-->

12/01/2026

Babinsa Ranuyoso Jalin Silaturahmi dengan Ketua RT, Perkuat Komsos di Wilayah Binaan


Lumajang , (Onenewsjatim)-
Dalam upaya memperkuat kemitraan serta menjaga kondusivitas wilayah binaan, Babinsa Ranuyoso Koramil 0821-06/Ranuyoso Kopka Suleman melaksanakan kegiatan silaturahmi ke rumah Ketua RT di Dusun Krajan RT 001 RW 002 Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (12/1/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial (Komsos) yang rutin dilakukan Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah. Melalui silaturahmi ini, Babinsa tidak hanya menjalin kedekatan emosional dengan perangkat lingkungan, tetapi juga menggali informasi serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Kopka Suleman berdialog dengan Ketua RT 01 RW 02, Imam Hanafi, membahas berbagai hal terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dinamika sosial warga, serta upaya menjaga kerukunan dan kebersamaan di lingkungan setempat. 

Babinsa menekankan pentingnya peran Ketua RT sebagai garda terdepan dalam membangun komunikasi antara warga dan aparat kewilayahan.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan di lingkungan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini,” ujar Kopka Suleman di sela kegiatan.

Sementara itu, Ketua RT 01 RW 02 Imam Hanafi menyambut baik kunjungan Babinsa dan mengapresiasi perhatian serta kepedulian TNI terhadap masyarakat di tingkat paling bawah. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan menjadi motivasi bagi warga untuk terus menjaga kebersamaan serta keamanan lingkungan.

Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan dapat semakin memperkokoh hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana efektif dalam menciptakan wilayah Desa Ranuyoso yang aman, harmonis, dan kondusif. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang intensif, stabilitas wilayah dapat terjaga secara berkelanjutan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Babinsa Buwek Dampingi Posyandu Arjuna, Dorong Kesadaran Orang Tua Jaga Kesehatan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Buwek, Koramil 0821-07/Randuagung. Sertu Hendry Pranajaya melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan bersama tenaga medis dalam kegiatan Posyandu Arjuna yang bertempat di Dusun Krajan RT 004 RW 007, Desa Buwek, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (12/1/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya pemantauan tumbuh kembang balita dan baduta (bayi di bawah dua tahun). Pada kesempatan tersebut, pelayanan kesehatan dipimpin langsung oleh Bidan Desa Buwek, Wisma Cahaya, A.Md.Keb., didampingi perawat Aprilia Puspita, A.Md.Kep.

Tercatat sebanyak 15 balita dan 18 baduta mengikuti rangkaian pelayanan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan status gizi, serta pemberian edukasi kesehatan kepada para orang tua. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan Posyandu tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat untuk aktif mengikuti layanan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Sertu Hendry Pranajaya menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. 

“Kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Babinsa siap bersinergi dengan tenaga kesehatan dan aparat desa demi mendukung program tersebut,” ujar dia.

Sementara itu Bidan Desa Buwek, Wisma Cahaya, A.Md.Keb., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemantauan kesehatan balita secara rutin melalui kegiatan Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Menurutnya, masa balita merupakan periode emas (golden period) yang menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan.

“Melalui Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan balita sejak dini, mulai dari berat badan, tinggi badan, hingga status gizinya. Jika ditemukan adanya gangguan pertumbuhan, penanganan dapat segera dilakukan agar tidak berdampak jangka panjang,” jelas Wisma Cahaya.

Melalui sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan kegiatan Posyandu dapat terus berjalan optimal sebagai garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Desa Buwek. Pendampingan yang dilakukan Babinsa menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir dan peduli terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. (Pendim0821)

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres di lingkungan Polda Jatim. Prosesi tersebut dilaksanakan di Gedung Mahameru Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, pada Senin (12/1/2026).

Upacara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan tugas di Polda Jatim.

Kapolda Jatim juga memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. 

Ia menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus mendorong adanya inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Saya berharap para pejabat yang baru segera beradaptasi, melanjutkan kebijakan yang telah berjalan, serta menghadirkan terobosan-terobosan positif dalam pelaksanaan tugas,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto.

Menurutnya, rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh organisasi Polri sebagai bagian dari proses pembinaan karier serta penyegaran organisasi. 

Kapolda optimistis para pejabat yang mendapatkan amanah baru mampu melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

“Saya yakin seluruh pejabat yang dilantik hari ini mampu menjalankan amanah dengan profesionalisme, loyalitas, dan integritas yang tinggi,” tegasnya.

Dalam upacara tersebut, sejumlah pejabat utama dan Kapolres di jajaran Polda Jawa Timur resmi mengalami pergantian maupun pengukuhan jabatan, baik yang bergeser ke posisi baru maupun yang masuk menggantikan pejabat sebelumnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa rotasi jabatan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menghadapi dinamika dan tantangan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur.

“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus wujud komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” pungkasnya. (Red)


Babinsa Desa Tukum Dampingi Panen Padi, Hasil Panen Capai 20 Ton


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Babinsa Desa Tukum, Koramil 0821-15/Tekung, Serda Haeruddin, terlihat aktif mendampingi petani dalam kegiatan panen padi di Dusun Tukum Kidul, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Senin (12/1/2025).

Kegiatan panen dilakukan di wilayah kelompok tani Makmur dengan luas lahan sekitar 2.500 hektar. Padi yang dipanen merupakan milik H. Fakida, Ketua Poktan Subur Makmur, dengan hasil panen mencapai 20 ton.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Haeruddin menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa terhadap petani dilakukan secara rutin untuk memastikan proses panen berjalan lancar dan hasil produksi maksimal.

“Sebagai Babinsa, kami terus mendampingi para petani di wilayah binaan. Pendampingan ini penting agar panen bisa berjalan lancar, petani mendapatkan hasil maksimal, dan tetap menerapkan teknik bercocok tanam yang baik,” ujar Serda Haeruddin.

Selain itu, Serda Haeruddin menambahkan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan petani juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Tukum sehingga dapat mendukung ketahanan pangan lokal.

Para petani berharap kegiatan pendampingan ini bisa terus dilakukan, sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen bisa meningkat dari tahun ke tahun.


Viral di TikTok, Warga Lumajang Minta “Pindahkan” Gunung Semeru


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sebuah video menampilkan celoteh seorang perempuan paruh baya asal Kabupaten Lumajang mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Perempuan bernama Gimah itu terekam menyampaikan permintaan jenaka kepada anggota TNI agar “memindahkan” Gunung Semeru demi keselamatan warga.

Hingga Senin (12/1), video yang diunggah akun TikTok @tni_in_action tersebut telah menembus 1,7 juta penayangan. Dalam video itu, Gimah mencurahkan keluh kesahnya menghadapi erupsi yang terjadi berulang kali dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam video tersebut, Gimah mengungkapkan kegelisahannya karena harus berhadapan dengan ancaman erupsi Gunung Semeru yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Coba dipindah sama bapak itu gunung, dipindahkan ke mana gitu, biar saya aman. Masak empat tahun sekali erupsi,” ucap Gimah dalam video yang beredar.

Seorang pria yang berada di lokasi turut menimpali dengan bercanda, bahwa sempat ada rencana menutup kawah Semeru menggunakan semen, namun urung dilakukan karena lubangnya terlalu besar.

"Kemarin sudah bawah semen sebenarnya mau di tutup, tapi lubangnya besarnya, jadi tidak di tutup ibu" tawa pria dalam video 

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, sambil bercanda menanyakan apakah Gunung Semeru bisa ditutup.

“Coba tanya Bu Indah, bisa apa tidak gunungnya ditutup. Kalau semen dari seluruh Indonesia dibawa ke sini, mungkin masih tidak cukup separuhnya untuk menutup lubang itu,” katanya sambil tertawa.

Meski disampaikan dengan gaya humor, Gimah mengaku pengalaman menghadapi bencana erupsi merupakan peristiwa yang membekas dalam ingatannya. Ia menceritakan detik-detik saat lahar dan abu vulkanik menerjang wilayah tempat tinggalnya.

“Awalnya saya kira lahar biasa, jadi tidak langsung pergi. Tapi lama-lama makin besar. Waktu ke Supiturang, debunya tebal dan panas. Saya tinggal di sana,” kenangnya saat diwawancarai.

Gimah sehari-hari tinggal bersama suaminya di Dusun Gemukmas, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Wilayah tersebut termasuk kawasan terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025.

Ia bersyukur rumahnya tidak mengalami kerusakan berat. Namun, bagian depan rumah sempat terdampak material erupsi.

“Alhamdulillah rumah aman, cuma bagian depan yang rusak. Kejadiannya cepat, cuaca mendung dan hujan, jadi benar-benar tidak menyangka,” tuturnya.

Sementara itu, upaya mitigasi bencana terus dilakukan oleh aparat TNI di kawasan terdampak. Personel Korem 083/Baladhika Jaya sebelumnya telah melaksanakan kegiatan revitalisasi di jalur aliran lahar Gunung Semeru, khususnya di Desa Supiturang.

Personel Penerangan Korem 083/Baladhika Jaya, Peltu Suwandi, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pembangunan tanggul sebagai langkah antisipasi apabila terjadi erupsi susulan.

“Kami berada di lokasi aliran erupsi Semeru. Alat berat yang ada di belakang kami digunakan untuk membuat tanggul. Harapannya, jika terjadi erupsi lanjutan, material tidak meluber ke permukiman warga Desa Supiturang,” jelas Peltu Suwandi.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat mengurangi risiko bencana, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan erupsi Gunung Semeru. (Imam)


Tiga Penerima Bansos PKH di Lumajang Terbukti Terlibat Judi Online


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Sebanyak tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lumajang terbukti terlibat aktivitas judi online (judol). Temuan tersebut diperoleh setelah dilakukan verifikasi faktual oleh pendamping PKH di lapangan.

Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Lumajang, Akbar Alamin, mengatakan bahwa verifikasi dilakukan terhadap 45 penerima manfaat yang sebelumnya dilaporkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena terindikasi melakukan transaksi judi online.

“Dari hasil verifikasi faktual yang sudah kami lakukan, hanya tiga KPM yang terbukti benar-benar terlibat judi online,” kata Akbar saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2025).

Sementara itu, sebanyak 42 penerima manfaat lainnya dipastikan tidak terlibat langsung dalam praktik judi online. Namun, identitas mereka diketahui digunakan oleh pihak lain untuk melakukan aktivitas tersebut.

“Mayoritas dari 42 penerima ini sudah lanjut usia dan tidak bisa mengoperasikan handphone. Setelah kami cek langsung ke lapangan, mereka memang tidak bermain judi online, tetapi KTP dan rekening mereka dipakai oleh orang lain,” jelasnya.

Akbar menambahkan, pihaknya telah melakukan klarifikasi dan pembelaan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), yang merupakan sistem data terpadu milik Kementerian Sosial (Kemensos).

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan sosial PKH terhadap 42 penerima manfaat tersebut tidak dicabut karena kesalahan yang tidak mereka lakukan.

“Kami sudah menyampaikan klarifikasi di SIKS-NG bahwa 42 KPM ini tidak terlibat judi online. Jadi yang benar-benar terlibat hanya tiga orang, sedangkan yang lain hanya dimanfaatkan identitasnya oleh pihak lain,” tegas Akbar.

Saat ini, lanjut Akbar, pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait nasib tiga penerima bansos yang terbukti terlibat judi online. Besar kemungkinan bantuan sosial mereka akan dicabut.

“Untuk yang tiga ini sudah kami laporkan ke pusat. Keputusan akhirnya masih menunggu dari Kemensos. Informasi dari menteri memang mengarah pada pencabutan bansos, tapi kami masih menunggu pengumuman resminya,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Akbar mengimbau seluruh penerima bantuan sosial PKH agar tidak mudah memberikan identitas pribadi seperti KTP dan buku rekening kepada pihak manapun.

Selain itu, ia juga menyarankan agar rekening bantuan sosial hanya digunakan untuk keperluan bansos dan tidak dipakai untuk transaksi lain guna menghindari penyalahgunaan.

“Kami mengingatkan agar penerima bansos lebih berhati-hati, jangan sampai identitas dan rekening disalahgunakan yang akhirnya justru merugikan penerima sendiri,” pungkasnya.(Imam)


Prestasi Nasional, Anggota Polres Lumajang Sabet Juara di East Karate Championship 2026


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Polres Lumajang. Salah satu personelnya, Bripda Yoga Ananda Aditya Wahyu, sukses mencatatkan capaian gemilang dalam ajang East Karate Championship AKF Open Soejagat BAP Cup 3 Tahun 2026.

Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 10–11 Januari 2026 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Bripda Yoga Ananda berhasil meraih Juara 1 Kumite Beregu Putra TNI–Polri serta Juara 2 Kumite Perorangan kelas 75 kilogram kategori TNI–Polri.

Kompetisi tersebut diikuti atlet-atlet karate terbaik dari unsur TNI, Polri, serta berbagai perguruan karate dari sejumlah daerah di Indonesia.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, melalui Kasubsi PIDM Sie Humas Ipda Untoro, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa anggota Polri mampu menunjukkan prestasi tidak hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga di bidang olahraga prestasi.

“Capaian yang diraih Bripda Yoga Ananda merupakan kebanggaan bagi Polres Lumajang. Ini mencerminkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang tinggi, sekaligus membawa nama baik institusi di tingkat nasional,” ungkap Ipda Untoro, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, prestasi tersebut merupakan hasil dari latihan yang konsisten serta komitmen kuat dalam mengembangkan kemampuan diri. Pihaknya berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi personel Polres Lumajang lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang kedinasan maupun nonkedinasan.

“Kapolres berharap prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berusaha dan berprestasi,” tambahnya.

Ajang East Karate Championship AKF Open Soejagat BAP Cup 3 dikenal sebagai salah satu turnamen karate bergengsi yang berperan penting dalam pembinaan atlet nasional, termasuk dari lingkungan TNI dan Polri.

Melalui capaian tersebut, Polres Lumajang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di berbagai bidang.


© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved