-->

15/02/2026

Gotong Royong Bersama Babinsa, Warga Kebonan Bersihkan Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai wujud pembinaan teritorial wilayah. Babinsa Yosowilangun Kidul Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serda Agus Efendi, turun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan di Dusun Kebonan RT 003 RW 007 Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang sisi jalan desa. Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi, kerja bakti ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Saat dikonfirmasi Serda Agus Efendi mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun desa,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih, potensi gangguan kesehatan akibat sampah maupun semak liar dapat diminimalisir. Selain itu, jalan yang bersih dan terbuka juga mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.

Kepala Desa Yosowilangun Kidul, Edy Sunaryo, yang hadir didampingi Kepala Dusun Kebonan, Saipul, menyampaikan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai warisan nilai luhur bangsa. Melalui kerja bakti rutin, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan rasa memiliki terhadap desa.

"Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan," pungkasnya. (Pendim0821)

Polemik Retribusi Berakhir, Tumpak Sewu dan Coban Sewu Terapkan Satu Tiket


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polemik penarikan retribusi di kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu, Kabupaten Lumajang, dan Coban Sewu, Kabupaten Malang, akhirnya menemukan titik terang. 

Kedua pihak sepakat menerapkan satu tiket masuk serta melarang penarikan retribusi di sempadan Sungai Glidik.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan yang difasilitasi Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur di Ruang Rapat Rejoso lantai 3, Selasa (10/2/2026). 

Pertemuan dihadiri perwakilan pemerintah desa, Dinas Pariwisata, serta pengelola dari masing-masing wilayah.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Lumajang, Galih Permadi, mengatakan hasil pertemuan tersebut mempertegas kesepakatan mediasi sebelumnya yang digelar di Kabupaten Malang.

“Inti pembahasan kemarin sama dengan tahun lalu. Tidak boleh ada penarikan tiket di sempadan sungai,” kata Galih saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, izin pengelolaan kawasan wisata baik di Lumajang maupun Malang berada di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, dalam praktiknya, pengelolaan operasional dilakukan oleh pihak ketiga melalui perjanjian kerja sama.

“Yang berencana melakukan penarikan tiket di bawah itu pihak ketiga. Karena itu, dari provinsi menyarankan agar persoalan ini diselesaikan oleh masing-masing BUMDes sebagai pemilik izin,” ujarnya.

Galih menegaskan, jika terjadi pelanggaran aturan, maka pihak yang paling dirugikan adalah pemegang izin pemanfaatan sempadan sungai.

“Kalau ada yang melanggar, izinnya bisa dicabut. BUMDes otomatis akan dirugikan,” tegasnya.

Terkait usulan skema bagi hasil atau sharing profit dari pihak Kabupaten Malang, Galih menyebut hal tersebut memang sempat disampaikan dalam pertemuan. 

Namun, belum dapat dimasukkan dalam berita acara karena membutuhkan kajian lebih mendalam.

“Usulan sharing profit sempat disampaikan, tapi belum dituangkan dalam berita acara karena masih perlu kajian dan proses panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengawasan dan Pengendalian PU SDA Jatim, Ari Pudji Astono, menegaskan pihaknya tidak akan ragu mencabut izin jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Jika masih ada yang melakukan penarikan tiket di sempadan sungai, sanksinya jelas, izinnya kami cabut,” tegas Ari.

Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi solusi permanen sehingga polemik penarikan tiket di kawasan wisata air terjun yang berada di perbatasan dua kabupaten itu tidak kembali terulang.

Sebagai informasi, Tumpak Sewu di Lumajang dan Coban Sewu di Malang sejatinya berada pada satu titik air terjun yang sama. 

Destinasi ini terletak di aliran Sungai Glidik yang melintasi dua wilayah administrasi, sehingga selama ini kerap memunculkan perbedaan kebijakan pengelolaan.

14/02/2026

KAI Daop 9 Jember Siapkan 28.032 Kursi Diskon 30 Persen Saat Lebaran 2026


Jember, (Onenewsjatim)
– PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember menyiapkan sebanyak 28.032 tempat duduk dengan potongan tarif 30 persen untuk periode angkutan Lebaran 2026.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa ribuan kursi diskon tersebut tersedia untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026.

“Pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen bagi perjalanan pada periode 14–29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat dan keterkelolaan mobilitas nasional selama Lebaran,” jelasnya.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI Daop 9 Jember menghadirkan total 28.032 seat yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati perjalanan kereta api dengan tarif lebih terjangkau, khususnya menjelang dan selama arus mudik Lebaran 2026.

Cahyo menyampaikan, program diskon ini diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di berbagai daerah.

“Program diskon tarif 30 persen ini merupakan bentuk dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bepergian dengan aman, nyaman, dan lebih hemat menggunakan transportasi kereta api,” ujarnya.

Adapun kereta api kelas ekonomi komersial yang masuk dalam program diskon 30 persen di wilayah Daop 9 Jember, yakni KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen, KA Ranggajati relasi Jember–Cirebon, KA Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi, KA Ijen Ekspres relasi Ketapang–Malang, serta KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto.

Pembelian tiket diskon dapat dilakukan melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026. Sementara itu, potongan tarif berlaku untuk periode keberangkatan 14–29 Maret 2026 dan hanya untuk kelas ekonomi komersial.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan memanfaatkan aplikasi Access by KAI agar mendapatkan kemudahan dalam pemesanan tiket,” tutup Cahyo.

Polres Lumajang Dalami Kasus Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, Terkendala Saksi Pembeli


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polres Lumajang terus melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) oleh Bupati Lumajang.

OTT tersebut dilakukan pada Senin malam, 3 November 2025, di Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. 

Dalam kegiatan itu, diamankan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi N-9407-UN yang diduga mengangkut solar subsidi dalam jumlah besar menggunakan tangki modifikasi (kempu) berkapasitas 1.000 liter berisi sekitar 950 liter Bio Solar bersubsidi.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Suprapto, mengungkapkan bahwa pihak penyidik saat ini masih melengkapi unsur pasal yang disangkakan, khususnya terkait alur distribusi ilegal BBM subsidi tersebut.

“Kendala utama yang dihadapi penyidik saat ini adalah belum ditemukannya saksi pembeli atau penadah dari solar yang dikuasai oleh saudara UP,” ujar Ipda Suprapto.

Ia menjelaskan, keterangan dari pihak pembeli sangat krusial untuk memenuhi unsur Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

“Kami perlu membuktikan secara utuh niaga ilegal ini. Tanpa keterangan saksi pembeli, alur penyalahgunaan ini belum sempurna secara materiil,” tegasnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, modus operandi yang digunakan terlapor berinisial UP (54), warga Kelurahan Jogoyudan, adalah membeli BBM jenis solar dari SPBU sebagai tengkulak, kemudian ditampung dalam tangki besar untuk diduga dijual kembali demi meraup keuntungan pribadi.

Pengungkapan kasus ini bermula dari kegiatan pengawasan di Jalan Letkol Slamet Wardoyo, Desa Labruk Lor, Kecamatan Sumbersuko, pada awal November 2025. Saat itu, Bupati Lumajang bersama Satpol PP Kabupaten Lumajang menghentikan truk yang dikemudikan UP.

“Setelah diperiksa, ditemukan tangki modifikasi berkapasitas 1.000 liter yang berisi sekitar 950 liter Bio Solar bersubsidi. Atas temuan tersebut, Satpol PP menyerahkan saudara UP beserta barang bukti ke Satreskrim Polres Lumajang untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Ipda Suprapto.

Sejauh ini, Polres Lumajang telah melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain penyitaan truk dan 950 liter solar bersubsidi sebagai barang bukti, pemeriksaan terhadap empat orang saksi, pemeriksaan saksi ahli dari Kementerian ESDM, pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Lumajang, serta pengiriman SP2HP kepada pelapor.

Dalam waktu dekat, penyidik juga akan menggelar perkara untuk menentukan kelanjutan status hukum kasus tersebut.

Ipda Suprapto menegaskan komitmen Polres Lumajang dalam mengawal pendistribusian BBM subsidi agar tepat sasaran.

“Kami berkomitmen mengawal pendistribusian BBM subsidi agar tepat sasaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila melihat aktivitas pengisian BBM yang tidak wajar di SPBU,” pungkasnya.

Jaga Tradisi, Babinsa dan Warga Gondoruso Kerja Bakti Bersihkan TPU


Lumajang , (Onenewsjatim) –
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat Desa Gondoruso. Babinsa Desa Gondoruso Koramil 0821-08/Pasirian Kodim 0821/Lumajang, Sertu Firdaus Dhardiansyah, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan makam umum di Dusun Liwek RT 001 RW 006, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, pemangkasan ranting pohon, serta perapian area sekitar makam agar tampak bersih dan nyaman. Kerja bakti ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat dalam menyambut Ramadan, sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

Saat dikonfirmasi Sertu Firdaus Dhardiansyah mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, momentum menjelang Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan semangat gotong royong.

“Kerja bakti ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan, sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu. Dengan lingkungan makam yang bersih dan tertata, masyarakat akan lebih nyaman saat berziarah menjelang Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Liwek, Achmad Isomuddin, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan Dusun Liwek.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa. Kehadiran beliau mampu memupuk semangat warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan mempererat persaudaraan, apalagi menjelang Ramadan yang penuh berkah,” ungkap Achmad.

Ia juga menambahkan  Menurutnya, kebersihan makam umum menjadi simbol penghormatan sekaligus refleksi kesiapan masyarakat dalam menyambut bulan suci dengan hati yang bersih.

Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, kerja bakti tersebut tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih rapi dan asri, tetapi juga memperkokoh sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Menjelang Ramadan, kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius di wilayah. (Pendim0821)

Sinergi TNI-Polri di Lumajang, Dekatkan Diri dengan Anak Usia Dini Lewat Program Sahabat Anak


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sinergitas TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui pendekatan humanis kepada generasi penerus bangsa. Babinsa Jokarto Koramil 0821-10/Tempeh, Pelda Hendrik Setiawan bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan silaturahmi dalam program “Polisi dan TNI Sahabat Anak” di Sekolah RA Muslimat NU Dusun Krajan Tengah, Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (14/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Hendrik Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi dan TNI Sahabat Anak merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi sejak usia dini.

“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi sebagai sahabat bagi anak-anak. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, rasa hormat kepada orang tua dan guru, serta cinta tanah air sejak dini. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dibimbing dengan pendekatan yang humanis dan penuh kasih sayang,” ungkap dia.

Bhabinkamtibmas Desa Jokarto turut menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada seluruh siswa RA Muslimat NU dengan pendekatan yang ramah dan penuh kehangatan. Ia mengajak anak-anak untuk selalu patuh kepada orang tua dan guru, rajin belajar, serta menjaga sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.

“Adik-adik harus selalu berkata jujur, tidak boleh berkelahi dengan teman, dan saling tolong-menolong. Polisi dan TNI adalah sahabat anak-anak semua, tugas kami menjaga agar lingkungan tetap aman dan nyaman,” tuturnya

Kepala RA Muslimat NU Jokarto, Ibu Gita Nurul Fatiham, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI-Polri terhadap dunia pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kehadiran aparat negara di lingkungan sekolah memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter anak.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Anak-anak merasa senang dan tidak takut lagi melihat seragam TNI maupun Polri. Justru mereka merasa memiliki sahabat baru yang memberi motivasi dan semangat,” ujar dia.

Program Polisi dan TNI Sahabat Anak ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara aparat keamanan dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, diharapkan anak-anak tumbuh dengan karakter yang kuat, disiplin, serta memiliki rasa aman dan percaya diri.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama serta permainan edukatif yang semakin menghangatkan suasana. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak, menandakan bahwa kehadiran TNI-Polri benar-benar diterima sebagai sahabat.

Melalui langkah sederhana namun bermakna ini, TNI dan Polri membuktikan komitmennya dalam mendukung pembinaan karakter anak sejak usia dini, sebagai investasi jangka panjang demi terciptanya generasi bangsa yang unggul dan berakhlak mulia. (Pendim0821)

13/02/2026

TNI-Polri dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sungai Kaliwungu di Candipuro


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud nyata sinergi TNI-Polri bersama masyarakat kembali terlihat dengan penuh semangat gotong royong. Babinsa Sumbermujur Koramil 0821-09/Candipuro, Pelda Reno Andriyanto, bersama Bhabinkamtibmas dan warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan aliran Sungai Kaliwungu Desa Sumbermujur yang dilaksanakan di Dusun Umbulrejo RT 003 RW 004, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026).

Aparat dan warga bahu-membahu membersihkan sampah serta material yang menghambat aliran sungai. Pembersihan dilakukan untuk memastikan fungsi sungai tetap optimal, terutama dalam mengantisipasi potensi banjir dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan itu, Pelda Reno Andriyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kerja bakti rutin, namun juga sebagai bentuk implementasi program Presiden Republik Indonesia dalam mendorong budaya hidup bersih dan menjaga infrastruktur lingkungan dari tingkat paling bawah.

“Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat menimbulkan banjir. Ini juga bagian dari kepedulian bersama terhadap lingkungan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Brigadir Yayong Pamoko menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman, bersih, dan tertata.

Sementara itu, Kasun Umbulrejo Bambang Sumontro mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah warga mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai semakin meningkat, sehingga infrastruktur lingkungan tetap berfungsi optimal dan tercipta suasana yang aman, sehat, serta nyaman bagi seluruh warga. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved