-->

04/03/2026

Jelang Idul Fitri, Dinkes Lumajang Temukan Jajanan Tanpa Izin Edar dan Kedaluwarsa


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu toko penjual makanan ringan di wilayah Sukodono, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/3/2026).

Sidak yang dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri ini menyasar produk makanan dan minuman kemasan yang beredar di pasaran. Petugas memeriksa satu per satu kemasan jajanan yang dipajang di etalase hingga rak penyimpanan toko.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah produk makanan kemasan yang tidak dilengkapi izin edar resmi dari BPOM maupun keterangan PIRT. Selain itu, ada pula produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.

Pelayan Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, Dewi Anggun, mengatakan, sedikitnya terdapat 10 merek jajanan yang dinyatakan tidak layak edar.

“Ada beberapa barang yang memang tidak ada izin edarnya. Terus ada izin edarnya, tapi masa kedaluwarsanya sudah tidak berlaku,” ujar Dewi Anggun saat ditemui di lokasi sidak.

Produk yang ditemukan tanpa izin edar di antaranya permen berhadiah mainan. Sementara produk lain seperti biskuit dan aneka snack memang mencantumkan izin edar, namun masa berlakunya telah habis.

Menurut Dewi, barang-barang yang masih memungkinkan untuk dikembalikan akan direturn kepada distributor atau produsen untuk diganti dengan produk baru. Sedangkan produk yang tidak dapat direturn akan dimusnahkan agar tidak beredar kembali di masyarakat.

“Untuk yang tidak dapat direturn kita musnahkan agar tidak dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pengawasan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen, terutama pada momen Ramadan dan menjelang Idulfitri, di mana peredaran makanan dan minuman meningkat signifikan.

“Ini merupakan agenda rutin kami setiap tahun. Dalam setahun dua kali kami lakukan pengawasan. Di titik pertama ini kami menemukan sejumlah makanan yang tidak layak edar atau tidak ada izin edar dan juga kedaluwarsa,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Lumajang mengimbau para pelaku usaha agar lebih teliti dalam memastikan setiap produk yang dijual telah memiliki izin edar resmi serta belum melewati tanggal kedaluwarsa.

“Kami menghimbau para pelaku usaha untuk memastikan setiap produk yang dijual telah memiliki izin edar dan belum melewati tanggal kedaluwarsa, guna melindungi konsumen dari potensi risiko kesehatan,” tambahnya.

Dewi juga menegaskan bahwa produk makanan dan minuman yang telah memiliki izin edar dari BPOM atau PIRT pada prinsipnya telah melalui proses pengawasan dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

“Kalau memang tidak ada izin edarnya, berarti kita edukasi agar mengurus izin. Kalau memang sudah ada izin edarnya, berarti kan sudah terjamin keamanannya,” pungkas Dewi Anggun.

Safari Ramadan 1447 H, Forkopimcam Senduro Dzurling di Masjid Baitul Taqwa Burno



Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam rangka mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadan 1447 H Tahun 2026, jajaran Forkopimcam Senduro melaksanakan Safari Ramadan melalui kegiatan Dzuhur Keliling (Dzurling) yang digelar di Masjid Baitul Taqwa, Dusun Krajan II, Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (4/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi momentum kebersamaan antara unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta generasi muda dalam mempererat tali silaturahmi di bulan suci yang penuh berkah.

Safari Ramadan tersebut dihadiri langsung oleh Jajaran Forkopimcam Senduro, Kepala KUA Senduro, Ketua MUI Kecamatan Senduro, perwakilan MWCNU Kecamatan Senduro, Kepala Desa Burno beserta perangkat, serta siswa-siswi SDN Burno 01 yang turut mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah yang diikuti seluruh jamaah dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan.

Suasana religius terasa begitu kuat, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan antar unsur Forkopimcam dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Senduro Sarjito Wibowo S, Stp. menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan dan Dzuhur Keliling merupakan sarana efektif untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, komunikasi dan koordinasi dapat terjalin lebih baik dalam rangka mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.

Saat dikonfirmasi, Babinsa Burno Koramil 0821-03/Senduro Sertu Jumali, yang mewakili Danramil Senduro, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Safari Ramadan dan kegiatan Dzuhur Keliling sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa momen Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperdalam keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Melalui kegiatan itu, dirinya akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pembinaan teritorial (Binter), tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Kami dari Koramil Senduro siap mendukung setiap kegiatan positif yang membawa manfaat bagi warga,” pungkasnya.

Dengan adanya Safari Ramadan dan Dzuhur Keliling ini, diharapkan sinergi antara unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat semakin solid dalam membangun kehidupan sosial yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan di wilayah Kecamatan Senduro.

Melalui momentum Ramadan 1447 H, Forkopimcam Senduro berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terciptanya wilayah di bulan Ramadan yang aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (Pendim0821)

Koramil 0821/04 Gucialit Tebar Keberkahan Ramadan, Ratusan Takjil Dibagikan ke Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan jajaran Koramil 0821/04 Gucialit dengan membagikan ratusan paket takjil gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di depan Makoramil, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung Danramil 0821-04/Gucialit, Kapten Czi Heri Cahyono, bersama anggota serta Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 05. 

Sejak sore hari, personel TNI tampak membagikan paket makanan dan minuman berbuka puasa kepada warga yang masih dalam perjalanan menjelang azan Magrib.

Danramil 0821-04/Gucialit Kapten Czi Heri Cahyono mengatakan, aksi berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan semangat kebersamaan dan saling berbagi.

“Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur kami di bulan Ramadan. Kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama bagi saudara-saudara kita yang belum sempat berbuka puasa di rumah karena masih dalam perjalanan. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan membawa keberkahan,” ujar Heri saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Ia menegaskan, peran aparat teritorial tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, kedekatan emosional antara TNI dan rakyat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat. Hubungan yang harmonis akan mendukung terciptanya wilayah yang aman dan damai, khususnya selama Ramadan hingga Idulfitri nanti,” tambahnya.

Sejumlah warga yang menerima takjil mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka menilai aksi berbagi itu tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata aparat kewilayahan terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.

Dengan semangat pengabdian, Koramil 0821/04 Gucialit berkomitmen terus menebar manfaat bagi masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan tidak hanya dirasakan dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehari-hari.


Polres Mojokerto Tangkap 3 Debt Collector Perampas Pajero, Satu Pelaku Masih Buron


Mojokerto, (Onenewsjatim) –
Polres Mojokerto berhasil mengamankan tiga orang debt collector atau yang kerap disebut “mata elang” (matel) atas dugaan perampasan satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport disertai ancaman terhadap korban di wilayah Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial JA (32) warga Sidoarjo, RW (51) warga Kenjeran, Surabaya, dan MM (43) warga Wonocolo, Surabaya. 

Mereka ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Perumahan Magersari Permai, Perumahan Istana Residence Tulangan, serta Desa Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan, mengatakan penangkapan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan korban terkait aksi perampasan kendaraan bermotor.

“Setelah kami lakukan penyelidikan dan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi serta analisa rekaman CCTV, kami mengidentifikasi empat orang pelaku. Tiga orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan satu lainnya masih dalam pengejaran (DPO),” ujar AKP Aldhino, Senin (2/3/2026).


Menurut dia, ketiga tersangka diamankan pada 26 Januari 2026 di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. Sementara satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam komplotan tersebut masih diburu petugas.

Peristiwa perampasan itu terjadi pada Senin, 15 September 2025, di Dusun Mengelo Selatan, Desa Mengelo, Kecamatan Sooko. Saat itu, korban diberhentikan oleh para pelaku yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan pembiayaan (finance).

Para pelaku kemudian memaksa korban keluar dari kursi kemudi, mengambil alih kendaraan, serta mengancam korban sebelum membawa kabur mobil Mitsubishi Pajero Sport tersebut ini

“Mobil itu kemudian dijual seharga Rp80 juta dan hasilnya dibagi rata oleh para pelaku,” kata Aldhino.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 482 ayat (1) dan Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara.

AKP Aldhino mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai debt collector tanpa dilengkapi surat tugas resmi serta putusan pengadilan.

“Kami mengingatkan masyarakat, apabila ada pihak yang melakukan penarikan kendaraan secara paksa di jalan, segera tolak dan laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan 110,” tegasnya. (Red)

Ditreskrimum Polda Jawa Timur Amankan 1 Kg Bubuk Mesiu dari Transaksi Online


Surabaya  (Onenewsjatim)
- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkap kasus penjualan bahan peledak berupa bubuk petasan atau mesiu di Jalan Raya Menanggal, Gayungan, Surabaya. 

Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, penjualan bahan peledak masuk kategori tindak pidana karena itu peredarannya diatur ketat oleh undang-undang.

"Perlu kami tegaskan, bahan ini bukan sekadar petasan biasa. Apabila digunakan dalam jumlah besar, dapat menimbulkan ledakan berbahaya yang berpotensi menyebabkan korban jiwa dan kerusakan serius," tegas Kombes Abast.

Ia juga menegaskan, kepolisian tidak akan mentolerir peredaran bahan peledak ilegal karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Apalagi disaat Bulan Ramadhan, dimana umat Muslim tengah khusuknya menjalankan Ibadah Puasa.

“Peredaran bahan peledak tanpa izin sangat berbahaya. Kami pastikan setiap informasi dari masyarakat akan segera kami tindaklanjuti secara serius,” tegas Kombes Abast saat konferensi Pers, Selasa (3/3/2026).

Masih kata Kabid Humas Polda Jatim, dari pengungkapan kasus tersebut Polisi mengamankan Dua pemuda asal Sidoarjo pada Kamis, 26 Februari 2026 dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Raya Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Ia menerangkan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi mencurigakan bubuk petasan.

“Berawal dari laporan masyarakat terkait transaksi bubuk petasan, lalu tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang tersangka,” ujar Kombes Abast.

Dua tersangka yang diamankan yakni MAJ (28) dan BAW (18), keduanya warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. 

MAJ diketahui membeli bahan kimia melalui marketplace dan toko pupuk, kemudian meraciknya sendiri menjadi bubuk mesiu di rumah. 

Dari hasil pemeriksaan, MAJ  juga menawarkan barang tersebut melalui grup WhatsApp bernama “HURU HARA”.

Sementara itu, BAW berperan memasarkan dan menjual bubuk petasan melalui Facebook menggunakan akun atas nama “BAHAR AGUNG” dengan tujuan memperoleh keuntungan.

Dari tangan keduanya, Polisi menyita barang bukti berupa satu kilogram bubuk petasan, dua unit handphone, satu unit sepeda motor berikut STNK dan uang tunai Rp 210 ribu.

Masih kata Kombes Pol Abast, motif para tersangka murni faktor ekonomi untuk mendapatkan keuntungan. 

"Modus yang dilakukan yakni menawarkan dan menjual bubuk petasan atau mesiu melalui aplikasi Facebook,” ujar Kombes Abast.

Atas perbuatannya, para tersangka kami jerat Pasal 306 KUHP, yakni setiap orang yang tanpa hak membuat, memiliki, menyimpan, menguasai, atau memperdagangkan bahan peledak.

"Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 15 tahun,” kata Kombes Abast. 

Kabid Humas Polda Jatim mengimbau kepada masyarakat di seluruh Jawa Timur untuk tidak meracik, menyimpan atau menjual bahan peledak apalagi tanpa izin.

Karena sekecil apa pun bahan peledak, jika salah digunakan, dapat berakibat fatal. 

"Segera laporkan apabila mengetahui adanya transaksi bahan peledak ilegal, dan bagi orang tua, kami imbau agar lebih mengawasi aktifitas anak - anaknya di media sosial, " tutup Kombes Abast. (*)

03/03/2026

Demi Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0821-02/Sukodono Sigap Tangani Irigasi Jebol


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepedulian terhadap kelangsungan pertanian warga kembali ditunjukkan Babinsa Selokgondang Koramil 0821-02/Sukodono, Serma Imam Khudori, yang bersama masyarakat melaksanakan kegiatan penutupan tangkis irigasi yang jebol di Dusun Krajan Kidul RT 029 RW 009 Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya kerusakan saluran irigasi yang berpotensi mengganggu distribusi air ke lahan persawahan milik warga. Dengan semangat gotong royong, Babinsa dan masyarakat bahu-membahu menutup bagian tangkis yang jebol menggunakan material seadanya agar aliran air kembali stabil.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Selokgondang, H. Masturi, serta Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur 3, H. Purnomo, yang secara langsung memantau proses perbaikan darurat tersebut.

Dalam penyampaian di sela kegiatannya Serma Imam Khudori mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kelancaran irigasi.

“Kami hadir untuk membantu dan memastikan saluran irigasi kembali berfungsi sehingga kebutuhan air untuk sawah warga tetap tercukupi. Ini bagian dari komitmen kami mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa H. Masturi mengapresiasi respon cepat Babinsa yang selalu sigap membantu masyarakat dalam setiap permasalahan di desa. Ia berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga demi kemajuan dan kesejahteraan warga.

Ketua Kelompok Tani Rukun Makmur 3, H. Purnomo, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, jika tangkis irigasi tidak segera ditangani, pasokan air ke sawah bisa terganggu dan berdampak pada pertumbuhan tanaman padi.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan aliran irigasi kembali normal dan para petani dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan tenang. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di wilayah. (Pendim0821)

Perkuat Kemanunggalan, Babinsa Koramil 0821-01/Lumajang Gotong Royong Bersama Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan banjir, Babinsa Tempokersan Koramil 0821-01/Lumajang, Koptu Andi Eko B. C., bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan bantaran parit sepanjang kurang lebih 500 meter di RT 004 RW 014 Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan air dan banjir saat musim penghujan, sekaligus untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar. Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, dan sekop, Babinsa dan warga tampak kompak membersihkan sampah serta rumput liar yang menutupi aliran parit.

Dalam keterangannya, Koptu Andi Eko B. C. mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan parit yang bersih, aliran air menjadi lancar sehingga dapat mencegah banjir,” ujarnya.

Ketua RW 014, Nur Hidayatayah, dalam kesempatan tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi parit agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik. Ia mengimbau seluruh warga RT 004 RW 014 untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air serta rutin melaksanakan kerja bakti secara berkala.

“Parit ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai setelah dibersihkan hari ini, kembali kotor karena kurangnya kesadaran. Kami berharap warga tetap peduli, tidak membuang sampah ke parit, dan siap bergotong royong apabila diperlukan pembersihan kembali,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa parit yang bersih bukan hanya mencegah banjir, tetapi juga menjaga kesehatan lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar. Dengan adanya dukungan dari Babinsa, ia optimistis semangat kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan akan terus terpelihara.

Kerja bakti tersebut tidak hanya memperlancar aliran air, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Kelurahan Tompokersan. (Pendim0821)

Sat Samapta Polres Lumajang Bagikan 250 Takjil Gratis, Warga Terbantu Jelang Berbuka


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepedulian terhadap masyarakat di bulan suci Ramadan ditunjukkan Satuan Samapta Polres Lumajang dengan membagikan 250 paket takjil gratis kepada para pengguna jalan di kawasan Jalan Alun-Alun Utara, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/3/2026).

Kegiatan bertajuk “Samapta Berbagi Takjil” ini menjadi bagian dari inovasi sosial yang digagas jajaran Sat Samapta sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.

Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Sajito S.H., M.H., mengatakan pembagian takjil menyasar pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang masih berada di perjalanan saat waktu magrib tiba.

“Di bulan suci Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan Samapta Berbagi Takjil, kami berharap dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Sajito 

Menurut dia, program tersebut bukan sekadar aksi sosial rutin, melainkan bentuk inovasi pelayanan yang lebih dekat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang tetap bisa membatalkan puasa dengan layak,” katanya.

Sajito menambahkan, kegiatan berbagi takjil juga menjadi sarana menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan empati di kalangan anggota kepolisian, sekaligus menciptakan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan di wilayah Lumajang.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan, Ahmad, mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut. Ia mengatakan belum sempat membeli makanan untuk berbuka karena masih dalam perjalanan.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Tadi masih di jalan dan belum sempat beli makanan untuk berbuka. Terima kasih kepada Polres Lumajang yang sudah berbagi,” ujarnya.


Akses Pronojiwo–Tempursari Longsor, BPBD Lumajang Berlakukan Sistem Buka Tutup


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Akses jalan penghubung Pronojiwo–Tempursari di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terdampak longsor setelah diguyur hujan deras pada Minggu (1/3/2026) sore. 

Longsor tersebut mengikis sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas warga.

Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, tepatnya di Desa Pundungsari, perbatasan Desa Kaliwuling, Kecamatan Tempursari. Akibatnya, badan jalan ambles dan kini hanya dapat dilalui secara terbatas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, mengatakan bahwa tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sejak Sabtu (29/2/2026).

“Mulai Sabtu pekan lalu sudah ada retakan. Sebagai langkah antisipasi awal, perangkat desa bersama warga telah memasang pembatas di lokasi,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).

Namun, hujan deras yang kembali mengguyur wilayah tersebut pada Minggu sore memperparah kondisi tanah hingga akhirnya longsor tidak dapat dihindari. 

Berdasarkan hasil asesmen sementara, longsor memiliki kedalaman sekitar 8 meter, dengan panjang 6 meter dan lebar sekitar 2 meter.

Hingga Selasa (3/3/2026), jalur Pronojiwo–Tempursari masih diberlakukan sistem buka tutup secara bergantian. Kendaraan roda empat masih dapat melintas, namun harus bergantian dan dengan kewaspadaan tinggi.

“Roda empat masih bisa dilalui secara bergantian. Namun jika longsor meluas, tidak menutup kemungkinan akses jalan Pronojiwo–Tempursari bisa terputus total,” tegas Yudi.

Dampak longsor ini sangat dirasakan warga, khususnya para petani di Kecamatan Tempursari. Kondisi jalan yang menyempit dan rawan membuat distribusi hasil pertanian ke luar wilayah kecamatan menjadi terhambat.

“Dampaknya sangat terasa bagi warga yang hendak mengangkut hasil pertanian keluar kecamatan,” tambahnya.

Selain menghambat mobilitas warga, BPBD juga mengingatkan adanya potensi longsor susulan apabila curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. 

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari melintas di lokasi rawan saat hujan deras.

Sebagai langkah penanganan darurat sementara, BPBD Kabupaten Lumajang telah melakukan pemasangan sekitar 500 karung pasir di area longsoran yang kemudian ditutup terpal untuk mencegah pergerakan tanah lebih lanjut.

“Penanganan darurat sementara dilakukan dengan pemasangan 500 sak, dan di atasnya diberi terpal,” pungkas Yudi.(Imam)

02/03/2026

Kasdim 0821/Lumajang Hadiri Pembukaan Pasar Ramadan, UMKM Jadi Motor Ekonomi Ramadan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, menghadiri kegiatan Pembukaan Pasar Ramadan 1447 H / 2026 M yang diselenggarakan oleh Forkopimda Kabupaten Lumajang, bertempat di kawasan Timur Alun-Alun Lumajang, Senin (3/3/2026).

Kegiatan pembukaan Pasar Ramadan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selama bulan suci Ramadan. Sejumlah stand kuliner, produk makanan dan minuman khas berbuka puasa, serta berbagai kebutuhan Ramadan turut meramaikan area pasar.

Kehadiran unsur Forkopimda, termasuk Kasdim 0821/Lumajang, menunjukkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung stabilitas ekonomi serta menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadan.

Mayor Inf Tanuri menyampaikan bahwa Pasar Ramadan tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan masyarakat.

“Momentum Ramadan harus kita manfaatkan untuk menguatkan ekonomi rakyat. Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan berbuka puasa dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 0821/Lumajang siap mendukung setiap kegiatan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan.

Pasar Ramadan 1447 H diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi musiman yang positif, meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

Kodim 0821/Lumajang Gelar Apel Siaga, Dandim Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Global


Lumajang, (Onenewsjatim)
–Kodim 0821/Lumajang menggelar Apel Siaga Perkembangan Situasi di halaman Makodim 0821, Kabupaten , Senin (3/3/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi dinamika situasi global dan nasional yang terus berkembang.

Apel siaga diikuti oleh tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK), terdiri dari SSK 1 sebanyak 102 personel, SSK 2 sebanyak 102 personel, serta 82 personel sebagai pasukan cadangan.

Apel dipimpin langsung oleh Dandim 0821/Lumajang, , S.A.P., M.I.P. Dalam arahannya, Dandim menekankan pentingnya pemahaman prajurit terhadap perkembangan situasi internasional, khususnya meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Saat ini dinamika global terus berkembang, termasuk ketegangan antara dengan dan . Seluruh prajurit harus mengetahui dan memahami perkembangan ini sebagai bagian dari kesiapsiagaan satuan,” ujar Anton dalam amanatnya.

Ia menegaskan, sebagai bagian dari , setiap prajurit dituntut untuk selalu siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Kesiapan personel, perlengkapan, serta mental dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan .

“Kita harus selalu dalam kondisi siap. Ketika negara membutuhkan, kita tidak boleh ragu dan harus mampu melaksanakan tugas secara profesional,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga mengingatkan prajurit untuk tetap menjaga disiplin dan semangat pengabdian, khususnya di bulan suci Ramadhan. Ia meminta seluruh anggota tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan tugas pokok.

“Manfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan kualitas diri dan ibadah. Namun, profesionalisme dan semangat tugas tetap harus dijaga,” tambahnya.

Apel siaga ini menjadi bentuk komitmen Kodim 0821/Lumajang dalam memastikan seluruh personel berada dalam kondisi siap operasional, sekaligus sebagai langkah antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan situasi ke depan.


Tekan Kenaikan Harga, Pasar Murah Ramadan Lumajang Disambut Antusias Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menggelar Pasar Murah Ramadan untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. 

Kegiatan ini berlangsung mulai 2 hingga 7 Maret 2026 dan dipusatkan di Alun-Alun Lumajang.

Program yang digelar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan tersebut disambut antusias warga. 

Sejak hari pertama, pasar murah ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Tak hanya pembeli yang merasakan manfaat, para pedagang pun mengaku diuntungkan. Salah satunya Iswantoro, pedagang sayuran yang menjual berbagai komoditas segar langsung dari petani di lereng Gunung Semeru.

“Sayurannya dari wilayah Tengger, langsung dari petani,” kata Iswantoro saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2026).

Ia menyebut, harga sayur yang ditawarkan bisa lebih rendah dibanding pasar umum karena tidak melalui perantara. Selisih harga mencapai Rp2.000 hingga Rp4.000 per jenis sayuran.

Menurut Iswantoro, tingginya minat warga tidak lepas dari kenaikan harga bahan pokok yang biasa terjadi menjelang dan selama Ramadan. Karena itu, ia tak ragu menurunkan harga demi menarik pembeli.

“Ini hari pertama saja sudah ramai. Tidak masalah banting harga, yang penting dagangan cepat habis,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pasar murah merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini memang kami gelar untuk membantu ibu-ibu rumah tangga agar bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan selama Ramadan,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Indah itu.

Ia mengakui, sejumlah komoditas seperti beras, telur, daging ayam, dan cabai mengalami kenaikan harga di awal Ramadan. Oleh sebab itu, pasar murah menjadi salah satu langkah untuk menekan gejolak harga.

Berbagai kebutuhan pokok tersedia di pasar murah tersebut, mulai dari sayuran segar hingga sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan cabai. 

Harga yang ditawarkan pun relatif lebih rendah dibandingkan pasar umum.

Sebagai contoh, beras dijual seharga Rp55.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.500 per liter.

Bunda Indah menjelaskan, harga murah tersebut dapat dicapai berkat kerja sama dengan berbagai asosiasi dan produsen yang menjual produk dengan harga pokok.

“Untuk gula langsung dari pabrik gula, beras dari penggilingan. Jadi dijual sesuai harga dasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan ketersediaan bahan pokok di Lumajang hingga menjelang Idul Fitri masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah akan terus menggencarkan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.

“Stok aman. Yang perlu kita jaga sekarang adalah kestabilan harga, salah satunya lewat pasar murah ini,” pungkasnya. (Imam)

Jemaah Umrah Asal Lumajang Tertahan di Arab Saudi, Imbas Konflik Iran–Amerika Serikat


Lumajang (Onenewsjatim)
– Ketegangan konflik bersenjata antara dan berdampak pada mobilitas penerbangan internasional. Situasi tersebut turut memengaruhi kepulangan jemaah umrah asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang hingga kini sebagian masih berada di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lumajang, Umar Hasan, membenarkan bahwa sejumlah jemaah asal Lumajang belum dapat kembali ke tanah air. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, para jemaah tersebut masih berada di hingga Senin (2/3/2026).

Meski demikian, Hasan mengaku belum memperoleh data pasti terkait jumlah jemaah yang masih tertahan. Hingga kini, laporan resmi dari penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) belum sepenuhnya diterima pihaknya.

“Kami mendapatkan informasi dari PPIU bahwa memang masih ada jemaah yang belum bisa pulang, namun sebagian lainnya sudah kembali ke Indonesia dalam kondisi aman,” ujar Hasan saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, saat ini terdapat 15 PPIU yang memiliki izin resmi beroperasi di wilayah . Dari jumlah tersebut, sembilan PPIU merupakan cabang dari biro pusat, sementara enam lainnya merupakan PPIU yang izinnya diterbitkan langsung dari Lumajang.

Menurut Hasan, hingga saat ini belum ada laporan rinci dari masing-masing PPIU terkait jumlah jemaah yang masih berada di Mekkah maupun yang telah dipulangkan ke Indonesia.

Oleh karena itu, pihak Kemenhaj Lumajang mengimbau seluruh PPIU agar lebih tertib dan transparan dalam menyampaikan laporan keberangkatan serta kepulangan jemaah umrah yang mereka tangani.

“Setiap PPIU sebenarnya memiliki data lengkap jemaahnya. Kami berharap data tersebut segera dilaporkan, baik jumlah yang masih berada di Arab Saudi maupun yang sudah kembali ke tanah air,” tegas Hasan.

Kemenag Lumajang memastikan akan terus berkoordinasi dengan para PPIU guna memantau kondisi jemaah serta memastikan keamanan dan kepastian kepulangan mereka di tengah situasi geopolitik yang belum stabil

Pencurian Emas di Jatiroto Terungkap, Pelaku Ternyata Paman Korban


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Resor (Polres Lumajang) berhasil mengungkap kasus pencurian emas bernilai ratusan juta rupiah yang terjadi di rumah kosong di Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Fakta mengejutkan terungkap, pelaku pencurian tersebut merupakan paman kandung korban.

Kasus ini terjadi pada Jumat (28/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban berinisial Afinah (18), warga setempat, mendapati rumah yang selama ini kosong dalam kondisi berantakan saat ia datang untuk mengecek dan mengambil barang berupa koper.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, menjelaskan bahwa korban menemukan kamar dalam kondisi porak-poranda. Bahkan, bagian bawah ranjang tempat penyimpanan emas diketahui telah dibongkar dengan cara mencongkel lantai.

“Emas tersebut merupakan milik ibu korban yang bekerja sebagai TKI di Malaysia. Karena rumah dalam kondisi kosong, perhiasan itu dititipkan kepada anaknya dan disimpan di bawah ranjang,” jelas AKP Pras Adinata.

Adapun perhiasan yang hilang meliputi leontin, cincin, gelang, kalung, koin, hingga emas batangan dengan total berat sekitar 173,794 gram. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp503.947.423.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban langsung menghubungi bibinya dan memberitahu ibunya yang berada di Malaysia, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Jatiroto. 

Tim gabungan Polres Lumajang dan Polsek Jatiroto selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi mengarah pada satu orang, yakni paman korban yang merupakan adik kandung dari ibu korban,” ungkapnya.

Tak butuh waktu lama, dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial AS di wilayah Gresik. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, AS mengakui perbuatannya.

“Pelaku mengakui bahwa dirinya yang mengambil seluruh perhiasan emas milik ibu korban,” tegas AKP Pras Adinata.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terkait motif pencurian tersebut. Terduga pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 juncto Pasal 481 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

01/03/2026

Gaji Ratusan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tertunda, Sekda: Kendala Teknis Perbankan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang belum menerima gaji pada awal Maret 2026. Keterlambatan pembayaran tersebut dialami PPPK paruh waktu yang tersebar di 19 organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, , membenarkan adanya keterlambatan tersebut. Namun ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak berkaitan dengan kesiapan anggaran daerah, melainkan akibat kendala teknis di sektor perbankan.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, keterlambatan ini disebabkan gangguan teknis pada sistem perbankan. Proses pembayaran melibatkan dua bank,” kata Agus saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, sekitar 70 persen atau kurang lebih 3.000 PPPK paruh waktu menerima gaji melalui , sementara sekitar 30 persen lainnya atau sekitar 1.200 pegawai menggunakan rekening .

Dalam mekanisme penyalurannya, Bank Jatim melakukan transfer dana secara kolektif ke BPR Bank Lumajang. Selanjutnya, dana tersebut diteruskan ke rekening masing-masing PPPK paruh waktu.

“Hambatan terjadi pada proses transfer antarbank, mulai dari Bank Jatim ke BPR Bank Lumajang, kemudian ke rekening penerima,” ujarnya.

Agus memastikan Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkoordinasi dengan pihak perbankan agar persoalan tersebut segera teratasi dan hak para PPPK paruh waktu dapat segera diterima.

“Kami tegaskan, tidak ada kendala di internal pemerintah daerah. Ini murni masalah teknis perbankan dan saat ini sedang dalam proses penanganan,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, BPR Bank Lumajang sebenarnya telah memproses transfer gaji PPPK paruh waktu pada 27 Februari 2026 melalui layanan internet banking. Seluruh transaksi tercatat berhasil dan disertai bukti transfer.

Namun hingga kini, dana tersebut belum masuk ke rekening penerima. Salah satu dugaan sementara menyebutkan keterlambatan terjadi akibat adanya pemeliharaan sistem BI-Fast yang dikelola oleh .

Pada 28 Februari 2026, pihak BPR Bank Lumajang juga telah menggelar pertemuan daring dengan guna menelusuri permasalahan tersebut. Dari hasil pengecekan mutasi rekening Bank Muamalat, seluruh transaksi dinyatakan berhasil.

Namun karena bertepatan dengan hari libur, bank umum belum dapat melakukan pengecekan lanjutan ke sistem Bank Indonesia. Proses verifikasi baru dapat dilanjutkan pada hari kerja berikutnya untuk memastikan penyebab tertahannya dana tersebut. (Imam)


Isi Waktu Ngabuburit, Sinergi TNI-Polri Lumajang Berikan Pembinaan Rohani Anak Jelang Berbuka


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Sinergitas antara aparat TNI dan Polri tidak hanya terjalin dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam membentuk karakter mental dan spiritual generasi muda. 

Pemandangan menyejukkan ini terlihat nyata di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, saat personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas kompak memberikan pembinaan rohani kepada anak-anak sembari menunggu waktu berbuka puasa, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut digelar di Masjid Asy-asyafi'iyah, Dusun Krajan, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko.

Babinsa Grati dari jajaran Koramil 0821-19/Sumbersuko, Serda Ardiyoso, turun langsung bersama Bhabinkamtibmas Grati, Bripda Ilham Tegar Surya W.S., S.H. 

Anak-anak warga setempat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, hingga pemaparan pesan-pesan moral dan wawasan kebangsaan.

Serda Ardiyoso menekankan bahwa menanamkan nilai-nilai keimanan dan kedisiplinan sejak usia dini adalah sebuah keharusan. Terlebih, bulan suci Ramadan merupakan momentum emas untuk meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak anak-anak.

"Melalui kegiatan pembinaan rohani seperti ini, kami berharap anak-anak semakin memahami pentingnya akhlak mulia, hormat kepada orang tua dan guru, serta memiliki semangat belajar yang tinggi demi masa depan mereka," ujar Serda Ardiyoso.

Dalam kesempatan itu, ia juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua agar terus membimbing dan mengawasi pergaulan anak di luar rumah guna menghindari pengaruh negatif lingkungan.

Senada dengan hal tersebut, Bhabinkamtibmas Grati, Bripda Ilham Tegar Surya, menjelaskan bahwa kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat mengusung pendekatan yang persuasif dan humanis. Menurutnya, hal ini adalah kunci dalam menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

"Kami ingin anak-anak merasa dekat dengan aparat, sehingga terbangun rasa aman dan kepercayaan. Dengan pembinaan rohani ini, kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik serta menjauhi perbuatan yang melanggar hukum," ungkap Bripda Ilham.

Rangkaian kegiatan pembinaan rohani ini kemudian ditutup dengan doa bersama. Setelah itu, aparat dan warga berbaur mempersiapkan hidangan untuk berbuka puasa bersama.

Kolaborasi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Grati ini menjadi wujud nyata komitmen institusi TNI-Polri yang tidak hanya bertugas sebagai penjaga keamanan, namun juga hadir sebagai pengayom dan pendidik bagi karakter generasi penerus bangsa.



TNI dan Pelajar SMKN Tempursari Turun ke Jalan Bagikan Takjil Ramadan


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H ditunjukkan oleh personel Koramil 0821-18/Tempursari bersama siswa-siswi SMKN Tempursari dengan menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Makoramil 0821-18/Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (30/2/2026).

Kegiatan sosial melibatkan langsung Koramil Tempursari, bersama para pelajar yang dengan penuh antusias membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam keterangannya, Peltu Dwi Hasim As’ari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI bersama generasi muda dalam menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah.

“Momentum Ramadan ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para siswa. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMKN Tempursari, Joko Sudharmono, S.Pd., mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak sekolah dan Koramil Tempursari. Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi yang terbangun bersama Koramil. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar tentang kepedulian, kerja sama, dan pentingnya berbagi kepada sesama,” ungkapnya. (Pendim0821)

Balap Lari Jelang Sahur, Cara Positif Pemuda Lumajang Hindari Balap Liar dan Perang Sarung


Lumajang (Onenewsjatim)
– Cara unik dilakukan sekelompok pemuda di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk mengisi waktu menjelang sahur selama Ramadan. Alih-alih terlibat balap liar atau perang sahur yang berisiko tinggi, mereka memilih menggelar balap lari di jalanan yang sepi.

Aksi tersebut berlangsung di Jalan Abu Bakar, Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, pada Minggu (1/3/2026) dini hari. 

Sejumlah remaja dan pemuda tampak beradu kecepatan di lintasan sekitar 100 meter, bahkan tanpa menggunakan alas kaki. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali aba-aba “go” dikumandangkan.

Salah satu penggagas kegiatan, , mengatakan balap lari itu muncul secara spontan melihat banyak anak muda yang masih berkeliaran menjelang sahur.

“Sekarang banyak anak muda yang cenderung main games atau perang sarung saat puasa. Dari situ muncul ide membuat kegiatan yang lebih positif dan tetap aktif secara fisik,” ujarnya.

Menurut Arif, balap lari menjadi alternatif yang bermanfaat karena mengandung unsur olahraga dan kebersamaan. Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak bermuatan taruhan atau hadiah apa pun.

“Ini bukan ajang judi atau lomba berhadiah. Murni untuk silaturahmi, seru-seruan, sekaligus olahraga. Lari juga menyehatkan tubuh dibandingkan begadang hanya main gim,” katanya.

Meski demikian, kegiatan tersebut sempat mendapat perhatian aparat kepolisian yang melakukan patroli rutin. Petugas kemudian memberikan imbauan agar kegiatan serupa ke depan dilakukan dengan prosedur yang benar dan berizin.

Kasubsi PIDM Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto, membenarkan adanya tren baru balap lari yang dilakukan malam hingga menjelang sahur selama Ramadan.

“Kami sudah melaksanakan patroli, pendekatan, dan memberikan imbauan kepada para pemuda yang melakukan balap lari. Pada prinsipnya, kami tidak melarang kegiatan olahraga,” kata Suprapto.

Namun, ia menekankan pentingnya aspek keselamatan dan ketertiban umum. Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukan di jalan raya yang masih dilalui kendaraan.

“Kalau dilakukan tanpa izin, itu berbahaya bagi pelari sendiri dan juga mengganggu pengguna jalan lain. Jalan raya bukan arena khusus olahraga,” ujarnya.

Suprapto menegaskan, pihak kepolisian justru siap mendukung jika kegiatan balap lari tersebut diajukan secara resmi.

“Kami wadahi dan support kalau memang itu kegiatan olahraga. Silakan ajukan izin secara resmi agar bisa dilaksanakan secara prosedural, aman, dan tidak membahayakan,” pungkasnya. (Imam).


Begal di Jembatan Duko Lumajang Ditangkap di Jakarta, Korban Sempat Disabet Sajam

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata 

Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kasus pencurian dengan kekerasan atau begal yang terjadi di Jembatan Duko, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, akhirnya berhasil diungkap polisi. 

Tersangka utama berinisial AG ditangkap di wilayah Cakung, Jakarta Timur, hasil kerja sama Jatanras Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang.

Peristiwa begal tersebut terjadi pada Kamis (5/2/2026) dini hari. Korban bernama Dafa (20), warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami luka robek di leher sebelah kiri serta pelipis akibat sabetan senjata tajam pelaku.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Pras Adinata menjelaskan, kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Jember menuju Malang. Saat melintas di Jembatan Duko, korban dipepet satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang pelaku.

“Korban sempat disuruh berhenti, namun tetap mempertahankan kendaraannya karena merasa terancam. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan menyabet korban hingga terjatuh,” kata AKP Pras Adinata, Minggu (1/3/2026).

Setelah korban terjatuh, sepeda motor korban dibawa kabur oleh pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada leher dan pelipis, lalu mendapatkan perawatan medis. 

Saat ini kondisi korban telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit untuk menjalani pemulihan di rumah.

AKP Pras Adinata menambahkan, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui serangkaian penyelidikan intensif. Polisi bekerja sama dengan Jatanras Polda Jatim setelah mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku sempat berpindah-pindah lokasi.

“Dari hasil penyelidikan, tersangka AG teridentifikasi sempat berada di wilayah Probolinggo, hingga akhirnya berhasil kami tangkap di Cakung, Jakarta Timur, bersama Jatanras Polda Jatim,” jelasnya.

Selain tersangka utama, polisi juga mengamankan seorang penadah berinisial SM di wilayah Probolinggo. SM diduga menyimpan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan pelaku.

“Saat ini masih ada satu pelaku lain yang berstatus buron. Identitasnya sudah kami kantongi dan dalam waktu dekat akan kami terbitkan DPO,” tegas AKP Pras.

Karena tersangka utama ditangkap di luar wilayah hukum Polres Lumajang, penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 479 KUHP ayat 2 huruf A, C, dan D dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara, serta Pasal 591 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.(Imam)

28/02/2026

Normalisasi Irigasi Tersier, Babinsa dan Petani Nogosari Perkuat Sinergi Pertanian


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan wilayah binaan, Babinsa Nogosari Koramil 0821-16/Rowokangkung, Sertu Agus Setiawan, melaksanakan kegiatan kerja bakti normalisasi saluran irigasi tersier bersama warga kelompok tani Harapan Makmur di Dusun Persil, Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperlancar aliran air menuju lahan pertanian warga. Saluran irigasi yang sebelumnya mengalami pendangkalan akibat endapan lumpur dan ditumbuhi rumput liar dibersihkan secara bergotong royong agar distribusi air kembali optimal, terutama menjelang masa tanam.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Agus Setiawan mengatakan bahwa pendampingan dan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk dukungan nyata TNI terhadap para petani di wilayah binaannya.

“Normalisasi saluran irigasi ini sangat penting untuk memastikan kebutuhan air bagi tanaman terpenuhi. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan hasil panen petani bisa meningkat,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam kerja bakti menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa, termasuk dalam bidang pertanian.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Harapan Makmur Supatemo menyampaikan bahwa kegiatan normalisasi saluran irigasi tersier yang dilakukan secara gotong royong tersebut sangat penting untuk menjamin kelancaran pengairan lahan pertanian warga.

Menurutnya, selama ini aliran air sempat terhambat akibat pendangkalan dan tumpukan sampah serta rumput liar di sepanjang saluran. Kondisi tersebut berdampak pada tidak meratanya distribusi air ke area persawahan, terutama bagi petani yang berada di hilir.

“Dengan dilakukan normalisasi ini, kami berharap aliran air bisa kembali lancar dan merata sampai ke lahan paling ujung. Pengairan yang baik sangat menentukan pertumbuhan tanaman dan hasil panen kami,” pungkasnya.

Dengan selesainya normalisasi saluran irigasi tersier tersebut, para petani berharap suplai air ke lahan persawahan di Dusun Persil Nogosari dapat berjalan lancar dan merata. Kegiatan kerja bakti juga menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terus terjaga di tengah masyarakat Desa Nogosari, demi mendukung tercapainya swasembada pangan dan kesejahteraan petani. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved