-->

12/02/2026

Sinergi TNI dan Komunitas Sakera, 100 Warga Bades Terima Bantuan Sembako


Lumajang , (Onenewsjatim)-
Dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, Kodim 0821/Lumajang bersama Forkopimcam Pasirian dan Komunitas Sakera Lumajang menggelar aksi bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 100 warga kurang mampu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Kodim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri dan dilaksanakan di Balai Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026). Turut hadir unsur Forkopimcam Pasirian, perangkat desa, serta perwakilan Komunitas Sakera Lumajang yang bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam keterangannya, Mayor Inf Tanuri menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama unsur terkait dan komunitas masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan, terutama di tengah mulai naiknya harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

“Menjelang bulan suci Ramadhan dan Lebaran, biasanya harga bahan pokok mulai mengalami kenaikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan sembako yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mayor Tanuri.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan komunitas sosial dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kebersamaan dan gotong royong merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Para penerima bantuan tampak bersyukur dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Kodim 0821/Lumajang dan seluruh pihak yang terlibat.

“Melalui aksi bansos ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga suasana menyambut Ramadhan dapat dirasakan dengan penuh kebahagiaan, kebersamaan, dan rasa saling peduli antar sesama,” pungkasnya. (Pendim0821)

29/01/2026

PWI Lumajang Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu Sambut HPN 2026


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Putra Muhammadiyah Lumajang, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di LKSA Putra Muhammadiyah, Jalan Pisang Mas Nomor 23, tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda PWI Lumajang dalam menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Dalam kesempatan itu, PWI Lumajang menyalurkan bantuan berupa santunan uang tunai, makanan ringan untuk anak-anak, serta paket sembako. 

Selain itu, pengurus juga menyerahkan bantuan dana operasional guna mendukung keberlangsungan kegiatan di LKSA.

Ketua PWI Lumajang, Mujibul Choir, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian insan pers terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Melalui kegiatan ini, PWI Lumajang ingin hadir dan berbagi manfaat secara langsung. Kegiatan sosial seperti ini akan terus kami upayakan untuk dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa PWI Lumajang berkomitmen untuk terus menjalin silaturahmi dan memberikan kontribusi positif bagi lembaga sosial di daerah.

Sementara itu, Pengasuh LKSA Putra Muhammadiyah Lumajang, Angger Jannatan Naim, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PWI Lumajang.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian PWI Lumajang kepada anak-anak asuh kami. Semoga seluruh anggota PWI selalu diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” pungkasnya. (Imam)

26/01/2026

PWI Lumajang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu di Kepuharjo


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu, khususnya warga Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Senin (26/1/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan dilaksanakan di Kantor PWI Kabupaten Lumajang, Jalan A. Yani No. 173, Kelurahan Kepuharjo.

Puluhan warga kurang mampu tampak antusias menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang diserahkan langsung oleh pengurus PWI Lumajang.

Ketua PWI Kabupaten Lumajang, Mujibul Choir, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menjelang puncak peringatan HPN 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Menurut Mujibul, peran pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk peka terhadap persoalan sosial dan ekonomi di lingkungan sekitar.

“Pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai pelayan publik yang peduli terhadap kondisi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Kepuharjo, Mokhamad Yusuf, melalui Kasi Pemerintahan Rima Nur Emilia Salamah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PWI Kabupaten Lumajang terhadap warga di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI Kabupaten Lumajang. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu meringankan kebutuhan warga kami,” ungkap Rima.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, PWI Lumajang berharap dapat mempererat hubungan antara insan pers dan masyarakat, sekaligus menegaskan peran pers sebagai mitra sosial yang hadir di tengah-tengah masyarakat. (Imam)

29/11/2025

Ringankan Beban Warga, FIFGROUP Lumajang Distribusikan Bantuan untuk Korban Semeru

FIFGROUP Lumajang salurkan bantuan sembako kepada korban terdampak erupsi Semeru 
Lumajang, (Onenewsjatim) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, PT Federal International Finance (FIFGROUP) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Cabang Lumajang menyalurkan bantuan 170 paket sembako kepada warga di Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (29/11/2025).

Fifgroup melalui program csrnya yaitu FIFGroup peduli menggandeng polri dan diserahkan langsung oleh Branch Manager FIFGROUP Lumajang, Mochammad Viros, kepada para penyintas erupsi Semeru yang saat ini mengungsi di SMP Negeri Pronojiwo.

“FIFGROUP Peduli hadir untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan ini merupakan komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat di masa yang sulit ini,” ujar Mochammad Viros.

Adapun paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, sarden 2 kaleng, mi instan 5 bungkus, dan gula 800 gram. Total bantuan yang disalurkan mencapai nilai Rp25 juta.

Viros menegaskan bahwa FIFGROUP bersama seluruh jajaran akan terus berupaya hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat kebencanaan. 

Melalui program CSR bertajuk FIFGROUP Peduli, perusahaan berkomitmen untuk memperluas jangkauan bantuan demi mendukung pemulihan warga terdampak.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para korban. Bencana seperti ini tidak dapat diprediksi, namun sesuai misi FIFGROUP untuk membawa kehidupan yang lebih baik, kami ingin terus hadir membantu masyarakat bangkit,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung proses pemulihan warga yang terdampak bencana. 

“Kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk bangkit serta bergerak menghadapi kondisi sulit ini. Semoga apa yang diberikan FIFGROUP dapat setidaknya mengurangi beban masyarakat,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Gunung Semeru kembali erupsi pada 19 November 2025, memuntahkan awan panas guguran sejauh 13,8 kilometer ke arah Besuk Kobokan, Kabupaten Lumajang. Ratusan warga harus mengungsi akibat dampak erupsi tersebut.

09/11/2025

Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 Meriah, Ribuan Warga Padati Stadion Semeru Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ribuan warga memadati Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 yang digelar di Stadion Semeru Lumajang, Sabtu (8/11/2025) malam. Acara yang penuh warna ini menampilkan kolaborasi antara geliat ekonomi kerakyatan dan kekayaan budaya khas Lumajang.

Tercatat sekitar 80 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berpartisipasi dalam festival tersebut. Mereka menjajakan beragam produk mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian lokal. 

Selain itu, panggung hiburan diwarnai oleh berbagai penampilan seni budaya khas Lumajang seperti jaran kencak, tari ruddat glipang, tari topeng Kaliwungu, tari godril kreasi, dan masih banyak lagi.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang, Perusahaan Gas Negara (PGN), dan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi.

“Acara ini kolaborasi kami dengan Pemkab Lumajang dan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mendukung UMKM,”

ungkap Gogot Cahyo Baskoro, Koordinator Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, saat dikonfirmasi di Stadion Semeru.

Gogot menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kemandirian UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya khas Lumajang kepada masyarakat luas.

“Kami berharap melalui momentum Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 ini, produk-produk UMKM lokal bisa lebih dikenal dan menjadi produk unggulan Kabupaten Lumajang. Dengan begitu, UMKM dapat benar-benar mandiri dan menjadi penggerak roda perekonomian daerah,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap transaksi ekonomi, panitia juga membagikan 1.000 voucher belanja senilai Rp10.000 yang dapat ditukarkan di stand UMKM peserta. Semua pelaku UMKM difasilitasi stand gratis, dan pengunjung pun tidak dikenai biaya masuk.

"Semua pelaku UMKM kita fasilitasi stand gratis, pengunjung masuknya juga gratis," jelas Gogot.

Selain hiburan tradisional, masyarakat juga disuguhi 7 pertunjukan hiburan kesenian tradisional dan modern.Puncak acara akan dimeriahkan oleh penampilan Gado-Gado Reggae

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati hiburan seni tradisional dan modern sekaligus, sambil berbelanja produk lokal dan menikmati kuliner khas Lumajang,” tambah Gogot.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, SH, menyambut baik terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi ajang penting untuk mengangkat potensi daerah, baik dari sisi seni budaya maupun pariwisata.

“Kabupaten Lumajang memiliki potensi luar biasa, baik dari sektor budaya maupun pariwisata. Kami berharap event-event serupa bisa lebih sering digelar di masa mendatang,” ujar Yudha.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi yang terus memberikan perhatian terhadap kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Lumajang.

“Semoga Mas Bambang Haryadi terus mendukung kegiatan di Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (Imam)


11/08/2025

Jember Fashion Carnival 2025 Jadi Gelaran Terbesar Sepanjang Sejarah


Jember, (Onenewsjatim)
– Puncak Jember Fashion Carnival (JFC) ke-23 yang digelar pada Minggu (10/8/2025) siang di Alun-Alun Jember Nusantara menutup rangkaian karnaval spektakuler selama tiga hari berturut-turut. 

Mengusung tema besar “Evoluxion: Dream, Evolve, Triumph”, parade kostum megah tersebut memikat ribuan penonton yang memadati rute dari Alun-Alun Jember Nusantara hingga Gedung Serbaguna.

Presiden JFC Budi Setiawan menyebut penyelenggaraan tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah JFC, baik dari sisi skala acara, jumlah peserta, maupun ragam kostum yang ditampilkan.

“Alhamdulillah, Yang Maha Kuasa memberikan kesempatan kepada kita untuk menggelar pertunjukan spektakuler seperti yang baru saja kita saksikan bersama. Setiap tahun kami berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan tahun ini terbukti menjadi yang terbesar sepanjang sejarah JFC,” ujar Budi.

Menurutnya, keistimewaan JFC 2025 tidak hanya terletak pada kemegahan kostum, tetapi juga pada kekuatan kolaborasi yang terjalin antara desainer muda, peserta karnaval, tim kreatif, dan seluruh pendukung acara.

“Yang spektakuler bukan hanya kostumnya, tetapi kolaborasi semua komponen di sini. Semua pihak yang terlibat bekerja dengan dedikasi tinggi untuk menghadirkan karya yang mengangkat nama Jember di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

Budi juga mengapresiasi dukungan penuh Bupati Jember Muhammad Fawait dan jajaran pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi yang solid membuat semua fasilitas pendukung dapat terpenuhi dengan lancar, termasuk upaya percepatan pengaktifan Bandara Jember demi memperkuat posisi Jember sebagai kota wisata budaya.

“Spirit dari pemerintah daerah sangat terasa. Bahkan, salah satu fokus yang kami dorong bersama adalah percepatan pengaktifan Bandara Jember, yang sangat penting untuk memperkuat posisi Jember sebagai kota wisata budaya,” jelasnya.

Menatap masa depan, Budi memastikan JFC tahun depan akan hadir dengan konten yang lebih kaya dan kualitas internasional yang lebih kuat.

“Kami sudah deklarasikan bahwa Jember adalah kota fashion Indonesia dan dunia. Tahun depan, InsyaAllah akan semakin kaya dengan fashion, kostum, musik, dan berbagai unsur e-craft. Target kami adalah memperkuat identitas Jember di mata dunia melalui karnaval yang lebih megah dan variatif,” pungkasnya. (Imam)

09/08/2025

SDN Pagowan 01 Tampilkan Tari Sendratari Sang Parvati di Karnaval HUT RI ke-80

Peserta karnaval menampilkan tari tradisional 

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, dimeriahkan dengan karnaval budaya yang diikuti 21 peserta dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum. 

Salah satu penampilan menarik datang dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pagowan 01 yang membawakan tari tradisional Sendratari Sang Parvati.

Mengenakan kostum tradisional kreasi, para siswa tampil anggun di hadapan ratusan penonton. 

Tari ini menggambarkan sosok perempuan dengan dua karakter dalam satu jiwa, melambangkan kekuatan seorang wanita yang siap melawan siapa pun yang berusaha mengganggunya.

"Tari ini menceritakan kekuatan seorang wanita yang siap melawan siapa pun yang berniat mengganggunya," ujar Ribut Santoso, Guru SDN Pagowan 01.

Ribut Santoso, mengatakan pihaknya sengaja memilih tarian tradisional tahun ini agar siswa dapat lebih mengenal budaya Indonesia.

“Biasanya kami selalu tampil dengan tarian modern, tapi kali ini saya ingin yang berbeda, yaitu tari tradisional. Biar anak-anak bisa mengenal budaya-budaya yang ada di Indonesia,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Ribut menjelaskan, persiapan penampilan tersebut memakan waktu sekitar satu setengah bulan hingga dua bulan. Latihan sudah dimulai sejak akhir 2024 sehingga saat karnaval tiba, semua sudah matang.

"Cukup dua bulan saja sudah selesai," kata Ribut

Terkait maraknya fenomena 'sound horeg' dalam karnaval, Ribut berharap ada batasan yang jelas. 

"Sebagai seniman, saya tidak keberatan jika soundnya bagus dan tariannya juga bagus, serta mencerminkan budaya Indonesia. Sebaiknya hindari tarian yang tidak jelas karena dampaknya bisa buruk bagi anak-anak kecil," tuturnya.

Ia melanjutkan, keberadaan karnaval seperti ini memang membawa keuntungan bagi sebagian orang, termasuk dirinya yang bisnis penyewaan kostum tarinya laris manis. 

Namun, sebagai pelaku seni, ia sangat menyayangkan jika ada tarian yang tidak mencerminkan budaya. 

"Sangat disayangkan jika ada yang menari di karnaval dengan tarian yang tidak jelas. Itu sangat merugikan bagi para pelaku seni, karena tidak mencerminkan budaya karnaval yang seharusnya," tegasnya.

Sementara itu, Camat Pasrujambe, M. Saiful, mengapresiasi partisipasi masyarakat dan pelajar dalam kegiatan ini.

“Karnaval ini menampilkan kesenian untuk melestarikan budaya serta memperingati HUT RI. Untuk peserta di Desa Pagowan ada 21 peserta, mulai dari pelajar sampai umum,” ungkapnya.(Imam)


22/06/2025

Eksotika Bromo 2025: Harmoni Alam, Budaya, dan Spiritualitas di Lautan Pasir


Probolinggo, (Onenewsjatim)
– Festival seni budaya Eksotika Bromo kembali digelar di Lautan Pasir Gunung Bromo pada 21–22 Juni 2025.

Mengusung tema “Merajut Harmoni Nusantara di Bumi Hila Hila”, festival kali kedelapan ini menampilkan perpaduan seni tradisi, spiritualitas, dan pelestarian lingkungan.

Pembina komunitas JatiSwara, Heri Lentho menyampaikan bahwa tahun ini Eksotika Bromo digelar bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

“TNBTS tak hanya mendukung, tapi juga ikut menjadi penyelenggara bersama JatiSwara,” ujar Heri, Sabtu (21/6).

Dengan konsep “Ruwat Rawat Segoro Gunung”, festival ini mengajak masyarakat merenungi pentingnya menjaga keseimbangan alam dan warisan budaya. Setiap pengunjung diwajibkan membawa satu bibit pohon untuk penghijauan di lereng Bromo.

Afifa Prasetya, ketua penyelenggara acara menjelaskan, Salah satu pertunjukan utama adalah sendratari kolosal Kidung Tengger yang mengangkat kisah Joko Seger dan Roro Anteng. Ketua panitia, Afifa Prasetya, menjelaskan bahwa pertunjukan ini menjadi ciri khas Eksotika Bromo.

“Pertunjukan ini tak hanya hiburan, tapi bentuk pelestarian nilai-nilai luhur masyarakat Tengger,” kata Afifa.

Festival juga diramaikan Festival Perkusi Jawa Timuran, Photography Competition, dan Workshop Fotografi dengan pemateri profesional seperti Rahmad Hidayat dan Fendi Siregar.

Dengan iringan gamelan dan musik tradisi yang berpadu dengan lanskap megah Bromo, Eksotika Bromo 2025 menjadi simbol kuat harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Tidak hanya pertunjukan seni, Eksotika Bromo 2025 juga dilengkapi dengan edukasi budaya melalui Workshop Fotografi yang telah digelar pada 19 Mei 2025 dengan menghadirkan fotografer profesional seperti Rahmad Hidayat, Hendy T Purnomo, dan Fendi Siregar.

Selain itu, berbagai perlombaan seperti Eksotika Bromo Photography Competition, tari tradisional, musik daerah, dan pertunjukan budaya lainnya turut memeriahkan festival, menjadi wadah penggalian talenta lokal dan penguatan identitas budaya Jawa Timur.

Dalam upaya pelestarian lingkungan, setiap pengunjung diwajibkan membawa satu bibit pohon yang akan ditanam di lereng Bromo saat musim hujan.

"Pada 21-22 Juni tersebut, berbagai penampil dari berbagai daerah di Indonesia akan unjuk gigi. Termasuk pertunjukan kolosal Kidung Tengger yang akan digelar dua kali," ungkap Heri Lentho.(Imam)

08/01/2025

Kuda Kencak Bintang Abadi Curi Perhatian Pangdam V/Brawijaya


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kunjungan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, ke Makodim 0821 Lumajang pada Rabu (8/1) semakin meriah dengan penampilan kuda kencak Bintang Abadi. Atraksi memukau yang ditampilkan kelompok kuda kencak pimpinan Hadi Wijoyo ini sukses memukau Pangdam dan rombongan.

Hadi Wijoyo, warga Dusun Karang Sukup, Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, mengungkapkan rasa bangganya bisa menampilkan kesenian kuda kencak di hadapan Pangdam. 

Menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk mempromosikan budaya Lumajang ke tingkat yang lebih luas.

"Saya sangat senang bisa menampilkan kuda kencak di hadapan Pangdam. Ini adalah bentuk penghargaan bagi kami sebagai seniman lokal," ujar Hadi.

Pangdam V/Brawijaya sendiri tampak sangat menikmati pertunjukan tersebut. Ia bahkan berfoto bersama dengan kelompok kuda kencak sebagai tanda apresiasi atas pelestarian budaya Lumajang.

Hadi Wijoyo dan kuda kencak Bintang Abadi semakin harum di kancah seni budaya Jawa Timur. Kuda kencak yang merupakan warisan turun-temurun dari sang ayah, Beki, ini berhasil memukau Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin,

Hadi Wijoyo, yang juga seorang seniman kidung, telah membawa kuda kencak Bintang Abadi ke berbagai event di Jawa Timur, termasuk mewakili Kabupaten Lumajang dalam berbagai ajang lomba. 

Prestasinya yang gemilang, seperti juara lomba kidung dan nominasi lima besar se-Jawa Timur, semakin membuktikan kualitasnya sebagai seniman.

"Saya akan terus melestarikan kesenian kuda kencak ini. Ini bukan hanya sekadar hobi, tapi juga bentuk tanggung jawab saya untuk melestarikan budaya Lumajang," tegas Hadi.

Dengan penampilan yang memukau, kuda kencak Bintang Abadi berhasil memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Lumajang kepada khalayak yang lebih luas. Hal ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lumajang dan menikmati keindahan alam serta budayanya. 

"Kami berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kesenian kuda kencak di Lumajang dapat terus berkembang dan menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan," Pungkas Hadi Wijoyo. (Imam) 


07/12/2024

New NS Skin Merayakan Satu Dekade dengan Semangat Nusantara, Luncurkan Produk Baru!


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Dalam suasana yang penuh kental dengan nuansa budaya Nusantara, New NS Skin merayakan satu dekade perjalanannya di Gedung Soedjono, Jalan Alun-Alun Selatan, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Sabtu (7/12/2024) malam 

Dalam acara tersebut, para tamu yang hadir mengenakan pakaian adat nusantara, menunjukkan keberagaman budaya di Indonesia.

Novita Syahril, Owner New NS Skin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan NS Skin selama 10 tahun. 

"Banyak yang telah mendukung, dan alhamdulillah, dalam perjalanan 10 tahun ini, kami telah mencapai pencapaian-pencapaian yang berarti bagi kami," ujar Novita.

Acara ini tidak hanya merupakan ungkapan rasa syukur, tetapi juga sebagai bentuk terima kasih kepada para mitra, loyal customer, vendor, masyarakat Lumajang, dan teman-teman dari berbagai entitas. 

"Sepuluh tahun adalah perjalanan yang panjang, dan kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak. Acara ini bukan hanya perayaan, tapi juga bentuk apresiasi kami kepada semua yang telah menjadi bagian dari keluarga besar NS Skin," ungkapnya. 

NS Skin telah memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke seluruh Nusantara bahkan mancanegara. Novita sendiri berasal dari Sumatera Barat, sedangkan suaminya yang berasal dari Bali, sehingga mencerminkan semangat kebersamaan Nusantara.

Ia mengungkapkan bahwa semangat keberagaman Nusantara menjadi salah satu inspirasi di balik kesuksesan NS Skin. 

"Kami ingin menunjukkan bahwa kecantikan itu universal dan tidak terbatas pada satu suku atau budaya tertentu," ujar Novita. 


Sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan dari berbagai pihak, Novita meluncurkan produk baru berupa parfum untuk laki-laki dan wanita. Produk tersebut dirancang untuk universal, sehingga siapapun dapat menggunakan parfum NS Skin.

"Hari ini launching produknya yaitu produk yang universal, siapapun bisa pakai, jadi kalau skincare itu kan sesuai dengan kebutuhan. Namun kalau kali ini kita keluarkan produk parfum untuk laki-laki dan wanita, dan insyaallah harganya affordable," Jelasnya. 

Novita juga menyampaikan harapannya untuk terus memperbaiki brand NS Skin ke depannya. Dengan kesuksesan satu dekade ini, NS Skin semakin memperkuat komitmen untuk memberikan produk kecantikan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

"Kami berharap NS Skin dapat menjadi brand kecantikan Indonesia yang semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat luas," Pungkasnya. (Imam) 

13/10/2024

Pegiat Seni Budaya Lumajang Deklarasi Dukung Bunda Indah- Yudha


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dukungan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Lumajang nomor urut 2, Bunda Indah dan Mas Yudha, semakin menguat. Kali ini, deklarasi dukungan datang dari para pegiat seni budaya Lumajang.

Dalam sebuah acara pementasan seni yang digelar di Desa Boreng, Kecamatan Lumajangx pada Minggu (12/10/2024), para seniman dan budayawan menyatakan komitmennya untuk mendukung pasangan calon tersebut. Hadir langsung dalam acara ini, Calon Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

"Saya sangat mengapresiasi dukungan dari para pegiat seni budaya. Jika diberi amanah memimpin Lumajang, saya berkomitmen akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan seni dan budaya di daerah kita," tegas Bunda Indah.

Salah satu bentuk komitmennya adalah dengan menyediakan aula pendopo kabupaten sebagai tempat kegiatan rutin para seniman setiap tahun. Hal ini sejalan dengan program prioritas Bunda Indah-Mas Yudha yang ke-16, yaitu memberikan bantuan kelembagaan untuk berbagai kelompok masyarakat, termasuk pegiat seni dan budaya.

"Seni dan budaya adalah bagian penting dari identitas Lumajang. Dengan memberikan dukungan yang lebih, kita berharap dapat memajukan sektor ini dan mengangkat nama Lumajang di kancah nasional," imbuhnya.

Senada dengan Bunda Indah, Said, salah satu perwakilan pegiat seni budaya, menyampaikan harapannya agar Lumajang semakin maju dan aman di bawah kepemimpinan Bunda Indah-Mas Yudha.

"Kami melihat bahwa program-program yang ditawarkan oleh pasangan calon ini sangat relevan dengan kebutuhan para pelaku seni di Lumajang," ujarnya

Menurut Said, selama ini para seniman merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah. Oleh karena itu, mereka sangat berharap Bunda Indah-Mas Yudha dapat memberikan perhatian yang lebih kepada sektor seni dan budaya.

Dengan adanya dukungan dari berbagai kalangan, termasuk para pegiat seni budaya, Bunda Indah-Mas Yudha semakin optimis dapat memenangkan Pilkada Lumajang 2024. (Imam) 

Yudha Dekat dengan Seniman Lumajang, Janjikan Dukungan untuk Seni Budaya


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam suasana santai beralaskan tikar, Yudha Adji Kusuma, calon wakil bupati Lumajang, terlihat akrab berdiskusi dengan para pengrajin akik. Pertemuan hangat ini menjadi bukti komitmennya untuk memajukan sektor seni dan budaya di Lumajang.

Bersama Bunda Indah, pasangan calon ini telah merumuskan program prioritas yang salah satunya adalah memberikan dukungan penuh terhadap lembaga-lembaga seperti pondok pesantren, sekolah, tempat ibadah, dan terutama para seniman.

“Seniman adalah aset berharga bagi Lumajang. Kami akan memberikan ruang yang lebih luas bagi mereka untuk berkarya dan mengembangkan potensi,” ujar Yudha.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Yudha berjanji akan menggelar event seni budaya secara rutin di pendopo kabupaten. Hal ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para seniman untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka dan sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Lumajang. 

Senada dengan Yudha, para seniman yang hadir juga menyatakan dukungannya kepada pasangan Bunda Indah – Yudha. Mereka menilai bahwa program yang ditawarkan sangat relevan dengan kebutuhan para pelaku seni di Lumajang.

“Kami melihat Bunda Indah dan Mas Yudha sebagai sosok yang peduli terhadap seni dan budaya. Kami yakin, jika mereka terpilih, seni dan budaya Lumajang akan semakin berkembang,” ungkap Said, salah seorang perwakilan seniman.

Dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 ini semakin menguat dengan adanya deklarasi dari berbagai komunitas seni dan budaya di Lumajang. Mereka berharap dengan kepemimpinan yang baru, Lumajang akan menjadi kabupaten yang lebih maju, aman, dan tentunya lebih menghargai seni dan budaya.

29/09/2024

Ribuan Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi di Festival Ketan Darungan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana meriah menyelimuti Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, saat perayaan hari jadi desa ke-37. Ribuan warga tumpah ruah untuk mengikuti tradisi unik berupa perebuta tiga gunungan hasil bumi dan 1.000 tumpeng ketan.

Arak-arakan gunungan yang berisi aneka sayur mayur dan buah-buahan, serta ribuan tumpeng dengan berbagai olahan ketan seperti lepet dan rengginang, menjadi daya tarik utama acara. 

Begitu arak-arakan tiba di balai desa, warga langsung berhamburan untuk mendapatkan bagian.

"Saya senang sekali bisa ikut dalam acara ini. Meskipun harus berdesakan dengan warga lainnya, tapi rasanya puas bisa mendapatkan sayuran dan buah-buahan segar," ujar Sri Bawon, salah satu warga yang ikut berpartisipasi.

Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi, menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya sebagai bentuk perayaan, namun juga sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah. Desa Darungan dikenal sebagai sentra penghasil beras ketan di Kabupaten Lumajang.

"Festival Ketan ini menjadi momen spesial bagi masyarakat Darungan untuk mempererat tali silaturahmi dan melestarikan tradisi leluhur," tambah Eko.

Perebutan gunungan dan tumpeng menjadi puncak acara yang paling dinantikan. Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Darungan dan diharapkan dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi.(Imam) 

16/09/2024

Tradisi Ojung: Adu Ketangkasan dan Doa untuk Hujan di Lumajang


Lumajang,  (Onenewsjatim) –
Masyarakat Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, kembali menggelar tradisi unik "Ojung" pada Senin (16/9/2024).

Tradisi adu cambuk rotan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan harapan akan datangnya hujan dan adu ketangkasan. 

Dalam pelaksanaan tradisi ini, para peserta tampak antusias saling beradu ketangkasan menggunakan rotan dan tidak memakai baju.  Mereka saling memukul punggung lawan dengan aturan yang telah ditentukan. Setiap peserta diberikan kesempatan memukul  beberapa kali sementara lawan dapat menangkis.

"Tradisi ojung ada aturannya, kita hanya boleh memukul punggung dan tidak boleh mengenai kepala atau perut. Ini juga merupakan bentuk doa kita agar turun hujan dan adu ketangkasan," Ujar Ketua Panitia, Du'a.

Menurut Du'a, tradisi Ojung memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat setempat. Selain sebagai bentuk permohonan hujan, tradisi ini juga menjadi ajang untuk menguji keberanian dan kekuatan fisik para peserta.

"Sekarang, tradisi ini kita lestarikan sebagai warisan budaya dan untuk mempererat tali persaudaraan antar warga," terangnya. 

Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut serta dalam tradisi Ojung. 

"Ini adalah tradisi leluhur kita yang harus kita jaga. Selain seru, tradisi ini juga mengajarkan kita tentang sportivitas dan kerja sama," ujarnya.  (Imam) 


31/08/2024

Warga Ditotrunan Gelar Kirab Sapar Agung Meriah, Indah Wahyuni: Momentum Jalin Silaturahmi


Lumajang, (DOC)
-Warga Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang menggelar festival kirap sapar Agung, Sabtu (31/8/2024). 

Festival Sapar Agung dihadiri Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Lumajang.

Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan Kirab Sapar Agung yang digelar oleh warga Kelurahan Ditotrunan.

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan Kirab Sapar Agung ini. Ini adalah wujud nyata pelestarian budaya kita. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga," ujar Indah Wahyuni usau menghadiri acara tersebut.

Tradisi membuat jenang saat bulan Safar menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini. Warga dari 8 RW di Kelurahan Ditotrunan secara bersama-sama membuat jenang dan kemudian diarak keliling kampung.

"Rasa manis jenang ini melambangkan kebahagiaan dan kerukunan antarwarga. Semoga kegiatan ini bisa terus lestari dan menjadi warisan budaya bagi generasi mendatang," tambah Indah Wahyuni.

Indah menjelaskan, Kirab Safar Agung ini tidak hanya bertujuan untuk menggelorakan kembali semangat warisan budaya, namun juga sebagai bentuk pelestarian dan pemberdayaan UMKM lokal.

Indah juga menggarisbawahi pentingnya kegiatan seperti Kirab Safar Agung dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun kampungnya.

"Kegiatan ini membuktikan bahwa masyarakat Kelurahan Ditotrunan memiliki semangat yang tinggi untuk menjaga lingkungan dan melestarikan budaya," tambahnya.

Selain Festival Safar Agung, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan festival UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari warga setempat. (Imam)


25/08/2024

Tari Topeng Kaliwungu Kembali Memukau di Lumajang, Dongkrak Pariwisata


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Tari topeng Kaliwungu kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang di Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Minggu (25/8/2024).

Tidak hanya Tari Topeng Kaliwungu, pertunjukan sendratari kolosal "Legenda Argasonya" dan tarian Jaran Kencak juga turut memeriahkan acara ini

Pejabat Bupati Lumajang Indah Wahuni dalam sambutannya menyampaikan pentingnya melestarikan seni tari tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Lumajang.

“Tari Topeng Kaliwungu adalah kekayaan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui pergelaran ini, kita ingin membangkitkan kembali semangat generasi muda untuk mencintai seni dan budaya daerah,” ujarnya.

Yuyun menekankan bahwa pergelaran Tari Topeng Kaliwungu tidak hanya sebagai ajang pertunjukan semata, tetapi juga sebagai upaya untuk mempromosikan pariwisata Lumajang.

“Dengan memperkenalkan Tari Topeng Kaliwungu kepada khalayak yang lebih luas, kita berharap dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lumajang dan menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya yang kita miliki,” jelasnya.

Indah menjelaskan, Topeng kaliwungu ini merupakan seni unggulan yang ada di Lumajang yang sudah ditetapkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda.

"Dengan event ini untuk lebih mengenalkan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata yang ada di Lumajang," kata Indah.

Tari Topeng Kaliwungu adalah aset berharga yang harus kita lestarikan. Selain sebagai identitas budaya, seni tari ini juga memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Indah.

Antusiasme masyarakat terhadap pergelaran ini sangat tinggi. Ribuan penonton memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan para penari yang memukau. Selain itu, sejumlah kegiatan pendukung seperti workshop tari dan bazar produk UMKM juga turut memeriahkan acara.(Imam)


22/08/2024

Meriahnya Pendhak 7 GATRA, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan Pendhak 7 GATRA yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 19 hingga 21 Agustus 2024. 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kabupaten Lumajang, Paiman, menyatakan bahwa Pemkab Lumajang berkomitmen penuh dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan melestarikan budaya dan seni.

"Budaya dan seni adalah warisan berharga yang harus kita jaga bersama. Oleh karena itu, Pemkab Lumajang sangat mendukung segala upaya untuk melestarikan dan mengembangkan potensi di bidang ini," ujar Paiman.

Selain memberikan apresiasi, Paiman juga menyoroti kehadiran stand-stand UMKM dalam acara tersebut. Ia menilai bahwa partisipasi UMKM tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Lumajang.

"Dengan adanya UMKM, masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memasarkan produk lokalnya. Hal ini tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Senada dengan Paiman, Direktur GATRA Lumajang, Hamim Thohari Majid, mengungkapkan bahwa Pendhak 7 GATRA berhasil menyajikan beragam kegiatan menarik yang menggabungkan unsur hiburan dan edukasi. 

Selain parade musik, bantengan, dan fashion show, acara ini juga dimeriahkan dengan lomba cipta baca puisi yang disponsori oleh Kapolres Lumajang.

"Kami berharap melalui acara ini, minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap seni dan budaya lokal semakin meningkat," kata Hamim. (Imam)

17/08/2024

Tradisi Kerapan Kerbau Warnai Perayaan HUT RI di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semarak kemerdekaan Indonesia ke-79 tahun ini terasa begitu kental di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Pasalnya, warga setempat menggelar perlombaan tradisional yang sudah dinantikan, yakni kerapan kerbau.

Ajang adu cepat pasangan kerbau ini berhasil menyedot perhatian ratusan pasang mata. Sebanyak 15 pasang kerbau yang kuat dan tangguh siap berlaga di arena sepanjang seratus meter. Masing-masing pasangan kerbau dipandu oleh seorang joki berkuda yang piawai.

"Kerapan kerbau ini bukan hanya sekadar lomba, tapi juga menjadi tradisi yang sangat berarti bagi masyarakat kami," ungkap Kepala Desa Karangsari, Sugiantoro. 

Menurutnya, acara ini menjadi wadah bagi para pecinta kerapan kerbau untuk menyalurkan hobi sekaligus merayakan kemerdekaan Indonesia.

Lebih lanjut, Sugiantoro menjelaskan bahwa kerapan kerbau juga memberikan manfaat bagi sektor pertanian.

"Lumpuran bekas pacuan kerbau akan membuat tanah menjadi lebih subur dan siap untuk ditanami padi," ujarnya.

Selain itu, acara ini juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Berbagai UMKM yang menjajakan makanan dan minuman laris manis diburu pengunjung. 

"Kami berharap kerapan kerbau bisa menjadi agenda tahunan yang semakin meriah dan bermanfaat bagi semua pihak," pungkas Sugiantoro. (Imam)

07/08/2024

Polres Malang Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Lembaga Sosial


Malang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia, Polres Malang menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada sejumlah tempat ibadah dan lembaga sosial di wilayah Kabupaten Malang. 

Bantuan ini diberikan secara simbolis oleh Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, pada Selasa (6/8).

"Ini adalah bentuk nyata dari sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," ujar Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana. 

Sebanyak 51 lembaga menerima bantuan tunai sebesar Rp5 juta per lembaga. Penerima bantuan meliputi masjid, gereja, pura, panti asuhan, dan pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Dana bantuan ini merupakan hasil dari donasi yang dikumpulkan dari berbagai pihak.

Kapolres berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memakmurkan tempat ibadah dan meningkatkan kualitas pelayanan di panti asuhan serta pondok pesantren. 

"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," imbuhnya.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Malang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Malang, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama proses Pilkada berlangsung," tegas Kapolres.

Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, Polres Malang berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. (Red) 


Tags: #Polres Malang, #HUT RI, #bantuan sosial, #rumah ibadah, #panti asuhan, #pondok pesantren, #Pilkada Malang


25/07/2024

Menelusuri Jejak Sejarah Lumajang: Pameran Arsip Digelar di Perpustakaan Mula Malurung


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Perpustakaan Mula Malurung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi saksi bisu pameran arsip bertajuk "Mengenal Lumajang dari Arsip dan Ingatan".

Digagas oleh Komunitas Kulit Pohon Jember, pameran ini berlangsung selama 3 hari, dari 25 hingga 27 Juli 2024, menjadi wadah bagi kaum muda untuk menggali dan melestarikan sejarah Lumajang melalui arsip-arsip berharga.

Ifan Maulana Ishak, Ketua Pelaksana Pameran Arsip Lumajang, menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan untuk mengingatkan kembali masyarakat tentang sejarah Lumajang.

"Sejarah Lumajang terukir dalam arsip dan memori kolektif, dan pameran ini menjadi media untuk kembali mengenang dan melestarikannya," ujar Ifan.

Irfan menjelaskan bahwa pameran ini lahir dari keprihatinan terhadap anggapan bahwa arsip adalah benda tua yang tidak relevan.

"Pameran ini merupakan wujud kesadaran kaum muda untuk menunjukkan bahwa arsip bukan hanya lembaran tua tak bermakna," ujar Ifan.

Pameran "Mengenal Lumajang dari Arsip dan Ingatan" ini menampilkan 304 foto dan 27 dokumen bersejarah yang berkaitan erat dengan sejarah dan budaya Lumajang.

"Harapannya masyarakat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya arsip dan proses pengarsipan. Sehingga arsip tidak hanya dipandang sebagai bahan yang kuno dan "sampah" belaka," tutur Ifan.

Pameran ini diselenggarakan dengan kerjasama Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang. (Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved