-->

02/03/2026

Tekan Kenaikan Harga, Pasar Murah Ramadan Lumajang Disambut Antusias Warga

Tekan Kenaikan Harga, Pasar Murah Ramadan Lumajang Disambut Antusias Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menggelar Pasar Murah Ramadan untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. 

Kegiatan ini berlangsung mulai 2 hingga 7 Maret 2026 dan dipusatkan di Alun-Alun Lumajang.

Program yang digelar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan tersebut disambut antusias warga. 

Sejak hari pertama, pasar murah ramai dikunjungi masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Tak hanya pembeli yang merasakan manfaat, para pedagang pun mengaku diuntungkan. Salah satunya Iswantoro, pedagang sayuran yang menjual berbagai komoditas segar langsung dari petani di lereng Gunung Semeru.

“Sayurannya dari wilayah Tengger, langsung dari petani,” kata Iswantoro saat ditemui di lokasi, Senin (2/3/2026).

Ia menyebut, harga sayur yang ditawarkan bisa lebih rendah dibanding pasar umum karena tidak melalui perantara. Selisih harga mencapai Rp2.000 hingga Rp4.000 per jenis sayuran.

Menurut Iswantoro, tingginya minat warga tidak lepas dari kenaikan harga bahan pokok yang biasa terjadi menjelang dan selama Ramadan. Karena itu, ia tak ragu menurunkan harga demi menarik pembeli.

“Ini hari pertama saja sudah ramai. Tidak masalah banting harga, yang penting dagangan cepat habis,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, pasar murah merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

“Kegiatan ini memang kami gelar untuk membantu ibu-ibu rumah tangga agar bisa berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan selama Ramadan,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Indah itu.

Ia mengakui, sejumlah komoditas seperti beras, telur, daging ayam, dan cabai mengalami kenaikan harga di awal Ramadan. Oleh sebab itu, pasar murah menjadi salah satu langkah untuk menekan gejolak harga.

Berbagai kebutuhan pokok tersedia di pasar murah tersebut, mulai dari sayuran segar hingga sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan cabai. 

Harga yang ditawarkan pun relatif lebih rendah dibandingkan pasar umum.

Sebagai contoh, beras dijual seharga Rp55.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta minyak goreng Rp14.500 per liter.

Bunda Indah menjelaskan, harga murah tersebut dapat dicapai berkat kerja sama dengan berbagai asosiasi dan produsen yang menjual produk dengan harga pokok.

“Untuk gula langsung dari pabrik gula, beras dari penggilingan. Jadi dijual sesuai harga dasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan ketersediaan bahan pokok di Lumajang hingga menjelang Idul Fitri masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah akan terus menggencarkan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.

“Stok aman. Yang perlu kita jaga sekarang adalah kestabilan harga, salah satunya lewat pasar murah ini,” pungkasnya. (Imam)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved