-->

20/04/2026

Dandim Lumajang Bacakan Amanat Panglima TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kewaspadaan Prajurit


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, memimpin upacara bendera 17-an di lapangan Makodim 0821/Lumajang, Senin (20/4/2026). 

Dalam upacara tersebut, ia membacakan amanat Panglima yang menekankan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, dan integritas prajurit dalam menghadapi dinamika global.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran perwira, bintara, tamtama, serta pegawai negeri sipil (PNS) TNI di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Dalam amanatnya, Panglima TNI turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit dan keluarga besar TNI. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Panglima TNI juga mengapresiasi dedikasi prajurit dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, termasuk konflik internasional yang berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi dunia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, termasuk dampak krisis energi global yang menuntut efisiensi anggaran serta pola kerja yang adaptif.

Disiplin dan Media Sosial Jadi Sorotan

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit untuk menjaga disiplin dan mematuhi hukum. Hal ini menyusul masih adanya pelanggaran oleh oknum yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi.

“Setiap prajurit harus bertindak hati-hati, teliti, serta taat terhadap aturan dan hukum di manapun berada,” tegasnya.

Penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Prajurit diminta bijak dalam menyikapi arus informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Perkuat Komitmen Pengabdian

Menutup amanat, Panglima TNI menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, prajurit dituntut menjadi garda terdepan dalam mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, usai upacara menegaskan bahwa amanat tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh personel di wilayahnya.

“Kami akan terus menekankan profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan kepada seluruh prajurit agar kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap terjaga,” ujarnya.

Upacara bendera 17-an ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Editor: Imam 

Sumber: Pendim 0821/Lumajang


Babinsa Supiturang Dampingi Layanan Kesehatan Lansia Bersama Polindes dan PMI


Lumajang (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Supiturang Koramil 0821-14/Pronojiwo. Sertu Sigit Andi Irawan melaksanakan kegiatan pendampingan pengobatan dan konsultasi kesehatan bagi lansia yang digelar oleh Polindes Supiturang bekerja sama dengan PMI Kota Malang, bertempat di Dusun Supiturang RT 003 RW 001 Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan khususnya bagi warga lanjut usia, yang membutuhkan perhatian dan pemantauan rutin untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil serta mencegah penyakit yang lebih serius.

Babinsa Supiturang Sertu Sigit Andi Irawan mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu program kesehatan masyarakat, terutama untuk lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami siap mendukung kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini, karena lansia perlu mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan secara berkala agar kualitas hidup mereka tetap terjaga,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan dasar, konsultasi keluhan kesehatan, serta edukasi pola hidup sehat. Petugas medis juga memberikan arahan terkait pengaturan pola makan, istirahat, dan aktivitas ringan yang sesuai dengan kondisi lansia.

Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara Polindes, PMI, Babinsa, dan pemerintah desa sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polindes Supiturang, PMI Kota Malang, dan Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan pelayanan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama para lansia,” ungkap dia.

Sementara itu, Bidan Polindes Supiturang, Ike Yuli, Amd.Keb., menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin bagi lansia sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit degeneratif yang kerap muncul seiring bertambahnya usia.

“Melalui kegiatan pemeriksaan dan konsultasi ini, kami berharap lansia bisa lebih memahami kondisi kesehatannya. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar keluarga turut berperan aktif dalam memperhatikan kesehatan lansia, mulai dari mendampingi saat pemeriksaan, memastikan konsumsi obat sesuai anjuran, hingga menjaga pola makan sehat di rumah.

Kegiatan pelayanan kesehatan lansia tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

Dengan adanya pendampingan Babinsa serta dukungan dari PMI dan Polindes, diharapkan program kesehatan lansia di Desa Supiturang dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera. (Pendim0821)

Polres Bondowoso Ungkap Penimbunan 1 Ton BBM Subsidi, Dua Tersangka Ditangkap


Bondowoso , (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso, Polda Jawa Timur, mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni MAM (54) dan M (63), yang merupakan warga Kabupaten Bondowoso.

Kedua tersangka diduga menimbun BBM bersubsidi untuk dijual kembali ke kios-kios dengan harga lebih tinggi. Dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan barang bukti berupa Pertalite sebanyak sekitar 1,015 ton.

Kasatreskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup dari hasil penyelidikan.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup dari hasil penyelidikan mendalam sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Wawan, Sabtu (18/4/2026).


Menurut dia, praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana serius karena berdampak luas, baik terhadap keuangan negara maupun masyarakat.

“Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat distribusi BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.


Wawan menegaskan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.

“Kami berkomitmen menjaga hak masyarakat serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan,” tegasnya.


Ia menambahkan, penyalahgunaan BBM subsidi juga berpotensi menimbulkan kelangkaan di tingkat masyarakat, memicu antrean panjang di SPBU, hingga meningkatkan biaya operasional sektor usaha kecil dan transportasi.

“Dampaknya bisa meluas hingga memengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kelompok yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi juncto Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022.

Mereka terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar. (Red)

DPO Curanmor di Kalimas Ditangkap, Sempat Kabur Usai Aksinya Viral


Tanjung Perak, (Onenewsjatim)
- Dua bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bjerhasil diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Tersangka AJ, 35, ditangkap usai mencuri motor di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. Ia sempat viral usai aksinya ini terekam CCTV di lokasi.

Tersangka yang diketahui warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, ini melarikan diri usai mencuri motor pada 28 Februari 2026 lalu. 

Ia akhirnya berhasil ditangkap usai pulang ke rumahnya. 

"Tersangka kami tangkap Kamis (16/4) saat pulang ke rumahnya," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Sabtu (18/4).

Kejadian tersebut bermula ketika korban usai pulang kerja main ke rumah temannya di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. 

Korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah temannya dengan keadaan dikunci setir.

Saat hendak pulang, korban terkejut ternyata sepeda motor yang tadinya terparkir tidak ditemukan. 

Korban kemudian memberitahu temannya dan sempat mencari namun tidak ditemukan. Hingga rekaman CCTV di lokasi diunggah ke medsos oleh korban.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mengetahui kejadian tersebut langsung menyelidiki. 

Polisi mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan mengetahui ciri-ciri pelaku. 

"Kami mencari ke rumahnya namun tersangka melarikan diri karena tahu sudah viral," tuturnya.

Hingga akhirnya tersangka AJ kembali pulang ke rumahnya pada 16 April lalu. Saat itu juga Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkapnya. "Pengakuannya kangen rumah sehingga .emilih pulang," jelasnya.

Hasil penyidikan, diketahui tersangka beraksi bersama temannya Sinyo yang saat ini sudah diamankan Polsek Dukuh Pakis karena perkara curanmor. 

Ternyata tersangka merupakan residivis kasus penipuan di Polsek Cerme dan pernah mencuri sepeda motor di ruko Jalan Demak, Surabaya. "Kami masih mengembangkan TKP lain," tuturnya. (Fat)

Kades Pakel Cabut Laporan, Sebut Kasus Pembacokan Hanya Salah Paham


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Sampurno, yang menjadi korban pembacokan oleh belasan orang, mendatangi pada Senin (20/4/2026).

Nampak Sampurno bertemu dengan Dani di Mapolres Lumajang untuk menjalani mediasi secara tertutup di ruang Kapolres. Pertemuan tersebut dihadiri oleh kedua belah pihak beserta keluarga dan kuasa hukum.

Suasana haru tampak usai mediasi berlangsung. Di halaman Mapolres Lumajang, Sampurno dan Dani terlihat berjalan berdampingan sambil merangkul, kemudian berjabat tangan sebagai tanda perdamaian.

Kedatangan Sampurno ke Mapolres Lumajang tersebut untuk mencabut laporan atas kasus penganiayaan yang dialaminya beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, insiden pembacokan terjadi pada Rabu (15/4/2026), yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan.

Dalam keterangannya kepada awak media di lokasi, Sampurno mengungkapkan bahwa peristiwa yang menimpanya berawal dari kesalahpahaman.

“Saya yang ngomong, jangan diplintir. Saya yang mempermalukan saudara Dani, ini hanya salah paham. Kalau sampai ada yang dihukum, saya masuk sendiri biar saya yang dihukum,” ujar Sampurno.

Kuasa hukum Sampurno, Toha, menyampaikan bahwa pihaknya bersama keluarga telah sepakat mencabut laporan dan memilih jalur damai.

“Kami bersama keluarga mencabut laporan dan memilih perdamaian. Ini murni atas kesadaran sendiri dari Kepala Desa Pakel, bentuk kelapangan hati dan keikhlasan,” kata Toha.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Untuk proses hukum, murni kami serahkan kepada Polres Lumajang. Tidak ada tekanan atau intervensi dari pihak manapun. Ini agar tidak ada dendam di kemudian hari,” imbuhnya.

Toha juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan keterlibatan Dani dalam peristiwa tersebut. 

Namun, karena sempat disebut dalam pernyataan awal, Dani berinisiatif untuk meminta maaf dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar menyatakan bahwa proses mediasi berjalan dengan baik. Namun, penanganan perkara tetap dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Mediasi yang berlangsung berjalan dengan baik, untuk proses hukum tetap sesuai prosedural,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perdamaian antar pihak sangat diapresiasi guna menjaga situasi tetap kondusif, namun tidak serta-merta menghentikan proses hukum.

Senada, Kasat Reskrim AKP Pras Adinata menegaskan bahwa pencabutan laporan tidak otomatis menghentikan penyidikan.

“Perkara ini merupakan delik biasa, sehingga proses hukum tetap berjalan meskipun laporan dicabut. Ini menjadi kewajiban kami untuk tetap memproses,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa upaya Restorative Justice tidak dapat diterapkan dalam kasus ini karena tidak memenuhi syarat, salah satunya karena perkara tersebut telah menjadi perhatian publik.

“Restorative Justice memiliki beberapa syarat, salah satunya perkara tidak viral. Sementara kasus ini sudah menjadi perhatian luas, sehingga tidak bisa diterapkan,” tegasnya.

19/04/2026

Bangun Kebersamaan, Babinsa Darungan Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat gotong royong dan kebersamaan, Babinsa Darungan Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Setiawan Herry Sutanto bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Dusun Krajan RT 001 RW 002 Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (19/4/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan ruas kanan dan kiri jalan desa sepanjang kurang lebih 100 meter yang berada di Dusun Krajan. Warga bersama Babinsa membersihkan rumput liar, sampah, serta drainase yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Disela kegiatannya Sertu Setiawan Herry Sutanto mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kekompakan antara aparat kewilayahan dan masyarakat binaan.

“Kerja bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan jalan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menjaga budaya gotong royong agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar dia.

Menurutnya, kebersihan akses jalan sangat penting karena merupakan jalur utama aktivitas warga sehari-hari, baik untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya. 

Dengan kondisi jalan yang bersih, lingkungan menjadi lebih sehat dan aman, serta mencegah potensi bahaya seperti jalan licin akibat rumput liar atau genangan air yang tersumbat.

Kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Warga terlihat kompak membawa alat sederhana seperti cangkul, sabit, dan sapu untuk membersihkan area sekitar jalan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kebersihan lingkungan dapat terus terjaga serta semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan desa yang bersih, nyaman, dan harmonis. Babinsa juga mengajak warga agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan mendukung aktivitas masyarakat secara optimal. (Pendim0821)

Dukung Cita-cita Santri, Babinsa Jatiroto Dirikan Sarana Latihan Fisik di Ponpes


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Dalam rangka membina fisik generasi muda sekaligus memberikan motivasi kepada para santri untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI, Babinsa Banyuputih Kidul Koramil 0821-12/Jatiroto Serda Yudik melaksanakan kegiatan pembuatan prasarana olahraga berupa tiang restok, sit up, dan pull up di Ponpes Miftahul Ullum, Dusun Krajan 1 RT 004 RW 006 Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (19/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama sekitar 10 orang warga yang turut membantu proses pembangunan sarana latihan fisik. Dengan penuh semangat gotong royong, Babinsa dan warga bahu-membahu menyiapkan tiang serta perlengkapan latihan yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para santri untuk meningkatkan kemampuan jasmani.

Dalam kesempatan itu Serda Yudik mengatakan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya mendorong para siswa atau santri untuk mengikuti program rekrutmen TNI, baik Akademi Militer (Akmil), Calon Bintara (Caba), maupun Calon Tamtama (Cata).

“Melalui penyediaan sarana latihan ini, kami ingin memberikan motivasi serta fasilitas pendukung bagi para santri yang memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI. Latihan fisik seperti pull up, sit up, dan restok merupakan bagian penting dalam tahapan seleksi,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa pembinaan fisik sejak dini sangat penting agar para calon peserta seleksi memiliki kesiapan jasmani yang baik, sehingga mampu bersaing secara maksimal saat mengikuti tes.

Pengasuh Ponpes Miftahul Ullum, KH. Ra. Husni Zuhri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Babinsa terhadap para santri. Menurutnya, keberadaan sarana olahraga tersebut sangat bermanfaat untuk membentuk karakter disiplin, semangat, dan daya juang para santri.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Babinsa yang telah membantu menyediakan fasilitas latihan. Ini menjadi motivasi besar bagi santri untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri meraih masa depan yang lebih baik,” pungkapnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Diharapkan dengan adanya prasarana olahraga tersebut, para santri Ponpes Miftahul Ullum semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan fisik sekaligus mempersiapkan diri mengikuti seleksi masuk TNI, sehingga mampu mengharumkan nama pondok pesantren dan daerahnya di masa mendatang. (Pendim0821)

Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Jalur Lumajang–Probolinggo, 4 Orang Tewas


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur utama penghubung –, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan lima kendaraan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Peristiwa nahas itu diduga dipicu oleh sebuah truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang mengalami gagal fungsi pengereman saat melaju dari arah selatan ke utara.

Kendaraan berat tersebut dikemudikan oleh (46), warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Menurut keterangan awal, truk kehilangan kendali beberapa meter sebelum lokasi kejadian. Kondisi jalan yang menurun tajam memperparah situasi hingga laju kendaraan tidak dapat dikendalikan.

Di saat bersamaan, sejumlah kendaraan tengah berhenti di lokasi karena menunggu perlintasan kereta api.

Truk trailer tersebut kemudian menghantam kendaraan-kendaraan di depannya, memicu tabrakan beruntun yang tidak terhindarkan.

Akibat benturan keras, empat penumpang mobil sedan Toyota Vios Limo dengan nomor polisi AG 1644 EG meninggal dunia di lokasi.

Mereka diketahui merupakan satu keluarga asal Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yakni Sutrisno (60), Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), serta seorang balita, Giovano Malik Ibrahim (3).

Selain korban meninggal, seorang pengemudi pikap bernama (33), warga Desa Kaliwingi, Kecamatan Rambipujo, Kabupaten Jember, mengalami luka-luka setelah kendaraannya turut terdampak dalam insiden tersebut.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas harus bekerja ekstra karena para korban terjepit di dalam kendaraan yang ringsek.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Dalam keterangannya, sopir truk, Cecep Adi Sucipto, mengaku telah berupaya menghindari dampak yang lebih fatal.

“Saat rem tidak berfungsi, saya mencoba mengarahkan kendaraan ke kanan dan sempat mengenai pikap sebelum akhirnya menabrak sedan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa truk yang dikemudikannya tengah mengangkut muatan triplek dari Lumajang dengan tujuan Surabaya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, , menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan truk trailer yang menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti.

“Data sementara mencatat lima korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Usai proses evakuasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat guna mengurai kemacetan di jalur tersebut.

Kades Pakel Dibacok, Pilih Memaafkan; Polisi Siapkan Restorative Justice

polisi melakukan olah TKP di rumah kades Pakel

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh belasan orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan bahu kanan akibat sabetan senjata tajam. Sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi Sampurno kini berangsur pulih.

Saat ditemui di kediamannya, Sampurno tampak tegar meski masih dalam masa pemulihan. Ia juga menerima sejumlah warga yang datang menjenguk dan memberikan dukungan moril.

Kepada wartawan, Sampurno menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya. Ia menyebut, peristiwa bermula dari persoalan pribadi terkait rencana peminjaman uang kepada seseorang bernama Dani.

“Awalnya saya mengajak istri dan cucu ke rumah Dani untuk pinjam uang karena dia bilang ada dana. Saya sudah bawa lima sertifikat dan buah durian sebagai buah tangan. Tapi sampai di sana, dia bilang sakit dan tidak mau menemui. Saya merasa malu dan disepelekan,” ungkapnya.

Ketegangan berlanjut ketika keduanya kembali bertemu dalam sebuah pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso pada 14 April 2026. Dalam pertemuan itu, Sampurno mengaku sempat menegur Dani.

“Saya marahi, karena menurut saya tidak baik meremehkan orang kecil. Saya hanya mengingatkan,” katanya.

Namun, teguran tersebut diduga memicu kemarahan pihak lain. Sampurno menyebut, seorang yang disebut sebagai pengusaha tebu tidak terima, hingga akhirnya diduga menyuruh sejumlah orang untuk melakukan penyerangan.

“Saya dengar tidak terima, lalu menyuruh sekitar 15 orang untuk membunuh saya,” ujarnya.

Ia juga mengingat saat rombongan pelaku datang ke rumahnya menggunakan dua mobil dan langsung melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam.

“Mereka datang bawa senjata tajam, langsung menyerang. Saya berusaha menyelamatkan diri, tapi tetap kena bacok,” tambahnya.

Menepis Isu "Sakti" dan Memilih Memaafkan

Meski mengalami luka, Sampurno mengaku bersyukur masih diberikan keselamatan. Ia juga menepis anggapan yang menyebut dirinya memiliki kesaktian.

“Saya bukan orang sakti, saya manusia biasa. Saya yakin Allah menolong orang yang jujur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sampurno menyatakan dirinya memilih untuk tidak menyimpan dendam dan ingin menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Saya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Seorang muslim harus bisa memaafkan,” ucapnya.

Ia juga mengajak semua pihak menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar konflik tidak berujung pada kekerasan.

“Kalau ada salah paham, sebaiknya dibicarakan baik-baik. Tidak perlu sampai melukai. Kasihan keluarga,” imbuhnya.

Sampurno bahkan menyampaikan permohonan maaf apabila dirinya juga memiliki kesalahan, serta menegaskan tidak akan menyimpan dendam terhadap para pelaku.

“Saya tidak akan dendam. Saya memaafkan. Semoga ke depan semua bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Respon Polres Lumajang: Restorative Justice Terbuka

Sementara itu, Kapolres Lumajang, , menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme restorative justice.

“Memang terkonfirmasi korban ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ujarnya

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, sembari memberi kesempatan apabila kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai.

“Kami membuka pintu untuk upaya penyelesaian hukum di luar peradilan sesuai prosedur yang ada,” tegasnya.(Imam)


18/04/2026

Tingkatkan Kesehatan Desa, Babinsa Tumpeng Aktif di Posyandu Merpati


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan Posyandu, Babinsa Tumpeng Koramil 0821-09/Candipuro Sertu Antok Sujarwo turut hadir mendampingi pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Merpati, Dusun Tumpeng Timur RT 001 RW 003,Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut dipusatkan untuk pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita, sebagai bentuk pemantauan tumbuh kembang anak serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil. Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 5 ibu hamil dan 30 balita hadir untuk mendapatkan pelayanan.

Di sela kegiatan, Sertu Antok Sujarwo juga tampak membantu proses pelayanan, mulai dari pengaturan antrean warga, membantu pendataan, hingga memberikan imbauan kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan.

Menurutnya, kegiatan Posyandu merupakan program strategis yang harus terus didukung karena menyangkut masa depan generasi bangsa.

“Posyandu menjadi sarana penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Kehadiran kami sebagai Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata dia.

Bidan Desa Tumpeng, Prati Dina A.Md.Keb, menyampaikan bahwa Posyandu merupakan layanan penting dalam mendeteksi dini kondisi kesehatan ibu hamil dan balita, termasuk pemantauan berat badan, tinggi badan, pemberian vitamin, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan.

“Melalui Posyandu, kami bisa memantau kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang balita secara rutin. Ini sangat penting untuk mencegah stunting serta memastikan anak-anak tumbuh sehat sesuai usia,” ujar Prati Dina.

Sementara itu, Kepala Dusun Tumpeng Timur, Lukito Pratama, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi kegiatan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa yang terus hadir di tengah warga. Kehadirannya menambah semangat warga untuk datang ke Posyandu karena merasa kegiatan ini benar-benar mendapat perhatian,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Merpati berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari masyarakat. Diharapkan melalui sinergi antara tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, serta pemerintah desa, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga semakin meningkat, khususnya dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup anak sejak usia dini. (Pendim0821)

HUT ke-63 TK Kartika IV-70 Lumajang, Tanamkan Nilai Sosial Sejak Dini


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 TK Kartika IV-70. Kegiatan yang dipusatkan di seputaran Alun-Alun Lumajang tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh guru, siswa-siswi, serta wali murid. Sabtu (18/4/2026)

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0821, Ny. Anita Kurnia Rahman. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa momentum HUT ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua, dan peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai kebersamaan, keceriaan, serta kepedulian sosial sejak dini kepada anak-anak,” ujarnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang menjadi simbol harapan agar TK Kartika IV-70 semakin maju dan berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Tidak hanya itu, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim, yang menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Momentum ini sekaligus mengajarkan nilai empati dan berbagi kepada para siswa sejak usia dini.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan atraksi drumband dari siswa-siswi TK Kartika IV-70 yang memukau para peserta dan masyarakat sekitar. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta.

Menariknya, jalan sehat tersebut turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional bantengan khas Lumajang dan reog. yang semakin menambah semarak suasana sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan TK Kartika IV-70 terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga aktif dalam menanamkan nilai sosial, budaya, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(Pendim0821)

Polres Lumajang Tetapkan 8 Tersangka Kasus Penganiayaan Kades Pakel


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polres Lumajang resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Sampurno.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, , mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan 10 orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari 10 orang yang diamankan, delapan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuh orang dilakukan penahanan, sementara satu tersangka belum ditahan karena baru keluar dari rumah sakit dan masih menjalani pemulihan,” jelasnya.

Ia menambahkan, delapan tersangka tersebut masing-masing berinisial MB, JP, SJ, GF, MS, SP, FA, dan MS. Salah satu tersangka berinisial MS saat ini belum ditahan karena kondisi kesehatannya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kediaman korban pada Rabu (14/4/2026). Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah beredarnya informasi terkait aksi pengeroyokan terhadap kepala desa.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, , menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di lokasi kejadian, terdapat 12 orang yang datang ke rumah korban saat insiden berlangsung.

“Dari hasil analisa CCTV, total ada 12 orang yang datang ke lokasi. Namun dua di antaranya bersifat pasif dan tidak mengetahui maksud kedatangan tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pendalaman tersebut, polisi kemudian mengamankan 10 orang yang diduga terlibat. Sebagian di antaranya diamankan di rumah masing-masing, sementara lainnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

“Dari 10 yang sudah kami amankan, ada yang kami tangkap di rumahnya, ada juga yang menyerahkan diri,” tambahnya. (Imam)

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat Dies Natalis ke-10 SMK WYSN Lumajang

Kasek SMK WYSN lakukan Pelepasan 10 balon udara 

Lumajang, (Onenewsjatim) –
Ratusan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka Dies Natalis ke-10 SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Lumajang yang digelar di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Sabtu (18/4/2026).

Sejak pagi hari, halaman sekolah sudah dipadati peserta yang terdiri dari siswa SMK WYSN, calon siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi sekolah yang ke-10 tahun.

Sebelum kegiatan dimulai, acara diawali dengan pelepasan 10 balon udara sebagai simbol peringatan satu dekade berdirinya SMK WYSN Lumajang.

Pelepasan dilakukan oleh Kepala Sekolah Dr. Sri Diana, S.Kep., Ners., MM, bersama jajaran pengawas, komite sekolah, wakil kepala sekolah, perwakilan yayasan, serta mendapat pengawalan dari Polisi Militer.

Jalan sehat mengusung tema “Menggapai Mimpi, Menggali Potensi, Berjuta Prestasi Menuju WYSN Gemilang.”

pelajar ikuti jalan sehat melintas di depan sekolah 

Rute yang ditempuh peserta dimulai dari halaman SMK WYSN, melintasi Jalan Raya Sukodono, kawasan Wonorejo Terpadu (WYSN), dan kembali finis di halaman sekolah.

Kepala Sekolah SMK WYSN, Dr. Sri Diana, S.Kep., Ners., MM,  menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sarana membangun kesehatan dan kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, hidup sehat, serta memperkuat hubungan antara keluarga besar SMK WYSN dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan jalan sehat juga menjadi upaya memperkenalkan sekolah kepada masyarakat sekaligus memberikan gambaran kepada calon siswa mengenai lingkungan dan semangat pendidikan di SMK WYSN.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang prestasi siswa. 

“Dengan jiwa yang sehat, akan lahir prestasi-prestasi yang hebat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, panitia juga melibatkan sekitar 120 calon siswa dari tingkat SMP yang telah mendaftar, sekitar 200 warga sekitar, serta orang tua siswa. Secara keseluruhan, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 700 orang.

Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk peserta, di antaranya dua ekor kambing, mesin cuci, kompor gas, hingga kulkas.

Dr. Sri Diana berharap, di usia ke-10 tahun ini, SMK WYSN semakin berkembang dan mampu mencetak lulusan yang unggul serta berdaya saing.

“Harapannya SMK WYSN semakin jaya dan mampu menyalurkan siswa-siswi yang kompeten,” pungkasnya. (Imam)

Viral Isu Pungli, Kuasa Hukum CV Coban Sewu Waterfall Angkat Bicara


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Tudingan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan wisata Coban Sewu kembali menuai polemik. Kuasa hukum CV Coban Sewu Waterfall, Fathul Qorib, membantah tegas narasi yang beredar dan menyebut pemberitaan tersebut telah merugikan kliennya.

Dalam keterangannya, Fathul menilai informasi yang berkembang di publik tidak sesuai dengan fakta hukum dan cenderung prematur. 

Ia menegaskan, tidak ada unsur pidana dalam peristiwa pengamanan empat staf CV Coban Sewu Waterfall yang terjadi pada 14 April 2026 lalu.

“Fakta hukumnya jelas, seluruh staf kami dipulangkan tanpa syarat. Itu menunjukkan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pemberitaan yang menyebut keempat staf tersebut melakukan pungli dan pemerasan. 

Menurutnya, tudingan itu tidak benar karena para staf bertindak dalam kapasitas resmi di bawah naungan CV Coban Sewu Waterfall sebagai pengelola.

Fathul menjelaskan, CV Coban Sewu Waterfall merupakan pihak ketiga yang mendapat hak pengelolaan dari BUMDes di wilayah Malang berdasarkan perjanjian kerja sama tertanggal 31 Desember 2025. 

Dalam perjanjian tersebut telah diatur secara rinci mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak, termasuk sistem pembagian hasil serta mekanisme penarikan tiket masuk.

“Semua sudah diatur jelas dalam perjanjian kerja sama, termasuk ketentuan tiket. Jadi apa yang dilakukan staf kami merupakan bagian dari tugas resmi dan bukan tindakan ilegal,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengantongi dokumen pendukung berupa surat persetujuan dari Pemerintah Desa Sidorenggo, serta surat kuasa dari Direktur BUMDes kepada CV Coban Sewu Waterfall untuk mengelola objek wisata tersebut.

Dengan dasar hukum tersebut, Fathul menegaskan bahwa aktivitas penjualan tiket yang dilakukan para staf pada 13 April 2026 merupakan tindakan yang sah secara hukum.

“Secara yuridis, tindakan itu legal karena dilakukan dalam kerangka kerja sama yang sah dan dilengkapi dokumen resmi,” imbuhnya.

Polemik ini juga berkaitan dengan batas wilayah administratif antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Fathul menyebut, sekitar 80 persen kawasan Coban Sewu berada di wilayah Malang, sementara Lumajang hanya memiliki akses masuk dari sisi timur.

“Secara geografis dan administratif, kawasan utama Coban Sewu berada di Kabupaten Malang. Maka setiap pengunjung yang masuk melalui wilayah tersebut wajib mengikuti aturan yang ditetapkan pengelola,” jelasnya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan menghentikan stigma negatif terhadap kliennya.

“Kami meminta semua pihak untuk melihat persoalan ini secara objektif dan berdasarkan fakta hukum, bukan asumsi yang justru merugikan pihak tertentu,” pungkasnya. (Imam)


Tiga Produk Unggulan Lumajang Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mencatat capaian strategis dalam penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Tiga produk unggulan daerah, yakni Pisang Mas Kirana, Susu Kambing Senduro, dan Ubi Madu Pasrujambe, resmi mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari .

Bupati Lumajang menegaskan, pengakuan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya perlindungan sekaligus pengembangan produk lokal berbasis kearifan daerah.

“Ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Lumajang. Sertifikat Indikasi Geografis bukan sekadar pengakuan, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap keaslian dan kualitas produk unggulan kita,” ujar Indah dalam acara penyerahan sertifikat di Ruang Mahameru, Kabupaten .

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan petani, peternak, asosiasi pemohon IG, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga akademisi dari dan , serta dukungan dari dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

“Prosesnya tidak singkat. Dimulai dari identifikasi potensi, penyusunan dokumen, hingga melalui tahapan pemeriksaan administratif dan substantif sebelum sertifikat diterbitkan,” jelasnya.

Adapun rincian prosesnya, Pisang Mas Kirana Lumajang diajukan pada 3 Desember 2024 dan resmi terdaftar pada 11 Juli 2025. Susu Kambing Senduro diajukan 20 Agustus 2024 dan terdaftar pada 19 Juli 2025. Sementara Ubi Madu Pasrujambe diajukan pada 22 Juli 2024 dan memperoleh sertifikat pada 30 September 2025.

Indah menambahkan, keberadaan Indikasi Geografis memberikan manfaat strategis, mulai dari perlindungan terhadap pemalsuan produk, jaminan kualitas dan keaslian, hingga peningkatan nilai tambah dan daya saing di pasar nasional maupun global.

“Dengan IG, kita dorong produk lokal naik kelas. Ini bukan hanya soal identitas, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan peternak,” tegasnya.

Pemerintah daerah pun mengajak seluruh pelaku usaha sektor pertanian dan peternakan untuk terus menjaga kualitas produk serta meningkatkan nilai ekonominya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Harapannya, Indikasi Geografis ini dapat menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat Lumajang,” pungkasnya.

17/04/2026

Kolaborasi TNI dan Warga, Jalan Menuju Makam di Kalibendo Mulai Dibangun


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat gotong royong dalam membangun fasilitas umum terus ditunjukkan masyarakat. Babinsa Kalibendo Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Saiful Hak, turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti pembuatan jalan akses menuju makam yang berada di Dusun Sudimoro RT 005 RW 005, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.Jumat (17/4/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sebagai upaya memperbaiki akses jalan menuju area pemakaman agar lebih mudah dilalui warga, terutama saat ada kegiatan ziarah maupun prosesi pemakaman. Jalan yang sebelumnya sulit dilewati saat musim hujan karena licin dan berlumpur, kini mulai dibenahi melalui kerja sama antara Babinsa dan warga setempat.

Babinsa Kalibendo Sertu Saiful Hak mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI melalui peran Babinsa dalam membantu pembangunan di wilayah binaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kerja bakti ini menjadi bentuk kebersamaan antara Babinsa dan warga. Pembuatan akses jalan menuju makam sangat penting agar masyarakat lebih mudah saat membutuhkan, apalagi ketika ada kegiatan pemakaman,” ujar dia.

Ia juga menambahkan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus dijaga karena dapat memperkuat persatuan serta mempercepat pembangunan desa.

Sementara itu, Kepala Dusun Sudimoro, Ahmad Abdul Kholik, menjelaskan bahwa pembangunan akses jalan menuju makam ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan fasilitas umum di wilayahnya. Ke depan, pihaknya bersama pemerintah desa akan terus mengupayakan agar jalan tersebut dapat dibangun lebih permanen sehingga lebih nyaman dan aman digunakan masyarakat.

“Pembuatan akses jalan menuju makam ini adalah kebutuhan warga yang sudah lama direncanakan. Untuk tahap awal kami laksanakan dengan kerja bakti bersama, namun ke depannya kami berharap bisa dilanjutkan dengan pembangunan yang lebih permanen melalui program desa, agar jalannya lebih kuat, rapi, dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” jelas dia.

Ia menambahkan, keberadaan jalan yang layak tidak hanya memudahkan warga saat prosesi pemakaman, tetapi juga akan mendukung aktivitas masyarakat ketika ziarah maupun kegiatan sosial lainnya.

“Semoga apa yang kita kerjakan hari ini menjadi awal yang baik. Dengan kebersamaan dan gotong royong, kami optimis pembangunan akses ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Sudimoro,” pungkasnya. (Pendim0821)

Babinsa Randuagung dan Warga Gotong Royong Cor Atap Masjid Nurul Falah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap sarana ibadah dan penguatan budaya gotong royong terus ditunjukkan Babinsa Randuagung Koramil 0821-07/Randuagung. Serda Mista Kusnadi bersama warga melaksanakan kerja bakti pengecoran atap Masjid Nurul Falah yang berlokasi di Dusun Klompangan RT 002 RW 017, Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di wilayah binaan. Sejak pagi, warga bersama Babinsa tampak bahu-membahu mengangkut material, menyiapkan adukan semen, hingga proses pengecoran atap masjid.

Babinsa Randuagung Serda Mista Kusnadi mengatakan bahwa keterlibatannya dalam kerja bakti tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Kegiatan kerja bakti seperti ini bukan hanya membantu pembangunan masjid, tetapi juga mempererat kekompakan warga. Gotong royong adalah budaya yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Nurul Falah, H. Sanusi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendukung kegiatan masyarakat, khususnya dalam pembangunan sarana ibadah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa Serda Mista Kusnadi dan seluruh warga yang ikut membantu. Kehadiran Babinsa menambah semangat warga untuk bekerja bersama-sama demi kelancaran pembangunan masjid ini,” ungkap dia.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Klompangan, Bambang, yang menilai kegiatan tersebut menjadi contoh nyata sinergitas yang baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

“Kerja bakti ini menunjukkan kekompakan warga Dusun Klompangan. Kami berharap pembangunan Masjid Nurul Falah dapat segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih nyaman oleh jamaah,” pungkasnya.

Dengan adanya kerja bakti pengecoran atap masjid ini, diharapkan Masjid Nurul Falah dapat segera rampung serta menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial warga setempat. Kebersamaan Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus terjaga di tengah masyarakat Desa Randuagung. (Pendim0821)

Pejalan Kaki Tertemper KA Ranggajati di Jalur Tanggul–Jatiroto, Masinis Sempat Bunyi Klakson


Jember, (Onenewsjatim) –
Insiden kecelakaan kembali terjadi di jalur kereta api, tepatnya di antara Stasiun Tanggul dan Stasiun Jatiroto, wilayah Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Lumajang, Jumat (17/4/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.24 WIB saat rangkaian Kereta Api Ranggajati melintas di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan awal, seorang pejalan kaki berada di jalur rel sehingga mengakibatkan kecelakaan atau temperan.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi insiden diterima dari masinis KA Ranggajati melalui Pusat Pengendali Operasi (Pusdal) Daop 9 Jember.

“Kami menerima laporan dari masinis bahwa terdapat seorang pejalan kaki yang menemper rangkaian kereta api saat melintas di lokasi kejadian,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum kejadian, masinis telah berupaya memberikan peringatan dengan membunyikan semboyan 35 atau klakson lokomotif secara berulang. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari.

“Masinis sudah berkali-kali membunyikan klakson sebagai peringatan, namun karena posisi korban sangat dekat dengan kereta, insiden tetap terjadi,” jelasnya.

Pasca kejadian, tim keamanan dari Polsuska Daop 9 Jember bersama petugas keamanan Stasiun Jatiroto langsung menuju lokasi guna mengamankan area dari kerumunan warga. 

Pihak PT KAI juga berkoordinasi dengan Polsek Sumberbaru untuk proses evakuasi korban

Cahyo menambahkan, kereta api memiliki karakteristik khusus yang tidak memungkinkan untuk berhenti secara mendadak. 

Hal ini disebabkan oleh faktor kecepatan, berat rangkaian, serta kondisi lintasan yang membutuhkan jarak pengereman cukup panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, tidak berjalan di atas rel, serta selalu memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan sebidang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu dan sinyal yang ada demi keselamatan bersama. (Imam)

Kasus BBM Subsidi Terungkap di Gresik, 17.000 Liter Solar Disita Polisi


Gresik, (Onenewsjatim) -
Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi dengan total barang bukti mencapai sekitar 17.000 liter. 

Dalam kasus ini, satu orang tersangka berinisial ZA (46) telah diamankan dan ditahan di Rutan Polres Gresik Polda Jatim.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/A/9/IV/2026 yang diterima pada 14 April 2026. 

Petugas Satreskrim kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan informasi adanya gudang penimbunan solar subsidi di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

“Petugas menemukan sekitar 9.000 liter solar subsidi yang ditampung dalam 10 tangki berkapasitas masing-masing 1.000 liter di sebuah gudang di Dusun Cabean, Desa Ngemboh,” ujar AKBP Ramadhan  dalam press conference yang digelar di Mapolres Gresik, Kamis (16/4/2026).

Tak berhenti di lokasi pertama, Polisi melakukan pengembangan dan kembali menemukan penimbunan solar subsidi di lokasi lain di Dusun Rejodadi, Desa Campurejo, Kecamatan Panceng.

“Di lokasi kedua ditemukan kurang lebih 8.000 liter solar subsidi yang disimpan dalam 9 tangki berkapasitas 1.000 liter,” imbuhnya.

Dari hasil penyelidikan, Polisi mengidentifikasi pemilik BBM tersebut adalah ZA. 

Tersangka kemudian ditangkap di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Ujungpangkah.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 19 tangki berisi total sekitar 17.000 liter solar subsidi, 2 unit mesin diesel, 3 unit mesin pompa air, 30 meter selang plastik. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar,” tegas AKBP Ramadhan.

Kapolres Gresik juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi, terutama di tengah situasi geopolitik yang berdampak pada kestabilan energi. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan jika menemukan praktik serupa.

“Silakan laporkan melalui call center 110 atau layanan CAK RAMA di 0811882006,” pungkasnya. (Red)

Realisasi Investasi Lumajang 2025 Tembus Rp2,6 Triliun, Sektor Perdagangan dan Reparasi Dominan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Realisasi investasi di Kabupaten Lumajang sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif dengan capaian sebesar Rp2,628 triliun atau mendekati target yang ditetapkan sebesar Rp2,640 triliun.

Pejabat Fungsional Pengolahan Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Kabupaten Lumajang, Abdul Munir, mengungkapkan bahwa capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2,400 triliun dan melampaui target Rp1,893 triliun.

“Untuk tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp2,628 triliun. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang juga telah melampaui target,” ujarnya.

Ia menjelaskan, realisasi investasi tahun 2025 masih didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai sekitar Rp2,57 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sekitar Rp53,9 miliar.

“PMA relatif kecil, karena beberapa investor mengalami kendala, terutama terkait ketersediaan bahan baku dan pertimbangan profitabilitas. Bahkan ada yang memindahkan lokasi investasinya ke daerah lain,” jelasnya.

Dari sisi jumlah pelaku usaha, terjadi peningkatan dari 389 pelaku usaha pada tahun 2024 menjadi 407 pelaku usaha di tahun 2025.

Adapun sektor yang mendominasi investasi pada tahun 2025 adalah sektor perdagangan dan reparasi dengan nilai Rp912,2 miliar. Disusul sektor industri kayu sebesar Rp841,7 miliar dan industri makanan sebesar Rp580,3 miliar.

“Terjadi pergeseran sektor unggulan. Jika tahun 2024 industri makanan mendominasi dengan nilai Rp1,263 triliun, maka di tahun 2025 sektor perdagangan dan reparasi menjadi yang tertinggi,” tambahnya.

Meski capaian investasi meningkat, Abdul Munir mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama dalam pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pelaku usaha.

“Banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam pelaporan LKPM, terutama terkait sistem OSS yang terkadang mengalami kendala teknis saat proses input maupun perbaikan data,” ungkapnya.

Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang menargetkan peningkatan investasi menjadi Rp2,8 triliun. Hingga triwulan pertama tahun 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp1,2 triliun.

Menurutnya, saat ini sektor usaha di Lumajang masih didominasi industri berbasis kayu, dengan jumlah unit usaha diperkirakan mencapai 150 hingga 200 unit.

“Mayoritas memang usaha kayu. Ini yang cukup berkembang, sementara untuk PMA masih belum terlalu signifikan,” pungkasnya.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved