-->

09/07/2026

PMII Demo Polres Lumajang, Desak Pengusutan Tuntas Kasus OTT Solar hingga Begal


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lumajang menggelar aksi damai di depan Markas Polres Lumajang, Kamis (9/7/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penanganan perkara yang dinilai belum memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.40 WIB. Massa membawa poster dan menyampaikan orasi secara bergantian. 

Tidak lama berselang, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menemui para demonstran untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan.

Dalam orasinya, massa menyoroti sejumlah kasus yang menurut mereka hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. 

Mulai dari dugaan penimbunan solar yang sempat terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT), kasus pencurian emas di wilayah Kota Lumajang, hingga maraknya aksi begal yang dinilai masih meresahkan masyarakat.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) PMII Lumajang, Saiful Hadi, mengatakan pihaknya meminta kepolisian memberikan kepastian atas penanganan berbagai perkara yang menjadi perhatian publik.

"Salah satunya kasus OTT solar yang sampai hari ini belum ada kejelasan dari pihak Polres Lumajang. Kami berharap penanganannya bisa disampaikan secara terbuka kepada masyarakat," kata Saiful di sela-sela aksi.

Selain itu, PMII juga mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus pencurian emas yang terjadi di kawasan Kota Lumajang. Menurutnya, hingga kini pelaku belum berhasil diamankan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Saiful juga menyoroti maraknya aksi begal yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang. Ia meminta kepolisian tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengungkap jaringan penadah yang diduga menjadi bagian dari rantai kejahatan tersebut.

"Kami menuntut kasus begal dituntaskan, mulai dari pelaku hingga penadahnya. Karena itu merupakan satu kesatuan yang harus diputus agar kejahatan serupa tidak terus berulang," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran aparat penegak hukum harus benar-benar mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat. Karena itu, PMII berharap kepolisian meningkatkan efektivitas penegakan hukum sekaligus memperkuat langkah pencegahan tindak kriminal.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menegaskan bahwa penanganan perkara di lingkungan Polres Lumajang telah berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.

"Sampai saat ini penyelesaian kasus di Polres Lumajang cukup maksimal, mencapai sekitar 80 persen dari total perkara yang kami tangani," ujar Suprapto kepada massa aksi.

Ia juga menegaskan Polres Lumajang terbuka terhadap masukan maupun kritik dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Menurutnya, apabila PMII ingin mengetahui data penanganan perkara secara rinci, kepolisian siap membuka ruang komunikasi.

"Kalau adik-adik ingin berdiskusi atau mengetahui data secara pasti, silakan menghubungi kami. Kami terbuka untuk sharing dan memberikan informasi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Aksi unjuk rasa berlangsung dalam pengamanan personel kepolisian dan berjalan tertib. Setelah menyampaikan aspirasi serta menerima tanggapan dari pihak Polres Lumajang, massa membubarkan diri dengan damai. Hingga aksi berakhir, situasi di sekitar Mapolres Lumajang tetap kondusif.

Babinsa Ranuyoso Kawal Pelayanan Kesehatan Balita di Posyandu Juwet Pote


Lumajang, (Onenewsjatim)– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya tumbuh kembang anak, Babinsa Ranuyoso Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Suleman, melaksanakan pendampingan kegiatan pelayanan kesehatan balita di Posyandu Juwet Pote, Dusun Krajan RT 004 RW 002, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan posyandu tersebut diikuti oleh 16 balita yang mendapatkan berbagai layanan kesehatan, seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang, pemberian vitamin, serta penyuluhan kesehatan kepada para orang tua. Pendampingan yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk membantu kelancaran kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar rutin memanfaatkan layanan kesehatan di posyandu.

Saat dikonfirmasi, Kopka Suleman mengatakan bahwa kesehatan anak merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa. Karena itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita. Kami mengajak para orang tua untuk aktif membawa anaknya ke posyandu secara rutin agar kondisi kesehatan mereka dapat terus dipantau sejak dini," kata dia.

Sementara itu, Bidan Desa Ranuyoso, Halimatus Sahroh, Amd.Keb., menyampaikan bahwa kegiatan posyandu menjadi sarana penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi balita sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat gangguan pertumbuhan maupun masalah kesehatan lainnya.

"Kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh balita yang hadir, mulai dari penimbangan, pengukuran, hingga edukasi kepada orang tua mengenai pemenuhan gizi dan pola hidup sehat. Kehadiran dan dukungan Babinsa sangat membantu kelancaran kegiatan serta meningkatkan semangat masyarakat untuk datang ke posyandu," ungkapnya.

Kepala Dusun Krajan, Sudir Aryono, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara tenaga kesehatan, Babinsa, kader posyandu, dan masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayahnya.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan balita secara berkala semakin meningkat. Sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan warga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. (Pendim0821)

TNI Hadir untuk Rakyat, Rumah Lansia di Klakah Direhabilitasi Secara Bergotong Royong


Lumajang, (Onenewsjatim)- Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Personel Koramil 0821-05/Klakah melalui kegiatan kerja bakti renovasi rumah milik seorang warga lanjut usia (lansia) di Dusun Krajan RT 002 RW 001, Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 0821-05/Klakah, Peltu Eko Budianto, bersama anggota Koramil dan warga setempat dengan bergotong royong membantu renovasi rumah milik Eto, salah satu warga lansia yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

Sejak pagi hari, personel Koramil bersama masyarakat bahu-membahu melakukan berbagai pekerjaan, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang rusak, pengangkutan material, hingga penataan area renovasi. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat.

Di sela kegiatan, Peltu Eko Budianto mengatakan bahwa kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi warga, khususnya para lansia.

"Kami hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat. Melalui kerja bakti ini, kami berharap renovasi rumah Bapak Eto dapat berjalan lancar sehingga beliau dapat menempati rumah yang lebih aman dan nyaman. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Rohim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Koramil 0821-05/Klakah yang telah turun langsung membantu warganya.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bati Tuud beserta anggota Koramil yang bersama warga bergotong royong membantu renovasi rumah Pak Eto. Kehadiran TNI memberikan semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling membantu, terutama kepada warga yang membutuhkan," ungkapnya.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan proses renovasi rumah dapat segera selesai sehingga memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi Pak Eto. Sinergi antara TNI dan masyarakat juga diharapkan terus terjalin dalam setiap kegiatan sosial demi mewujudkan lingkungan yang peduli, rukun, dan penuh semangat gotong royong. (Pendim0821

08/07/2026

Jaga Warisan Budaya, Babinsa Kandangan Bersama Warga Bersihkan Situs Selogending


Lumajang, (Onenewsjatim)– Wujud kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus mendukung program Pemerintah Desa, Babinsa Kandangan Koramil 0821-03/Senduro, Serda Fransisco Vernandes, bersama Pemerintah Desa Kandangan dan warga melaksanakan kerja bakti membersihkan kawasan cagar budaya Situs Selogending di Dusun Krajan RT 005 RW 001, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan di sekitar kawasan situs guna menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan aman bagi para pengunjung maupun wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Lumajang.

Di sela kegiatan, Serda Fransisco Vernandes mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Desa dalam menjaga kelestarian situs bersejarah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata budaya di wilayah binaan.

"Kami selalu siap bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Melalui kerja bakti ini, kami berharap Situs Selogending tetap terawat sehingga pengunjung merasa nyaman dan aman saat berwisata," ungkap dia.

Ia menambahkan, menjaga kebersihan kawasan cagar budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kelestarian situs bersejarah dapat terus dipertahankan sebagai aset budaya yang bernilai bagi generasi mendatang.

"Kegiatan ini disamping sebagai mendukung pemerintah desa dalam mewujudkan menjaga situs bersejarah juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan serta pelestarian warisan budaya daerah," pungkasnya.

Melalui sinergi yang terjalin, diharapkan Situs Selogending semakin tertata, memberikan rasa nyaman dan aman bagi setiap pengunjung, serta mampu menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang membanggakan Kabupaten Lumajang. (Pendim0821)

Demplot Pengendalian Hama Monyet di Gucialit, Babinsa Tunjung Perkuat Pendampingan Petani


Lumajang, (Onenewsjatim)- Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan upaya melindungi hasil pertanian masyarakat, Babinsa Tunjung Koramil 0821-04/Gucialit, Serma Masruri, melaksanakan pendampingan kegiatan Demonstrasi Plot (Demplot) penanggulangan hama monyet yang digelar secara swadaya oleh Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sidomulyo, Dusun Sidomulyo RT 001 RW 002, Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BPP Kecamatan Gucialit Ferik, Kepala Desa Tunjung H. Sari Rosi, POPT BPP Kecamatan Gucialit Wardi, PPL Desa Tunjung Subechan Yusuf, Ketua Poktan Moh. Rais beserta jajaran pengurus, serta anggota Poktan Sidomulyo yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam kesempatan itu Koordinator POPT Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Waspodo BP, SP, menjelaskan bahwa kegiatan demonstrasi plot dilaksanakan sebagai sarana edukasi sekaligus uji penerapan metode pengendalian hama monyet di lapangan. Harapannya, hasil dari kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berdampak lebih luas terhadap areal pertanian milik Poktan Sidomulyo maupun wilayah pertanian lainnya.

Pendampingan yang dilakukan merupakan wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan para petani dalam menghadapi gangguan hama monyet yang selama ini menjadi ancaman bagi produktivitas pertanian. Tanaman yang menjadi sasaran serangan hama tersebut meliputi tebu, pisang, dan singkong yang merupakan komoditas utama masyarakat setempat.

Saat dikonfirmasi disela kegiatan, Serma Masruri mengatakan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan memberikan dukungan serta motivasi kepada para petani agar terus semangat menjaga produktivitas lahan pertanian melalui langkah-langkah pengendalian hama yang tepat dan berkelanjutan.

"Pendampingan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung petani menghadapi berbagai kendala di lapangan. Melalui kegiatan demplot ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan metode penanggulangan hama monyet yang efektif sehingga hasilnya bisa diterapkan lebih luas oleh kelompok tani lainnya," kata Masruri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Babinsa, Dinas Pertanian, penyuluh, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menciptakan solusi bersama terhadap persoalan yang dihadapi sektor pertanian, sekaligus menjaga keberlangsungan produksi pangan di wilayah Kecamatan Gucialit.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan upaya pengendalian hama monyet dapat semakin efektif sehingga mampu mengurangi potensi kerugian petani, meningkatkan hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang. (Pendim0821)

Pencuri Sapi Beraksi di Ladang, Tiga Pelaku Berhasil Dibekuk Polres Pasuruan


Pasuruan , (Onenewsjatim)– Satreskrim Polres Pasuruan Polda Jatim bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dua ekor sapi yang terjadi di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. 

Dalam pengungkapan tersebut, Tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan pada Minggu (5/7/2026) dini hari di lokasi yang berbeda.

Kasus ini bermula dari laporan seorang peternak yang kehilangan Dua ekor sapi miliknya di kandang yang berada di area ladang.

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Kamis (2/7/2026) malam dan baru diketahui korban keesokan paginya. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp.35 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sapi diduga diangkut menggunakan sebuah mobil pikap berwarna hitam.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Tim Opsnal Unit I Satreskrim Polres Pasuruan bersama Unit Reskrim Polsek Nongkojajar melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan Tiga tersangka berinisial PS, AP, dan H. 

Selain mengamankan para tersangka, Polisi juga mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menyampaikan bahwa saat ini ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Pasuruan. 

"Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Joko, Selasa (7/7/2026).

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Polres Pasuruan Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)

07/07/2026

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Citrodiwangsan Bersama Warga Gelar Fogging


Lumajang , (Onenewsjatim)– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Babinsa Kelurahan Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Hari Suyono, melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui fogging di lingkungan RW 008, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur kelurahan, pengurus lingkungan, petugas kesehatan, serta masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari ancaman penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Saat dikonfirmasi Sertu Hari Suyono mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung setiap program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

"Fogging menjadi salah satu langkah pengendalian populasi nyamuk dewasa. Namun, keberhasilannya harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk rutin melaksanakan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dengan demikian, pencegahan DBD dapat dilakukan secara berkelanjutan," kata dia.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan, Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., mengatakan bahwa kegiatan fogging merupakan salah satu langkah cepat untuk menekan penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), namun efektivitasnya harus didukung dengan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Fogging bertujuan untuk membasmi nyamuk dewasa yang berpotensi menjadi media penularan DBD. Namun, upaya ini tidak akan maksimal apabila tidak diimbangi dengan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin. Karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air, serta melakukan langkah-langkah pencegahan lainnya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua RW 008, M. Yamin. Ia menuturkan bahwa antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan fogging menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Babinsa dan pemerintah kelurahan, yang selalu hadir mendampingi warga. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga lingkungan kami tetap sehat dan terbebas dari ancaman DBD," pungkasnya.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa tidak hanya berperan dalam mendukung kelancaran kegiatan fogging, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai budaya sehari-hari. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved