-->

26/07/2026

Babinsa Kebonsari Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Patroli Humanis di Poskamling


Lumajang, (Onenewsjatim)– Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan, Babinsa Kebonsari Koramil 0821-19/Sumbersuko Serda Agus Waskito melaksanakan kegiatan patroli dan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di Poskamling Dusun Sarirejo I, Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dengan pendekatan humanis sebagai upaya membangun kedekatan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Serda Agus Waskito menyempatkan diri berdialog bersama warga yang sedang melaksanakan ronda malam, sekaligus menyampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Serda Agus Waskito menyampaikan bahwa keberadaan Poskamling memiliki peran penting sebagai wadah kebersamaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Patroli dan Komsos ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap keamanan wilayah. Dengan komunikasi yang baik bersama warga, berbagai informasi dan potensi permasalahan di lingkungan dapat diketahui sejak dini sehingga dapat segera diantisipasi,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua RT 007 Dusun Sarirejo I, Ahmad Munir, menyampaikan bahwa warga siap bersinergi dan membantu aparat keamanan dalam menjaga situasi lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan motivasi bagi warga untuk lebih aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda dan kepedulian antarwarga.

“Kami bersama warga siap mendukung dan membantu aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui kegiatan ronda dan kepedulian antar warga, kami berharap wilayah Dusun Sarirejo I tetap aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai gangguan kamtibmas,” ungkapnya.

Melalui patroli humanis dan kegiatan Komsos tersebut, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta tercipta lingkungan Desa Kebonsari yang aman, nyaman, dan kondusif. (Pendim0821)

Babinsa dan Warga Kompak Cor Halaman MTs Annur, Ciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Babinsa Tempursari Koramil 0821-18/Tempursari, Peltu Dwi Hasim As'ari, dengan terjun langsung membantu warga melaksanakan kerja bakti renovasi melalui pengecoran halaman MTs Annur di Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan sarana pendidikan sekaligus memperkuat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat. 

Dalam pelaksanaannya, Peltu Dwi Hasim As'ari bersama warga bergotong royong mulai dari persiapan material hingga proses pengecoran halaman sekolah agar nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Peltu Dwi Hasim As'ari mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kerja bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi kepentingan umum.

"Sekolah merupakan tempat mencetak generasi penerus bangsa. Melalui gotong royong ini kami ingin memberikan semangat sekaligus membantu mempercepat proses renovasi sehingga lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman, aman, dan representatif untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala MTs Annur, Tutik Handayani, S.Pd.I, menyampaikan bahwa renovasi dan pengecoran halaman sekolah dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi para siswa.

Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan.

“Dengan adanya pengecoran halaman ini, kami berharap siswa dapat lebih nyaman saat beraktivitas di lingkungan sekolah, terutama ketika mengikuti kegiatan di luar kelas. Selain membuat halaman lebih rapi, fasilitas yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung suasana belajar yang aman dan menyenangkan bagi seluruh siswa,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan budaya gotong royong terus terpelihara sebagai kekuatan dalam membangun lingkungan yang lebih baik. Kehadiran Babinsa di setiap kegiatan kemasyarakatan juga menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendampingi masyarakat serta mendukung terciptanya pembangunan yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemajuan generasi penerus bangsa. (Pendim0821)

Polsek Tekung Gencarkan Patroli Sambang, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Bhabinkamtibmas Desa Karangbendo, Polsek Tekung, Bripka Joko Kuncoro mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Imbauan tersebut disampaikan saat Bripka Joko Kuncoro melaksanakan patroli sambang menggunakan mobil patroli di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).

Dalam kegiatan itu, Bripka Joko berdialog langsung dengan warga. Ia mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap situasi di lingkungan sekitar serta mengajak warga untuk saling bekerja sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti," kata Bripka Joko Kuncoro.

Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, Bripka Joko juga mengimbau warga agar memperkuat komunikasi antarwarga melalui kegiatan ronda maupun saling mengingatkan demi mencegah aksi pencurian, kenakalan remaja, maupun gangguan keamanan lainnya.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Tekung AKP Eka Nurprianto Zen mengatakan kegiatan patroli sambang yang dilakukan para Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Melalui patroli sambang, anggota kami dapat menjalin komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini," ujar AKP Eka Nurprianto Zen.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tekung akan tetap aman, nyaman, dan kondusif," pungkasnya.(humas Polres Lumajang) 

25/07/2026

Kebakaran Landa Gunung Ringgit Bromo, Medan Curam Hambat Upaya Pemadaman


Probolinggo, (Onenewsjatim)
– Kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan Gunung Bromo. Kobaran api melanda blok Gunung Ringgit, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sejak Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Hingga Sabtu siang, api masih terlihat membakar vegetasi kering di lereng pegunungan. Kondisi medan yang sangat curam dan bertebing membuat petugas Perhutani belum dapat melakukan pemadaman secara langsung.

KRPH Kedasi yang mewakili KRPH Sukapura, Amir Mahmud, mengatakan titik api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.00 WIB dan terus meluas seiring kondisi musim kemarau yang menyebabkan vegetasi di kawasan tersebut sangat kering.

"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sudah terlihat titik api. Hingga saat ini api terus meluas karena kondisi vegetasi yang kering akibat musim kemarau," kata Amir Mahmud saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, upaya pemadaman belum bisa dilakukan karena lokasi kebakaran berada di lereng yang sangat terjal dan berbahaya bagi keselamatan petugas.

"Untuk penanganan saat ini kami hanya bisa melakukan pemantauan. Lokasinya sangat curam dan bertebing sehingga tidak memungkinkan melakukan pemadaman secara langsung," ujarnya.

Amir menjelaskan, petugas terus memonitor perkembangan api dari titik yang aman sambil berharap kobaran berhenti ketika mencapai sekat alam yang membatasi kawasan hutan dengan lahan milik warga.

"Kami berharap api akan padam ketika sudah mencapai titik sekat alam. Di bawah lokasi kebakaran berbatasan dengan tanah milik warga yang vegetasi keringnya sudah sangat minim, sehingga api diperkirakan tidak akan mendapat bahan bakar lagi," jelasnya.

Ia menambahkan, kebakaran hutan di kawasan Bromo memang kerap terjadi saat memasuki puncak musim kemarau. Cuaca panas disertai vegetasi yang mengering membuat kawasan hutan sangat rentan terbakar.

Petugas Perhutani bersama pihak terkait akan terus melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan kobaran api tidak meluas ke kawasan lain maupun mengancam lahan milik masyarakat. (Imam) 




29 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Lumajang, Pelecehan Seksual dan Pemukulan Paling Dominan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Lumajang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang mencatat sebanyak 29 kasus kekerasan terhadap anak, dengan mayoritas berupa pelecehan seksual, persetubuhan, dan kekerasan fisik.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Kabupaten Lumajang, Endhi Satryo Yunianto, mengatakan tingginya jumlah kasus tersebut menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar.

"Selama periode Januari sampai Juli 2026 tercatat ada 29 kasus kekerasan terhadap anak. Bentuk kasus yang paling banyak kami tangani adalah kekerasan fisik seperti pemukulan, kemudian pelecehan seksual dan persetubuhan," kata Endhi, Jumat (24/7/2026).

Menurut Endhi, setiap laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan memberikan pendampingan kepada korban. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, baik selama proses hukum berlangsung maupun setelahnya untuk memastikan kondisi psikologis anak dapat pulih.

Ia menjelaskan, korban yang perkaranya masih dalam penanganan aparat penegak hukum tetap mendapatkan perhatian dari tim pendamping Dinsos P3A.

"Beberapa kasus yang masih berproses hukum terus kami dampingi, termasuk pendampingan psikologis sampai korban melewati masa trauma. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan dan pemulihan secara maksimal," ujarnya.

Selain aspek psikologis, Dinsos P3A juga memastikan hak-hak dasar anak tetap terpenuhi. Salah satunya adalah hak memperoleh pendidikan agar masa depan korban tidak terhambat akibat peristiwa yang dialaminya.

"Kami terus berkoordinasi dengan orang tua maupun keluarga korban agar hak pendidikan anak tetap terpenuhi. Bila diperlukan, kami memfasilitasi melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) sehingga anak tetap dapat melanjutkan sekolah," tutur Endhi.

Ia menambahkan, penyelesaian kasus kekerasan terhadap anak tidak cukup hanya melalui proses hukum. Upaya pemulihan harus dilakukan secara berkelanjutan agar korban dapat kembali menjalani kehidupan sosial dengan baik.

Menurut Endhi, keluarga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang terbuka dengan anak sehingga mereka berani bercerita apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap anak. Semakin cepat ditangani, maka peluang pemulihan korban juga semakin baik," katanya.

Dinsos P3A Lumajang juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosialisasi mengenai perlindungan anak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar angka kekerasan terhadap anak dapat ditekan.

Endhi berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

"Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kepedulian seluruh masyarakat, kami berharap kasus kekerasan terhadap anak di Lumajang dapat terus ditekan," pungkasnya.(Nur) 

Dukung Tumbuh Kembang Anak, Babinsa Rowokangkung Kawal Pelayanan Imunisasi Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Babinsa Desa Rowokangkung Koramil 0821-16/Rowokangkung, Serka Suwardi, melaksanakan kegiatan pendampingan pelayanan imunisasi balita di Posyandu Gerbangmas Nusa Indah, Dusun Genitri Tengah RT 014 RW 007, Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI bersama tenaga kesehatan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya upaya meningkatkan derajat kesehatan anak sejak usia dini melalui pemberian imunisasi secara rutin.

Dalam pelaksanaannya, Serka Suwardi mengatakan bahwa kehadiran Babinsa bertujuan memberikan dukungan kepada petugas kesehatan sekaligus mengajak masyarakat agar aktif membawa anaknya ke Posyandu. 

Menurutnya, imunisasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh balita secara aktif terhadap berbagai penyakit berbahaya, sehingga dapat menekan angka kesakitan maupun kematian bayi.

"Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Kami berharap para orang tua semakin sadar akan pentingnya imunisasi demi tumbuh kembang anak yang sehat, kuat, dan terbebas dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi," kata Suwardi.

Kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dipimpin oleh Bidan Desa Rowokangkung, Retno Dwiyanti, Amd.Kep., yang didampingi Perawat Desa Devi Dwi Siswanti, Amd.Kep. Pelayanan berjalan dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusiasme dari masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 30 balita hadir untuk memperoleh pelayanan imunisasi. Sementara itu, tidak terdapat ibu hamil yang mengikuti pelayanan pada kesempatan tersebut, dan hasil pendataan juga menunjukkan nihil balita stunting di wilayah sasaran Posyandu Gerbangmas Nusa Indah.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut diharapkan sinergi antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. (Pendim0821)

Sinergi TNI, BPP, dan Syngenta Hadirkan Rubuha untuk Lindungi Lahan Pertanian Pasrujambe


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus menekan serangan hama tikus di lahan pertanian, Babinsa Desa Kertosari Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Ade Dian Febrianto, melaksanakan pendampingan kegiatan Gerakan Pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha) yang digelar di kawasan lahan Kelompok Tani (Poktan) Kertojoyo IV Desa Kertosari dan lahan Poktan Sekartani Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut merupakan hasil sinergi antara UPT BPP Pertanian Pasrujambe, Syngenta Lumajang, penyuluh pertanian, Babinsa, dan kelompok tani sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga produktivitas pertanian melalui pengendalian hama secara alami dan ramah lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT BPP Pertanian Pasrujambe Sugeng, Manajer Syngenta Lumajang Luky, Babinsa Desa Kertosari Sertu Ade Dian Febrianto, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kertosari Sri Handayani, serta anggota Poktan Kertojoyo IV dan Poktan Sekartani.

Sertu Ade Dian Febrianto mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberadaan Rubuha menjadi salah satu solusi efektif dalam mengendalikan populasi tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi tanaman padi dan jagung.

"Melalui pemasangan Rubuha ini diharapkan populasi burung hantu sebagai predator alami tikus dapat berkembang dengan baik, sehingga serangan hama dapat ditekan tanpa harus bergantung pada penggunaan bahan kimia. Dengan demikian hasil panen petani dapat meningkat dan ketahanan pangan di wilayah tetap terjaga," ujar Ade disela kegiatannya.

Sementara itu, pihak Syngenta Lumajang bersama UPT BPP Pertanian Pasrujambe mengapresiasi antusiasme kelompok tani dalam mendukung gerakan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, TNI, dan petani dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Melalui Gerakan Pemasangan Rubuha tersebut diharapkan penyebaran hama tikus di lahan persawahan dapat dicegah secara optimal, sehingga tanaman padi dan jagung tumbuh lebih baik, menghasilkan panen yang berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani di Desa Kertosari dan Desa Pagowan. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved