-->

14/03/2026

Babinsa Uranggantung Dampingi Posyandu Bougenville, 30 Balita Dapat Layanan Kesehatan


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Babinsa Uranggantung Koramil 0821-02/Sukodono, Serda Sul'aidi, melaksanakan kegiatan pendampingan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu Bougenville yang berlangsung di Dusun Krajan 2 RT 008 RW 003 Desa Uranggantung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Babinsa terhadap program kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah binaan. Dalam kegiatan tersebut, Serda Sul'aidi turut membantu kelancaran pelaksanaan Posyandu bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu setempat.

Pelayanan kesehatan di Posyandu Bougenville dengan memberikan berbagai layanan kesehatan bagi balita, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemberian vitamin, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 30 balita hadir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin. Kehadiran para orang tua yang membawa anak-anak mereka ke Posyandu menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan sejak usia dini.

Di sela kegiatan, Serda Sul'aidi mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan Posyandu ini diharapkan kesehatan balita dapat terpantau dengan baik, sehingga dapat mencegah terjadinya masalah gizi maupun penyakit pada anak sejak dini. Kami sebagai Babinsa akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Uranggantung, Siti Nur Farida, Amd.Keb., menyampaikan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan Posyandu. 

Menurutnya, kehadiran orang tua secara rutin membawa balitanya ke Posyandu menjadi langkah awal dalam memastikan tumbuh kembang anak tetap terpantau.

“Orang tua memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan anak, salah satunya dengan rutin datang ke Posyandu. Dari sini kita bisa memantau pertumbuhan, memberikan imunisasi, vitamin, serta edukasi tentang pola asuh dan gizi anak agar tumbuh sehat dan optimal,” jelasnya.

Ia juga berharap para orang tua semakin aktif mengikuti kegiatan Posyandu, sehingga berbagai upaya pencegahan masalah kesehatan pada balita dapat dilakukan sejak dini demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Pendim0821)

Polres Jember Segel SPBU di Sumbersari, Diduga Terlibat Transaksi Ilegal Solar Subsidi


Jember, (Onenewsjatim) –
Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jember memasang garis polisi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.681.11 di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026). 

Penyegelan dilakukan menyusul dugaan adanya transaksi ilegal bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar.

Langkah penyegelan dilakukan setelah polisi menemukan indikasi penyimpangan dalam penyaluran solar bersubsidi di SPBU tersebut.

Wakil Kepala Polres Jember, Kompol Ferry Dharmawan mengatakan penyegelan dilakukan untuk mempermudah proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Untuk sementara SPBU ini kami segel guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara memang ditemukan sejumlah kejanggalan dalam penyaluran BBM subsidi jenis solar,” ujar Ferry saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti guna memastikan ada tidaknya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi tersebut.

Ferry menegaskan bahwa solar subsidi seharusnya disalurkan kepada masyarakat yang memang berhak menerima sesuai ketentuan yang berlaku.

“BBM subsidi harus sampai kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya. Kami akan mengusut tuntas dugaan penyimpangan ini,” tegasnya.

Polres Jember juga memastikan akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, termasuk jika ditemukan keterlibatan oknum aparat maupun instansi tertentu.

Sementara itu, anggota DPR RI Bambang Haryadi meminta agar operasional SPBU tersebut dihentikan sementara hingga proses penyelidikan selesai. Ia menilai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi merupakan pelanggaran serius yang merugikan masyarakat.

“Ini tindakan yang sangat merugikan masyarakat. Kami meminta agar SPBU tersebut ditutup sementara dan kuota BBM-nya dialihkan ke SPBU lain di sekitarnya agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Bambang juga menyebut praktik penyelewengan BBM subsidi umumnya melibatkan beberapa pihak. Berdasarkan temuan awal, dugaan penyimpangan dapat melibatkan pemilik SPBU sebagai sumber distribusi, pihak yang diduga memberikan perlindungan, hingga penadah.

Selain itu, hasil pengecekan awal di lokasi juga menemukan adanya ketidaksesuaian pada administrasi serta sistem pengawasan, termasuk kamera pengawas (CCTV) yang tidak berfungsi.

Padahal, pembelian solar subsidi seharusnya menggunakan barcode serta dilengkapi surat rekomendasi sesuai aturan yang berlaku. 

Namun, diduga ada pihak yang memanfaatkan surat rekomendasi tersebut untuk membeli solar dalam jumlah tertentu di SPBU tersebut.

Hingga kini, Polres Jember masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan penyaluran BBM subsidi tersebut.

13/03/2026

Jelang Mudik Lebaran, Pemkab Lumajang Tambal Jalan Berlubang Secara Bertahap


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan upaya percepatan perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa saat ini masih banyak ruas jalan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah menurunkan tim khusus untuk melakukan perbaikan sementara.

“Banyak ruas jalan di Lumajang yang rusak dan membahayakan pengendara,” ujar Indah Amperawati.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap. Untuk kerusakan ringan dengan tingkat lubang di bawah 30 persen, Pemkab Lumajang langsung menurunkan tim kapling atau tim “ngapling” untuk melakukan penambalan jalan.

“Yang pertama, kalau lubang-lubangnya di bawah 30 persen, itu kita segera turunkan tim kapling untuk melakukan penambalan,” jelasnya.

Menurutnya, tim kapling sebenarnya sudah mulai bekerja di beberapa titik. Namun, proses perbaikan masih menghadapi kendala pada ketersediaan bahan material.

“Jadi sebenarnya tim kapling juga sudah jalan, hanya saja sebagian bahan-bahannya masih dalam proses,” katanya.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan dengan tingkat kerusakan yang lebih berat, pemerintah daerah masih menunggu proses lelang proyek yang saat ini sedang berlangsung.

“Kemudian untuk perbaikan jalan yang berat, ini masih dalam proses lelang,” tambahnya.

Indah Amperawati juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kendala dalam pengadaan bahan aspal yang masih dalam tahap pemesanan, sehingga proses perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Kendalanya bahan-bahan aspal saat ini dalam proses pemesanan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap proses perbaikan dapat segera selesai sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan, khususnya saat arus mudik Lebaran, dapat melintas dengan aman dan nyaman di wilayah Lumajang.(tim)

Empat Tahun Beroperasi, Praktik Suntik LPG Ilegal di Tulungagung Akhirnya Terbongkar


Tulungagung, (Onenewsjatim)
– Polres Tulungagung Polda Jatim berhasil mengungkap tindak pidana penyuntikan gas LPG subsidi 3 kilogram (gas melon) yang diduga menjadi penyebab kelangkaan gas di sejumlah wilayah Kabupaten Tulungagung beberapa waktu lalu.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto kepada awak media usai kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kamis (12/03/2026).

Kapolres Tulungagung menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang beredar di media sosial maupun pemberitaan media nasional terkait kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayah Tulungagung.

“Berawal dari informasi di media sosial maupun media nasional terkait kelangkaan LPG 3 kg di wilayah Tulungagung, kemudian kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan,” ujar AKBP Dr. Ihram Kustarto.

Hasil pengecekan menunjukkan adanya kelangkaan LPG 3 kilogram di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Ngunut, Rejotangan, dan Ngantru, yang kemudian merembet ke kecamatan lain di Kabupaten Tulungagung.

Menindaklanjuti temuan tersebut, jajaran Polres Tulungagung Polda Jatim melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap praktik penyuntikan LPG subsidi 3 kilogram ke tabung LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram.

Dari hasil pengungkapan tersebut, Polisi menetapkan Dua orang tersangka yakni HR (40) warga Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dan IM (47) warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

Tersangka HR  berperan sebagai pelaku penyuntikan gas dan IM berperan sebagai penadah hasil penyuntikan gas LPG.

“Motif para pelaku adalah untuk mencari keuntungan pribadi dengan membeli LPG 3 kg subsidi, kemudian disuntikkan ke dalam tabung LPG 12 kg untuk dijual kembali,” jelas AKBP Dr. Ihram Kustarto.

Kapolres Tulungagung juga menjelaskan bahwa praktik tersebut berawal dari pelanggaran administrasi terkait aturan rayonisasi distribusi LPG, di mana tabung LPG dari daerah lain juga ikut dibeli dan digunakan oleh para pelaku.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti di 300 tabung gas LPG, 4 alat suntik, satu unit kendaraan roda empat, alat penyuntik gas, potongan paralon, timbangan, serta berbagai peralatan lain yang digunakan untuk melakukan praktik ilegal tersebut.

HM melakukan praktek suntik LPD dirumahnya dan dari pengakuannya sudah berjalan 4 tahun menjual hasil suntik gas tersebut kepada IM (sebagai penadah) dengan meraup keuntungan total keduanya kurang lebih per tabung Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

Barang bukti sementara yang diamankan sejumlah kurang lebih 1300 tabung terdiri tabung gas lpg 3kg dan 12 kg yang berasal dari Ngantru, Ngunut dan Rejotangan.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara atau denda paling banyak Rp10 miliar. (*)

Amankan Lebaran 2026, Polres Lumajang Kerahkan 300 Personel dan Buka Layanan 110


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Resor Lumajang mengerahkan sebanyak 300 personel gabungan dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Semeru 2026.

Pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di Alun-Alun Lumajang, Kamis (12/3/2026).

Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar, mengatakan Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

“Untuk Operasi Ketupat Semeru di Lumajang, sebanyak 300 personel gabungan kami terjunkan guna mengamankan rangkaian kegiatan masyarakat selama Lebaran,” ujar Alex.

Ia menjelaskan, pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, hingga terminal.

Selain itu, Polres Lumajang juga menyiapkan dua pos pengamanan untuk mendukung kelancaran operasi, yakni Pos Pengamanan (Pos Pam) di Kecamatan Klakah serta Pos Pelayanan (Pos Yan) di kawasan Kota Lumajang.

Menurut Alex, pos pelayanan tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga sebagai pusat layanan informasi bagi masyarakat, khususnya terkait perkembangan situasi arus lalu lintas selama periode mudik.

“Pelayanan yang kami berikan tidak hanya pengamanan, tetapi juga informasi terkait situasi arus lalu lintas sehingga masyarakat dapat mengatur perjalanan dengan lebih baik,” jelasnya.

Di pos pelayanan tersebut juga disiagakan layanan kesehatan lengkap dengan ambulans yang siap beroperasi selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Selain itu, Polres Lumajang juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman.

“Kami juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik serta melakukan patroli ke rumah-rumah warga yang ditinggalkan agar tetap aman,” tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi di antaranya pencurian kendaraan bermotor, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Selain aspek keamanan, pihaknya juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, mengingat adanya prediksi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Pulau Jawa selama periode mudik Lebaran.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan, Alex mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan call center kepolisian di nomor 110.

“Jika pemudik mengalami kesulitan di perjalanan, cukup menghubungi layanan 110. Tim kami akan segera merespons dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi sinergitas seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri di Kabupaten Lumajang.

“Kami berharap seluruh rangkaian mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Lumajang dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.(Imam)

Anggota DPR RI Komisi X Silaturahmi ke Polres Lumajang, Bahas Sinergi Program Pendidikan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Anggota DPR RI Komisi X, Muhammad Nurpurnamasidi, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Lumajang, Jumat (13/3/2026).

Kedatangannya disambut langsung oleh Kapolres Lumajang, Alex Sandy Siregar. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan agenda diskusi terkait sinergi dan koordinasi berbagai program yang dijalankan di Kabupaten Lumajang, khususnya di bidang pendidikan.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Bang Pur itu mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian agar berbagai program yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar di lapangan.

Menurutnya, kolaborasi antara DPR RI dan kepolisian sangat penting agar program-program yang dibawa untuk masyarakat dapat terlaksana secara optimal tanpa hambatan.

“Kami ingin mengkoordinasikan berbagai program kegiatan yang kami jalankan agar bisa diketahui dan diantisipasi bersama apabila ada hal-hal yang mungkin terjadi di lapangan. Intinya kami ingin ada kolaborasi dan kerja sama yang nyata,” ujar Nurpurnamasidi.

Ia menilai selama ini jajaran Polres Lumajang selalu memantau serta mengantisipasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Lumajang sehingga program-program yang menyasar masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Nurpurnamasidi menegaskan bahwa dirinya memiliki perhatian khusus terhadap isu pendidikan, terutama terkait program pembiayaan pendidikan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, melalui Komisi X DPR RI pihaknya mendorong berbagai program bantuan pendidikan seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

“Saya konsen di isu pendidikan, khususnya terkait pembiayaan pendidikan. Kami dari Komisi X memiliki program pembiayaan pendidikan yang membantu masyarakat melalui PIP dan KIP. Ini tujuan yang baik dan harus kita jaga agar pelaksanaannya tidak terganggu oleh hal-hal yang tidak substansial,” jelasnya.

Ia berharap berbagai program pendidikan yang dibawa ke Lumajang dapat terlaksana secara maksimal sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

“Harapan saya tentu semakin banyak masyarakat Lumajang yang bisa mendapatkan manfaat dari program-program pendidikan yang kami bawa,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang Alex Sandy Siregar menyambut baik kunjungan Anggota DPR RI Komisi X tersebut dan menyatakan kesiapan Polres Lumajang untuk mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, selama ini pihaknya terus memantau berbagai kegiatan yang dilakukan Nurpurnamasidi di Lumajang, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

“Tadi kami sempat berbincang dan berdiskusi terkait misi kegiatan beliau yang memang selama ini sangat aktif mengunjungi masyarakat di Lumajang, khususnya dalam bidang pendidikan,” kata Alex.

Ia menegaskan bahwa kepolisian memiliki tugas untuk memberikan rasa aman agar berbagai program pembangunan, termasuk di sektor pendidikan, dapat berjalan dengan baik.

“Kami memberikan layanan kepolisian dalam hal menjaga keamanan sehingga program-program yang berkaitan dengan masa depan anak bangsa dapat terlaksana dengan baik di wilayah Lumajang,” ujarnya.

Kapolres juga menilai sinergitas antara Polres Lumajang dan Anggota DPR RI telah terjalin dengan baik dan harmonis selama ini.

Menurutnya, setiap pihak memiliki peran masing-masing namun saling mendukung dalam upaya membangun Kabupaten Lumajang menjadi lebih baik.

“Tidak ada kompetisi, yang ada adalah saling mengisi dan saling mendukung. Kami memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang memiliki misi membangun Lumajang,” pungkasnya.

Ia menambahkan Polres Lumajang akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat, termasuk program-program pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas generasi muda di Kabupaten Lumajang.(Imam)

Ketua Persit Kodim 0821 Lumajang Ikuti Vidcon dan Semarakkan Bazar Ramadhan Serentak


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang, Ny. Anita Anton, mengikuti kegiatan video conference (vidcon) dan Bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan bazar Ramadhan yang digelar di halaman Makodim 0821/Lumajang. Bazar diikuti oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821 yang tampak antusias memeriahkan kegiatan tersebut.

Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pokok serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Lumajang, Ny. Anita Anton, mengatakan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian Persit kepada masyarakat, sekaligus sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan antara Persit, TNI, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan bazar Ramadhan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mempererat kebersamaan antara Persit, TNI, dan masyarakat di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Persit untuk turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Suasana bazar di halaman Makodim 0821 Lumajang tampak ramai oleh anggota Persit dan masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kegiatan vidcon dan bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak ini menjadi wujud nyata kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendukung kesejahteraan keluarga prajurit serta membantu masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Editor : Imam

Sumber : Pendim 0821 Lumajang

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved