-->

17/08/2026

Pemkab Lumajang Tegas Larang Pornoaksi dan Narkoba Saat Agustusan


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Pemerintah Kabupaten Lumajang melarang kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai aksi yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. 

Larangan tersebut juga mencakup peredaran minuman keras (miras) serta narkoba dalam berbagai kegiatan masyarakat selama perayaan Agustusan.

Ketentuan itu merupakan hasil kesepakatan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lumajang bersama sejumlah organisasi keagamaan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kesepakatan tersebut sekaligus menindaklanjuti surat edaran bersama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, setiap kegiatan Agustusan yang digelar masyarakat harus tetap memperhatikan norma dan ketertiban umum. Ia menegaskan tidak boleh ada penampilan maupun kegiatan yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.

"Tidak boleh ada hal-hal yang bersifat porno, baik pornografi maupun pornoaksi dan yang bisa menimbulkan keributan," kata Indah, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, ketentuan tersebut penting karena hampir seluruh desa di Kabupaten Lumajang menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Indah juga menegaskan larangan keras terhadap peredaran narkoba dan minuman keras dalam kegiatan masyarakat. Menurut dia, kedua hal tersebut berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

"Dilarang ada narkoba, miras, itu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan," ujarnya.

Kesepakatan tersebut, lanjut Indah, telah ditandatangani sejumlah unsur, di antaranya Kapolres Lumajang, Dandim 0821/Lumajang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, serta MUI Lumajang.

Sound Horeg Tetap Boleh

Meski ada sejumlah pembatasan, Pemkab Lumajang memastikan tidak melarang penggunaan sound horeg dalam kegiatan masyarakat. Namun, penggunaannya tetap harus mengikuti batas volume yang telah ditentukan

"Kami tidak melarang sound horeg ya! Tapi ada aturan desibel (dB)-nya, tidak boleh lebih dari 80, sama seperti tahun sebelumnya," jelas Indah.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan pembatasan terutama menyasar kegiatan tari-tarian yang menampilkan unsur pornoaksi.

"Itu kami batasi merujuk pada surat dari provinsi, termasuk pembatasan penggunaan sound horeg," kata Riki.

Ia menegaskan aturan tersebut bukan untuk membatasi kreativitas masyarakat dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan, melainkan untuk menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

MUI Soroti Etika Berpakaian

Ketua MUI Lumajang Ahmad Hanif menambahkan, ketentuan mengenai pakaian juga berkaitan dengan norma agama dan etika yang berlaku di tengah masyarakat.

Ia menyinggung pentingnya peserta kegiatan memperhatikan kesopanan dalam berpenampilan, termasuk larangan bagi laki-laki mengenakan pakaian atau berpenampilan menyerupai perempuan.

"Janganlah seorang laki-laki berpenampilan seperti seorang perempuan. Insyaallah itu mungkin akan dibaca dalam surat edaran," ujar Ahmad Hanif.

Dugaan Dua Hakim PN Lumajang Terlibat Narkoba Jadi Perhatian, Ini Respons Ketua PN


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kabar mengenai dugaan keterlibatan dua hakim di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Lumajang, Jawa Timur, dalam penggunaan narkotika jenis sabu menjadi perhatian publik.

Ketua PN Lumajang, Pranaa Subhan, SH, MH, mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi tersebut. Menurutnya, persoalan itu telah dibahas secara internal bersama jajaran hakim.

Pranata menyebut, pihak pengadilan juga telah memberikan imbauan kepada para hakim agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika maupun pelanggaran hukum lainnya.

"Kami sudah mengimbau dan sudah dirapatkan juga. Kita sampaikan terkait hal tersebut, kita tunggu saja," kata Pranata saat dikonfirmasi di halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (17/8/2026).

Ia menegaskan, pihaknya masih melakukan pembahasan internal dan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai kabar tersebut.

Pranata mengatakan, sejauh ini belum ada laporan resmi yang diterimanya mengenai adanya hakim PN Lumajang yang terlibat penggunaan narkoba.

"Sampai saat ini belum ada (hakim terlibat). Pada intinya, informasi apa pun, saya sebagai pimpinan hanya bisa mengimbau saja," ujarnya.

Terkait kemungkinan dilakukan tes urine terhadap para hakim untuk memastikan kabar tersebut, Pranata mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan hasil pembahasan internal.

"Nanti kami lihat lebih lanjut bagaimana. Saya belum tahu, sampai saat ini belum ada laporan ke saya," pungkasnya.(mam) 



Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Forkopimcam Kedungjajang Ziarah dan Tabur Bunga


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Menjelang pelaksanaan upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Danpos Koramil 0821-05/Kedungjajang Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono, S.P. bersama Forkopimcam Kedungjajang melaksanakan kegiatan tabur bunga di area Makam Raden Mas Singo Wiguno, Dusun Krajan RT 002 RW 001, Desa Curahpetung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap para pendahulu yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

Dalam kegiatan tersebut, Danpos Koramil Kedungjajang Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono bersama Camat Kedungjajang Samsul Nurul Huda, S.E., Kapolsek Kedungjajang AKP Rudi Isyanto, S.H., serta unsur Forkopimcam melaksanakan prosesi tabur bunga di area makam. Suasana berlangsung khidmat sebagai wujud penghormatan kepada sosok yang menjadi bagian dari sejarah dan perjuangan di wilayah tersebut.

Peltu Cahyo Purnomo Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan tabur bunga memiliki makna penting dalam momentum peringatan kemerdekaan. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk tidak melupakan sejarah serta menghargai jasa para pendahulu.

“Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pendahulu. Momentum HUT Kemerdekaan hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dan meneruskan semangat perjuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kedungjajang Samsul Nurul Huda, S.E. menuturkan bahwa penghormatan terhadap para pendahulu merupakan bagian penting dalam setiap peringatan kemerdekaan. Menurutnya, generasi saat ini dapat mengambil nilai perjuangan berupa semangat pengabdian, persatuan dan kepedulian untuk membangun daerah.

Kegiatan tabur bunga tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme serta rasa cinta tanah air. Setelah kegiatan tersebut, rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia. (Pendim0821)

HUT ke-81 RI, Dandim 0821/Lumajang Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Senin (17/8/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa untuk mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran Dandim 0821/Lumajang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta membangun Kabupaten Lumajang secara bersama-sama.

Detik-detik Proklamasi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga harus terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagi TNI, semangat kemerdekaan menjadi dorongan untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga kedaulatan negara, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendukung pembangunan nasional hingga ke pelosok desa.

Letkol Arh Anton Subhandi menyampaikan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI harus menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan dan gotong royong.

“ Kemerdekaan adalah amanah yang harus kita jaga dan isi dengan pengabdian. Mari kita terus memperkuat persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta bersama-sama membangun Lumajang dan Indonesia agar semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.”

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh komponen bangsa diharapkan mampu menjadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kontribusi, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.(Pendim0821)

Semarak HUT ke-81 RI, Polres Lumajang Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih di Alun-Alun


Lumajang, (Onenewsjatim)
— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diwujudkan Polres Lumajang dengan turun langsung menyapa masyarakat di jalan.

Puluhan personel Polres Lumajang membagikan ratusan bendera Merah Putih kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di kawasan Alun-Alun Lumajang, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB, sesaat setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Lumajang.

Bendera berukuran kecil itu dibagikan kepada pengendara untuk dipasang pada kendaraan, baik di bagian spion sepeda motor maupun kaca mobil.

Sejumlah pengendara terlihat antusias menerima bendera yang diberikan personel kepolisian. Bahkan, beberapa di antaranya langsung memasang bendera Merah Putih pada kendaraannya.

Ajak masyarakat tumbuhkan nasionalisme

Kapolres Lumajang AKBP Riky Yariandi melalui Kasubsi Pidum Sihumas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, pembagian bendera tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan kemerdekaan.

“Pembagian bendera Merah Putih ini sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan tumbuhkan,” kata Suprapto.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak sekadar membagikan bendera. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga.

“Selain menyemarakkan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi momentum bagi personel untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri dapat dirasakan secara dekat oleh masyarakat,” ujarnya.

Merah Putih simbol persatuan

Suprapto berharap semangat memperingati kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan pembagian bendera.

Masyarakat, kata dia, diharapkan terus mengibarkan Merah Putih di lingkungan tempat tinggal maupun memasangnya pada kendaraan selama momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Merah Putih bukan sekadar bendera, tetapi simbol persatuan dan perjuangan bangsa. Mari bersama-sama kita semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh semangat dan rasa cinta Tanah Air,” pungkasnya.

Pembagian bendera tersebut sekaligus menjadi bentuk pendekatan humanis Polres Lumajang kepada masyarakat.

Di tengah aktivitas lalu lintas di kawasan Alun-Alun Lumajang, personel kepolisian tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menyapa masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga semangat persatuan dan nasionalisme.

Bupati Lumajang: HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Persatuan dan Pemerintahan Bersih


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Lapangan Alun-Alun Lumajang menjadi pusat pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara pengibaran Sang Merah Putih tersebut berlangsung khidmat. Bupati Lumajang Indah Amperawati bertindak sebagai inspektur upacara dan diikuti jajaran TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Usai upacara, Bupati Indah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan. 

Menurutnya, momentum 17 Agustus bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi agenda kebangsaan yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat.

"Alhamdulillah pelaksanaan upacara pengibaran bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan dengan baik dan lancar," kata Indah.

Memasuki 81 tahun kemerdekaan Indonesia, Indah berharap Kabupaten Lumajang terus berada dalam kondisi yang kondusif, aman dan nyaman. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga persatuan serta mendukung jalannya pemerintahan

"Kita berharap Lumajang dalam kondisi yang progresif, aman dan nyaman. Di bawah kepemimpinan tokoh-tokoh kita, kita terus bergandengan tangan bersama masyarakat untuk menjalankan pemerintahan yang baik, bersih dan sehat," ujarnya.

Indah menegaskan, upaya mewujudkan kedaulatan bangsa membutuhkan peran seluruh elemen sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing.

Menurutnya, lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif harus menjalankan fungsi masing-masing secara profesional tanpa saling mengintervensi. Namun, seluruhnya tetap memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga kepentingan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Untuk mewujudkan kedaulatan tentu dengan masing-masing peranan. Eksekutif, legislatif dan yudikatif tidak saling mengintervensi, tetapi saling menjalankan fungsi dan kewenangannya masing-masing dengan satu prinsip, yaitu NKRI," tegasnya.

Ia berharap semangat kemerdekaan yang diperingati setiap 17 Agustus dapat terus diwujudkan melalui kerja bersama, pemerintahan yang baik, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Lumajang.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Lumajang pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kemajuan daerah.

Polda Jatim Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT


Surabaya, (Onenewsjatim)-
Polda Jawa Timur mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto sebelum pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Polda Jatim, Senin (17/8/2026).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini kami harapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur,” kata Jules.

Adapun bantuan yang dikirim meliputi sekitar 11,62 ton bahan pangan, 23.429 liter air minum dalam kemasan, serta 853 kodi berbagai kebutuhan pengungsi.

Menurut Jules, dukungan Polda Jatim tidak hanya berupa bantuan logistik. Jajaran kepolisian juga mengirimkan dukungan operasional serta personel untuk membantu penanganan kondisi psikologis masyarakat pascabencana.

Polda Jatim menerjunkan satu Tim Psikologi Biro SDM untuk memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis.

Selain itu, personel Satbrimob Polda Jatim dan Ditpolairud Polda Jatim turut dikirim untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak.

“Selain Tim Psikologi Biro SDM, kami juga mengirimkan personel Satbrimob Polda Jatim dan Ditpolairud Polda Jatim untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di lokasi terdampak,” ujar Jules.

Untuk menunjang distribusi dan operasional bantuan, Polda Jatim mengerahkan sekitar 14 kendaraan operasional dan kendaraan pengangkut.

Dua unit kendaraan dapur lapangan juga disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak. Sementara itu, dua unit kendaraan water treatment dikerahkan untuk mendukung penyediaan air bersih di lokasi bencana.

Jules mengatakan, pengiriman bantuan tersebut dilakukan secara bertahap. Polda Jatim akan terus mengevaluasi kebutuhan di lapangan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi masyarakat terdampak.

“Secara bertahap kami akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Ia menambahkan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas jajaran Polda Jawa Timur terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Polda Jatim juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengumpulan, penyiapan hingga pendistribusian bantuan kemanusiaan tersebut.

“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini dapat segera sampai, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan di Nusa Tenggara Timur,” pungkas Jules.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved