-->

01/03/2026

TNI dan Pelajar SMKN Tempursari Turun ke Jalan Bagikan Takjil Ramadan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H ditunjukkan oleh personel Koramil 0821-18/Tempursari bersama siswa-siswi SMKN Tempursari dengan menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Makoramil 0821-18/Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (30/2/2026).

Kegiatan sosial melibatkan langsung Koramil Tempursari, bersama para pelajar yang dengan penuh antusias membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam keterangannya, Peltu Dwi Hasim As’ari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama generasi muda dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah.

“Momentum Ramadan ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para siswa. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMKN Tempursari, Joko Sudharmono, S.Pd., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak sekolah dan Koramil Tempursari. Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terbangun bersama Koramil. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar tentang kepedulian, kerja sama, dan pentingnya berbagi kepada sesama,” ungkapnya. (Pendim0821)

Balap Lari Jelang Sahur, Cara Positif Pemuda Lumajang Hindari Balap Liar dan Perang Sarung


Lumajang (Onenewsjatim)
– Cara unik dilakukan sekelompok pemuda di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mengisi waktu menjelang sahur selama Ramadan. Alih-alih terlibat balap liar atau perang sahur yang berisiko tinggi, mereka memilih menggelar balap lari di jalanan yang sepi.

Aksi tersebut berlangsung di Jalan Abu Bakar, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, pada Minggu (1/3/2026) dini hari. 

Sejumlah remaja dan pemuda tampak beradu kecepatan di lintasan sekitar 100 meter, bahkan tanpa menggunakan alas kaki. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali aba-aba “go” dikumandangkan.

Salah satu penggagas kegiatan, , mengatakan balap lari itu muncul secara spontan melihat banyak anak muda yang masih berkeliaran menjelang sahur.

“Sekarang banyak anak muda yang cenderung main games atau perang sarung saat puasa. Dari situ muncul ide membuat kegiatan yang lebih positif dan tetap aktif secara fisik,” ujarnya.

Menurut Arif, balap lari menjadi alternatif yang bermanfaat karena mengandung unsur olahraga dan kebersamaan. Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak bermuatan taruhan atau hadiah apa pun.

“Ini bukan ajang judi atau lomba berhadiah. Murni untuk silaturahmi, seru-seruan, sekaligus olahraga. Lari juga menyehatkan tubuh dibandingkan begadang hanya main gim,” katanya.

Meski demikian, kegiatan tersebut sempat mendapat perhatian aparat kepolisian yang melakukan patroli rutin. Petugas kemudian memberikan imbauan agar kegiatan serupa ke depan dilakukan dengan prosedur yang benar dan berizin.

Kasubsi PIDM Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, membenarkan adanya tren baru balap lari yang dilakukan malam hingga menjelang sahur selama Ramadan.

“Kami sudah melaksanakan patroli, pendekatan, dan memberikan imbauan kepada para pemuda yang melakukan balap lari. Pada prinsipnya, kami tidak melarang kegiatan olahraga,” kata Suprapto.

Namun, ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dan ketertiban umum. Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukan di jalan raya yang masih dilalui kendaraan.

“Kalau dilakukan tanpa izin, itu berbahaya bagi pelari sendiri dan juga mengganggu pengguna jalan lain. Jalan raya bukan arena khusus olahraga,” ujarnya.

Suprapto menegaskan, pihak kepolisian justru siap mendukung jika kegiatan balap lari tersebut diajukan secara resmi.

“Kami wadahi dan support kalau memang itu kegiatan olahraga. Silakan ajukan izin secara resmi agar bisa dilaksanakan secara prosedural, aman, dan tidak membahayakan,” pungkasnya. (Imam).


Begal di Jembatan Duko Lumajang Ditangkap di Jakarta, Korban Sempat Disabet Sajam

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata 

Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang terjadi di Jembatan Duko, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, akhirnya berhasil diungkap polisi. 

Tersangka utama berinisial AG ditangkap di wilayah Cakung, Jakarta Timur, hasil kerja sama Jatanras Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang.

Peristiwa begal tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) dini hari. Korban bernama Dafa (20), warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami luka robek di leher sebelah kiri serta pelipis akibat sabetan senjata tajam pelaku.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata menjelaskan, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Jember menuju Malang. Saat melintas di Jembatan Duko, korban dipepet satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang pelaku.

“Korban sempat disuruh berhenti, namun tetap mempertahankan kendaraannya karena merasa terancam. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan menyabet korban hingga terjatuh,” kata AKP Pras Adinata, Minggu (1/3/2026).

Setelah korban terjatuh, sepeda motor korban dibawa kabur oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada leher dan pelipis, lalu mendapatkan perawatan medis. 

Saat ini kondisi korban telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit untuk menjalani pemulihan di rumah.

AKP Pras Adinata menambahkan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui serangkaian penyelidikan intensif. Polisi bekerja sama dengan Jatanras Polda Jatim setelah mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku sempat berpindah-pindah lokasi.

“Dari hasil penyelidikan, tersangka AG teridentifikasi sempat berada di wilayah Probolinggo, hingga akhirnya berhasil kami tangkap di Cakung, Jakarta Timur, bersama Jatanras Polda Jatim,” jelasnya.

Selain tersangka utama, polisi juga mengamankan seorang penadah berinisial SM di wilayah Probolinggo. SM diduga menyimpan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan pelaku.

“Saat ini masih ada satu pelaku lain yang berstatus buron. Identitasnya sudah kami kantongi dan dalam waktu dekat akan kami terbitkan DPO,” tegas AKP Pras.

Karena tersangka utama ditangkap di luar wilayah hukum Polres Lumajang, penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 479 KUHP ayat 2 huruf A, C, dan D dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, serta Pasal 591 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.(Imam)

28/02/2026

Normalisasi Irigasi Tersier, Babinsa dan Petani Nogosari Perkuat Sinergi Pertanian


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah binaan, Babinsa Nogosari Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Agus Setiawan, melaksanakan kegiatan kerja bakti normalisasi saluran irigasi tersier bersama warga kelompok tani Harapan Makmur di Dusun Persil, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperlancar aliran air menuju lahan pertanian warga. Saluran irigasi yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur dan ditumbuhi rumput liar dibersihkan secara bergotong royong agar distribusi air kembali optimal, terutama menjelang masa tanam.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Agus Setiawan mengatakan bahwa pendampingan dan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk dukungan nyata TNI terhadap para petani di wilayah binaannya.

“Normalisasi saluran irigasi ini sangat penting untuk memastikan kebutuhan air bagi tanaman terpenuhi. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan hasil panen petani bisa meningkat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam kerja bakti menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa, termasuk dalam bidang pertanian.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Harapan Makmur Supatemo menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi saluran irigasi tersier yang dilakukan secara gotong royong tersebut sangat penting untuk menjamin kelancaran pengairan lahan pertanian warga.

Menurutnya, selama ini aliran air sempat terhambat akibat pendangkalan dan tumpukan sampah serta rumput liar di sepanjang saluran. Kondisi tersebut berdampak pada tidak meratanya distribusi air ke area persawahan, terutama bagi petani yang berada di hilir.

“Dengan dilakukan normalisasi ini, kami berharap aliran air bisa kembali lancar dan merata sampai ke lahan paling ujung. Pengairan yang baik sangat menentukan pertumbuhan tanaman dan hasil panen kami,” pungkasnya.

Dengan selesainya normalisasi saluran irigasi tersier tersebut, para petani berharap suplai air ke lahan persawahan di Dusun Persil Nogosari dapat berjalan lancar dan merata. Kegiatan kerja bakti juga menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terus terjaga di tengah masyarakat Desa Nogosari, demi mendukung tercapainya swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (Pendim0821)

Safari Dzuhur Keliling, Sinergi Forkopimcam Pasrujambe Perkuat Ukhuwah Ramadan



Lumajang, (Onenewsjatim)
- Dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026, jajaran Forkopimcam Pasrujambe melaksanakan Safari Ramadhan melalui kegiatan Dzuhur Keliling (Dzurling) yang berlangsung di Masjid Al-Hikmah, Dusun Suco, Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa lalu (24/2/2026).

Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dihadiri oleh Camat Pasrujambe Muhammad Saiful, S.AP beserta staf, Danramil 0821-17/Pasrujambe Kapten Arm Ony Ariyanto, S.H beserta personel, Kepala KUA Pasrujambe Tuhen, S.HI, Ketua MUI Kecamatan Pasrujambe Kiyai H. Muhammad Ali, perwakilan MWCNU Kecamatan Pasrujambe, Takmir Masjid Al-Hikmah Bapak Nurhasan, serta siswa-siswi MA Al-Himah Desa Pasrujambe.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dzuhur berjamaah yang diikuti seluruh jamaah dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda di wilayah Pasrujambe.

Dalam sambutannya, Camat Pasrujambe menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan dan Dzuhur Keliling merupakan sarana untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, serta elemen masyarakat. Selain itu sambutan dari Ketua MUI Kecamatan Pasrujambe dalam tausiyah singkatnya mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga persatuan dan kerukunan antar warga.

Saat dikonfirmasi tersebut, Danramil 0821-17/Pasrujambe Kapten Arm Ony Ariyanto, S.H menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Safari Ramadhan dan kegiatan Dzuhur Keliling (Dzurling) sebagai upaya mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa momen Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui kegiatan seperti ini, TNI khususnya Koramil Pasrujambe akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

“Safari Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Kami dari Koramil Pasrujambe siap mendukung setiap kegiatan positif yang membawa manfaat bagi warga,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara unsur pemerintahan, TNI, tokoh agama, dan masyarakat semakin solid dalam membangun kehidupan sosial kemasyarakatan yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan di wilayah. (Pendim0821)

Ratusan Warga Berdesakan Saat Komunitas Ojol Lumajang Bagikan Takjil Gratis

Warga berdesakan untuk mendapatkan takjil di Alun-Alun

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ratusan warga tumpah ruah di Alun-Alun Lumajang, Sabtu (28/2/2026), untuk mendapatkan takjil gratis yang dibagikan oleh Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL) menjelang waktu berbuka puasa.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Sejumlah warga bahkan sempat berdesakan demi memperoleh takjil gratis. Situasi tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Alun-Alun Lumajang.

Meski demikian, para pengemudi ojek online (ojol) tetap berupaya menenangkan warga dan membagikan takjil secara bergantian dan tertib.

Tak hanya kepada warga yang berkumpul, para pengemudi ojol juga membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di sekitar alun-alun.

Ketua Paguyuban Ojek Online Lumajang (POOL), Yoni Febrianto, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan sekitar 500 paket takjil kepada masyarakat.

“Takjil yang kami bagikan bervariasi, karena berasal dari partisipasi anggota. Ada es teh, es campur, serabi pandan, roti 88, donat, dan lainnya,” ujar Yoni.

Menurutnya, kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan solidaritas antaranggota komunitas di bulan suci Ramadan.

“Kami ingin berbagi dan membantu masyarakat, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Antusias warga sangat luar biasa, bahkan di luar perkiraan kami,” jelasnya.

Yoni menambahkan, setelah kegiatan berbagi takjil, komunitas POOL juga berencana melanjutkan dengan acara buka puasa bersama. Ia menegaskan bahwa tema kegiatan ini adalah membangun silaturahmi, memperkuat persahabatan, serta menebar kebahagiaan di bulan suci Ramadan.

“Ini murni hasil solidaritas teman-teman komunitas POOL. Kami juga mendapat dukungan dari beberapa restoran yang ikut membantu. Namun sebagian besar makanan dan minuman berasal dari partisipasi anggota sendiri,” tambahnya.

Terkait sempat terjadinya desakan, Yoni mengaku terkejut dengan besarnya antusiasme masyarakat.

“Waduh, saya kaget sekali. Alhamdulillah, antusias warga sangat besar. Hampir 500 paket takjil habis dalam waktu kurang dari 15 menit,” ungkapnya.

Ia memastikan kegiatan sosial serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Insyaallah, kegiatan ini akan terus berlanjut. Fokus komunitas POOL tidak hanya pada penguatan ekonomi para ojol, tetapi juga pada kegiatan sosial dan kemanusiaan bersama masyarakat,” tegas Yoni.

Sementara itu, Doni, salah satu warga penerima takjil, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Saya senang sekali. Meski tadi sempat berdesakan, tapi niat para pengemudi ojol ini sangat baik. Mereka rela menyisihkan rezekinya untuk berbagi dengan masyarakat,” ujar Doni. (Imam)




27/02/2026

Pererat Silaturahmi Ramadan, Babinsa Tekung Tadarus Al-Qur’an Bersama Warga



Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan, Babinsa Tekung Koramil 0821-15/Tekung, Serda Aris Purwanto, melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama warga di Masjid Jami’ Bustanul Ulum, Dusun Krajan, Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, , Jumat malam (27/2/2026).

Kegiatan tadarus yang digelar usai salat tarawih tersebut diikuti tokoh masyarakat, remaja masjid, serta warga sekitar. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan kebersamaan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat binaannya.

Babinsa Tekung, Serda Aris Purwanto, mengatakan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjalin komunikasi sosial yang harmonis antara TNI dan masyarakat.

“Melalui tadarus Al-Qur’an ini, kami ingin memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Tidak hanya membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjaga kekompakan serta kerukunan di lingkungan,” ujar Serda Aris kepada wartawan.

Ia menegaskan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pembinaan teritorial guna mempererat hubungan emosional dan sosial dengan warga di wilayah tugasnya.

Sementara itu, Ketua Remaja Masjid Bustanul Ulum, Alisin, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan keagamaan di Desa Tekung. Menurutnya, kehadiran aparat TNI memberikan motivasi tersendiri bagi remaja masjid dan masyarakat untuk lebih aktif memakmurkan masjid selama Ramadan.

“Kami merasa bangga dan senang karena Babinsa selalu hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghidupkan masjid,” katanya.

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di dalam masjid menciptakan suasana damai dan menenangkan, sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah berbasis nilai-nilai spiritual dan sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat Desa Tekung semakin kuat, serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, rukun, dan religius selama bulan Ramadan.

Berita: Pendim 0821
Editor: Imam

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved