-->

27/04/2026

ETLE Lumajang Kembali Aktif, 1.000 Pelanggaran Terekam dalam Tiga Bulan


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang kembali mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk menindak pelanggaran lalu lintas. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, tercatat sekitar 1.000  pelanggaran berhasil ditindak melalui sistem tilang elektronik tersebut.

KBO (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Lumajang, Ipda Eko Budi Laksono, mengungkapkan bahwa pelanggaran didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Mayoritas pelanggar berasal dari kalangan usia muda.

“Rata-rata pelanggar berusia antara 16 hingga 24 tahun, didominasi pengendara roda dua yang tidak memakai helm. Selain itu, ada juga pelanggar usia 24 sampai 36 tahun yang turut tercapture kamera ETLE,” ujarnya.

Saat ini, terdapat dua titik kamera ETLE yang aktif di wilayah Lumajang, yakni di kawasan lampu merah KTL 1 Kecamatan Sukodono dan di depan perempatan SMP Negeri 1 Sukodono. Selain itu, Satlantas juga mengoperasikan satu unit ETLE mobile menggunakan kendaraan patroli.

Eko menjelaskan, pengaktifan kembali ETLE dilakukan setelah sebelumnya sempat tidak beroperasi karena proses perawatan (maintenance). Kini, sistem tersebut kembali difungsikan sebagai bagian dari modernisasi penegakan hukum lalu lintas.

“Tujuan utama ETLE adalah mengurangi kontak fisik antara polisi dan masyarakat, sehingga meminimalisir potensi persepsi negatif, seperti anggapan adanya praktik pembayaran di tempat. Dengan ETLE, semua berbasis teknologi dan transparan,” tegasnya.

Ia menambahkan, ETLE merupakan inovasi dari Korlantas Polri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung tugas kepolisian lainnya. Data yang terekam tidak hanya digunakan untuk penindakan pelanggaran, tetapi juga dapat membantu proses penyelidikan kasus.

“Misalnya kendaraan dengan nomor ganda atau tidak sesuai spesifikasi teknis bisa terdeteksi. Bahkan, dengan teknologi yang ada, identitas pengendara juga dapat dikenali, sehingga membantu Satreskrim dalam pengungkapan kasus,” jelasnya.

Adapun jenis pelanggaran yang paling sering tertangkap kamera ETLE meliputi tidak menggunakan helm, tidak memasang spion, serta penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai aturan.

Terkait mekanisme penindakan, Eko menerangkan bahwa pelanggar yang terekam kamera akan dikirimkan surat konfirmasi ke alamat sesuai data TNKB. Namun, dalam praktiknya, terkadang terjadi kendala seperti alamat tidak sesuai atau kendaraan sudah berpindah tangan.

“Beberapa kasus memang ditemukan ketidaksesuaian data, seperti nama sama tapi alamat berbeda atau kendaraan sudah dijual. Namun semua tetap mengacu pada data resmi TNKB,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya berharap jumlah titik ETLE di Lumajang dapat terus ditambah guna meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas serta menciptakan rasa aman di masyarakat.

“Semakin banyak titik ETLE, dampaknya akan semakin baik untuk keamanan dan ketertiban. Ini juga bagian dari upaya antisipasi gangguan kamtibmas,” katanya.

Eko juga mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas, khususnya dalam penggunaan helm. Menurutnya, kesadaran memakai helm harus didasari kebutuhan keselamatan, bukan sekadar menghindari sanksi.

“Menggunakan helm bukan karena takut polisi, tapi karena itu kebutuhan. Helm sangat penting untuk melindungi kepala dan mengurangi fatalitas saat kecelakaan,” pungkasnya. (Imam)

Babinsa Jenggrong dan PKK Sukseskan Program P2L, Pekarangan Jadi Sumber Pangan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Jenggrong Koramil 0821-06/Ranuyoso, Serda Ony Bary Yusman, yang bersama kader Tim Penggerak PKK melaksanakan kegiatan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dari Puskesmas Ranuyoso di lahan pekarangan Kantor Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal guna meningkatkan ketersediaan pangan sehat dan bergizi bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, berbagai jenis tanaman ditanam, seperti sawi, tomat, sereh, kunyit, jahe, serta tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai konsumsi dan manfaat kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Jenggrong Serda Ony Bary Yusman mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Melalui program P2L ini, kami mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan memanfaatkan lahan yang ada. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara TNI dan warga,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jenggrong, Ny. Jawas, menyampaikan bahwa Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) memiliki manfaat yang sangat besar dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui P2L, masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai kebutuhan dapur seperti sayuran dan tanaman obat. Ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri, sekaligus mengurangi pengeluaran sehari-hari,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan P2L menjadi solusi nyata di tengah tantangan ekonomi dan fluktuasi harga bahan pangan. 

Dengan menanam sendiri, masyarakat tidak hanya mendapatkan hasil yang lebih segar dan sehat, tetapi juga memiliki cadangan pangan yang berkelanjutan dan berharap, melalui sinergi semua pihak, P2L dapat menjadi gerakan bersama dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. (Pendim0821)

Persit KCK Lumajang Tanam Pohon di Tumpak Selo, Komitmen Jaga Lingkungan di HUT ke-80


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Tumpak Selo, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit KCK sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Aksi tersebut dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821/Lumajang, Ny. Anita Anton S, dan diikuti jajaran anggota Persit. Dengan penuh semangat, mereka menanam berbagai jenis pohon yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis jangka panjang.

“Penanaman pohon ini adalah investasi untuk masa depan. Kami ingin menghadirkan manfaat berkelanjutan, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat,” kata Ny. Anita Anton S di sela kegiatan.

Menurut dia, momentum HUT ke-80 Persit KCK menjadi pengingat pentingnya peran organisasi dalam mendukung pelestarian alam. Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen nyata menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah Lumajang yang memiliki potensi sumber daya alam besar.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Selain memperindah kawasan, penanaman ini juga diharapkan mampu mencegah erosi, meningkatkan kualitas udara, serta menjaga keberlanjutan ekosistem.

Terpisah, perwakilan Kodim 0821/Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya TNI AD dalam mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan.

“Sinergi seperti ini penting untuk menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-80 Persit KCK tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran organisasi sebagai mitra strategis dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui aksi nyata seperti penanaman pohon, Persit diharapkan terus berkontribusi menciptakan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan.

10 Hari Hilang, Motor Korban Begal Akhirnya Kembali ke Pemilik


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Tak pernah ada didalam benaknya, motor kesayangan yang dirampas oleh begal di Jalan Cokroaminoto, Probolinggo pada Sabtu (11/4/2026) yang lalu akan kembali.

Itulah yang dirasa oleh Abdul Aziz (26), warga Kota Probolinggo selama sepekan lebih pasca motornya raib.

"Awalnya saya pasrah meskipun sudah melapor ke Polisi, karena saya mengira motor yang hilang itu pasti sulit ditemukan,"ungkapnya di Polres Probolinggo, Jumat (24/4/26).

Namun diluar dugaannya, setelah lebih kurang 10 hari, ia mendapat kabar dari Polres Probolinggo bahwa motornya yang dibegal telah ditemukan.

“Saya dihubungi oleh petugas dan diberi tahu bahwa motor saya sudah ditemukan. Alhamdulillah, motor saya kembali. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Probolinggo,” ujarnya dengan senyum sumringah.

Sementara itu Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap saat patroli kring serse di Jalan Raya Lumajang, Desa Malasan Kulon pada Rabu pagi (22/4/2026).

“Dalam patroli tersebut, petugas melihat dua orang mencurigakan, satu mengendarai Honda Vario silver dan satu lainnya mendorong Honda Vario bernopol N 3784 RM ke arah selatan, ujar Kapolres” ungkap AKBP Latif.

Petugas yang curiga kemudian melakukan upaya pendekatan, namun kedua pelaku panik dan melarikan diri. 

"Satu pelaku melempar motornya lalu kabur ke kebun tebu, sementara lainnya kabur ke arah utara," terang AKBP Latif.

Anggota Satreskrim langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri hingga ke kawasan permukiman warga. 

Tidak lama kemudian, sepeda motor yang dibawa pelaku ditemukan di sekitar jalur rel kereta api. 

Kedua sepeda motor yang ditinggalkan pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Probolinggo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa sepeda motor Honda Vario warna silver merupakan hasil pencurian milik seorang karyawan ritel di wilayah Kecamatan Gending pada hari yang sama.

“Setelah melalui proses pemeriksaan, kedua sepeda motor tersebut telah kami serahkan kembali kepada para pemiliknya, termasuk satu unit yang merupakan hasil kejahatan di wilayah Kota Probolinggo,” kata AKBP Latif.

Keberhasilan ini merupakan upaya Polres Probolinggo Polda Jatim dalam meningkatkan patroli demi menjaga kamtibmas tetap kondusif, serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan menjaga keamanan kendaraan. (*)

Anak 13 Tahun dari Jember Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis di Lumajang



Lumajang, (Onenewsjatim) 
- Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berinisial IA, warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi korban kekerasan seksual sesama jenis. 

Korban diduga dicabuli oleh seorang pemuda berinisial MZN (19) di sebuah rumah di Kabupaten Lumajang.

Terungkapnya kasus ini bermula dari kecurigaan orang tua korban yang kehilangan putranya lantaran tak kunjung pulang ke rumah selama satu minggu. Keluarga yang khawatir kemudian melaporkan hilangnya IA ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian langsung melakukan penelusuran dan menggerebek sebuah rumah di kawasan Kelurahan Jogotrunan, Lumajang, pada Minggu (26/4/2026) dini hari.

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan peristiwa penangkapan tersebut. Saat digerebek, petugas menemukan pelaku dan korban berada di lokasi yang sama

"Jadi, bermula dari laporan orang tua korban itu, akhirnya kita menelusuri keberadaan si anak di rumah terlapor. Nah, di situ didapati anak tersebut bersama terlapor dan akhirnya kita amankan di Polres Lumajang," ujar Ipda Suprapto saat ditemui di Mapolres Lumajang, Senin (27/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, MZN diduga telah berulang kali melakukan aksi bejatnya selama korban menginap di rumahnya.

"Ini berdasarkan pengakuan korban, sementara sudah dilakukan sekitar sembilan kali selama tinggal bersama pelaku," ungkap Suprapto.

Guna melengkapi alat bukti, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Lumajang untuk menjalani proses visum et repertum. 

Lebih lanjut, Suprapto menegaskan bahwa kasus ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif serta modus operandi pelaku dalam membujuk dan melancarkan aksinya terhadap anak di bawah umur tersebut.

"Modus dan lainnya masih kita dalami. Saat ini pelaku sudah naik ke tahap penyidikan, nanti perkembangan akan kami infokan lebih lanjut," tegasnya. (Imam)


26/04/2026

Babinsa Papringan Komsos Door to Door, Pererat Kedekatan dengan Warga


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat binaan, Babinsa Papringan Koramil 0821-05/Klakah Sertu Muhtaryono melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan bersilaturahmi ke rumah Mursali, warga Dusun Krajan RT 002 RW 001 Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan Komsos tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam menjalin kedekatan dan membangun komunikasi yang harmonis dengan warga di wilayah binaannya. 

Melalui silaturahmi secara langsung, Babinsa dapat mengetahui perkembangan situasi dan kondisi di lingkungan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sertu Muhtaryono mengatakan bahwa kegiatan Komsos rutin dilakukan sebagai sarana untuk menyerap aspirasi serta mendengar langsung berbagai permasalahan yang dihadapi warga.

“Komsos ini penting untuk menjaga hubungan baik antara TNI dan masyarakat. Dengan sering turun ke lapangan dan bersilaturahmi, kita bisa mengetahui kondisi wilayah sekaligus memberikan motivasi agar warga selalu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian antar sesama, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam sebagai upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, Mursali menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas kunjungan Babinsa ke rumahnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian TNI terhadap masyarakat di desa.

“Kami merasa diperhatikan dan dilindungi. Semoga silaturahmi seperti ini terus terjalin agar hubungan antara warga dan Babinsa semakin erat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, diharapkan terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta tercipta suasana yang harmonis dan kondusif di wilayah Desa Papringan. (Pendim0821)

Babinsa Dadapan Dampingi Warga Bangun Poskamling, Perkuat Siskamling di Gucialit


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Dadapan Koramil 0821-04/Gucialit Koptu Adrian Jaya Kasih Guntu turut membantu warga melaksanakan kegiatan pembuatan Poskamling di Dusun Karang Sejati RT 017 RW 008 Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga menjadi motivasi tersendiri agar pembangunan poskamling dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana.

Dalam kesempatan itu Koptu Adrian Jaya Kasih Guntu mengatakan bahwa pembuatan poskamling merupakan salah satu sarana penting dalam mendukung kegiatan ronda malam dan Siskamling, sehingga warga dapat lebih mudah mengontrol kondisi wilayahnya.

“Poskamling ini nantinya akan digunakan sebagai tempat berkumpul warga saat ronda malam. Dengan adanya poskamling, pengawasan lingkungan bisa lebih maksimal, sekaligus mempererat kebersamaan warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Poskamling ini bukan hanya tempat ronda, tetapi juga menjadi pusat koordinasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Harapannya dengan adanya Poskamling, situasi desa tetap aman dan kondusif serta kebersamaan warga semakin kuat,” pungkasnya. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved