan Karo tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Masyarakat Suku Tengger bersama unsur pemerintahan dan aparat keamanan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhidmatan.

Melalui kehadiran Forkopimcam dalam kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terjalin juga menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan, keamanan, serta keharmonisan masyarakat di wilayah Kecamatan Senduro. (Pendim0821)

Kapolres Lumajang Berganti, AKBP Alex Sandy Siregar Dipromosikan Jadi Wakapolresta Malang Kota


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepemimpinan di Polres Lumajang resmi berganti. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolresta Malang Kota Polda Jawa Timur, sementara posisinya kini diisi AKBP Riki Yariandi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah.

Pergantian jabatan tersebut ditandai dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (28/7/2026), bersama serah terima sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk memperkuat pembinaan karier, penyegaran organisasi, sekaligus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan karier, meningkatkan profesionalisme, serta menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik hari ini dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan, dan terus menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Irjen Pol. Nanang Avianto.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Jawa Timur. Sementara kepada pejabat baru, ia berharap mampu segera beradaptasi dan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh soliditas, sinergi, dan kolaborasi seluruh personel dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Dengan promosi tersebut, AKBP Alex Sandy Siregar kini mengemban amanah baru sebagai Wakapolresta Malang Kota. Selama memimpin Polres Lumajang, ia dikenal aktif mendorong penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat.

Tongkat estafet kepemimpinan Polres Lumajang selanjutnya dipegang AKBP Riki Yariandi. Berbekal pengalaman sebagai Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah, ia diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Kabupaten Lumajang.

Menutup amanatnya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang bertujuan menjaga regenerasi kepemimpinan, memperkuat organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

"Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini akan mampu menjalankan amanah dengan profesional, loyal, penuh integritas, serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," pungkas Irjen Pol. Nanang Avianto.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved