-->

13/03/2026

Amankan Lebaran 2026, Polres Lumajang Kerahkan 300 Personel dan Buka Layanan 110


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Resor Lumajang mengerahkan sebanyak 300 personel gabungan dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Semeru 2026.

Pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Alun-Alun Lumajang, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar, mengatakan Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Untuk Operasi Ketupat Semeru di Lumajang, sebanyak 300 personel gabungan kami terjunkan guna mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama Lebaran,” ujar Alex.

Ia menjelaskan, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, hingga terminal.

Selain itu, Polres Lumajang juga menyiapkan dua pos pengamanan untuk mendukung kelancaran operasi, yakni Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kecamatan Klakah serta Pos Pelayanan (Pos Yan) di kawasan Kota Lumajang.

Menurut Alex, pos pelayanan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat layanan informasi bagi masyarakat, khususnya terkait perkembangan situasi arus lalu lintas selama periode mudik.

“Pelayanan yang kami berikan tidak hanya pengamanan, tetapi juga informasi terkait situasi arus lalu lintas sehingga masyarakat dapat mengatur perjalanan dengan lebih baik,” jelasnya.

Di pos pelayanan tersebut juga disiagakan layanan kesehatan lengkap dengan ambulans yang siap beroperasi selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Selain itu, Polres Lumajang juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman.

“Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik serta melakukan patroli ke rumah-rumah warga yang ditinggalkan agar tetap aman,” tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi di antaranya pencurian kendaraan bermotor, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Selain aspek keamanan, pihaknya juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, mengingat adanya prediksi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Pulau Jawa selama periode mudik Lebaran.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan, Alex mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan call center kepolisian di nomor 110.

“Jika pemudik mengalami kesulitan di perjalanan, cukup menghubungi layanan 110. Tim kami akan segera merespons dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi sinergitas seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri di Kabupaten Lumajang.

“Kami berharap seluruh rangkaian mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Lumajang dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.(Imam)

Anggota DPR RI Komisi X Silaturahmi ke Polres Lumajang, Bahas Sinergi Program Pendidikan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Anggota DPR RI Komisi X, Muhammad Nurpurnamasidi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Lumajang, Jumat (13/3/2026).

Kedatangannya disambut langsung oleh Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan agenda diskusi terkait sinergi dan koordinasi berbagai program yang dijalankan di Kabupaten Lumajang, khususnya di bidang pendidikan.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Bang Pur itu mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian agar berbagai program yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi antara DPR RI dan kepolisian sangat penting agar program-program yang dibawa untuk masyarakat dapat terlaksana secara optimal tanpa hambatan.

“Kami ingin mengkoordinasikan berbagai program kegiatan yang kami jalankan agar bisa diketahui dan diantisipasi bersama apabila ada hal-hal yang mungkin terjadi di lapangan. Intinya kami ingin ada kolaborasi dan kerja sama yang nyata,” ujar Nurpurnamasidi.

Ia menilai selama ini jajaran Polres Lumajang selalu memantau serta mengantisipasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Lumajang sehingga program-program yang menyasar masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Nurpurnamasidi menegaskan bahwa dirinya memiliki perhatian khusus terhadap isu pendidikan, terutama terkait program pembiayaan pendidikan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, melalui Komisi X DPR RI pihaknya mendorong berbagai program bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

“Saya konsen di isu pendidikan, khususnya terkait pembiayaan pendidikan. Kami dari Komisi X memiliki program pembiayaan pendidikan yang membantu masyarakat melalui PIP dan KIP. Ini tujuan yang baik dan harus kita jaga agar pelaksanaannya tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak substansial,” jelasnya.

Ia berharap berbagai program pendidikan yang dibawa ke Lumajang dapat terlaksana secara maksimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

“Harapan saya tentu semakin banyak masyarakat Lumajang yang bisa mendapatkan manfaat dari program-program pendidikan yang kami bawa,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang Alex Sandy Siregar menyambut baik kunjungan Anggota DPR RI Komisi X tersebut dan menyatakan kesiapan Polres Lumajang untuk mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, selama ini pihaknya terus memantau berbagai kegiatan yang dilakukan Nurpurnamasidi di Lumajang, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

“Tadi kami sempat berbincang dan berdiskusi terkait misi kegiatan beliau yang memang selama ini sangat aktif mengunjungi masyarakat di Lumajang, khususnya dalam bidang pendidikan,” kata Alex.

Ia menegaskan bahwa kepolisian memiliki tugas untuk memberikan rasa aman agar berbagai program pembangunan, termasuk di sektor pendidikan, dapat berjalan dengan baik.

“Kami memberikan layanan kepolisian dalam hal menjaga keamanan sehingga program-program yang berkaitan dengan masa depan anak bangsa dapat terlaksana dengan baik di wilayah Lumajang,” ujarnya.

Kapolres juga menilai sinergitas antara Polres Lumajang dan Anggota DPR RI telah terjalin dengan baik dan harmonis selama ini.

Menurutnya, setiap pihak memiliki peran masing-masing namun saling mendukung dalam upaya membangun Kabupaten Lumajang menjadi lebih baik.

“Tidak ada kompetisi, yang ada adalah saling mengisi dan saling mendukung. Kami memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang memiliki misi membangun Lumajang,” pungkasnya.

Ia menambahkan Polres Lumajang akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat, termasuk program-program pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi muda di Kabupaten Lumajang.(Imam)

Ketua Persit Kodim 0821 Lumajang Ikuti Vidcon dan Semarakkan Bazar Ramadhan Serentak


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang, Ny. Anita Anton, mengikuti kegiatan video conference (vidcon) dan Bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan bazar Ramadhan yang digelar di halaman Makodim 0821/Lumajang. Bazar diikuti oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821 yang tampak antusias memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pokok serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang, Ny. Anita Anton, mengatakan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian Persit kepada masyarakat, sekaligus sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan antara Persit, TNI, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan bazar Ramadhan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mempererat kebersamaan antara Persit, TNI, dan masyarakat di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Persit untuk turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Suasana bazar di halaman Makodim 0821 Lumajang tampak ramai oleh anggota Persit dan masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kegiatan vidcon dan bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak ini menjadi wujud nyata kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendukung kesejahteraan keluarga prajurit serta membantu masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Editor : Imam

Sumber : Pendim 0821 Lumajang

Asops Panglima TNI Tinjau Latihan Tempur Super Tucano di AWR Pandanwangi Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menghadiri kegiatan peninjauan latihan Air to Ground yang dipimpin Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun di Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jumat (13/3/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Latihan Pra Tugas unsur pesawat tempur EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi. 

Latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan tempur serta profesionalisme para penerbang TNI Angkatan Udara sebelum menjalankan penugasan operasi.

Dalam latihan tersebut, para penerbang melaksanakan skenario serangan udara ke sasaran darat (Air to Ground) dengan berbagai metode, mulai dari penembakan hingga pemboman latihan yang dilakukan sesuai standar operasional tempur.

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun bersama rombongan meninjau secara langsung pelaksanaan latihan, mulai dari kesiapan personel, prosedur keselamatan penerbangan, hingga akurasi pelaksanaan misi yang dilakukan oleh Skadron Udara 21 Wing Udara 3 Lanud Iswahjudi.

Letjen TNI Bobby Rinal Makmun mengatakan bahwa latihan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional kekuatan udara TNI.

“Latihan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan alutsista TNI AU dalam menghadapi berbagai tugas operasi. Kemampuan penerbang harus terus diasah agar mampu melaksanakan misi secara presisi, profesional, dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan sinergi antar matra TNI, khususnya dalam menjaga stabilitas wilayah selama kegiatan latihan berlangsung.

“Kami dari Kodim 0821/Lumajang mendukung penuh pelaksanaan latihan ini. Kehadiran aparat kewilayahan juga untuk memastikan koordinasi keamanan wilayah tetap terjaga selama latihan berlangsung,” kata Anton.

Ia menambahkan, latihan yang digelar di kawasan AWR Pandanwangi tersebut juga menjadi bukti kesiapsiagaan TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui latihan Air to Ground ini diharapkan kemampuan tempur serta kesiapsiagaan prajurit TNI, khususnya unsur pesawat tempur Super Tucano Skadron Udara 21, semakin optimal dalam mendukung tugas pertahanan negara.

Editor : Imam

Berita: Pendim 0821 Lumajang


12/03/2026

Mudik Lebaran Aman, Polres Lumajang Siapkan 300 Personel Gabungan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Resor Lumajang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel dilaksanakan di Alun-Alun Lumajang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin jajaran Polres Lumajang dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, serta Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi.

Dalam operasi pengamanan tahun ini, ratusan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama momentum mudik dan libur Lebaran. Personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga berbagai instansi terkait.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, dari unsur Polri sendiri pihaknya menyiapkan sekitar 200 personel. Namun dengan dukungan dari berbagai instansi, jumlah total personel yang terlibat diperkirakan mencapai lebih dari 300 orang.

“Dari Polri sendiri kita siapkan sekitar 200 personel. Namun kita juga dibantu oleh pemerintah daerah, TNI, serta stakeholder lainnya. Jadi totalnya bisa lebih dari 300 personel yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Idul Fitri,” ujar Alex Sandy Siregar.

Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke Kabupaten Lumajang.

Salah satu pelayanan yang disiapkan yakni informasi perkembangan situasi lalu lintas secara berkala, sehingga masyarakat dapat menentukan jalur perjalanan yang lebih aman dan lancar.

“Pelayanan yang kita berikan bermacam-macam, khususnya terkait informasi perkembangan arus lalu lintas. Dengan informasi tersebut masyarakat bisa mengatur strategi perjalanan di jalur-jalur yang ada di Lumajang,” jelasnya.

Selain itu, Polres Lumajang juga menyiapkan pos pelayanan terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan. Sejumlah ambulans disiagakan selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan.

“Pelayanan kesehatan juga sudah kita siapkan bersama pemerintah daerah. Ambulans disiagakan 24 jam untuk membantu masyarakat apabila ada keluhan kesehatan selama perjalanan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik, serta patroli di kawasan permukiman untuk mengantisipasi tindak kejahatan di rumah-rumah yang ditinggal pemiliknya.

Menurut Kapolres, masyarakat yang membutuhkan bantuan saat perjalanan mudik dapat langsung menghubungi layanan darurat 110 yang akan terhubung dengan petugas.

“Jika ada pemudik yang mengalami kesulitan di perjalanan, cukup menelpon 110. Nanti tim kami akan mempelajari situasi yang dialami pemudik tersebut dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” katanya.

Ia mencontohkan, apabila kendaraan mengalami kerusakan atau kehabisan bahan bakar, petugas akan mengerahkan tim bantuan yang telah disiapkan di sejumlah titik pelayanan.

Alex menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan mudik Lebaran tidak lepas dari kerja sama semua pihak, baik dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah, maupun berbagai elemen masyarakat.

“Ini adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta stakeholder lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.(Imam)

Tiga Siswi SMK WYSN Lumajang Raih Juara 1 Jatim Lomba Video Edukasi Hari Gizi Nasional 2026

Tiga siswa SMK WYSN meraih juara 1 Lomba Video Edukasi Kreatif Hari Gizi Nasional Tahun 2026

Lumajang, (Onenewsjatim) – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Kabupaten Lumajang. Tiga siswi kelas X Asisten Keperawatan 1 (AKP 1) berhasil meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Lomba Video Edukasi Kreatif Hari Gizi Nasional Tahun 2026.

Ketiga siswi tersebut adalah Angel Amelia Dwi Aprillia, Putri Dwi Cahyani, dan Naura Prisya Ramadhani. Mereka berhasil mengungguli peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur melalui karya video edukatif yang mengangkat tema pentingnya pola makan bergizi seimbang.

Kompetisi tersebut digelar secara daring, dengan proses pengumpulan karya dimulai pada 29 Januari 2026 dan pengumuman pemenang dilakukan pada 3 Februari 2026.

Salah satu anggota tim, Angel Amelia Dwi Aprillia, mengaku bangga atas capaian yang diraih bersama rekan satu timnya. Ia mengatakan video yang mereka buat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat.

“Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan dan gizi seimbang. Kami bisa menang karena berusaha kompak. Walaupun proses pembuatan video dilakukan di sela-sela kegiatan sekolah, kami tetap berusaha menyeimbangkan antara belajar dan proses pengambilan video,” ujar Angel saat ditemui di sekolah.

Ia juga menambahkan bahwa sebelum membuat video, timnya terlebih dahulu mempelajari berbagai referensi agar materi yang disampaikan benar dan mudah dipahami masyarakat.

“Kami juga membaca berbagai artikel agar bisa menjelaskan dengan cara yang menarik sehingga masyarakat tertarik untuk menjaga pola makan yang sehat,” tambahnya.

 Bukan Sekadar Estetika, Tapi Konten Edukatif

Sementara itu, Guru SMK Wira Yudha Sakti Nusantara Lumajang, Nur Indah Agus Setiawati, menjelaskan bahwa lomba tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dan seluruh proses penilaian dilakukan secara daring.

Menurutnya, aspek utama yang dinilai dalam lomba tersebut bukan hanya tampilan video, tetapi juga pesan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Untuk kriteria penilaian itu dilihat dari cara penyampaian, pembuatan video, kreativitas siswa, dan yang paling penting adalah nilai edukasinya. Jadi kalau videonya hanya menarik tetapi tidak memberikan edukasi, itu tidak menjadi kriteria utama kemenangan,” jelas Nur Indah.


Ia mengatakan karya video yang dibuat oleh para siswa mengangkat tema “Isi Piringku”, yakni konsep gizi seimbang yang dianjurkan dalam pola makan sehari-hari.

“Dalam video tersebut dijelaskan bahwa dalam satu piring makanan harus memenuhi gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, serta serat dari sayur dan buah. Itu penting untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menurut Nur Indah, video yang dibuat para siswi tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan kesehatan secara sederhana namun menarik, sehingga dapat dipahami oleh masyarakat luas.

Tim SMK WYSN memilih tema "Isi Piringku" sebagai materi utama. Konsep ini menekankan pada komposisi gizi seimbang dalam satu porsi makan. 

"Anak-anak mengedukasi bahwa dalam satu piring harus ada karbohidrat, protein, dan serat untuk pemenuhan energi harian. Video tersebut diunggah di media sosial sekolah dan akun pribadi siswa sesuai arahan panitia," lanjutnya.

Pesan Kepala Sekolah: Prestasi Harus Bermanfaat

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, Dr. Sri Diana S.Kep., Ners., MM, mengatakan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa tidak hanya mampu berkreasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui karya yang edukatif.

“Menang atau tidaknya siswa dalam lomba ini bukan hanya soal kemampuan mengedit video atau membuat video yang menarik. Yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa menyampaikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat,” ujar Sri Diana.

Ia berharap ilmu yang diperoleh para siswa melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada kompetisi saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya anak-anak ini benar-benar memahami apa itu pola hidup sehat dan bisa mengimplementasikannya, minimal dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan sekitar, hingga masyarakat,” jelasnya.

Sri Diana menambahkan bahwa keberhasilan siswa dalam lomba ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Karena keberhasilan seseorang tidak hanya dilihat dari prestasinya saja, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Jika berprestasi tetapi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu itu menjadi kurang berarti,” pungkasnya. (Imam)

Siswa SMK WYSN Lumajang Bagikan 700 Takjil, Implementasikan Program “Ramadhan Pendidikan Berdampak”

Guru dan Siswa WYSN Usai bagikan takjil

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Lampu Merah Adipura, Jalan Letjen S. Parman, Kabupaten Lumajang, tampak berbeda pada Kamis (12/3/2026). Puluhan siswa dari SMK Wira Yudha Sakti Nusantara turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas.

Kegiatan sosial yang mengusung tema “Ramadhan Pendidikan Berdampak” tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Sebanyak 700 paket takjil gratis dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, hingga masyarakat sekitar yang melintas di kawasan tersebut. Para siswa yang tergabung dalam organisasi OSIS bersama guru tampak antusias menyapa dan memberikan takjil kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dalam waktu singkat, ratusan paket takjil yang dibagikan para siswa langsung habis diserbu pengendara yang melintas.

Kepala Sekolah SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, Dr. Sri Diana S.Kep., Ners., MM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Ramadhan Pendidikan Berdampak yang dicanangkan Kadis pendidikan Provinsi Jawa Timur 

warga antusias berebut takjil

Menurutnya, kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Di SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, khususnya OSIS, seluruh warga sekolah terlibat dalam kegiatan pembagian takjil ini. Kurang lebih ada 700 takjil yang kami bagikan di kawasan Adipura karena lokasi tersebut merupakan pusat akses jalan yang ramai dilalui masyarakat,” ujar Sri Diana .

Ia menjelaskan, selain berbagi takjil, kegiatan juga dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh siswa, guru, staf sekolah, serta sejumlah tamu undangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan lebih besar, yakni menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa agar memiliki kepribadian yang positif, religius, dan berprestasi.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar untuk berkumpul atau makan bersama, tetapi lebih kepada upaya mengimplementasikan program Ramadhan Pendidikan Berdampak. Harapannya, siswa-siswi kami memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, religius, sehat, dan berprestasi,” jelasnya.

Sri Diana menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter siswa agar mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia.

“Karena walaupun siswa itu pintar, tetapi kalau tidak memiliki karakter yang baik, maka tidak akan memberikan manfaat yang besar bagi dirinya maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan yang menerima takjil, Sofie, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para siswa tersebut.

Menurutnya, aksi berbagi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pengendara yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Alhamdulillah sangat membantu. Tadi kebetulan saya masih di perjalanan menjelang buka puasa, jadi bisa langsung berbuka dengan takjil yang diberikan adik-adik siswa. Kegiatannya sangat positif,” ujar Sofie.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, seluruh siswa dan guru kembali ke lingkungan sekolah untuk melaksanakan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa hangat dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan sosial di bulan Ramadan ini, SMK Wira Yudha Sakti Nusantara berharap para siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa. (Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved