-->

10/01/2026

Sekitar 30 Balita Ikuti Posyandu Pelangi, Babinsa Beri Pendampingan Penuh


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, Babinsa Kutorenon Koramil 0821-02/Sukodono, Serda Muhammad Yani, yang melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan di Posyandu Pelangi, Dusun Kepuh RT 001 RW 003, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan Posyandu yang rutin digelar tersebut menjadi garda terdepan dalam upaya pemantauan tumbuh kembang balita serta pencegahan dini berbagai permasalahan kesehatan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk aktif mengikuti layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak.

Pendampingan dilakukan sejak awal kegiatan hingga selesai, mulai dari penimbangan balita, pencatatan perkembangan berat dan tinggi badan, hingga pemberian vitamin dan imunisasi sesuai jadwal. Tercatat sekitar 30 balita mengikuti pelayanan kesehatan yang dilaksanakan dengan penuh antusias oleh para orang tua.

Serda Muhammad Yani menegaskan bahwa pendampingan Posyandu merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Menurutnya, kesehatan balita merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. 

“Kami siap bersinergi dengan tenaga kesehatan dan pemerintah desa untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar dia.

Bidan Desa Kutorenon, Desie Lilavati Vijaganita, S.ST, menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas kesehatan generasi muda sejak dini. 

“Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan balita secara berkala, mendeteksi dini stunting, serta memberikan edukasi kesehatan dan tentunya partisipasi orang tua untuk terus melakukan pemantauan tumbuh kembang Balitanya," pungkasnya. (Pendim0821)

30/12/2025

Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang Kawal PSN Puskesmas di Kelurahan Citrodiwangsan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar oleh Puskesmas Lumajang di kawasan permukiman warga RW 12, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025).

Kegiatan PSN tersebut menyasar langsung rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar sebagai langkah antisipatif terhadap berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dengan metode pemeriksaan tempat penampungan air, selokan, hingga sudut-sudut rawan genangan, tim gabungan memastikan lingkungan warga tetap bersih dan sehat.

Babinsa Citrodiwangsan, Sertu Hari Suyono, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan PSN merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, pencegahan penyakit tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk aparat kewilayahan dan masyarakat itu sendiri.

“Pendampingan ini bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mendorong kesadaran warga agar rutin menjaga kebersihan lingkungan. Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat penyakit sudah merebak,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Kelurahan Citrodiwangsan, Septin Murdyastuti, Amd.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan PSN merupakan agenda rutin yang terus digalakkan, terutama saat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia menekankan pentingnya penerapan 3M Plus sebagai langkah sederhana namun berdampak besar dalam memutus siklus hidup nyamuk.

“Melalui PSN ini, kami juga memberikan edukasi langsung kepada warga agar lebih peduli terhadap lingkungan rumah masing-masing. Jika dilakukan secara konsisten, risiko DBD dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.

Plt Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., mengapresiasi kolaborasi bersama tenaga kesehatan, dan masyarakat. Ia menilai kegiatan PSN bukan sekadar rutinitas, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

“Kami berharap kesadaran warga terus meningkat. PSN ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas, melainkan gerakan bersama demi kualitas hidup masyarakat Citrodiwangsan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan adanya pendampingan Babinsa dalam kegiatan PSN, diharapkan sinergi lintas sektor semakin solid dan mampu menjadi benteng awal dalam menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit menular berbasis lingkungan. (Pendim0821)

16/12/2025

Musim Hujan dan Perubahan Iklim Picu Ancaman DBD, Masyarakat Diminta Waspada


Foto ilustrasi (pakai Ai)

Lampung, (Onenewsjatim) – Musim hujan yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim menjadi perhatian serius di sektor kesehatan. 

Salah satu dampak yang paling dirasakan masyarakat adalah meningkatnya ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya keterkaitan erat antara perubahan iklim dan peningkatan kasus DBD. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Neglected Tropical Diseases oleh Ryan et al. (2021) mengungkapkan bahwa curah hujan tinggi yang disertai peningkatan suhu dan kelembapan menciptakan kondisi ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Hal senada juga disampaikan dalam penelitian The Association Between Dengue Case and Climate: A Systematic Review and Meta-analysis yang menyebutkan bahwa perubahan iklim berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kasus DBD. 

Kasus DBD umumnya meningkat saat dan setelah puncak musim hujan, terutama akibat banyaknya genangan air di lingkungan sekitar.

Genangan air di sekitar rumah, selokan yang tersumbat, serta tempat penampungan air yang tidak tertutup rapat menjadi lokasi favorit nyamuk untuk bertelur. 

Selain itu, perubahan iklim global menyebabkan musim hujan berlangsung lebih lama, sehingga risiko penularan DBD semakin besar.

Tak hanya meningkatkan jumlah kasus, perubahan iklim juga memperluas wilayah penyebaran nyamuk pembawa virus dengue, termasuk ke daerah yang sebelumnya jarang terdampak. Suhu yang lebih hangat membuat siklus hidup nyamuk berlangsung lebih cepat dan meningkatkan potensi penularan penyakit ke manusia.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat lonjakan signifikan kasus DBD. Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia 2024, sepanjang tahun 2024 tercatat sebanyak 257.271 kasus DBD dengan 1.461 kematian. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun 2023 yang mencatat 114.720 kasus dengan 894 kematian.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diwaspadai setiap tahun, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, upaya pencegahan terus digencarkan melalui pengendalian berbasis lingkungan.

Pengendalian DBD dilakukan melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas. Langkah tambahan meliputi penggunaan larvasida dan perbaikan sistem drainase agar tidak menimbulkan genangan air.

Larvasida berfungsi membasmi jentik nyamuk pada tempat air yang sulit dikuras, seperti bak mandi atau toren air, sehingga mencegah jentik berkembang menjadi nyamuk dewasa. 

Sementara itu, perbaikan drainase bertujuan menjaga saluran air tetap bersih dan lancar.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga disarankan menggunakan perlindungan tambahan seperti kelambu saat tidur, obat anti nyamuk, serta alat pengusir nyamuk elektrik. 

Langkah ini dinilai efektif mengurangi risiko gigitan nyamuk, terutama pada pagi dan sore hari saat nyamuk Aedes paling aktif, sebagaimana direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan DBD. Kementerian Kesehatan RI terus menggalakkan Gerakan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (G1R1J) agar pemantauan jentik nyamuk dapat dilakukan secara mandiri di setiap rumah.

Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara rutin, risiko penularan DBD diharapkan dapat ditekan. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada selama musim hujan demi melindungi diri dan keluarga dari ancaman penyakit DBD.

Daftar Pustaka:

Abdulah, et all. 2025. The association between dengue case and climate: A systematic review and meta-analysis. journal homepage: www.elsevier.com/locate/onehlt 

Ebi, K. L., & Hess, J. J. (2023). Health risks due to climate change: Inequity in causes and consequences.Health Affairs, 42(12), 1812–1819. https://www.healthaffairs.org/doi/10.1377/hlthaff.2023.00778

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, 14 November). Waspada Penyakit di Musim Hujan. Diakses melalui: https://kemkes.go.id/id/waspada-penyakit-di-musim-hujan

Kementerian Kesehatan RI. (2024). 5 Langkah Sehat Terhindar dari DBD selama Musim Hujan. Portal Ayosehat. Diakses melalui: https://ayosehat.kemkes.go.id/5-langkah-sehat-terhindar-dari-dbd-selama-musim-hujan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025).

Profil Kesehatan Indonesia 2024. Diakses melaui: https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2024

Ryan, S. J., Carlson, C. J., Mordecai, E. A., & Johnson, L. R. (2021).

Global expansion and redistribution of Aedes-borne virus transmission risk with climate change. PLoS Neglected Tropical Diseases, 15(3), e0009130.

https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0009130World Health Organization. (2023).

Dengue and severe dengue – Fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue


Penulis: Audria Octa A.W.L, Amd.Keb., S.KM.

Editor: Imam 



15/12/2025

Sinergi TNI dan Puskesmas, Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak Digelar di Pronojiwo


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak terus digalakkan di wilayah. Babinsa Pronojiwo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Sertu Akhir Suhud melaksanakan kegiatan pendampingan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Pronojiwo di Posyandu Bougenville, Dusun Kalibening, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (15/12/2025).

Kegiatan tersebut menyasar kelompok rentan kesehatan, dengan memberikan edukasi seputar pentingnya pemenuhan gizi seimbang, perawatan kehamilan, ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin.

Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 8 ibu hamil, 14 ibu menyusui, dan 17 balita mengikuti penyuluhan dengan penuh antusias. Selain menerima materi, para peserta juga mendapatkan kesempatan konsultasi langsung terkait kondisi kesehatan yang dialami, sehingga penyuluhan berlangsung interaktif dan komunikatif.

Sertu Akhir Suhud menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya kesehatan ibu dan anak sejak dini. 

“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai Babinsa untuk selalu hadir dan mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Melalui penyuluhan ini, kami berharap para ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, asupan gizi, serta rutin memeriksakan kondisi ke Posyandu, sehingga dapat mencegah stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.” kata dia.

Sementara itu, Bidan Ika Rini Puspitasari menegaskan bahwa peran lintas sektor, termasuk Babinsa, sangat membantu kelancaran kegiatan Posyandu. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita lebih peduli terhadap pola hidup sehat dan rutin memanfaatkan layanan kesehatan.

“Penyuluhan ini bertujuan memberikan edukasi tentang perawatan kehamilan, pentingnya ASI eksklusif, serta pemantauan tumbuh kembang balita. Dengan adanya dukungan dan pendampingan dari Babinsa, kegiatan Posyandu berjalan lebih tertib dan lancar, serta partisipasi ibu-ibu semakin meningkat. Kami berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi kesehatan ibu dan anak.”

Melalui kegiatan penyuluhan yang berkelanjutan dan pendampingan yang optimal, Posyandu Bougenville diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Pronojiwo. (Pendim0821)

14/12/2025

Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan, Posyandu Karanganyar Layani Puluhan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito, melaksanakan pendampingan sekaligus monitoring kegiatan Posyandu yang digelar di Kantor Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (14/12/2025).

Kegiatan Posyandu tersebut diikuti oleh 36 balita, yang mendapatkan pelayanan kesehatan rutin berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang anak. 

Pendampingan Babinsa dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Posyandu oleh Bidan Desa Karanganyar, Titin Sri Purwati, Amd.Keb, yang memberikan pelayanan kesehatan sekaligus edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pemantauan kesehatan balita secara berkala.

Saat dikonfirmasi Sertu Taufiq Abdul Lukito menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas generasi penerus bangsa. 

Menurutnya, kesehatan anak merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesehatan balita. Dengan Posyandu yang rutin dan tertib, diharapkan tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Titin Sri Purwati mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran serta kehadiran masyarakat dalam setiap kegiatan Posyandu. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat membantu kelancaran pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Melalui kegiatan pendampingan Posyandu tersebut, Babinsa Karanganyar tidak hanya menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Pendim0821)

12/11/2025

Babinsa Pandanarum Dampingi Posyandu, Wujud Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bukan sekadar tempat penimbangan berat badan anak, melainkan wadah penting bagi masyarakat desa untuk memastikan generasi penerus tumbuh sehat dan cerdas. 

Hal tersebut disampaikan Babinsa Pandanarum Koramil 0821-10/Tempeh Serda M. Irfan Mashuri dalam kegiatan pendampingan pelayanan kesehatan balita di Posyandu Kamboja, Dusun Sumbergentong RT 004 RW 006, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (12/11/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 anak baduta dan 37 anak balita, dapat terlayanani dari Puskesmas Tempeh yakni Bidan Desa Pandanarum, Ifa Ariska Dewi, A.Md.Keb. dan tenaga kesehatan lainnya bersama kader Posyandu.

Dalam kesempatan itu, para ibu tampak antusias membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan rutin seperti penimbangan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pemberian vitamin serta makanan tambahan.

Menurut Serda M. Irfan Mashuri, kehadirannya di posyandu merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap program kesehatan masyarakat yang digagas pemerintah. Warga bisa mendapatkan informasi langsung tentang gizi, pola asuh, serta upaya pencegahan penyakit melalui posyandu.

“Posyandu memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan anak-anak di desa. Kami dari Koramil berupaya terus mendampingi kegiatan seperti ini agar masyarakat semakin sadar pentingnya datang ke posyandu secara rutin. Kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan posyandu harus terus ditumbuhkan, karena dari sinilah upaya pencegahan stunting dan masalah gizi bisa dimulai,” jelas dia.

Sementara itu, Bidan Desa Pandanarum, Ifa Ariska Dewi, A.Md.Keb., menuturkan bahwa kegiatan posyandu menjadi wadah utama pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

“Dari kegiatan posyandu, kami bisa mengetahui apakah anak mengalami kekurangan gizi, berat badan tidak naik, atau perlu intervensi lanjutan. Jadi, posyandu bukan hanya kegiatan rutin, tetapi kunci awal membangun generasi sehat, kami juga menekankan pentingnya posyandu sebagai sarana deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan anak,” pungkasnya.

Sinergi antara Babinsa, bidan desa, dan kader posyandu di Desa Pandanarum menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan posyandu dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan sadar gizi. (Pendim0821)

06/09/2025

Babinsa Dawuhan Lor Ikut Donor Darah, Warga Makin Antusias


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Bentuk kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821-02/Sukodono, Serka Heri Lesmono. Ia turut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar di rumah Kepala Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (6/9/2025).

Kegiatan sosial tersebut melibatkan masyarakat setempat dengan tujuan untuk membantu ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan.

Dalam kesempatan itu, Serka Heri Lesmono mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan donor darah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat.

“Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti bagi orang lain. Kami berharap kegiatan seperti ini terus digalakkan, karena selain menolong sesama juga menyehatkan bagi pendonor,” ungkap dia.

Kepala Desa Dawuhan Lor, Andy Rohman, menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi dorongan moral tersendiri bagi warga untuk berpartisipasi aktif.

“Dengan hadirnya Pak Babinsa, masyarakat semakin semangat mengikuti kegiatan donor darah ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi amal kebaikan dan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan donor darah tersebut berlangsung dengan antusias. Warga tampak bersemangat ikut serta, baik sebagai pendonor maupun sebagai pendukung jalannya acara. Hal ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan serta semangat gotong royong di Desa Dawuhan Lor. (Pendim0821)

13/08/2025

FIFGROUP Lumajang Gelar Posyandu, Dukung Kesehatan Balita di Kelurahan Kepuharjo


Lumajang, (Onenewsjatim) – PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Lumajang bekerja sama dengan Posyandu Cempaka menggelar kegiatan imunisasi atau vaksinasi gratis bagi balita di RW 002 Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Senin (11/8/2025). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari pilar FIFGROUP Sehat, salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar FIFGROUP Sehat yang bertujuan untuk membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus sejalan dengan Environment, Social, and Governance (ESG) Goals perusahaan dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-3, yaitu Good Health & Well-Being.

Dalam acara tersebut, FIFGROUP memberikan bantuan berupa imunisasi dan vaksinasi gratis serta makanan sehat bagi balita. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan para kader Posyandu Cempaka.

Kepala Cabang FIFGROUP Lumajang, Moch Viros Putra Jaya, mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. 

"Sesuai dengan misi perusahaan, FIFGROUP ingin terus berkomitmen menjadi perusahaan yang dapat selalu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para kader Posyandu Cempaka yang telah bersedia berkolaborasi dalam program ini.

"Semoga kegiatan ini dapat berguna buat ibu dan anak bayinya dan semoga kita semua diberikan kesehatan dari Tuhan Yang Maha Esa,"

Kegiatan imunisasi ini diikuti 40 balita dan anak yang rutin mendapat layanan di Posyandu Cempaka. Selain vaksinasi, FIFGROUP juga memberikan dukungan berupa makanan sehat untuk anak-anak.

Ketua Posyandu Cempaka, Hj. Andri Setyawati, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan tersebut.

“Kami bersyukur atas dukungan ini. Bantuan untuk kegiatan posyandu ini sangat berarti bagi balita di wilayah RW 002 Kepuharjo. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut demi kesehatan anak-anak kita,” ungkapnya.

Program Posyandu ini merupakan bagian dari kegiatan CSR 2025 FIFGROUP yang digelar di berbagai cabang seluruh Indonesia. Melalui FIFGROUP Sehat, perusahaan yang merupakan anak usaha PT Astra International Tbk ini berkomitmen mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-2 Zero Hunger dan poin ke-3 Good Health & Well-Being.

Tepat 1 Mei 2013 Perseroan melakukan proses rebranding dengan meluncurkan new identity berupa logo baru berbentuk sidik jari dan penyebutan nama perseroan menjadi FIFGROUP yang merupakan grup manajemen dari FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor, SPEKTRA untuk pembiayaan elektronik dan perabot rumah tangga, DANASTRA melayani pembiayaan multiguna, FINATRA layanan pembiayaan produktif, dan AMITRA merupakan Unit Usaha Syariah (UUS) FIFGROUP yang melayani pembiayaan syariah. 

FIFGROUP merupakan perusahaan pembiayaan sepeda motor dan elektronik terbesar di Indonesia dengan lebih dari 250 kantor cabang dan 394 Point of Service (POS), serta lebih dari 1.000 kios. (Imam)

23/07/2025

Lumajang Perkuat Status Bebas Rabies dengan Vaksinasi Massal Hewan Peliharaan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka mempertahankan status bebas rabies, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, dan kera. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor DKPP Lumajang pada Selasa (23/7/2025) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Subkoordinator Substantif Kesehatan Hewan DKPP Lumajang, drh Kusuma Wardani, menjelaskan bahwa vaksinasi rabies merupakan agenda tahunan yang rutin digelar. 

“Vaksinasi rabies ini memang sudah jadi agenda tahunan dengan sasaran anjing, kucing, kera, dan monyet sebagai hewan-hewan rentan rabies. Ini adalah upaya kami untuk tetap mempertahankan status bebas rabies di Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa meski kuota awal hanya 100 dosis, pihaknya menyiapkan lebih banyak vaksin untuk mengantisipasi lonjakan peserta.

 “Kuota sebenarnya hanya 100 dosis, tapi kami menyediakan lebih. Hari ini saja sudah ada 140 pendaftar dari masyarakat yang ingin memvaksin hewan peliharaan mereka,” terangnya.

Sejauh ini, Kabupaten Lumajang masih mempertahankan status nol kasus rabies. Oleh karena itu, langkah preventif melalui vaksinasi terus digencarkan. 

“Vaksinasi sekarang juga merupakan bentuk antisipasi kami agar status bebas rabies bisa terus dipertahankan,” imbuh Kusuma.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulan Andari, menyampaikan bahwa program ini juga menggandeng mahasiswa untuk turut serta dalam pelaksanaannya.

“Ini kegiatan dari DKPP bekerja sama dengan mahasiswa untuk mengadakan vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan masyarakat. Kami sudah umumkan beberapa waktu lalu, dan alhamdulillah hari ini tercatat ada 140 pendaftar yang sebagian besar membawa kucing dan anjing,” jelas Retno.

Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sekitar 20 ekor hewan telah mendapatkan vaksinasi. Selain vaksinasi, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu guna memastikan hewan dalam kondisi layak untuk divaksin.

“Kalau hewannya sakit, tentu tidak bisa langsung divaksin. Kami periksa dulu kesehatannya, kalau perlu diberi vitamin agar kondisinya pulih. Jadi layanan ini bukan cuma vaksinasi, tapi juga edukasi dan perawatan dasar,” tambahnya.

Retno mengapresiasi respon positif dari masyarakat atas kegiatan ini. 

“Antusias masyarakat sangat bagus. Tadi saya tanya beberapa warga, mereka merasa senang dan sangat terbantu. Kadang-kadang mereka bingung harus ke mana untuk vaksinasi hewan, dan dengan adanya layanan gratis ini mereka merasa lebih mudah,” pungkasnya. (Imam)


05/07/2025

Babinsa Lumajang Aktif Dukung Kesehatan Lansia di Ditotrunan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat lanjut usia, Babinsa Ditotrunan Koramil 0821-01/Lumajang, Koptu Aan Pidianto, melaksanakan pendampingan dan monitoring kegiatan Posyandu Lansia yang bertempat di RT 005 RW 006, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (5/7/2025).

Kegiatan pelayanan kesehatan yang rutin digelar tersebut menyasar sebanyak 47 lansia yang tergabung dalam Posyandu Lansia “Sekarsari”. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bidan Kelurahan Ditotrunan, Tri Rejeki, S.ST. Bd, bersama tim kesehatan dari Puskesmas dan kader Posyandu setempat.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan rutin seperti pengecekan tekanan darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta konsultasi kesehatan. 

Selain itu, penyuluhan tentang pentingnya pola hidup sehat dan konsumsi gizi seimbang juga diberikan guna meningkatkan kesadaran lansia terhadap pentingnya menjaga kesehatan di usia senja.

Dalam kesempatan itu Koptu Aan Pidianto menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa bertujuan untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kegiatan berjalan lancar serta tertib. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami sebagai Babinsa hadir untuk memberikan dukungan, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam hal sosial dan kesehatan. Lansia adalah aset keluarga dan masyarakat, sudah sepatutnya kita semua peduli akan kesehatan mereka," ujar dia.

Sementara itu, Bidan Tri Rejeki mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan Posyandu. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk menjangkau dan melayani masyarakat dengan maksimal, khususnya lansia yang membutuhkan perhatian lebih

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, masyarakat menjadi lebih semangat untuk datang ke Posyandu. Kehadiran aparat sangat membantu menciptakan suasana aman dan nyaman dalam pelayanan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan guna menjaga kondisi kesehatan para lansia, serta meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pendekatan pelayanan yang humanis dan terintegrasi. (Pendim0821)

04/07/2025

Dokter Muter Dinkes Lumajang Sambangi Lereng Semeru, Warga Antusias Nikmati Layanan Kesehatan Gratis


Lumajang,(Onenewsjatim)–
Warga Dusun Bakah, Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menyambut antusias layanan kesehatan gratis melalui program Dokter Muter yang digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang.

Mobil layanan kesehatan yang dilengkapi peralatan medis dasar menyasar wilayah terpencil di lereng Gunung Semeru yang dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Kali ini, Dusun Bakah menjadi titik layanan dengan berbagai fasilitas medis seperti pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, USG untuk ibu hamil, laboratorium sederhana, konsultasi gizi, serta pemeriksaan kesehatan ibu dan anak (KIA).

Untuk menjangkau lokasi, tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan harus menempuh perjalanan sejauh 12 kilometer dari Puskesmas Klakah melalui jalan terjal dan sempit yang hanya selebar kendaraan. Sesampainya di lokasi, tim segera menyiapkan peralatan, termasuk genset untuk menghidupkan alat medis serta mendirikan pos layanan.

Ibu Siti, salah satu warga Desa Sawaran Lor, mengaku bersyukur atas hadirnya layanan kesehatan keliling tersebut. Selama ini, dirinya harus menempuh perjalanan jauh jika ingin berobat.

“Saya periksa karena kepala pusing, tadi ditensi dan dikasih obat, katanya suruh kurangi makan yang asin. Dulu, kalau sakit harus jalan jauh ke Puskesmas, kadang tidak punya ongkos,” ujarnya, Kamis (3/7/2025).

Hal serupa disampaikan oleh Sulistiawati, warga yang sedang hamil tujuh bulan. Ia merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan medis gratis di desanya.

“Periksa kandungan, USG juga tadi. Kalau biasanya di Puskesmas jauh, untung ada Dokter Muter, dikasih obat sama vitamin juga gratis,” katanya.

Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pelayanan Kesehatan Primer Dinkes P2KB, Marfuah, menjelaskan bahwa layanan kali ini melayani sekitar 50 orang. Program Dokter Muter, kata dia, memang difokuskan untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah sulit akses.

“Layanan Dokter Muter langsung disambut antusias oleh warga. Program ini sudah ada sejak 2020. Warga merasakan manfaatnya, khususnya yang berada di pelosok dan kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan,” ungkap Marfuah.

Ia menambahkan, dalam satu tahun program ini menyasar sekitar 50 titik lokasi yang tergolong paling sulit dijangkau di Kabupaten Lumajang.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pelayanan kesehatan, meski mereka tinggal di daerah terpencil,” pungkasnya.(Imam)

02/07/2025

11 Balita Ikuti Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Sidomulyo, Babinsa Turut Dampingi


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah binaan, Babinsa Pagowan Koramil 0821-17/Pasrujambe, Serda Khamim Tohari Muslih, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Balita yang digelar di Balai Posyandu Harapan Sejahtera Dusun Sidomulyo, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/7/2025).

Kegiatan Posyandu Balita tersebut diikuti oleh 11 anak balita yang mendapatkan pelayanan kesehatan dasar berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, imunisasi, serta penyuluhan gizi bagi orang tua balita.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Khamim Tohari Muslih mengatakan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa merupakan wujud dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, kegiatan Posyandu menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

“Kami selalu siap mendampingi dan membantu kelancaran setiap kegiatan Posyandu maupun program kesehatan lainnya. Kehadiran kami juga untuk memotivasi warga agar semakin peduli terhadap kesehatan anak-anaknya,” ungkap dia.

Bidan Desa Pagowan, Septin Purwanti, S.Kep., menyampaikan bahwa Posyandu merupakan salah satu sarana penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini, sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua terkait pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang.

“Dengan adanya Posyandu, diharapkan tumbuh kembang balita di Desa Pagowan bisa terpantau secara berkala. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan dan membantu memberikan pemahaman kepada warga tentang pentingnya kesehatan anak,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan Posyandu juga menjadi ajang silaturahmi antar warga dan kader kesehatan desa, sehingga tercipta kebersamaan dalam mendukung tumbuh kembang balita.

Dengan semangat kebersamaan antara tenaga kesehatan, aparat desa, Babinsa, dan masyarakat, diharapkan angka kesakitan dan gizi buruk di wilayah Desa Pagowan dapat terus ditekan, sehingga anak-anak tumbuh sehat sesuai tahap perkembangannya. (Pendim0821)

Pemkab Lumajang Waspadai Leptospirosis, 22 Kasus Tercatat Sejak Awal Tahun


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap leptospirosis, penyakit menular yang berpotensi meningkat saat peralihan musim hujan ke kemarau.

Data terbaru mencatat, sejak Januari hingga awal Juli 2025, terdapat 22 kasus leptospirosis di Lumajang. Seluruh pasien berhasil sembuh, namun tren ini tetap menjadi perhatian serius bagi Pemkab dalam menjaga keselamatan dan kesehatan warga.

“Pemerintah hadir bukan hanya saat mengobati, tapi juga dalam upaya pencegahan. Kami terus mendorong literasi kesehatan agar masyarakat memahami bahaya leptospirosis dan cara menghindarinya,” tegas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang Marshall Trihandono saat dikonfirmasi, Selasa (2/7/2025).

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang menyebar melalui air tercemar urine hewan, utamanya tikus. Aktivitas di lingkungan lembap dan genangan tanpa alat pelindung diri seperti sepatu boot atau sarung tangan karet meningkatkan risiko paparan.

Melalui berbagai kanal komunikasi publik, Pemkab Lumajang terus mengimbau warga untuk Menjaga kebersihan lingkungan, Menghindari genangan air saat beraktivitas, Menggunakan APD saat bekerja di area berisiko, serta segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam, nyeri otot, atau sakit kepala.

Pendekatan komunikasi risiko berbasis komunitas juga terus diperkuat, mengingat leptospirosis bukan hanya masalah kesehatan individu, tetapi tantangan bersama dalam menjaga lingkungan yang sehat dan aman.

“Penyakit ini bisa dicegah jika warga memahami pola penularan dan melakukan langkah perlindungan sejak awal. Di sinilah pentingnya peran bersama antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Marshall.

Sebagai perbandingan, tahun 2024 lalu tercatat 24 kasus leptospirosis. Penurunan jumlah kasus di tahun ini menjadi bukti efektivitas pendekatan promotif dan preventif yang dijalankan, namun kewaspadaan tetap menjadi kunci (Imam/Kominfo)


22/06/2025

Polres Lumajang Gelar Pengobatan Gratis di CFD, Ratusan Warga Antusias Ikut Pemeriksaan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Ratusan warga Lumajang membanjiri Alun-Alun Utara Kecamatan Lumajang pada Minggu pagi (22/6/2025) untuk mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Polres Lumajang. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79, menunjukkan komitmen Polri dalam melayani dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Terlihat antusiasme tinggi dari para peserta Car Free Day (CFD) yang memanfaatkan momen usai berolahraga untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Layanan bakti kesehatan ini merupakan kolaborasi apik antara Dokkes Polres Lumajang dan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan ini diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu. Setelah pendaftaran, mereka menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dasar, meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol. 

Sebagai penutup, setiap peserta menerima vitamin atau obat-obatan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan. 

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang Ipda Untoro, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri.

"Bakti kesehatan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk selalu hadir dan melayani masyarakat, khususnya dalam momen Hari Bhayangkara ke-79 ini," ujar Ipda Untoro  

Bakti Kesehatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Polri untuk selalu hadir dan melayani masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga kesehatan.

"Sebanyak 184 warga tercatat telah menerima layanan ini," Ujarnya.

Untoro juga berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat. 

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatannya dan termotivasi untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala," harapnya. (Imam)



10/06/2025

Sinergi TNI dan Desa: Babinsa Sumberurip Pastikan Pembangunan Warung BUMDes Lancar untuk Pariwisata


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung kemajuan ekonomi desa dan pengembangan potensi wisata lokal, Babinsa Sumberurip Koramil 0821-14/Pronojiwo, Koptu M. Arif Wibowo, melaksanakan kegiatan pendampingan pembangunan warung makan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Luhur. 

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan wisata Teras Semeru, Dusun Krajan, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (10/6/2025).

Dalam kesempatan itu Koptu Arif menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pendampingan pembangunan rumah makan BUMDes merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemberdayaan ekonomi desa, khususnya yang dikelola oleh BUMDes. 

Menurutnya, keberadaan warung makan di kawasan wisata dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Pendampingan ini kami lakukan sebagai wujud sinergi antara TNI dengan pemerintah desa dalam membangun kemandirian ekonomi warga. Semoga warung makan BUMDes ini nantinya bisa menjadi pusat kuliner yang menunjang kunjungan wisata di Teras Semeru,” ujarnya.

Kepala Desa Sumberurip, Slamet Hari Abri mengatakan bahwa pembangunan warung makan tersebut merupakan salah satu program unggulan BUMDes Karya Luhur yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan asli desa.

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, kami merasa lebih semangat dan terbantu dalam pelaksanaan pembangunan. Warung makan ini nantinya tidak hanya melayani pengunjung, tapi juga menyediakan menu khas desa yang dikelola langsung oleh warga,” pungkasnya.

Pembangunan warung makan BUMDes Karya Luhur diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera beroperasi untuk mendukung aktivitas pariwisata yang kian meningkat di kawasan Teras Semeru. Pemerintah Desa Sumberurip menargetkan warung tersebut akan menjadi salah satu ikon kuliner lokal yang dapat menarik lebih banyak wisatawan ke Pronojiwo. (Pendim0821)

09/06/2025

Kolaborasi TNI dan Nakes di Posyandu Gerbangmas Euphorbia Jamin Kesehatan Ibu dan Anak



Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaannya, Babinsa Jatimulyo Koramil 0821-13/Kunir, Serda Ary Agus Wulandono, melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu di Gerbangmas Euphorbia, Dusun Ampelgading, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (9/6/2025).

Kegiatan Posyandu tersebut dipimpin langsung oleh bidan desa, Ika Wulandari, Amd.Keb., dengan sasaran sebanyak 50 balita dan 17 ibu hamil. Posyandu kali ini meliputi penimbangan balita, pemberian vitamin, imunisasi, pemeriksaan kehamilan, serta penyuluhan tentang gizi dan kesehatan ibu dan anak.

Saat dikonfirmasi Serda Ary Agus Wulandono mengatakan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa adalah bentuk dukungan terhadap program kesehatan yang dijalankan pemerintah desa bersama tenaga kesehatan. Ia juga turut membantu dalam pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar dan tertib.

“Pendampingan ini merupakan salah satu bentuk tugas kami dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini sangat penting untuk mendeteksi dan mencegah dini permasalahan kesehatan pada balita maupun ibu hamil,” kata dia.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah aktif mengikuti Posyandu, serta kepada petugas kesehatan yang terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Sementara itu, bidan desa Ika Wulandari menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu rutin menjadi sarana penting dalam pemantauan tumbuh kembang anak serta kesehatan ibu hamil.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa di lapangan. Selain menjaga ketertiban, kehadiran beliau juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan,” ungkap Ika.

Dengan adanya sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan kualitas kesehatan di wilayah pedesaan, khususnya di Desa Jatimulyo, terus meningkat. Pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera. (Pendim0821)

03/06/2025

Sinergi Babinsa dan Nakes, 32 Balita Grobogan Ikuti Posyandu Demi Tekan Stunting


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting, Babinsa Grobogan Posramil 0821-05/Kedungjajang, Serka Slamet, turut serta mendampingi kegiatan Posyandu Balita yang berlangsung di Balai Posyandu Kamboja, Dusun Ledok RT 002 RW 007, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (3/6/2025).

Sebanyak 32 balita tercatat mengikuti kegiatan rutin tersebut, yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan, dan pemberian vitamin serta makanan tambahan bergizi. 

Kegiatan ini dipimpin oleh bidan desa, Herlina Puspita Sari, S.Tr. Keb, dan didukung penuh oleh aparat desa setempat serta kader Posyandu.

Dalam kesempatan itu, Serka Slamet menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Kami dari TNI selalu siap mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting. Dengan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua balita, akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini,” .

Sementara itu, Kepala Desa Grobogan, Edy Susanto, menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan, khususnya dalam hal kesehatan anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan seluruh pihak yang telah peduli terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi warga, terutama bagi ibu-ibu yang membawa anaknya ke Posyandu,” ungkapnya.

Bidan desa, Herlina Puspita Sari, S.Tr. Keb., menambahkan bahwa kegiatan Posyandu ini merupakan bagian dari program nasional untuk menekan prevalensi stunting di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan.

“Pemantauan dan intervensi sejak dini sangat penting untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat dan optimal. Dukungan dari semua pihak, termasuk Babinsa, sangat berarti bagi kelancaran kegiatan ini,” jelasnya.

Dengan adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, aparat desa, dan Babinsa, diharapkan angka stunting di Desa Grobogan dapat terus ditekan, dan generasi penerus bangsa dapat tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, dan kuat. (Pendim0821)

05/05/2025

TNI-Nakes Bersinergi di Posyandu Kamboja, 49 Balita Terima Layanan Kesehatan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita, Babinsa Sumberpetung Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Suleman, turut serta melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Kamboja yang berlangsung di Dusun Krajan, Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (5/5/2025).

Kegiatan Posyandu yang rutin digelar tersebut bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita serta memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 49 balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta penyuluhan gizi.

Dalam kesempatan itu Babinsa Kopka Suleman mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan unsur kesehatan dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat pedesaan.

"Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan dan untuk memberikan rasa aman serta semangat kepada para kader dan masyarakat dalam mengikuti kegiatan Posyandu," kata dia.

Petugas dari Puskesmas Ranuyoso, Nurul Hidayati, S.Kep., Ns., bersama Bidan Desa Sumberpetung, Dian Lestari, S.Keb., memimpin langsung jalannya pelayanan. Mereka memberikan edukasi kepada para ibu balita tentang pentingnya menjaga asupan gizi seimbang dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit.

Dengan adanya kegiatan Posyandu diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan balita dan terus aktif mengikuti program Posyandu secara rutin demi mewujudkan generasi yang sehat dan kuat. (Pendim0821)

25/04/2025

Babinsa Dampingi Layanan Kesehatan Balita di Posyandu Nusa Indah Randuagung


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Babinsa Ledoktempuro Koramil 0821-07/Randuagung, Serka Abdul Nasir, bersama tenaga kesehatan desa melaksanakan kegiatan monitoring Posyandu Nusa Indah, yang digelar di rumah ibu Yanti, Dusun Krajan Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (25/4/2025).

Sebanyak 17 anak yang terdiri dari 12 Balita dan 5 Baduta (bawah dua tahun) mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan rutin, imunisasi, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta edukasi gizi dan pola asuh anak dari para petugas.

Saat dikonfirmasi Serka Abdul Nasir mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam bidang kesehatan masyarakat, terutama untuk mencegah stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sejak dini.

“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Posyandu adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, oleh karena itu perlu perhatian bersama,” kata dia.

Sementara itu, Bidan Desa Tri Retno menyampaikan bahwa partisipasi Babinsa sangat membantu dalam memberikan semangat kepada warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak-anak mereka.

“Kehadiran Babinsa memberi motivasi tersendiri bagi warga. Kami berharap ke depan semakin banyak orang tua yang rutin membawa anaknya ke Posyandu,” tutur Tri Retno.

Kegiatan Posyandu Nusa Indah berjalan dengan lancar, penuh antusias dari warga, serta menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)

03/03/2025

Bunda Indah Luncurkan Pelayanan Kesehatan dan Melahirkan Gratis untuk Warga Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Pemerintah Kabupaten Lumajang secara resmi meluncurkan program Pelayanan Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas, termasuk Pelayanan Melahirkan Gratis, pada Senin (3/3/2025).

Program ini bertujuan untuk memberikan akses kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau bagi seluruh warga Lumajang.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati menjelaskan, bahwa dengan peluncuran ini, semua warga Lumajang akan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih baik tanpa biaya tambahan untuk pelayanan dasar seperti melahirkan dan obat-obatan standar.

"Banyak item yang kita gratiskan, mulai dari retribusi Rp25.000 yang kita cabut, obat-obatan, hingga pelayanan standar lainnya. Ya, banyak itemnya yang semuanya gratis," ujar Bunda Indah.

Namun, Bunda Indah juga menegaskan bahwa untuk tindakan medis yang memerlukan pembiayaan lebih besar, seperti perawatan lanjutan yang lebih kompleks, pasien tetap akan dikenakan biaya.

“Tindakan-tindakan medis yang memerlukan biaya besar tetap akan dikenakan biaya. Tetapi, untuk pelayanan standar, semuanya gratis,” tegasnya.

Bunda Indah juga menekankan pentingnya komitmen pelayanan yang tulus dan ikhlas di setiap kantor pemerintahan.

“Saya ingin semua OPD, kantor-kantor pemerintahan, baik yang langsung melayani masyarakat atau tidak, di depannya harus ada tulisan ‘Ikhlas Melayani Rakyat’,” tambahnya.

Program ini juga mensyaratkan bahwa hanya warga dengan KTP Lumajang yang dapat menikmati pelayanan gratis ini. Bagi warga yang berstatus KTP luar Lumajang, meskipun sudah lama tinggal di Lumajang, mereka tetap tidak dapat menikmati fasilitas tersebut.

“Pelayanan ini hanya untuk warga dengan KTP Lumajang. Kami menggunakan data KTP sebagai acuan, karena anggaran yang ada hanya cukup untuk warga yang terdaftar di Lumajang,” ujar Bunda Indah.

Salah satu layanan unggulan yang digratiskan adalah persalinan di puskesmas.

"Ibu melahirkan gratis mulai hari ini, harus melalui SOP, sesuai dengan SOP, melahirkan di puskesmas, gratis," jelas Bunda Indah.

Untuk kasus abnormal yang memerlukan rujukan ke rumah sakit milik Pemerintah kabupaten Lumajang yakni RSUD dr Hariyoto dan RSUD Pasirian.

"Kemudian kalau dia abnormal harus dirujuk, hanya dirujuk ke rumah sakit dr Hariyato dan rumah sakit Pasirian. Tidak bisa ke rumah sakit swasta karena anggaran kami tidak mencukupi untuk itu," ungkapnya.

Pelayanan kesehatan ini mencakup dua model pembiayaan: pertama, untuk warga yang memiliki BPJS, mereka akan tetap menggunakan BPJS untuk biaya pengobatan; kedua, untuk warga yang tidak memiliki BPJS, biaya kesehatan mereka akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Lumajang.

“Jika masyarakat menggunakan BPJS, mereka akan tetap dilayani dengan BPJS. Untuk yang belum memiliki BPJS, kami akan menanggung biayanya,” jelas Bunda Indah.

Selain itu, Bunda Indah juga mengungkapkan bahwa seluruh puskesmas dan rumah sakit dr. Hariyato dan rumah sakit Pasirian, sudah siap memberikan pelayanan sesuai dengan program ini. Ambulans yang mengantarkan pasien juga disediakan gratis tanpa biaya tambahan.

“Semua puskesmas dan rumah sakit sudah siap untuk melayani, dan ambulans akan mengantarkan pasien tanpa biaya,” pungkasnya. (Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved